Modul AjarPertemuan 1Bab 3Fase BSemester 1

Modul Ajar Matematika Kelas 3: Mengenal Alat Ukur Panjang dan Satuan Baku

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Matematika kelas 3 dengan topik "Mengenal Alat Ukur Panjang dan Satuan Baku". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Matematika Kelas 3: Mengenal Alat Ukur Panjang dan Satuan Baku

Matematika - Kelas 3

Bab 3 - Pertemuan 1

MODUL AJAR

Matematika — Kelas 3 (Fase B)

Topik: Mengenal Alat Ukur Panjang dan Satuan Baku

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranMatematika
Fase / KelasFase B / Kelas 3
TopikMengenal Alat Ukur Panjang dan Satuan Baku
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat mengidentifikasi berbagai alat ukur panjang baku (penggaris, meteran gulung, meteran rol, pengukur tinggi badan) dan menyebutkan satuan yang digunakan (cm, m).
  2. Murid dapat memilih alat ukur panjang yang tepat sesuai dengan benda yang akan diukur dalam kehidupan sehari-hari.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Pernahkah kalian mengukur tinggi badan? Alat apa yang digunakan dan mengapa harus alat itu?
  2. Jika teman A mengukur panjang meja dengan jengkal tangannya dan teman B juga mengukur dengan jengkal tangannya, apakah hasilnya pasti sama? Mengapa?
  3. Bayangkan kamu ingin mengukur panjang lapangan sekolah — alat ukur apa yang paling cocok dan mengapa?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka kelas dengan salam dan mengajak murid berdoa bersama.
  • Guru mengecek kehadiran dan mengondisikan murid agar siap belajar.
  • Asesmen awal (diagnostik): Guru menunjukkan gambar empat alat ukur (penggaris, meteran gulung, meteran rol, pengukur tinggi badan) dan bertanya, 'Siapa yang pernah melihat atau memakai salah satu benda ini? Benda itu untuk apa?' Guru mencatat respons murid sebagai peta pengetahuan awal.
  • Apersepsi: Guru meminta satu murid maju dan mengukur panjang mejanya menggunakan jengkal tangan, lalu guru mengukur meja yang sama dengan jengkalnya sendiri. Hasilnya dibandingkan dan guru bertanya, 'Kenapa hasilnya bisa berbeda?'
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran: hari ini kita akan mengenal alat ukur panjang baku dan belajar memilih alat yang tepat untuk benda yang berbeda.
  • Guru menyampaikan alur kegiatan secara singkat agar murid tahu apa yang akan dilakukan.

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru memperlihatkan empat alat ukur nyata (atau gambar besar): penggaris 30 cm, meteran gulung, meteran rol, dan pengukur tinggi badan. Satu per satu diperkenalkan.
  • Untuk setiap alat, guru mengajukan pertanyaan: 'Ini namanya apa? Pernahkah kalian melihatnya? Di mana biasanya alat ini dipakai?'
  • Guru menjelaskan nama, bentuk, panjang maksimum, dan satuan masing-masing alat secara singkat: penggaris (hingga 30 cm, satuan cm), meteran gulung (hingga 150 cm, satuan cm), meteran rol (hingga beberapa meter, satuan m), pengukur tinggi badan (satuan cm dan m).
  • Guru menempelkan kartu kata 'sentimeter (cm)' dan 'meter (m)' di papan tulis sambil menjelaskan bahwa keduanya adalah satuan baku — artinya hasilnya sama di mana pun dan siapa pun yang mengukur.
  • Murid diminta menyalin nama alat ukur dan satuannya ke dalam buku catatan mereka masing-masing (kegiatan berkesadaran: mencatat dengan tujuan, bukan sekadar menyalin).

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru membagi murid menjadi kelompok 3–5 orang dan membagikan Lembar Kerja Murid (LKPD) 'Alat Ukur yang Tepat'.
  • Di atas meja setiap kelompok telah tersedia: penggaris, meteran gulung (atau gambar ilustrasi alat), dan daftar benda yang akan diukur (pensil, buku, lebar pintu kelas, tinggi badan salah satu anggota kelompok).
  • Tugas kelompok bagian 1 — Identifikasi: Murid mencocokkan gambar kegiatan pengukuran (mengukur tinggi badan, mengukur panjang kain, mengukur panjang pensil, mengukur lebar lapangan) dengan alat ukur yang sesuai menggunakan garis penghubung pada LKPD.
  • Tugas kelompok bagian 2 — Praktik langsung: Setiap kelompok mengukur tiga benda yang tersedia di meja (pensil, buku, dan lebar buku) menggunakan penggaris, lalu mencatat hasilnya dalam tabel LKPD beserta satuan cm.
  • Tugas kelompok bagian 3 — Diskusi pilihan alat: Guru menayangkan atau menuliskan di papan empat situasi ('mengukur tinggi badan teman', 'mengukur panjang lapangan', 'mengukur panjang penghapus', 'mengukur panjang kain seragam'). Setiap kelompok berdiskusi dan menuliskan alat ukur yang paling tepat beserta alasannya.
  • Perwakilan kelompok mempresentasikan jawaban mereka. Kelompok lain memberi tanggapan atau pertanyaan.
  • Guru memberikan konfirmasi dan klarifikasi atas jawaban yang perlu diluruskan.

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid kembali ke pertanyaan pemantik awal: 'Sekarang kalian sudah tahu — mengapa jengkal tangan tidak bisa jadi satuan baku?'
  • Murid secara bergantian (5–6 orang) menyebutkan satu alat ukur panjang dan satuan yang digunakannya tanpa melihat catatan (kuis lisan singkat).
  • Guru membagikan kartu refleksi kecil. Setiap murid menuliskan: (a) satu hal yang baru mereka pelajari hari ini, (b) satu alat ukur yang ingin mereka coba gunakan, dan (c) satu pertanyaan yang masih mereka miliki.
  • Beberapa murid secara sukarela membacakan kartu refleksi mereka.
  • Guru merangkum poin penting: ada empat alat ukur panjang baku, masing-masing punya kegunaan berbeda, dan semua menggunakan satuan cm atau m agar hasilnya konsisten.

Penutup:

  • Guru bersama murid membuat kesimpulan bersama: alat ukur panjang baku meliputi penggaris, meteran gulung, meteran rol, dan pengukur tinggi badan; satuannya cm dan m; pemilihan alat disesuaikan dengan benda yang diukur.
  • Guru membagikan soal penutup (asesmen akhir): 3 soal pilihan alat ukur dan 2 soal menyebutkan satuan — dikerjakan individu selama 5 menit.
  • Guru mengumpulkan LKPD dan kartu refleksi sebagai bahan asesmen proses.
  • Guru menyampaikan tindak lanjut: murid diminta mengamati benda-benda di rumah dan memikirkan alat ukur apa yang paling cocok untuk mengukurnya — hasilnya diceritakan di pertemuan berikutnya.
  • Guru menutup pembelajaran dengan salam.

Diferensiasi:

  • Konten: Untuk murid yang memerlukan dukungan lebih: sediakan kartu bergambar alat ukur beserta namanya sebagai referensi visual selama diskusi. Untuk murid yang sudah cepat memahami: tantang mereka menyebutkan benda lain di luar LKPD beserta alat ukur yang tepat dan alasannya.
  • Proses: Murid yang memerlukan dukungan lebih dapat bekerja berpasangan dengan teman sebaya yang sudah paham dalam sesi pengukuran langsung. Murid yang cepat dapat mengambil peran sebagai 'asisten guru kecil' yang membantu teman kelompoknya menggunakan penggaris dengan benar.
  • Produk: Murid yang memerlukan dukungan lebih cukup melengkapi tabel nama alat dan satuan. Murid yang lebih cepat dapat membuat mini-poster sederhana berisi gambar (atau tulisan) empat alat ukur, kegunaannya, dan satuannya sebagai produk tambahan.

ASESMEN

Awal:

  • Guru menampilkan gambar empat alat ukur panjang dan bertanya secara lisan kepada murid: 'Siapa yang pernah melihat benda ini? Namanya apa dan untuk apa?' Guru mencatat pada papan atau buku catatan guru: siapa yang sudah mengenal alat ukur, siapa yang belum. Hasil ini digunakan untuk menentukan pendampingan selama kegiatan inti.

Proses:

  • Observasi guru saat murid berdiskusi dalam kelompok: apakah murid mampu menyebutkan nama alat ukur dengan benar dan memilih alat yang tepat.
  • Pemeriksaan LKPD bagian 1 (mencocokkan gambar) dan bagian 2 (tabel hasil pengukuran): guru berkeliling dan memberi umpan balik langsung.
  • Kuis lisan 5–6 murid di tahap Merefleksi sebagai sampel pemahaman kelas.

Akhir:

  • Soal individu 5 butir yang dikerjakan selama 5 menit di sesi penutup. Soal mencakup: memilih alat ukur yang tepat untuk situasi tertentu (3 soal) dan menyebutkan satuan alat ukur (2 soal). Hasil digunakan untuk menentukan ketercapaian TP 3.3.1.1 dan 3.3.1.2.

Formatif:

  • Observasi partisipasi murid selama tanya jawab apersepsi dan diskusi kelompok.
  • Pengecekan LKPD kelompok: ketepatan mencocokkan alat ukur dengan kegiatan pengukuran dan kebenaran tabel hasil pengukuran.
  • Kuis lisan singkat di tahap Merefleksi: murid menyebutkan satu alat ukur dan satuannya.

Sumatif:

  • Soal penutup individu (5 soal): 3 soal memilih alat ukur yang tepat dari situasi yang diberikan, 2 soal menuliskan satuan yang digunakan oleh alat ukur tertentu.
  • Kartu refleksi sebagai bukti pemahaman dan metakognisi murid.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Mengidentifikasi alat ukur panjang baku dan satuannya (TP 3.3.1.1)Murid belum dapat menyebutkan nama alat ukur panjang baku maupun satuannya meskipun dengan bantuan.Murid dapat menyebutkan 1–2 nama alat ukur panjang baku dengan bantuan kartu gambar, tetapi satuannya masih keliru atau belum lengkap.Murid dapat menyebutkan 3–4 nama alat ukur panjang baku secara mandiri dan menyebutkan satuannya (cm atau m) dengan benar.Murid dapat menyebutkan semua alat ukur panjang baku beserta satuannya secara mandiri dan mampu menjelaskan perbedaan fungsi masing-masing alat dengan kalimatnya sendiri.
Memilih alat ukur panjang yang tepat (TP 3.3.1.2)Murid belum dapat memilih alat ukur yang tepat untuk situasi yang diberikan, bahkan setelah diberi contoh.Murid dapat memilih alat ukur yang tepat untuk 1–2 situasi dengan bantuan pertanyaan pengarah dari guru.Murid dapat memilih alat ukur yang tepat untuk sebagian besar situasi secara mandiri, meskipun alasan yang diberikan masih sederhana.Murid dapat memilih alat ukur yang tepat untuk semua situasi secara mandiri dan memberikan alasan yang logis berdasarkan ukuran benda atau kebutuhan pengukuran.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid dapat mengidentifikasi keempat alat ukur panjang baku pada akhir pembelajaran?
  • Apakah contoh konteks kehidupan sehari-hari yang saya gunakan cukup dekat dan bermakna bagi murid kelas 3?
  • Murid mana yang tampak kesulitan dan perlu pendampingan lebih di pertemuan berikutnya?
  • Apakah waktu 2x35 menit cukup untuk ketiga tahap kegiatan inti? Tahap mana yang perlu disesuaikan?

Refleksi Murid:

  • Alat ukur panjang apa saja yang sudah kamu ketahui hari ini? Coba sebutkan!
  • Apakah kamu sudah bisa memilih alat ukur yang tepat untuk benda yang berbeda? Berikan satu contoh!
  • Apa yang masih membuatmu bingung tentang alat ukur panjang? Tuliskan satu pertanyaanmu.

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Matematika Kelas III SD/MI (Kurikulum Merdeka)
  2. Buku Panduan Guru Matematika Kelas III SD/MI (Kurikulum Merdeka)
  3. Penggaris 30 cm (satu per kelompok)
  4. Meteran gulung atau meteran jahit (satu per kelompok, atau gambar ilustrasi)
  5. Gambar/poster alat ukur panjang (penggaris, meteran gulung, meteran rol, pengukur tinggi badan)
  6. Kartu kata 'sentimeter (cm)' dan 'meter (m)' untuk papan tulis
  7. Lembar Kerja Murid (LKPD) 'Alat Ukur yang Tepat'
  8. Kartu refleksi murid (kertas kecil)
  9. Papan tulis dan spidol/kapur

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.