Modul AjarPertemuan 4Bab 2Fase ESemester 1

Modul Ajar Matematika Kelas 10: Deret Geometri dan Deret Geometri Tak Hingga

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Matematika kelas 10 dengan topik "Deret Geometri dan Deret Geometri Tak Hingga". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Matematika Kelas 10: Deret Geometri dan Deret Geometri Tak Hingga

Matematika - Kelas 10

Bab 2 - Pertemuan 4

MODUL AJAR

Matematika — Kelas 10 (Fase E)

Topik: Deret Geometri dan Deret Geometri Tak Hingga

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranMatematika
Fase / KelasFase E / Kelas 10
TopikDeret Geometri dan Deret Geometri Tak Hingga
Alokasi Waktu2x45 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid mampu menentukan jumlah n suku pertama dari suatu deret geometri menggunakan rumus Sn = a(r^n - 1)/(r - 1) dan menyelesaikan masalah yang dimodelkan dengan deret geometri
  2. Murid mampu membedakan deret geometri tak hingga yang konvergen dan divergen serta menentukan jumlah deret geometri tak hingga konvergen dengan rumus S∞ = a/(1-r) untuk |r| < 1

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Jika kamu memiliki kertas origami persegi dan memotongnya menjadi setengah, lalu setengahnya lagi, dan terus seperti itu tanpa henti, apakah total luas potongan akan melebihi kertas aslinya?
  2. Bagaimana cara menghitung jumlah pasien Covid-19 yang terinfeksi selama beberapa bulan jika setiap bulan jumlahnya berlipat tiga kali dari bulan sebelumnya?
  3. Mengapa ada deret geometri yang jumlahnya bisa ditentukan meskipun sukunya tak hingga, sementara ada yang tidak bisa?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan mengajak murid berdoa bersama
  • Guru mengecek kehadiran dan kesiapan murid untuk belajar
  • Guru melakukan asesmen awal dengan menanyakan kembali materi barisan geometri yang telah dipelajari sebelumnya: suku pertama (a), rasio (r), dan rumus suku ke-n
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: menentukan jumlah n suku pertama deret geometri dan memahami deret geometri tak hingga
  • Guru melontarkan pertanyaan pemantik tentang kertas origami yang dipotong-potong untuk memicu rasa ingin tahu murid

Kegiatan Inti:

Memahami (Bermakna, Berkesadaran):

  • Guru menampilkan Eksplorasi 2.6 tentang jumlah pasien Covid-19 yang terinfeksi dalam beberapa bulan (4, 12, 36, 108, 324) dan meminta murid mengidentifikasi pola barisan tersebut
  • Murid secara berkelompok mendiskusikan apakah data tersebut membentuk barisan geometri, menentukan rasio (r=3), dan menghitung jumlah pasien pada periode tertentu
  • Guru membimbing murid menemukan pola jumlah n suku pertama melalui tabel: S2 = 4+12 = 16, S3 = 4+12+36 = 52, S4 = 4+12+36+108 = 160
  • Murid mengamati bahwa S2 = (3²-1)×4/(3-1) = 16, S4 = (3⁴-1)×4/(3-1) = 160, lalu dengan bimbingan guru menggeneralisasi menjadi rumus Sn = a(r^n - 1)/(r - 1)
  • Guru memberikan penjelasan konseptual tentang rumus deret geometri dan menghubungkannya dengan konteks nyata penyebaran penyakit
  • Murid berlatih menerapkan rumus dengan soal: Jika ada masalah viral di media sosial dengan 2 orang pertama membagikan, dan setiap orang membagikan ke 4 orang lain, berapa total orang yang membagikan setelah 5 tahap?
  • Guru memperkenalkan Eksplorasi 2.7 tentang memotong kertas origami: murid memotong kertas menjadi setengah berulang kali dan menghitung total luas potongan
  • Murid mengamati bahwa deret yang terbentuk adalah 1/2 + 1/4 + 1/8 + ... dengan a=1/2, r=1/2
  • Guru membimbing murid menemukan bahwa semakin banyak potongan, Sn semakin mendekati nilai 1 (luas kertas utuh)
  • Guru menjelaskan konsep deret geometri tak hingga konvergen (|r|<1) dan divergen (|r|≥1)
  • Murid mengamati bahwa untuk |r|<1, nilai r^n mendekati 0 saat n membesar, sehingga Sn mendekati nilai tertentu
  • Guru menurunkan rumus S∞ = a/(1-r) untuk |r|<1 dari rumus Sn dengan menjelaskan bahwa r^n → 0
  • Murid mencatat perbedaan deret konvergen dan divergen serta syarat masing-masing

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Murid mengerjakan soal kontekstual: Seorang atlet berlari 100 meter di hari pertama, kemudian setiap hari jaraknya 90% dari hari sebelumnya. Berapa total jarak yang ditempuh hingga hari ke-7?
  • Murid secara berpasangan menyelesaikan masalah deret geometri tak hingga: Jika suatu deret geometri tak hingga memiliki suku pertama x dan rasio 1/3, dan jumlah deret tak hingganya adalah 10, tentukan nilai x
  • Murid menganalisis deret 1 + (m-1) + (m-1)² + (m-1)³ + ... untuk menentukan nilai m agar deret tersebut konvergen (syarat: |m-1|<1, sehingga 0<m<2)
  • Murid menyelidiki deret 4 + 12 + 36 + 108 + ... apakah konvergen atau divergen, dengan menentukan rasio r=3, sehingga |r|>1 dan deret divergen (jumlahnya menuju tak hingga)
  • Guru memberikan penguatan pada murid yang mengalami kesulitan dengan memberikan scaffolding berupa langkah-langkah penyelesaian
  • Murid presentasi hasil diskusi kelompok mereka di depan kelas, menjelaskan langkah penyelesaian dan alasan pemilihan rumus

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Murid secara individu membuat catatan penguasaan materi dengan menuliskan: konsep yang sudah dipahami, konsep yang masih membingungkan, dan aplikasi dalam kehidupan nyata
  • Murid merefleksi proses belajar mereka: Bagaimana saya bekerja dalam kelompok? Apakah saya aktif bertanya saat tidak paham? Strategi apa yang efektif untuk memahami konsep ini?
  • Guru memfasilitasi diskusi kelas tentang perbedaan mendasar antara deret konvergen dan divergen serta pentingnya syarat |r|<1
  • Murid menuliskan satu contoh penerapan deret geometri dalam kehidupan sehari-hari yang mereka temukan sendiri
  • Guru memberikan apresiasi kepada murid yang aktif dan memberikan motivasi kepada yang masih perlu bimbingan

Penutup:

  • Guru bersama murid menyimpulkan materi yang telah dipelajari: rumus jumlah n suku pertama deret geometri, perbedaan deret konvergen dan divergen, serta rumus jumlah deret tak hingga konvergen
  • Guru memberikan asesmen akhir berupa kuis singkat atau soal evaluasi tertulis untuk mengukur pemahaman murid
  • Guru memberikan umpan balik langsung terhadap hasil kerja murid, menyoroti kekuatan dan area yang perlu diperbaiki
  • Guru menyampaikan rencana pembelajaran pertemuan berikutnya dan memberikan tugas rumah untuk penguatan
  • Guru menutup pembelajaran dengan mengajak murid berdoa bersama dan mengucapkan salam

Diferensiasi:

  • Konten: Untuk murid cepat: diberikan soal pengayaan tentang aplikasi deret geometri pada bunga majemuk dan pertumbuhan populasi. Untuk murid lambat: diberikan materi tambahan tentang barisan geometri sebagai prasyarat dan latihan soal dengan tingkat kesulitan bertahap
  • Proses: Murid cepat diberi kebebasan menyelesaikan masalah dengan strategi mereka sendiri dan diminta membuat soal tantangan. Murid lambat didampingi guru dengan scaffolding berupa langkah-langkah terstruktur, contoh serupa, dan bimbingan langsung saat mengerjakan soal
  • Produk: Murid cepat membuat project penerapan deret geometri dalam simulasi investasi atau pertumbuhan virus. Murid lambat menunjukkan pemahaman melalui penyelesaian soal standar dengan penjelasan tertulis atau lisan langkah-langkahnya

ASESMEN

Awal:

  • Guru mengajukan pertanyaan lisan tentang barisan geometri: suku pertama, rasio, dan rumus suku ke-n
  • Guru memberikan 2-3 soal cepat tentang menentukan rasio dan suku ke-n dari barisan geometri untuk mengidentifikasi kesiapan murid

Proses:

  • Observasi partisipasi murid dalam diskusi kelompok saat mengeksplorasi pola deret geometri
  • Pertanyaan pengecekan pemahaman selama guru menjelaskan rumus deret geometri
  • Pemeriksaan hasil kerja murid saat mengerjakan soal aplikasi secara berpasangan
  • Penilaian kemampuan murid menjelaskan perbedaan deret konvergen dan divergen

Akhir:

  • Kuis tertulis dengan 5 soal pilihan ganda dan 3 soal uraian tentang deret geometri dan deret geometri tak hingga
  • Penilaian catatan refleksi murid tentang penguasaan materi
  • Evaluasi tugas rumah yang diberikan untuk penguatan konsep

Formatif:

  • Observasi aktivitas murid selama diskusi kelompok dan eksplorasi konsep deret geometri
  • Pertanyaan lisan selama pembelajaran untuk mengecek pemahaman konsep
  • Pemeriksaan hasil kerja kelompok saat mengerjakan soal aplikasi deret geometri
  • Penilaian catatan penguasaan materi yang dibuat murid pada tahap refleksi

Sumatif:

  • Kuis atau tes tertulis di akhir pembelajaran yang mencakup soal tentang rumus deret geometri, identifikasi deret konvergen/divergen, dan penerapan pada masalah kontekstual
  • Penilaian tugas rumah untuk penguatan pemahaman konsep
  • Penilaian presentasi kelompok tentang penyelesaian masalah deret geometri

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Pemahaman konsep deret geometriMurid belum mampu membedakan barisan dan deret geometri, serta tidak dapat menentukan jumlah n suku pertamaMurid dapat membedakan barisan dan deret geometri tetapi masih sering keliru dalam menerapkan rumus SnMurid mampu menentukan jumlah n suku pertama deret geometri dengan benar pada soal rutinMurid mampu menentukan jumlah n suku pertama dengan tepat pada berbagai konteks masalah dan menjelaskan alasan pemilihan rumus
Pemahaman deret geometri tak hinggaMurid belum memahami perbedaan deret konvergen dan divergen serta tidak dapat menentukan jumlah deret tak hinggaMurid dapat mengidentifikasi deret konvergen dan divergen tetapi masih keliru dalam menerapkan rumus S∞Murid mampu membedakan deret konvergen dan divergen serta menghitung S∞ dengan benar pada soal standarMurid mampu menganalisis syarat konvergensi deret, menghitung S∞ dengan tepat, dan menjelaskan makna konvergensi dalam konteks nyata
Penalaran kritis dalam menyelesaikan masalahMurid belum mampu mengidentifikasi masalah yang dapat dimodelkan dengan deret geometriMurid dapat mengidentifikasi masalah deret geometri tetapi masih memerlukan bimbingan dalam menyelesaikannyaMurid mampu menyelesaikan masalah yang dimodelkan dengan deret geometri dengan langkah yang sistematisMurid mampu menganalisis masalah kompleks, memilih strategi penyelesaian yang tepat, dan menjelaskan alasan setiap langkah dengan logis
Kolaborasi dalam kelompokMurid tidak aktif dalam diskusi kelompok dan tidak memberikan kontribusiMurid mulai terlibat dalam diskusi tetapi kontribusinya masih terbatasMurid aktif berdiskusi, mendengarkan pendapat teman, dan memberikan kontribusi pada penyelesaian tugas kelompokMurid sangat aktif memfasilitasi diskusi, menghargai perbedaan pendapat, dan membantu teman yang kesulitan memahami materi

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah tujuan pembelajaran tercapai dengan baik? Bagian mana yang perlu diperbaiki?
  • Apakah strategi pembelajaran (eksplorasi, diskusi kelompok, dan latihan soal) efektif untuk semua murid?
  • Bagaimana saya menangani murid yang mengalami kesulitan? Apakah diferensiasi yang saya lakukan sudah tepat?
  • Apakah alokasi waktu untuk setiap tahap pembelajaran sudah proporsional?
  • Apa yang akan saya lakukan berbeda di pembelajaran berikutnya untuk meningkatkan efektivitas?

Refleksi Murid:

  • Apa konsep paling menarik yang saya pelajari hari ini?
  • Bagian mana dari materi deret geometri yang masih saya anggap sulit?
  • Bagaimana saya berkontribusi dalam diskusi kelompok hari ini?
  • Apa contoh penerapan deret geometri dalam kehidupan sehari-hari yang saya temukan?
  • Strategi belajar apa yang efektif untuk saya dalam memahami materi ini?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Matematika Kelas X SMA/MA/SMK/MAK Edisi Revisi, Bab 2 Barisan dan Deret
  2. Buku Guru Matematika Kelas X SMA/MA/SMK/MAK Edisi Revisi, Bab 2 Barisan dan Deret
  3. Kertas origami atau kertas persegi untuk eksplorasi deret geometri tak hingga
  4. Lembar kerja siswa untuk latihan soal deret geometri
  5. Kalkulator untuk mempermudah perhitungan deret geometri
  6. Papan tulis dan spidol untuk demonstrasi rumus
  7. Laptop/proyektor untuk menampilkan ilustrasi visual deret geometri (opsional)
  8. Video pembelajaran tentang aplikasi deret geometri dalam kehidupan nyata (opsional)

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.