MODUL AJAR Matematika — Kelas 10 (Fase E) Topik: Barisan Geometri dan Suku ke-n INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | Matematika |
|---|
| Fase / Kelas | Fase E / Kelas 10 |
|---|
| Topik | Barisan Geometri dan Suku ke-n |
|---|
| Alokasi Waktu | 2x45 menit |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 1 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- Murid mampu mengidentifikasi ciri barisan geometri berdasarkan rasio tetap antar suku yang berdekatan melalui kegiatan eksplorasi pelipatan kertas.
- Murid mampu menentukan suku ke-n dari suatu barisan geometri menggunakan rumus Un = a · r^(n-1) dan mengidentifikasi masalah yang dapat dimodelkan dengan barisan geometri.
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | | | Kewargaan | | | Penalaran Kritis | ✓ | | Kreativitas | ✓ | | Kolaborasi | ✓ | | Kemandirian | ✓ | | Kesehatan | | | Komunikasi | ✓ |
PERTANYAAN PEMANTIK- Jika kalian melipat selembar kertas sebanyak 10 kali, berapa perkiraan banyak bagian yang terbentuk? Apakah jumlahnya akan bertambah secara konstan seperti barisan aritmetika?
- Bagaimana pola pembelahan bakteri dapat dihitung dengan prinsip barisan geometri?
- Apa perbedaan mendasar antara barisan bilangan yang bertambah dengan selisih tetap dan yang bertambah dengan kelipatan tetap?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1Pendahuluan:- Guru membuka pelajaran dengan salam dan mengajak murid berdoa, mengecek kehadiran dan kesiapan belajar.
- Guru memberikan apersepsi dengan menanyakan kembali tentang barisan aritmetika: 'Apa itu barisan aritmetika? Bagaimana cara menentukan suku ke-n?'
- Guru melakukan asesmen diagnostik singkat berupa pertanyaan lisan: 'Dari pola 2, 4, 8, ... apakah selisihnya tetap? Adakah pola lain?'
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan dicapai dan memotivasi murid bahwa mereka akan belajar melalui eksplorasi melipat kertas.
- Guru mengajukan pertanyaan pemantik untuk membangkitkan rasa ingin tahu.
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna, Menggembirakan):- Murid dibagi dalam kelompok heterogen dan menerima kertas persegi panjang (1 lembar per kelompok) dan LKPD 1.
- Murid melakukan eksplorasi melipat kertas seperti pada Eksplorasi 2.3: melipat 1x, 2x, 3x, lalu mencatat banyak bagian yang terbentuk pada tabel di LKPD.
- Murid mengamati hasil dan menjawab pertanyaan: 'Apakah banyak bagian membentuk barisan bilangan? Apa aturannya? Bagaimana rasio antara dua suku berdekatan? Apakah rasio selalu sama?'
- Guru membimbing diskusi kelas untuk menegaskan definisi barisan geometri dan rasio (r) : barisan dengan rasio antarsuku tetap.
- Murid menuliskan pengertian barisan geometri dengan kata-kata sendiri.
Mengaplikasi (Bermakna, Berkesadaran):- Guru mengarahkan murid pada contoh pembelahan bakteri (Eksplorasi 2.4) yang ditampilkan melalui slide: 'Bakteri awal 2, membelah menjadi 3 setiap 2 jam. Tentukan banyak bakteri setelah 20 jam.'
- Murid berdiskusi dalam kelompok untuk mengidentifikasi suku pertama (a=2), rasio (r=3), dan banyak pembelahan (n=10). Mereka mencoba mencari pola untuk menghitung suku ke-10.
- Bersama guru, murid menurunkan rumus suku ke-n barisan geometri: Un = a x r^(n-1) dengan membandingkan pola suku: U1 = a, U2 = a.r, U3 = a.r^2, ...
- Murid menyelesaikan soal latihan di LKPD 2: menentukan suku ke-n dari berbagai barisan geometri yang diberikan, serta soal cerita sederhana (misal: pertumbuhan penduduk, penyusutan nilai barang).
Merefleksi (Berkesadaran, Menggembirakan):- Setiap kelompok mempresentasikan satu soal hasil diskusi, kelompok lain menanggapi.
- Murid melakukan refleksi individu: menuliskan di catatan, apa yang sudah dipahami, kesulitan yang dihadapi, dan contoh nyata lain dari barisan geometri.
- Guru memberikan penguatan dan umpan balik terhadap jawaban dan proses diskusi.
- Murid mengerjakan kuis singkat (asesmen formatif) berupa 2-3 soal untuk mengukur ketercapaian TP.
Penutup:- Guru bersama murid merangkum materi: ciri barisan geometri, rumus suku ke-n, dan aplikasinya.
- Guru memberikan soal asesmen sumatif singkat (exit ticket) untuk memastikan setiap murid mencapai TP.
- Guru memberikan refleksi akhir dengan menanyakan: 'Apa yang paling menarik hari ini? Bagaimana kamu bisa menggunakan konsep ini dalam kehidupan sehari-hari?'
- Guru menyampaikan materi pertemuan berikutnya dan memberikan tugas rumah berupa latihan akses belajar.
Diferensiasi:- Konten: Untuk murid cepat: diberikan soal tambahan yang menuntut mereka menemukan suku ke-n dari barisan geometri dengan rasio negatif atau pecahan, serta masalah kontekstual yang lebih kompleks (misal: bunga majemuk). Untuk murid lambat: LKPD dilengkapi langkah-langkah terstruktur dan contoh perhitungan hingga detail.
- Proses: Kelompok disusun heterogen, memberikan bimbingan khusus bagi murid yang kesulitan. Murid cepat dapat menjadi tutor sebaya.
- Produk: Murid dapat memilih penyajian hasil diskusi: lisan di depan kelas, tulisan di papan tulis, atau gambar/poster sederhana.
ASESMENAwal:- Lisan: 'Amati barisan 2, 4, 8, 16. Apakah selisihnya tetap? Jika tidak, bagaimana hubungan antar suku?'
Proses:- Observasi kinerja murid saat melipat kertas dan mengisi LKPD 1 (kemampuan mengidentifikasi rasio tetap).
- Penilaian hasil diskusi kelompok dalam menurunkan rumus suku ke-n dan menyelesaikan LKPD 2.
- Partisipasi dalam presentasi dan refleksi.
Akhir:- Exit ticket: 1. Tentukan rasio dari barisan geometri 5, 15, 45, ... 2. Tentukan suku ke-8 dari barisan geometri 2, 4, 8, ... 3. Buatlah contoh masalah nyata yang dapat dimodelkan dengan barisan geometri.
Formatif:- Observasi aktivitas eksplorasi dan diskusi kelompok
- Penilaian LKPD 1 dan 2
- Kuis singkat refleksi
Sumatif:- Soal uraian exit ticket (asesmen akhir)
RUBRIK PENILAIAN| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Mengidentifikasi ciri barisan geometri dan rasio | Tidak dapat menentukan apakah suatu barisan termasuk geometri dan tidak dapat menemukan rasionya. | Dapat menyebutkan ciri tetapi belum konsisten menemukan rasio dengan benar. | Dapat mengidentifikasi barisan geometri dan menghitung rasio dengan tepat dari barisan sederhana. | Dapat mengidentifikasi barisan geometri termasuk dengan rasio negatif/pecahan, serta menjelaskan alasan mengapa suatu barisan bukan geometri. | | Menentukan suku ke-n dan memodelkan masalah | Belum mampu menggunakan rumus Un untuk menghitung suku ke-n. | Dapat menuliskan rumus tetapi sering keliru dalam substitusi n atau pangkat. | Dapat menghitung suku ke-n dengan tepat pada soal-soal rutin. | Dapat menyelesaikan soal cerita kontekstual, menentukan a dan r dari masalah, serta membuat model barisan geometri dengan tepat. |
REFLEKSIRefleksi Guru:- Apakah kegiatan eksplorasi melipat kertas efektif membantu murid memahami konsep rasio?
- Bagaimana respon murid terhadap pembelajaran berbasis pengalaman?
- Kesulitan apa yang dialami murid dalam menurunkan rumus suku ke-n?
- Apakah alokasi waktu cukup untuk tahap refleksi?
- Apa perbaikan untuk pertemuan berikutnya?
Refleksi Murid:- Apa yang kamu pelajari hari ini tentang barisan geometri?
- Apakah kamu dapat membedakan barisan geometri dengan barisan aritmetika?
- Bagian mana yang masih sulit?
- Apakah kamu bisa menemukan contoh barisan geometri di sekitarmu?
- Bagaimana perasaanmu saat bekerja dalam kelompok?
SUMBER BELAJAR- Buku Panduan Guru dan Buku Siswa Matematika SMA/MA/SMK/MAK Kelas X Edisi Revisi, Kemdikbudristek
- Kertas berbentuk persegi panjang (1 lembar per kelompok)
- LKPD 1 (Eksplorasi Lipatan Kertas) dan LKPD 2 (Latihan Suku ke-n)
- Slide presentasi tentang pembelahan bakteri
- Papan tulis/spidol
|