Modul AjarPertemuan 4Bab 6Fase ESemester 2

Modul Ajar Matematika Kelas 10: Ukuran Penempatan: Kuartil dan Interkuartil

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Matematika kelas 10 dengan topik "Ukuran Penempatan: Kuartil dan Interkuartil". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Matematika Kelas 10: Ukuran Penempatan: Kuartil dan Interkuartil

Matematika - Kelas 10

Bab 6 - Pertemuan 4

MODUL AJAR

Matematika — Kelas 10 (Fase E)

Topik: Ukuran Penempatan: Kuartil dan Interkuartil

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranMatematika
Fase / KelasFase E / Kelas 10
TopikUkuran Penempatan: Kuartil dan Interkuartil
Alokasi Waktu2x45 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menentukan kuartil bawah (Q1), kuartil tengah (Q2), dan kuartil atas (Q3) dari data tunggal maupun data kelompok.
  2. Murid dapat menghitung jangkauan interkuartil (IQR) dan menggunakannya untuk mendeskripsikan sebaran data.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Jika kita ingin membagi sekelompok data nilai ulangan menjadi empat kelompok dengan jumlah siswa yang sama banyak, bagaimana caranya?
  2. Apa bedanya nilai rata-rata kelas dengan nilai tengah (median)? Lalu bagaimana jika kita ingin tahu batas nilai 25% siswa terendah atau 25% tertinggi?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pelajaran dengan salam dan doa bersama.
  • Guru mengecek kehadiran dan kesiapan belajar murid.
  • Guru mengajak murid melakukan teknik STOP sejenak (menarik napas dalam) untuk memusatkan perhatian sebelum belajar matematika.
  • Guru memberikan asesmen awal berupa pertanyaan singkat tentang cara menentukan median (Q2) dari sekumpulan data sederhana.
  • Guru menyampaikan Tujuan Pembelajaran yang akan dicapai pada pertemuan ini, yaitu menentukan Q1, Q2, Q3 dan menghitung IQR.

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menyajikan ilustrasi visual sekumpulan data (misal n=20) dan meminta murid menentukan letak median (Q2) yang membagi data menjadi dua bagian sama besar.
  • Guru membimbing murid menemukan letak Q1 dan Q3 dengan membagi lagi sisi kiri dan kanan median, sehingga data terbagi menjadi 4 bagian yang masing-masing berisi 25% data.
  • Murid secara mandiri menyimpulkan konsep kuartil sebagai ukuran penempatan data.

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Murid dibagi ke dalam kelompok kecil (3-4 orang) untuk mengerjakan Lembar Kerja Murid (LKPD).
  • Murid berkolaborasi menghitung letak dan nilai Q1, Q2, dan Q3 dari data tunggal yang diberikan di LKPD.
  • Guru memberikan tantangan lanjutan berupa data kelompok (tabel distribusi frekuensi) dan membimbing murid menggunakan metode interpolasi untuk menentukan kuartil.
  • Murid menghitung Jangkauan Interkuartil (IQR) dengan rumus IQR = Q3 - Q1 dari data yang telah diselesaikan.

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil perhitungan kuartil dan IQR mereka.
  • Guru memandu diskusi kelas untuk menginterpretasikan makna IQR: 'Apa artinya jika nilai IQR suatu kelas sangat besar dibandingkan kelas lain?'
  • Murid merefleksikan bahwa IQR menunjukkan sebaran 50% data di bagian tengah, yang lebih kebal terhadap nilai ekstrem (pencilan) dibandingkan jangkauan total (range).

Penutup:

  • Guru dan murid bersama-sama menyimpulkan langkah-langkah menentukan kuartil dan IQR.
  • Guru memberikan asesmen akhir (sumatif singkat) secara individu untuk mengukur ketercapaian TP.
  • Guru meminta murid mengisi lembar refleksi singkat tentang perasaan dan pemahaman mereka hari ini.
  • Guru menyampaikan rencana materi untuk pertemuan berikutnya (misalnya Box Plot) dan menutup dengan doa.

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang masih kesulitan diberikan set data tunggal dengan jumlah data sedikit dan genap/ganjil sederhana. Murid yang sudah mahir langsung diberikan data kelompok dengan interval kelas yang membutuhkan interpolasi.
  • Proses: Guru memberikan pendampingan intensif (scaffolding) pada kelompok murid yang kesulitan memahami interpolasi data kelompok, sementara kelompok yang mahir berdiskusi secara mandiri.
  • Produk: Murid dibebaskan menyajikan interpretasi sebaran data (IQR) dalam bentuk kalimat deskriptif singkat atau menggunakan bantuan sketsa garis bilangan.

ASESMEN

Awal:

  • Diberikan data tunggal: 4, 6, 7, 8, 10. Tentukan nilai tengah (median) dari data tersebut!

Proses:

  • Guru berkeliling mengecek pemahaman murid saat mengerjakan LKPD: 'Bagaimana cara kalian menentukan letak Q1 jika jumlah datanya 30?'

Akhir:

  • Diberikan tabel distribusi frekuensi penjualan sepatu. 1) Tentukan nilai Q1, Q2, dan Q3! 2) Hitunglah Jangkauan Interkuartil (IQR)! 3) Jelaskan apa makna IQR tersebut terhadap sebaran ukuran sepatu yang terjual!

Formatif:

  • Observasi partisipasi murid saat diskusi kelompok.
  • Tanya jawab lisan saat proses penemuan letak kuartil.

Sumatif:

  • Kuis tertulis di akhir pertemuan berupa penyelesaian soal penentuan kuartil dan IQR dari sebuah kasus data.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Menentukan Kuartil (Q1, Q2, Q3)Belum mampu menentukan letak dan nilai kuartil dari data tunggal maupun data kelompok.Mampu menentukan letak kuartil, namun masih keliru dalam menghitung nilainya, terutama pada data kelompok (interpolasi).Mampu menentukan letak dan nilai Q1, Q2, dan Q3 pada data tunggal dan data kelompok dengan tepat.Mampu menentukan letak dan nilai semua kuartil dengan tepat, cepat, serta dapat menjelaskan langkah-langkahnya kepada teman.
Menghitung dan Menginterpretasi IQRBelum mampu menghitung IQR dan tidak dapat menjelaskan maknanya.Mampu menghitung rumus IQR (Q3 - Q1) namun belum tepat dalam mendeskripsikan maknanya terhadap sebaran data.Mampu menghitung IQR dengan benar dan dapat memberikan deskripsi dasar tentang sebaran 50% data di tengah.Mampu menghitung IQR dengan benar dan memberikan interpretasi yang mendalam serta mengaitkannya dengan kestabilan data (kebal pencilan).

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah ilustrasi visual pembagian data menjadi 4 bagian efektif membantu murid memahami konsep kuartil?
  • Bagian mana dari perhitungan data kelompok (interpolasi) yang paling membingungkan murid, dan bagaimana saya bisa memperbaikinya di masa depan?
  • Apakah alokasi waktu mencukupi untuk mencapai tahap interpretasi IQR?

Refleksi Murid:

  • Bagian mana dari materi kuartil dan IQR hari ini yang paling mudah dipahami?
  • Apa kesulitan terbesar yang kamu hadapi saat menghitung kuartil dari data berkelompok?
  • Bagaimana perasaanmu saat berhasil menemukan makna dari sebaran data menggunakan IQR?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Panduan Guru Matematika untuk SMA/MA/SMK/MAK Kelas X (Edisi Revisi)
  2. Buku Siswa Matematika untuk SMA/MA/SMK/MAK Kelas X (Edisi Revisi)
  3. Lembar Kerja Murid (LKPD) tentang Kuartil dan IQR
  4. Alat peraga visual (kartu angka/garis bilangan) untuk simulasi letak data

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.