MODUL AJAR Matematika — Kelas 4 (Fase B) Topik: Bab 3 — Pola Gambar dan Pola Bilangan INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | Matematika |
|---|
| Fase / Kelas | Fase B / Kelas 4 |
|---|
| Topik | Bab 3 — Pola Gambar dan Pola Bilangan |
|---|
| Alokasi Waktu | 15 JP (15 x 35 menit = 525 menit) |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 6 |
|---|
| Tahun Ajaran | 2026/2027 |
|---|
| Semester | 1 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- TP 4.3.1 Mengidentifikasi pola gambar membesar yang melibatkan penjumlahan pada bilangan cacah sampai 100
- TP 4.3.2 Mengidentifikasi pola gambar mengecil yang melibatkan pengurangan pada bilangan cacah sampai 100
- TP 4.3.3 Mengembangkan pola gambar membesar dan mengecil yang melibatkan penjumlahan dan pengurangan pada bilangan cacah sampai 100
- TP 4.3.4 Mengidentifikasi pola bilangan membesar yang melibatkan penjumlahan pada bilangan cacah sampai 100
- TP 4.3.5 Mengidentifikasi pola bilangan mengecil yang melibatkan pengurangan pada bilangan cacah sampai 100
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | | | Kewargaan | | | Penalaran Kritis | ✓ | | Kreativitas | ✓ | | Kolaborasi | ✓ | | Kemandirian | ✓ | | Kesehatan | | | Komunikasi | |
PERTANYAAN PEMANTIK- Jika kumpulan pertama ada 2 kelereng dan kumpulan kedua ada 5 kelereng, apa yang terjadi pada jumlah kelereng tersebut?
- Bagaimana cara kita mengetahui aturan penambahan banyak benda pada susunan gambar yang semakin membesar?
- Apa yang kalian perhatikan jika jumlah kelereng dalam kumpulan gambar semakin ke kanan jumlahnya berkurang secara teratur?
- Bagaimana cara kita mengetahui banyaknya gambar pada kumpulan berikutnya jika setiap langkah selalu berkurang dengan selisih yang sama?
- Bagaimana caramu melanjutkan susunan gambar benda yang jumlahnya semakin banyak atau semakin sedikit secara teratur?
- Jika kamu diminta membuat pola gambarmu sendiri dengan aturan penjumlahan atau pengurangan tertentu, gambar apa yang ingin kamu buat dan bagaimana polanya?
- Jika ada barisan bilangan 3, 7, 11, apakah bilangannya semakin membesar atau mengecil?
- Berapakah bilangan yang selalu ditambahkan pada loncatan barisan tersebut untuk menentukan bilangan berikutnya?
- Jika sebuah barisan bilangan dimulai dari 50, 45, lalu 40, apakah bilangannya semakin besar atau semakin kecil?
- Bagaimana caramu mengetahui bilangan berikutnya dari barisan bilangan yang angkanya terus berkurang secara teratur?
- Bagaimana caramu menentukan aturan pertambahan atau pengurangan dalam suatu pola gambar?
- Bagaimana caramu menemukan bilangan yang tepat untuk mengisi bagian rumpang pada pola bilangan?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1 — Mengidentifikasi Pola Gambar Membesar yang Melibatkan Penjumlahan Bilangan Cacah sampai 100 — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 4.3.1 Mengidentifikasi pola gambar membesar yang melibatkan penjumlahan pada bilangan cacah sampai 100
Pendahuluan:- Guru membuka kelas dengan salam, menyapa murid, dan mengajak berdoa bersama (5 menit).
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini, yaitu mengidentifikasi pola gambar membesar yang melibatkan penjumlahan bilangan cacah sampai 100 (5 menit).
- Guru melakukan asesmen awal diagnostik singkat dengan menampilkan 2 gambar kumpulan titik: Kumpulan A (3 titik) dan Kumpulan B (7 titik), lalu meminta murid menghitung banyak titik dan menentukan selisih penambahannya (acuan: Kumpulan A = 3, Kumpulan B = 7, bertambah 4 titik) (5 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Murid mengamati gambar susunan buah jeruk pada papan tulis: Kumpulan 1 berisi 2 buah jeruk, Kumpulan 2 berisi 4 buah jeruk, dan Kumpulan 3 berisi 6 buah jeruk (10 menit).
- Guru memandu murid mencermati perubahan banyak jeruk dari kumpulan ke kumpulan dengan menghitung selisihnya: dari 2 ke 4 bertambah 2 jeruk (+2), dari 4 ke 6 bertambah 2 jeruk (+2) (10 menit).
- Murid bersama guru menyimpulkan bahwa susunan gambar tersebut merupakan pola gambar membesar karena banyaknya benda bertambah secara teratur dengan aturan penjumlahan yang tetap (+2) (5 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):- Guru mengadakan permainan kelompok 'Tebak Pola Benda Konkret': setiap kelompok menerima kartu bergambar susunan benda dan kelereng/batu kerikil untuk memverifikasi pola pertambahan secara riang dan kompetitif (15 menit).
- Dalam kelompok beranggotakan 4-5 orang, murid mengerjakan Lembar Aktivitas yang memuat 3 susunan pola gambar membesar: Pola 1 bergambar bintang (3 bintang, 6 bintang, 9 bintang; acuan: pola bertambah 3), Pola 2 bergambar lingkaran (4 lingkaran, 8 lingkaran, 12 lingkaran; acuan: pola bertambah 4), dan Pola 3 bergambar segitiga (5 segitiga, 10 segitiga, 15 segitiga; acuan: pola bertambah 5) (15 menit).
- Setiap kelompok menghitung banyak objek pada setiap kumpulan, menentukan selisih pertambahan antarkumpulan, dan mengidentifikasi aturan penjumlahan yang membentuk pola gambar tersebut (15 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Perwakilan kelompok menyebutkan hasil identifikasi aturan penjumlahan pada masing-masing pola gambar dan mencocokkannya bersama kelompok lain (10 menit).
- Murid meninjau kembali langkah berpikir yang digunakan: menghitung jumlah objek pada setiap kumpulan lalu mencari selisih/nilai penjumlahan yang sama antar-kumpulan secara berurutan (5 menit).
Penutup:- Guru memberikan cek pemahaman mandiri 1 soal: menentukan aturan penambahan pola gambar persegi (Kumpulan 1 = 6 persegi, Kumpulan 2 = 9 persegi, Kumpulan 3 = 12 persegi; acuan: bertambah 3 atau +3) (3 menit).
- Guru membimbing murid menyimpulkan bahwa pola gambar membesar selalu bertambah dengan bilangan cacah yang sama melalui operasi penjumlahan (1 menit).
- Guru menutup kegiatan pembelajaran dengan doa dan salam (1 menit).
Diferensiasi:- Konten: Menyediakan media benda konkret (kelereng/kerikil) bagi kelompok yang membutuhkan visualisasi nyata, serta kartu bergambar langsung bagi yang sudah siap.
- Proses: Memberikan bimbingan terfokus pada kelompok yang masih keliru menghitung selisih pertambahan, sementara kelompok mandiri menyelesaikan identifikasi pola secara langsung.
- Produk: Kelompok dapat menuliskan aturan penambahan dalam bentuk simbol matematika (+N) atau kalimat deskriptif penjumlahan ('bertambah N').
Asesmen Pertemuan:Awal:- Tanya jawab diagnostik dengan menampilkan 2 gambar susunan titik: Kumpulan A berisi 3 titik dan Kumpulan B berisi 7 titik. Murid diminta menyebutkan banyak titik pada tiap kumpulan dan selisih pertambahannya. (Acuan: Kumpulan A = 3, Kumpulan B = 7; bertambah 4 titik).
Proses:- Pemeriksaan ketepatan pengisian Lembar Aktivitas kelompok yang memuat 3 susunan pola gambar membesar. (Acuan kunci: Pola 1 [3, 6, 9] bertambah 3 atau +3; Pola 2 [4, 8, 12] bertambah 4 atau +4; Pola 3 [5, 10, 15] bertambah 5 atau +5).
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman individu di akhir sesi: Murid mengidentifikasi aturan penjumlahan dari pola gambar persegi dengan urutan Kumpulan 1 = 6 persegi, Kumpulan 2 = 9 persegi, dan Kumpulan 3 = 12 persegi. (Acuan kunci: pola gambar membesar dengan aturan penjumlahan bertambah 3 atau +3).
Formatif:- Observasi unjuk kerja kelompok saat mengidentifikasi pola gambar membesar dan menghitung selisih pertambahan
- Pemeriksaan Lembar Aktivitas identifikasi 3 susunan pola gambar membesar
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Mengidentifikasi pola gambar membesar yang melibatkan penjumlahan bilangan cacah sampai 100 | Belum mampu menentukan banyaknya benda pada kumpulan gambar dan belum mampu menentukan aturan penjumlahan pada pola gambar membesar. | Mampu menentukan banyaknya benda pada kumpulan gambar, tetapi hanya tepat mengidentifikasi aturan penjumlahan pada 1 dari 3 susunan pola gambar membesar yang diberikan. | Mampu menentukan banyaknya benda pada kumpulan gambar dan tepat mengidentifikasi aturan penjumlahan pada 2 dari 3 susunan pola gambar membesar yang diberikan. | Mampu menentukan banyaknya benda pada kumpulan gambar dan tepat mengidentifikasi aturan penjumlahan pada seluruh (3 dari 3) susunan pola gambar membesar yang diberikan secara mandiri. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah penggunaan media konkret/gambar membantu seluruh murid menemukan aturan penjumlahan pada pola gambar membesar?
- Bagian mana dari langkah identifikasi pola yang paling sering mengalami kekeliruan perhitungan oleh murid?
Murid:- Bagaimana caramu mengetahui bahwa suatu susunan gambar merupakan pola gambar membesar?
- Apakah kamu merasa mudah menemukan berapa banyak penambahan benda dari kumpulan satu ke kumpulan berikutnya?
Pertemuan 2 — Mengidentifikasi Pola Gambar Mengecil yang Melibatkan Pengurangan Bilangan Cacah sampai 100 — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 4.3.2 Mengidentifikasi pola gambar mengecil yang melibatkan pengurangan pada bilangan cacah sampai 100
Pendahuluan:- Guru mengondisikan kelas, menyapa murid, mengajak berdoa bersama, dan mengecek kehadiran murid (5 menit).
- Guru melakukan asesmen diagnostik singkat dengan menampilkan 2 susunan gambar noktah di papan tulis: Barisan A (12 titik -> 9 titik -> 6 titik) dan Barisan B (10 titik -> 8 titik -> 7 titik), lalu meminta murid mengidentifikasi barisan mana yang berkurang dengan selisih tetap (10 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Bermakna, Berkesadaran):- Murid menyimak penjelasan guru dan mencermati peragaan manipulatif 3 wadah berisi kelereng: Kumpulan 1 berisi 15 kelereng, Kumpulan 2 berisi 12 kelereng, dan Kumpulan 3 berisi 9 kelereng untuk memahami konsep pola gambar mengecil yang berkurang tetap sebanyak 3 kelereng (15 menit).
- Murid secara berpasangan melakukan pengamatan gambar permen pada buku siswa halaman 93 (Kumpulan 1: 9 permen, Kumpulan 2: 7 permen, Kumpulan 3: 5 permen) dan menghitung selisih pengurangan antar-kumpulan secara teliti (10 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):- Murid berkelompok (4-5 orang) memainkan permainan tantangan manipulatif 'Detektif Kelereng Berkurang', menyusun kelereng/batu kerikil sesuai kartu pola mengecil yang dibagikan guru, lalu menentukan banyaknya benda pada kumpulan ke-4 berikutnya (20 menit).
- Murid mengerjakan Lembar Aktivitas berisi 4 soal mengidentifikasi pola gambar mengecil: Soal 1 (Gambar bintang: 16 -> 12 -> 8; menentukan kumpulan berikutnya), Soal 2 (Gambar lingkaran: 20 -> 15 -> 10; menentukan kumpulan berikutnya), Soal 3 (Gambar segitiga: 18 -> 14 -> 10; menentukan kumpulan berikutnya), dan Soal 4 (Gambar persegi: 25 -> 20 -> 15; menentukan kumpulan berikutnya) (25 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid bersama kelompoknya memeriksa kesesuaian hasil hitungan selisih pengurangan pola gambar dengan mencocokkan benda konkret pada tiap susunan kumpulan gambar (10 menit).
Penutup:- Murid bersama guru menyimpulkan aturan pola gambar mengecil yaitu kumpulan gambar yang banyaknya selalu berkurang dengan bilangan cacah yang sama antar-tahap (5 menit).
- Guru memberikan cek pemahaman akhir singkat 1 soal cepat di papan tulis dan menutup pembelajaran dengan doa bersama (5 menit).
Diferensiasi:- Konten: Murid yang membutuhkan bimbingan diberikan objek manipulatif konkret (batu kerikil/kelereng) untuk menghitung selisih pengurangan secara langsung; murid yang mahir diberikan gambar dengan bilangan awal lebih besar (hingga 50) dan selisih pengurangan bervariasi.
- Proses: Pendampingan intensif secara perorangan/kelompok kecil bagi murid yang kesulitan menghitung selisih pengurangan benda.
- Produk: Murid dapat menunjukkan hasil identifikasi pola mengecil dengan menggambar susunan noktah atau melingkari jumlah benda yang tepat pada lembar kerja.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Tanya jawab diagnostik di awal pembelajaran mengidentifikasi pola berkurang tetap dari 2 barisan noktah di papan tulis: Barisan A (12 titik -> 9 titik -> 6 titik) dan Barisan B (10 titik -> 8 titik -> 7 titik). (Acuan: Barisan A merupakan pola gambar mengecil yang benar karena memiliki selisih pengurangan tetap yaitu berkurang 3 pada tiap tahap; Barisan B bukan pola tetap karena berkurang 2 lalu berkurang 1).
Proses:- Pengamatan formatif saat murid menyelesaikan 4 soal Lembar Aktivitas mengidentifikasi pola gambar mengecil: Soal 1: Pola bintang 16 -> 12 -> 8 (Acuan: selisih berkurang 4, kumpulan ke-4 adalah 4 bintang); Soal 2: Pola lingkaran 20 -> 15 -> 10 (Acuan: selisih berkurang 5, kumpulan ke-4 adalah 5 lingkaran); Soal 3: Pola segitiga 18 -> 14 -> 10 (Acuan: selisih berkurang 4, kumpulan ke-4 adalah 6 segitiga); Soal 4: Pola persegi 25 -> 20 -> 15 (Acuan: selisih berkurang 5, kumpulan ke-4 adalah 10 persegi).
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman 1 soal akhir: Tentukan banyak gambar hati pada kumpulan ke-4 dari pola gambar mengecil berikut: Kumpulan 1 = 14 hati, Kumpulan 2 = 11 hati, Kumpulan 3 = 8 hati. (Acuan: Kumpulan ke-4 berisi 5 buah gambar hati, diperoleh dari pengurangan tetap 3 buah hati pada setiap langkah).
Formatif:- Observasi unjuk kerja saat menyusun benda manipulatif kelereng dalam kelompok
- Pemeriksaan ketepatan penyelesaian Lembar Aktivitas identifikasi pola gambar mengecil
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Ketepatan mengidentifikasi selisih pengurangan dan menentukan banyak benda pada pola gambar mengecil | Belum mampu mengidentifikasi selisih pengurangan tetap dan belum tepat menentukan kumpulan berikutnya pada 4 soal yang diberikan. | Mampu mengidentifikasi selisih pengurangan tetap dan menentukan banyak benda pada kumpulan berikutnya secara tepat pada 1-2 dari 4 soal Lembar Aktivitas (Acuan: Soal 1 = 4 bintang, Soal 2 = 5 lingkaran, Soal 3 = 6 segitiga, Soal 4 = 10 persegi). | Mampu mengidentifikasi selisih pengurangan tetap dan menentukan banyak benda pada kumpulan berikutnya secara tepat pada 3 dari 4 soal Lembar Aktivitas (Acuan: Soal 1 = 4 bintang, Soal 2 = 5 lingkaran, Soal 3 = 6 segitiga, Soal 4 = 10 persegi). | Mampu mengidentifikasi selisih pengurangan tetap dan menentukan banyak benda pada kumpulan berikutnya secara tepat pada seluruh 4 soal Lembar Aktivitas (Acuan: Soal 1 = 4 bintang, Soal 2 = 5 lingkaran, Soal 3 = 6 segitiga, Soal 4 = 10 persegi) secara mandiri. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah media konkret kelereng dan gambar membantu murid memahami konsep pengurangan tetap pada pola gambar mengecil?
- Bagian mana dari langkah identifikasi pola gambar mengecil yang masih menimbulkan kesulitan bagi murid?
Murid:- Apa yang kamu lakukan jika ingin mengetahui banyaknya gambar pada susunan selanjutnya yang semakin sedikit?
- Kegiatan mana yang paling membantumu memahami pola gambar mengecil hari ini?
Pertemuan 3 — Mengembangkan Pola Gambar Membesar dan Mengecil Melalui Penjumlahan dan Pengurangan Bilangan Cacah sampai 100 — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 4.3.3 Mengembangkan pola gambar membesar dan mengecil yang melibatkan penjumlahan dan pengurangan pada bilangan cacah sampai 100
Pendahuluan:- Guru membuka pembelajaran dengan salam, mengajak murid berdoa singkat, dan mengecek kehadiran murid (3 menit).
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini, yaitu mengembangkan pola gambar membesar dan pola gambar mengecil yang melibatkan penjumlahan dan pengurangan bilangan cacah sampai 100 (4 menit).
- Guru melaksanakan asesmen awal singkat untuk memetakan kesiapan murid dalam mengembangkan pola gambar: murid mengamati di papan tulis gambar Pola A (3 bintang, 6 bintang, 9 bintang) dan Pola B (12 lingkaran, 9 lingkaran, 6 lingkaran), lalu diminta menentukan banyak gambar pada kumpulan ke-4 untuk Pola A dan Pola B (acuan: Pola A kumpulan ke-4 = 12 bintang [aturan +3]; Pola B kumpulan ke-4 = 3 lingkaran [aturan -3]) (8 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Bermakna):- Murid menyimak demonstrasi guru tentang cara mengembangkan pola gambar membesar (penjumlahan konstan) dan pola gambar mengecil (pengurangan konstan) menggunakan media benda konkret/gambar kelereng di papan flanel (10 menit).
- Murid secara berpasangan menganalisis 2 contoh pola gambar pada kartu peraga: Kartu 1 (pola membesar: kumpulan 1 = 4 segitiga, kumpulan 2 = 8 segitiga, kumpulan 3 = 12 segitiga; acuan pengembangan kumpulan 4 = 16 segitiga [+4]) dan Kartu 2 (pola mengecil: kumpulan 1 = 20 persegi, kumpulan 2 = 15 persegi, kumpulan 3 = 10 persegi; acuan pengembangan kumpulan 4 = 5 persegi [-5]) (15 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan):- Murid berkelompok (3-4 orang) memainkan permainan tantangan 'Sambung Pola Gambar': setiap kelompok menerima kartu tantangan berisi 2 tugas mengembangkan pola gambar: Tugas 1 (pola membesar: kumpulan 1 = 5 lingkaran, kumpulan 2 = 10 lingkaran, kumpulan 3 = 15 lingkaran; murid mengembangkan kumpulan 4 dan 5; acuan: kumpulan 4 = 20 lingkaran, kumpulan 5 = 25 lingkaran [+5]) dan Tugas 2 (pola mengecil: kumpulan 1 = 24 daun, kumpulan 2 = 18 daun, kumpulan 3 = 12 daun; murid mengembangkan kumpulan 4 dan 5; acuan: kumpulan 4 = 6 daun, kumpulan 5 = 0 daun [-6]) (25 menit).
- Setiap murid secara individu mengerjakan Lembar Kerja Mandiri 'Kreasi Pola Gambarku': murid membuat dan mengembangkan sendiri 1 pola gambar membesar (minimal 4 kumpulan) dan 1 pola gambar mengecil (minimal 4 kumpulan) dengan menentukan aturan penjumlahan atau pengurangan bilangan cacah pilihannya sendiri di bawah 100 (20 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid saling menukar lembar kerja dengan teman sebangku untuk memeriksa ketepatan jumlah gambar pada tiap kumpulan sesuai aturan penjumlahan/pengurangan yang ditentukan pasangannya (10 menit).
Penutup:- Murid bersama guru menyimpulkan cara mengembangkan pola gambar membesar (menambahkan jumlah gambar yang tetap secara konsisten) dan pola gambar mengecil (mengurangkan jumlah gambar yang tetap secara konsisten) (5 menit).
- Guru memberikan asesmen akhir berupa 2 butir cek pemahaman singkat di buku tulis: (1) Lanjutkan 2 kumpulan berikutnya dari pola gambar membesar: 2 bunga, 5 bunga, 8 bunga; (2) Lanjutkan 2 kumpulan berikutnya dari pola gambar mengecil: 16 segitiga, 12 segitiga, 8 segitiga (acuan jawaban: nomor 1 = 11 bunga dan 14 bunga [aturan +3]; nomor 2 = 4 segitiga dan 0 segitiga [aturan -4]) (4 menit).
- Guru menutup pertemuan pembelajaran dengan apresiasi atas kerja sama murid dan doa penutup (1 menit).
Diferensiasi:- Konten: Menyediakan media manipulatif benda konkret (batu kerikil/kancing hitung) bagi murid yang membutuhkan bantuan visual-taktil, serta kartu tantangan berangka hingga 100 bagi murid yang siap.
- Proses: Memberikan bimbingan terarah bertahap bagi kelompok yang kesulitan menemukan selisih penambahan/pengurangan, sementara kelompok mahir langsung merancang pola gambar mandiri dengan aturan kombinasi angka lebih besar.
- Produk: Murid bebas memilih bentuk objek gambar yang digambar (bintang, lingkaran, bunga, bangun datar) asalkan pola jumlah membesar dan mengecilnya tepat dan teratur.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Cek diagnostik di awal pembelajaran: Murid mengamati gambar susunan Pola A (3, 6, 9 bintang) dan Pola B (12, 9, 6 lingkaran) lalu menuliskan banyak gambar pada kumpulan ke-4. Acuan jawaban: Pola A kumpulan ke-4 = 12 bintang (aturan +3); Pola B kumpulan ke-4 = 3 lingkaran (aturan -3).
Proses:- Pemeriksaan ketepatan pengisian tugas kelompok pada kartu tantangan: (1) Tugas 1 pola membesar 5, 10, 15 (acuan kumpulan 4 = 20 lingkaran, kumpulan 5 = 25 lingkaran); (2) Tugas 2 pola mengecil 24, 18, 12 (acuan kumpulan 4 = 6 daun, kumpulan 5 = 0 daun).
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman 2 butir tertulis di akhir sesi: Butir 1 (lanjutkan 2 kumpulan pola membesar: 2 bunga, 5 bunga, 8 bunga; acuan: 11 bunga dan 14 bunga [aturan +3]). Butir 2 (lanjutkan 2 kumpulan pola mengecil: 16 segitiga, 12 segitiga, 8 segitiga; acuan: 4 segitiga dan 0 segitiga [aturan -4]). Kriteria keberhasilan: menjawab kedua butir dengan benar.
Formatif:- Observasi unjuk kerja saat kerja kelompok memecahkan kartu tantangan 'Sambung Pola Gambar'
- Penilaian produk Lembar Kerja Mandiri 'Kreasi Pola Gambarku'
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Mengembangkan pola gambar membesar yang melibatkan penjumlahan bilangan cacah sampai 100 | Belum mampu menentukan jumlah dan menggambar kelanjutan pola gambar membesar dengan benar meski telah diberikan bimbingan. | Mampu menggambar kelanjutan pola gambar membesar dengan benar sebanyak 1 kumpulan lanjutan dengan bantuan guru. | Mampu mengembangkan dan menggambar kelanjutan pola gambar membesar (minimal 2 kumpulan lanjutan) dengan penambahan yang tepat dan konsisten secara mandiri. | Mampu membuat sendiri pola gambar membesar dari kumpulan awal hingga minimal 4 kumpulan lanjutan dengan aturan penjumlahan konsisten secara tepat dan mandiri. | | Mengembangkan pola gambar mengecil yang melibatkan pengurangan bilangan cacah sampai 100 | Belum mampu menentukan jumlah dan menggambar kelanjutan pola gambar mengecil dengan benar meski telah diberikan bimbingan. | Mampu menggambar kelanjutan pola gambar mengecil dengan benar sebanyak 1 kumpulan lanjutan dengan bantuan guru. | Mampu mengembangkan dan menggambar kelanjutan pola gambar mengecil (minimal 2 kumpulan lanjutan) dengan pengurangan yang tepat dan konsisten secara mandiri. | Mampu membuat sendiri pola gambar mengecil dari kumpulan awal hingga minimal 4 kumpulan lanjutan dengan aturan pengurangan konsisten secara tepat dan mandiri. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah penggunaan media kartu peraga dan tantangan kelompok efektif memfasilitasi pemahaman murid dalam mengembangkan pola gambar?
- Bagian mana dari kegiatan pengembangan pola gambar yang masih menjadi kendala bagi murid berkemampuan rendah?
Murid:- Apakah kamu lebih mudah membuat pola gambar yang membesar atau yang mengecil? Mengapa?
- Bagian kegiatan mana hari ini yang paling menyenangkan bagimu saat berkreasi membuat susunan gambar berpola?
Pertemuan 4 — Mengidentifikasi Pola Bilangan Membesar yang Melibatkan Penjumlahan Bilangan Cacah sampai 100 — 2 JP (2 x 35 menit = 70 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 4.3.4 Mengidentifikasi pola bilangan membesar yang melibatkan penjumlahan pada bilangan cacah sampai 100
Pendahuluan:- Guru membuka kelas dengan salam, menyapa murid, dan mengondisikan kesiapan belajar (2 menit).
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini, yaitu mengidentifikasi pola bilangan membesar yang melibatkan penjumlahan bilangan cacah sampai 100 (3 menit).
- Guru melakukan asesmen awal diagnostik singkat secara lisan dan tulisan di papan tulis dengan menuliskan 2 barisan: (1) 4, 8, 12, ... dan (2) 15, 20, 25, ... lalu meminta murid menyebutkan aturan loncatannya (acuan: barisan 1 bertambah 4; barisan 2 bertambah 5) (5 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Murid mengamati deret bilangan membesar di papan tulis: 5, 11, 17, 23, ... kemudian menghitung selisih antarbilangan berurutan dengan bimbingan guru (11 - 5 = 6; 17 - 11 = 6; 23 - 17 = 6) sehingga memahami bahwa polanya adalah penjumlahan tetap +6 (10 menit).
- Murid menyimak penjelasan bahwa pola bilangan membesar adalah susunan bilangan yang nilainya semakin besar karena melibatkan operasi penjumlahan bilangan cacah yang teratur (5 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):- Murid berpasangan memainkan permainan tantangan tebak loncatan 'Detektif Pola': murid menerima 4 kartu barisan bilangan membesar, yaitu (A) 8, 13, 18, 23; (B) 12, 16, 20, 24; (C) 21, 28, 35, 42; (D) 30, 39, 48, 57 dan secara bergantian menentukan aturan penjumlahan serta 1 bilangan berikutnya (acuan: A aturan +5, bilangan berikutnya 28; B aturan +4, bilangan berikutnya 28; C aturan +7, bilangan berikutnya 49; D aturan +9, bilangan berikutnya 66) (10 menit).
- Murid secara mandiri mengerjakan lembar kerja berisi 4 soal mengidentifikasi pola bilangan membesar bilangan cacah sampai 100: (1) 6, 10, 14, ..., ...; (2) 15, 23, 31, ..., ...; (3) 24, 33, 42, ..., ...; (4) 40, 52, 64, ..., ... untuk menentukan aturan pola penjumlahan dan 2 bilangan berikutnya (acuan: Soal 1 bertambah 4, lanjutan: 18, 22; Soal 2 bertambah 8, lanjutan: 39, 47; Soal 3 bertambah 9, lanjutan: 51, 60; Soal 4 bertambah 12, lanjutan: 76, 88) (15 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid memeriksa ketepatan jawaban lembar kerjanya dengan mencocokkan langkah penghitungan selisih penjumlahan bilangan cacah bersama konfirmasi guru (5 menit).
- Murid mengidentifikasi bagian yang dirasa mudah atau memerlukan ketelitian lebih saat menghitung selisih bilangan cacah pada pola membesar (5 menit).
Penutup:- Murid bersama guru menyimpulkan cara mengidentifikasi pola bilangan membesar yaitu dengan mencari selisih bilangan yang berdekatan melalui operasi penjumlahan (5 menit).
- Guru memberikan tindak lanjut singkat untuk pertemuan berikutnya (pola bilangan mengecil) dan menutup pembelajaran dengan doa serta salam (5 menit).
Diferensiasi:- Konten: Murid yang membutuhkan bimbingan diberikan garis bilangan cacah loncat 1-100 sebagai alat bantu visual, sedangkan murid cepat diberikan barisan bilangan dengan rentang puluhan lebih tinggi mendekati 100.
- Proses: Murid yang masih kesulitan didampingi guru memeriksa selisih dua bilangan pertama secara bertahap, sedangkan murid mandiri langsung mengidentifikasi aturan pola dan 2 bilangan lanjutan.
- Produk: Semua murid menyelesaikan lembar identifikasi pola bilangan membesar dengan tingkat kemandirian yang disesuaikan.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Tanya jawab lisan dan cek cepat di papan tulis mengidentifikasi aturan loncat barisan bilangan cacah: (1) 4, 8, 12, ... (acuan: bertambah 4) dan (2) 15, 20, 25, ... (acuan: bertambah 5).
Proses:- Observasi formatif saat murid menentukan aturan penjumlahan dan kelanjutan bilangan pada 4 kartu permainan tebak loncatan (Kartu A: +5 -> 28; Kartu B: +4 -> 28; Kartu C: +7 -> 49; Kartu D: +9 -> 66).
- Pemeriksaan lembar kerja mandiri 4 butir pola bilangan membesar: Soal 1 (6, 10, 14, ... acuan: +4, lanjutan 18, 22); Soal 2 (15, 23, 31, ... acuan: +8, lanjutan 39, 47); Soal 3 (24, 33, 42, ... acuan: +9, lanjutan 51, 60); Soal 4 (40, 52, 64, ... acuan: +12, lanjutan 76, 88).
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman singkat (tiket keluar) mengidentifikasi aturan penjumlahan dan 1 bilangan berikutnya pada barisan: 18, 25, 32, ... (acuan: aturan pola adalah bertambah 7 (+7), bilangan berikutnya adalah 39).
Formatif:- Penilaian unjuk kerja saat permainan tantangan tebak loncatan 'Detektif Pola'
- Tes tertulis formatif berupa lembar kerja mengidentifikasi aturan penjumlahan dan kelanjutan pola bilangan membesar
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Mengidentifikasi pola bilangan membesar yang melibatkan penjumlahan pada bilangan cacah sampai 100 | Belum mampu mengidentifikasi aturan penjumlahan maupun bilangan lanjutan pada pola bilangan membesar (0-1 soal tepat dari 4 soal lembar kerja). | Mampu mengidentifikasi aturan penjumlahan dan bilangan lanjutan pada 2 dari 4 soal pola bilangan membesar bilangan cacah sampai 100 dengan bantuan bimbingan guru. | Mampu mengidentifikasi aturan penjumlahan dan bilangan lanjutan pada 3 dari 4 soal pola bilangan membesar bilangan cacah sampai 100 secara tepat dan mandiri. | Mampu mengidentifikasi aturan penjumlahan dan seluruh 2 bilangan lanjutan pada 4 dari 4 soal pola bilangan membesar bilangan cacah sampai 100 secara tepat dan mandiri tanpa kekeliruan. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah langkah permainan 'Detektif Pola' efektif membantu murid menemukan selisih penjumlahan pola bilangan membesar?
- Apakah murid mengalami kesulitan dalam menghitung selisih bilangan cacah yang loncatannya lebih dari 5?
Murid:- Bagian mana dari kegiatan hari ini yang paling menyenangkan saat menebak pola bilangan?
- Bagaimana caramu mengetahui bilangan berikutnya pada barisan bilangan yang membesar?
Pertemuan 5 — Mengidentifikasi Pola Bilangan Mengecil yang Melibatkan Pengurangan Bilangan Cacah sampai 100 — 2 JP (2 x 35 menit = 70 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 4.3.5 Mengidentifikasi pola bilangan mengecil yang melibatkan pengurangan pada bilangan cacah sampai 100
Pendahuluan:- Guru membuka kelas dengan salam, doa, dan memeriksa kehadiran murid (3 menit).
- Guru melaksanakan asesmen awal diagnostik melalui 2 soal pengurangan di papan tulis: (1) 48 - 6 = ... dan (2) 75 - 5 = ... untuk memeriksa kesiapan operasi pengurangan bilangan cacah sampai 100 (acuan: butir 1 = 42; butir 2 = 70) (4 menit).
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini, yaitu mengidentifikasi pola bilangan mengecil yang melibatkan pengurangan pada bilangan cacah sampai 100, serta menyampaikan alur aktivitas yang akan dilakukan (3 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Guru menuliskan deret bilangan pada papan tulis: 40, 36, 32, 28, dan mengajak murid mencermati perubahan nilai antarbilangan yang bersebelahan secara berkesadaran (mindful) (5 menit).
- Guru memandu murid mengamati bahwa nilai bilangan semakin mengecil karena terjadi operasi pengurangan berulang dengan pengurang yang tetap, yaitu dikurangi 4 pada setiap langkah (40 - 4 = 36; 36 - 4 = 32; 32 - 4 = 28) (5 menit).
- Guru memodelkan cara menentukan selisih pengurangan dan menentukan satu bilangan berikutnya pada pola tersebut, yaitu 28 - 4 = 24 (5 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):- Guru menyajikan permainan tantangan 'Kartu Estafet Bilangan Mundur' yang menggembirakan secara berpasangan, di mana setiap meja menerima kartu berisi pola rumpang untuk ditebak aturan pengurangannya dan dilengkapi satu angka lanjutannya (5 menit).
- Murid secara berpasangan menyelesaikan 3 kartu tantangan yang diberikan: Kartu A (60, 55, 50, ...), Kartu B (48, 42, 36, ...), dan Kartu C (80, 70, 60, ...) dengan menentukan aturan pola serta bilangan lanjutannya (acuan: Kartu A aturan berkurang 5, lanjutan 45; Kartu B aturan berkurang 6, lanjutan 30; Kartu C aturan berkurang 10, lanjutan 50) (10 menit).
- Murid secara mandiri mengerjakan Lembar Latihan Identifikasi Pola Bilangan Mengecil yang memuat 4 butir soal deret bilangan cacah sampai 100 (10 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Guru memfasilitasi pencocokan jawaban lembar mandiri secara klasikal bersama murid, memeriksa apakah ada kekeliruan dalam menghitung selisih pengurangan pada deret bilangan (5 menit).
- Murid menyimpulkan ciri utama pola bilangan mengecil, yaitu urutan bilangan yang nilainya semakin sedikit/turun dengan aturan operasi pengurangan bilangan cacah yang teratur dan sama (5 menit).
Penutup:- Guru dan murid menyimpulkan kembali langkah-langkah mengidentifikasi pola bilangan mengecil: menemukan selisih antarbilangan yang berurutan, memastikan operasinya adalah pengurangan tetap, lalu menentukan bilangan berikutnya (5 menit).
- Guru memberikan apresiasi atas ketelitian murid selama berlatih, menyampaikan sekilas agenda pertemuan berikutnya (Asesmen Sumatif Bab), serta menutup pembelajaran dengan doa bersama (5 menit).
Diferensiasi:- Konten: Murid yang membutuhkan bimbingan diberikan deret pola bilangan dengan pengurang sederhana (pengurangan 2, 5, atau 10) dan menggunakan bantuan garis bilangan; murid yang cepat diberikan deret pola bilangan mengecil dengan rentang angka mendekati 100 serta pengurang bervariasi (pengurangan 7, 8, atau 9).
- Proses: Murid yang membutuhkan bimbingan didampingi guru dengan scaffolding pengurangan beruntun; murid cepat mengerjakan latihan tambahan secara mandiri.
- Produk: Murid melengkapi deret bilangan mengecil dan menuliskan nilai pengurangan polanya secara tepat sesuai tingkat kesiapan.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Tes diagnostik singkat berupa 2 soal operasi pengurangan dasar bilangan cacah sampai 100 di papan tulis: (1) 48 - 6 = ... dan (2) 75 - 5 = ... (acuan jawaban tepat: butir 1 = 42; butir 2 = 70).
Proses:- Formatif saat pengerjaan berpasangan: Mengamati ketepatan murid menemukan aturan pengurangan dan bilangan lanjutan pada 3 kartu pola: Kartu A (60, 55, 50, ... -> aturan: berkurang 5, lanjutan: 45); Kartu B (48, 42, 36, ... -> aturan: berkurang 6, lanjutan: 30); Kartu C (80, 70, 60, ... -> aturan: berkurang 10, lanjutan: 50).
- Formatif mandiri: Mengoreksi hasil pengerjaan 4 butir soal Lembar Latihan Identifikasi Pola Bilangan Mengecil: Soal 1: 50, 46, 42, ... (aturan: berkurang 4, lanjutan: 38); Soal 2: 72, 64, 56, ... (aturan: berkurang 8, lanjutan: 48); Soal 3: 95, 85, 75, ... (aturan: berkurang 10, lanjutan: 65); Soal 4: 39, 36, 33, ... (aturan: berkurang 3, lanjutan: 30).
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman akhir (exit ticket lisan/tulis singkat): Menentukan aturan dan satu bilangan lanjutan dari pola bilangan mengecil: 84, 77, 70, ... (acuan jawaban: aturan pola adalah berkurang 7 / pengurangan 7; bilangan berikutnya adalah 63).
Formatif:- Observasi ketepatan mengidentifikasi aturan pengurangan pada aktivitas berpasangan Kartu Estafet Bilangan Mundur
- Penilaian Lembar Latihan Mandiri: Mengidentifikasi pola bilangan mengecil dan melengkapi 4 butir deret bilangan cacah sampai 100
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Mengidentifikasi pola bilangan mengecil yang melibatkan pengurangan bilangan cacah sampai 100 | Belum mampu mengidentifikasi aturan pengurangan maupun melengkapi bilangan lanjutan pada 4 butir soal yang diberikan (0 dari 4 butir tepat). | Mampu mengidentifikasi aturan pengurangan dan melengkapi bilangan lanjutan pada 1-2 dari 4 butir soal deret bilangan mengecil dengan tepat. | Mampu mengidentifikasi aturan pengurangan dan melengkapi bilangan lanjutan pada 3 dari 4 butir soal deret bilangan mengecil dengan tepat. | Mampu mengidentifikasi aturan pengurangan dan melengkapi seluruh 4 butir soal deret bilangan mengecil dengan tepat secara mandiri (Soal 1: berkurang 4, lanjutan 38; Soal 2: berkurang 8, lanjutan 48; Soal 3: berkurang 10, lanjutan 65; Soal 4: berkurang 3, lanjutan 30). |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah alokasi waktu 70 menit mencukupi bagi murid untuk memahami dan mengaplikasikan konsep pola bilangan mengecil?
- Apakah murid mengalami kesulitan dalam menghitung selisih pengurangan bilangan cacah pada deret tertentu?
- Bagaimana efektivitas permainan berpasangan kartu bilangan dalam memotivasi keterlibatan murid?
Murid:- Bagian mana yang paling mudah saat menentukan bilangan berikutnya pada pola yang mengecil?
- Apa yang kamu lakukan jika kesulitan menemukan berapa angka pengurangan pada barisan bilangan?
Pertemuan 6 — Asesmen Sumatif Bab — 2 JP (2 x 35 menit = 70 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 4.3.1 Mengidentifikasi pola gambar membesar yang melibatkan penjumlahan pada bilangan cacah sampai 100
- TP 4.3.2 Mengidentifikasi pola gambar mengecil yang melibatkan pengurangan pada bilangan cacah sampai 100
- TP 4.3.3 Mengembangkan pola gambar membesar dan mengecil yang melibatkan penjumlahan dan pengurangan pada bilangan cacah sampai 100
- TP 4.3.4 Mengidentifikasi pola bilangan membesar yang melibatkan penjumlahan pada bilangan cacah sampai 100
- TP 4.3.5 Mengidentifikasi pola bilangan mengecil yang melibatkan pengurangan pada bilangan cacah sampai 100
Pendahuluan:- Guru membuka sesi sumatif dengan salam, doa bersama, presensi kehadiran, serta memastikan kesiapan fisik dan alat tulis murid di mejanya masing-masing (3 menit).
- Guru menyampaikan tujuan asesmen sumatif bab untuk menunjukkan ketercapaian kompetensi pola gambar dan pola bilangan cacah sampai 100 secara jujur, mandiri, dan berkesadaran (2 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran):- Guru membagikan lembar tes tertulis berisi 4 butir soal analisis pola dan menjelaskan instruksi pengerjaan secara berkesadaran tanpa memberikan petunjuk isi jawaban (3 menit).
Mengaplikasi (Bermakna):- Tugas 1 (Tes Tertulis Individual): Murid mengerjakan secara mandiri 4 butir soal tes tertulis pada lembar jawaban: Butir 1 (identifikasi pola gambar membesar: kumpulan 1 ada 3 segitiga, kumpulan 2 ada 6 segitiga, kumpulan 3 ada 9 segitiga; menentukan aturan pola dan banyak segitiga kumpulan 4; acuan: aturan ditambah 3, kumpulan 4 = 12 segitiga); Butir 2 (identifikasi pola gambar mengecil: kumpulan 1 ada 20 lingkaran, kumpulan 2 ada 16 lingkaran, kumpulan 3 ada 12 lingkaran; menentukan aturan pola dan banyak lingkaran kumpulan 4; acuan: aturan dikurang 4, kumpulan 4 = 8 lingkaran); Butir 3 (identifikasi pola bilangan membesar rumpang: 14, 21, [A], 35, [B], 49; menentukan nilai A dan B; acuan: pola bertambah 7, A = 28, B = 42); Butir 4 (identifikasi pola bilangan mengecil rumpang: 80, 72, [C], 56, [D], 40; menentukan nilai C dan D; acuan: pola berkurang 8, C = 64, D = 48) (34 menit).
- Guru mengumpulkan lembar jawaban Tugas 1, kemudian membagikan lembar kerja Tugas 2 Unjuk Kerja Mandiri beserta penjelasan petunjuk teknis penggambaran pola (3 menit).
- Tugas 2 (Unjuk Kerja Mandiri): Murid mengembangkan secara mandiri 2 susunan pola gambar berulang pada lembar karya: (Bagian A) Mengembangkan pola gambar membesar minimal 4 kumpulan objek berurutan dengan aturan penjumlahan tetap bilangan cacah sampai 100 (acuan: pola bertambah konsisten, misal kumpulan bertambah 2, 3, 4, atau 5 objek); (Bagian B) Mengembangkan pola gambar mengecil minimal 4 kumpulan objek berurutan dengan aturan pengurangan tetap bilangan cacah sampai 100 (acuan: pola berkurang konsisten, misal kumpulan berkurang 2, 3, 4, atau 5 objek) (20 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid mengumpulkan seluruh artefak lembar kerja Tugas 2, kemudian menyimak guru memandu refleksi hening singkat atas kejujuran dan ketekunan selama proses asesmen berlangsung (2 menit).
Penutup:- Guru memberikan apresiasi atas kemandirian dan fokus kerja keras seluruh murid selama menyelesaikan seluruh rangkaian asesmen sumatif bab (2 menit).
- Guru bersama murid merangkum perjalanan belajar Bab 3 Pola Gambar dan Pola Bilangan, lalu menutup pertemuan dengan doa bersama (1 menit).
Diferensiasi:- Proses: Akomodasi akses: pembacaan ulang petunjuk tugas secara netral dan penyediaan lembar dengan garis bantu kotak objek bagi murid yang memerlukan dukungan motorik halus tanpa mengubah kriteria penilaian.
Asesmen Pertemuan:Sumatif Bab:- kombinasi tes tertulis dan unjuk kerja mandiri: lembar tes pola bilangan dan gambar serta lembar karya gambar susunan objek berurutan
- tes tertulis: lembar jawaban asesmen tertulis murid berisi analisis pola gambar membesar dan mengecil serta pengisian bilangan yang rumpang pada barisan bilangan cacah sampai 100 (40 menit; individual; instrumen: kunci jawaban dan pedoman penskoran)
- unjuk kerja: lembar karya gambar susunan objek berulang yang dikembangkan murid secara mandiri menunjukkan pola membesar dan mengecil berbasis aturan penjumlahan atau pengurangan bilangan cacah sampai 100 (30 menit; individual; instrumen: rubrik penilaian unjuk kerja pola gambar)
Sumatif:- kombinasi tes tertulis dan unjuk kerja mandiri: lembar tes pola bilangan dan gambar serta lembar karya gambar susunan objek berurutan
- tes tertulis: lembar jawaban asesmen tertulis murid berisi analisis pola gambar membesar dan mengecil serta pengisian bilangan yang rumpang pada barisan bilangan cacah sampai 100 (40 menit; individual; instrumen: kunci jawaban dan pedoman penskoran)
- unjuk kerja: lembar karya gambar susunan objek berulang yang dikembangkan murid secara mandiri menunjukkan pola membesar dan mengecil berbasis aturan penjumlahan atau pengurangan bilangan cacah sampai 100 (30 menit; individual; instrumen: rubrik penilaian unjuk kerja pola gambar)
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Identifikasi Pola Gambar Membesar dan Mengecil (Tes Tertulis Butir 1 dan 2) | Belum tepat menentukan aturan maupun banyak objek pada Butir 1 dan Butir 2. | Tepat menentukan aturan atau banyak objek hanya pada 1 butir soal dari 2 butir yang diujikan (Butir 1: aturan +3 dan isi 12 segitiga; Butir 2: aturan -4 dan isi 8 lingkaran). | Tepat menentukan aturan dan banyak objek pada 1 butir secara lengkap serta tepat sebagian pada butir lainnya dari 2 butir yang diujikan. | Tepat menentukan seluruh aturan dan banyak objek secara lengkap pada kedua butir (Butir 1: aturan +3 dan isi 12 segitiga; Butir 2: aturan -4 dan isi 8 lingkaran) tanpa kekeliruan. | | Identifikasi Pola Bilangan Membesar dan Mengecil Rumpang (Tes Tertulis Butir 3 dan 4) | Belum tepat menentukan nilai bilangan rumpang pada Butir 3 dan Butir 4. | Tepat mengisi 1 nilai rumpang dari total 4 nilai yang diujikan (Acuan: Butir 3 A=28, B=42; Butir 4 C=64, D=48). | Tepat mengisi 2 sampai 3 nilai rumpang dari total 4 nilai yang diujikan (Acuan: Butir 3 A=28, B=42; Butir 4 C=64, D=48). | Tepat mengisi seluruh 4 nilai rumpang secara lengkap dan benar (Acuan: Butir 3 A=28, B=42; Butir 4 C=64, D=48) tanpa kekeliruan. | | Pengembangan Pola Gambar Membesar dan Mengecil (Unjuk Kerja Mandiri Tugas 2) | Belum mampu mengembangkan susunan pola gambar membesar maupun mengecil dengan aturan bilangan cacah yang konsisten. | Mampu mengembangkan salah satu pola gambar (membesar atau mengecil) dengan minimal 4 kumpulan objek, namun aturan pertambahan atau pengurangannya belum sepenuhnya konsisten. | Mampu mengembangkan pola gambar membesar dan mengecil masing-masing minimal 4 kumpulan objek, dengan salah satu pola memiliki aturan operasi bilangan cacah yang konsisten dan pola lainnya tepat sebagian. | Mampu mengembangkan pola gambar membesar (Bagian A) dan pola gambar mengecil (Bagian B) masing-masing minimal 4 kumpulan objek secara mandiri dengan aturan penjumlahan dan pengurangan bilangan cacah sampai 100 yang konsisten dan tepat di setiap kumpulan. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah alokasi waktu tes tertulis (40 menit) dan unjuk kerja (30 menit) berjalan efektif dan memadai bagi seluruh murid?
- Bagian materi mana (pola gambar atau pola bilangan rumpang) yang masih paling banyak mengalami kekeliruan hitung oleh murid?
Murid:- Bagian mana dari tugas asesmen hari ini yang terasa paling mudah dan paling menantang bagiku?
- Bagaimana perasaanku setelah berhasil menyelesaikan seluruh tantangan pola gambar dan pola bilangan secara mandiri?
SUMBER BELAJAR- Buku Panduan Guru Matematika untuk SD/MI Kelas IV (Kemendikbudristek, 2022)
- Buku Siswa Matematika untuk SD/MI Kelas IV (Kemendikbudristek, 2022)
- Kelereng atau batu kerikil
- Kartu gambar kumpulan benda berpola
- Lembar Aktivitas Siswa
- Buku Panduan Guru Matematika untuk SD/MI Kelas IV, Kemendikbudristek 2022
- Buku Siswa Matematika untuk SD/MI Kelas IV, Kemendikbudristek 2022
- Benda konkret manipulatif: kelereng, batu kerikil, wadah plastik, dan kartu gambar berpola
- Benda konkret/kartu gambar (batu kerikil, kancing hitung, kartu pola gambar)
- Lembar Kerja Murid 'Kreasi Pola Gambarku'
- Kartu barisan bilangan dan lembar kerja pola bilangan membesar
- Buku Panduan Guru Matematika untuk SD/MI Kelas IV (Kemendikbudristek 2022)
- Buku Siswa Matematika untuk SD/MI Kelas IV (Kemendikbudristek 2022)
- Set Kartu Estafet Bilangan Mundur
- Papan tulis, spidol, dan lembar latihan murid
- Lembar Asesmen Sumatif Tertulis Bab 3 Matematika Kelas 4
- Lembar Karya Unjuk Kerja Pola Gambar Mandiri Bab 3
|