MODUL AJAR Matematika — Kelas 5 (Fase C) Topik: Komposisi dan Dekomposisi Bilangan Cacah Sampai 100.000 INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | Matematika |
|---|
| Fase / Kelas | Fase C / Kelas 5 |
|---|
| Topik | Komposisi dan Dekomposisi Bilangan Cacah Sampai 100.000 |
|---|
| Alokasi Waktu | 2x35 menit |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 1 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- Murid dapat menyusun (komposisi) bilangan cacah sampai 100.000 dari beberapa nilai tempat yang diberikan.
- Murid dapat menguraikan (dekomposisi) bilangan cacah sampai 100.000 menjadi bentuk penjumlahan berdasarkan nilai tempatnya.
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | | | Kewargaan | | | Penalaran Kritis | ✓ | | Kreativitas | | | Kolaborasi | ✓ | | Kemandirian | ✓ | | Kesehatan | | | Komunikasi | |
PERTANYAAN PEMANTIK- Jika kamu memiliki uang pecahan sepuluh ribuan, seribuan, dan seratusan, bagaimana caramu menyusun uang itu menjadi satu bilangan tertentu?
- Bisakah satu bilangan yang sama diuraikan dengan cara yang berbeda-beda? Mengapa?
- Mengapa kita perlu memahami komposisi dan dekomposisi bilangan dalam kehidupan sehari-hari?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1Pendahuluan:- Guru membuka pelajaran dengan salam dan mengajak murid bersyukur atas kesempatan belajar.
- Guru melakukan asesmen awal (diagnostik): menampilkan bilangan 38.600 dan meminta 2-3 murid menyebutkan nilai tempat setiap angka secara lisan.
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: murid akan belajar menyusun (komposisi) dan menguraikan (dekomposisi) bilangan cacah sampai 100.000.
- Guru menampilkan pertanyaan pemantik dan mengajak murid berpikir sejenak sebelum menjawab secara berpasangan.
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Guru menunjukkan ilustrasi uang mainan: 4 lembar sepuluh ribuan, 5 lembar seribuan, dan 3 keping seratusan. Guru bertanya: bilangan berapa yang terbentuk?
- Guru menjelaskan konsep komposisi: menyusun bilangan dari nilai-nilai tempat (puluh ribuan + ribuan + ratusan + puluhan + satuan).
- Guru menuliskan contoh: 40.000 + 5.000 + 300 = 45.300, lalu memperkenalkan istilah komposisi.
- Guru menjelaskan konsep dekomposisi: menguraikan bilangan menjadi bentuk penjumlahan berdasarkan nilai tempat. Contoh: 72.450 = 70.000 + 2.000 + 400 + 50.
- Murid mengamati tabel nilai tempat yang ditampilkan guru dan mencatat pola hubungan komposisi-dekomposisi.
Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):- Murid dibagi dalam kelompok kecil (3-4 orang). Setiap kelompok mendapat set uang mainan (pecahan Rp10.000, Rp1.000, Rp100).
- Kegiatan 1 – Komposisi: Guru memberikan kartu berisi nilai tempat (misal: 6 puluh ribuan, 2 ribuan, 8 ratusan). Murid menyusun uang mainan lalu menuliskan bilangan yang terbentuk.
- Kegiatan 2 – Dekomposisi: Guru memberikan kartu bilangan (misal: 57.400). Murid menguraikan bilangan tersebut ke dalam bentuk penjumlahan nilai tempat menggunakan uang mainan sebagai alat bantu.
- Setiap kelompok mengerjakan minimal 4 soal komposisi dan 4 soal dekomposisi dengan tingkat kesulitan bertahap.
- Perwakilan kelompok mempresentasikan satu hasil kerja dan kelompok lain memberikan tanggapan.
Merefleksi (Berkesadaran):- Guru memandu diskusi kelas: Apa hubungan antara komposisi dan dekomposisi? Apakah keduanya saling berkebalikan?
- Murid menuliskan di buku catatan satu contoh komposisi dan satu contoh dekomposisi buatan sendiri beserta penjelasan singkat.
- Guru memberikan 2 soal tantangan individu untuk mengecek pemahaman: satu soal komposisi dan satu soal dekomposisi dengan bilangan yang lebih kompleks (misal melibatkan angka 0 di salah satu nilai tempat).
Penutup:- Guru dan murid bersama-sama menyimpulkan bahwa komposisi adalah menyusun bilangan dari nilai tempat, sedangkan dekomposisi adalah menguraikan bilangan menjadi penjumlahan nilai tempat.
- Guru melakukan asesmen akhir: memberikan 3 soal tertulis singkat (1 komposisi, 1 dekomposisi, 1 soal cerita kontekstual).
- Murid mengisi lembar refleksi sederhana: Apa yang sudah kupahami? Apa yang masih membingungkan?
- Guru memberikan apresiasi atas partisipasi murid dan menutup pelajaran dengan salam.
Diferensiasi:- Konten: Murid yang membutuhkan bantuan mendapat bilangan dengan 3-4 digit terlebih dahulu sebelum ke 5 digit. Murid cepat mendapat bilangan 5 digit dengan angka nol di tengah (misal 80.056).
- Proses: Murid lambat menggunakan uang mainan konkret sepanjang kegiatan. Murid cepat boleh langsung mengerjakan secara abstrak tanpa alat bantu setelah 2 soal pertama.
- Produk: Murid lambat cukup menyelesaikan 3 soal komposisi dan 3 soal dekomposisi. Murid cepat menyelesaikan soal tambahan berupa membuat soal sendiri untuk ditukarkan dengan teman.
ASESMENAwal:- Guru menampilkan bilangan 38.600 dan meminta murid menyebutkan nilai tempat setiap angka secara lisan.
- Guru bertanya: Berapa nilai angka 3 pada bilangan 38.600? Berapa nilai angka 8? Untuk mengecek prasyarat pemahaman nilai tempat.
Proses:- Guru mengamati apakah murid dapat menyusun uang mainan sesuai nilai tempat yang diberikan dengan benar.
- Guru memeriksa hasil kerja kelompok: apakah bentuk penjumlahan dekomposisi sesuai dengan bilangan asal.
- Guru mencatat murid yang masih kesulitan membedakan nilai angka dan angka itu sendiri (misal angka 4 di puluh ribuan bernilai 40.000, bukan 4).
Akhir:- Soal 1 (Komposisi): Susunlah bilangan dari nilai berikut: 50.000 + 7.000 + 200 + 60 + 3. Bilangan apakah yang terbentuk?
- Soal 2 (Dekomposisi): Uraikan bilangan 86.140 menjadi bentuk penjumlahan berdasarkan nilai tempatnya.
- Soal 3 (Soal cerita): Ibu memiliki 6 lembar uang sepuluh ribuan, 9 lembar uang seribuan, dan 5 keping uang seratusan. Berapa jumlah uang Ibu seluruhnya? Tuliskan dalam bentuk komposisi.
Formatif:- Observasi partisipasi murid saat diskusi kelompok dan presentasi.
- Pemeriksaan hasil kerja kelompok (kartu komposisi dan dekomposisi).
- Tanya jawab lisan selama tahap Memahami untuk mengecek pemahaman konsep.
Sumatif:- Lembar kerja individu berisi 3 soal tertulis di akhir pembelajaran (1 komposisi, 1 dekomposisi, 1 soal cerita).
- Penilaian berdasarkan rubrik 4 level.
RUBRIK PENILAIAN| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Komposisi bilangan cacah sampai 100.000 | Murid belum mampu menyusun bilangan dari nilai tempat yang diberikan meskipun dengan bantuan alat konkret. | Murid mampu menyusun bilangan dari nilai tempat yang diberikan dengan bantuan uang mainan atau tabel nilai tempat, namun masih ada kesalahan. | Murid mampu menyusun bilangan dari nilai tempat yang diberikan dengan benar tanpa bantuan alat, namun sesekali kurang teliti pada bilangan dengan angka nol. | Murid mampu menyusun bilangan dari nilai tempat yang diberikan dengan benar, cepat, dan konsisten, termasuk bilangan yang memiliki angka nol di tengah. | | Dekomposisi bilangan cacah sampai 100.000 | Murid belum mampu menguraikan bilangan menjadi bentuk penjumlahan nilai tempat meskipun dengan bantuan. | Murid mampu menguraikan bilangan menjadi bentuk penjumlahan nilai tempat dengan bantuan alat konkret, namun masih terdapat kesalahan pada satu atau dua nilai tempat. | Murid mampu menguraikan bilangan menjadi bentuk penjumlahan nilai tempat dengan benar secara mandiri untuk bilangan tanpa angka nol. | Murid mampu menguraikan bilangan menjadi bentuk penjumlahan nilai tempat dengan benar dan lengkap untuk semua jenis bilangan, termasuk bilangan dengan angka nol di berbagai posisi. | | Pemahaman hubungan komposisi dan dekomposisi | Murid belum memahami bahwa komposisi dan dekomposisi adalah proses yang saling berkebalikan. | Murid memahami bahwa komposisi dan dekomposisi berhubungan, tetapi belum dapat menjelaskan atau menunjukkan hubungannya dengan contoh. | Murid dapat menjelaskan bahwa komposisi dan dekomposisi saling berkebalikan dan menunjukkan dengan satu contoh. | Murid dapat menjelaskan hubungan komposisi dan dekomposisi dengan jelas, memberikan beragam contoh, dan menerapkannya dalam konteks soal cerita. |
REFLEKSIRefleksi Guru:- Apakah sebagian besar murid mencapai kedua tujuan pembelajaran hari ini? Berapa persen yang masih di level Belum Berkembang atau Mulai?
- Apakah penggunaan uang mainan efektif membantu murid memahami konsep? Perlu media tambahan lain?
- Apakah alokasi waktu untuk setiap tahap (Memahami, Mengaplikasi, Merefleksi) sudah proporsional?
- Murid mana yang memerlukan pendampingan tambahan pada pertemuan berikutnya?
Refleksi Murid:- Apa yang sudah aku pahami tentang komposisi dan dekomposisi bilangan?
- Bagian mana yang masih membingungkan atau terasa sulit?
- Bagaimana aku bisa menggunakan komposisi dan dekomposisi dalam kehidupan sehari-hari, misalnya saat menghitung uang?
SUMBER BELAJAR- Buku Siswa Matematika Kelas V SD/MI, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (2022), Bab 1 Bagian C: Komposisi dan Dekomposisi Bilangan Sampai 100.000.
- Buku Panduan Guru Matematika Kelas V SD/MI, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (2022).
- Uang mainan (pecahan Rp10.000, Rp1.000, Rp100) atau kartu nilai tempat buatan guru.
- Tabel nilai tempat (puluh ribuan, ribuan, ratusan, puluhan, satuan) yang ditempel di papan tulis.
- Kartu soal komposisi dan dekomposisi yang disiapkan guru untuk kerja kelompok.
|