Modul AjarPertemuan 6Bab 3Fase ASemester 1

Modul Ajar Matematika Kelas 1: Soal Cerita Pengurangan

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Matematika kelas 1 dengan topik "Soal Cerita Pengurangan". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Matematika Kelas 1: Soal Cerita Pengurangan

Matematika - Kelas 1

Bab 3 - Pertemuan 6

MODUL AJAR

Matematika — Kelas 1 (Fase A)

Topik: Soal Cerita Pengurangan

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranMatematika
Fase / KelasFase A / Kelas 1
TopikSoal Cerita Pengurangan
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid mampu menyelesaikan masalah pengurangan dengan satu langkah penyelesaian dalam konteks kehidupan sehari-hari
  2. Murid mampu membuat dan mengomunikasikan soal cerita pengurangan sendiri

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Pernahkah kalian membeli jajanan, lalu jajanannya dimakan sedikit? Apa yang terjadi dengan jumlah jajanannya?
  2. Jika kalian punya 8 pensil warna, lalu 3 pensil dipinjam teman, berapa pensil yang tersisa?
  3. Bagaimana caranya membuat cerita pengurangan dari benda-benda di sekitar kita?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru menyapa murid dengan ramah dan mengajak berdoa bersama
  • Guru mengecek kehadiran dan kesiapan belajar murid
  • Guru melakukan asesmen awal dengan menanyakan: 'Siapa yang masih ingat cara mengurangkan bilangan? Coba berikan contohnya!'
  • Guru menampilkan gambar situasi kehidupan sehari-hari (misal: anak bermain kelereng) dan mengajukan pertanyaan pemantik
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran: hari ini kita akan belajar menyelesaikan dan membuat soal cerita pengurangan sendiri

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menampilkan gambar situasi konkret (contoh: 7 balon, 2 balon meletus) dan meminta murid mengamati
  • Guru memandu murid mengidentifikasi informasi penting: berapa banyak di awal? berapa yang berkurang? berapa sisanya?
  • Murid bersama guru menyusun kalimat cerita: 'Mula-mula ada 7 balon. 2 balon meletus. Sekarang tersisa 5 balon.'
  • Guru menuliskan kalimat matematika: 7 - 2 = 5
  • Murid diminta menghubungkan cerita dengan operasi pengurangan, menyadari bahwa soal cerita bisa diubah menjadi kalimat matematika
  • Guru memberikan 2-3 contoh soal cerita lain dengan gambar dan meminta murid menentukan operasi pengurangannya

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru membagikan benda konkret (kelereng, biji-bijian, atau kartu bilangan) kepada setiap murid
  • Murid diminta menyelesaikan 3 soal cerita pengurangan dari buku siswa halaman 81-85 menggunakan benda konkret
  • Murid menuliskan operasi pengurangan dari setiap soal cerita yang mereka selesaikan
  • Guru berkeliling untuk memberikan bimbingan dan umpan balik kepada murid yang membutuhkan
  • Murid diminta membuat soal cerita pengurangan sendiri berdasarkan situasi di sekitar kelas (misalnya: pensil, buku, teman di kelas)
  • Murid menuliskan atau menggambar soal cerita yang mereka buat di kertas
  • Murid saling bertukar soal cerita dengan teman sebangku dan menyelesaikannya

Merefleksi (Berkesadaran, Menggembirakan):

  • Guru mengajak 3-5 murid mempresentasikan soal cerita yang mereka buat di depan kelas
  • Murid lain mendengarkan dan mencoba menjawab soal cerita temannya
  • Guru memfasilitasi diskusi: 'Strategi apa yang kalian gunakan untuk menyelesaikan soal cerita? Apakah ada cara lain?'
  • Murid merefleksi: 'Apa yang mudah saat membuat soal cerita? Apa yang sulit? Bagaimana perasaan kalian saat teman bisa menjawab soal yang kalian buat?'
  • Guru memberikan apresiasi atas usaha dan kreativitas murid dalam membuat soal cerita
  • Murid menuliskan satu hal yang mereka pelajari hari ini di buku catatan

Penutup:

  • Guru memandu murid menyimpulkan pembelajaran: soal cerita pengurangan bisa kita temukan dalam kehidupan sehari-hari dan kita bisa membuatnya sendiri
  • Guru melakukan asesmen akhir dengan memberikan 1 soal cerita pengurangan untuk diselesaikan murid secara mandiri
  • Guru memberikan penguatan positif kepada semua murid atas partisipasi mereka
  • Guru meminta murid mengisi lembar refleksi 'Catatanku' di buku siswa halaman 74
  • Guru menutup pembelajaran dengan mengajak murid berdoa dan memberi salam

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang cepat: soal cerita dengan bilangan lebih besar (mendekati 10) dan konteks lebih kompleks. Murid yang lambat: soal cerita dengan bilangan kecil (sampai 5) dan gambar bantuan yang jelas.
  • Proses: Murid yang cepat: bekerja mandiri dan diminta membuat 3-5 soal cerita. Murid yang lambat: mendapat bimbingan intensif dari guru, menggunakan benda konkret lebih lama, dan membuat minimal 1 soal cerita dengan bantuan guru.
  • Produk: Murid yang cepat: membuat buku mini soal cerita bergambar untuk ditukar dengan kelompok lain. Murid yang lambat: membuat 1 soal cerita dengan gambar sederhana dan menceritakannya secara lisan.

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab lisan: 'Siapa yang masih ingat cara mengurangkan bilangan? Coba berikan contohnya!'
  • Guru menampilkan 1 gambar sederhana dan meminta murid menceritakan apa yang terjadi (diagnostik kemampuan awal)

Proses:

  • Observasi saat murid mengamati gambar dan mengidentifikasi informasi penting dalam soal cerita
  • Tanya jawab selama murid menyelesaikan soal cerita: 'Bagaimana cara kalian menyelesaikannya? Mengapa memilih angka itu?'
  • Penilaian diri: murid menilai apakah soal cerita yang mereka buat sudah lengkap (ada bilangan awal, yang berkurang, dan sisa)
  • Penilaian sejawat: teman sebangku memberi komentar apakah soal cerita temannya mudah dipahami dan bisa diselesaikan

Akhir:

  • Tes tertulis: murid menyelesaikan 1 soal cerita pengurangan yang diberikan guru secara mandiri
  • Penilaian produk: guru menilai soal cerita yang dibuat murid berdasarkan rubrik (kelengkapan, ketepatan operasi, kreativitas)
  • Lembar refleksi 'Catatanku': murid memberi tanda centang pada pernyataan tentang pemahaman dan sikap belajar mereka

Formatif:

  • Observasi saat murid menyelesaikan soal cerita menggunakan benda konkret
  • Tanya jawab selama proses pembelajaran untuk mengecek pemahaman
  • Penilaian sejawat saat murid saling bertukar soal cerita

Sumatif:

  • Penilaian hasil soal cerita yang dibuat murid (kelengkapan informasi, ketepatan operasi pengurangan)
  • Tes tertulis: menyelesaikan 1 soal cerita pengurangan secara mandiri di akhir pembelajaran

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Menyelesaikan soal cerita penguranganBelum bisa mengidentifikasi informasi penting dalam soal cerita dan belum bisa menuliskan operasi pengurangan dengan benarBisa mengidentifikasi informasi penting tetapi masih keliru dalam menuliskan operasi pengurangan atau menghitung hasilnyaBisa mengidentifikasi informasi penting dan menuliskan operasi pengurangan dengan benar, tetapi sesekali masih butuh bantuan guruBisa menyelesaikan soal cerita pengurangan secara mandiri dengan tepat dan menjelaskan cara penyelesaiannya
Membuat soal cerita penguranganBelum bisa membuat soal cerita pengurangan yang memuat informasi lengkap (bilangan awal, yang berkurang, sisa)Bisa membuat soal cerita tetapi informasinya belum lengkap atau konteksnya kurang jelasBisa membuat soal cerita pengurangan dengan informasi lengkap dan konteks yang sesuai kehidupan sehari-hariBisa membuat soal cerita pengurangan yang kreatif, lengkap, jelas, dan mudah dipahami orang lain
Mengomunikasikan soal ceritaBelum bisa menyampaikan soal cerita yang dibuat dengan jelas kepada teman atau guruBisa menyampaikan soal cerita tetapi masih ragu-ragu atau kurang jelasBisa menyampaikan soal cerita dengan jelas dan teman bisa memahaminyaBisa menyampaikan soal cerita dengan percaya diri, jelas, dan menarik perhatian teman-teman

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid sudah mampu menyelesaikan soal cerita pengurangan? Siapa yang masih memerlukan bimbingan lebih lanjut?
  • Apakah strategi pembelajaran dengan benda konkret dan pembuatan soal cerita efektif untuk semua murid?
  • Apakah diferensiasi yang diberikan sudah sesuai dengan kebutuhan murid cepat dan lambat?
  • Apa yang perlu diperbaiki dalam pembelajaran berikutnya agar murid lebih aktif dan kreatif?

Refleksi Murid:

  • Apa yang sudah kamu pahami tentang soal cerita pengurangan hari ini?
  • Bagian mana yang paling menyenangkan? Mengapa?
  • Apa yang masih sulit bagimu? Bagaimana kamu bisa memperbaikinya?
  • Apakah kamu bangga dengan soal cerita yang kamu buat? Mengapa?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Matematika Kelas I (halaman 76-86)
  2. Buku Guru Matematika Kelas I (halaman 85-86)
  3. Benda konkret: kelereng, biji-bijian, kartu bilangan, pensil warna
  4. Gambar situasi kehidupan sehari-hari (balon, kupu-kupu, anak bermain)
  5. Kertas untuk membuat soal cerita
  6. Lembar refleksi 'Catatanku'
  7. Benda-benda di sekitar kelas sebagai konteks soal cerita

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.