Modul AjarPertemuan 3Bab 6Fase ASemester 2

Modul Ajar Matematika Kelas 1: Penjumlahan Satuan dengan Satuan yang Hasilnya Kurang dari 20 — Strategi Menghitung Maju

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Matematika kelas 1 dengan topik "Penjumlahan Satuan dengan Satuan yang Hasilnya Kurang dari 20 — Strategi Menghitung Maju". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Matematika Kelas 1: Penjumlahan Satuan dengan Satuan yang Hasilnya Kurang dari 20 — Strategi Menghitung Maju

Matematika - Kelas 1

Bab 6 - Pertemuan 3

MODUL AJAR

Matematika — Kelas 1 (Fase A)

Topik: Penjumlahan Satuan dengan Satuan yang Hasilnya Kurang dari 20 — Strategi Menghitung Maju

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranMatematika
Fase / KelasFase A / Kelas 1
TopikPenjumlahan Satuan dengan Satuan yang Hasilnya Kurang dari 20 — Strategi Menghitung Maju
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat melakukan penjumlahan dua bilangan satuan yang hasilnya kurang dari 20 menggunakan strategi menghitung maju dengan benda konkret atau garis bilangan
  2. Murid dapat menuliskan operasi penjumlahan dua bilangan satuan yang hasilnya kurang dari 20 dalam bentuk kalimat matematika dan menjelaskan strategi yang digunakan

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Jika kamu punya 6 kelereng dan temanmu memberimu 5 kelereng lagi, bagaimana cara kamu menghitung berapa kelereng yang kamu miliki sekarang?
  2. Apa yang terjadi jika kita mulai dari angka 6 lalu melompat maju 5 langkah di garis bilangan?
  3. Menurutmu, mana yang lebih mudah: menghitung dengan jari, dengan benda, atau dengan garis bilangan? Mengapa?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru menyapa murid dan mengajak berdoa bersama
  • Guru melakukan apersepsi dengan mengajak murid mengingat pengalaman menghitung benda di rumah atau di sekolah
  • Asesmen Awal: Guru menanyakan 'Siapa yang tahu 5 + 3 hasilnya berapa?' dan meminta beberapa murid menunjukkan caranya dengan jari
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran: Hari ini kita akan belajar cara baru menjumlahkan bilangan dengan menghitung maju menggunakan benda dan garis bilangan
  • Guru menunjukkan gambar cerita Ibu dan Tika membuat donat (7 + 6) dan bertanya: Bagaimana kita bisa menghitung total donat mereka?

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran: murid menyadari bahwa ada berbagai cara menghitung dan setiap cara memiliki kelebihan, Bermakna: mengaitkan penjumlahan dengan konteks nyata (donat, benda di sekitar)):

  • Guru membagi murid dalam kelompok kecil (3-4 orang) dan memberikan benda konkret (kelereng, kancing, atau lidi) untuk setiap kelompok
  • Guru memberikan soal sederhana: 6 + 5. Setiap kelompok diminta menemukan cara menghitung menggunakan benda yang tersedia
  • Guru berkeliling mengamati berbagai strategi yang digunakan murid dan mencatat strategi yang muncul
  • Beberapa kelompok mempresentasikan cara mereka menghitung. Guru menghargai setiap jawaban dan menunjukkan bahwa ada banyak cara menghitung
  • Guru memperkenalkan strategi menghitung maju: mulai dari bilangan pertama (6), lalu hitung maju sebanyak bilangan kedua (5 langkah). Demonstrasikan dengan benda konkret: 6... 7, 8, 9, 10, 11
  • Guru menunjukkan garis bilangan di papan tulis dan mendemonstrasikan cara menghitung maju di garis bilangan untuk soal 6 + 5

Mengaplikasi (Menggembirakan: aktivitas bermain dengan pasangan membuat pembelajaran lebih menyenangkan, Bermakna: murid menerapkan strategi pada soal yang mereka pilih sendiri):

  • Aktivitas 'Ayo Mencoba': Setiap murid memilih dua bilangan satuan (misalnya 7 + 4, 8 + 3) dan menghitung hasilnya dengan strategi menghitung maju menggunakan benda konkret
  • Murid menuliskan kalimat matematika di buku tulis: contoh 7 + 4 = 11
  • Aktivitas 'Ayo Bermain' berpasangan: Satu murid memilih bilangan pertama, pasangannya memilih bilangan kedua, lalu bersama-sama menghitung hasilnya dengan menghitung maju di garis bilangan
  • Murid bertukar peran dan mengulangi aktivitas dengan bilangan berbeda
  • Guru memberikan latihan 'Ayo Berlatih' soal a: 6 + 5 dengan strategi menghitung maju di garis bilangan. Murid melengkapi garis bilangan dan menuliskan hasilnya
  • Murid mengerjakan 2-3 soal tambahan dengan bimbingan guru

Merefleksi (Berkesadaran: murid merefleksikan proses belajar dan memilih strategi yang paling cocok untuk mereka, Menggembirakan: memberikan ruang bagi murid untuk berbagi pengalaman positif):

  • Guru mengajak murid duduk melingkar dan berdiskusi: 'Bagaimana perasaan kalian saat belajar strategi menghitung maju?'
  • Murid diminta menjelaskan dengan kalimat sendiri: Apa itu strategi menghitung maju? Kapan kita bisa menggunakannya?
  • Beberapa murid menceritakan pengalaman mereka: soal mana yang mudah, mana yang sulit, dan mengapa
  • Guru bertanya: 'Menurutmu, lebih enak menghitung maju pakai benda atau pakai garis bilangan? Mengapa?'
  • Murid menuliskan atau menggambar satu contoh penjumlahan yang mereka paling suka di buku refleksi

Penutup:

  • Asesmen Akhir: Guru memberikan soal sumatif 8 + 4. Murid menyelesaikan secara individu dengan strategi menghitung maju dan menuliskan kalimat matematikanya
  • Guru bersama murid menyimpulkan pembelajaran: Hari ini kita belajar strategi menghitung maju untuk menjumlahkan dua bilangan satuan. Kita mulai dari bilangan pertama, lalu hitung maju sebanyak bilangan kedua
  • Guru memberikan apresiasi kepada murid yang aktif dan berani mencoba
  • Guru memberikan gambaran pertemuan berikutnya: kita akan belajar strategi lain yaitu penjumlahan dengan 10
  • Doa penutup dan salam

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang cepat dapat diberikan soal penjumlahan dengan bilangan lebih besar (misalnya 9 + 8). Murid yang lambat fokus pada penjumlahan bilangan kecil (misalnya 5 + 3, 6 + 4) dengan bimbingan intensif
  • Proses: Murid yang cepat dapat langsung menggunakan garis bilangan tanpa benda konkret. Murid yang lambat tetap menggunakan benda konkret lebih lama dan guru memberikan scaffolding dengan bertanya: 'Mulai dari angka berapa?' 'Hitung maju berapa kali?'
  • Produk: Murid yang cepat diminta membuat soal cerita sendiri tentang penjumlahan dan menyelesaikannya. Murid yang lambat cukup menuliskan 3 soal penjumlahan dan jawabannya dengan bantuan gambar

ASESMEN

Awal:

  • Guru menanyakan secara lisan soal sederhana seperti 5 + 3 dan meminta beberapa murid menunjukkan cara menghitungnya dengan jari atau benda
  • Guru mengamati apakah murid sudah memahami konsep penjumlahan dasar dan dapat menghitung bilangan sampai 10

Proses:

  • Observasi saat kerja kelompok: apakah murid aktif berdiskusi, mampu menggunakan benda konkret dengan benar, dan dapat menghitung maju dengan tepat
  • Cek pemahaman saat aktivitas berpasangan: apakah murid dapat menjelaskan langkah menghitung maju kepada pasangannya
  • Memeriksa hasil latihan 'Ayo Berlatih': apakah murid dapat melengkapi garis bilangan dan menuliskan hasil penjumlahan dengan benar

Akhir:

  • Soal tertulis individu: 8 + 4 = ... (dengan garis bilangan yang harus dilengkapi)
  • Murid menuliskan kalimat matematika dan menunjukkan cara menghitung maju di garis bilangan atau dengan benda konkret
  • Guru menilai ketepatan jawaban, penggunaan strategi menghitung maju, dan kemampuan menuliskan kalimat matematika

Formatif:

  • Observasi selama kerja kelompok: apakah murid mampu menggunakan benda konkret untuk menghitung maju
  • Tanya jawab saat berkeliling: meminta murid menjelaskan langkah-langkah menghitung maju yang mereka lakukan
  • Memeriksa hasil kerja murid di aktivitas 'Ayo Mencoba' dan 'Ayo Bermain': apakah jawaban benar dan apakah strategi menghitung maju digunakan dengan tepat

Sumatif:

  • Tes tertulis individu: menyelesaikan soal 8 + 4 dengan strategi menghitung maju dan menuliskan kalimat matematikanya
  • Penilaian kemampuan menjelaskan: murid diminta menjelaskan secara lisan bagaimana mereka menghitung hasilnya

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Kemampuan melakukan penjumlahan dengan strategi menghitung maju menggunakan benda konkret atau garis bilanganBelum mampu melakukan penjumlahan dengan strategi menghitung maju, masih kebingungan menentukan dari angka mana harus mulaiMampu melakukan penjumlahan dengan strategi menghitung maju menggunakan benda konkret atau garis bilangan namun masih memerlukan bimbingan penuh dari guruMampu melakukan penjumlahan dengan strategi menghitung maju menggunakan benda konkret atau garis bilangan dengan sedikit bimbinganMampu melakukan penjumlahan dengan strategi menghitung maju menggunakan benda konkret atau garis bilangan secara mandiri dan tepat
Kemampuan menuliskan kalimat matematika dan menjelaskan strategi yang digunakanBelum mampu menuliskan kalimat matematika dengan benar dan tidak dapat menjelaskan strategi yang digunakanMampu menuliskan kalimat matematika namun masih ada kesalahan, dan penjelasan strategi masih sangat terbatasMampu menuliskan kalimat matematika dengan benar dan dapat menjelaskan strategi menghitung maju dengan kalimat sederhanaMampu menuliskan kalimat matematika dengan benar dan dapat menjelaskan strategi menghitung maju dengan rinci dan jelas
Kolaborasi dalam kerja kelompokBelum mau bekerja sama dalam kelompok, cenderung bekerja sendiri atau pasifMulai mau bekerja sama namun masih perlu dorongan dari guru atau temanAktif bekerja sama dalam kelompok, mau mendengarkan pendapat teman dan berbagi ideSangat aktif dalam kelompok, mampu memimpin diskusi, menghargai pendapat teman, dan membantu teman yang kesulitan

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid dapat memahami konsep menghitung maju? Murid mana yang masih memerlukan bimbingan tambahan?
  • Strategi atau media apa yang paling efektif untuk mengajarkan menghitung maju pada murid kelas 1?
  • Apakah alokasi waktu sudah cukup untuk setiap tahap pembelajaran? Bagian mana yang perlu diperpanjang atau dipercepat?
  • Bagaimana cara meningkatkan diferensiasi pembelajaran agar semua murid dapat mencapai tujuan pembelajaran?

Refleksi Murid:

  • Apa yang kamu pelajari hari ini? Ceritakan dengan kalimatmu sendiri
  • Bagian mana yang paling kamu suka saat belajar menghitung maju? Mengapa?
  • Apa yang masih kamu rasa sulit? Apa yang ingin kamu tanyakan lagi?
  • Kapan kamu bisa menggunakan cara menghitung maju di kehidupan sehari-hari?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Matematika Kelas 1 SD/MI Kurikulum Merdeka halaman 177-188
  2. Buku Panduan Guru Matematika Kelas 1 SD/MI Kurikulum Merdeka halaman 153
  3. Benda konkret: kelereng, kancing, lidi, atau biji-bijian (masing-masing kelompok minimal 20 buah)
  4. Garis bilangan 0-20 (dicetak atau digambar di papan tulis)
  5. Kartu bilangan 1-10 untuk aktivitas bermain
  6. Lembar kerja murid untuk latihan mandiri

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.