MODUL AJAR Matematika — Kelas 1 (Fase A) Topik: Pengurangan yang Hasilnya Kurang dari 20 — Strategi Menghitung Mundur INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | Matematika |
|---|
| Fase / Kelas | Fase A / Kelas 1 |
|---|
| Topik | Pengurangan yang Hasilnya Kurang dari 20 — Strategi Menghitung Mundur |
|---|
| Alokasi Waktu | 2x35 menit |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 1 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- Murid dapat melakukan pengurangan bilangan yang hasilnya kurang dari 20 menggunakan strategi menghitung mundur dengan benda konkret atau garis bilangan
- Murid dapat menuliskan operasi pengurangan yang hasilnya kurang dari 20 dalam kalimat matematika dan menunjukkan makna simbol '=' pada kalimat tersebut
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | | | Kewargaan | | | Penalaran Kritis | ✓ | | Kreativitas | | | Kolaborasi | | | Kemandirian | ✓ | | Kesehatan | | | Komunikasi | ✓ |
PERTANYAAN PEMANTIK- Kalau kita punya 15 kelereng lalu 3 kelereng hilang, bagaimana cara mencari tahu sisa kelerengnya?
- Pernahkah kalian menghitung mundur seperti saat bermain petak umpet? Bisakah kita gunakan cara itu untuk pengurangan?
- Apa bedanya menghitung maju dan menghitung mundur?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1Pendahuluan:- Guru membuka pembelajaran dengan salam dan berdoa bersama
- Guru melakukan asesmen awal dengan mengajukan pertanyaan: 'Siapa yang masih ingat cara menghitung dari 1 sampai 20? Coba kita hitung bersama-sama!'
- Guru mengajak murid menghitung mundur dari 10 ke 1 seperti saat bermain roket: '10, 9, 8, 7... 1, Go!'
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran: 'Hari ini kita akan belajar cara baru mengurangi bilangan dengan menghitung mundur'
- Guru mengajukan pertanyaan pemantik: 'Kalau Ibu punya 15 apel lalu 3 apel diberikan ke teman, bagaimana cara Ibu tahu sisa apelnya tanpa menghitung satu per satu?'
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Guru menceritakan situasi konkret: 'Tika punya 15 apel, lalu dia memberikan 3 apel kepada temannya. Berapa sisa apel Tika?'
- Guru menunjukkan 15 benda konkret (kelereng/manik-manik) di depan kelas
- Guru mengajak murid mengamati: 'Mari kita hitung mundur. Mulai dari 15, kita mundur 3 langkah'
- Guru mendemonstrasikan menghitung mundur sambil menyingkirkan benda: '15... 14... 13... 12. Jadi sisanya 12!'
- Guru menggambar garis bilangan 11-20 di papan tulis dan menunjukkan cara melompat mundur 3 langkah dari 15
- Murid diminta mengamati dan menirukan gerakan menghitung mundur bersama-sama
Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):- Guru membagikan kartu bilangan dari kelompok A (16, 17, 18) dan kelompok B (2, 3, 4) kepada kelompok murid
- Setiap kelompok memilih satu kartu dari kelompok A dan satu dari kelompok B, lalu melakukan pengurangan
- Murid menggunakan benda konkret (kelereng/manik-manik) atau menggambar garis bilangan di buku untuk menghitung mundur
- Murid menuliskan kalimat matematika lengkap dengan tanda '=' dan hasilnya, contoh: 17 - 3 = 14
- Guru berkeliling mengamati cara kerja murid dan memberikan bimbingan bila diperlukan
- Murid menyelesaikan latihan di buku: menghitung mundur pada garis bilangan (soal 1), menggunakan strategi menghitung mundur untuk soal pengurangan (soal sesuai buku siswa)
- Murid maju ke depan kelas secara bergiliran untuk menjelaskan cara mereka menghitung mundur
Merefleksi (Berkesadaran, Menggembirakan):- Guru mengajak murid duduk melingkar dan berbagi pengalaman: 'Bagaimana perasaan kalian saat belajar menghitung mundur? Apakah mudah atau sulit?'
- Murid diminta menjelaskan dengan kata-kata sendiri apa itu menghitung mundur dan kapan strategi ini berguna
- Guru menunjukkan kembali makna tanda '=' dengan bertanya: 'Apa arti tanda sama dengan pada 15 - 3 = 12?'
- Murid merefleksikan: 'Strategi mana yang paling kalian suka? Menghitung mundur dengan benda atau dengan garis bilangan? Mengapa?'
- Guru memberikan apresiasi atas usaha dan keberanian murid dalam mencoba strategi baru
Penutup:- Guru melakukan asesmen akhir dengan memberikan 2 soal pengurangan sederhana untuk dikerjakan murid secara mandiri menggunakan strategi menghitung mundur
- Guru dan murid menyimpulkan bersama: 'Hari ini kita belajar mengurangi dengan cara menghitung mundur dari bilangan pertama sebanyak bilangan kedua'
- Guru memberikan pekerjaan rumah ringan: mencari 3 contoh situasi di rumah yang bisa diselesaikan dengan pengurangan dan menghitung mundur
- Guru menutup pembelajaran dengan refleksi singkat dan doa bersama
Diferensiasi:- Konten: Murid yang cepat diberikan bilangan lebih besar (pengurangan sampai 20), sedangkan murid yang lambat menggunakan bilangan lebih kecil (pengurangan sampai 15) dengan lebih banyak benda konkret
- Proses: Murid yang lambat mendapat pendampingan lebih intensif dan menggunakan benda konkret lebih lama, sementara murid cepat langsung ke garis bilangan dan kalimat matematika
- Produk: Murid yang cepat diminta membuat 2 soal cerita sendiri tentang pengurangan dan menyelesaikannya, sedangkan murid yang lambat cukup menyelesaikan soal yang diberikan guru
ASESMENAwal:- Guru menanyakan kemampuan murid menghitung maju dari 1 sampai 20
- Guru meminta murid menghitung mundur dari 10 ke 1
- Guru mengajukan soal sederhana: 'Jika ada 10 pensil lalu 2 diambil, berapa sisanya?' untuk mengukur pemahaman awal tentang pengurangan
Proses:- Observasi saat murid menggunakan benda konkret untuk menghitung mundur
- Mengamati kemampuan murid menggambar dan menggunakan garis bilangan
- Menilai keaktifan murid dalam diskusi kelompok dan keberanian bertanya
- Memeriksa hasil kerja murid di buku latihan (ketepatan menghitung mundur dan penulisan kalimat matematika)
Akhir:- Tes tertulis individu: 5 soal pengurangan (15-3, 17-4, 16-2, 18-5, 14-3) yang diselesaikan dengan strategi menghitung mundur
- Tes lisan: murid dipanggil satu per satu untuk menjelaskan cara menghitung mundur untuk soal 19-6 menggunakan garis bilangan atau benda konkret
- Penilaian penulisan kalimat matematika lengkap dengan tanda '=' dan hasil yang benar
Formatif:- Observasi saat murid menghitung mundur menggunakan benda konkret
- Mengamati cara murid menggambar dan menggunakan garis bilangan
- Mendengarkan penjelasan murid saat mempresentasikan cara mereka menghitung
- Memeriksa penulisan kalimat matematika dan penggunaan tanda '=' yang benar
Sumatif:- Tes tertulis: 5 soal pengurangan menggunakan strategi menghitung mundur
- Tes lisan: murid menjelaskan cara menghitung mundur untuk 1 soal yang diberikan guru
RUBRIK PENILAIAN| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Kemampuan menghitung mundur dengan benda konkret atau garis bilangan | Murid belum mampu menghitung mundur dan masih memerlukan bantuan penuh dari guru untuk setiap langkah | Murid mampu menghitung mundur dengan bantuan guru atau teman, namun masih sering keliru dalam urutan bilangan | Murid mampu menghitung mundur dengan sedikit bantuan dan menghasilkan jawaban yang tepat untuk sebagian besar soal | Murid mampu menghitung mundur secara mandiri dengan tepat dan konsisten, baik menggunakan benda konkret maupun garis bilangan | | Kemampuan menuliskan kalimat matematika dengan tanda '=' yang benar | Murid belum mampu menuliskan kalimat matematika atau tidak menggunakan tanda '=' dengan benar | Murid mampu menuliskan sebagian kalimat matematika namun masih keliru dalam penggunaan tanda '=' atau penempatan bilangan | Murid mampu menuliskan kalimat matematika dengan benar untuk sebagian besar soal, sesekali masih ada kesalahan kecil | Murid mampu menuliskan kalimat matematika dengan lengkap dan benar serta dapat menjelaskan makna tanda '=' dengan tepat | | Kemampuan menjelaskan strategi menghitung mundur | Murid belum mampu menjelaskan cara menghitung mundur atau diam saja saat ditanya | Murid mampu menjelaskan dengan kata-kata sederhana namun belum runtut atau kurang jelas | Murid mampu menjelaskan langkah-langkah menghitung mundur dengan cukup jelas meski masih perlu dorongan guru | Murid mampu menjelaskan strategi menghitung mundur dengan jelas, runtut, dan percaya diri kepada teman atau guru |
REFLEKSIRefleksi Guru:- Apakah semua murid dapat memahami konsep menghitung mundur? Murid mana yang masih memerlukan bimbingan lebih lanjut?
- Media dan metode apa yang paling efektif dalam pembelajaran ini? Apakah benda konkret atau garis bilangan lebih mudah dipahami murid?
- Bagaimana saya dapat meningkatkan diferensiasi pembelajaran agar semua murid berkembang sesuai kecepatannya?
- Apakah alokasi waktu sudah sesuai atau perlu penyesuaian untuk pertemuan berikutnya?
Refleksi Murid:- Apa yang paling menyenangkan dari belajar menghitung mundur hari ini?
- Bagian mana yang masih sulit bagiku? Apa yang bisa aku lakukan untuk lebih paham?
- Strategi mana yang lebih aku suka: menghitung mundur dengan benda atau dengan garis bilangan? Mengapa?
- Di mana lagi aku bisa menggunakan cara menghitung mundur dalam kehidupan sehari-hari?
SUMBER BELAJAR- Buku Siswa Matematika Kelas 1 Kurikulum Merdeka halaman 190-192
- Buku Guru Matematika Kelas 1 Kurikulum Merdeka Bab 6
- Benda konkret: kelereng, manik-manik, biji-bijian, atau tutup botol (15-20 buah per kelompok)
- Kartu bilangan kelompok A (16, 17, 18) dan kelompok B (2, 3, 4)
- Garis bilangan 10-20 (dicetak atau digambar di papan tulis)
- Papan tulis dan spidol warna-warni
- Lembar kerja latihan pengurangan dengan strategi menghitung mundur
|