Modul AjarPertemuan 7Bab 4Fase BSemester 2

Modul Ajar Matematika Kelas 3: Menggambar Sudut dan Jenis-Jenis Sudut

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Matematika kelas 3 dengan topik "Menggambar Sudut dan Jenis-Jenis Sudut". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Matematika Kelas 3: Menggambar Sudut dan Jenis-Jenis Sudut

Matematika - Kelas 3

Bab 4 - Pertemuan 7

MODUL AJAR

Matematika — Kelas 3 (Fase B)

Topik: Menggambar Sudut dan Jenis-Jenis Sudut

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranMatematika
Fase / KelasFase B / Kelas 3
TopikMenggambar Sudut dan Jenis-Jenis Sudut
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menggambar sudut dengan ukuran tertentu menggunakan busur derajat dan penggaris secara tepat.
  2. Murid dapat mengidentifikasi dan mendeskripsikan jenis-jenis sudut (sudut lancip, sudut siku-siku, dan sudut tumpul) berdasarkan ukurannya.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Pernahkah kamu melihat pojok pintu, atap rumah, atau jarum jam? Menurutmu, apakah bentuk-bentuk itu punya sesuatu yang sama?
  2. Kalau kamu membuka buku sampai setengahnya, kira-kira sudut berapa yang terbentuk antara kedua sisi buku itu?
  3. Bagaimana caranya kita bisa tahu sudut mana yang lebih besar atau lebih kecil dari sudut lainnya tanpa menebak-nebak?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru mengucapkan salam dan mengajak murid berdoa bersama (2 menit).
  • Guru melakukan presensi dan menanyakan kabar murid secara singkat (1 menit).
  • Asesmen Awal — Guru menampilkan 3 gambar sudut berbeda (satu lancip, satu siku-siku, satu tumpul) tanpa label, lalu bertanya: 'Mana yang menurutmu paling besar? Mana yang paling kecil? Bagaimana kamu tahu?' Murid menjawab lisan atau menunjuk gambar. Guru mencatat pra-pengetahuan murid (3 menit).
  • Guru menyampaikan pertanyaan pemantik satu per satu, memberi waktu murid berpikir sejenak sebelum menjawab (3 menit).
  • Guru menjelaskan tujuan pembelajaran hari ini dengan bahasa sederhana: 'Hari ini kita akan belajar cara menggambar sudut pakai busur derajat, dan mengenal tiga jenis sudut berdasarkan ukurannya.' (2 menit).
  • Guru memperkenalkan busur derajat secara fisik: menunjukkan bagian-bagiannya (titik tengah, garis nol, angka 0–180) dan meminta murid memegang busur derajat mereka masing-masing (4 menit).

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menjelaskan bahwa sudut terbentuk dari dua sinar/kaki yang bertemu di satu titik sudut, dan ukurannya dinyatakan dalam derajat (°) (2 menit).
  • Guru menggambar sudut di papan tulis sambil menunjukkan titik sudut, kaki sudut, dan daerah sudut dengan warna berbeda agar murid memperhatikan setiap bagian secara sadar — prinsip Berkesadaran (3 menit).
  • Guru menjelaskan tiga jenis sudut menggunakan contoh nyata: sudut lancip (< 90°) seperti ujung pensil runcing, sudut siku-siku (= 90°) seperti pojok buku, sudut tumpul (> 90° dan < 180°) seperti pintu yang terbuka lebar — menghubungkan konsep ke dunia nyata murid, prinsip Bermakna (4 menit).
  • Guru mendemonstrasikan langkah-langkah menggambar sudut 50° di papan tulis secara perlahan: (1) Gambar ruas garis AB; (2) Letakkan titik tengah busur tepat di titik A; (3) Sejajarkan garis nol busur dengan garis AB; (4) Tandai titik C di angka 50°; (5) Lepas busur, hubungkan A dan C dengan penggaris; (6) Beri label ∠BAC = 50° (5 menit).
  • Guru meminta murid mengamati demonstrasi dan mengajukan pertanyaan jika ada langkah yang belum jelas (2 menit).

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Murid dibagi menjadi kelompok 3–4 orang. Setiap kelompok mendapat lembar kerja berisi 4 soal menggambar sudut: 40°, 90°, 120°, dan satu sudut pilihan bebas antara 10°–170° — memberikan pilihan agar murid merasa memiliki proses belajarnya, prinsip Menggembirakan (2 menit persiapan).
  • Murid menggambar keempat sudut tersebut menggunakan busur derajat dan penggaris di lembar kerja, mengikuti langkah-langkah yang sudah didemonstrasikan guru (10 menit).
  • Setelah menggambar, murid mengidentifikasi setiap sudut yang mereka buat: menuliskan apakah sudut itu lancip, siku-siku, atau tumpul, dan menuliskan alasan singkatnya ('Sudut 40° adalah sudut lancip karena ukurannya kurang dari 90°') (5 menit).
  • Asesmen Proses — Guru berkeliling memantau cara murid memegang busur derajat, memposisikan titik tengah, dan membaca skala. Guru memberi umpan balik langsung dan mencatat murid yang kesulitan (5 menit).
  • Setiap kelompok saling menukar lembar kerja dengan kelompok lain untuk melakukan peer-check: memeriksa apakah sudut yang digambar sudah sesuai jenisnya, prinsip Kolaborasi (3 menit).
  • Perwakilan 2–3 kelompok mempresentasikan salah satu sudut buatan mereka di depan kelas, menjelaskan jenisnya dan cara mereka menggambarnya. Kelompok lain boleh menanggapi (5 menit).

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru memandu diskusi kelas dengan pertanyaan: 'Sudut mana yang paling mudah digambar? Yang paling sulit? Mengapa?' Murid menjawab secara lisan — mendorong murid menyadari proses belajarnya sendiri, prinsip Berkesadaran (3 menit).
  • Guru meminta murid melihat kembali gambar sudut pertama mereka (40°) dan gambar sudut ketiga (120°), lalu menjelaskan perbedaan keduanya menggunakan kata-kata sendiri secara tertulis di lembar kerja (2 menit).
  • Guru menguatkan pemahaman dengan membuat tabel ringkasan di papan tulis bersama murid: Lancip (< 90°) | Siku-siku (= 90°) | Tumpul (> 90° dan < 180°), dan meminta murid menyalin tabel ini di buku tulis sebagai catatan personal (3 menit).
  • Murid secara mandiri mengerjakan 2 soal latihan singkat: (1) Gambar sudut 75° dan tuliskan jenisnya; (2) Dari tiga sudut 30°, 90°, 110° — urutkan dari terkecil ke terbesar dan beri nama jenisnya (5 menit).

Penutup:

  • Asesmen Akhir — Guru membagikan kartu keluar (exit ticket) berisi 1 soal: 'Gambarlah sudut 65° menggunakan busur derajat. Termasuk jenis sudut apakah itu? Jelaskan alasanmu.' Murid mengerjakan secara mandiri (5 menit).
  • Guru mengajak murid melakukan refleksi diri dengan mengisi tiga pertanyaan singkat di balik kartu keluar: Apa yang kamu pelajari hari ini? Apa yang masih membingungkan? Apa yang paling kamu sukai dari kegiatan hari ini? (2 menit).
  • Guru menyimpulkan pembelajaran: menegaskan kembali definisi tiga jenis sudut dan langkah menggambar sudut dengan busur derajat (2 menit).
  • Guru memberikan apresiasi atas usaha murid selama pembelajaran dan memberi tahu topik pertemuan berikutnya (1 menit).
  • Guru menutup pembelajaran dengan salam (1 menit).

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang sudah memahami konsep dasar mendapat tantangan tambahan: menggambar sudut refleks sederhana (> 180°) atau mengidentifikasi sudut pada gambar bangun datar. Murid yang masih kesulitan membaca skala busur derajat mendapat kartu bantu bergambar yang menunjukkan langkah-langkah visual secara lebih rinci.
  • Proses: Murid yang membutuhkan dukungan lebih dapat bekerja berpasangan dengan teman sebaya atau lebih dekat dengan guru saat sesi mengaplikasi. Murid yang cepat memahami dapat menjadi 'asisten kelas' dan membantu teman yang kesulitan di bawah panduan guru.
  • Produk: Murid yang cepat menghasilkan 4 gambar sudut lengkap dengan label jenis dan penjelasan tertulis. Murid yang membutuhkan dukungan cukup menghasilkan 2 gambar sudut (satu lancip, satu siku-siku) dengan label jenis tanpa penjelasan panjang.

ASESMEN

Awal:

  • Guru menampilkan 3 gambar sudut (lancip, siku-siku, tumpul) tanpa label dan bertanya secara lisan: 'Mana yang paling besar? Mana yang paling kecil? Bagaimana kamu tahu?' — untuk mengetahui pra-pengetahuan murid tentang besar sudut sebelum pembelajaran dimulai.

Proses:

  • Observasi berkeliling saat sesi menggambar sudut dalam kelompok: guru memantau cara murid memposisikan busur derajat dan memberi umpan balik langsung.
  • Peer-check antar kelompok: murid saling memeriksa hasil gambar sudut dan ketepatan identifikasi jenis sudut.
  • Pertanyaan lisan kepada beberapa murid secara acak selama presentasi kelompok untuk mengecek pemahaman konsep.

Akhir:

  • Exit ticket individual: murid menggambar sudut 65° dengan busur derajat, menulis nama jenisnya, dan menjelaskan alasan berdasarkan ukuran sudut tersebut — dikumpulkan sebelum murid meninggalkan kelas.

Formatif:

  • Observasi langsung oleh guru saat murid menggambar sudut: mengecek posisi busur derajat, ketepatan membaca skala, dan kerapian garis.
  • Peer-check antar kelompok: murid saling memeriksa ketepatan jenis sudut yang ditulis pada lembar kerja.
  • Tanya jawab lisan selama tahap Memahami untuk mengecek pemahaman awal murid tentang bagian-bagian sudut.

Sumatif:

  • Exit ticket di akhir pembelajaran: murid menggambar sudut 65° secara mandiri, mengidentifikasi jenisnya, dan menuliskan alasan singkat.
  • Latihan mandiri 2 soal di tahap Merefleksi: menggambar sudut 75° dan mengurutkan tiga sudut berdasarkan jenisnya.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Menggambar Sudut dengan Busur DerajatMurid belum dapat menggunakan busur derajat; posisi busur tidak tepat dan sudut yang digambar sangat jauh dari ukuran yang diminta (selisih > 20°).Murid dapat memposisikan busur derajat di titik sudut dengan bantuan guru, namun membaca skala masih kurang tepat (selisih 10°–20° dari ukuran yang diminta).Murid dapat menggambar sudut secara mandiri dengan selisih ≤ 10° dari ukuran yang diminta; langkah-langkah sudah runtut meski sesekali perlu dicek ulang.Murid dapat menggambar sudut dengan tepat dan rapi (selisih ≤ 5°), langkah-langkah runtut dan mandiri, serta dapat menjelaskan cara kerjanya kepada teman.
Mengidentifikasi dan Mendeskripsikan Jenis-Jenis SudutMurid belum dapat membedakan jenis-jenis sudut; tidak dapat mengaitkan ukuran sudut dengan kategori lancip, siku-siku, atau tumpul.Murid dapat mengidentifikasi 1 jenis sudut dengan benar (biasanya sudut siku-siku) tetapi masih tertukar antara sudut lancip dan tumpul.Murid dapat mengidentifikasi ketiga jenis sudut dengan benar berdasarkan ukurannya dan dapat menyebutkan ciri masing-masing jenis dengan bahasa sendiri.Murid dapat mengidentifikasi ketiga jenis sudut dengan benar, mendeskripsikan ciri-cirinya secara tepat, dan memberikan contoh dari benda atau situasi nyata untuk setiap jenis sudut.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah demonstrasi cara menggambar sudut dengan busur derajat sudah cukup jelas dan dapat diikuti oleh semua murid?
  • Murid mana yang masih kesulitan memposisikan busur derajat, dan dukungan apa yang perlu saya siapkan di pertemuan berikutnya?
  • Apakah alokasi waktu untuk setiap tahap (Memahami–Mengaplikasi–Merefleksi) sudah proporsional? Tahap mana yang perlu disesuaikan?
  • Apakah diferensiasi yang diberikan sudah menjangkau murid dengan kebutuhan belajar yang berbeda?

Refleksi Murid:

  • Apa langkah yang paling sulit saat menggambar sudut tadi? Bagaimana kamu mengatasinya?
  • Jelaskan dengan kata-katamu sendiri: apa bedanya sudut lancip, sudut siku-siku, dan sudut tumpul?
  • Di mana kamu bisa menemukan contoh ketiga jenis sudut itu di sekitarmu — di rumah, di sekolah, atau di jalan?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Panduan Guru Matematika untuk SD/MI Kelas III (Susanto, dkk. — Kemendikbudristek 2022), Bab 4: Unsur-Unsur Bangun Datar, halaman 143–170.
  2. Buku Siswa Matematika untuk SD/MI Kelas III, Bab 4, bagian c (Menggambar Sudut dengan Ukuran Tertentu) dan bagian d (Jenis-jenis Sudut).
  3. Busur derajat (1 buah per murid).
  4. Penggaris (1 buah per murid).
  5. Pensil dan buku tulis/lembar kerja murid.
  6. Papan tulis dan spidol/kapur berwarna untuk demonstrasi guru.
  7. Kartu keluar (exit ticket) yang disiapkan guru sebelum pembelajaran.
  8. Kartu bantu visual langkah-langkah menggambar sudut (untuk murid yang membutuhkan diferensiasi konten).
  9. Sumber digital pendukung: https://sumber.belajar.kemdikbud.go.id

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.