Modul AjarPertemuan 3Bab 5Fase BSemester 2

Modul Ajar Matematika Kelas 4: Pengelompokan Segitiga Berdasarkan Besar Sudut

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Matematika kelas 4 dengan topik "Pengelompokan Segitiga Berdasarkan Besar Sudut". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Matematika Kelas 4: Pengelompokan Segitiga Berdasarkan Besar Sudut

Matematika - Kelas 4

Bab 5 - Pertemuan 3

MODUL AJAR

Matematika — Kelas 4 (Fase B)

Topik: Pengelompokan Segitiga Berdasarkan Besar Sudut

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranMatematika
Fase / KelasFase B / Kelas 4
TopikPengelompokan Segitiga Berdasarkan Besar Sudut
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat mendeskripsikan ciri segitiga lancip, segitiga siku-siku, dan segitiga tumpul berdasarkan besar sudutnya.
  2. Murid dapat mengelompokkan berbagai segitiga ke dalam jenis lancip, siku-siku, atau tumpul berdasarkan ciri sudutnya.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Pernahkah kalian memperhatikan atap rumah, rambu lalu lintas segitiga, atau bentuk pizza yang dipotong? Apakah sudut-sudutnya selalu sama besar?
  2. Jika kalian melihat dua segitiga yang bentuknya berbeda, kira-kira apa yang membuat keduanya terlihat berbeda?
  3. Menurut kalian, apakah mungkin sebuah segitiga memiliki sudut yang lebih besar dari 90°? Apa yang terjadi pada sudut-sudut lainnya?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru mengucapkan salam dan mengajak murid berdoa bersama sebelum belajar. (5 menit)
  • Guru mengecek kehadiran murid dan mengondisikan kelas agar siap belajar.
  • Asesmen awal diagnostik: Guru menampilkan 3 kartu gambar segitiga (lancip, siku-siku, tumpul) di papan tulis dan meminta murid menuliskan apa yang mereka ketahui tentang ketiga gambar tersebut pada selembar sticky note. Guru mengamati respons murid sebagai pemetaan awal pemahaman. (5 menit)
  • Guru menyampaikan pertanyaan pemantik secara lisan: 'Pernahkah kalian melihat atap rumah atau potongan pizza? Apakah sudut-sudutnya selalu sama?' untuk memancing rasa ingin tahu murid.
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini: murid akan belajar mendeskripsikan ciri dan mengelompokkan segitiga berdasarkan besar sudutnya.
  • Guru menginformasikan alur kegiatan: mengamati, berdiskusi kelompok, mempresentasikan, dan merefleksi.

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru membagikan Lembar Kerja Murid (LKM) berisi 3 gambar segitiga bernama l₁, l₂, dan l₃ kepada setiap murid. Murid diminta mengamati ketiga segitiga secara saksama. (Berkesadaran)
  • Murid mengukur besar masing-masing sudut pada setiap segitiga menggunakan busur derajat, lalu mencatat hasilnya dalam tabel yang telah disediakan di LKM (kolom: kode segitiga, titik sudut, besar sudut, jenis sudut). (Berkesadaran)
  • Murid mengisi tabel lanjutan: menghitung banyaknya sudut lancip, sudut siku-siku, dan sudut tumpul pada masing-masing segitiga.
  • Guru membimbing diskusi kelas dengan mengajukan pertanyaan: 'Sudut apa saja yang kalian temukan pada l₁? Bagaimana dengan l₂ dan l₃?' untuk membantu murid membangun pemahaman awal tentang perbedaan jenis sudut pada setiap segitiga. (Bermakna)
  • Guru menyajikan tayangan visual atau poster tiga segitiga berlabel (KLM lancip, KLM siku-siku, KLM tumpul) dan menjelaskan secara interaktif: segitiga lancip memiliki 3 sudut lancip; segitiga siku-siku memiliki tepat 1 sudut siku-siku; segitiga tumpul memiliki tepat 1 sudut tumpul. (Bermakna)

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru membentuk kelompok beranggotakan 3–4 murid. Setiap kelompok mendapatkan amplop berisi 6 kartu gambar segitiga berbeda (campuran lancip, siku-siku, dan tumpul tanpa label). (Menggembirakan)
  • Setiap kelompok berdiskusi untuk mengelompokkan 6 kartu segitiga tersebut ke dalam tiga kategori: lancip, siku-siku, tumpul — berdasarkan ciri sudutnya yang telah mereka temukan pada tahap Memahami. Murid menempelkan kartu pada lembar pengelompokan yang disediakan. (Bermakna)
  • Setiap kelompok mendiskusikan pertanyaan panduan di LKM: (a) Ciri apa yang dimiliki segitiga lancip? (b) Ciri apa yang dimiliki segitiga siku-siku? (c) Ciri apa yang dimiliki segitiga tumpul? (d) Apakah ada ciri yang sama antara dua jenis segitiga? (e) Apakah ada ciri yang hanya dimiliki satu jenis segitiga?
  • Guru berkeliling memantau diskusi, memberikan pertanyaan penggiring kepada kelompok yang mengalami kesulitan, dan memberi tantangan tambahan kepada kelompok yang sudah selesai lebih cepat. (Diferensiasi proses)
  • Perwakilan 1–2 kelompok mempresentasikan hasil pengelompokan dan kesimpulan mereka di depan kelas dengan percaya diri. Kelompok lain menanggapi atau menambahkan. (Komunikasi, Kolaborasi)
  • Guru bersama murid merumuskan kesimpulan bersama: 'Segitiga lancip adalah segitiga yang ketiga sudutnya lancip. Segitiga siku-siku adalah segitiga yang memiliki tepat satu sudut siku-siku. Segitiga tumpul adalah segitiga yang memiliki tepat satu sudut tumpul.' (Bermakna)

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Murid mengerjakan 3 soal latihan mandiri di LKM: diberikan gambar atau deskripsi ukuran sudut sebuah segitiga, murid menentukan jenisnya dan menjelaskan alasannya secara tertulis. (Kemandirian, Berkesadaran)
  • Murid melakukan penilaian diri (self-assessment) dengan mengisi kolom 'Sudah Bisa / Masih Perlu Latihan' di LKM terhadap dua tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan.
  • Murid menuliskan satu hal yang paling mereka pahami dan satu hal yang masih membingungkan pada sticky note (exit ticket), lalu menempelkannya di papan 'Aku Paham / Aku Masih Bingung'. (Berkesadaran)
  • Guru membaca hasil exit ticket secara sekilas untuk menentukan tindak lanjut pembelajaran berikutnya.

Penutup:

  • Guru mengajak murid mereview bersama kesimpulan pembelajaran: 'Apa saja jenis segitiga berdasarkan sudutnya? Apa ciri masing-masing?' melalui tanya jawab singkat. (5 menit)
  • Guru memberikan umpan balik positif atas partisipasi murid selama pembelajaran dan menegaskan kembali poin kunci: setiap jenis segitiga memiliki satu ciri unik yang tidak dimiliki jenis lainnya.
  • Guru menginformasikan materi pertemuan berikutnya (Bab 5 lanjutan) agar murid dapat mempersiapkan diri.
  • Guru menutup pembelajaran dengan mengajak murid bersyukur atas ilmu yang diperoleh dan mengucapkan salam.

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang belum siap diberikan kartu segitiga dengan ukuran sudut yang sudah tertulis di setiap titik sudutnya, sehingga tidak perlu mengukur sendiri dan dapat langsung fokus pada pengelompokan. Murid yang sudah siap diberikan kartu segitiga tanpa label ukuran sudut dan harus mengukur menggunakan busur derajat secara mandiri.
  • Proses: Murid yang membutuhkan dukungan lebih dapat bekerja berpasangan dalam mengisi tabel pengukuran dan mendapatkan bimbingan langsung dari guru. Murid yang cepat menyelesaikan tugas kelompok diberi tantangan tambahan: membuat soal cerita singkat yang mengandung ketiga jenis segitiga dan menukar soal dengan kelompok lain untuk dijawab.
  • Produk: Murid menunjukkan pemahaman melalui LKM yang telah diisi (tabel pengukuran dan lembar pengelompokan). Murid yang ingin menunjukkan pemahaman lebih mendalam dapat menggambar sendiri satu contoh untuk setiap jenis segitiga dan menandai sudut-sudutnya.

ASESMEN

Awal:

  • Guru menampilkan 3 kartu gambar segitiga (lancip, siku-siku, tumpul) dan meminta murid menuliskan apa yang mereka ketahui tentang gambar tersebut pada sticky note. Guru mengamati respons untuk memetakan pemahaman awal murid tentang jenis-jenis sudut dan segitiga sebelum pembelajaran dimulai.

Proses:

  • Observasi langsung saat murid mengukur sudut dengan busur derajat dan mengisi tabel LKM: guru mencatat murid yang mengalami kesulitan teknis maupun konseptual.
  • Observasi diskusi kelompok saat mengelompokkan kartu segitiga: guru menilai ketepatan pengelompokan dan kualitas alasan yang disampaikan dalam kelompok.
  • Pertanyaan lisan guru kepada individu atau kelompok selama diskusi berlangsung untuk mengecek pemahaman secara real-time.
  • Penilaian diri murid pada LKM (kolom 'Sudah Bisa / Masih Perlu Latihan') sebagai asesmen sebagai pembelajaran (assessment as learning).

Akhir:

  • Tiga soal latihan mandiri di LKM: murid diberikan gambar atau deskripsi ukuran sudut segitiga dan diminta menentukan jenisnya (lancip/siku-siku/tumpul) serta menuliskan alasan berdasarkan ciri sudut yang telah dipelajari.
  • Exit ticket: murid menuliskan satu hal yang paling dipahami dan satu hal yang masih membingungkan; guru menggunakan informasi ini untuk merencanakan tindak lanjut pada pertemuan berikutnya.

Formatif:

  • Observasi guru selama diskusi kelompok: guru mengamati kemampuan murid berdiskusi, ketepatan pengelompokan kartu segitiga, dan kualitas argumen yang dikemukakan.
  • Presentasi kelompok: guru menilai kemampuan murid mengomunikasikan ciri dan hasil pengelompokan segitiga secara lisan.
  • Penilaian diri (self-assessment) pada LKM: murid menilai sendiri ketercapaian dua tujuan pembelajaran.
  • Exit ticket (sticky note): murid menuliskan satu hal yang dipahami dan satu hal yang masih membingungkan sebagai umpan balik proses belajar.

Sumatif:

  • Soal latihan mandiri 3 butir di LKM (tahap Merefleksi): murid menentukan jenis segitiga berdasarkan deskripsi atau gambar sudut dan menjelaskan alasan secara tertulis.
  • Penilaian LKM lengkap: mencakup ketepatan pengisian tabel pengukuran sudut dan ketepatan pengelompokan kartu segitiga.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Mendeskripsikan ciri segitiga lancip, siku-siku, dan tumpul berdasarkan besar sudut (TP 4.5.3.1)Murid belum dapat menyebutkan ciri sudut dari ketiga jenis segitiga meskipun dengan bantuan.Murid dapat menyebutkan ciri sudut dari satu jenis segitiga dengan benar, namun masih keliru untuk dua jenis lainnya.Murid dapat mendeskripsikan ciri sudut dari dua jenis segitiga dengan benar dan satu jenis dengan sedikit kekeliruan.Murid dapat mendeskripsikan dengan tepat dan lengkap ciri sudut ketiga jenis segitiga (lancip: 3 sudut lancip; siku-siku: 1 sudut siku-siku; tumpul: 1 sudut tumpul) serta menjelaskan perbedaan unik masing-masing.
Mengelompokkan segitiga ke dalam jenis lancip, siku-siku, atau tumpul (TP 4.5.3.2)Murid tidak dapat mengelompokkan segitiga ke dalam jenis yang tepat, bahkan dengan bantuan kartu ciri.Murid dapat mengelompokkan 1–2 dari 6 kartu segitiga dengan benar; pengelompokan lainnya masih keliru.Murid dapat mengelompokkan 3–5 dari 6 kartu segitiga dengan benar dan dapat menyebutkan alasan untuk sebagian besar pengelompokan.Murid dapat mengelompokkan seluruh kartu segitiga (6/6) dengan benar dan mampu menjelaskan alasan setiap pengelompokan berdasarkan ciri sudutnya secara tepat dan mandiri.
Komunikasi dan kolaborasi dalam diskusi kelompokMurid tidak berpartisipasi dalam diskusi kelompok dan tidak mengomunikasikan pendapatnya.Murid sesekali berpartisipasi dalam diskusi namun pendapat yang disampaikan kurang relevan dengan topik.Murid aktif berpartisipasi dalam diskusi, menyampaikan pendapat yang relevan, dan mendengarkan pendapat anggota kelompok lain.Murid sangat aktif dalam diskusi, menyampaikan pendapat dengan alasan yang logis, merespons pendapat teman secara konstruktif, dan membantu anggota kelompok yang mengalami kesulitan.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah seluruh murid dapat mencapai kedua tujuan pembelajaran pada pertemuan ini? Murid mana yang membutuhkan pendampingan lebih lanjut?
  • Apakah kegiatan pengukuran sudut dengan busur derajat berjalan efektif dan efisien dalam alokasi waktu yang tersedia?
  • Apakah pertanyaan pemantik dan diskusi kelompok berhasil memancing murid untuk berpikir kritis tentang perbedaan jenis segitiga?
  • Apa yang perlu diperbaiki dari strategi diferensiasi yang diterapkan pada pertemuan ini?
  • Berdasarkan exit ticket murid, konsep apa yang masih perlu diperkuat pada pertemuan berikutnya?

Refleksi Murid:

  • Apa yang sudah kamu pahami tentang segitiga lancip, siku-siku, dan tumpul hari ini?
  • Bagian mana dari pembelajaran hari ini yang menurutmu paling menarik? Mengapa?
  • Apakah ada bagian yang masih membingungkan bagimu? Apa yang ingin kamu tanyakan atau pelajari lebih lanjut?
  • Bagaimana perasaanmu saat berdiskusi dan bekerja sama dalam kelompok hari ini?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Matematika untuk SD/MI Kelas IV (Kurikulum Merdeka) — Bab 5: Bangun Datar, halaman 154–157
  2. Buku Panduan Guru Matematika untuk SD/MI Kelas IV (Kurikulum Merdeka) — Bab 5: Bangun Datar, halaman 186–187
  3. Busur derajat (1 buah per murid atau per pasangan)
  4. Lembar Kerja Murid (LKM) yang memuat gambar segitiga l₁, l₂, l₃; tabel pengukuran sudut; dan lembar pengelompokan
  5. Kartu gambar segitiga (6 kartu per kelompok, campuran jenis lancip, siku-siku, dan tumpul)
  6. Kartu gambar/poster tiga jenis segitiga berlabel untuk tayangan di depan kelas
  7. Sticky note dua warna (untuk asesmen awal dan exit ticket)
  8. Papan tulis dan spidol atau media proyeksi untuk menampilkan gambar dan kesimpulan bersama

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.