MODUL AJAR Matematika — Kelas 5 (Fase C) Topik: Bab 1 — Bilangan Cacah Sampai 100.000 INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | Matematika |
|---|
| Fase / Kelas | Fase C / Kelas 5 |
|---|
| Topik | Bab 1 — Bilangan Cacah Sampai 100.000 |
|---|
| Alokasi Waktu | 17 JP (17 x 35 menit = 595 menit) |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 7 |
|---|
| Tahun Ajaran | 2026/2027 |
|---|
| Semester | 1 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- TP 5.1.1 Membaca bilangan cacah sampai 100.000
- TP 5.1.2 Menulis bilangan cacah sampai 100.000
- TP 5.1.3 Menentukan nilai tempat bilangan cacah sampai 100.000
- TP 5.1.4 Membandingkan dan mengurutkan bilangan cacah sampai 100.000
- TP 5.1.5 Melakukan komposisi dan dekomposisi bilangan cacah sampai 100.000
- TP 5.1.6 Melakukan operasi penjumlahan bilangan cacah sampai 100.000
- TP 5.1.7 Melakukan operasi pengurangan bilangan cacah sampai 100.000
- TP 5.1.8 Melakukan operasi perkalian bilangan cacah sampai 100.000
- TP 5.1.9 Melakukan operasi pembagian bilangan cacah sampai 100.000
- TP 5.1.10 Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan uang menggunakan bilangan cacah sampai 100.000
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | | | Kewargaan | | | Penalaran Kritis | ✓ | | Kreativitas | | | Kolaborasi | ✓ | | Kemandirian | ✓ | | Kesehatan | | | Komunikasi | |
PERTANYAAN PEMANTIK- Bagaimana cara membaca bilangan yang terdiri atas lima angka seperti 14.500?
- Apa perbedaan nilai angka 5 pada bilangan 50.000 dan bilangan 14.500?
- Jika ada dua barang seharga Rp56.475,00 dan Rp43.217,00, bagaimana cara kalian menentukan mana yang lebih murah?
- Bagian nilai tempat mana yang pertama kali kita periksa saat membandingkan dua bilangan lima angka?
- Jika kamu memiliki 4 lembar sepuluh ribuan, 7 lembar seribuan, dan 5 keping seratusan, berapakah total bilangan uang yang kamu miliki?
- Bagaimana cara kita menguraikan bilangan 63.450 berdasarkan nilai tempat puluh ribuan, ribuan, ratusan, puluhan, dan satuannya?
- Bagaimana cara menjumlahkan dua bilangan puluhan ribu jika ada nilai tempat yang hasilnya melebihi sembilan?
- Mengapa saat melakukan pengurangan bersusun kita kadang perlu meminjam dari nilai tempat di sebelah kirinya?
- Bagaimana cara kita menghitung hasil dari perkalian bilangan ratusan atau ribuan tanpa menjumlahkannya satu per satu?
- Jika kita memiliki bilangan puluhan ribu dan ingin membaginya secara merata kepada sejumlah orang, langkah hitung apa yang paling mudah digunakan?
- Jika kamu membawa uang Rp50.000,00 dan membeli dua buku seharga Rp15.000,00 per buku, berapa uang kembalian yang kamu terima?
- Bagaimana cara kita merencanakan belanja agar uang yang kita miliki mencukupi dan tidak kurang?
- Bagaimana ketelitian membaca dan menulis nilai tempat bilangan cacah membantu kita memeriksa nominal uang saat bertransaksi?
- Mengapa langkah operasi hitung bersusun harus dilakukan secara runtut dan mandiri saat memecahkan masalah sehari-hari?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1 — Membaca, Menulis, dan Menentukan Nilai Tempat Bilangan Cacah Sampai 100.000 — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 5.1.1 Membaca bilangan cacah sampai 100.000
- TP 5.1.2 Menulis bilangan cacah sampai 100.000
- TP 5.1.3 Menentukan nilai tempat bilangan cacah sampai 100.000
Pendahuluan:- Guru membuka pelajaran dengan menyapa murid dan menyampaikan tujuan pembelajaran membaca, menulis, serta menentukan nilai tempat bilangan cacah sampai 100.000 (5 menit).
- Guru melaksanakan asesmen awal diagnostik singkat dengan menunjukkan 2 bilangan di papan tulis: 8.250 dan 45.000. Murid diminta membaca dan menyebutkan nilai tempat angka 4 pada 45.000 (acuan: pembacaan 'delapan ribu dua ratus lima puluh' dan 'empat puluh lima ribu'; nilai tempat angka 4 adalah puluh ribuan) untuk memetakan kesiapan awal (10 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Bermakna):- Murid mengamati tabel nilai tempat (puluh ribuan, ribuan, ratusan, puluhan, satuan) yang dicontohkan guru menggunakan bilangan 14.500 dan 62.375, lalu mencermati cara membaca lambang bilangan tersebut (15 menit).
- Murid menyimak penjelasan keterkaitan nama bilangan dan lambang bilangan serta nilai dari masing-masing angka penyusunnya (10 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan, Berkesadaran):- Murid secara berpasangan memainkan permainan tantangan kartu 'Tebak & Tulis Angka': pasangan mengambil 1 dari 4 kartu tantangan berikut: (1) kartu tertulis 'tiga puluh lima ribu dua ratus' -> murid menulis angka 35.200 dan menguraikan nilai tempatnya (3 puluh ribuan, 5 ribuan, 2 ratusan, 0 puluhan, 0 satuan); (2) kartu tertulis '47.815' -> murid membaca 'empat puluh tujuh ribu delapan ratus lima belas' dan menguraikan nilai tempatnya (4 puluh ribuan, 7 ribuan, 8 ratusan, 1 puluhan, 5 satuan); (3) kartu tertulis 'delapan puluh ribu sembilan ratus empat' -> murid menulis angka 80.904 dan menguraikan nilai tempatnya (8 puluh ribuan, 0 ribuan, 9 ratusan, 0 puluhan, 4 satuan); (4) kartu tertulis '92.060' -> murid membaca 'sembilan puluh dua ribu enam puluh' dan menguraikan nilai tempatnya (9 puluh ribuan, 2 ribuan, 0 ratusan, 6 puluhan, 0 satuan) (20 menit).
- Murid secara mandiri mengerjakan Lembar Kerja Mandiri yang memuat 3 butir soal: Butir 1: Tuliskan lambang bilangan dari 'lima puluh enam ribu empat ratus dua puluh' (acuan kunci: 56.420). Butir 2: Tuliskan nama bilangan dari lambang 73.018 (acuan kunci: tujuh puluh tiga ribu delapan belas). Butir 3: Tentukan nilai tempat dari setiap angka pada bilangan 84.591 (acuan kunci: 8 = puluh ribuan, 4 = ribuan, 5 = ratusan, 9 = puluhan, 1 = satuan) (25 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid bersama guru mencocokkan hasil pengerjaan mandiri dengan kunci jawaban di papan tulis, lalu murid mengidentifikasi angka yang nilai tempatnya masih sering tertukar (misalnya angka 0 pada posisi ratusan atau puluhan) (10 menit).
Penutup:- Guru memfasilitasi murid menyimpulkan kembali aturan membaca, menulis, dan menentukan nilai tempat bilangan lima angka sampai 100.000 (5 menit).
- Guru memberikan umpan balik langsung terhadap hasil latihan murid dan menginformasikan fokus materi untuk pertemuan berikutnya yaitu membandingkan dan mengurutkan bilangan cacah (5 menit).
Diferensiasi:- Konten: Menyediakan tabel panduan nilai tempat berkolom warna-warni bagi murid yang membutuhkan perancah visual, dan kartu bilangan acak tanpa bantuan kolom untuk murid yang sudah mahir.
- Proses: Memberikan bimbingan terfokus pada penempatan angka 0 bagi murid yang kesulitan, serta memberikan bilangan lima angka dengan susunan angka nol ganda (misal 50.040) bagi murid yang cepat.
- Produk: Murid yang membutuhkan bimbingan cukup mengisi tabel nilai tempat berformat terstruktur, sedangkan murid mahir menuliskan nama bilangan, lambang, dan nilai tempat dalam bentuk uraian mandiri.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Tes lisan diagnostik singkat di awal pelajaran dengan 2 butir: (1) Murid membaca bilangan 8.250 dan 45.000 (acuan: tepat melafalkan 'delapan ribu dua ratus lima puluh' dan 'empat puluh lima ribu'); (2) Menentukan nilai tempat angka 4 pada bilangan 45.000 (acuan: puluh ribuan).
Proses:- Observasi kinerja membaca, menulis, dan menentukan nilai tempat pada saat permainan kartu tantangan berpasangan dengan mengacu pada ketepatan 4 kartu kunci: 35.200, 47.815, 80.904, dan 92.060.
Akhir Pertemuan:- Pengecekan hasil pengerjaan lembar kerja mandiri 3 butir: Butir 1 menuliskan lambang 56.420; Butir 2 membaca/menuliskan nama bilangan 'tujuh puluh tiga ribu delapan belas'; Butir 3 menentukan nilai tempat angka 84.591 (8 puluh ribuan, 4 ribuan, 5 ratusan, 9 puluhan, 1 satuan). Kriteria ketercapaian: murid menjawab benar minimal 2 dari 3 butir.
Formatif:- Penilaian kinerja berpasangan pada permainan tantangan kartu 'Tebak & Tulis Angka'
- Tes tertulis formatif berupa lembar kerja mandiri 3 butir soal
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Membaca Bilangan Cacah Sampai 100.000 | Belum mampu membaca nama bilangan lima angka dengan benar walau dibimbing. | Mampu membaca bilangan lima angka dengan bantuan bimbingan guru. | Mampu membaca bilangan lima angka secara tepat dan mandiri. | Mampu membaca berbagai variasi bilangan lima angka, termasuk bilangan yang memuat angka nol di tengah, secara tepat dan lancar tanpa keraguan. | | Menulis Bilangan Cacah Sampai 100.000 | Belum mampu menuliskan lambang bilangan cacah lima angka dari nama bilangan yang diberikan. | Mampu menuliskan lambang bilangan cacah lima angka dengan sedikit kekeliruan penempatan angka nol. | Mampu menuliskan lambang bilangan cacah lima angka dari nama bilangan secara tepat. | Mampu menuliskan seluruh lambang bilangan cacah lima angka secara tepat dan konsisten pada berbagai variasi nama bilangan. | | Menentukan Nilai Tempat Bilangan Cacah Sampai 100.000 | Belum mampu menentukan nilai tempat (puluh ribuan, ribuan, ratusan, puluhan, satuan) pada bilangan lima angka. | Mampu menentukan sebagian nilai tempat pada bilangan lima angka dengan bantuan tabel. | Mampu menentukan seluruh nilai tempat pada bilangan cacah lima angka secara tepat. | Mampu menentukan nilai tempat seluruh angka pada bilangan cacah lima angka secara mandiri dan tepat pada bilangan kompleks yang memuat angka nol. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah penggunaan tabel nilai tempat dan kartu tantangan efektif membantu murid memahami konsep nilai tempat hingga puluh ribuan?
- Bagian mana dari langkah membaca atau menulis bilangan yang masih membingungkan bagi sebagian murid?
Murid:- Apakah kamu sekarang sudah bisa membaca dan menuliskan bilangan lima angka dengan benar?
- Nilai tempat mana yang menurutmu paling mudah dan paling menantang untuk ditentukan?
Pertemuan 2 — Membandingkan dan Mengurutkan Bilangan Cacah Sampai 100.000 — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 5.1.4 Membandingkan dan mengurutkan bilangan cacah sampai 100.000
Pendahuluan:- Guru membuka kelas dengan salam, menyapa murid, dan mengajak berdoa bersama (3 menit).
- Guru memeriksa kehadiran dan mengondisikan kelas agar siap belajar (2 menit).
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini, yaitu membandingkan dua bilangan cacah dan mengurutkan beberapa bilangan cacah sampai 100.000 (3 menit).
- Guru melakukan asesmen awal diagnostik singkat dengan menampilkan 2 pasang bilangan di papan tulis: (a) 34.500 dan 32.500; (b) 67.890 dan 76.890, lalu meminta murid menuliskan tanda < atau > di buku coret masing-masing (acuan jawaban: (a) 34.500 > 32.500; (b) 67.890 < 76.890) untuk memetakan kesiapan awal murid (7 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Bermakna, Berkesadaran):- Guru menyajikan masalah kontekstual Lukas yang ingin membeli papan dakon dengan 4 pilihan harga: Dakon A Rp54.675,00, Dakon B Rp58.200,00, Dakon C Rp43.500,00, dan Dakon D Rp75.360,00 (10 menit).
- Guru membimbing murid menempatkan keempat bilangan tersebut ke dalam tabel nilai tempat (puluh ribuan, ribuan, ratusan, puluhan, satuan) secara klasikal untuk melihat langkah membandingkan dari nilai tempat terbesar (puluh ribuan) (10 menit).
- Murid menyimak penegasan konsep: jika angka puluh ribuan berbeda, bilangan dengan angka puluh ribuan lebih besar adalah bilangan yang lebih besar; jika angka puluh ribuan sama, bandingkan angka ribuan, ratusan, puluhan, hingga satuan (10 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):- Murid dibagi ke dalam kelompok beranggotakan 4 orang dan menerima LKPD Permainan Kartu Dakon berisi 4 kartu bilangan acak per kelompok: Kartu 1 (25.786), Kartu 2 (88.976), Kartu 3 (40.350), Kartu 4 (13.456) (5 menit).
- Dalam kelompok, murid memainkan tantangan 'Adu Kartu Nilai Tempat': setiap murid memegang 1 kartu, lalu secara berpasangan membandingkan nilai kartunya menggunakan tabel nilai tempat (acuan perbandingan: 25.786 > 13.456; 88.976 > 40.350; 88.976 > 25.786; 40.350 > 25.786; 40.350 > 13.456; 88.976 > 13.456) (10 menit).
- Setiap kelompok menyusun keempat kartu tersebut dalam dua urutan pada LKPD: dari yang terkecil ke terbesar (acuan: 13.456, 25.786, 40.350, 88.976) dan dari yang terbesar ke terkecil (acuan: 88.976, 40.350, 25.786, 13.456) (15 menit).
- Secara mandiri, setiap murid mengerjakan Latihan Pemahaman Mandiri berisi 3 soal perbandingan dan 1 soal pengurutan: Soal 1: Bandingkan 56.475 ... 43.217 (acuan: >); Soal 2: Bandingkan 78.897 ... 87.897 (acuan: <); Soal 3: Bandingkan 97.768 ... 89.876 (acuan: >); Soal 4: Urutkan dari yang terkecil: 65.400, 56.400, 65.040, 56.040 (acuan: 56.040, 56.400, 65.040, 65.400) (10 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Guru bersama murid membahas jawaban Latihan Pemahaman Mandiri; murid memeriksa hasil pekerjaannya sendiri secara jujur dan memberi tanda centang pada jawaban benar (5 menit).
- Murid menarik kesimpulan langkah sistematis dalam membandingkan dan mengurutkan bilangan cacah sampai 100.000 dengan bimbingan guru (5 menit).
Penutup:- Murid dan guru menyimpulkan inti pembelajaran hari ini mengenai perbandingan dan pengurutan bilangan cacah berbasis nilai tempat (3 menit).
- Guru memberikan umpan balik langsung terhadap hasil kerja murid serta mengapresiasi keaktifan seluruh murid selama kegiatan kelompok (4 menit).
- Guru menyampaikan topik pertemuan berikutnya yaitu komposisi dan dekomposisi bilangan cacah sampai 100.000, lalu menutup sesi dengan doa bersama (3 menit).
Diferensiasi:- Konten: Murid yang memerlukan bimbingan diberikan kartu panduan visual tabel nilai tempat berwarna, sedangkan murid yang mahir diberikan bilangan dengan perbedaan hanya pada digit puluhan/satuan.
- Proses: Murid yang membutuhkan pendampingan didampingi guru dengan scaffolding langkah demi langkah membandingkan digit dari kiri ke kanan; murid mahir menyelesaikan tugas mandiri langsung tanpa bantuan tabel.
- Produk: Murid menyelesaikan lembar latihan dengan jumlah butir standar; murid yang selesai lebih cepat diberikan tantangan mengurutkan 6 bilangan cacah 5-angka.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Diagnostik tertulis singkat di papan tulis: Membandingkan 2 pasang bilangan lima angka menggunakan tanda < atau >: (a) 34.500 ... 32.500; (b) 67.890 ... 76.890 (kunci acuan: (a) 34.500 > 32.500; (b) 67.890 < 76.890). Murid yang salah pada kedua butir dipetakan membutuhkan scaffolding tabel nilai tempat.
Proses:- Formatif kinerja kelompok: Memeriksa lembar kerja 'Adu Kartu Nilai Tempat' kelompok untuk ketepatan membandingkan pasangan kartu (acuan: 25.786 > 13.456; 88.976 > 40.350; 88.976 > 25.786; 40.350 > 25.786; 40.350 > 13.456; 88.976 > 13.456) dan ketepatan mengurutkan keempat bilangan dari terkecil ke terbesar (acuan: 13.456, 25.786, 40.350, 88.976) serta terbesar ke terkecil (acuan: 88.976, 40.350, 25.786, 13.456).
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman mandiri (4 butir soal): Soal 1: 56.475 ... 43.217 (acuan: >); Soal 2: 78.897 ... 87.897 (acuan: <); Soal 3: 97.768 ... 89.876 (acuan: >); Soal 4: Urutan dari yang terkecil: 65.400, 56.400, 65.040, 56.040 (acuan: 56.040, 56.400, 65.040, 65.400). Kriteria ketuntasan: minimal 3 dari 4 butir terjawab benar secara mandiri.
Formatif:- Asesmen diagnostik awal berupa pengerjaan 2 pasang perbandingan bilangan di papan tulis
- Observasi unjuk kerja saat kerja kelompok membandingkan kartu nilai tempat dan menyusun urutan kartu
- Pemeriksaan lembar latihan pemahaman mandiri membandingkan dan mengurutkan bilangan cacah
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Membandingkan Bilangan Cacah Sampai 100.000 | Belum tepat membandingkan dua bilangan cacah lima angka bahkan dengan bantuan tabel nilai tempat (benar 0 butir dari 3 butir soal perbandingan acuan). | Mampu membandingkan dua bilangan cacah lima angka dengan tepat pada 1-2 butir soal dari 3 butir soal perbandingan acuan menggunakan bantuan tabel nilai tempat. | Mampu membandingkan dua bilangan cacah lima angka dengan tepat pada seluruh (3 butir) soal perbandingan acuan (56.475 > 43.217; 78.897 < 87.897; 97.768 > 89.876) secara mandiri. | Mampu membandingkan dua bilangan cacah lima angka secara mandiri dan tepat pada seluruh soal acuan serta mampu membandingkan bilangan yang memiliki kesamaan hingga nilai tempat puluhan secara konsisten. | | Mengurutkan Bilangan Cacah Sampai 100.000 | Belum mampu mengurutkan sekumpulan bilangan cacah lima angka baik dari yang terkecil maupun terbesar (urutan belum tepat sama sekali). | Mampu mengurutkan sekumpulan bilangan cacah lima angka dengan bantuan kartu/tabel nilai tempat namun masih terdapat 1-2 posisi bilangan yang tertukar. | Mampu mengurutkan 4 bilangan cacah lima angka dari terkecil ke terbesar dan sebaliknya dengan tepat sesuai kunci acuan (56.040, 56.400, 65.040, 65.400) secara mandiri. | Mampu mengurutkan lebih dari 4 bilangan cacah lima angka dengan tepat dan cepat secara mandiri dalam berbagai variasi urutan (menaik maupun menurun) tanpa kesalahan posisi. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah strategi perbandingan melalui pendekatan nilai tempat (memeriksa dari angka terbesar paling kiri) dipahami dengan jelas oleh seluruh murid?
- Bagian mana dari kegiatan pengurutan bilangan yang paling memicu kekeliruan murid, dan bagaimana saya mengatasinya pada sesi remedial?
Murid:- Apa langkah pertama yang kamu lakukan saat diminta menentukan bilangan mana yang lebih besar di antara dua bilangan?
- Apakah kamu merasa terbantu dengan menggunakan tabel nilai tempat saat mengurutkan bilangan yang angka depannya sama?
Pertemuan 3 — Melakukan Komposisi dan Dekomposisi Bilangan Cacah Sampai 100.000 — 2 JP (2 x 35 menit = 70 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 5.1.5 Melakukan komposisi dan dekomposisi bilangan cacah sampai 100.000
Pendahuluan:- Guru membuka kelas dengan salam, memeriksa kesiapan murid, dan mengondisikan suasana belajar yang tertib (3 menit).
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran, yaitu melakukan komposisi (menyusun) dan dekomposisi (menguraikan) bilangan cacah sampai 100.000 (2 menit).
- Guru melaksanakan asesmen awal diagnostik singkat: murid diminta menjawab 2 soal di papan tulis, yaitu (1) Berapakah hasil gabungan dari 20.000 + 5.000 + 300 + 40 + 2? (acuan: 25.342) dan (2) Uraikan bilangan 34.210 menjadi bentuk penjumlahan nilai tempatnya! (acuan: 30.000 + 4.000 + 200 + 10) (5 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Murid menyimak penjelasan dan demonstrasi guru menggunakan simulasi pecahan uang mainan tentang konsep komposisi (menggabungkan pecahan nilai tempat menjadi satu bilangan utuh) dan dekomposisi (menguraikan bilangan utuh menjadi penjumlahan nilai tempatnya) pada bilangan sampai 100.000 (8 menit).
- Murid secara berpasangan melakukan eksplorasi terbimbing menghitung komposisi 3 kasus nilai: (1) 3 lembar 10.000 + 8 lembar 1.000 + 6 keping 100 (acuan: 30.000 + 8.000 + 600 = 38.600); (2) 6 lembar 10.000 + 3 lembar 1.000 + 5 keping 100 (acuan: 60.000 + 3.000 + 500 = 63.500); dan menguraikan dekomposisi bilangan 74.280 (acuan: 70.000 + 4.000 + 200 + 80) (7 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):- Murid memainkan aktivitas tantangan menggembirakan 'Tebak Kartu Pecah-Susun' secara berpasangan, di mana satu murid menyusun kartu komposisi dan pasangannya menguraikan dekomposisinya bergantian memakai 4 set angka target (10 menit).
- Murid secara mandiri menyelesaikan Lembar Latihan Komposisi dan Dekomposisi berisi 4 butir soal: Butir 1 melakukan komposisi dari 50.000 + 2.000 + 700 + 30 + 4 (acuan: 52.734); Butir 2 melakukan komposisi dari 8 lembar sepuluh ribuan + 4 lembar seribuan + 9 keping ratusan (acuan: 84.900); Butir 3 melakukan dekomposisi bilangan 68.512 (acuan: 60.000 + 8.000 + 500 + 10 + 2); Butir 4 melakukan dekomposisi bilangan 90.405 (acuan: 90.000 + 400 + 5) (15 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid bersama guru mencocokkan hasil pengerjaan lembar latihan dengan acuan kunci jawaban yang ditampilkan di papan tulis dan menganalisis nilai tempat yang nol atau terlewat (10 menit).
Penutup:- Murid dan guru menyimpulkan cara melakukan komposisi dan dekomposisi bilangan cacah sampai 100.000 berdasarkan nilai tempatnya (5 menit).
- Guru memberikan asesmen akhir berupa 2 butir soal tiket keluar (exit ticket) singkat untuk mengecek ketercapaian kompetensi sebelum pembelajaran ditutup dengan doa (5 menit).
Diferensiasi:- Konten: Murid yang membutuhkan bimbingan diberikan tabel nilai tempat (puluh ribuan, ribuan, ratusan, puluhan, satuan) dan uang mainan konkret sebagai alat bantu hitung; murid mahir diberikan bilangan sampai 100.000 yang memiliki angka 0 di nilai tempat tertentu (misal: 70.045 atau 80.302).
- Proses: Murid yang masih kesulitan berlatih dalam kelompok terbimbing bersama guru; murid mahir bekerja secara mandiri menyelesaikan variasi dekomposisi non-standar (misal: 45.000 = 40.000 + 5.000).
- Produk: Semua murid menghasilkan bukti isian lembar latihan komposisi dan dekomposisi bilangan cacah sampai 100.000 yang sama secara tertulis.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Tes diagnostik singkat tertulis/lisan pada pendahuluan: (1) Komposisi dari 20.000 + 5.000 + 300 + 40 + 2 (acuan jawaban: 25.342); (2) Dekomposisi dari bilangan 34.210 (acuan jawaban: 30.000 + 4.000 + 200 + 10).
Proses:- Pemeriksaan unjuk kerja Lembar Latihan Mandiri 4 butir: Butir 1 (acuan: 52.734), Butir 2 (acuan: 84.900), Butir 3 (acuan: 60.000 + 8.000 + 500 + 10 + 2), Butir 4 (acuan: 90.000 + 400 + 5).
Akhir Pertemuan:- Tiket keluar (exit ticket) 2 butir soal: (1) Tuliskan bilangan hasil komposisi dari 40.000 + 6.000 + 100 + 9 (acuan jawaban: 46.109); (2) Tuliskan bentuk dekomposisi dari bilangan 82.570 (acuan jawaban: 80.000 + 2.000 + 500 + 70).
Formatif:- Tes tertulis formatif berupa Lembar Latihan Komposisi dan Dekomposisi 4 butir soal
- Observasi unjuk kerja berpasangan pada aktivitas kartu
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Melakukan Komposisi Bilangan Cacah Sampai 100.000 | Belum tepat menggabungkan nilai tempat menjadi bilangan cacah utuh (0 dari 2 butir benar pada latihan komposisi). | Tepat melakukan komposisi bilangan cacah hanya jika tidak terdapat angka nol pada nilai tempatnya (tepat 1 dari 2 butir dengan bantuan acuan). | Tepat melakukan komposisi bilangan cacah pada seluruh bentuk susunan nilai tempat (tepat 2 butir: butir 1 bernilai 52.734 dan butir 2 bernilai 84.900). | Tepat melakukan komposisi bilangan cacah pada seluruh bentuk susunan nilai tempat secara mandiri dan konsisten termasuk bilangan yang memiliki nilai tempat nol (misalnya 40.000 + 6.000 + 100 + 9 = 46.109). | | Melakukan Dekomposisi Bilangan Cacah Sampai 100.000 | Belum tepat menguraikan bilangan cacah utuh ke dalam nilai tempatnya (0 dari 2 butir benar pada latihan dekomposisi). | Tepat melakukan dekomposisi bilangan cacah hanya pada bilangan sederhana tanpa nilai tempat bernilai nol (tepat 1 dari 2 butir dekomposisi). | Tepat melakukan dekomposisi bilangan cacah menjadi bentuk penjumlahan nilai tempatnya secara lengkap (tepat 2 butir: butir 3 yaitu 60.000 + 8.000 + 500 + 10 + 2 dan butir 4 yaitu 90.000 + 400 + 5). | Tepat melakukan dekomposisi bilangan cacah secara mandiri dan konsisten pada bilangan dengan banyak digit nol pada nilai tempat puluhan/ratusan (seperti 82.570 dan 90.405). |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah penggunaan model kartu dan pecahan uang efektif membantu murid memahami perbedaan komposisi dan dekomposisi?
- Bagian mana dari komposisi atau dekomposisi (khususnya nilai tempat nol) yang masih membingungkan bagi sebagian murid?
Murid:- Apa perbedaan utama antara menyusun (komposisi) dan menguraikan (dekomposisi) suatu bilangan?
- Langkah apa yang paling membantumu ketika menguraikan bilangan yang salah satu nilai tempatnya bernilai 0?
Pertemuan 4 — Melakukan Operasi Penjumlahan dan Pengurangan Bilangan Cacah Sampai 100.000 — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 5.1.6 Melakukan operasi penjumlahan bilangan cacah sampai 100.000
- TP 5.1.7 Melakukan operasi pengurangan bilangan cacah sampai 100.000
Pendahuluan:- Guru membuka kelas dengan salam, berdoa bersama, dan mengecek kehadiran murid (5 menit).
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini, yaitu melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan bilangan cacah sampai 100.000 (3 menit).
- Guru melakukan asesmen awal diagnostik singkat secara lisan dan tertulis di papan tulis dengan 2 soal prasyarat: (1) 4.250 + 3.120 = ... (acuan jawaban: 7.370); (2) 6.540 - 2.310 = ... (acuan jawaban: 4.230) untuk memetakan kesiapan berhitung murid (7 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Murid mengamati dua contoh operasi hitung bilangan cacah sampai 100.000 yang dituliskan guru di papan: Penjumlahan dengan teknik menyimpan 57.500 + 22.800 (acuan hasil: 80.300) dan Pengurangan dengan teknik meminjam 47.900 - 25.350 (acuan hasil: 22.550) (10 menit).
- Murid mencermati proses penyelarasan nilai tempat (puluh ribuan, ribuan, ratusan, puluhan, satuan) menggunakan cara susun panjang dan susun pendek bersama guru (10 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):- Murid berpasangan memainkan aktivitas tantangan menggembirakan 'Estafet Hitung Tepat', menyelesaikan 2 kartu soal berikut secara bergiliran: Kartu 1 Penjumlahan '34.620 + 28.150' (acuan jawaban: 62.770); Kartu 2 Pengurangan '65.400 - 23.850' (acuan jawaban: 41.550) (15 menit).
- Murid secara mandiri mengerjakan lembar latihan operasi hitung berisi 4 soal berikut: (1) 42.350 + 26.425 = ... (acuan: 68.775); (2) 58.670 + 24.580 = ... (acuan: 83.250); (3) 78.950 - 34.620 = ... (acuan: 44.330); (4) 63.200 - 28.750 = ... (acuan: 34.450) (25 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid bersama guru mencocokkan hasil perhitungan lembar latihan dengan acuan kunci jawaban serta memeriksa letak kesalahan teknik menyimpan atau meminjam yang dialami (15 menit).
- Murid menuliskan satu hal penting yang harus diperhatikan saat menjumlah atau mengurang bilangan sampai 100.000 agar tidak keliru menghitung nilai tempatnya (5 menit).
Penutup:- Guru memberikan umpan balik penguatan terhadap hasil latihan murid pada operasi penjumlahan dan pengurangan (5 menit).
- Guru dan murid menyimpulkan kembali langkah tepat menjumlahkan dan mengurangkan bilangan cacah sampai 100.000 dengan teknik menyimpan dan meminjam (3 menit).
- Guru menutup pertemuan dengan doa bersama dan salam penutup (2 menit).
Diferensiasi:- Konten: Menyediakan tabel nilai tempat konkret (puluh ribuan hingga satuan) bagi murid yang membutuhkan panduan visual penempatan angka.
- Proses: Memberikan bimbingan terpandu pada kelompok murid yang kesulitan teknik menyimpan/meminjam, sementara murid yang sudah mahir diberikan soal operasi hitung dengan 3 bilangan bertingkat pada rentang sampai 100.000.
- Produk: Murid dapat memilih menyelesaikan perhitungan dengan metode susun panjang maupun susun pendek baku.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Tes diagnostik singkat menjawab 2 soal di buku tulis: (1) Hitunglah 4.250 + 3.120 (acuan jawaban: 7.370); (2) Hitunglah 6.540 - 2.310 (acuan jawaban: 4.230). Kriteria kesiapan: menjawab tepat kedua soal menandakan siap belajar operasi 5 digit.
Proses:- Observasi pengerjaan aktivitas berpasangan 'Estafet Hitung Tepat' dengan 2 kartu soal: Kartu 1 (34.620 + 28.150; acuan: 62.770) dan Kartu 2 (65.400 - 23.850; acuan: 41.550). Guru memeriksa ketepatan teknik menyimpan dan meminjam antarnilai tempat.
Akhir Pertemuan:- Pemeriksaan hasil lembar kerja mandiri 4 butir soal: (1) 42.350 + 26.425 = 68.775; (2) 58.670 + 24.580 = 83.250; (3) 78.950 - 34.620 = 44.330; (4) 63.200 - 28.750 = 34.450. Kriteria tuntas: menyelesaikan dengan tepat minimal 3 dari 4 butir soal.
Formatif:- Asesmen awal diagnostik prasyarat penjumlahan dan pengurangan bilangan 4 digit
- Observasi unjuk kerja saat aktivitas tantangan berpasangan 'Estafet Hitung Tepat'
- Penilaian lembar kerja latihan operasi penjumlahan dan pengurangan bilangan cacah sampai 100.000
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Operasi Penjumlahan Bilangan Cacah Sampai 100.000 (TP 5.1.6) | Belum mampu menghitung hasil penjumlahan bilangan cacah sampai 100.000 dengan benar (0 dari 2 soal penjumlahan tepat). | Mampu menghitung penjumlahan bilangan cacah sampai 100.000 tanpa teknik menyimpan, namun masih keliru saat ada teknik menyimpan (1 dari 2 soal penjumlahan tepat: 42.350 + 26.425 = 68.775). | Mampu menghitung seluruh penjumlahan bilangan cacah sampai 100.000 dengan tepat mencakup teknik menyimpan (2 dari 2 soal penjumlahan tepat: 42.350 + 26.425 = 68.775 dan 58.670 + 24.580 = 83.250). | Mampu menghitung seluruh operasi penjumlahan bilangan cacah sampai 100.000 secara tepat (2 dari 2 soal tepat) dan konsisten menyelesaikan perhitungan secara mandiri tanpa kesalahan tata letak nilai tempat. | | Operasi Pengurangan Bilangan Cacah Sampai 100.000 (TP 5.1.7) | Belum mampu menghitung hasil pengurangan bilangan cacah sampai 100.000 dengan benar (0 dari 2 soal pengurangan tepat). | Mampu menghitung pengurangan bilangan cacah sampai 100.000 tanpa teknik meminjam, namun masih keliru saat ada teknik meminjam (1 dari 2 soal pengurangan tepat: 78.950 - 34.620 = 44.330). | Mampu menghitung seluruh pengurangan bilangan cacah sampai 100.000 dengan tepat mencakup teknik meminjam (2 dari 2 soal pengurangan tepat: 78.950 - 34.620 = 44.330 dan 63.200 - 28.750 = 34.450). | Mampu menghitung seluruh operasi pengurangan bilangan cacah sampai 100.000 secara tepat (2 dari 2 soal tepat) dan konsisten menyelesaikan proses meminjam nilai tempat secara mandiri. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah alokasi waktu untuk latihan penjumlahan dan pengurangan bersusun sudah mencukupi bagi seluruh murid?
- Bagian mana dari konsep menyimpan atau meminjam pada bilangan sampai 100.000 yang paling banyak menimbulkan kekeliruan murid?
Murid:- Bagian mana yang menurutmu paling menantang: menjumlahkan dengan menyimpan atau mengurangkan dengan meminjam bilangan puluhan ribu?
- Langkah apa yang membantumu menghitung dengan teliti dan benar hari ini?
Pertemuan 5 — Melakukan Operasi Perkalian dan Pembagian Bilangan Cacah Sampai 100.000 — 2 JP (2 x 35 menit = 70 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 5.1.8 Melakukan operasi perkalian bilangan cacah sampai 100.000
- TP 5.1.9 Melakukan operasi pembagian bilangan cacah sampai 100.000
Pendahuluan:- Guru membuka kelas dengan salam, menyapa murid, dan memimpin doa bersama sebelum memulai pembelajaran (3 menit).
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini, yaitu melakukan operasi perkalian dan pembagian bilangan cacah sampai 100.000 (2 menit).
- Guru melakukan asesmen awal diagnostik singkat dengan menampilkan 2 soal di papan tulis: (1) 25 x 4 = ... dan (2) 100 : 5 = ..., lalu murid menuliskan jawabannya di selembar kertas kecil (acuan jawaban: (1) 100; (2) 20) untuk memetakan kesiapan murid (5 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Murid menyimak pemodelan guru di papan tulis tentang teknik perkalian bersusun untuk bilangan cacah sampai 100.000 dengan contoh: 2.450 x 15 (acuan penyelesaian: 2.450 x 5 = 12.250; 2.450 x 10 = 24.500; 12.250 + 24.500 = 36.750) (8 menit).
- Murid menyimak pemodelan guru tentang teknik pembagian bersusun panjang (porogapit) bilangan cacah sampai 100.000 dengan contoh: 48.600 : 12 (acuan penyelesaian: 48 : 12 = 4; turunkan 6, 6 : 12 = 0 sisa 6; turunkan 0 jadi 60, 60 : 12 = 5; turunkan 0 jadi 0, hasil akhir = 4.050) (7 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):- Murid secara berpasangan memainkan permainan tantangan 'Estafet Hitung Cepat' di mana setiap pasangan menyelesaikan 2 paket soal bertingkat: Paket A (Perkalian): (1) 1.250 x 16, (2) 3.125 x 24; Paket B (Pembagian): (3) 15.750 : 25, (4) 72.000 : 18 (acuan kunci jawaban: (1) 20.000; (2) 75.000; (3) 630; (4) 4.000) (15 menit).
- Murid secara mandiri mengerjakan lembar latihan operasi hitung berisi 4 butir soal: (1) 2.500 x 32; (2) 1.450 x 40; (3) 54.000 : 15; (4) 84.800 : 16 (acuan kunci jawaban: (1) 80.000; (2) 58.000; (3) 3.600; (4) 5.300) (15 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid bersama guru mencocokkan hasil perhitungan mandiri dengan memeriksa langkah bersusun di papan tulis untuk mengidentifikasi kesalahan teknis menyimpan atau membagi nilai tempat (5 menit).
- Murid menuliskan satu hal yang sudah dikuasai dengan lancar dan satu langkah hitung yang masih perlu kehati-hatian pada lembar refleksi belajarnya (5 menit).
Penutup:- Guru memberikan penguatan konsep mengenai pentingnya ketelitian nilai tempat saat melakukan perkalian dan pembagian bersusun (3 menit).
- Guru menutup pertemuan dengan memberikan apresiasi atas ketekunan murid dan memimpin doa penutup (2 menit).
Diferensiasi:- Konten: Murid yang membutuhkan bimbingan diberikan panduan langkah porogapit dengan tabel bantuan perkalian pembagi, sedangkan murid yang cepat diberikan soal dengan rentang bilangan mendekati 100.000.
- Proses: Murid yang masih kesulitan didampingi secara langsung pada langkah pengurangan saat porogapit, sementara murid yang telah mahir menyelesaikan tantangan mandiri dengan 2 variasi pembagi dua angka.
- Produk: Semua murid menyelesaikan lembar latihan operasi hitung perkalian dan pembagian bilangan cacah dengan target ketuntasan sesuai tingkat kesiapan masing-masing.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Tes tertulis singkat pada awal pembelajaran berupa 2 butir soal dasar: (1) 25 x 4; (2) 100 : 5 (acuan kunci jawaban: (1) 100; (2) 20).
Proses:- Observasi pengerjaan permainan berpasangan 'Estafet Hitung Cepat' berisi 4 butir soal: (1) 1.250 x 16; (2) 3.125 x 24; (3) 15.750 : 25; (4) 72.000 : 18 (acuan kunci jawaban: (1) 20.000; (2) 75.000; (3) 630; (4) 4.000).
Akhir Pertemuan:- Tes tertulis mandiri pada lembar latihan berisi 4 butir soal: (1) 2.500 x 32; (2) 1.450 x 40; (3) 54.000 : 15; (4) 84.800 : 16 (acuan kunci jawaban: (1) 80.000; (2) 58.000; (3) 3.600; (4) 5.300).
Formatif:- Pemeriksaan lembar kerja latihan mandiri perkalian dan pembagian bersusun bilangan cacah sampai 100.000
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Operasi Perkalian Bilangan Cacah Sampai 100.000 | Belum mampu menyelesaikan perhitungan perkalian bersusun bilangan cacah (0 soal benar dari 2 soal latihan perkalian mandiri: (1) 2.500 x 32 = 80.000; (2) 1.450 x 40 = 58.000). | Menyelesaikan 1 dari 2 soal perkalian bilangan cacah dengan teknik bersusun secara tepat (acuan: (1) 2.500 x 32 = 80.000; (2) 1.450 x 40 = 58.000). | Menyelesaikan seluruhnya (2 dari 2 soal perkalian) secara tepat dengan bantuan petunjuk langkah kerja (acuan: (1) 2.500 x 32 = 80.000; (2) 1.450 x 40 = 58.000). | Menyelesaikan seluruhnya (2 dari 2 soal perkalian) secara tepat dan mandiri tanpa kesalahan teknis perhitungan (acuan: (1) 2.500 x 32 = 80.000; (2) 1.450 x 40 = 58.000). | | Operasi Pembagian Bilangan Cacah Sampai 100.000 | Belum mampu menyelesaikan perhitungan pembagian bersusun bilangan cacah (0 soal benar dari 2 soal latihan pembagian mandiri: (1) 54.000 : 15 = 3.600; (2) 84.800 : 16 = 5.300). | Menyelesaikan 1 dari 2 soal pembagian bilangan cacah dengan teknik bersusun secara tepat (acuan: (1) 54.000 : 15 = 3.600; (2) 84.800 : 16 = 5.300). | Menyelesaikan seluruhnya (2 dari 2 soal pembagian) secara tepat dengan bantuan petunjuk langkah kerja (acuan: (1) 54.000 : 15 = 3.600; (2) 84.800 : 16 = 5.300). | Menyelesaikan seluruhnya (2 dari 2 soal pembagian) secara tepat dan mandiri tanpa kesalahan teknis perhitungan (acuan: (1) 54.000 : 15 = 3.600; (2) 84.800 : 16 = 5.300). |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah alokasi waktu 70 menit mencukupi bagi murid untuk memahami teknik perkalian dan pembagian bersusun bilangan cacah sampai 100.000?
- Bagian langkah hitung mana (perkalian menyimpan atau pembagian porogapit bersisa/nol) yang paling banyak menimbulkan kekeliruan pada murid?
Murid:- Langkah mana pada perkalian atau pembagian bersusun yang menurutmu paling mudah dikerjakan?
- Apa yang akan kamu lakukan jika menemui angka nol di tengah langkah pembagian bersusun?
Pertemuan 6 — Menyelesaikan Masalah yang Berkaitan dengan Uang Menggunakan Bilangan Cacah Sampai 100.000 — 2 JP (2 x 35 menit = 70 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 5.1.10 Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan uang menggunakan bilangan cacah sampai 100.000
Pendahuluan:- Guru membuka pembelajaran dengan salam, menyapa murid, dan memandu doa bersama (3 menit).
- Guru mengecek kesiapan belajar dan melakukan asesmen awal berupa pertanyaan diagnostik lisan: 'Jika membeli pensil Rp3.500,00 dan penghapus Rp2.000,00, berapa total belanjanya?' (acuan jawaban: Rp5.500,00) (4 menit).
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini, yaitu menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan uang menggunakan bilangan cacah sampai 100.000, serta mengaitkannya dengan kegiatan belanja sehari-hari (3 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Bermakna, Berkesadaran):- Murid mengamati dan mencermati teks masalah kontekstual di papan tulis: 'Ibu membawa uang Rp80.000,00 ke pasar. Ibu membeli beras seharga Rp45.000,00 dan minyak goreng seharga Rp22.500,00. Berapa sisa uang belanja Ibu?' (5 menit).
- Guru memandu murid membedah struktur masalah: mengidentifikasi uang yang dimiliki (Rp80.000,00), menghitung total pengeluaran belanja (Rp45.000,00 + Rp22.500,00 = Rp67.500,00), dan menentukan sisa uang melalui operasi pengurangan (Rp80.000,00 - Rp67.500,00 = Rp12.500,00) (10 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):- Murid berpasangan mengikuti tantangan belanja menggembirakan 'Toko Kebutuhan Sekolah' dengan daftar harga barang: Buku Tulis Rp6.000,00; Kotak Pensil Rp14.000,00; Penggaris Rp4.000,00; Tas Kecil Rp35.000,00; Buku Gambar Rp8.000,00 (5 menit).
- Setiap murid secara aktif menyelesaikan 3 skenario masalah belanja pada Lembar Kerja: (1) Menghitung total belanja jika membeli 2 Buku Tulis dan 1 Kotak Pensil (acuan: 2 x Rp6.000,00 + Rp14.000,00 = Rp12.000,00 + Rp14.000,00 = Rp26.000,00); (2) Menghitung sisa uang jika membayar belanjaan skenario 1 dengan uang Rp50.000,00 (acuan: Rp50.000,00 - Rp26.000,00 = Rp24.000,00); (3) Menghitung total belanja jika membeli 1 Tas Kecil dan 2 Buku Gambar, lalu menentukan kembalian jika membayar dengan uang Rp60.000,00 (acuan: total belanja Rp35.000,00 + 2 x Rp8.000,00 = Rp51.000,00; kembalian Rp60.000,00 - Rp51.000,00 = Rp9.000,00) (15 menit).
- Murid saling memeriksa hasil pengerjaan teman sebangku dengan membandingkan langkah penyelesaian kalimat matematika dan hasil akhir berdasarkan kunci acuan bersama bimbingan guru (5 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid bersama guru membahas hambatan dalam menyusun kalimat matematika operasi hitung uang bertingkat (penjumlahan belanjaan lalu pengurangan kembalian) serta menegaskan ketelitian berhitung nilai tempat bilangan sampai 100.000 (10 menit).
Penutup:- Murid bersama guru menyimpulkan langkah sistematis dalam menyelesaikan masalah uang: menentukan total belanja terlebih dahulu, lalu menghitung uang kembalian atau sisa uang (5 menit).
- Guru memberikan asesmen akhir berupa 1 soal cek pemahaman mandiri tertulis singkat pada secarik kertas (acuan: Dodi membawa Rp100.000,00, membeli sepatu bekas layak pakai Rp75.000,00 dan kaos kaki Rp12.000,00; total belanja = Rp87.000,00; sisa uang = Rp13.000,00), lalu menutup pembelajaran dengan doa (5 menit).
Diferensiasi:- Konten: Murid yang membutuhkan bimbingan diberikan kartu simulasi uang kertas mainan pecahan Rp1.000 hingga Rp50.000 untuk memvisualisasikan transaksi.
- Proses: Murid yang cepat diarahkan menyelesaikan masalah dengan kombinasi 3 hingga 4 barang belanjaan majemuk secara mandiri, sedangkan murid yang lambat dibimbing langkah demi langkah menghitung total sebelum menghitung sisa.
- Produk: Semua murid menuliskan kalimat matematika penyelesaian masalah uang sampai 100.000 dengan rincian operasi yang jelas.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Pertanyaan lisan diagnostik: 'Jika kamu memiliki uang Rp10.000,00 dan membeli jajanan seharga Rp4.500,00, berapa sisa uangmu?' (acuan jawaban benar: Rp5.500,00). Guru memetakan kesiapan murid dalam operasi pengurangan bilangan uang.
Proses:- Pemeriksaan ketepatan penyelesaian 3 skenario tugas LK 'Toko Kebutuhan Sekolah' selama tahap Mengaplikasi dengan acuan: Butir 1 = Rp26.000,00; Butir 2 = Rp24.000,00; Butir 3 = total Rp51.000,00 dan sisa Rp9.000,00.
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman tertulis 1 butir soal mandiri: 'Siti membawa uang Rp100.000,00. Ia membeli buku ensiklopedia mini seharga Rp68.000,00 dan tempat pensil seharga Rp17.500,00. Berapa rupiah sisa uang Siti?' (acuan: total belanja = Rp68.000,00 + Rp17.500,00 = Rp85.500,00; sisa uang = Rp100.000,00 - Rp85.500,00 = Rp14.500,00).
Formatif:- Asesmen diagnostik lisan operasi penjumlahan uang sederhana di awal pembelajaran
- Penilaian proses pengerjaan 3 skenario masalah uang pada lembar kerja saat kegiatan inti
- Cek pemahaman mandiri di akhir sesi penutup
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan uang menggunakan bilangan cacah sampai 100.000 | Belum mampu menyusun kalimat matematika dan belum tepat menyelesaikan masalah uang sampai 100.000 (0 skenario benar dari 3 skenario target). | Mampu menyelesaikan masalah uang sederhana sampai 100.000 tetapi membutuhkan bimbingan guru pada operasi bertingkat (1 dari 3 skenario benar tepat sesuai acuan). | Mampu menyelesaikan masalah uang sampai 100.000 yang melibatkan total belanja dan kembalian secara mandiri (2 dari 3 skenario benar tepat sesuai acuan). | Sangat terampil menyelesaikan seluruh masalah transaksi uang sampai 100.000 dengan kalimat matematika yang runtut dan hasil akhir tepat tanpa kesalahan (seluruh 3 skenario benar tepat sesuai acuan). |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah konteks masalah belanja dan simulasi uang mempermudah murid memahami operasi hitung bilangan cacah sampai 100.000?
- Bagian mana dari langkah penyelesaian masalah bertingkat (menjumlahkan pengeluaran lalu mengurangkan dari uang awal) yang masih membingungkan bagi sebagian murid?
Murid:- Langkah apa yang paling membantumu saat menghitung uang kembalian?
- Apakah kamu merasa lebih percaya diri jika diminta berbelanja dan memeriksa uang kembalian sendiri di kehidupan nyata?
Pertemuan 7 — Asesmen Sumatif Bab — 2 JP (2 x 35 menit = 70 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 5.1.1 Membaca bilangan cacah sampai 100.000
- TP 5.1.2 Menulis bilangan cacah sampai 100.000
- TP 5.1.3 Menentukan nilai tempat bilangan cacah sampai 100.000
- TP 5.1.4 Membandingkan dan mengurutkan bilangan cacah sampai 100.000
- TP 5.1.5 Melakukan komposisi dan dekomposisi bilangan cacah sampai 100.000
- TP 5.1.6 Melakukan operasi penjumlahan bilangan cacah sampai 100.000
- TP 5.1.7 Melakukan operasi pengurangan bilangan cacah sampai 100.000
- TP 5.1.8 Melakukan operasi perkalian bilangan cacah sampai 100.000
- TP 5.1.9 Melakukan operasi pembagian bilangan cacah sampai 100.000
- TP 5.1.10 Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan uang menggunakan bilangan cacah sampai 100.000
Pendahuluan:- Guru membuka kelas dengan salam, memeriksa kesiapan meja murid agar steril dari buku catatan, serta menyampaikan tata tertib asesmen sumatif Bab 1 secara tenang dan teratur (2 menit).
- Guru menjelaskan pembagian alur asesmen: seluruh murid mengerjakan lembar asesmen tertulis serentak (42 menit), sementara guru memanggil murid satu per satu ke meja guru secara bergiliran (masing-masing 1 menit) untuk uji lisan membaca 3 kartu bilangan cacah tanpa mengganggu pengerjaan tertulis (3 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran):- Murid menyimak pembacaan petunjuk pengerjaan lembar asesmen tertulis dan demonstrasi singkat teknis uji lisan kartu bilangan di meja guru, memastikan seluruh instruksi dipahami sebelum waktu pengerjaan dimulai (3 menit).
Mengaplikasi (Bermakna):- Murid mengerjakan secara mandiri 9 butir soal lembar asesmen tertulis serentak pada lembar jawaban: Soal 1 menulis lambang bilangan 'tujuh puluh lima ribu empat ratus dua puluh rupiah' (acuan: Rp75.420,00 atau 75.420); Soal 2 menuliskan nilai tempat angka 8 pada bilangan 48.215 (acuan: ribuan bernilai 8.000); Soal 3 membandingkan 64.750 ... 64.570 (acuan: >) dan mengurutkan deret 32.100, 31.900, 32.500 dari terkecil (acuan: 31.900, 32.100, 32.500); Soal 4 dekomposisi 53.640 (acuan: 5 puluh ribuan + 3 ribuan + 6 ratusan + 4 puluhan + 0 satuan, atau 50.000 + 3.000 + 600 + 40); Soal 5 penjumlahan bersusun 34.520 + 23.645 (acuan: 58.165); Soal 6 pengurangan bersusun 65.800 - 27.450 (acuan: 38.350); Soal 7 perkalian bersusun 2.415 x 6 (acuan: 14.490); Soal 8 pembagian bersusun 48.600 : 4 (acuan: 12.150); Soal 9 masalah uang: 'Rani membawa 1 lembar Rp50.000,00 dan 3 lembar Rp10.000,00, lalu membeli buku seharga Rp46.500,00. Berapa sisa uang Rani?' (acuan: total uang = 50.000 + 30.000 = 80.000; sisa uang = 80.000 - 46.500 = Rp33.500,00) (29 menit).
- Secara paralel dengan pengerjaan tertulis, guru memanggil 28 murid satu per satu ke meja guru (1 menit per murid) untuk membaca lisan 3 kartu bilangan cacah sampai 100.000: Kartu A '45.208' (acuan pelafalan: empat puluh lima ribu dua ratus delapan), Kartu B '70.350' (acuan pelafalan: tujuh puluh ribu tiga ratus lima puluh), Kartu C '98.014' (acuan pelafalan: sembilan puluh delapan ribu empat belas), dan guru mencatat ketepatan pelafalan pada lembar observasi (28 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid memeriksa kembali kelengkapan seluruh jawaban tertulis sebelum lembar dikumpulkan ke meja guru tepat saat waktu habis (2 menit).
Penutup:- Guru mengumpulkan seluruh lembar asesmen tertulis murid, memvalidasi kelengkapan 28 lembar jawaban serta 28 catatan uji lisan membaca kartu bilangan (2 menit).
- Guru menutup rangkaian Bab 1 dengan memberikan apresiasi atas kejujuran dan kemandirian murid selama asesmen, serta memimpin doa penutup (1 menit).
Diferensiasi:- Konten: Memberikan lembar tes tertulis dengan ukuran huruf lebih besar bagi murid yang membutuhkan akomodasi penglihatan tanpa mengubah substansi bilangan atau tingkat kerumitan soal.
- Proses: Pemberian jeda instruksi yang tenang saat pemanggilan ke meja guru bagi murid yang membutuhkan penyesuaian tempo konsentrasi tanpa menambah durasi uji lisan.
- Produk: Format penulisan angka atau operasi hitung bersusun diperbolehkan menggunakan garis bantu kolom nilai tempat pada lembar buram bagi murid yang membutuhkan keteraturan tata letak tanpa mengubah bentuk soal maupun kunci jawaban.
Asesmen Pertemuan:Sumatif Bab:- kombinasi tes lisan bergiliran dan tes tertulis pemecahan masalah: artikulasi pelafalan membaca lambang bilangan pada kartu uji serta lembar jawaban tertulis individual yang memuat penulisan lambang, penentuan nilai tempat, pengurutan, komposisi-dekomposisi, komputasi 4 operasi hitung bersusun, dan penyelesaian masalah uang
- unjuk kerja membaca lisan bergiliran: pelafalan lisan tiap murid saat membaca 3 kartu bilangan cacah sampai 100.000 bergiliran 1 menit per murid di meja guru sementara kelas mengerjakan tugas tertulis (28 murid x 1 menit = 28 menit) (28 menit; individual; instrumen: lembar cek ketepatan pelafalan nilai tempat dan nama bilangan)
- tes tertulis serentak: lembar asesmen tertulis individual berisi penulisan angka dan nama bilangan, pengisian tabel nilai tempat, tanda perbandingan dan deret urutan bilangan, bentuk dekomposisi-komposisi, penyelesaian bersusun penjumlahan, pengurangan, perkalian, pembagian, serta kalimat matematika pemecahan masalah transaksi uang (42 menit; individual; instrumen: kunci jawaban dan rubrik penskoran analitik)
Sumatif:- kombinasi tes lisan bergiliran dan tes tertulis pemecahan masalah: artikulasi pelafalan membaca lambang bilangan pada kartu uji serta lembar jawaban tertulis individual yang memuat penulisan lambang, penentuan nilai tempat, pengurutan, komposisi-dekomposisi, komputasi 4 operasi hitung bersusun, dan penyelesaian masalah uang
- unjuk kerja membaca lisan bergiliran: pelafalan lisan tiap murid saat membaca 3 kartu bilangan cacah sampai 100.000 bergiliran 1 menit per murid di meja guru sementara kelas mengerjakan tugas tertulis (28 murid x 1 menit = 28 menit) (28 menit; individual; instrumen: lembar cek ketepatan pelafalan nilai tempat dan nama bilangan)
- tes tertulis serentak: lembar asesmen tertulis individual berisi penulisan angka dan nama bilangan, pengisian tabel nilai tempat, tanda perbandingan dan deret urutan bilangan, bentuk dekomposisi-komposisi, penyelesaian bersusun penjumlahan, pengurangan, perkalian, pembagian, serta kalimat matematika pemecahan masalah transaksi uang (42 menit; individual; instrumen: kunci jawaban dan rubrik penskoran analitik)
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Membaca Lisan Bilangan Cacah Sampai 100.000 (Kartu A: 45.208; Kartu B: 70.350; Kartu C: 98.014) | Belum mampu membaca lisan ketiga kartu bilangan dengan tepat (0 kartu tepat). | Tepat membaca lisan 1 dari 3 kartu bilangan sesuai kunci pelafalan. | Tepat membaca lisan 2 dari 3 kartu bilangan sesuai kunci pelafalan. | Tepat membaca lisan seluruh (3 dari 3) kartu bilangan secara mandiri dan fasih sesuai kunci pelafalan. | | Menulis dan Menentukan Nilai Tempat Bilangan Cacah (Soal 1 acuan: Rp75.420,00/75.420; Soal 2 acuan: ribuan bernilai 8.000) | Belum mampu menuliskan lambang bilangan dan menentukan nilai tempat dengan tepat (0 butir tepat). | Tepat menyelesaikan salah satu dari penulisan lambang bilangan atau penentuan nilai tempat (1 butir tepat). | Tepat menyelesaikan penulisan lambang bilangan dan penentuan nilai tempat, namun penulisan nominal masih belum lengkap. | Tepat dan lengkap menyelesaikan kedua butir (Soal 1 dan 2) sesuai kunci jawaban secara mandiri. | | Membandingkan, Mengurutkan, serta Komposisi-Dekomposisi Bilangan (Soal 3 acuan: > dan urutan 31.900, 32.100, 32.500; Soal 4 acuan: 5 puluh ribuan + 3 ribuan + 6 ratusan + 4 puluhan) | Belum mampu membandingkan, mengurutkan, maupun melakukan dekomposisi bilangan dengan benar (0 butir tepat). | Tepat menyelesaikan salah satu sub-aspek (hanya perbandingan, hanya urutan, atau hanya dekomposisi). | Tepat menyelesaikan perbandingan dan pengurutan bilangan, namun dekomposisi bilangan masih terdapat kekeliruan nilai tempat. | Tepat menyelesaikan seluruh perbandingan, deret urutan, dan dekomposisi bilangan (Soal 3 dan 4) secara mandiri sesuai kunci acuan. | | Operasi Hitung Bersusun (Soal 5: 34.520 + 23.645 = 58.165; Soal 6: 65.800 - 27.450 = 38.350; Soal 7: 2.415 x 6 = 14.490; Soal 8: 48.600 : 4 = 12.150) | Menyelesaikan 0-1 operasi hitung bersusun dengan hasil tepat. | Menyelesaikan 2 dari 4 operasi hitung bersusun dengan hasil tepat sesuai kunci jawaban. | Menyelesaikan 3 dari 4 operasi hitung bersusun dengan langkah dan hasil tepat sesuai kunci jawaban. | Menyelesaikan seluruh (4 dari 4) operasi hitung bersusun (penjumlahan, pengurangan, perkalian, pembagian) dengan langkah dan hasil tepat sesuai kunci jawaban. | | Penyelesaian Masalah Transaksi Uang (Soal 9 acuan: total uang Rp80.000,00; sisa uang Rp33.500,00) | Belum mampu menyusun kalimat matematika maupun menghitung hasil transaksi uang. | Menyusun kalimat matematika penjumlahan total uang dengan tepat (Rp80.000,00), tetapi keliru menghitung sisa pengurangan belanja. | Menghitung sisa uang belanja dengan tepat namun kalimat matematika atau satuan mata uang tidak dituliskan secara lengkap. | Menuliskan kalimat matematika secara lengkap, runtut, dan menghasilkan sisa uang tepat Rp33.500,00 secara mandiri sesuai kunci acuan. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah pengelolaan waktu gabungan antara tes tertulis serentak (42 menit) dan unjuk kerja membaca lisan bergiliran (28 menit) berjalan efektif dan tertib?
- Tujuan pembelajaran atau kompetensi operasi hitung manakah yang masih memerlukan penguatan tuntas bagi murid pada bab berikutnya?
Murid:- Bagian mana dari soal asesmen sumatif bab ini yang paling mudah dan paling menantang untuk kamu selesaikan sendiri?
- Bagaimana perasaanmu setelah menyelesaikan seluruh rangkaian pembelajaran dan tes bilangan cacah sampai 100.000?
SUMBER BELAJAR- Buku Panduan Guru Matematika untuk SD/MI Kelas V (Kemendikbudristek, 2022)
- Buku Siswa Matematika untuk SD/MI Kelas V (Kemendikbudristek, 2022)
- Kartu angka dan tabel nilai tempat berpetak
- Set kartu angka bilangan cacah lima angka (Dakon angka)
- Lembar Kerja Murid (LKPD) Tabel Nilai Tempat
- Buku Panduan Guru Matematika untuk SD/MI Kelas V (Kemendikbudristek 2022), Bab 1
- Buku Siswa Matematika untuk SD/MI Kelas V (Kemendikbudristek 2022), Bab 1
- Media kartu bilangan nilai tempat dan uang mainan rupiah kertas/koin
- Tabel nilai tempat dan kartu soal operasi bilangan cacah
- Papan tulis, spidol, dan buku catatan latihan murid
- Papan tulis, spidol, dan lembar kerja latihan operasi hitung perkalian dan pembagian
- Buku Siswa Matematika untuk SD/MI Kelas V (Kemendikbudristek, 2022) Bab 1 Subbab D
- Lembar Kerja Murid 'Toko Kebutuhan Sekolah'
- Alat peraga uang mainan pecahan ribuan sampai puluhan ribu
- Buku Panduan Guru Matematika untuk SD/MI Kelas V, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, 2022.
- Buku Siswa Matematika untuk SD/MI Kelas V, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, 2022.
- Paket 3 Kartu Bilangan Lisan (45.208, 70.350, 98.014).
- Lembar Soal dan Lembar Jawaban Asesmen Tertulis Sumatif Bab 1.
|