Modul AjarPertemuan 3Bab 3Fase ESemester 1

Modul Ajar Matematika Kelas 10: Nilai Perbandingan Trigonometri Sudut Istimewa (30°, 45°, 60°)

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Matematika kelas 10 dengan topik "Nilai Perbandingan Trigonometri Sudut Istimewa (30°, 45°, 60°)". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Matematika Kelas 10: Nilai Perbandingan Trigonometri Sudut Istimewa (30°, 45°, 60°)

Matematika - Kelas 10

Bab 3 - Pertemuan 3

MODUL AJAR

Matematika — Kelas 10 (Fase E)

Topik: Nilai Perbandingan Trigonometri Sudut Istimewa (30°, 45°, 60°)

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranMatematika
Fase / KelasFase E / Kelas 10
TopikNilai Perbandingan Trigonometri Sudut Istimewa (30°, 45°, 60°)
Alokasi Waktu2x45 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menemukan nilai sin, cos, dan tan untuk sudut istimewa 30°, 45°, dan 60° melalui eksplorasi segitiga siku-siku sama kaki dan segitiga sama sisi.
  2. Murid dapat menggunakan nilai perbandingan trigonometri sudut istimewa untuk menyelesaikan perhitungan panjang sisi segitiga siku-siku tanpa kalkulator.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Pernahkah kalian berpikir bagaimana arsitek menghitung kemiringan atap tanpa harus mengukurnya secara langsung di ketinggian?
  2. Bagaimana sebuah segitiga sama sisi dan segitiga siku-siku sama kaki bisa membantu kita menemukan nilai pasti dari sudut 30°, 45°, dan 60° tanpa menggunakan kalkulator?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pelajaran dengan salam dan doa.
  • Guru mengecek kehadiran dan kesiapan belajar murid.
  • Guru memberikan apersepsi dengan mengajak murid berpikir bagaimana menentukan ketinggian gunung atau gedung pencakar langit menggunakan bayangan dan sudut.
  • Guru melakukan asesmen awal (diagnostik) dengan memberikan pertanyaan lisan tentang Teorema Pythagoras dan definisi dasar sin, cos, tan pada segitiga siku-siku.
  • Guru menyampaikan Tujuan Pembelajaran yang akan dicapai pada pertemuan ini.

Kegiatan Inti:

Memahami (Bermakna, Menggembirakan):

  • Murid dibagi ke dalam kelompok berpasangan.
  • Guru memandu murid melakukan Eksplorasi 3.3 untuk sudut 30° dan 60°: Murid menggambar segitiga sama sisi dengan panjang sisi 2 satuan, membelahnya menjadi dua dengan garis vertikal, lalu mencari panjang sisi tegak dengan Teorema Pythagoras.
  • Murid menentukan nilai sin, cos, dan tan untuk sudut 30° dan 60° dari segitiga yang telah dibelah.
  • Guru memandu eksplorasi untuk sudut 45°: Murid menggambar segitiga siku-siku sama kaki dengan panjang sisi siku-siku 1 satuan, mencari sisi miring dengan Pythagoras, lalu menentukan nilai sin, cos, dan tan 45°.
  • Murid melengkapi tabel sudut istimewa perbandingan trigonometri berdasarkan hasil eksplorasi.

Mengaplikasi (Bermakna, Berkesadaran):

  • Murid diberikan beberapa permasalahan kontekstual dan gambar segitiga siku-siku di mana hanya diketahui satu sisi dan satu sudut istimewa (30°, 45°, atau 60°).
  • Murid diminta menghitung panjang sisi lain yang belum diketahui menggunakan nilai perbandingan trigonometri yang baru saja mereka temukan di tabel, tanpa menggunakan kalkulator.
  • Murid saling memeriksa pekerjaan teman (Ayo, Bekerja Sama). Jika ada jawaban yang berbeda, mereka berdiskusi untuk mencari letak kesalahan dan solusinya.

Merefleksi (Berkesadaran, Menggembirakan):

  • Guru mengajak murid untuk berbagi pengalaman terkait kesulitan saat melakukan eksplorasi membelah segitiga dan menghitung nilai akar.
  • Murid merefleksikan bagaimana nilai eksak (sudut istimewa) ini mempermudah perhitungan dibandingkan menggunakan nilai desimal dari kalkulator.
  • Guru memberikan penguatan dan meluruskan miskonsepsi jika ada, serta menekankan bahwa perbandingan trigonometri adalah nilai perbandingan yang tetap untuk sudut yang sama.

Penutup:

  • Guru dan murid bersama-sama menyimpulkan nilai sin, cos, dan tan untuk sudut 30°, 45°, dan 60°.
  • Guru memberikan asesmen akhir (sumatif singkat) berupa 2 soal penyelesaian segitiga siku-siku menggunakan sudut istimewa.
  • Guru menyampaikan rencana pembelajaran untuk pertemuan berikutnya (penerapan trigonometri pada masalah kontekstual yang lebih kompleks).
  • Guru menutup pelajaran dengan doa dan salam.

Diferensiasi:

  • Konten: Bagi murid yang masih kesulitan dengan Teorema Pythagoras, guru menyediakan kartu bantuan berisi rumus Pythagoras dan contoh perhitungannya.
  • Proses: Murid yang cepat memahami (fast learners) dapat diminta untuk mengeksplorasi nilai secan, cosecan, dan cotangen untuk sudut istimewa, sementara murid lain fokus pada sin, cos, tan.
  • Produk: Murid dapat menyajikan tabel sudut istimewa dalam bentuk poster kecil, catatan visual, atau kartu hafalan sesuai minat mereka.

ASESMEN

Awal:

  • Pertanyaan lisan: 1) Sebutkan rumus Teorema Pythagoras! 2) Apa definisi dari sin, cos, dan tan pada segitiga siku-siku (sisi depan, samping, miring)?

Proses:

  • Guru berkeliling mengamati ketepatan murid dalam menggambar segitiga, menerapkan teorema Pythagoras untuk mencari sisi yang belum diketahui, dan menyusun rasio sin, cos, tan.

Akhir:

  • Soal Latihan: Sebuah segitiga siku-siku memiliki sudut 30 derajat. Jika panjang sisi miringnya adalah 10 cm, tentukan panjang sisi di depan sudut 30 derajat dan sisi di sampingnya tanpa menggunakan kalkulator!

Formatif:

  • Observasi aktivitas murid saat melakukan eksplorasi menggambar dan membelah segitiga.
  • Penilaian antar teman saat kegiatan 'Ayo, Bekerja Sama' memeriksa hasil perhitungan.

Sumatif:

  • Tes tertulis di akhir pembelajaran berupa penyelesaian masalah mencari panjang sisi segitiga siku-siku menggunakan sudut istimewa tanpa kalkulator.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Menemukan nilai perbandingan trigonometri sudut istimewa (30°, 45°, 60°)Belum mampu menggambar segitiga dan belum bisa menggunakan Teorema Pythagoras untuk menemukan panjang sisi.Mampu menggambar segitiga dan membelahnya, namun masih keliru dalam menghitung sisi dengan Pythagoras atau menyusun rasio trigonometrinya.Mampu menemukan nilai sin, cos, dan tan untuk sudut 30°, 45°, dan 60° dengan tepat melalui eksplorasi segitiga.Mampu menemukan nilai sin, cos, dan tan dengan tepat, mandiri, serta mampu menjelaskan proses penemuannya kepada teman.
Menggunakan nilai sudut istimewa untuk menghitung panjang sisi tanpa kalkulatorBelum mampu memilih perbandingan trigonometri (sin/cos/tan) yang tepat untuk menyelesaikan soal.Mampu memilih perbandingan yang tepat, namun masih melakukan kesalahan dalam perhitungan aljabar atau substitusi nilai sudut istimewa.Mampu menggunakan nilai sudut istimewa untuk menghitung panjang sisi segitiga siku-siku dengan tepat tanpa kalkulator.Mampu menyelesaikan perhitungan dengan tepat, sistematis, dan mampu memverifikasi jawabannya menggunakan cara lain (misal: Pythagoras lanjutan).

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah instruksi saat kegiatan eksplorasi membelah segitiga cukup jelas bagi murid?
  • Berapa persen murid yang dapat menyelesaikan perhitungan tanpa kalkulator dengan tepat?
  • Apakah kegiatan 'Ayo, Bekerja Sama' berjalan efektif dalam meluruskan miskonsepsi antar murid?

Refleksi Murid:

  • Bagian mana dari kegiatan menemukan nilai sudut istimewa ini yang paling menarik buatmu?
  • Apakah kamu merasa lebih mudah mengingat nilai sin, cos, tan 30°, 45°, 60° setelah tahu asal-usulnya dari segitiga?
  • Kesulitan apa yang kamu alami saat menghitung panjang sisi tanpa menggunakan kalkulator?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Panduan Guru Matematika untuk SMA/MA/SMK/MAK Kelas X (Edisi Revisi)
  2. Buku Siswa Matematika untuk SMA/MA/SMK/MAK Kelas X (Edisi Revisi)
  3. Kertas berpetak, penggaris, dan busur derajat
  4. Alat tulis

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.