MODUL AJAR Matematika — Kelas 3 (Fase B) Topik: Bab 2 — Kalimat Matematika INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | Matematika |
|---|
| Fase / Kelas | Fase B / Kelas 3 |
|---|
| Topik | Bab 2 — Kalimat Matematika |
|---|
| Alokasi Waktu | 13 JP (13 x 35 menit = 455 menit) |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 6 |
|---|
| Tahun Ajaran | 2026/2027 |
|---|
| Semester | 1 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- TP 3.2.1 Menemukan nilai yang tidak diketahui pada suku pertama dalam kalimat matematika yang melibatkan penjumlahan pada bilangan cacah sampai 100
- TP 3.2.2 Menemukan nilai yang tidak diketahui pada suku kedua dalam kalimat matematika yang melibatkan penjumlahan pada bilangan cacah sampai 100
- TP 3.2.3 Menemukan nilai yang tidak diketahui pada suku pengurang dalam kalimat matematika yang melibatkan pengurangan pada bilangan cacah sampai 100
- TP 3.2.4 Menemukan nilai yang tidak diketahui pada bilangan yang dikurangi dalam kalimat matematika yang melibatkan pengurangan pada bilangan cacah sampai 100
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | | | Kewargaan | | | Penalaran Kritis | ✓ | | Kreativitas | | | Kolaborasi | ✓ | | Kemandirian | ✓ | | Kesehatan | | | Komunikasi | |
PERTANYAAN PEMANTIK- Jika sebuah kantong rahasia ditambah 15 kelereng menghasilkan 40 kelereng di atas meja, berapakah isi kelereng di dalam kantong semula?
- Bagaimana cara kita mencari bilangan yang belum diketahui pada bagian awal penjumlahan?
- Jika Galih punya 30 butir kelereng dan setelah digabung dengan kelereng Andi jumlahnya menjadi 50 butir, berapa butir kelereng Andi?
- Bagaimana caramu mencari bilangan yang hilang pada bentuk penjumlahan 24 + ... = 60?
- Jika kamu mula-mula memiliki 25 kelereng dan setelah bermain tersisa 15 kelereng, bagaimana cara menentukan berapa kelereng yang hilang?
- Pada bentuk 40 – ... = 25, operasi apa yang dapat kamu gunakan untuk menemukan bilangan di dalam titik-titik tersebut?
- Jika sebagian kelereng dibagikan dan sisanya masih ada, bagaimana cara mengetahui banyaknya kelereng semula?
- Dalam bentuk kalimat matematika ... – 15 = 20, berapakah bilangan mula-mula yang tepat untuk mengisi titik-titik tersebut?
- Jika sebuah toko awalnya memiliki 80 roti lalu terjual sebagian hingga tersisa 45 roti, bagaimana kita mencari banyaknya roti yang terjual?
- Bagaimana kita menuliskan situasi sehari-hari tersebut menjadi kalimat matematika dengan nilai yang belum diketahui?
- Bagaimana caramu membuktikan bahwa bilangan yang kamu temukan untuk mengisi kotak kosong pada penjumlahan sudah benar?
- Apakah cara mencari bilangan yang belum diketahui pada operasi pengurangan selalu sama jika posisi kotaknya berpindah tempat?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1 — Menemukan Nilai yang Tidak Diketahui pada Suku Pertama Kalimat Matematika Penjumlahan sampai 100 — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 3.2.1 Menemukan nilai yang tidak diketahui pada suku pertama dalam kalimat matematika yang melibatkan penjumlahan pada bilangan cacah sampai 100
Pendahuluan:- Guru menyapa murid, mengecek kehadiran, dan mengajak berdoa bersama (5 menit).
- Guru melakukan diagnostik awal kesiapan berhitung dengan mengajukan 2 soal lisan di papan tulis: (1) ... + 4 = 10 (acuan jawaban: 6) dan (2) ... + 12 = 20 (acuan jawaban: 8) untuk mengecek intuisi murid menemukan suku awal (10 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Bermakna, Berkesadaran):- Murid mengamati peragaan guru dengan sebuah cangkir tertutup (suku pertama belum diketahui) dan 8 butir kelereng terbuka di piring, yang setelah dihitung total keseluruhannya ada 20 butir kelereng di atas meja (10 menit).
- Murid bersama bimbingan guru memodelkan peragaan tersebut ke bentuk kalimat matematika penjumlahan: ... + 8 = 20, lalu menemukan bahwa bilangan yang tidak diketahui dapat dihitung melalui pengurangan jumlah total dengan suku kedua: 20 - 8 = 12 (acuan jawaban: 12) (15 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan):- Murid berpasangan memainkan permainan tantangan 'Buka Kotak Misteri': setiap pasangan memegang 4 kartu soal rumpang suku pertama penjumlahan: (1) ... + 14 = 35; (2) ... + 25 = 60; (3) ... + 32 = 78; (4) ... + 45 = 90. Murid bekerja sama menyelesaikan perhitungan di kartu (acuan jawaban: (1) 35 - 14 = 21; (2) 60 - 25 = 35; (3) 78 - 32 = 46; (4) 90 - 45 = 45) (25 menit).
- Murid secara mandiri menyelesaikan Lembar Latihan Berhitung untuk menemukan suku pertama pada 4 soal kalimat matematika penjumlahan bilangan cacah sampai 100: (1) ... + 16 = 48; (2) ... + 27 = 59; (3) ... + 38 = 80; (4) ... + 54 = 100 (acuan jawaban: (1) 32; (2) 32; (3) 42; (4) 46) (20 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid bersama guru mencocokkan jawaban latihan mandiri dan menelaah kembali langkah hitung pengurangan yang digunakan untuk menemukan suku pertama yang hilang (10 menit).
Penutup:- Guru memberikan umpan balik dan penguatan konsep bahwa nilai suku pertama yang tidak diketahui diperoleh dari hasil penjumlahan dikurangi suku kedua (5 menit).
- Murid menjawab 1 soal cek akhir singkat pada secarik kertas: ... + 23 = 65 (acuan jawaban: 42) sebelum pelajaran ditutup dengan doa bersama (5 menit).
Diferensiasi:- Konten: Murid yang membutuhkan bimbingan menggunakan bantuan benda konkret (batu kerikil/kelereng) atau garis bilangan bilangan cacah sampai 50, sedangkan murid mahir langsung menyelesaikan kalimat matematika hingga bilangan cacah 100 tanpa alat bantu.
- Proses: Murid yang memerlukan pendampingan dibimbing guru secara bertahap dalam mengubah bentuk rumpang menjadi operasi pengurangan, sementara murid yang sudah mandiri menyelesaikan tantangan soal secara mandiri.
- Produk: Semua murid menghasilkan isian nilai yang benar pada suku pertama kalimat matematika penjumlahan.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Diagnostik lisan/tulis singkat di papan tulis: menentukan bilangan yang belum diketahui pada kalimat matematika penjumlahan sederhana: (1) ... + 4 = 10 (acuan: 6); (2) ... + 12 = 20 (acuan: 8).
Proses:- Pemeriksaan pengerjaan 4 kartu soal tantangan berpasangan: (1) ... + 14 = 35 (acuan: 21); (2) ... + 25 = 60 (acuan: 35); (3) ... + 32 = 78 (acuan: 46); (4) ... + 45 = 90 (acuan: 45).
- Pemeriksaan lembar latihan mandiri 4 butir: (1) ... + 16 = 48 (acuan: 32); (2) ... + 27 = 59 (acuan: 32); (3) ... + 38 = 80 (acuan: 42); (4) ... + 54 = 100 (acuan: 46).
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman penutup berupa 1 butir soal tiket keluar: menentukan nilai suku pertama pada kalimat matematika ... + 23 = 65 (acuan jawaban benar: 42).
Formatif:- Observasi unjuk kerja berpasangan saat menyelesaikan kartu tantangan 'Buka Kotak Misteri'
- Pemeriksaan ketepatan hasil pengerjaan Lembar Latihan Berhitung mandiri menemukan suku pertama
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Ketepatan Menemukan Nilai yang Tidak Diketahui pada Suku Pertama Kalimat Matematika Penjumlahan sampai 100 | Belum mampu menemukan nilai suku pertama pada kalimat matematika penjumlahan bilangan cacah sampai 100 (benar 0 butir dari 4 butir latihan mandiri: (1) 32, (2) 32, (3) 42, (4) 46). | Mampu menemukan nilai suku pertama pada kalimat matematika penjumlahan bilangan cacah sampai 100 dengan benar sebanyak 1-2 butir dari 4 butir latihan mandiri (acuan: (1) 32, (2) 32, (3) 42, (4) 46). | Mampu menemukan nilai suku pertama pada kalimat matematika penjumlahan bilangan cacah sampai 100 dengan benar sebanyak 3 butir dari 4 butir latihan mandiri (acuan: (1) 32, (2) 32, (3) 42, (4) 46). | Mampu menemukan seluruh nilai suku pertama pada kalimat matematika penjumlahan bilangan cacah sampai 100 dengan benar secara mandiri (tepat 4 dari 4 butir latihan mandiri: (1) 32, (2) 32, (3) 42, (4) 46). |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah media konkret kelereng dan cangkir tertutup efektif membantu murid memahami konsep suku pertama yang tidak diketahui?
- Bagian mana dari langkah perhitungan murid yang masih sering mengalami kekeliruan saat mengurangkan hasil dengan suku kedua?
Murid:- Cara apa yang paling membantumu menemukan angka yang tersembunyi di awal penjumlahan?
- Apakah kamu merasa kesulitan saat menghitung nilai yang belum diketahui sampai bilangan 100?
Pertemuan 2 — Menemukan Nilai yang Tidak Diketahui pada Suku Kedua Kalimat Matematika Penjumlahan sampai 100 — 2 JP (2 x 35 menit = 70 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 3.2.2 Menemukan nilai yang tidak diketahui pada suku kedua dalam kalimat matematika yang melibatkan penjumlahan pada bilangan cacah sampai 100
Pendahuluan:- Guru menyapa murid, memimpin doa singkat, memeriksa kehadiran, dan mengondisikan kesiapan belajar di kelas (3 menit).
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini, yaitu menemukan nilai yang belum diketahui pada suku kedua kalimat matematika penjumlahan sampai 100 (2 menit).
- Guru memberikan asesmen diagnostik singkat dengan menuliskan 2 soal di papan tulis: (1) 10 + ... = 18; (2) 40 + ... = 70. Murid menuliskan jawabannya di selembar kertas kecil (acuan kunci: (1) 8; (2) 30) untuk mengecek kesiapan konsep penjumlahan dasar (5 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Bermakna, Berkesadaran):- Murid mengamati situasi kontekstual yang dicontohkan guru: Galih memiliki 30 kelereng, lalu dimasukkan ke dalam toples bersama kelereng Andi hingga totalnya menjadi 50 kelereng. Guru menuliskan model kalimat matematika: 30 + ... = 50 (5 menit).
- Murid menyimak peragaan menggunakan benda konkret (kelereng/kerikil dan wadah) serta garis bilangan atau cara pengurangan (50 - 30 = 20) untuk menemukan bahwa nilai suku kedua yang hilang adalah 20 (7 menit).
- Murid secara berpasangan mencoba menyelesaikan contoh soal kedua: 45 + ... = 80 melalui penghitungan pengurangan bersusun atau melengkapi bilangan: 80 - 45 = 35 (acuan: bilangan suku kedua adalah 35) (8 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):- Guru membagikan permainan kartu tantangan berpasangan 'Tebak Suku Kedua': setiap murid menerima kartu berisi kalimat matematika rumpang suku kedua lalu bertukar giliran untuk menebak dan menuliskan nilai suku kedua tersebut secara bergembira (10 menit).
- Murid secara mandiri mengerjakan Lembar Kerja Aplikasi berisi 4 butir soal mencari nilai suku kedua berikut: (1) 25 + ... = 60; (2) 42 + ... = 75; (3) 18 + ... = 50; (4) 36 + ... = 90 (acuan kunci: (1) 35; (2) 33; (3) 32; (4) 54) (10 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid bersama guru mencocokkan hasil penyelesaian 4 butir soal pada Lembar Kerja dan murid mengidentifikasi cara paling tepat yang mereka gunakan (pengurangan hasil dengan suku pertama) (5 menit).
- Murid mengemukakan langkah apa yang paling mudah atau bagian mana yang masih dirasa menantang saat mencari suku kedua (5 menit).
Penutup:- Guru bersama murid menyimpulkan cara menemukan suku kedua pada kalimat matematika penjumlahan, yaitu dengan mengurangkan jumlah total dengan suku pertama (contoh: a + ... = c, maka suku kedua = c - a) (5 menit).
- Guru memberikan penguatan atas ketelitian murid selama berlatih, menyampaikan topik untuk pertemuan berikutnya (suku pengurang pada pengurangan), dan menutup pembelajaran dengan doa serta salam (5 menit).
Diferensiasi:- Konten: Murid yang membutuhkan bimbingan diberikan alat bantu konkret berupa kerikil/dekak-dekak puluhan dan satuan, sedangkan murid yang sudah mahir langsung menggunakan operasi pengurangan bilangan bersusun hingga rentang 100.
- Proses: Murid yang memerlukan pendampingan diberikan bimbingan bertahap dari bilangan kelipatan 10 (misal: 20 + ... = 50), sedangkan murid yang cepat diberikan tantangan mencari suku kedua dengan selisih yang melibatkan teknik meminjam.
- Produk: Semua murid menyelesaikan target menemukan suku kedua, dengan murid berpencapaian tinggi menyelesaikan seluruh 4 butir soal mandiri secara tepat dan murid berkembang menyelesaikan minimal 2 butir terbimbing.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Pemberian 2 butir soal diagnostik penjumlahan suku kedua pada awal pelajaran: (1) 10 + ... = 18; (2) 40 + ... = 70. Acuan jawaban benar: (1) 8; (2) 30. Tujuannya untuk mengidentifikasi kesiapan murid dalam operasi penjumlahan dan pengurangan dasar.
Proses:- Observasi saat aktivitas permainan kartu 'Tebak Suku Kedua' dan pengecekan langkah kerja murid saat mengerjakan Lembar Kerja mencari nilai suku kedua pada 4 butir soal: (1) 25 + ... = 60 (kunci: 35); (2) 42 + ... = 75 (kunci: 33); (3) 18 + ... = 50 (kunci: 32); (4) 36 + ... = 90 (kunci: 54).
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman mandiri di akhir tahap inti/refleksi dengan 1 butir soal tiket keluar (exit ticket): 'Tentukan nilai suku kedua pada kalimat matematika: 52 + ... = 85!' Acuan kunci jawaban: 33 (cara: 85 - 52 = 33).
Formatif:- Tes tertulis singkat pada Lembar Kerja untuk menguji ketepatan menemukan nilai yang tidak diketahui pada suku kedua kalimat matematika penjumlahan sampai 100.
- Observasi unjuk kerja saat murid menyelesaikan permainan kartu tebak suku kedua.
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Ketepatan Menemukan Nilai Suku Kedua pada Kalimat Matematika Penjumlahan sampai 100 | Belum mampu menemukan nilai suku kedua dengan tepat pada 4 butir soal target (jawaban benar 0 dari 4 butir: 25 + ... = 60 [kunci: 35]; 42 + ... = 75 [kunci: 33]; 18 + ... = 50 [kunci: 32]; 36 + ... = 90 [kunci: 54]) walau dengan bimbingan penuh. | Mampu menemukan nilai suku kedua dengan tepat pada 1-2 dari 4 butir soal target (acuan kunci: 35, 33, 32, 54) dengan bantuan dan bimbingan guru. | Mampu menemukan nilai suku kedua dengan tepat pada 3 dari 4 butir soal target (acuan kunci: 35, 33, 32, 54) secara mandiri. | Mampu menemukan seluruh nilai suku kedua dengan tepat pada 4 dari 4 butir soal target (1) 25 + ... = 60 [kunci: 35]; (2) 42 + ... = 75 [kunci: 33]; (3) 18 + ... = 50 [kunci: 32]; (4) 36 + ... = 90 [kunci: 54] secara mandiri dan konsisten. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah penggunaan media konkret/kartu bilangan mempermudah murid memahami hubungan antara penjumlahan dan pengurangan dalam menemukan suku kedua?
- Bagian mana dari langkah penemuan suku kedua yang masih sering membingungkan bagi murid yang mengalami kesulitan hitung bersusun?
Murid:- Bagaimana caramu mencari bilangan yang belum diketahui pada suku kedua tadi?
- Apakah kamu merasa lebih mudah mencari nilai suku kedua dengan cara menghitung maju atau dengan cara pengurangan?
Pertemuan 3 — Menemukan Nilai yang Tidak Diketahui pada Suku Pengurang Kalimat Matematika Pengurangan sampai 100 — 2 JP (2 x 35 menit = 70 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 3.2.3 Menemukan nilai yang tidak diketahui pada suku pengurang dalam kalimat matematika yang melibatkan pengurangan pada bilangan cacah sampai 100
Pendahuluan:- Guru mengondisikan kelas, menyapa murid, memimpin doa bersama, dan mengecek kehadiran (3 menit).
- Guru melakukan asesmen awal berupa kuis lisan singkat berisi 2 soal pengurangan dasar: (1) 15 – 7 = ... (acuan: 8) dan (2) 20 – ... = 14 (acuan: 6) untuk memeriksa kesiapan murid memahami konsep pengurangan dan mencari suku pengurang (4 menit).
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini, yaitu menemukan nilai yang tidak diketahui pada suku pengurang dalam kalimat matematika pengurangan sampai 100 (3 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Bermakna, Berkesadaran):- Murid menyimak cerita kontekstual yang disajikan guru: 'Pak Slamet memiliki 80 butir telur di kandang. Setelah sebagian laku terjual, telur yang tersisa di kandang ada 45 butir. Berapa butir telur yang sudah terjual?' (4 menit).
- Murid bersama guru memodelkan situasi tersebut ke dalam kalimat matematika rumpang: 80 – ... = 45, lalu mengamati representasi diagram batang/garis bilangan bahwa suku pengurang diperoleh dari selisih bilangan mula-mula dengan sisa: 80 – 45 = 35, sehingga nilai yang tidak diketahui adalah 35 (acuan: 80 – 35 = 45) (6 menit).
- Murid mengamati dua contoh tambahan di papan tulis: (a) 32 – ... = 15 dihitung dengan 32 – 15 = 17; (b) 56 – ... = 24 dihitung dengan 56 – 24 = 32 (5 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan):- Murid memainkan aktivitas tantangan berpasangan 'Detektif Bilangan Rahasia' yang menggembirakan: tiap pasangan menyelesaikan tantangan mencari suku pengurang pada 4 kartu misi: Kartu 1: 53 – ... = 32 (acuan: 53 – 32 = 21); Kartu 2: 65 – ... = 25 (acuan: 65 – 25 = 40); Kartu 3: 74 – ... = 38 (acuan: 74 – 38 = 36); Kartu 4: 90 – ... = 47 (acuan: 90 – 47 = 43) (10 menit).
- Murid secara mandiri mengerjakan lembar latihan penemuan suku pengurang berisi 4 soal berikut: (1) 48 – ... = 21 (acuan: 27); (2) 63 – ... = 35 (acuan: 28); (3) 77 – ... = 49 (acuan: 28); (4) 85 – ... = 39 (acuan: 46) (15 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid bersama guru mencocokkan hasil pengerjaan lembar latihan dan menganalisis strategi pengurangan yang digunakan: membuktikan bahwa untuk mencari suku pengurang pada bentuk A – ... = C, caranya adalah menghitung A – C (5 menit).
- Murid memeriksa kembali pekerjaannya sendiri dan mencatat apakah ada kekeliruan hitung saat melakukan pengurangan bersusun (5 menit).
Penutup:- Murid dan guru menyimpulkan cara menemukan suku pengurang pada kalimat matematika pengurangan bilangan cacah sampai 100 (5 menit).
- Murid menyelesaikan cek pemahaman akhir (exit ticket) berisi 1 soal: 70 – ... = 42 (acuan: 28) pada selembar kertas kecil, lalu kegiatan ditutup dengan salam dan doa (5 menit).
Diferensiasi:- Konten: Murid yang membutuhkan bimbingan diberikan kartu panduan alur hitung konkret (A – C = ...), sedangkan murid yang cepat diberikan bilangan mendekati 100 dengan teknik meminjam.
- Proses: Murid yang mengalami kesulitan berhitung didampingi guru dengan manipulatif kartu nilai tempat, sedangkan murid mandiri langsung mengerjakan lembar latihan mandiri.
- Produk: Murid menyelesaikan soal menemukan suku pengurang dengan atau tanpa coretan bantuan diagram batang, dengan target ketepatan nilai yang sama.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Tanya jawab lisan diagnostik di awal pembelajaran: (1) 15 – 7 = ... (acuan jawaban: 8); (2) 20 – ... = 14 (acuan jawaban: 6) untuk memetakan kesiapan murid menemukan nilai suku pengurang.
Proses:- Pengamatan dan pengecekan ketepatan pengerjaan 4 kartu misi 'Detektif Bilangan Rahasia': Kartu 1: 53 – ... = 32 (acuan: 21); Kartu 2: 65 – ... = 25 (acuan: 40); Kartu 3: 74 – ... = 38 (acuan: 36); Kartu 4: 90 – ... = 47 (acuan: 43).
- Pemeriksaan ketepatan 4 soal latihan mandiri: Soal (1) 48 – ... = 21 (acuan: 27); Soal (2) 63 – ... = 35 (acuan: 28); Soal (3) 77 – ... = 49 (acuan: 28); Soal (4) 85 – ... = 39 (acuan: 46).
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman penutup (exit ticket): menemukan nilai yang tidak diketahui pada kalimat matematika 70 – ... = 42 (acuan jawaban: 28, diperoleh dari 70 – 42 = 28).
Formatif:- Asesmen awal berupa tanya jawab lisan pengurangan dasar untuk suku pengurang
- Observasi unjuk kerja dan ketepatan menemukan suku pengurang pada aktivitas Detektif Bilangan Rahasia
- Pemeriksaan hasil kerja mandiri menemukan nilai suku pengurang pada 4 butir soal latihan
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Menemukan nilai yang tidak diketahui pada suku pengurang kalimat matematika pengurangan sampai 100 | Belum mampu menemukan nilai yang tidak diketahui pada suku pengurang, atau hanya mampu menemukan 1 dari 4 nilai suku pengurang secara tepat pada soal latihan mandiri (acuan soal: 48 – 27 = 21; 63 – 28 = 35; 77 – 28 = 49; 85 – 46 = 39). | Mampu menemukan 2 dari 4 nilai suku pengurang secara tepat pada soal latihan mandiri (acuan soal: 48 – 27 = 21; 63 – 28 = 35; 77 – 28 = 49; 85 – 46 = 39) dengan bantuan bimbingan guru. | Mampu menemukan 3 dari 4 nilai suku pengurang secara tepat pada soal latihan mandiri (acuan soal: 48 – 27 = 21; 63 – 28 = 35; 77 – 28 = 49; 85 – 46 = 39) secara mandiri. | Mampu menemukan seluruhnya (4 dari 4) nilai suku pengurang secara tepat pada soal latihan mandiri (acuan soal: 48 – 27 = 21; 63 – 28 = 35; 77 – 28 = 49; 85 – 46 = 39) secara mandiri dan konsisten tanpa kekeliruan hitung. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah konteks cerita telur Pak Slamet efektif membantu murid memahami cara menemukan nilai suku pengurang?
- Bagian mana dari langkah pengurangan yang masih menjadi kendala bagi murid saat mencari nilai suku pengurang (misal: teknik meminjam)?
Murid:- Cara apa yang kamu gunakan untuk mencari bilangan yang hilang pada bentuk pengurangan seperti 50 – ... = 30?
- Apakah kamu merasa kesulitan saat mengurangkan bilangan mula-mula dengan hasil sisanya?
Pertemuan 4 — Menemukan Nilai yang Tidak Diketahui pada Bilangan yang Dikurangi Kalimat Matematika Pengurangan sampai 100 — 2 JP (2 x 35 menit = 70 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 3.2.4 Menemukan nilai yang tidak diketahui pada bilangan yang dikurangi dalam kalimat matematika yang melibatkan pengurangan pada bilangan cacah sampai 100
Pendahuluan:- Guru membuka pelajaran, menyapa murid, mengecek kehadiran, dan memandu doa bersama (3 menit).
- Guru melakukan asesmen awal singkat untuk mengecek kesiapan murid tentang hubungan pengurangan dan penjumlahan melalui 2 soal di papan tulis: (1) ... – 5 = 10; (2) ... – 12 = 8. Guru memeriksa jawaban lisan murid (acuan jawaban: soal 1 adalah 15 karena 10 + 5 = 15; soal 2 adalah 20 karena 8 + 12 = 20) (4 menit).
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini, yaitu menemukan nilai yang tidak diketahui pada bilangan yang dikurangi (suku awal) dalam kalimat matematika pengurangan bilangan cacah sampai 100 (3 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Bermakna, Berkesadaran):- Murid menyimak cerita kontekstual peternak ayam yang disampaikan guru: 'Pak Slamet menjual 45 ekor ayam di pasar. Sisa ayam di kandang sekarang ada 27 ekor. Berapa ekor ayam Pak Slamet mula-mula?' (3 menit).
- Guru memodelkan perumusan kalimat matematikanya di papan tulis menjadi '... – 45 = 27' dan menunjukkan cara menemukan bilangan yang dikurangi (suku pertama) dengan menjumlahkan hasil pengurangan dan suku pengurang: 27 + 45 = 72, sehingga nilai mula-mula adalah 72 (acuan: 72 – 45 = 27) (7 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan):- Murid memainkan permainan tantangan cepat 'Tebak Asal Mula' secara berpasangan menggunakan 3 kartu soal: Kartu A: '... – 14 = 25' (acuan jawaban: 39 karena 25 + 14 = 39); Kartu B: '... – 32 = 18' (acuan jawaban: 50 karena 18 + 32 = 50); Kartu C: '... – 26 = 41' (acuan jawaban: 67 karena 41 + 26 = 67) untuk saling memeriksa jawaban kartu secara bergantian (12 menit).
- Murid secara mandiri menyelesaikan Lembar Latihan berisi 4 butir soal menemukan bilangan yang dikurangi: Soal 1: '... – 16 = 33' (acuan jawaban: 49); Soal 2: '... – 28 = 45' (acuan jawaban: 73); Soal 3: '... – 37 = 29' (acuan jawaban: 66); Soal 4: '... – 54 = 38' (acuan jawaban: 92) (15 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid bersama guru membahas hasil Lembar Latihan dan memeriksa ketepatan langkah penyelesaian dengan menjumlahkan bilangan pengurang dan sisa (8 menit).
- Murid menyimpulkan sendiri aturan untuk mencari bilangan mula-mula yang dikurangi, yaitu dengan menambahkan bilangan pengurang pada hasil yang tersisa (5 menit).
Penutup:- Murid mengerjakan asesmen akhir berupa 2 butir soal tiket keluar di kertas kecil: (1) '... – 23 = 42'; (2) '... – 36 = 49' (acuan jawaban: butir 1 adalah 65; butir 2 adalah 85) (5 menit).
- Guru memberikan umpan balik singkat atas hasil tiket keluar, menyampaikan materi pertemuan berikutnya (menemukan nilai yang tidak diketahui pada kalimat matematika kontekstual penjumlahan dan pengurangan), dan menutup sesi dengan doa (5 menit).
Diferensiasi:- Konten: Murid yang membutuhkan bimbingan diberikan soal dengan penjumlahan tanpa teknik menyimpan (misal: ... – 12 = 23; acuan: 35), sedangkan murid cepat diberikan soal dengan bilangan mendekati 100 yang melibatkan teknik menyimpan (misal: ... – 48 = 47; acuan: 95).
- Proses: Murid yang masih kesulitan dibimbing menggunakan bantuan garis bilangan atau blok puluhan-satuan untuk memvisualisasikan penggabungan sisa dan pengurang, sedangkan murid mahir mengerjakan secara mandiri.
- Produk: Semua murid menghasilkan isian angka yang tepat pada titik-titik kalimat matematika bilangan yang dikurangi sesuai tingkat kesiapan.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Pemeriksaan kesiapan operasi dasar penjumlahan dan pemahaman kalimat rumpang melalui 2 soal: (1) '... – 5 = 10'; (2) '... – 12 = 8' (acuan jawaban: soal 1 = 15; soal 2 = 20).
Proses:- Pemeriksaan ketepatan pengisian 4 butir Lembar Latihan mandiri: (1) '... – 16 = 33' (acuan: 49); (2) '... – 28 = 45' (acuan: 73); (3) '... – 37 = 29' (acuan: 66); (4) '... – 54 = 38' (acuan: 92).
Akhir Pertemuan:- Tiket keluar 2 butir soal tertulis: (1) '... – 23 = 42' (acuan jawaban: 65); (2) '... – 36 = 49' (acuan jawaban: 85).
Formatif:- Pemeriksaan diagnostik lisan di pendahuluan
- Observasi unjuk kerja permainan tantangan berpasangan
- Pemeriksaan Lembar Latihan mandiri
- Tiket keluar asesmen akhir
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Menemukan nilai yang tidak diketahui pada bilangan yang dikurangi dalam kalimat matematika pengurangan sampai 100 | Belum mampu menemukan nilai yang tidak diketahui pada bilangan yang dikurangi (benar 0 atau 1 dari 4 butir Lembar Latihan acuan: 49, 73, 66, 92) dan masih memerlukan bimbingan penuh guru. | Mampu menemukan nilai yang tidak diketahui pada bilangan yang dikurangi sebanyak 2 dari 4 butir Lembar Latihan acuan (49, 73, 66, 92) dengan bimbingan guru. | Mampu menemukan nilai yang tidak diketahui pada bilangan yang dikurangi sebanyak 3 dari 4 butir Lembar Latihan acuan (49, 73, 66, 92) secara mandiri. | Mampu menemukan nilai yang tidak diketahui pada bilangan yang dikurangi secara tepat pada seluruh 4 butir Lembar Latihan acuan (49, 73, 66, 92) secara mandiri tanpa kesalahan. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah murid dapat memahami bahwa mencari bilangan yang dikurangi dilakukan dengan menjumlahkan sisa dan bilangan pengurang?
- Bagian mana dari langkah pembelajaran yang paling membantu murid memahami konsep kalimat matematika rumpang ini?
Murid:- Cara apa yang kamu gunakan untuk menemukan bilangan mula-mula pada pengurangan?
- Soal mana yang menurutmu paling menantang untuk diselesaikan hari ini?
Pertemuan 5 — Menemukan Nilai yang Tidak Diketahui pada Kalimat Matematika Penjumlahan dan Pengurangan Kontekstual sampai 100 — 2 JP (2 x 35 menit = 70 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 3.2.1 Menemukan nilai yang tidak diketahui pada suku pertama dalam kalimat matematika yang melibatkan penjumlahan pada bilangan cacah sampai 100
- TP 3.2.2 Menemukan nilai yang tidak diketahui pada suku kedua dalam kalimat matematika yang melibatkan penjumlahan pada bilangan cacah sampai 100
- TP 3.2.3 Menemukan nilai yang tidak diketahui pada suku pengurang dalam kalimat matematika yang melibatkan pengurangan pada bilangan cacah sampai 100
- TP 3.2.4 Menemukan nilai yang tidak diketahui pada bilangan yang dikurangi dalam kalimat matematika yang melibatkan pengurangan pada bilangan cacah sampai 100
Pendahuluan:- Guru menyapa murid, mengajak berdoa bersama, dan mengecek kehadiran murid (3 menit).
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini, yaitu menemukan nilai yang tidak diketahui pada kalimat matematika penjumlahan dan pengurangan dalam situasi soal cerita kontekstual (2 menit).
- Guru melakukan asesmen diagnostik singkat dengan menampilkan 2 soal di papan tulis: (1) ... + 15 = 40 (acuan: nilai tidak diketahui = 25); (2) 50 - ... = 30 (acuan: nilai tidak diketahui = 20), lalu meminta murid menuliskannya di papan tulis mini masing-masing (5 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Bermakna, Berkesadaran):- Guru menyajikan sebuah cerita kontekstual di papan tulis: 'Pak Slamet memelihara 80 ekor ayam di kandang. Sebagian ayam dijual ke pasar. Sisa ayam di kandang sekarang adalah 45 ekor. Berapa ekor ayam yang dijual Pak Slamet?' (5 menit).
- Murid bersama guru mencermati cerita tersebut dan mengidentifikasi bagian-bagian bilangan: mula-mula (80 ekor), dijual/pengurang (... ekor), sisa (45 ekor), lalu merumuskannya menjadi bentuk kalimat matematika: 80 - ... = 45 (5 menit).
- Murid berkesadaran mengaitkan operasi pengurangan dengan operasi inversnya untuk menemukan nilai suku pengurang yang belum diketahui: 80 - 45 = 35, sehingga nilai yang tidak diketahui adalah 35 ekor ayam (5 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):- Murid dibagi ke dalam kelompok berpasangan untuk memainkan aktivitas menggembirakan 'Tantangan Detektif Bilangan', di mana setiap pasangan menerima Lembar Kerja berisi 4 cerita kontekstual terstruktur (5 menit).
- Secara berpasangan, murid membaca cerita, menyusun kalimat matematika, dan menemukan nilai yang tidak diketahui untuk 4 soal berikut: (1) 'Di keranjang ada sejumlah mangga. Ibu menambahkan 24 mangga sehingga jumlahnya menjadi 60 mangga' (bentuk: ... + 24 = 60, nilai = 36); (2) 'Dina mempunyai 35 stiker, lalu dibelikan lagi oleh ayah sehingga menjadi 75 stiker' (bentuk: 35 + ... = 75, nilai = 40); (3) 'Paman membawa 90 butir telur, pecah di jalan sebagian sehingga tersisa 65 butir' (bentuk: 90 - ... = 65, nilai = 25); (4) 'Ada sekelompok burung di pohon, terbang pergi 18 ekor dan tersisa 42 ekor' (bentuk: ... - 18 = 42, nilai = 60) (15 menit).
- Setiap pasangan saling menukar lembar kerja dengan pasangan lain untuk memeriksa kecocokan nilai yang ditemukan berdasarkan arahan kunci jawaban guru (5 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid dan guru mendiskusikan kembali bagaimana cara menentukan apakah suatu masalah kontekstual diselesaikan dengan mencari suku pertama penjumlahan, suku kedua penjumlahan, suku pengurang, atau bilangan yang dikurangi (5 menit).
- Murid mengerjakan asesmen formatif akhir secara mandiri berupa 2 soal kontekstual singkat di buku tulis (10 menit).
Penutup:- Guru memberikan penguatan terhadap langkah-langkah menemukan nilai yang tidak diketahui dari soal kontekstual (3 menit).
- Murid menyampaikan refleksi satu kalimat tentang pemahamannya hari ini, lalu pembelajaran ditutup dengan doa bersama (2 menit).
Diferensiasi:- Konten: Murid yang membutuhkan bimbingan diberikan teks soal cerita yang dilengkapi penanda visual berupa kotak rumpang untuk meletakkan angka-angka yang diketahui.
- Proses: Murid yang membutuhkan pendampingan diperbolehkan menggunakan bantuan garis bilangan atau manipulatif balok puluhan dan satuan untuk operasi hitung pendukung; murid yang sudah mahir menyelesaikan soal kontekstual dengan bilangan puluhan yang mendekati 100 secara mandiri tanpa bantuan media fisik.
- Produk: Semua murid menuliskan bentuk kalimat matematika dan nilai yang tidak diketahui; murid cepat ditantang menuliskan cara hitung inversnya secara lengkap.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Diagnostik tertulis singkat berdurasi 5 menit pada pendahuluan untuk memetakan kesiapan murid dalam menentukan nilai yang tidak diketahui pada kalimat matematika penjumlahan dan pengurangan: (1) ... + 15 = 40 (acuan: 25); (2) 50 - ... = 30 (acuan: 20).
Proses:- Observasi keterlibatan dan ketepatan murid dalam LK Tantangan Detektif Bilangan yang memuat 4 butir: (1) Menemukan suku pertama penjumlahan (... + 24 = 60, acuan: 36); (2) Menemukan suku kedua penjumlahan (35 + ... = 75, acuan: 40); (3) Menemukan suku pengurang (90 - ... = 65, acuan: 25); (4) Menemukan bilangan yang dikurangi (... - 18 = 42, acuan: 60).
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman mandiri tertulis berupa 2 soal cerita: Soal 1: 'Toko buku memiliki persediaan 48 buku gambar. Datang kiriman buku gambar baru sehingga totalnya menjadi 85 buku gambar. Berapa buku gambar yang baru datang?' (acuan: bentuk 48 + ... = 85, nilai yang tidak diketahui = 37). Soal 2: 'Sebuah toples berisi sejumlah kelereng. Andi mengambil 26 kelereng dan menyisakan 38 kelereng di dalam toples. Berapa banyak kelereng di dalam toples mula-mula?' (acuan: bentuk ... - 26 = 38, nilai yang tidak diketahui = 64).
Formatif:- Observasi unjuk kerja berpasangan saat memetakan 4 soal kontekstual 'Tantangan Detektif Bilangan' ke dalam kalimat matematika dan mencari nilai yang belum diketahui.
- Tes tertulis formatif mandiri pada tahap refleksi sebanyak 2 soal cerita kontekstual.
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Menemukan Nilai yang Tidak Diketahui pada Suku Penjumlahan Kontekstual (TP 3.2.1 dan TP 3.2.2) | Belum mampu menemukan nilai yang tidak diketahui pada suku pertama maupun suku kedua kalimat matematika penjumlahan kontekstual walau dengan bimbingan penuh guru. | Mampu menemukan nilai yang tidak diketahui pada 1 dari 2 target penjumlahan kontekstual (... + 24 = 60 [acuan: 36] atau 35 + ... = 75 [acuan: 40]) dengan bantuan dan bimbingan guru. | Mampu menemukan nilai yang tidak diketahui pada kedua target penjumlahan kontekstual (... + 24 = 60 [acuan: 36] dan 35 + ... = 75 [acuan: 40]) secara tepat namun sesekali membutuhkan konfirmasi guru. | Mampu menemukan seluruh nilai yang tidak diketahui pada kedua target penjumlahan kontekstual (... + 24 = 60 [acuan: 36] dan 35 + ... = 75 [acuan: 40]) secara tepat, teliti, dan mandiri. | | Menemukan Nilai yang Tidak Diketahui pada Suku Pengurangan Kontekstual (TP 3.2.3 dan TP 3.2.4) | Belum mampu menemukan nilai yang tidak diketahui pada suku pengurang maupun bilangan yang dikurangi dalam kalimat matematika pengurangan kontekstual. | Mampu menemukan nilai yang tidak diketahui pada 1 dari 2 target pengurangan kontekstual (90 - ... = 65 [acuan: 25] atau ... - 18 = 42 [acuan: 60]) dengan arahan guru. | Mampu menemukan nilai yang tidak diketahui pada kedua target pengurangan kontekstual (90 - ... = 65 [acuan: 25] dan ... - 18 = 42 [acuan: 60]) secara tepat. | Mampu menemukan seluruh nilai yang tidak diketahui pada kedua target pengurangan kontekstual (90 - ... = 65 [acuan: 25] dan ... - 18 = 42 [acuan: 60]) secara tepat dan konsisten mandiri. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah konteks cerita yang disajikan mempermudah murid mengidentifikasi posisi nilai yang belum diketahui dalam kalimat matematika?
- Bagian mana dari keempat tipe kalimat matematika (suku pertama penjumlahan, suku kedua penjumlahan, pengurang, atau yang dikurangi) yang masih membingungkan bagi sebagian murid?
Murid:- Cerita matematika mana yang menurutmu paling mudah diubah menjadi kalimat matematika dan dicari nilainya?
- Bagaimana caramu memastikan bahwa nilai yang kamu temukan sudah benar?
Pertemuan 6 — Asesmen Sumatif Bab — 2 JP (2 x 35 menit = 70 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 3.2.1 Menemukan nilai yang tidak diketahui pada suku pertama dalam kalimat matematika yang melibatkan penjumlahan pada bilangan cacah sampai 100
- TP 3.2.2 Menemukan nilai yang tidak diketahui pada suku kedua dalam kalimat matematika yang melibatkan penjumlahan pada bilangan cacah sampai 100
- TP 3.2.3 Menemukan nilai yang tidak diketahui pada suku pengurang dalam kalimat matematika yang melibatkan pengurangan pada bilangan cacah sampai 100
- TP 3.2.4 Menemukan nilai yang tidak diketahui pada bilangan yang dikurangi dalam kalimat matematika yang melibatkan pengurangan pada bilangan cacah sampai 100
Pendahuluan:- Guru mengondisikan kelas, mengajak murid berdoa, mengecek kehadiran, serta menyiapkan meja agar rapi dan mandiri (3 menit).
- Guru menyampaikan tujuan pertemuan yaitu mengukur pemahaman bab mengenai kalimat matematika penjumlahan dan pengurangan bilangan cacah sampai 100 secara mandiri dan jujur (2 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran):- Guru membagikan Lembar Tes Sumatif Bagian 1 (Penjumlahan) dan membacakan petunjuk pengerjaan: murid diminta menemukan nilai yang belum diketahui pada suku pertama (... + b = c) dan suku kedua (a + ... = c) beserta menuliskan langkah pengurangannya secara mandiri (3 menit).
Mengaplikasi (Bermakna):- Murid mengerjakan Tugas 1 Tes Tertulis Penjumlahan secara individual selama 30 menit. Soal Tugas 1 terdiri dari 4 butir: (1) ... + 28 = 75; (2) ... + 47 = 92; (3) 36 + ... = 81; (4) 54 + ... = 100. Acuan kunci jawaban dan langkah: Soal 1 langkah 75 - 28 = 47, nilai = 47; Soal 2 langkah 92 - 47 = 45, nilai = 45; Soal 3 langkah 81 - 36 = 45, nilai = 45; Soal 4 langkah 100 - 54 = 46, nilai = 46 (30 menit).
- Guru mengumpulkan lembar jawaban Bagian 1, membagikan Lembar Tes Sumatif Bagian 2 (Pengurangan), dan memberi instruksi pengerjaan untuk suku pengurang (a - ... = c) serta bilangan yang dikurangi (... - b = c) (2 menit).
- Murid mengerjakan Tugas 2 Tes Tertulis Pengurangan secara individual selama 25 menit. Soal Tugas 2 terdiri dari 4 butir: (1) 84 - ... = 39; (2) 70 - ... = 26; (3) ... - 35 = 48; (4) ... - 29 = 53. Acuan kunci jawaban dan langkah: Soal 1 langkah 84 - 39 = 45, nilai = 45; Soal 2 langkah 70 - 26 = 44, nilai = 44; Soal 3 langkah 48 + 35 = 83, nilai = 83; Soal 4 langkah 53 + 29 = 82, nilai = 82 (25 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Guru mengumpulkan seluruh lembar jawaban murid, lalu memandu murid melakukan refleksi singkat berkesadaran tentang pengalaman menyelesaikan soal evaluasi mandiri hari ini (2 menit).
Penutup:- Guru bersama murid menyimpulkan intisari pembelajaran Bab 2 bahwa operasi hitung pengurangan berkebalikan dengan penjumlahan saat mencari nilai yang tidak diketahui (2 menit).
- Guru mengapresiasi kejujuran dan kemandirian murid selama tes sumatif, menyampaikan rencana pembelajaran bab berikutnya, dan menutup sesi dengan doa bersama (1 menit).
Diferensiasi:- Konten: Bagi murid dengan hambatan visual ringan disediakan lembar tes dengan ukuran teks lebih besar (font 16 pt), tanpa mengubah konten soal dan tingkat kesulitan.
- Proses: Bagi murid yang membutuhkan waktu transisi membaca, guru membacakan kembali kalimat instruksi umum secara netral tanpa memberi petunjuk cara menghitung.
- Produk: Semua murid menghasilkan produk yang sama berupa lembar jawaban tes sumatif tertulis.
Asesmen Pertemuan:Sumatif Bab:- tes tertulis isian dan pemecahan masalah kalimat matematika: lembar tes sumatif berisi penyelesaian kalimat matematika penjumlahan dan pengurangan bilangan cacah sampai 100 dengan nilai yang belum diketahui pada suku pertama, suku kedua, suku pengurang, dan bilangan yang dikurangi beserta cara penentuannya
- tes tertulis serentak: lembar jawaban murid berisi penentuan nilai yang tidak diketahui pada suku pertama (... + b = c) dan suku kedua (a + ... = c) pada kalimat matematika penjumlahan bilangan cacah sampai 100 dengan langkah penyelesaian yang tepat (35 menit; individual; instrumen: kunci jawaban dan pedoman penskoran analitik)
- tes tertulis serentak: lembar jawaban murid berisi penentuan nilai yang tidak diketahui pada suku pengurang (a - ... = c) dan bilangan yang dikurangi (... - b = c) pada kalimat matematika pengurangan bilangan cacah sampai 100 dengan langkah penyelesaian yang tepat (35 menit; individual; instrumen: kunci jawaban dan pedoman penskoran analitik)
Sumatif:- tes tertulis isian dan pemecahan masalah kalimat matematika: lembar tes sumatif berisi penyelesaian kalimat matematika penjumlahan dan pengurangan bilangan cacah sampai 100 dengan nilai yang belum diketahui pada suku pertama, suku kedua, suku pengurang, dan bilangan yang dikurangi beserta cara penentuannya
- tes tertulis serentak: lembar jawaban murid berisi penentuan nilai yang tidak diketahui pada suku pertama (... + b = c) dan suku kedua (a + ... = c) pada kalimat matematika penjumlahan bilangan cacah sampai 100 dengan langkah penyelesaian yang tepat (35 menit; individual; instrumen: kunci jawaban dan pedoman penskoran analitik)
- tes tertulis serentak: lembar jawaban murid berisi penentuan nilai yang tidak diketahui pada suku pengurang (a - ... = c) dan bilangan yang dikurangi (... - b = c) pada kalimat matematika pengurangan bilangan cacah sampai 100 dengan langkah penyelesaian yang tepat (35 menit; individual; instrumen: kunci jawaban dan pedoman penskoran analitik)
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Menemukan nilai yang tidak diketahui pada suku pertama kalimat matematika penjumlahan (... + b = c) | Belum mampu menentukan nilai suku pertama pada kedua butir soal (... + 28 = 75 dan ... + 47 = 92) secara tepat. | Mampu menentukan nilai suku pertama dengan tepat pada 1 dari 2 butir soal (... + 28 = 75 [jawaban: 47] atau ... + 47 = 92 [jawaban: 45]). | Mampu menentukan nilai suku pertama dengan tepat pada kedua butir soal (... + 28 = 75 [jawaban: 47] dan ... + 47 = 92 [jawaban: 45]) beserta langkah pengurangan yang benar. | Mampu menentukan nilai suku pertama dengan tepat pada kedua butir soal secara mandiri tanpa keraguan serta menunjukkan langkah pembuktian penjumlahan kembali dengan tepat. | | Menemukan nilai yang tidak diketahui pada suku kedua kalimat matematika penjumlahan (a + ... = c) | Belum mampu menentukan nilai suku kedua pada kedua butir soal (36 + ... = 81 dan 54 + ... = 100) secara tepat. | Mampu menentukan nilai suku kedua dengan tepat pada 1 dari 2 butir soal (36 + ... = 81 [jawaban: 45] atau 54 + ... = 100 [jawaban: 46]). | Mampu menentukan nilai suku kedua dengan tepat pada kedua butir soal (36 + ... = 81 [jawaban: 45] dan 54 + ... = 100 [jawaban: 46]) beserta langkah pengurangan yang benar. | Mampu menentukan nilai suku kedua dengan tepat pada kedua butir soal secara mandiri tanpa keraguan serta menunjukkan langkah pembuktian penjumlahan kembali dengan tepat. | | Menemukan nilai yang tidak diketahui pada suku pengurang kalimat matematika pengurangan (a - ... = c) | Belum mampu menentukan nilai suku pengurang pada kedua butir soal (84 - ... = 39 dan 70 - ... = 26) secara tepat. | Mampu menentukan nilai suku pengurang dengan tepat pada 1 dari 2 butir soal (84 - ... = 39 [jawaban: 45] atau 70 - ... = 26 [jawaban: 44]). | Mampu menentukan nilai suku pengurang dengan tepat pada kedua butir soal (84 - ... = 39 [jawaban: 45] dan 70 - ... = 26 [jawaban: 44]) beserta langkah pengurangan yang benar. | Mampu menentukan nilai suku pengurang dengan tepat pada kedua butir soal secara mandiri tanpa kesalahan serta membuktikan hasil pengurangannya benar. | | Menemukan nilai yang tidak diketahui pada bilangan yang dikurangi kalimat matematika pengurangan (... - b = c) | Belum mampu menentukan nilai bilangan yang dikurangi pada kedua butir soal (... - 35 = 48 dan ... - 29 = 53) secara tepat. | Mampu menentukan nilai bilangan yang dikurangi dengan tepat pada 1 dari 2 butir soal (... - 35 = 48 [jawaban: 83] atau ... - 29 = 53 [jawaban: 82]). | Mampu menentukan nilai bilangan yang dikurangi dengan tepat pada kedua butir soal (... - 35 = 48 [jawaban: 83] dan ... - 29 = 53 [jawaban: 82]) beserta langkah penjumlahan yang benar. | Mampu menentukan nilai bilangan yang dikurangi dengan tepat pada kedua butir soal secara mandiri tanpa kesalahan serta membuktikan hasil pengurangannya benar. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah seluruh butir soal tes sumatif dapat diselesaikan oleh sebagian besar murid dalam alokasi waktu yang disediakan?
- Bagian mana dari penentuan suku yang belum diketahui (suku pertama, suku kedua, suku pengurang, atau bilangan yang dikurangi) yang paling banyak memerlukan remidiasi?
Murid:- Tipe soal mana yang menurutmu paling mudah dikerjakan hari ini?
- Apakah kamu memeriksa kembali hitunganmu sebelum mengumpulkan lembar jawaban tes?
SUMBER BELAJAR- Buku Panduan Guru Matematika untuk SD/MI Kelas III (Kemendikbudristek 2022)
- Buku Siswa Matematika untuk SD/MI Kelas III (Kemendikbudristek 2022)
- Benda konkret (kelereng/kerikil dan wadah cangkir penutup)
- Kartu tantangan 'Buka Kotak Misteri' dan lembar latihan
- Buku Siswa Matematika untuk SD/MI Kelas III (Kemendikbudristek 2022) Bab 2 Halaman 79–83
- Kelereng/kerikil dan wadah toples transparan
- Kartu angka dan Lembar Kerja Siswa 'Menemukan Suku Kedua Penjumlahan'
- Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2022). Buku Panduan Guru Matematika untuk SD/MI Kelas III. Jakarta: Kemendikbudristek.
- Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2022). Buku Siswa Matematika untuk SD/MI Kelas III. Jakarta: Kemendikbudristek.
- Kartu tantangan 'Detektif Bilangan Rahasia' dan lembar latihan mandiri.
- Buku Panduan Guru Matematika untuk SD/MI Kelas III (Kemendikbudristek, 2022)
- Buku Siswa Matematika untuk SD/MI Kelas III (Kemendikbudristek, 2022)
- Kartu tantangan 'Tebak Asal Mula' dan Lembar Latihan kalimat matematika
- Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia. 2022. Buku Panduan Guru Matematika untuk SD/MI Kelas III. Penulis: Susanto, dkk.
- Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia. 2022. Buku Siswa Matematika untuk SD/MI Kelas III.
- Lembar Kerja Murid 'Tantangan Detektif Bilangan', papan tulis mini, dan spidol.
- Lembar Tes Sumatif Matematika Bab 2 (Paket Soal Isian dan Pemecahan Masalah)
|