Modul AjarPertemuan 2Bab 3Fase ASemester 1

Modul Ajar Matematika Kelas 1: Operasi Pengurangan dengan Simbol

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Matematika kelas 1 dengan topik "Operasi Pengurangan dengan Simbol". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Matematika Kelas 1: Operasi Pengurangan dengan Simbol

Matematika - Kelas 1

Bab 3 - Pertemuan 2

MODUL AJAR

Matematika — Kelas 1 (Fase A)

Topik: Operasi Pengurangan dengan Simbol

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranMatematika
Fase / KelasFase A / Kelas 1
TopikOperasi Pengurangan dengan Simbol
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid mampu menuliskan operasi pengurangan menggunakan simbol minus (-) dan sama dengan (=)
  2. Murid mampu menghitung hasil pengurangan bilangan cacah sampai dengan 10 menggunakan benda konkret

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Anak-anak, apakah kalian pernah melihat ibu membagi kue, lalu beberapa kue dimakan? Apa yang terjadi dengan jumlah kuenya?
  2. Bagaimana cara kita menuliskan cerita tentang balon yang pecah atau berkurang?
  3. Simbol apa yang bisa kita gunakan untuk menunjukkan bahwa sesuatu berkurang?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan mengajak murid berdoa bersama
  • Guru melakukan apersepsi dengan mengingatkan kembali materi cerita pengurangan dari pertemuan sebelumnya
  • Guru melakukan asesmen awal dengan bertanya: 'Siapa yang masih ingat cerita tentang anak-anak yang bermain kemarin? Ada berapa anak yang pulang?'
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran: hari ini kita akan belajar cara menuliskan pengurangan menggunakan simbol minus (-) dan sama dengan (=)
  • Guru mengajukan pertanyaan pemantik untuk membangun rasa ingin tahu murid

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru meminta 6 murid maju ke depan kelas untuk memerankan cerita pengurangan (berkesadaran: murid mengamati dengan fokus)
  • Guru menceritakan: 'Ada 6 anak bermain di lapangan. Kemudian 2 anak pulang. Berapa anak yang masih bermain?'
  • Guru meminta 2 murid dari 6 murid yang maju untuk kembali duduk (bermakna: murid mengalami langsung konsep berkurang)
  • Guru menempelkan kartu angka 6 di papan tulis dan menjelaskan: 'Ini adalah jumlah anak yang bermain di awal'
  • Guru mengenalkan simbol minus (-) dengan menempelkan kartu simbol di papan, lalu menjelaskan: 'Simbol ini artinya berkurang atau dikurangi'
  • Guru menempelkan kartu angka 2 setelah simbol minus, menjelaskan: 'Ini adalah jumlah anak yang pulang'
  • Guru bersama murid menghitung sisa anak di depan kelas (4 anak)
  • Guru mengenalkan simbol sama dengan (=) dengan menempelkan kartu simbol di papan, lalu menjelaskan: 'Simbol ini artinya hasilnya adalah'
  • Guru menempelkan kartu angka 4 setelah simbol sama dengan
  • Guru membaca dengan jelas: '6 dikurangi 2 hasilnya adalah 4' sambil menunjuk setiap simbol dan angka (6 - 2 = 4)
  • Guru mengajak murid membaca bersama-sama operasi pengurangan tersebut sebanyak 3 kali (menggembirakan: membaca bersama dengan riang)
  • Guru mengulangi kegiatan dengan cerita berbeda menggunakan benda konkret (contoh: 8 pensil, 3 pensil diambil)
  • Guru membagikan benda konkret (kelereng, balok, atau biji-bijian) kepada setiap murid

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru meminta murid menyiapkan 7 benda konkret di atas meja masing-masing
  • Guru memberikan instruksi: 'Sekarang ambil 3 benda dan sisihkan. Hitung berapa yang tersisa'
  • Murid menuliskan operasi pengurangan di buku: 7 - 3 = 4 (bermakna: murid menghubungkan benda konkret dengan simbol)
  • Guru berkeliling memantau dan memberikan umpan balik langsung kepada murid
  • Guru memberikan soal cerita sederhana: 'Ibu punya 5 kue. Kira makan 2 kue. Berapa kue ibu sekarang?'
  • Murid merepresentasikan dengan benda konkret, lalu menuliskan operasi pengurangannya
  • Guru meminta beberapa murid maju untuk menunjukkan hasil pekerjaannya dan menjelaskan (menggembirakan: murid bangga menunjukkan hasil karya)
  • Murid lain memberikan tepuk tangan sebagai apresiasi
  • Guru memberikan latihan di buku siswa halaman 86-87 (melengkapi operasi pengurangan berdasarkan gambar)
  • Murid mengerjakan secara mandiri, guru berkeliling memberikan bantuan sesuai kebutuhan (diferensiasi proses)

Merefleksi (Berkesadaran, Menggembirakan):

  • Guru mengajak murid duduk melingkar untuk kegiatan refleksi (berkesadaran: menciptakan suasana reflektif)
  • Guru memandu murid dengan pertanyaan: 'Apa yang kalian pelajari hari ini? Simbol apa yang kita gunakan untuk pengurangan?'
  • Murid berbagi pengalaman: 'Bagian mana yang paling mudah? Bagian mana yang masih sulit?'
  • Guru mengajak murid merefleksikan proses belajar: 'Apa yang akan kalian lakukan jika menemukan soal pengurangan di rumah?'
  • Murid diminta menyebutkan satu hal yang membuat mereka senang dalam pembelajaran hari ini (menggembirakan: mengakui emosi positif)
  • Guru memberikan penguatan positif atas partisipasi dan usaha murid

Penutup:

  • Guru bersama murid menyimpulkan pembelajaran: simbol minus (-) untuk pengurangan, simbol sama dengan (=) untuk hasil
  • Guru melakukan asesmen akhir dengan memberikan 2 soal pengurangan sederhana di papan tulis, murid menuliskan jawabannya di kertas
  • Guru memberikan apresiasi kepada seluruh murid atas partisipasi aktif
  • Guru memberikan pratinjau materi pertemuan selanjutnya: berbagai cara melakukan pengurangan
  • Guru menutup pembelajaran dengan mengajak murid berdoa bersama

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang belum lancar dapat menggunakan garis bilangan atau jari tangan sebagai alat bantu visual tambahan
  • Proses: Murid cepat dapat langsung mengerjakan soal dengan bilangan lebih besar (8, 9, 10), sementara murid yang membutuhkan lebih banyak waktu dapat fokus pada bilangan 5-7 dengan pendampingan intensif dari guru
  • Produk: Murid cepat diminta membuat 3 soal cerita pengurangan sendiri dan menuliskan operasinya, sementara murid lain cukup menyelesaikan soal yang diberikan guru

ASESMEN

Awal:

  • Guru bertanya kepada murid tentang pengalaman mereka dengan cerita pengurangan dari pertemuan sebelumnya
  • Guru meminta murid menceritakan kembali situasi di mana sesuatu berkurang (contoh: kue dimakan, balon pecah)

Proses:

  • Observasi kemampuan murid menghubungkan benda konkret dengan simbol matematika
  • Pemantauan penulisan simbol minus (-) dan sama dengan (=) dengan benar
  • Tanya jawab individual saat guru berkeliling untuk memastikan pemahaman murid
  • Penilaian sejawat saat murid mempresentasikan hasil pekerjaan di depan kelas

Akhir:

  • Tes tertulis singkat: murid menyelesaikan 2 soal pengurangan sederhana yang dituliskan di papan tulis
  • Penilaian kemampuan murid membaca operasi pengurangan dengan benar (contoh: 5 - 2 = 3 dibaca 'lima dikurangi dua hasilnya adalah tiga')

Formatif:

  • Observasi partisipasi murid saat kegiatan memerankan cerita pengurangan
  • Pemantauan saat murid menggunakan benda konkret dan menuliskan operasi pengurangan
  • Tanya jawab lisan tentang makna simbol minus dan sama dengan

Sumatif:

  • Tes tertulis: murid menyelesaikan 5 soal pengurangan dengan gambar dan menuliskan operasi pengurangannya menggunakan simbol yang benar
  • Penilaian hasil pekerjaan di buku siswa halaman 86-87

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Menuliskan simbol pengurangan (-) dan sama dengan (=)Murid belum mampu menuliskan simbol minus dan sama dengan dengan benarMurid mampu menuliskan salah satu simbol (minus atau sama dengan) dengan benarMurid mampu menuliskan kedua simbol dengan benar namun masih memerlukan bantuan guruMurid mampu menuliskan operasi pengurangan lengkap dengan simbol minus dan sama dengan secara mandiri dan benar
Menghitung pengurangan menggunakan benda konkretMurid belum mampu menghitung pengurangan meskipun menggunakan benda konkretMurid mampu menghitung pengurangan dengan benda konkret namun masih sering keliruMurid mampu menghitung pengurangan dengan benda konkret dengan benar namun memerlukan waktu lamaMurid mampu menghitung pengurangan dengan benda konkret secara cepat dan tepat
Menghubungkan cerita pengurangan dengan operasi matematikaMurid belum mampu menghubungkan cerita dengan operasi penguranganMurid mampu mengenali cerita pengurangan namun belum bisa menuliskan operasinyaMurid mampu menuliskan operasi pengurangan dari cerita dengan bantuan guruMurid mampu menuliskan operasi pengurangan dari cerita secara mandiri dan benar
Komunikasi matematis (membaca operasi pengurangan)Murid belum mampu membaca operasi pengurangan dengan benarMurid mampu membaca angka-angka namun belum lancar membaca simbolMurid mampu membaca operasi pengurangan dengan benar namun masih terbata-bataMurid mampu membaca operasi pengurangan dengan lancar dan jelas

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah penggunaan benda konkret dan permainan peran efektif membantu murid memahami konsep simbol pengurangan?
  • Murid mana yang masih memerlukan pendampingan lebih intensif dalam menuliskan simbol matematika?
  • Apakah alokasi waktu sudah sesuai untuk setiap tahap pembelajaran (Memahami, Mengaplikasi, Merefleksi)?
  • Strategi diferensiasi mana yang paling berhasil memfasilitasi keberagaman murid?
  • Bagaimana saya dapat meningkatkan keterlibatan murid dalam kegiatan refleksi?

Refleksi Murid:

  • Apa yang kamu pelajari hari ini tentang simbol pengurangan?
  • Bagian mana yang paling mudah bagimu? Bagian mana yang masih sulit?
  • Apakah kamu senang belajar menggunakan benda-benda konkret? Mengapa?
  • Apa yang akan kamu lakukan jika menemukan soal pengurangan di rumah?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Matematika Kelas 1 Kurikulum Merdeka halaman 86-87
  2. Buku Panduan Guru Matematika Kelas 1 Kurikulum Merdeka
  3. Benda konkret: kelereng, balok, biji-bijian, pensil, atau manik-manik (minimal 10 buah per murid)
  4. Kartu angka 0-10
  5. Kartu simbol minus (-) dan sama dengan (=)
  6. Papan tulis dan spidol
  7. Kertas kosong untuk latihan

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.