MODUL AJAR Matematika — Kelas 3 (Fase B) Topik: Mengukur Berat Benda Menggunakan Timbangan (g dan kg) INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | Matematika |
|---|
| Fase / Kelas | Fase B / Kelas 3 |
|---|
| Topik | Mengukur Berat Benda Menggunakan Timbangan (g dan kg) |
|---|
| Alokasi Waktu | 2x35 menit |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 1 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- Murid dapat mengukur berat benda di sekitarnya menggunakan timbangan dengan satuan gram (g) dan kilogram (kg) secara tepat.
- Murid dapat mencatat dan membandingkan hasil pengukuran berat beberapa benda menggunakan satuan g dan kg dalam tabel sederhana.
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | | | Kewargaan | | | Penalaran Kritis | ✓ | | Kreativitas | | | Kolaborasi | ✓ | | Kemandirian | ✓ | | Kesehatan | | | Komunikasi | ✓ |
PERTANYAAN PEMANTIK- Pernahkah kalian melihat ibu atau ayah menimbang sesuatu di dapur atau di pasar? Kira-kira, alat apa yang mereka gunakan?
- Menurutmu, apakah berat pensil dan berat tas sekolahmu sama? Bagaimana cara kita mengetahuinya dengan pasti?
- Kapan kita menggunakan satuan gram (g) dan kapan kita menggunakan satuan kilogram (kg) untuk mengukur berat benda?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1Pendahuluan:- Guru mengucapkan salam dan mengajak murid berdoa bersama sebelum memulai pembelajaran.
- Guru memeriksa kehadiran dan kesiapan belajar murid.
- Asesmen awal (diagnostik): Guru memperlihatkan dua benda — misalnya sebuah pensil dan sebuah buku — lalu bertanya, 'Mana yang lebih berat? Bagaimana cara kamu membuktikannya?' Guru mencatat respons murid untuk mengetahui pemahaman awal tentang konsep berat dan pengukuran.
- Guru menyampaikan pertanyaan pemantik untuk membangun rasa ingin tahu: 'Pernahkah kalian melihat ibu menimbang tepung atau gula di dapur? Satuan apa yang biasanya dipakai?'
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: mengukur berat benda menggunakan timbangan dengan satuan gram dan kilogram, lalu mencatat hasilnya dalam tabel.
- Guru menjelaskan alur kegiatan secara singkat agar murid tahu apa yang akan dilakukan.
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Guru menunjukkan beberapa jenis timbangan (timbangan dapur/digital, timbangan gantung, gambar timbangan duduk) dan mengajak murid mengamati perbedaannya.
- Guru menjelaskan bahwa satuan baku untuk berat adalah gram (g) dan kilogram (kg): satuan gram digunakan untuk benda ringan seperti pensil, kelereng, dan biskuit; satuan kilogram digunakan untuk benda lebih berat seperti tas, buku kumpulan, dan buah.
- Guru mendemonstrasikan cara membaca hasil timbangan digital secara langsung di depan kelas: meletakkan benda, menunggu angka stabil, lalu membaca dan menyebutkan satuannya.
- Murid diajak menyebutkan contoh benda lain di sekitar kelas yang kira-kira diukur dengan gram atau kilogram (tanya-jawab klasikal). Guru menuliskan contoh di papan tulis.
- Guru mengajukan pertanyaan pemahaman: 'Kalau berat sebuah apel 150 gram, apakah itu lebih berat atau lebih ringan dari 1 kilogram? Bagaimana cara kamu tahu?'
Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):- Murid dibagi menjadi kelompok kecil (3–4 orang). Setiap kelompok mendapat 1 timbangan dan 4–5 benda dari dalam tas atau kotak benda yang disiapkan guru (misalnya: buku, tempat pensil, botol minum, penghapus, kotak snack).
- Setiap kelompok mengukur berat masing-masing benda secara bergiliran, membaca angka timbangan, dan menentukan satuannya (g atau kg).
- Hasil pengukuran dicatat dalam tabel sederhana di lembar kerja murid (LKPD) dengan kolom: Nomor | Nama Benda | Berat | Satuan (g/kg).
- Setelah semua benda ditimbang, setiap kelompok mengurutkan benda dari yang paling ringan ke yang paling berat berdasarkan data tabel.
- Kelompok mendiskusikan pertanyaan: 'Benda mana yang paling berat? Benda mana yang paling ringan? Berapa selisih berat benda terberat dan teringan?'
- Setiap kelompok menuliskan kesimpulan singkat hasil perbandingan di bawah tabel mereka.
Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):- Perwakilan 2–3 kelompok mempresentasikan tabel hasil pengukuran mereka di depan kelas. Guru mendorong kelompok lain untuk memberikan tanggapan atau pertanyaan.
- Guru memfasilitasi diskusi kelas: 'Apakah ada kelompok yang mendapat hasil berbeda untuk benda yang sama? Mengapa bisa berbeda? Apa yang perlu diperhatikan saat menimbang agar hasilnya tepat?'
- Guru mengajak murid menghubungkan pengalaman hari ini dengan kehidupan nyata: 'Di mana saja kalian melihat orang menimbang benda? Mengapa penting menggunakan satuan yang tepat?'
- Murid secara individu mengisi kolom refleksi di LKPD: 'Satu hal yang aku pelajari hari ini adalah... Satu hal yang masih membuatku bingung adalah...'
Penutup:- Guru bersama murid menyimpulkan pembelajaran: timbangan digunakan untuk mengukur berat; satuan gram (g) untuk benda ringan, kilogram (kg) untuk benda berat; hasil pengukuran dapat dicatat dan dibandingkan dalam tabel.
- Asesmen akhir: Guru memberikan 3 soal singkat secara lisan atau tertulis — (1) menyebutkan satuan yang tepat untuk benda tertentu, (2) membaca angka timbangan dari gambar, (3) menentukan benda terberat dari tabel data sederhana.
- Guru memberikan umpan balik positif atas kerja kelompok dan presentasi murid.
- Guru menyampaikan pesan untuk mencoba menimbang benda di rumah bersama orang tua sebagai kegiatan lanjutan.
- Guru menutup pembelajaran dengan doa dan salam.
Diferensiasi:- Konten: Murid yang masih kesulitan membaca timbangan diberikan timbangan dengan skala lebih besar dan benda-benda dengan berat bulat (100g, 200g, 1kg) agar mudah dibaca. Murid yang sudah cepat memahami diberikan benda dengan hasil pengukuran desimal (misalnya 1,5 kg) dan diminta mengonversi ke gram.
- Proses: Murid yang membutuhkan dukungan ekstra didampingi guru atau teman sebaya saat mengoperasikan timbangan dan mengisi tabel. Murid yang lebih cepat dapat langsung diminta memimpin diskusi kelompok dan menjelaskan hasil kepada teman.
- Produk: Murid yang berkembang sesuai ekspektasi mengisi tabel dengan 4–5 benda. Murid yang lebih cepat diminta membuat diagram batang sederhana dari data tabel untuk menampilkan perbandingan berat benda secara visual.
ASESMENAwal:- Guru memperlihatkan dua benda dengan berat berbeda dan bertanya mana yang lebih berat serta bagaimana cara membuktikannya — untuk mengukur pemahaman awal murid tentang konsep berat dan penggunaan alat ukur.
- Guru menanyakan secara lisan apakah murid pernah melihat atau menggunakan timbangan, dan satuan apa yang mereka ketahui.
Proses:- Guru berkeliling mengobservasi setiap kelompok saat melakukan pengukuran: apakah murid meletakkan benda dengan benar, membaca skala dengan tepat, dan memilih satuan yang sesuai.
- Guru memeriksa tabel LKPD yang sedang diisi kelompok: kelengkapan data, kebenaran satuan, dan kesesuaian urutan berat.
- Guru mengajukan pertanyaan pancingan kepada kelompok yang tampak kesulitan untuk memandu proses berpikir mereka.
Akhir:- Murid mengerjakan 3 soal tertulis secara individu: (1) pilih satuan yang tepat (g/kg) untuk benda-benda tertentu, (2) baca angka hasil timbangan dari gambar, (3) tentukan benda terberat dan teringan dari sebuah tabel data.
- Guru menggunakan hasil soal tersebut untuk menilai ketercapaian TP 3.3.8.1 dan 3.3.8.2 sesuai rubrik 4 level.
Formatif:- Observasi saat murid mengoperasikan timbangan: ketepatan meletakkan benda, membaca angka, dan menuliskan satuan.
- Pemantauan pengisian tabel LKPD: kesesuaian nama benda, angka berat, dan pemilihan satuan g atau kg.
- Tanya-jawab lisan selama tahap Memahami dan diskusi kelompok selama tahap Mengaplikasi.
Sumatif:- Soal tertulis singkat di akhir pertemuan: (1) menentukan satuan yang tepat (g/kg) untuk 3 benda berbeda, (2) membaca hasil timbangan dari gambar, (3) mengurutkan 4 benda dari data tabel dari yang paling ringan ke paling berat.
RUBRIK PENILAIAN| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Mengukur berat benda menggunakan timbangan dengan satuan g dan kg (TP 3.3.8.1) | Murid belum dapat mengoperasikan timbangan secara mandiri dan tidak dapat menentukan satuan yang tepat (g atau kg) untuk benda yang diukur. | Murid dapat mengoperasikan timbangan dengan bantuan guru, namun masih sering keliru memilih satuan g atau kg. | Murid dapat mengoperasikan timbangan secara mandiri dan memilih satuan g atau kg dengan tepat untuk sebagian besar benda. | Murid dapat mengoperasikan timbangan secara mandiri, membaca hasil dengan tepat, dan memilih satuan g atau kg secara konsisten benar untuk semua benda, serta mampu menjelaskan alasan pemilihan satuan tersebut. | | Mencatat hasil pengukuran berat dalam tabel sederhana (TP 3.3.8.2) | Murid tidak dapat mengisi tabel pengukuran meskipun dengan bimbingan. | Murid dapat mengisi tabel dengan bantuan guru, namun data yang dicatat tidak lengkap atau terdapat kesalahan pada satuan. | Murid dapat mengisi tabel secara mandiri dengan data yang lengkap dan satuan yang sebagian besar tepat. | Murid dapat mengisi tabel secara mandiri dengan data lengkap dan akurat, serta mampu menjelaskan isi tabel kepada teman. | | Membandingkan hasil pengukuran berat beberapa benda (TP 3.3.8.2) | Murid tidak dapat membandingkan berat benda-benda dari data tabel. | Murid dapat menentukan benda terberat atau teringan dengan bantuan guru. | Murid dapat mengurutkan benda dari yang paling ringan ke yang paling berat secara mandiri berdasarkan data tabel. | Murid dapat mengurutkan benda, menghitung selisih berat, dan mengomunikasikan hasil perbandingan dengan kalimat yang jelas kepada kelas. |
REFLEKSIRefleksi Guru:- Apakah semua murid berhasil mengoperasikan timbangan dengan benar? Kelompok mana yang perlu pendampingan lebih lanjut?
- Apakah alokasi waktu untuk setiap tahap (Memahami, Mengaplikasi, Merefleksi) sudah proporsional dan cukup?
- Apakah pertanyaan pemantik yang saya ajukan berhasil memancing rasa ingin tahu murid?
- Bagian pembelajaran mana yang paling menarik perhatian murid, dan bagian mana yang perlu diperbaiki untuk pertemuan berikutnya?
Refleksi Murid:- Apa yang kamu pelajari hari ini tentang mengukur berat benda?
- Kapan kamu menggunakan satuan gram, dan kapan kamu menggunakan satuan kilogram?
- Apakah ada bagian yang masih membuatmu bingung? Apa yang ingin kamu coba lagi?
- Di mana kamu bisa menggunakan kemampuan mengukur berat ini dalam kehidupan sehari-hari?
SUMBER BELAJAR- Buku Siswa Matematika Kelas III SD/MI (Kemendikbudristek)
- Buku Panduan Guru Matematika Kelas III SD/MI (Kemendikbudristek)
- Timbangan dapur/digital (1 per kelompok)
- Benda-benda konkret dari dalam tas murid atau kotak benda kelas (buku, pensil, tempat pensil, botol minum, penghapus)
- Lembar Kerja Murid (LKPD) berisi tabel pengukuran dan kolom refleksi (disiapkan guru)
- Gambar berbagai jenis timbangan (timbangan digital, timbangan dapur, timbangan gantung) dalam bentuk kartu visual atau tayangan
|