Modul AjarPertemuan 10Bab 1Fase BSemester 1

Modul Ajar Matematika Kelas 4: Operasi Pengurangan Bilangan Cacah Sampai 1.000

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Matematika kelas 4 dengan topik "Operasi Pengurangan Bilangan Cacah Sampai 1.000". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Matematika Kelas 4: Operasi Pengurangan Bilangan Cacah Sampai 1.000

Matematika - Kelas 4

Bab 1 - Pertemuan 10

MODUL AJAR

Matematika — Kelas 4 (Fase B)

Topik: Operasi Pengurangan Bilangan Cacah Sampai 1.000

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranMatematika
Fase / KelasFase B / Kelas 4
TopikOperasi Pengurangan Bilangan Cacah Sampai 1.000
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menentukan hasil operasi pengurangan bilangan cacah sampai 1.000 tanpa meminjam menggunakan cara susun panjang dan susun pendek.
  2. Murid dapat menentukan hasil operasi pengurangan bilangan cacah sampai 1.000 dengan meminjam menggunakan cara susun panjang dan susun pendek.
  3. Murid dapat menyelesaikan masalah kontekstual yang melibatkan pengurangan bilangan cacah sampai 1.000 dengan langkah penyelesaian yang runtut.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Kalau kamu punya 325 kelereng lalu meminjamkan 148 kepada teman, bagaimana caramu menghitung sisa kelerengmu — dan mengapa kamu tidak bisa langsung mengurangi angka satuannya?
  2. Apa bedanya mengurangi 265 dikurangi 132 dengan mengurangi 265 dikurangi 178? Apa yang membuat soal kedua terasa lebih sulit?
  3. Kapan dalam kehidupan sehari-hari kamu perlu melakukan pengurangan bilangan besar, dan apa yang terjadi jika kamu salah menghitung?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru mengucapkan salam dan mengajak murid berdoa bersama sebelum memulai pembelajaran.
  • Guru melakukan asesmen awal: menampilkan 3 soal singkat di papan tulis (contoh: 54−21=__, 83−47=__, 120−65=__) dan meminta murid menjawab di kertas secarik. Guru mengamati pola jawaban untuk mengetahui kesiapan murid.
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: murid akan belajar pengurangan bilangan cacah sampai 1.000 tanpa dan dengan meminjam, serta menerapkannya dalam situasi nyata.
  • Guru mengajukan pertanyaan pemantik pertama: 'Kalau kamu punya 325 kelereng lalu meminjamkan 148 kepada teman, bagaimana caramu menghitung sisanya?' Beri waktu 1–2 murid menjawab secara lisan.
  • Guru menghubungkan materi hari ini dengan materi sebelumnya (penjumlahan) dengan kalimat: 'Kemarin kita sudah belajar menjumlahkan bilangan besar. Hari ini kita balik arahnya — kita kurangkan!'

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menampilkan cerita kontekstual di papan tulis: 'Di perpustakaan ada 265 buku. Siswa meminjam 132 buku. Berapa buku yang tersisa?' Murid diminta mengamati diam-diam selama 30 detik (mindful reading).
  • Guru mendemonstrasikan pengurangan TANPA MEMINJAM (265 − 132) menggunakan dua cara: (1) Cara susun panjang: uraikan 265 = 200+60+5 dan 132 = 100+30+2, lalu kurangkan per nilai tempat; (2) Cara susun pendek: tulis bersusun ke bawah, kurangi mulai dari satuan ke ratusan.
  • Guru membagikan kelereng/manik-manik kepada tiap kelompok (4–5 murid). Murid diminta memodelkan 265−132 secara fisik: pisahkan 132 kelereng dari 265 kelereng, lalu hitung sisanya. Kaitkan hasil konkret dengan cara susun yang baru dipelajari.
  • Guru mendemonstrasikan pengurangan DENGAN MEMINJAM (265 − 178): tunjukkan bahwa 5 tidak bisa dikurangi 8, sehingga perlu 'meminjam' 1 puluhan dari tempat puluhan. Jelaskan proses meminjam secara langkah demi langkah menggunakan cara susun panjang terlebih dahulu, kemudian cara susun pendek.
  • Murid diminta mengamati perbedaan antara pengurangan tanpa meminjam dan dengan meminjam: 'Apa yang berbeda? Kapan kita perlu meminjam?' Murid mendiskusikan jawabannya berpasangan selama 2 menit, lalu satu pasangan berbagi ke kelas.

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru membagikan Lembar Kerja berisi 6 soal yang dibagi dalam dua kelompok: (A) 3 soal pengurangan tanpa meminjam (misal: 456−234, 783−541, 920−410) dan (B) 3 soal pengurangan dengan meminjam (misal: 543−275, 812−467, 650−383). Murid mengerjakan secara mandiri terlebih dahulu.
  • Setelah 8 menit, murid berpasangan untuk saling memeriksa jawaban. Jika ada perbedaan jawaban, keduanya mendiskusikan langkah mana yang keliru dan memperbaikinya bersama.
  • Guru memantau selama murid bekerja: mendampingi murid yang tampak kesulitan, memberi pertanyaan scaffolding ('Coba lihat angka di tempat satuannya — bisa langsung dikurangi?'), dan mencatat murid yang perlu perhatian lebih.
  • Guru memilih 2 soal (satu tanpa meminjam, satu dengan meminjam) untuk dibahas bersama di papan tulis. Minta perwakilan murid menuliskan langkah penyelesaian mereka dan menjelaskan kepada kelas.
  • Guru menampilkan 1 masalah kontekstual baru: 'Pak Budi memiliki 724 kilogram beras. Ia menjual 358 kilogram. Berapa kilogram beras Pak Budi yang tersisa?' Murid menyelesaikan secara mandiri menggunakan cara susun pendek, lalu menuliskan kalimat jawaban lengkap (tidak hanya angka).

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru meminta murid menutup LK dan menjawab pertanyaan refleksi lisan: 'Bagaimana kamu tahu kapan harus meminjam saat mengerjakan pengurangan?' Beberapa murid berbagi jawaban. Guru merangkum poin utama di papan tulis.
  • Murid mengisi 'Tiket Keluar' (exit ticket) di secarik kertas kecil: satu soal pengurangan dengan meminjam pilihan guru (contoh: 831 − 456 = __) dan satu kalimat yang dimulai dengan 'Langkah meminjam itu artinya...' Dikumpulkan sebelum penutup.
  • Guru mengajukan pertanyaan koneksi: 'Coba bayangkan situasi lain di kehidupan sehari-hari yang mirip dengan soal tadi — apa contohnya?' Murid berbagi 2–3 contoh nyata (uang jajan, stok barang di toko, nilai poin game).
  • Murid diminta menilai pemahaman diri sendiri dengan acungan jari: 1 jari = masih bingung, 2 jari = mulai paham, 3 jari = sudah paham, 4 jari = bisa mengajarkan teman. Guru mencatat distribusinya sebagai data tindak lanjut.

Penutup:

  • Guru bersama murid membuat rangkuman lisan: (1) Pengurangan tanpa meminjam — kurangi langsung per nilai tempat dari satuan ke ratusan; (2) Pengurangan dengan meminjam — jika angka yang dikurangi lebih kecil, pinjam 1 dari nilai tempat di sebelah kirinya.
  • Guru mengumpulkan tiket keluar dan memberikan umpan balik singkat berdasarkan jawaban yang sudah dibaca sekilas: 'Saya lihat sebagian besar sudah paham langkah meminjam, tapi kita perlu latihan lebih untuk soal dengan ratusan besar.'
  • Guru menyampaikan tindak lanjut: murid yang belum mencapai TP akan mendapat latihan tambahan, murid yang sudah sangat berkembang dapat mencoba soal tantangan pengurangan 4 angka.
  • Guru menutup pelajaran dengan pesan motivasi singkat dan salam.

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang belum berkembang diberikan soal pengurangan 2 angka terlebih dahulu (misal 75−38) sebelum beralih ke 3 angka. Murid sangat berkembang diberikan soal pengurangan bilangan 4 angka (misal 1.000−456) sebagai tantangan tambahan.
  • Proses: Murid yang membutuhkan bantuan dapat menggunakan kelereng atau manik-manik sebagai alat bantu konkret selama mengerjakan LK. Murid yang sudah mahir diminta menjelaskan langkah pengerjaan kepada teman sebaya (peer tutoring) saat sesi berpasangan.
  • Produk: Murid yang sudah berkembang dapat membuat 1 soal cerita sendiri yang melibatkan pengurangan dengan meminjam, lalu menukarkannya dengan teman untuk diselesaikan. Murid yang masih mulai cukup menyelesaikan LK standar dengan cara susun pendek saja.

ASESMEN

Awal:

  • Guru menampilkan 3 soal singkat di papan tulis (54−21, 83−47, 120−65) dan murid menjawab di kertas secarik dalam 3 menit. Guru mengamati hasilnya untuk mengelompokkan murid: (1) belum bisa pengurangan 2 angka dengan meminjam, (2) sudah bisa 2 angka tetapi belum 3 angka, (3) sudah bisa keduanya.

Proses:

  • Selama tahap Memahami: guru mengamati apakah murid dapat memodelkan pengurangan dengan benda konkret dan menghubungkannya dengan cara susun.
  • Selama tahap Mengaplikasi: guru memantau LK murid, memberi tanda pada soal yang salah, dan mencatat pola kesalahan (misalnya lupa mengurangi 1 dari tempat puluhan setelah meminjam).
  • Diskusi berpasangan: guru mendengarkan percakapan antar murid untuk menilai kualitas penalaran dan kemampuan komunikasi matematis.

Akhir:

  • Tiket Keluar: murid mengerjakan soal 831−456 dan menuliskan satu kalimat penjelasan tentang makna 'meminjam' dalam pengurangan. Rubrik penilaian: ketepatan jawaban (benar/salah) dan kelengkapan penjelasan konseptual.
  • Masalah kontekstual Pak Budi (724−358): dinilai berdasarkan tiga aspek — ketepatan proses penghitungan, hasil akhir yang benar, dan penulisan kalimat jawaban yang lengkap.

Formatif:

  • Observasi guru saat murid menggunakan kelereng/manik-manik untuk memodelkan pengurangan pada tahap Memahami.
  • Pemeriksaan silang antar pasangan murid saat mengerjakan LK pada tahap Mengaplikasi — guru memantau proses diskusi dan mencatat kesalahan umum.
  • Acungan jari self-assessment di akhir tahap Merefleksi untuk mengukur persepsi pemahaman diri murid.

Sumatif:

  • Tiket Keluar (exit ticket) berisi 1 soal pengurangan dengan meminjam dan 1 kalimat penjelasan konsep meminjam — dikumpulkan di akhir pembelajaran.
  • Soal masalah kontekstual 'Pak Budi dan beras' yang dikerjakan secara mandiri pada tahap Mengaplikasi, dinilai berdasarkan ketepatan proses dan kalimat jawaban.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Pengurangan tanpa meminjam (TP 4.1.10.1)Murid belum dapat mengurangkan bilangan 3 angka tanpa meminjam meskipun dengan bantuan alat konkret.Murid dapat mengurangkan bilangan 3 angka tanpa meminjam menggunakan cara susun panjang dengan bantuan alat konkret atau bimbingan guru.Murid dapat mengurangkan bilangan 3 angka tanpa meminjam secara mandiri menggunakan cara susun pendek dengan hasil yang tepat.Murid dapat mengurangkan bilangan 3 angka tanpa meminjam dengan lancar, tepat, dan mampu menjelaskan langkahnya kepada teman menggunakan bahasa yang mudah dipahami.
Pengurangan dengan meminjam (TP 4.1.10.1)Murid belum memahami konsep meminjam dan tidak dapat menyelesaikan soal pengurangan dengan meminjam, termasuk dengan bantuan.Murid memahami konsep meminjam secara parsial dan dapat menyelesaikan pengurangan dengan meminjam menggunakan cara susun panjang dengan bimbingan guru atau alat bantu.Murid dapat menyelesaikan pengurangan dengan meminjam secara mandiri menggunakan cara susun pendek dengan hasil yang tepat pada sebagian besar soal.Murid dapat menyelesaikan pengurangan dengan meminjam secara akurat, konsisten, dan mampu menjelaskan mengapa dan bagaimana proses meminjam dilakukan dengan kata-katanya sendiri.
Penyelesaian masalah kontekstual (TP 4.1.10.2)Murid tidak dapat mengidentifikasi operasi yang digunakan dalam masalah kontekstual dan tidak menghasilkan penyelesaian.Murid dapat mengidentifikasi bahwa masalah memerlukan pengurangan, tetapi penghitungan masih keliru atau kalimat jawaban tidak lengkap.Murid dapat menyelesaikan masalah kontekstual dengan proses pengurangan yang benar dan menulis kalimat jawaban yang lengkap.Murid dapat menyelesaikan masalah kontekstual dengan proses yang benar, hasil yang tepat, kalimat jawaban yang lengkap, dan mampu membuat atau memodifikasi soal cerita sejenis secara mandiri.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid memahami perbedaan antara pengurangan tanpa meminjam dan dengan meminjam setelah sesi demonstrasi? Bagian mana yang perlu dijelaskan ulang?
  • Apakah penggunaan benda konkret (kelereng/manik-manik) efektif membantu murid yang masih kesulitan? Apakah ada pendekatan lain yang bisa dicoba di pertemuan berikutnya?
  • Berapa murid yang hasil tiket keluarnya menunjukkan belum berkembang? Apa rencana tindak lanjut untuk mereka?
  • Apakah diferensiasi yang disiapkan sudah menjangkau kebutuhan murid di kedua ujung — yang sangat cepat maupun yang masih tertinggal?

Refleksi Murid:

  • Bagian mana dari pelajaran hari ini yang paling mudah dipahami dan bagian mana yang masih membingungkan?
  • Coba jelaskan dengan kata-katamu sendiri: apa artinya 'meminjam' saat kita mengerjakan pengurangan?
  • Apakah kamu sudah bisa mengerjakan soal pengurangan dengan meminjam secara mandiri? Apa yang ingin kamu coba latih lebih lanjut?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Matematika Kelas IV SD/MI (Kemendikbudristek) — Bab 1 Sub Bab F: Pengurangan Bilangan Cacah sampai 1.000, halaman 35–40.
  2. Buku Guru Matematika Kelas IV SD/MI (Kemendikbudristek) — panduan sub bab operasi pengurangan, halaman 55.
  3. Benda konkret: kelereng, kerikil, manik-manik, atau permen (digunakan sebagai alat peraga manipulatif).
  4. Papan tulis dan spidol warna (untuk mendemonstrasikan cara susun panjang dan pendek dengan kode warna per nilai tempat).
  5. Lembar Kerja murid (LK) buatan guru berisi 6 soal pengurangan dan 1 masalah kontekstual.
  6. Kertas secarik/kartu tiket keluar (exit ticket) untuk asesmen akhir.

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.