Modul AjarPertemuan 9Bab 3Fase BSemester 1

Modul Ajar Matematika Kelas 3: Hubungan Antarsatuan Baku Berat (g, ons, dan kg)

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Matematika kelas 3 dengan topik "Hubungan Antarsatuan Baku Berat (g, ons, dan kg)". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Matematika Kelas 3: Hubungan Antarsatuan Baku Berat (g, ons, dan kg)

Matematika - Kelas 3

Bab 3 - Pertemuan 9

MODUL AJAR

Matematika — Kelas 3 (Fase B)

Topik: Hubungan Antarsatuan Baku Berat (g, ons, dan kg)

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranMatematika
Fase / KelasFase B / Kelas 3
TopikHubungan Antarsatuan Baku Berat (g, ons, dan kg)
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menentukan hubungan antarsatuan baku berat, yaitu 1 kg = 1.000 g dan 1 ons = 100 g, melalui kegiatan pengamatan dan eksplorasi.
  2. Murid dapat mengubah satuan berat dari kilogram ke gram dan sebaliknya menggunakan konsep hubungan 1 kg = 1.000 g.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Kalau ibu membeli gula 1 kg dan adik membawa bekal roti 100 gram, kira-kira mana yang lebih berat? Berapa kali lebih berat?
  2. Apakah kalian pernah melihat timbangan di pasar atau di dapur? Satuan apa yang biasanya tertulis di timbangan itu?
  3. Jika ada dua bungkus tepung — satu bertuliskan 500 gram dan satu lagi 1 kg — apakah beratnya sama atau berbeda? Bagaimana kalian tahu?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka kelas dengan salam dan mengajak murid berdoa bersama. (±2 menit)
  • Guru melakukan presensi dan menanyakan kabar murid secara singkat.
  • Asesmen awal (diagnostik): Guru menampilkan dua kartu bergambar — satu karton bertuliskan '1 kg' dan satu lagi '1.000 g' — lalu bertanya, 'Menurut kalian, mana yang lebih berat atau apakah sama? Angkat tangan yang berpendapat sama!' Guru mencatat jumlah jawaban benar/salah sebagai gambaran pengetahuan awal. (±3 menit)
  • Guru menyampaikan apersepsi: mengingatkan kembali bahwa pada pertemuan sebelumnya kita sudah belajar mengukur berat benda menggunakan timbangan. Hari ini kita akan mencari tahu bagaimana hubungan antara kg, ons, dan gram. (±2 menit)
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini dengan bahasa sederhana: 'Hari ini kita akan menemukan sendiri berapa gram itu 1 kg dan 1 ons, lalu kita berlatih mengubah-ubah satuannya.' (±1 menit)
  • Guru mengajukan pertanyaan pemantik: 'Kalau ibu membeli gula 1 kg dan adik membawa bekal roti 100 gram, mana yang lebih berat? Berapa kali lebih berat?' Biarkan murid menjawab spontan tanpa konfirmasi benar/salah dulu. (±2 menit)

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru membagi murid menjadi kelompok kecil (3–4 orang). Setiap kelompok mendapat 1 timbangan, serta beberapa benda/bungkus bertuliskan beratnya dalam kg, ons, dan gram (mis. bungkus tepung 500 g, gula 1 kg, kerupuk 200 g, dll.). (±2 menit)
  • Aktivitas 'Ayo Mengamati': Murid mengamati label berat pada benda-benda tersebut dan mencatatnya di lembar kerja kolom 'Satuan yang Tertulis'. Guru membimbing dengan pertanyaan: 'Satuan apa yang kalian temukan? Ada berapa satuan berbeda?' (±5 menit) [Berkesadaran — murid diajak hadir penuh memperhatikan detail label benda nyata]
  • Guru memandu eksplorasi dengan timbangan dan bandul: murid meletakkan bungkus bertuliskan '1 kg' di satu sisi timbangan kodok, lalu mencocokkan dengan bandul 1.000 g di sisi lain. Murid mengamati dan mencatat hasilnya: '1 kg =... gram'. (±5 menit)
  • Guru memandu eksplorasi berikutnya: murid mengganti bungkus 1 ons (100 g) dan mencocokkan dengan bandul 100 g. Murid mencatat hasilnya: '1 ons =... gram'. (±3 menit)
  • Guru mengajak murid menyimpulkan hasil pengamatan bersama: '1 kg = 1.000 gram' dan '1 ons = 100 gram', lalu menuliskannya di papan tulis secara bersama-sama. (±3 menit) [Bermakna — penemuan konsep muncul dari pengalaman langsung murid, bukan hafalan]

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Guru menjelaskan cara mengubah satuan menggunakan konsep yang baru ditemukan: kg → gram (kalikan 1.000), gram → kg (bagi 1.000), ons → gram (kalikan 100). Guru memberi satu contoh di papan tulis: '2 kg = 2 × 1.000 = 2.000 gram'. (±3 menit)
  • Aktivitas 'Ayo Berlatih' — Permainan Kartu Konversi (Menggembirakan): Setiap kelompok mendapat set kartu soal (warna berbeda untuk kg→g dan g→kg). Secara bergilir, satu murid mengambil kartu, membacakan soal, dan menjawab. Anggota kelompok lain menilai dengan 'jempol atas/bawah'. Contoh soal: '3 kg =... gram?', '500 gram =... kg?', '5 ons =... gram?', '2.000 gram =... kg?'. (±8 menit) [Menggembirakan — format permainan meningkatkan antusiasme; Kolaborasi — murid saling memberi umpan balik]
  • Guru memantau setiap kelompok selama permainan, memberikan scaffolding pada murid yang kesulitan dengan mengingatkan rumus hubungan di papan tulis. Guru mencatat kelompok/individu yang perlu perhatian lebih (asesmen proses). (±3 menit)
  • Murid mengerjakan 4 soal tertulis secara mandiri di buku masing-masing (diferensiasi produk berlaku di sini): soal mengubah kg ke gram dan sebaliknya. Contoh: '4 kg =... g', '3.000 g =... kg', '2 ons =... g', '1 kg 500 g =... g'. (±5 menit) [Kemandirian — murid mengerjakan sendiri untuk mengecek pemahaman pribadi]

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru meminta dua atau tiga murid mempresentasikan hasil kerja soal mandiri mereka ke depan kelas. Peserta lain diberi kesempatan menanggapi atau bertanya. (±4 menit) [Komunikasi — melatih kemampuan menjelaskan hasil kerja]
  • Guru memfasilitasi diskusi kelas dengan pertanyaan refleksi: 'Cara apa yang paling mudah untuk kamu ingat agar tidak bingung antara kg dan gram?', 'Kapan kita pakai satuan gram dan kapan pakai kilogram dalam kehidupan sehari-hari?' (±3 menit) [Berkesadaran — murid diajak menyadari strategi berpikir mereka sendiri]
  • Murid menuliskan di kartu 'Aku Belajar Hari Ini' (sticky note atau kertas kecil): satu hal yang mereka pelajari hari ini dan satu hal yang masih ingin mereka tanyakan. Kartu ditempel di papan kelas. (±2 menit) [Bermakna — memberi ruang murid menemukan relevansi pembelajaran bagi dirinya]

Penutup:

  • Guru bersama murid menyimpulkan pembelajaran: '1 kg = 1.000 gram, 1 ons = 100 gram. Untuk mengubah kg ke gram, kita kalikan 1.000. Untuk mengubah gram ke kg, kita bagi 1.000.' (±2 menit)
  • Asesmen akhir: Guru memberikan 2 soal kuis lisan cepat secara klasikal — '5 kg = berapa gram?' dan '2.000 gram = berapa kg?' — murid menjawab dengan menulis di papan mini atau kertas dan mengangkatnya serentak. (±3 menit)
  • Guru memberikan tindak lanjut: murid yang sudah sangat paham diberi tantangan soal cerita di rumah; murid yang masih kesulitan diberi lembar latihan tambahan dengan panduan rumus.
  • Guru menyampaikan gambaran materi pertemuan berikutnya secara singkat.
  • Guru menutup pembelajaran dengan salam dan apresiasi kepada seluruh murid atas partisipasi aktif mereka hari ini. (±2 menit)

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang masih kesulitan diberikan kartu referensi (cheat card) yang berisi tabel hubungan satuan (1 kg = 1.000 g, 1 ons = 100 g) yang boleh dilihat selama latihan. Murid yang sudah paham mendapatkan soal tambahan yang melibatkan konversi bertingkat (mis. 2 kg 500 g =... g) atau soal cerita kontekstual.
  • Proses: Saat permainan kartu konversi, kelompok dengan murid yang membutuhkan dukungan lebih diberikan kartu soal dengan bilangan bulat sederhana (mis. 1 kg, 2 kg, 3 kg). Kelompok murid yang lebih cepat mendapatkan kartu soal dengan bilangan yang lebih kompleks (mis. 1,5 kg, 2.500 g). Guru lebih banyak mendampingi kelompok yang membutuhkan bimbingan.
  • Produk: Murid yang sudah sangat berkembang dapat menyelesaikan soal cerita multitahap sebagai pengayaan. Murid yang masih berkembang cukup mengerjakan soal konversi langsung satu langkah. Semua murid mengisi kartu 'Aku Belajar Hari Ini' sesuai kemampuan masing-masing.

ASESMEN

Awal:

  • Guru menampilkan dua kartu: '1 kg' dan '1.000 g', lalu meminta murid mengangkat tangan untuk menunjukkan pendapat mereka (sama/berbeda). Hasil digunakan untuk mengetahui seberapa banyak murid yang sudah memiliki konsep awal hubungan satuan berat sebelum pembelajaran dimulai.

Proses:

  • Observasi langsung saat eksplorasi timbangan: apakah murid dapat mencocokkan bandul dan membaca hasil timbangan dengan benar.
  • Pantauan permainan kartu konversi: ketepatan jawaban dan kemampuan menjelaskan alasan jawaban kepada teman.
  • Penilaian soal mandiri 4 butir: guru berkeliling dan memberi tanda centang/catatan di buku murid sebagai umpan balik segera.

Akhir:

  • Kuis lisan serentak 2 soal konversi (kg ke gram dan gram ke kg) di sesi penutup — semua murid menjawab bersamaan dengan papan mini atau kertas.
  • Kartu 'Aku Belajar Hari Ini' dikumpulkan sebagai bukti refleksi dan pemahaman murid — guru membaca untuk menindaklanjuti miskonsepsi atau pertanyaan yang masih ada.

Formatif:

  • Observasi saat murid melakukan eksplorasi timbangan — guru mencatat apakah murid dapat membaca dan mencatat hasil penimbangan dengan benar.
  • Permainan kartu konversi — guru memantau ketepatan jawaban dan kemampuan memberi umpan balik antar-teman dalam kelompok.
  • Pengamatan saat murid mengerjakan soal mandiri — guru mencatat kesalahan umum yang muncul untuk dibahas di sesi penutup.

Sumatif:

  • Kuis lisan serentak di akhir pembelajaran (2 soal) — guru menilai ketepatan jawaban murid secara klasikal.
  • Soal tertulis mandiri 4 butir selama kegiatan Mengaplikasi — guru menilai hasil pekerjaan murid menggunakan rubrik 4 level.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Menentukan hubungan antarsatuan baku berat (1 kg = 1.000 g dan 1 ons = 100 g)Murid belum dapat menyebutkan hubungan antarsatuan berat meskipun dengan bantuan kartu referensi.Murid dapat menyebutkan salah satu hubungan satuan (mis. hanya 1 kg = 1.000 g) dengan bantuan kartu referensi atau teman.Murid dapat menyebutkan kedua hubungan satuan (1 kg = 1.000 g dan 1 ons = 100 g) secara mandiri.Murid dapat menyebutkan kedua hubungan satuan secara mandiri dan mampu menjelaskan hubungan tersebut menggunakan contoh benda sehari-hari.
Mengubah satuan berat dari kilogram ke gram dan sebaliknyaMurid belum dapat mengubah satuan berat meskipun menggunakan kartu referensi dan dengan bimbingan guru.Murid dapat mengubah satuan berat (kg ke gram atau gram ke kg) dengan bantuan kartu referensi atau pengingat rumus dari guru.Murid dapat mengubah satuan berat (kg ke gram dan gram ke kg) secara mandiri dengan bilangan bulat sederhana (1–5 kg).Murid dapat mengubah satuan berat secara mandiri dengan berbagai bilangan (termasuk bilangan di atas 5 kg atau soal cerita) dan dapat menjelaskan langkah pengerjaannya.
Partisipasi dalam eksplorasi dan diskusi kelompokMurid tidak aktif dalam kegiatan kelompok; tidak mencatat hasil pengamatan.Murid ikut serta dalam kegiatan kelompok namun peran sangat terbatas; mencatat hasil pengamatan dengan dorongan teman atau guru.Murid aktif dalam kegiatan kelompok, mencatat hasil pengamatan sendiri, dan ikut berdiskusi.Murid sangat aktif, memimpin atau memfasilitasi diskusi kelompok, dan dapat menjelaskan hasil pengamatan kepada teman atau kelas.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah seluruh murid dapat mengikuti kegiatan eksplorasi timbangan dengan baik? Jika tidak, bagian mana yang perlu disederhanakan?
  • Apakah waktu yang dialokasikan untuk setiap tahap (Memahami, Mengaplikasi, Merefleksi) sudah proporsional? Bagian mana yang terlalu singkat atau terlalu panjang?
  • Murid mana yang masih mengalami kesulitan mengubah satuan? Intervensi apa yang akan saya lakukan pada pertemuan berikutnya?
  • Apakah pertanyaan pemantik berhasil memancing rasa ingin tahu murid? Bagaimana cara meningkatkannya?

Refleksi Murid:

  • Apa yang kamu pelajari hari ini? Coba tulis dengan kata-katamu sendiri.
  • Bagian mana dari pelajaran hari ini yang paling mudah kamu pahami? Bagian mana yang masih membingungkan?
  • Kapan kamu akan menggunakan pengetahuan tentang kg dan gram dalam kehidupan sehari-harimu?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Matematika Kelas III SD/MI (Kurikulum Merdeka), Bab 3 Pengukuran Panjang dan Berat, halaman 126–137
  2. Buku Panduan Guru Matematika Kelas III SD/MI (Kurikulum Merdeka), Bab 3
  3. Timbangan kodok beserta bandul (set lengkap 1 g, 5 g, 10 g, 50 g, 100 g, 500 g, 1.000 g)
  4. Timbangan digital (jika tersedia, sebagai perbandingan)
  5. Benda-benda berlabel berat: bungkus tepung, gula, garam, atau benda lain dari tas murid
  6. Kartu soal konversi satuan berat (dibuat guru, 2 warna: untuk kg→g dan g→kg)
  7. Lembar kerja murid (berisi tabel pengamatan dan soal latihan mandiri)
  8. Kartu 'Aku Belajar Hari Ini' (sticky note atau kertas kecil)
  9. Papan tulis dan spidol/kapur
  10. Papan mini atau kertas lipat untuk jawaban serentak (opsional)

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.