Modul AjarBab 6Fase BSemester 2

Modul Ajar Matematika Kelas 4 Bab 6: Piktogram dan Diagram Batang

Modul Ajar ini memuat seluruh rangkaian Matematika kelas 4 untuk Bab 6 "Piktogram dan Diagram Batang", lengkap per pertemuan dalam satu dokumen.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Matematika Kelas 4 Bab 6: Piktogram dan Diagram Batang

Matematika - Kelas 4

Bab 6

MODUL AJAR

Matematika — Kelas 4 (Fase B)

Topik: Bab 6 — Piktogram dan Diagram Batang

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranMatematika
Fase / KelasFase B / Kelas 4
TopikBab 6 — Piktogram dan Diagram Batang
Alokasi Waktu20 JP (20 x 35 menit = 700 menit)
Jumlah Pertemuan8
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. TP 4.6.1 Menyajikan data dalam bentuk piktogram
  2. TP 4.6.2 Menganalisis dan menginterpretasi data dalam bentuk piktogram
  3. TP 4.6.3 Menyajikan data dalam bentuk diagram batang (skala satu satuan)
  4. TP 4.6.4 Menganalisis dan menginterpretasi data dalam bentuk diagram batang (skala satu satuan)

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis✓
Kreativitas
Kolaborasi✓
Kemandirian✓
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Bagaimana cara kita mencatat dan memperlihatkan banyaknya alat tulis yang kita miliki agar orang lain dapat melihatnya dengan mudah?
  2. Mengapa gambar atau simbol dapat membantu kita menyajikan data jumlah benda secara jelas?
  3. Bagaimana cara kita menyajikan data benda yang ada di lingkungan sekolah agar orang lain dapat melihat jumlahnya lewat gambar?
  4. Mengapa kita perlu menentukan gambar simbol dan keterangannya sebelum membuat piktogram?
  5. Bagaimana cara kita mengetahui jenis data apa yang paling banyak dan paling sedikit hanya dengan melihat simbol gambar pada piktogram?
  6. Bagaimana langkah kita menjumlahkan seluruh data yang tersaji dalam sebuah piktogram berskala satu satuan?
  7. Jika ada dua kategori gambar pada piktogram, bagaimana cara kita mengetahui kategori mana yang lebih banyak dan berapa kelebihannya?
  8. Mengapa kita perlu menghitung selisih data pada sebuah piktogram dalam kehidupan sehari-hari?
  9. Bagaimana cara kita mengubah catatan tabel banyaknya benda menjadi gambar batang persegi panjang yang tegak?
  10. Apa yang ditunjukkan oleh garis mendatar dan garis tegak dengan angka skala satu satuan pada diagram batang tegak?
  11. Bagaimana bentuk diagram batang jika batang persegi panjang digambar mendatar ke samping kanan, bukan berdiri ke atas?
  12. Pada diagram batang mendatar skala satu satuan, di sumbu manakah kita menuliskan kategori data dan di sumbu manakah kita menuliskan bilangan bilangannya?
  13. Bagaimana cara kita mengetahui kategori yang paling banyak atau paling sedikit hanya dengan melihat puncak diagram batang?
  14. Bagaimana langkah menentukan selisih dan jumlah keseluruhan data dari diagram batang berskala satu satuan?
  15. Bagaimana ketepatan penyajian gambar atau tinggi batang membantu orang lain membaca data secara akurat?
  16. Informasi apa saja yang dapat kita temukan saat menganalisis sajian piktogram dan diagram batang secara mandiri?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1 — Menyajikan Data Alat Tulis ke dalam Bentuk Piktogram Bersama Kelompok — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)

Tujuan Pertemuan:

  • TP 4.6.1 Menyajikan data dalam bentuk piktogram

Pendahuluan:

  • Guru membuka pelajaran dengan salam, memeriksa kehadiran murid, dan menyiapkan suasana belajar yang kondusif (5 menit).
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini, yaitu menyajikan data alat tulis yang dimiliki ke dalam bentuk tabel piktogram bersama kelompok (5 menit).
  • Guru memberikan asesmen diagnostik singkat dengan menampilkan tabel berisi nama 3 anak beserta jumlah pensilnya: Siti (3 pensil), Edo (2 pensil), Dayu (4 pensil), lalu meminta murid menunjukkan berapa gambar pensil yang harus digambar pada baris Dayu bila 1 gambar mewakili 1 pensil (acuan jawaban: 4 gambar pensil) (5 menit).

Kegiatan Inti:

Memahami (Bermakna):

  • Murid mengamati contoh tabel piktogram di papan tulis yang memuat dua kolom: kolom 'Nama Benda' dan kolom 'Banyaknya Benda' menggunakan gambar/sketsa sederhana skala satu satuan (1 gambar mewakili 1 benda) (10 menit).
  • Murid menyimak penjelasan guru bahwa piktogram (diagram gambar) menyajikan data kuantitas menggunakan simbol gambar yang seragam untuk setiap kategori benda (10 menit).

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Murid dibagi ke dalam kelompok yang terdiri atas 3-4 anak, kemudian melakukan permainan tantangan 'Bongkar Tas Alat Tulis': setiap anggota mengeluarkan 4 kategori alat tulis dari tasnya, yaitu buku tulis, pensil, penghapus, dan penggaris (15 menit).
  • Setiap kelompok menghitung dan mencatat jumlah total dari masing-masing 4 kategori alat tulis yang terkumpul di kelompoknya ke dalam lembar draf data (15 menit).
  • Murid bersama kelompoknya menyajikan data tersebut ke dalam lembar kerja tabel piktogram berkolom 'Nama Alat Tulis' dan 'Banyaknya (Gambar)', dengan menggambar simbol sketsa alat tulis sebanyak jumlah benda sebenarnya (skala 1 gambar = 1 benda) untuk keempat kategori alat tulis (20 menit).

Merefleksi (Berkesadaran):

  • Setiap kelompok saling menukarkan lembar piktogramnya dengan kelompok sebelah untuk memeriksa kesesuaian antara jumlah gambar yang digambar dengan angka catatan draf alat tulis (10 menit).

Penutup:

  • Murid dan guru menyimpulkan langkah-langkah menyajikan data ke dalam piktogram, yaitu mengelompokkan kategori benda, menghitung jumlahnya, dan menggambar simbol sesuai jumlah data pada kolom tabel (5 menit).
  • Guru memberikan asesmen akhir cek pemahaman mandiri dan menyampaikan kegiatan pada pertemuan berikutnya yaitu menyajikan data benda lingkungan sekolah secara mandiri, kemudian menutup pelajaran dengan doa dan salam (5 menit).

Diferensiasi:

  • Konten: Kelompok yang membutuhkan pendampingan diberikan lembar kerja piktogram yang sudah memiliki garis petak bantu untuk menempatkan gambar simbol, sedangkan kelompok yang sudah mahir membuat format tabel secara mandiri.
  • Proses: Guru memberikan bimbingan intensif pada kelompok yang kesulitan mencocokkan jumlah gambar dengan hasil hitungan fisik benda, sedangkan kelompok yang cepat diarahkan mengecek ketepatan data secara mandiri.
  • Produk: Kelompok dapat menyajikan piktogram menggunakan sketsa gambar sederhana atau simbol stempel/stiker berpola sesuai kreativitas kelompok tanpa mengubah jumlah data skala satu satuan.

Asesmen Pertemuan:

Awal:

  • Pertanyaan diagnostik lisan di pendahuluan: Ditampilkan data jumlah pensil 3 anak: Siti = 3, Edo = 2, Dayu = 4. Guru bertanya: 'Bila satu gambar bintang mewakili 1 pensil, berapa banyak bintang yang digambar untuk pensil Dayu?' (Acuan jawaban benar: 4 gambar bintang).

Proses:

  • Observasi kinerja kelompok saat mengisi lembar kerja piktogram alat tulis untuk 4 kategori (buku tulis, pensil, penghapus, penggaris). Guru memeriksa apakah jumlah simbol gambar pada piktogram tepat sama dengan jumlah fisik benda yang dihitung oleh kelompok (acuan: 1 simbol gambar mewakili tepat 1 unit benda pada masing-masing kategori).

Akhir Pertemuan:

  • Cek pemahaman mandiri tertulis: Murid diberikan data acuan: 'Rani memiliki 3 buku tulis dan 5 penghapus'. Murid diminta menggambar piktogram pada tabel berkolom 'Nama Alat Tulis' dan 'Banyaknya' dengan ketentuan 1 gambar mewakili 1 benda (acuan jawaban: baris Buku Tulis memuat tepat 3 gambar buku; baris Penghapus memuat tepat 5 gambar penghapus).

Formatif:

  • Penilaian Kinerja: Observasi penyajian data alat tulis ke dalam tabel piktogram berkelompok (ketepatan jumlah gambar per kategori dan kesesuaian kategori alat tulis).

Rubrik Pertemuan:

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Ketepatan penyajian data ke dalam piktogramMenyajikan data ke dalam tabel piktogram dengan jumlah gambar yang tepat hanya pada 1 kategori alat tulis atau belum sesuai sama sekali dengan jumlah benda yang dihitung.Menyajikan data ke dalam tabel piktogram dengan jumlah gambar yang tepat pada 2 dari 4 kategori alat tulis yang ditentukan.Menyajikan data ke dalam tabel piktogram dengan jumlah gambar yang tepat pada 3 dari 4 kategori alat tulis yang ditentukan.Menyajikan data ke dalam tabel piktogram dengan jumlah gambar yang tepat pada seluruh (4 dari 4) kategori alat tulis (buku tulis, pensil, penghapus, dan penggaris) secara mandiri dan rapi.

Refleksi Pertemuan:

Guru:

  • Apakah seluruh kelompok dapat mengelompokkan alat tulis dan menyajikannya ke dalam bentuk gambar piktogram skala satu satuan dengan tepat?
  • Bagian mana dari langkah menyajikan piktogram yang masih membingungkan bagi murid?

Murid:

  • Apa yang kamu rasakan saat menghitung alat tulis bersama teman dan menggambarkannya ke dalam tabel piktogram?
  • Langkah apa yang paling mudah dan paling menantang saat mengubah data hitungan menjadi gambar pada tabel?

Pertemuan 2 — Menyajikan Data Benda di Lingkungan Sekolah ke dalam Bentuk Piktogram secara Mandiri — 2 JP (2 x 35 menit = 70 menit)

Tujuan Pertemuan:

  • TP 4.6.1 Menyajikan data dalam bentuk piktogram

Pendahuluan:

  • Guru membuka kelas dengan salam, menyapa murid, dan mengajak berdoa bersama (3 menit).
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini, yaitu menyajikan data benda di lingkungan sekolah ke dalam bentuk piktogram secara mandiri (3 menit).
  • Guru melaksanakan asesmen awal singkat: murid diminta menggambar simbol bintang pada papan tulis mini atau buku tulis untuk menyajikan data 'ada 4 buku tulis' jika 1 gambar bintang mewakili 1 buku tulis (acuan ketepatan: murid menggambar tepat 4 simbol bintang) (4 menit).

Kegiatan Inti:

Memahami (Bermakna, Berkesadaran):

  • Murid mencermati contoh data benda di ruang kelas yang disajikan guru di papan tulis: Meja Guru = 1 buah, Jam Dinding = 2 buah, Papan Tulis = 2 buah, Lemari = 1 buah (5 menit).
  • Murid menyimak penjelasan guru tentang langkah menyajikan data tersebut ke dalam piktogram: menulis judul piktogram, menulis nama benda/kategori di kolom pertama, menggambar simbol sesuai jumlah data di kolom kedua, dan menuliskan keterangan simbol di bagian bawah (misalnya: 1 gambar lingkaran = 1 buah benda) (10 menit).

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Murid mengikuti permainan menggembirakan 'Tantangan Simbol Kilat': guru menyebutkan satu nama benda dan jumlahnya (misal: '3 sapu!'), lalu murid secara mandiri dan ceria berlomba menggambar tepat 3 simbol ikonik sederhana di papan tulis kecil/kertas masing-masing dengan batasan waktu 30 detik (5 menit).
  • Murid menerima Lembar Kerja Mandiri yang memuat tabel data 4 jenis benda di lingkungan sekolah: (1) Sapu ijuk = 5 buah, (2) Tempat sampah = 3 buah, (3) Kemoceng = 4 buah, (4) Ember cuci tangan = 2 buah (5 menit).
  • Murid secara mandiri menyajikan data keempat jenis benda tersebut ke dalam format piktogram pada lembar kerja, menggambar simbol kotak/lingkaran yang rapi dan konsisten sesuai jumlah setiap benda, serta mencantumkan keterangan '1 simbol = 1 buah benda' (kunci acuan penyajian: baris Sapu ijuk = 5 gambar simbol, Tempat sampah = 3 gambar simbol, Kemoceng = 4 gambar simbol, Ember cuci tangan = 2 gambar simbol, disertai keterangan skala satu satuan) (15 menit).

Merefleksi (Berkesadaran):

  • Murid memeriksa kembali piktogram karyanya sendiri secara teliti: mencocokkan apakah jumlah gambar simbol pada masing-masing dari 4 baris benda sudah tepat sama dengan data yang diberikan dan memastikan keterangan simbol telah tertulis (5 menit).
  • Murid mengungkapkan apa yang dirasakan saat menggambar simbol piktogram secara mandiri dan bagian mana yang membutuhkan ketelitian ekstra (5 menit).

Penutup:

  • Guru memberikan umpan balik langsung terhadap hasil kerja piktogram mandiri murid dan menegaskan pentingnya ketelitian dalam menyesuaikan jumlah gambar dengan data asli (5 menit).
  • Guru bersama murid menyimpulkan bahwa menyajikan piktogram membutuhkan nama kategori, gambar simbol yang tepat jumlahnya, dan keterangan skala, lalu menutup sesi dengan doa dan salam (5 menit).

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang membutuhkan bimbingan diberikan format piktogram yang sudah memiliki garis petak bantu untuk menaruh gambar simbol; murid yang mahir diberikan tabel data dengan 5 jenis benda sekolah (menambahkan kategori: Penghapus papan = 6 buah) untuk disajikan secara mandiri.
  • Proses: Murid yang masih kesulitan didampingi guru secara bertahap saat menyalin jumlah angka ke bentuk gambar simbol satu per satu; murid mahir langsung bekerja mandiri tanpa bantuan perancah.
  • Produk: Format piktogram standar memuat 4 baris kategori benda; piktogram murid dengan pengayaan memuat 5 baris kategori benda dengan simbol pilihan mandiri yang konsisten.

Asesmen Pertemuan:

Awal:

  • Tugas singkat di awal pembelajaran: Murid menggambar simbol bintang untuk data '4 buku tulis' jika 1 bintang mewakili 1 buku tulis (acuan: tepat menggambar 4 simbol bintang).

Proses:

  • Observasi kinerja mandiri murid saat menggambar simbol pada lembar kerja piktogram 4 jenis benda sekolah: Sapu ijuk (5), Tempat sampah (3), Kemoceng (4), Ember cuci tangan (2), dan kelengkapan keterangan skala 1 simbol = 1 buah benda.

Akhir Pertemuan:

  • Cek pemahaman mandiri di akhir sesi: Murid menyajikan data kilat '3 vas bunga' ke dalam 1 baris piktogram lengkap dengan simbol dan keterangannya (acuan: tergambar tepat 3 simbol pada baris 'vas bunga' dan tertulis keterangan bahwa 1 simbol = 1 buah benda).

Formatif:

  • Penilaian kinerja individu: lembar kerja penyajian data benda di lingkungan sekolah ke dalam bentuk piktogram skala satu satuan

Rubrik Pertemuan:

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Ketepatan Menyajikan Simbol Data pada PiktogramMenyajikan simbol dengan tepat pada 1 atau belum ada baris kategori benda dari 4 data yang ditentukan (acuan data: Sapu ijuk = 5, Tempat sampah = 3, Kemoceng = 4, Ember cuci tangan = 2).Menyajikan simbol dengan tepat pada 2 dari 4 baris kategori benda yang ditentukan secara mandiri.Menyajikan simbol dengan tepat pada 3 dari 4 baris kategori benda yang ditentukan secara mandiri.Menyajikan simbol dengan tepat pada seluruh 4 baris kategori benda yang ditentukan (Sapu ijuk = 5 simbol, Tempat sampah = 3 simbol, Kemoceng = 4 simbol, Ember cuci tangan = 2 simbol) secara mandiri.
Kelengkapan Atribut Piktogram (Keterangan Simbol/Skala)Belum menuliskan keterangan nilai simbol pada piktogram meskipun dibimbing.Menuliskan gambar simbol namun keterangan skala satu satuan belum lengkap atau keliru tanpa bimbingan guru.Menuliskan keterangan skala satu satuan (1 simbol = 1 benda) dengan benar setelah diingatkan guru.Menuliskan keterangan skala satu satuan (1 simbol = 1 benda) secara tepat, jelas, dan mandiri tanpa diingatkan.

Refleksi Pertemuan:

Guru:

  • Apakah instruksi penyajian data lingkungan sekolah ke dalam bentuk piktogram dapat dipahami murid secara mandiri?
  • Berapa persen murid yang sudah mampu menggambar jumlah simbol secara tepat sesuai nilai data yang diberikan?

Murid:

  • Apakah kamu merasa mudah atau sulit saat menggambar piktogram secara mandiri?
  • Bagian mana dari pembuatan piktogram yang menurutmu paling menyenangkan untuk digambar?

Pertemuan 3 — Menganalisis dan Menginterpretasi Data Terbanyak, Tersedikit, dan Jumlah pada Piktogram — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)

Tujuan Pertemuan:

  • TP 4.6.2 Menganalisis dan menginterpretasi data dalam bentuk piktogram

Pendahuluan:

  • Guru membuka kelas dengan salam, menyapa murid, dan mengajak berdoa bersama (3 menit).
  • Guru mengecek kehadiran murid dan menyiapkan kesiapan belajar di kelas (2 menit).
  • Guru melakukan asesmen awal diagnostik singkat dengan menampilkan sebuah piktogram berisi data buah kesukaan murid: Apel (4 simbol), Jeruk (2 simbol), Mangga (5 simbol), di mana 1 gambar buah = 1 siswa. Guru mengajukan 2 pertanyaan lisan: 'Buah apa yang paling banyak disukai?' (acuan: Mangga) dan 'Berapa banyak siswa yang menyukai Jeruk?' (acuan: 2 siswa) untuk memetakan kesiapan menganalisis piktogram (5 menit).
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini, yaitu menganalisis dan menginterpretasi data terbanyak, tersedikit, serta menghitung jumlah total data pada piktogram berskala satu satuan (5 menit).

Kegiatan Inti:

Memahami (Bermakna, Berkesadaran):

  • Murid menyimak sajian piktogram 'Warna Kesukaan Siswa Kelas IV' di papan tulis dengan keterangan 1 simbol bintang = 1 siswa: Merah (5 bintang), Biru (3 bintang), Hijau (2 bintang), Kuning (4 bintang) (10 menit).
  • Murid bersama bimbingan guru mencermati arti nilai ekstrem dan total: data terbanyak dilihat dari baris dengan gambar terbanyak (Merah: 5 siswa), data tersedikit dari gambar paling sedikit (Hijau: 2 siswa), dan jumlah total data diperoleh dengan menjumlahkan seluruh simbol: 5 + 3 + 2 + 4 = 14 siswa (15 menit).

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Murid dibagi ke dalam kelompok beranggotakan 3-4 anak dan menerima lembar tantangan 'Detektif Piktogram' yang menampilkan piktogram 'Koleksi Buku Cerita Pojok Baca' (keterangan: 1 ikon buku = 1 buah buku): Fabel = 6 buku, Dongeng = 3 buku, Sains = 2 buku, Komik = 7 buku (10 menit).
  • Secara kolaboratif dan menggembirakan melalui aktivitas permainan kuis 'Detektif Cepat Tepat', kelompok berdiskusi menyelesaikan 4 butir pertanyaan analisis: (1) Jenis buku terbanyak, (2) Jenis buku tersedikit, (3) Banyaknya buku dongeng, dan (4) Jumlah total seluruh buku dalam piktogram (acuan kunci: (1) Komik; (2) Sains; (3) 3 buku; (4) 6 + 3 + 2 + 7 = 18 buku) (10 menit).
  • Setiap kelompok mencocokkan hasil analisisnya secara terbuka bersama kelompok lain di bawah panduan guru untuk memastikan ketepatan penghitungan dan interpretasi data (15 menit).

Merefleksi (Berkesadaran):

  • Murid mengerjakan latihan mandiri singkat berisi piktogram 'Jenis Olahraga Pilihan Siswa' (1 ikon bola = 1 siswa): Sepak Bola = 8, Bulu Tangkis = 4, Renang = 3, Bola Basket = 5. Soal: menentukan olahraga terbanyak (kunci: Sepak Bola), olahraga tersedikit (kunci: Renang), dan total seluruh siswa (kunci: 8 + 4 + 3 + 5 = 20 siswa) (15 menit).
  • Murid merefleksikan proses belajarnya dengan menandai aspek yang dirasa paling mudah atau butuh ketelitian (misalnya ketelitian saat menjumlahkan seluruh simbol gambar) (5 menit).

Penutup:

  • Guru bersama murid merumuskan simpulan pembelajaran bahwa data terbanyak dan tersedikit pada piktogram ditentukan dengan melihat baris simbol gambar paling panjang atau paling pendek, serta jumlah total dihitung dari penjumlahan nilai seluruh simbol (3 menit).
  • Guru memberikan umpan balik atas performa murid dalam menganalisis piktogram dan menyampaikan rencana topik pertemuan berikutnya (analisis perbandingan dan selisih data) (4 menit).
  • Guru menutup pertemuan dengan doa bersama dan salam penutup (3 menit).

Diferensiasi:

  • Konten: Untuk kelompok yang membutuhkan bimbingan (scaffolding), piktogram dilengkapi angka bantu di samping deretan simbol gambar. Untuk murid yang mahir, piktogram memuat 5 hingga 6 kategori data dengan sebaran jumlah simbol yang lebih banyak (hingga 10 simbol per kategori).
  • Proses: Murid yang belum lancar menjumlahkan dibimbing langsung dengan menghitung menunjuk satu per satu simbol (one-to-one correspondence), sedangkan murid yang cepat diarahkan melakukan penjumlahan berurutan secara mandiri.
  • Produk: Kelompok atau murid menuliskan jawaban analisis data (data terbanyak, tersedikit, dan jumlah) secara tepat sesuai lembar kerja piktogram yang dikerjakan.

Asesmen Pertemuan:

Awal:

  • Tanya jawab lisan diagnostik menggunakan sajian piktogram buah: (1) 'Buah apa yang paling banyak disukai?' (acuan jawaban: Mangga, 5 gambar); (2) 'Berapa banyak siswa yang menyukai Jeruk?' (acuan jawaban: 2 siswa, 2 gambar).

Proses:

  • Pengamatan keterlibatan diskusi dan ketepatan analisis kelompok pada 4 pertanyaan piktogram buku: (1) Jenis buku terbanyak (kunci: Komik), (2) Jenis buku tersedikit (kunci: Sains), (3) Banyaknya buku dongeng (kunci: 3 buku), (4) Jumlah total buku (kunci: 18 buku).

Akhir Pertemuan:

  • Cek pemahaman mandiri tertulis pada piktogram olahraga: (1) Menentukan data terbanyak (kunci: Sepak Bola), (2) Menentukan data tersedikit (kunci: Renang), (3) Menghitung total data (kunci: 8 + 4 + 3 + 5 = 20 siswa).

Formatif:

  • Asesmen awal berupa tanya jawab lisan menentukan data terbanyak dan nilai data pada piktogram buah
  • Observasi unjuk kerja kelompok saat menganalisis lembar kerja tantangan piktogram koleksi buku
  • Tes formatif tertulis mandiri di akhir kegiatan inti menganalisis data olahraga pada piktogram

Rubrik Pertemuan:

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Menganalisis Data Terbanyak dan Tersedikit pada PiktogramBelum mampu menentukan data terbanyak maupun data tersedikit pada piktogram meskipun dibimbing.Mampu menentukan salah satu dari data terbanyak atau tersedikit pada piktogram dengan tepat.Mampu menentukan data terbanyak (Komik/Sepak Bola) dan data tersedikit (Sains/Renang) pada piktogram secara tepat.Mampu menentukan data terbanyak dan tersedikit pada piktogram dengan kategori lebih kompleks secara cepat, tepat, dan mandiri.
Menginterpretasi Jumlah Keseluruhan Data pada PiktogramBelum mampu menghitung jumlah keseluruhan data yang tersaji pada piktogram.Mampu menghitung jumlah sebagian data piktogram namun masih keliru pada hasil akhir penjumlahan total.Mampu menghitung jumlah keseluruhan data pada piktogram secara tepat (buku = 18; olahraga = 20).Mampu menghitung jumlah keseluruhan data piktogram dengan berbagai variasi kategori data secara tepat, runtut, dan mandiri.

Refleksi Pertemuan:

Guru:

  • Apakah penggunaan simbol gambar konkret skala satu satuan mempermudah murid dalam menentukan nilai terbanyak dan tersedikit?
  • Bagian mana dari kegiatan analisis piktogram yang paling menantang bagi murid saat menghitung total keseluruhan data?

Murid:

  • Apa yang membantumu paling cepat menemukan data terbanyak dan tersedikit pada piktogram?
  • Apakah kamu merasa kesulitan saat menjumlahkan seluruh gambar dalam piktogram hari ini?

Pertemuan 4 — Menganalisis Perbandingan dan Menginterpretasi Selisih Antar-data pada Piktogram — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)

Tujuan Pertemuan:

  • TP 4.6.2 Menganalisis dan menginterpretasi data dalam bentuk piktogram

Pendahuluan:

  • Guru membuka pelajaran dengan salam, memeriksa kehadiran murid, dan menyiapkan suasana belajar yang kondusif (3 menit).
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran: menganalisis perbandingan kategori (menentukan mana yang lebih banyak/lebih sedikit) dan menginterpretasi selisih antar-kategori data pada piktogram berskala satu satuan (4 menit).
  • Guru melakukan asesmen awal diagnostik singkat secara klasikal dengan menampilkan piktogram mini di papan tulis berisi Data Buah Kesukaan (Apel: 5 gambar bintang, Jeruk: 3 gambar bintang; 1 gambar bintang = 1 murid) lalu mengajukan pertanyaan pemetaan: 'Kategori mana yang lebih banyak?' dan 'Berapa selisih banyaknya murid yang suka apel dan jeruk?' (acuan jawaban: kategori lebih banyak adalah Apel [5 anak], selisihnya adalah 5 - 3 = 2 anak) (8 menit).

Kegiatan Inti:

Memahami (Bermakna, Berkesadaran):

  • Murid mencermati piktogram 'Peminjaman Buku Cerita di Perpustakaan Hari Senin' di papan tulis (Kategori: Cerita Fabel = 7 gambar buku, Dongeng Rakyat = 4 gambar buku, Komik Anak = 9 gambar buku, Sains Cerita = 4 gambar buku; keterangan: 1 gambar buku = 1 buku) (7 menit).
  • Guru memodelkan cara menganalisis perbandingan dan menghitung selisih antar-data piktogram: membandingkan Komik Anak (9) dengan Dongeng Rakyat (4), menentukan kategori lebih banyak (Komik Anak), serta menginterpretasi selisihnya dengan operasi pengurangan: 9 - 4 = 5 buku (8 menit).
  • Murid bersama guru mencoba menganalisis perbandingan Cerita Fabel (7) dan Sains Cerita (4) serta menghitung selisihnya (7 - 4 = 3 buku), serta mengidentifikasi dua kategori yang memiliki jumlah sama banyak (Dongeng Rakyat dan Sains Cerita, masing-masing 4 buku) (10 menit).

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Murid berpasangan memainkan aktivitas tantangan kartu ceria 'Detektif Selisih Piktogram', di mana tiap pasangan menerima lembar piktogram 'Data Ekstrakurikuler Pilihan Murid Kelas IV' (Pramuka: 8 ikon tersenyum, Tari: 5 ikon tersenyum, Silat: 6 ikon tersenyum, Musik: 3 ikon tersenyum; 1 ikon tersenyum = 1 murid) dan 4 kartu tantangan analisis perbandingan dan selisih (15 menit).
  • Setiap pasangan berkolaborasi menganalisis dan menyelesaikan 4 kartu tantangan secara tertulis pada lembar kerja: Kartu 1: Bandingkan murid Pramuka (8) dan Seni Tari (5), tentukan mana yang lebih banyak dan hitung selisihnya (acuan: Pramuka lebih banyak, selisih = 8 - 5 = 3 murid); Kartu 2: Bandingkan murid Seni Musik (3) dan Pencak Silat (6), tentukan mana yang lebih sedikit dan hitung selisihnya (acuan: Seni Musik lebih sedikit, selisih = 6 - 3 = 3 murid); Kartu 3: Hitung selisih antara ekstrakurikuler dengan peminat terbanyak (Pramuka = 8) dan tersedikit (Musik = 3) (acuan: 8 - 3 = 5 murid); Kartu 4: Tentukan kategori yang selisihnya tepat 1 murid terhadap Pencak Silat (6) (acuan: Tari [6 - 5 = 1 murid]) (10 menit).
  • Guru berkeliling mengamati proses analisis data berpasangan, memberikan scaffolding berupa panduan mencocokkan satu-satu ikon bagi pasangan yang membutuhkan, serta mencatat ketercapaian interpretasi selisih (10 menit).

Merefleksi (Berkesadaran):

  • Beberapa perwakilan pasangan membacakan hasil analisis perbandingan dan selisih kartu tantangan mereka di tempat duduk, lalu dikonfirmasi bersama seluruh kelas menggunakan piktogram peraga di papan tulis (10 menit).
  • Murid mengerjakan latihan mandiri 'Cek Pemahaman Selisih Piktogram' berisi 3 butir analisis data piktogram secara tertulis (13 menit).

Penutup:

  • Guru bersama murid menyimpulkan kembali cara menganalisis perbandingan dan menghitung selisih data pada piktogram melalui operasi pengurangan antara kategori yang dibandingkan (3 menit).
  • Guru memberikan apresiasi atas ketelitian murid dalam menganalisis data, memberikan umpan balik umum, dan menyampaikan topik pembelajaran berikutnya yaitu penyajian data dalam bentuk diagram batang tegak (4 menit).

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang memerlukan bimbingan diberikan piktogram dengan gambar ikon berjarak renggang yang mudah dihitung satu per satu; murid yang mahir diberikan piktogram dengan kategori data lebih variatif (5 kategori).
  • Proses: Murid berkemampuan berkembang diberikan bantuan visual berupa garis hubung langsung antar-ikon untuk melihat kelebihan/selisih; murid mahir menganalisis perbandingan kombinasi antar-dua pasang kategori secara mandiri.
  • Produk: Seluruh murid menyajikan hasil analisis perbandingan dan perhitungan selisih pada lembar kerja berstruktur acuan yang sama.

Asesmen Pertemuan:

Awal:

  • Tanya jawab diagnostik singkat di pendahuluan menggunakan piktogram buah kesukaan (Apel: 5 gambar bintang, Jeruk: 3 gambar bintang; 1 bintang = 1 anak). Butir: (1) Manakah buah yang lebih banyak disukai? (acuan: Apel); (2) Berapakah selisih banyaknya murid yang suka apel dibanding jeruk? (acuan: 5 - 3 = 2 murid). Murid yang belum mampu mengurangkan dikelompokkan untuk mendapat pendampingan konkret.

Proses:

  • Pemeriksaan ketepatan penyelesaian 4 kartu tantangan 'Detektif Selisih Piktogram' saat kerja berpasangan. Acuan kunci: Kartu 1 = Pramuka lebih banyak dari Tari, selisih 3 murid (8 - 5); Kartu 2 = Musik lebih sedikit dari Silat, selisih 3 murid (6 - 3); Kartu 3 = Selisih peminat terbanyak dan tersedikit adalah 5 murid (8 - 3); Kartu 4 = Ekstrakurikuler berselisih 1 dari Silat adalah Tari (6 - 5 = 1).

Akhir Pertemuan:

  • Tes tertulis cek pemahaman individu (3 butir) berdasarkan piktogram 'Penjualan Roti di Kantin Sekolah' (Roti Cokelat = 10 ikon roti, Roti Keju = 6 ikon roti, Roti Stroberi = 4 ikon roti; 1 ikon roti = 1 roti terjual). Butir dan acuan kunci: (1) Kategori manakah yang lebih banyak terjual antara Roti Cokelat dan Roti Keju, serta berapa selisihnya? (acuan: Roti Cokelat lebih banyak, selisih = 10 - 6 = 4 roti); (2) Berapa selisih penjualan Roti Keju dengan Roti Stroberi? (acuan: 6 - 4 = 2 roti); (3) Berapa selisih antara roti yang paling banyak terjual dengan yang paling sedikit terjual? (acuan: 10 - 4 = 6 roti).

Formatif:

  • Observasi unjuk kerja berpasangan saat menyelesaikan kartu tantangan 'Detektif Selisih Piktogram'
  • Penilaian lembar kerja mandiri analisis perbandingan dan selisih data piktogram

Rubrik Pertemuan:

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Menganalisis Perbandingan Kategori pada PiktogramBelum mampu membandingkan kategori data (lebih banyak/lebih sedikit/sama banyak) pada piktogram secara tepat walau dengan bimbingan intensif.Mampu membandingkan kategori data pada piktogram dengan tepat pada 1 dari 3 butir soal cek pemahaman (acuan butir 1: Roti Cokelat lebih banyak dari Roti Keju).Mampu membandingkan kategori data pada piktogram dengan tepat pada 2 dari 3 butir soal cek pemahaman secara mandiri.Mampu membandingkan seluruh kategori data pada piktogram dengan tepat pada 3 butir soal cek pemahaman secara mandiri dan konsisten.
Menginterpretasi Selisih Antar-data pada PiktogramBelum mampu menghitung dan menginterpretasi selisih antar-data pada piktogram secara tepat (seluruh perhitungan selisih keliru).Mampu menghitung dan menginterpretasi selisih antar-data piktogram secara tepat pada 1 butir dari 3 butir cek pemahaman (acuan butir 1: 4 roti; butir 2: 2 roti; butir 3: 6 roti) dengan arahan guru.Mampu menghitung dan menginterpretasi selisih antar-data piktogram secara tepat pada 2 dari 3 butir cek pemahaman secara mandiri.Mampu menghitung dan menginterpretasi selisih antar-data piktogram secara tepat pada seluruh 3 butir cek pemahaman (butir 1 = 4 roti, butir 2 = 2 roti, butir 3 = 6 roti) secara mandiri dan tepat.

Refleksi Pertemuan:

Guru:

  • Apakah konteks data piktogram yang disajikan mempermudah murid memahami konsep perbandingan dan selisih nilai data?
  • Bagian mana dari langkah penentuan selisih yang paling sering menimbulkan kekeliruan perhitungan pada murid, dan bagaimana perbaikannya?

Murid:

  • Bagaimana caramu menentukan kategori mana yang memiliki data lebih banyak atau lebih sedikit pada piktogram?
  • Langkah apa yang kamu lakukan untuk menghitung selisih banyaknya data antara dua gambar pada piktogram?

Pertemuan 5 — Menyajikan Data Sederhana ke dalam Bentuk Diagram Batang Tegak Skala Satu Satuan — 2 JP (2 x 35 menit = 70 menit)

Tujuan Pertemuan:

  • TP 4.6.3 Menyajikan data dalam bentuk diagram batang (skala satu satuan)

Pendahuluan:

  • Guru membuka pelajaran dengan salam, berdoa bersama, dan mengecek kesiapan belajar murid (3 menit).
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini, yaitu belajar menyajikan data sederhana ke dalam bentuk diagram batang tegak dengan skala satu satuan (3 menit).
  • Guru melaksanakan asesmen awal singkat dengan menampilkan tabel data alat tulis: Pensil (4 buah), Penghapus (2 buah), Penggaris (3 buah), lalu meminta murid menunjukkan angka ketinggian skala yang sesuai untuk kategori pensil (acuan: skala angka 4 pada sumbu tegak) (4 menit).

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Murid mengamati penjelasan guru di papan tulis mengenai bagian-bagian diagram batang tegak: sumbu mendatar untuk nama kategori data, sumbu tegak untuk skala bilangan cacah satu satuan (0, 1, 2, 3, 4, 5, ...), serta batang persegi panjang yang berdiri tegak sesuai banyak data (10 menit).
  • Murid secara berkesadaran memperhatikan contoh cara menggambar batang tegak mulai dari angka 0 pada sumbu tegak hingga tepat menyentuh garis bilangan yang sesuai dengan jumlah frekuensi data pada tabel (8 menit).

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Murid memainkan permainan tantangan menggembirakan 'Tebak Tinggi Batang': guru menyebutkan satu kategori beserta jumlahnya (misal: 'Buku Tulis = 5'), murid secara cepat mengangkat jari atau papan mini menunjukkan posisi garis skala yang harus digambar (7 menit).
  • Murid menerima Lembar Kerja yang memuat tabel data 4 jenis alat tulis: Buku Tulis (5 buah), Pensil (3 buah), Penghapus (2 buah), dan Rautan (4 buah) (5 menit).
  • Murid menyajikan data tersebut ke dalam diagram batang tegak skala satu satuan secara mandiri dengan melengkapi label sumbu mendatar, menuliskan angka skala 0 sampai 5 pada sumbu tegak, dan menggambar 4 persegi panjang tegak sesuai frekuensi masing-masing (acuan: tinggi batang Buku Tulis = 5 satuan, Pensil = 3 satuan, Penghapus = 2 satuan, Rautan = 4 satuan) (15 menit).

Merefleksi (Berkesadaran):

  • Murid memeriksa kembali ketepatan gambar diagram batang tegak yang telah dibuatnya dengan membandingkan tinggi masing-masing batang terhadap angka pada sumbu skala tegak (5 menit).

Penutup:

  • Guru dan murid bersama-sama merangkum langkah-langkah menyajikan data ke dalam diagram batang tegak skala satu satuan (sumbu mendatar untuk kategori, sumbu tegak untuk skala angka, dan tinggi batang sesuai data) (5 menit).
  • Guru memberikan umpan balik penguatan terhadap hasil kerja murid, menginformasikan materi pertemuan berikutnya (diagram batang bentuk mendatar), dan menutup sesi dengan doa bersama (5 menit).

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang memerlukan bimbingan diberikan format diagram yang sudah memuat garis kisi bantu berpetak skala 1-5; murid yang mahir diberikan bidang diagram bergaris polos.
  • Proses: Guru memberikan scaffolding terpandu pada murid yang kesulitan menentukan tinggi batang, sedangkan murid yang mandiri langsung menggambar seluruh batang secara mandiri.
  • Produk: Seluruh murid menyajikan diagram batang tegak skala satu satuan untuk 4 kategori data yang sama.

Asesmen Pertemuan:

Awal:

  • Pertanyaan diagnostik: 'Jika data Pensil berjumlah 4 buah, pada angka berapakah tinggi puncak persegi panjang tegak digambar pada sumbu skala satu satuan?' (Acuan jawaban benar: tepat pada garis angka 4 pada sumbu tegak).

Proses:

  • Observasi kinerja saat murid menyajikan data alat tulis (Buku Tulis: 5, Pensil: 3, Penghapus: 2, Rautan: 4) ke dalam diagram batang tegak skala satu satuan. Kriteria penilaian: ketepatan pelabelan sumbu, skala angka urut 0-5, dan ketepatan tinggi 4 batang persegi panjang tegak sesuai kunci (Buku Tulis=5, Pensil=3, Penghapus=2, Rautan=4).

Akhir Pertemuan:

  • Cek pemahaman singkat: Murid menunjukkan batang tegak pada lembar kerjanya dan memastikan puncak batang Rautan tepat sejajar dengan garis angka skala yang benar (acuan jawaban benar: puncak batang Rautan tepat sejajar dengan garis angka 4).

Formatif:

  • Penilaian unjuk kerja penyajian data ke dalam bentuk diagram batang tegak skala satu satuan pada lembar kerja murid.

Rubrik Pertemuan:

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Penyajian data dalam diagram batang tegak skala satu satuanBelum mampu menyajikan data ke dalam bentuk diagram batang tegak (tinggi batang yang tepat kurang dari 2 kategori dari 4 data: Buku Tulis=5, Pensil=3, Penghapus=2, Rautan=4).Menyajikan data ke dalam bentuk diagram batang tegak dengan tepat pada 2 dari 4 kategori data sesuai skala satu satuan.Menyajikan data ke dalam bentuk diagram batang tegak dengan tepat pada 3 dari 4 kategori data sesuai skala satu satuan.Menyajikan data ke dalam bentuk diagram batang tegak secara mandiri dan tepat untuk seluruh 4 kategori data (Buku Tulis=5, Pensil=3, Penghapus=2, Rautan=4) dengan skala satu satuan yang presisi.

Refleksi Pertemuan:

Guru:

  • Apakah instruksi mengenai penentuan sumbu mendatar dan sumbu tegak berskala satu satuan sudah dapat dipahami dengan jelas oleh seluruh murid?
  • Bagian mana dari penyajian diagram batang tegak yang paling sering mengalami kekeliruan oleh murid?

Murid:

  • Apa hal paling mudah saat menggambar diagram batang tegak tadi?
  • Apakah kamu menemui kesulitan saat menyesuaikan tinggi batang dengan angka skala pada garis tegak?

Pertemuan 6 — Menyajikan Data Pengamatan ke dalam Bentuk Diagram Batang Mendatar Skala Satu Satuan — 2 JP (2 x 35 menit = 70 menit)

Tujuan Pertemuan:

  • TP 4.6.3 Menyajikan data dalam bentuk diagram batang (skala satu satuan)

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam, menyapa murid, dan memimpin doa bersama secara tertib (2 menit).
  • Guru mengecek kesiapan belajar dan melakukan asesmen awal diagnostik melalui pertanyaan lisan di papan tulis mengenai posisi sumbu diagram batang mendatar: (1) Sumbu yang memuat angka/banyaknya data adalah sumbu mendatar/horizontal; (2) Sumbu yang memuat nama kategori adalah sumbu tegak/vertikal. Acuan jawaban benar: murid tepat menunjukkan bahwa angka ada pada sumbu mendatar dan nama kategori ada pada sumbu tegak (5 menit).
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini, yaitu menyajikan data hasil pengamatan ke dalam bentuk diagram batang mendatar dengan skala satu satuan (3 menit).

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menyajikan contoh data tabel hasil pengamatan warna pot bunga di halaman kelas: Merah (4 pot), Kuning (2 pot), Hijau (5 pot), Putih (3 pot) di papan tulis (5 menit).
  • Guru memodelkan cara menyajikan data tersebut ke dalam diagram batang mendatar: membuat sumbu tegak berisi kategori warna (Merah, Kuning, Hijau, Putih), membuat sumbu mendatar berisi skala bilangan satu satuan berurutan dari 0 sampai 6 berjarak sama, lalu menggambar batang persegi panjang mendatar ke kanan sesuai frekuensi masing-masing kategori secara terarah (10 menit).

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Guru membagikan Lembar Kerja Penyajian Data dan mengarahkan kegiatan 'Tantangan Detektif Pengamatan': murid mengamati data pengamatan jenis tanaman hias mini di sudut sekolah yang disajikan dalam tabel: Lidah Buaya (5 pot), Kaktus (3 pot), Aglonema (6 pot), Keladi (4 pot) (5 menit).
  • Murid secara mandiri menyajikan data pengamatan tersebut ke dalam bagan diagram batang mendatar berskala satu satuan (0 sampai 7) pada lembar kerja, menggambar batang persegi panjang secara mendatar dengan panjang sesuai angka frekuensi tiap tanaman secara teliti (acuan target: 4 batang mendatar tepat panjangnya; Lidah Buaya panjang 5 satuan, Kaktus panjang 3 satuan, Aglonema panjang 6 satuan, Keladi panjang 4 satuan) (20 menit).

Merefleksi (Berkesadaran):

  • Murid memeriksa kembali ketepatan hasil gambar diagram batang mendatarnya sendiri dengan mencocokkan panjang tiap batang pada skala sumbu mendatar secara sadar dan cermat (5 menit).
  • Dua orang perwakilan murid menunjukkan lembar kerjanya di depan kelas, kemudian murid bersama guru menyimpulkan cara menyajikan diagram batang mendatar (lebar/panjang batang ke arah samping kanan sesuai skala satu satuan) (5 menit).

Penutup:

  • Guru memberikan penguatan dan apresiasi atas ketelitian murid dalam menyajikan data ke diagram batang mendatar (5 menit).
  • Guru bersama murid menutup pertemuan dengan doa penutup dan salam (5 menit).

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang membutuhkan bimbingan diberikan kisi berpetak bantu dengan garis putus-putus skala 1 satuan; murid yang sudah mahir menyajikan data pengamatan dengan 5 kategori tanpa bantuan garis kisi.
  • Proses: Murid yang memerlukan pendampingan dibimbing langkah demi langkah dalam menentukan ujung batas batang mendatar; murid mahir mengerjakan secara mandiri.
  • Produk: Semua murid menghasilkan produk yang sama berupa diagram batang mendatar skala satu satuan yang memuat 4 batang persegi panjang sesuai data pengamatan.

Asesmen Pertemuan:

Awal:

  • Guru mengajukan 2 pertanyaan diagnostik lisan: (1) 'Pada diagram batang mendatar, apakah angka skala diletakkan pada sumbu mendatar atau sumbu tegak?' (Acuan benar: sumbu mendatar); (2) 'Di manakah nama kategori/benda diletakkan pada diagram batang mendatar?' (Acuan benar: sumbu tegak). Murid yang menjawab tepat kedua pertanyaan dianggap siap mengikuti pembelajaran mandiri.

Proses:

  • Pemeriksaan lembar kerja kinerja penyajikan data tabel pengamatan jenis tanaman mini (Lidah Buaya: 5, Kaktus: 3, Aglonema: 6, Keladi: 4) ke diagram batang mendatar skala satu satuan. Kriteria penilaian: (1) Ketepatan penempatan nama kategori pada sumbu tegak (4 kategori lengkap: Lidah Buaya, Kaktus, Aglonema, Keladi); (2) Ketepatan penomoran skala satu satuan pada sumbu mendatar (angka 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7 dengan jarak konsisten); (3) Ketepatan panjang 4 batang persegi panjang mendatar (Lidah Buaya tepat di angka 5, Kaktus tepat di angka 3, Aglonema tepat di angka 6, Keladi tepat di angka 4).

Akhir Pertemuan:

  • Cek pemahaman mandiri di akhir kegiatan: murid melengkapi 1 batang persegi panjang mendatar tambahan untuk kategori 'Krokot' dengan data 2 pot pada diagram batang skala satu satuan di lembar refleksi. Acuan kunci jawaban: batang Krokot digambar mendatar dari garis 0 tepat berakhir pada garis skala 2.

Formatif:

  • Tes lisan diagnostik di awal pembelajaran tentang letak sumbu kategori dan sumbu skala pada diagram batang mendatar.
  • Penilaian unjuk kerja kinerja penyajian data pengamatan ke dalam bentuk diagram batang mendatar skala satu satuan pada lembar kerja.

Rubrik Pertemuan:

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Ketepatan penyajian komponen sumbu diagram batang mendatarBelum mampu menuliskan kategori pada sumbu tegak dan skala satu satuan pada sumbu mendatar secara tepat.Menuliskan kategori pada sumbu tegak atau skala satu satuan pada sumbu mendatar, namun masih terdapat 2 atau lebih kesalahan penempatan/jarak skala.Menuliskan 4 kategori pada sumbu tegak dan skala satu satuan pada sumbu mendatar dengan tepat serta hanya terdapat 1 kekeliruan kecil jarak skala.Menuliskan seluruh 4 kategori pada sumbu tegak dan skala bilangan satu satuan pada sumbu mendatar secara tepat, rapi, dan berjarak konsisten secara mandiri.
Ketepatan panjang batang mendatar sesuai dataHanya 1 batang atau belum ada batang mendatar yang digambar sesuai data frekuensi.Menggambar 2 dari 4 batang mendatar dengan panjang yang tepat sesuai skala data (Acuan: Lidah Buaya: 5, Kaktus: 3, Aglonema: 6, Keladi: 4).Menggambar 3 dari 4 batang mendatar dengan panjang yang tepat sesuai skala data (Acuan: Lidah Buaya: 5, Kaktus: 3, Aglonema: 6, Keladi: 4).Menggambar seluruh 4 batang mendatar dengan panjang yang tepat sesuai skala data secara mandiri (Acuan: Lidah Buaya: 5, Kaktus: 3, Aglonema: 6, Keladi: 4).

Refleksi Pertemuan:

Guru:

  • Apakah instruksi mengenai perbedaan letak sumbu pada diagram batang tegak dan mendatar sudah dipahami murid dengan jelas?
  • Bagian mana dari langkah penyajian diagram batang mendatar yang paling sering menimbulkan kekeliruan pada murid?

Murid:

  • Apa perbedaan utama yang paling kamu ingat antara menggambar diagram batang tegak dan diagram batang mendatar?
  • Langkah mana yang paling mudah dan paling menantang saat kamu menggambar batang persegi panjang mendatar hari ini?

Pertemuan 7 — Menganalisis dan Menginterpretasi Nilai Ekstrem, Selisih, serta Total Data pada Diagram Batang Skala Satu Satuan — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)

Tujuan Pertemuan:

  • TP 4.6.4 Menganalisis dan menginterpretasi data dalam bentuk diagram batang (skala satu satuan)

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam, menyapa murid, dan mengajak berdoa bersama (3 menit).
  • Guru memeriksa kehadiran murid dan menyiapkan kesiapan belajar di kelas (2 menit).
  • Guru melakukan asesmen awal berupa tes diagnostik singkat membaca data diagram batang sederhana skala satu satuan pada papan tulis (data peminjaman buku: Senin = 3, Selasa = 5; pertanyaan: 'Berapa buku hari Selasa?') dengan acuan jawaban: 5 buku (5 menit).
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini, yaitu menganalisis nilai ekstrem (terbanyak dan tersedikit), menghitung selisih, dan menghitung total data pada diagram batang skala satu satuan (5 menit).

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menampilkan sebuah diagram batang tegak skala satu satuan tentang 'Ekstrakurikuler Pilihan Siswa Kelas 4': Sepak Bola (9 anak), Tari (4 anak), Catur (2 anak), Basket (5 anak) (5 menit).
  • Murid menyimak penjelasan guru dan secara berkesadaran mengamati tinggi batang untuk menemukan nilai ekstrem: data terbanyak adalah Sepak Bola (9 anak) dan tersedikit adalah Catur (2 anak) (10 menit).
  • Murid bersama guru menghitung selisih data (misal selisih Sepak Bola dan Catur: 9 - 2 = 7 anak) serta total seluruh data (9 + 4 + 2 + 5 = 20 anak) (10 menit).

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Murid dibagi ke dalam kelompok kecil (3-4 anak) dan memainkan permainan tantangan kelompok 'Detektif Data Batang' secara menggembirakan untuk menganalisis diagram batang 'Jenis Bunga di Taman Sekolah': Mawar (8), Melati (3), Anggrek (5), Tulang Daun/Kaktus (4) (5 menit).
  • Setiap kelompok berkolaborasi menyelesaikan Lembar Kerja Kelompok dengan 4 tugas analisis: (1) Bunga terbanyak [kunci: Mawar (8)], (2) Bunga tersedikit [kunci: Melati (3)], (3) Selisih Mawar dan Melati [kunci: 8 - 3 = 5], (4) Total seluruh bunga [kunci: 8 + 3 + 5 + 4 = 20] (15 menit).
  • Guru memfasilitasi murid mencocokkan hasil analisis kelompok dengan kunci jawaban di papan tulis dan memberikan umpan balik langsung (10 menit).
  • Murid secara mandiri mengerjakan latihan analisis data diagram batang mendatar skala satu satuan 'Peminjaman Buku Tematik': Tema 1 (6), Tema 2 (4), Tema 3 (9), Tema 4 (5); dengan 4 pertanyaan terstruktur (15 menit).

Merefleksi (Berkesadaran):

  • Murid secara berkesadaran mengevaluasi hasil pengerjaan mandiri dengan memeriksa ketepatan membaca skala dan menghitung selisih serta total (10 menit).

Penutup:

  • Guru bersama murid menyimpulkan cara menentukan nilai ekstrem, selisih, dan total data pada diagram batang (5 menit).
  • Guru memberikan cek pemahaman akhir secara lisan cepat mengenai selisih batang tertinggi dan terendah pada diagram display kelas (3 menit).
  • Guru menutup pertemuan dengan memberikan apresiasi atas kerja mandiri dan kolaboratif murid serta memimpin doa penutup (2 menit).

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang membutuhkan bimbingan diberikan diagram batang dengan 3 kategori dan garis bantu horizontal skala 1, sedangkan murid yang sudah mahir diberikan diagram dengan 5 kategori data.
  • Proses: Murid yang memerlukan pendampingan dibimbing guru dalam membaca titik skala pada puncak batang, sedangkan murid mandiri langsung mengerjakan analisis selisih dan total secara mandiri.
  • Produk: Format penyelesaian jawaban LKPD dapat disesuaikan: langsung menuliskan nilai angka atau menyertakan kalimat perbandingan matematika.

Asesmen Pertemuan:

Awal:

  • Diagnostik membaca nilai batang skala satu satuan: Guru menyajikan diagram batang mini berisi data peminjaman buku (Senin = 3, Selasa = 5) dan meminta murid menjawab banyak buku hari Selasa (Acuan jawaban benar: 5 buku).

Proses:

  • Penilaian formatif saat latihan mandiri menganalisis diagram batang mendatar 'Peminjaman Buku Tematik': (1) Tema paling banyak dipinjam (Acuan: Tema 3 / 9 buku); (2) Tema paling sedikit dipinjam (Acuan: Tema 2 / 4 buku); (3) Selisih tema terbanyak dan tersedikit (Acuan: 9 - 4 = 5 buku); (4) Total seluruh buku tematik yang dipinjam (Acuan: 6 + 4 + 9 + 5 = 24 buku).

Akhir Pertemuan:

  • Cek pemahaman akhir: Murid menjawab 1 pertanyaan lisan penutup berdasarkan diagram di papan tulis (Data buah: Apel 7, Jeruk 4): 'Berapa selisih banyak apel dan jeruk?' (Acuan jawaban benar: 7 - 4 = 3 buah).

Formatif:

  • Observasi unjuk kerja analisis diagram batang kelompok pada permainan Detektif Data Batang
  • Tes tertulis formatif pengerjaan mandiri interpretasi diagram batang (4 butir soal: nilai ekstrem terbanyak, nilai ekstrem tersedikit, selisih, dan total)

Rubrik Pertemuan:

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Menentukan Nilai Ekstrem (Terbanyak dan Tersedikit)Belum mampu menentukan data terbanyak maupun data tersedikit dari diagram batang.Mampu menentukan salah satu nilai ekstrem (terbanyak saja atau tersedikit saja) dengan tepat sesuai acuan data.Mampu menentukan kedua nilai ekstrem (terbanyak dan tersedikit) dengan tepat sesuai acuan data dengan sedikit arahan guru.Mampu menentukan kedua nilai ekstrem (terbanyak dan tersedikit) dengan tepat sesuai acuan data secara mandiri.
Menghitung Selisih Antar-dataBelum mampu menentukan selisih nilai antar-kategori data pada diagram batang.Mampu menentukan nilai masing-masing kategori namun keliru dalam melakukan operasi pengurangan untuk mencari selisih.Mampu menghitung selisih nilai antar-kategori data diagram batang dengan tepat sesuai rumus selisih (nilai besar dikurangi nilai kecil) dengan bimbingan.Mampu menghitung selisih nilai antar-kategori data diagram batang dengan tepat sesuai acuan perhitungan secara mandiri.
Menghitung Total Keseluruhan DataBelum mampu membaca nilai seluruh batang untuk dijumlahkan.Mampu membaca nilai batang tetapi salah dalam menjumlahkan total keseluruhan data.Mampu menghitung total keseluruhan data pada diagram batang dengan tepat sesuai acuan jumlah dengan sedikit pengecekan ulang guru.Mampu menghitung total keseluruhan data pada diagram batang dengan tepat, runtut, dan benar secara mandiri.

Refleksi Pertemuan:

Guru:

  • Apakah seluruh murid dapat membaca nilai skala satu satuan pada diagram batang tegak maupun mendatar dengan benar?
  • Bagian analisis mana yang paling banyak memicu kekeliruan murid (menentukan nilai ekstrem, menghitung selisih, atau menjumlahkan total)?

Murid:

  • Bagaimana caraku mengetahui data paling banyak dan paling sedikit dari sebuah diagram batang?
  • Apakah aku sudah bisa menghitung selisih dan jumlah total data dari diagram batang secara mandiri?

Pertemuan 8 — Asesmen Sumatif Bab — 2 JP (2 x 35 menit = 70 menit)

Tujuan Pertemuan:

  • TP 4.6.1 Menyajikan data dalam bentuk piktogram
  • TP 4.6.2 Menganalisis dan menginterpretasi data dalam bentuk piktogram
  • TP 4.6.3 Menyajikan data dalam bentuk diagram batang (skala satu satuan)
  • TP 4.6.4 Menganalisis dan menginterpretasi data dalam bentuk diagram batang (skala satu satuan)

Pendahuluan:

  • Guru membuka sesi asesmen sumatif dengan salam, doa bersama, dan mengecek kesiapan meja belajar murid agar rapi serta bebas dari catatan (2 menit).
  • Guru menyampaikan tujuan asesmen sumatif bab, yaitu menunjukkan penguasaan menyajikan data serta menganalisis informasi pada piktogram dan diagram batang secara mandiri dan jujur (3 menit).

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran):

  • Guru membagikan Lembar Kerja Asesmen Sumatif Bagian 1 (Kinerja Penyajian Data) dan membacakan petunjuk pengerjaan: murid diminta menyajikan data tabel koleksi buku bacaan (Buku Cerita: 4, Buku Komik: 6, Buku Ensiklopedia: 3, Buku Sains: 5) ke dalam piktogram bersimbol bintang (1 bintang = 1 buku) serta menyajikan data tabel jenis buah kesukaan (Apel: 7, Jeruk: 5, Mangga: 8, Pisang: 4) ke dalam diagram batang tegak skala satu satuan (5 menit).

Mengaplikasi (Bermakna):

  • Murid mengerjakan secara mandiri Lembar Kerja Bagian 1: Kinerja Penyajian Data terstruktur serentak dengan menggambar piktogram bersimbol bintang secara tepat (Cerita: 4 bintang, Komik: 6 bintang, Ensiklopedia: 3 bintang, Sains: 5 bintang) dan menggambar diagram batang tegak skala satu satuan yang rapi lengkap dengan label kategori buah dan sumbu skala 0-8 (35 menit).
  • Guru mengumpulkan lembar kinerja Bagian 1, membagikan Lembar Tes Tertulis Bagian 2 (Interpretasi Data), lalu murid mengerjakan secara mandiri 4 butir soal analisis: Soal 1 (Berdasarkan piktogram transportasi: Bus 3 mobil, Sepeda 6 mobil, Motor 8 mobil, Jalan kaki 4 mobil dengan 1 mobil = 1 anak, tentukan transportasi paling banyak dan paling sedikit; acuan: paling banyak Motor, paling sedikit Bus), Soal 2 (Berapa selisih siswa naik sepeda dan naik bus; acuan: 6 - 3 = 3 anak), Soal 3 (Berdasarkan diagram batang ekstrakurikuler: Pramuka 9 anak, Futsal 7 anak, Tari 5 anak, Lukis 4 anak, tentukan ekstrakurikuler dengan peminat tersedikit; acuan: Lukis), Soal 4 (Hitung total seluruh siswa yang mengikuti ekstrakurikuler; acuan: 9 + 7 + 5 + 4 = 25 anak) (20 menit).

Merefleksi (Berkesadaran):

  • Guru mengumpulkan seluruh lembar jawaban tertulis murid tepat waktu dan mengajak murid melakukan hening sejenak untuk menenangkan pikiran setelah menyelesaikan asesmen mandiri (3 menit).

Penutup:

  • Guru memberikan apresiasi atas kedisiplinan, kemandirian, dan kejujuran seluruh murid selama pelaksanaan asesmen sumatif (1 menit).
  • Guru menyampaikan rangkuman capaian Bab 6 mengenai piktogram dan diagram batang serta menutup pembelajaran dengan doa penutup (1 menit).

Diferensiasi:

  • Konten: Memberikan naskah soal dengan ukuran huruf lebih besar atau jarak baris yang lebih renggang bagi murid yang memiliki hambatan penglihatan tanpa mengubah data dan pertanyaan.
  • Proses: Memberikan kesempatan membaca petunjuk secara perlahan bagi murid yang membutuhkan waktu memahami teks tugas tanpa mengubah standar ketercapaian.
  • Produk: Format lembar kerja dan tes tertulis seragam sesuai kriteria penilaian yang ditetapkan dalam ATP.

Asesmen Pertemuan:

Sumatif Bab:

  • penugasan kinerja penyajian data dan tes tertulis interpretasi data serentak: lembar kerja penyajian piktogram dan diagram batang skala satu satuan serta lembar tes analisis data yang memuat penentuan data terbanyak, tersedikit, selisih, dan total
  • penugasan kinerja terstruktur serentak: lembar kerja murid berisi sajian data tabel ke dalam bentuk piktogram dengan simbol yang tepat dan diagram batang tegak skala satu satuan yang rapi dan sesuai data (40 menit; individual; instrumen: rubrik unjuk kerja penyajian data (kriteria: ketepatan simbol/panjang batang, ketepatan skala satu satuan, dan kelengkapan label))
  • tes tertulis serentak: lembar jawaban tertulis berisi analisis perbandingan data (menentukan nilai terbanyak, tersedikit, selisih) dan interpretasi total data berdasarkan sajian piktogram dan diagram batang (30 menit; individual; instrumen: kunci jawaban dan pedoman penskoran)

Sumatif:

  • penugasan kinerja penyajian data dan tes tertulis interpretasi data serentak: lembar kerja penyajian piktogram dan diagram batang skala satu satuan serta lembar tes analisis data yang memuat penentuan data terbanyak, tersedikit, selisih, dan total
  • penugasan kinerja terstruktur serentak: lembar kerja murid berisi sajian data tabel ke dalam bentuk piktogram dengan simbol yang tepat dan diagram batang tegak skala satu satuan yang rapi dan sesuai data (40 menit; individual; instrumen: rubrik unjuk kerja penyajian data (kriteria: ketepatan simbol/panjang batang, ketepatan skala satu satuan, dan kelengkapan label))
  • tes tertulis serentak: lembar jawaban tertulis berisi analisis perbandingan data (menentukan nilai terbanyak, tersedikit, selisih) dan interpretasi total data berdasarkan sajian piktogram dan diagram batang (30 menit; individual; instrumen: kunci jawaban dan pedoman penskoran)

Rubrik Pertemuan:

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Penyajian Piktogram (TP 4.6.1)Menyajikan simbol piktogram tepat untuk 1 kategori atau belum mampu menyajikan simbol sesuai data tabel (Acuan: Cerita=4, Komik=6, Ensiklopedia=3, Sains=5 bintang).Menyajikan simbol piktogram tepat untuk 2 dari 4 kategori buku dengan simbol yang konsisten (Acuan: Cerita=4, Komik=6, Ensiklopedia=3, Sains=5 bintang).Menyajikan simbol piktogram tepat untuk 3 dari 4 kategori buku dengan simbol dan keterangan skala yang tepat (Acuan: Cerita=4, Komik=6, Ensiklopedia=3, Sains=5 bintang).Menyajikan simbol piktogram tepat untuk seluruh 4 kategori buku secara lengkap dengan simbol bintang dan keterangan skala 1 simbol = 1 satuan secara mandiri (Acuan: Cerita=4, Komik=6, Ensiklopedia=3, Sains=5 bintang).
Penyajian Diagram Batang Skala Satu Satuan (TP 4.6.3)Menggambar diagram batang dengan tinggi yang tepat hanya untuk 1 kategori buah atau skala sumbu tegak tidak berjarak satu satuan (Acuan: Apel=7, Jeruk=5, Mangga=8, Pisang=4 satuan).Menggambar diagram batang tegak skala satu satuan dengan tinggi tepat untuk 2 dari 4 kategori buah (Acuan: Apel=7, Jeruk=5, Mangga=8, Pisang=4 satuan).Menggambar diagram batang tegak skala satu satuan dengan tinggi tepat untuk 3 dari 4 kategori buah serta memuat label kategori (Acuan: Apel=7, Jeruk=5, Mangga=8, Pisang=4 satuan).Menggambar diagram batang tegak skala satu satuan dengan tinggi tepat untuk seluruh 4 kategori buah, skala sumbu tegak 0-8 tepat dan rapi, serta label kategori lengkap (Acuan: Apel=7, Jeruk=5, Mangga=8, Pisang=4 satuan).
Analisis dan Interpretasi Piktogram (TP 4.6.2)Belum mampu menentukan nilai terbanyak, tersedikit, atau selisih data pada piktogram dengan benar (Acuan: Soal 1 terbanyak Motor, tersedikit Bus; Soal 2 selisih 6 - 3 = 3 anak).Menentukan hanya salah satu nilai ekstrem (terbanyak atau tersedikit saja) pada piktogram dengan tepat (Acuan: Soal 1 terbanyak Motor [8 anak], tersedikit Bus [3 anak]).Menjawab tepat 1 butir soal lengkap (menentukan terbanyak dan tersedikit pada Soal 1, ATAU menghitung selisih data 3 anak pada Soal 2) (Acuan: Soal 1 Motor dan Bus; Soal 2 selisih 3 anak).Menjawab tepat seluruh butir soal analisis piktogram: Soal 1 terbanyak Motor dan tersedikit Bus; Soal 2 selisih 6 - 3 = 3 anak secara tepat tanpa kekeliruan.
Analisis dan Interpretasi Diagram Batang (TP 4.6.4)Belum mampu menentukan nilai ekstrem atau menghitung total data pada diagram batang dengan benar (Acuan: Soal 3 tersedikit Lukis; Soal 4 total 25 anak).Membaca salah satu nilai data diagram batang tetapi belum tepat menentukan data tersedikit atau total data (Acuan: Soal 3 tersedikit Lukis; Soal 4 total 25 anak).Menjawab tepat 1 butir soal interpretasi diagram batang (menentukan data tersedikit pada Soal 3 ATAU menghitung total data 25 anak pada Soal 4) (Acuan: Soal 3 Lukis; Soal 4 total 25 anak).Menjawab tepat seluruh butir soal interpretasi diagram batang: Soal 3 menentukan data tersedikit Lukis dan Soal 4 menghitung total data keseluruhan 9 + 7 + 5 + 4 = 25 anak secara tepat.

Refleksi Pertemuan:

Guru:

  • Apakah alokasi waktu 40 menit untuk tugas kinerja dan 30 menit untuk tes tertulis cukup memadai bagi murid kelas 4 dalam menyelesaikan seluruh instrumen sumatif?
  • Bagian mana dari penyajian piktogram atau diagram batang yang masih paling sering memunculkan kekeliruan pada pekerjaan murid?

Murid:

  • Bagian tugas mana yang paling mudah dan paling menantang bagiku saat menyajikan maupun membaca data hari ini?
  • Apakah aku sudah teliti dan mandiri dalam memeriksa kembali simbol dan ketinggian batang sebelum mengumpulkan lembar jawaban?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Panduan Guru Matematika untuk SD/MI Kelas IV (Hobri, dkk., 2022, Bab 6)
  2. Buku Siswa Matematika untuk SD/MI Kelas IV (Hobri, dkk., 2022, Bab 6 Halaman 178-181)
  3. Alat tulis nyata milik murid (buku tulis, pensil, penghapus, penggaris)
  4. Lembar Kerja Murid (LKPD) Tabel Piktogram
  5. Buku Panduan Guru Matematika untuk SD/MI Kelas IV, Penerbit Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, 2022
  6. Buku Siswa Matematika untuk SD/MI Kelas IV, Penerbit Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, 2022
  7. Lembar Kerja Murid (LKPD) Piktogram Mandiri
  8. Benda-benda nyata di lingkungan ruang kelas dan sekolah (sapu, tempat sampah, kemoceng, ember cuci tangan)
  9. Buku Siswa Matematika untuk SD/MI Kelas IV (Hobri, dkk., 2022, Bab 6)
  10. Papan piktogram bergambar dan lembar kerja aktivitas piktogram berskala satu satuan
  11. Buku Panduan Guru Matematika untuk SD/MI Kelas IV, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Hobri, dkk., 2022)
  12. Buku Siswa Matematika untuk SD/MI Kelas IV, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Hobri, dkk., 2022)
  13. Papan piktogram peraga dan kartu tantangan 'Detektif Selisih Piktogram'
  14. Lembar Kerja Murid (LKM) Cek Pemahaman Selisih Piktogram
  15. Buku Panduan Guru Matematika untuk SD/MI Kelas IV (Hobri, dkk., 2022)
  16. Buku Siswa Matematika untuk SD/MI Kelas IV (Hobri, dkk., 2022)
  17. Penggaris dan pensil warna/krayon
  18. Lembar Kerja Siswa berpetak untuk pembuatan diagram batang
  19. Buku Panduan Guru Matematika untuk SD/MI Kelas IV, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, 2022 (Bab 6: Piktogram dan Diagram Batang, Aktivitas 4).
  20. Buku Siswa Matematika untuk SD/MI Kelas IV, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, 2022 (Bab 6, halaman 191).
  21. Lembar kerja berpetak penyajian diagram batang mendatar, penggaris, dan pensil warna.
  22. Buku Panduan Guru Matematika untuk SD/MI Kelas IV, Penerbit Kemendikbudristek 2022 (Bab 6)
  23. Buku Siswa Matematika untuk SD/MI Kelas IV, Penerbit Kemendikbudristek 2022 (Bab 6)
  24. Media bagan/poster diagram batang tegak dan mendatar skala satu satuan
  25. Lembar Kerja Murid (LKPD) 'Detektif Data Batang'
  26. Buku Panduan Guru Matematika untuk SD/MI Kelas IV (Hobri dkk., 2022)
  27. Buku Siswa Matematika untuk SD/MI Kelas IV (Hobri dkk., 2022)
  28. Lembar Kerja Asesmen Sumatif Bagian 1 (Kinerja Penyajian Piktogram dan Diagram Batang)
  29. Lembar Tes Tertulis Asesmen Sumatif Bagian 2 (Interpretasi Data Piktogram dan Diagram Batang)
  30. Penggaris dan pensil warna/alat tulis murid

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar bab ini secara penuh.

Apa isi bab ini?

Dokumen memuat seluruh pertemuan bab ini dalam satu berkas: tujuan pembelajaran per pertemuan, urutan kegiatan inti sesuai alokasi JP, pertanyaan pemantik, asesmen formatif, asesmen sumatif bab, rubrik, dan refleksi. Cocok dipakai sebagai persiapan tatap muka sekaligus lampiran supervisi.

Cara pakai bab ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.