Modul AjarPertemuan 6Bab 5Fase BSemester 2

Modul Ajar Matematika Kelas 3: Menentukan Data Paling Banyak dan Paling Sedikit dalam Tabel

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Matematika kelas 3 dengan topik "Menentukan Data Paling Banyak dan Paling Sedikit dalam Tabel". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Matematika Kelas 3: Menentukan Data Paling Banyak dan Paling Sedikit dalam Tabel

Matematika - Kelas 3

Bab 5 - Pertemuan 6

MODUL AJAR

Matematika — Kelas 3 (Fase B)

Topik: Menentukan Data Paling Banyak dan Paling Sedikit dalam Tabel

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranMatematika
Fase / KelasFase B / Kelas 3
TopikMenentukan Data Paling Banyak dan Paling Sedikit dalam Tabel
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menentukan data paling banyak dan paling sedikit dari tabel yang tersaji dengan benar.
  2. Murid dapat menjelaskan alasan suatu data disebut paling banyak atau paling sedikit berdasarkan perbandingan nilai dalam tabel.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Jika kamu ingin tahu siapa yang paling banyak membawa bekal ke sekolah minggu ini, bagaimana cara kamu mencari tahu dengan cepat?
  2. Kalau ada dua angka di dalam tabel, bagaimana kamu bisa tahu mana yang lebih besar dan mana yang lebih kecil?
  3. Mengapa penting mengetahui data paling banyak dan paling sedikit dalam sebuah tabel?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka kelas dengan salam dan doa bersama (2 menit).
  • Guru melakukan absensi dan menanyakan kabar murid secara singkat.
  • Asesmen awal: Guru menampilkan tabel sederhana di papan tulis berisi data buah kesukaan 5 teman (misalnya: Apel=3, Mangga=5, Jeruk=1, Pisang=4, Anggur=2) lalu bertanya, 'Coba tunjuk angka mana yang paling besar dan paling kecil di tabel ini!' Murid menjawab secara lisan; guru mencatat respons untuk mengetahui kesiapan belajar (3 menit).
  • Guru menyampaikan pertanyaan pemantik: 'Jika kamu ingin tahu siapa yang paling banyak membawa bekal ke sekolah minggu ini, bagaimana cara kamu mencari tahu dengan cepat?' Biarkan beberapa murid merespons (3 menit).
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini dengan bahasa sederhana: 'Hari ini kita akan belajar cara menemukan data paling banyak dan paling sedikit dari sebuah tabel, dan kita akan berlatih menjelaskan alasannya.' (2 menit).

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menampilkan tabel 'Hasil Panen Buah Pak Budi' di papan tulis atau proyektor, berisi kolom Jenis Buah dan Banyak Buah (dalam satuan keranjang): Mangga=8, Pisang=15, Jambu=5, Pepaya=10, Nanas=12.
  • Guru membaca tabel bersama murid dan menjelaskan bahwa setiap angka menunjukkan jumlah masing-masing data. (Prinsip Berkesadaran: murid diajak fokus mengamati setiap baris tabel sebelum membuat kesimpulan.)
  • Guru mendemonstrasikan cara membandingkan dua nilai: 'Kita bandingkan 8 dan 15. Delapan lebih kecil dari lima belas, berarti mangga lebih sedikit dari pisang.' Guru mengulang dengan pasangan nilai lain secara bertahap.
  • Guru menjelaskan konsep: data paling banyak adalah nilai tertinggi di antara semua data, sedangkan data paling sedikit adalah nilai terendah.
  • Guru menunjukkan cara 'mencari satu per satu dari atas ke bawah' untuk menemukan nilai tertinggi dan terendah, sambil menuliskan langkahnya di papan tulis.
  • Murid diminta mengamati tabel dan menyebutkan bersama-sama: 'Mana angka yang paling besar? Mana yang paling kecil?' (Prinsip Bermakna: dikaitkan dengan konteks nyata hasil panen yang bisa ditemui di kehidupan sehari-hari.)

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Murid dibagi menjadi kelompok kecil beranggotakan 3–4 orang.
  • Setiap kelompok mendapat lembar kerja berisi tabel 'Data Nilai Ulangan Kelas 3' (Contoh: Budi=75, Siti=90, Rudi=60, Ani=85, Doni=70) dan diminta: (a) menentukan nilai paling banyak (tertinggi), (b) menentukan nilai paling sedikit (terendah), dan (c) menuliskan kalimat penjelasan mengapa nilai tersebut disebut paling banyak atau paling sedikit.
  • Guru berkeliling memantau kerja kelompok dan memberi pertanyaan pancingan: 'Bagaimana caramu memastikan angka itu memang yang paling besar? Sudah dibandingkan dengan semua angka lain?' (Asesmen proses: guru mengamati ketepatan identifikasi dan kualitas penjelasan murid.)
  • Setelah kelompok selesai, perwakilan kelompok mempresentasikan jawabannya di depan kelas, menunjuk langsung ke tabel dan menyebutkan alasan perbandingannya. (Prinsip Menggembirakan: suasana presentasi dibuat santai dan positif, guru memberi apresiasi verbal setiap presentasi.)
  • Murid dari kelompok lain diberi kesempatan menanggapi atau melengkapi jawaban.
  • Guru meluruskan jika ada miskonsepsi dan memperkuat konsep: 'Data paling banyak berarti nilainya lebih besar dari semua data lain yang ada di tabel.'

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru meminta murid secara individu mengerjakan soal singkat di buku tulis: Tabel 'Jenis Olahraga Favorit Kelas 3' (Sepak Bola=20, Badminton=14, Renang=7, Lompat Tali=18, Basket=11). Soal: (a) Olahraga apa yang paling banyak disukai? (b) Olahraga apa yang paling sedikit disukai? (c) Tuliskan alasanmu! (Prinsip Berkesadaran: murid mengerjakan sendiri untuk mengecek pemahamannya.)
  • Setelah selesai, guru memandu diskusi kelas singkat: 'Siapa yang mendapat jawaban Sepak Bola untuk paling banyak? Mengapa?' Murid diminta menjelaskan proses berpikirnya.
  • Guru mengajukan pertanyaan refleksi lisan: 'Apa langkah pertama yang kamu lakukan saat mencari data paling banyak dari sebuah tabel?' untuk mendorong murid menyarikan strategi yang sudah dipelajari.
  • Guru meminta beberapa murid berbagi: 'Bagian mana yang masih terasa sulit bagimu hari ini?' sebagai bahan refleksi guru dan murid bersama.

Penutup:

  • Guru bersama murid membuat kesimpulan pembelajaran: 'Untuk menentukan data paling banyak, kita bandingkan semua nilai lalu pilih yang terbesar. Untuk data paling sedikit, kita pilih yang terkecil. Dan kita wajib bisa menjelaskan alasannya dengan membandingkan nilai-nilai tersebut.' (3 menit).
  • Asesmen akhir: Guru membagikan kartu keluar (exit ticket) berisi satu tabel kecil 4 baris dan 2 pertanyaan — murid menjawab di kartu lalu dikumpulkan sebelum pulang (5 menit).
  • Guru memberikan umpan balik singkat dan positif atas partisipasi murid hari ini.
  • Guru menyampaikan materi yang akan dipelajari pada pertemuan berikutnya.
  • Pembelajaran ditutup dengan doa dan salam.

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang membutuhkan dukungan lebih diberikan tabel dengan jumlah baris lebih sedikit (3–4 data) dan nilai bilangan yang lebih kecil (di bawah 20). Murid yang sudah cepat memahami diberikan tabel dengan 6–7 baris data dan nilai bilangan yang lebih besar (dua digit atau tiga digit).
  • Proses: Murid yang membutuhkan dukungan lebih dapat bekerja berpasangan dengan teman sebaya yang lebih paham, atau mendapat bantuan kartu petunjuk langkah-langkah mencari data terbesar/terkecil. Murid yang cepat dapat langsung mengerjakan soal secara mandiri tanpa kartu petunjuk dan diberi pertanyaan perluasan seperti 'Berapa selisih antara data paling banyak dan paling sedikit?'
  • Produk: Murid yang membutuhkan dukungan lebih cukup menuliskan jawaban berupa angka dan satu kalimat pendek alasan. Murid yang cepat diminta menuliskan penjelasan lengkap disertai perbandingan semua pasangan data yang relevan, atau membuat tabel data baru dari lingkungan kelas (misalnya menghitung jumlah warna pensil yang dimiliki teman) dan menentukan data terbanyak dan tersedikit dari tabel buatannya sendiri.

ASESMEN

Awal:

  • Guru menampilkan tabel sederhana (5 baris, 2 kolom) di papan tulis dan bertanya secara lisan: 'Tunjukkan angka mana yang paling besar dan paling kecil di tabel ini!' Respons murid dicatat guru sebagai pemetaan kesiapan belajar: murid yang sudah bisa langsung menunjuk diarahkan ke peran mentor sebaya, murid yang masih ragu mendapat pendampingan lebih intensif selama inti.

Proses:

  • Observasi berkeliling saat kerja kelompok: guru memperhatikan apakah murid membandingkan nilai secara sistematis atau hanya menebak.
  • Pertanyaan pancingan lisan kepada kelompok: 'Sudah kamu bandingkan angka ini dengan semua angka lain di tabel?' untuk mendorong penalaran yang lebih teliti.
  • Penilaian presentasi kelompok menggunakan catatan anekdot: guru mencatat murid yang mampu menjelaskan alasan perbandingan dengan kalimat lengkap dan murid yang masih perlu dukungan.

Akhir:

  • Exit ticket individu: murid menerima kartu berisi tabel 'Jenis Minuman Favorit' (4 jenis, misalnya: Susu=12, Jus=7, Air Putih=20, Teh=9) dan menjawab: (a) Minuman apa yang paling banyak disukai? (b) Minuman apa yang paling sedikit disukai? (c) Jelaskan alasanmu! Kartu dikumpulkan dan digunakan guru untuk menilai ketercapaian TP 3.5.6.1 dan 3.5.6.2.

Formatif:

  • Observasi guru saat murid bekerja dalam kelompok: ketepatan dalam mengidentifikasi nilai terbesar dan terkecil serta kemampuan menjelaskan alasan perbandingan.
  • Tanya jawab lisan selama kegiatan inti: guru mengajukan pertanyaan pancingan kepada kelompok untuk mengecek pemahaman proses.
  • Presentasi kelompok: murid menunjukkan dan menjelaskan hasil temuan di depan kelas, guru menilai kejelasan dan ketepatan penjelasan.

Sumatif:

  • Exit ticket di akhir pembelajaran: murid mengerjakan satu tabel pendek dan menjawab dua pertanyaan — menentukan data paling banyak dan paling sedikit serta menuliskan alasan perbandingannya secara individu.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Menentukan data paling banyak dan paling sedikit dari tabel (TP 3.5.6.1)Murid belum dapat menunjukkan data paling banyak atau paling sedikit, atau jawabannya tidak tepat meskipun sudah dibimbing.Murid dapat menentukan salah satu (paling banyak saja atau paling sedikit saja) dengan benar, namun masih memerlukan bantuan guru atau teman untuk yang lainnya.Murid dapat menentukan data paling banyak dan paling sedikit dari tabel dengan benar secara mandiri.Murid dapat menentukan data paling banyak dan paling sedikit dari tabel dengan benar secara mandiri, termasuk pada tabel dengan data lebih banyak atau nilai yang lebih besar.
Menjelaskan alasan data paling banyak/sedikit berdasarkan perbandingan nilai (TP 3.5.6.2)Murid belum dapat menjelaskan alasan mengapa suatu data disebut paling banyak atau paling sedikit, atau penjelasannya tidak relevan.Murid dapat menyebutkan alasan secara singkat namun belum membandingkan dengan semua data lain (misalnya hanya membandingkan dua nilai).Murid dapat menjelaskan alasan dengan kalimat lengkap dan membandingkan nilai yang ditunjuk dengan data lain dalam tabel secara sistematis.Murid dapat menjelaskan alasan dengan kalimat lengkap, membandingkan seluruh data secara sistematis, dan menggunakan istilah yang tepat (lebih besar dari, lebih kecil dari, terbesar, terkecil).

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah seluruh murid dapat mencapai tujuan pembelajaran 3.5.6.1 dan 3.5.6.2 hari ini? Murid mana yang masih perlu pendampingan lanjutan?
  • Apakah konteks dan tabel yang digunakan sudah cukup dekat dengan kehidupan sehari-hari murid sehingga pembelajaran terasa bermakna?
  • Apakah alokasi waktu untuk setiap tahap (Memahami, Mengaplikasi, Merefleksi) sudah proporsional? Bagian mana yang perlu disesuaikan di pertemuan berikutnya?
  • Apakah strategi diferensiasi yang diterapkan hari ini berhasil menjangkau murid dengan kecepatan belajar berbeda?

Refleksi Murid:

  • Apa yang kamu pelajari hari ini? Coba jelaskan dengan kata-katamu sendiri cara mencari data paling banyak dan paling sedikit dari sebuah tabel.
  • Bagian mana yang menurutmu paling mudah dan bagian mana yang masih terasa sulit?
  • Menurutmu, kapan kamu akan membutuhkan kemampuan ini di kehidupan sehari-harimu?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Matematika SD/MI Kelas III (Susanto, dkk.), ISBN 978-602-427-935-6 — Bab 5 Penyajian Data dalam Tabel.
  2. Buku Panduan Guru Matematika SD/MI Kelas III — Bab 5, panduan Topik B: Menyajikan Data dalam Bentuk Tabel.
  3. Papan tulis atau proyektor untuk menampilkan tabel contoh.
  4. Lembar kerja kelompok berisi tabel data dan pertanyaan analisis (disiapkan guru).
  5. Kartu petunjuk langkah mencari data terbesar/terkecil (untuk murid yang membutuhkan dukungan).
  6. Kartu exit ticket individu (disiapkan guru, 1 kartu per murid).
  7. Alat tulis murid.

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.