Modul AjarPertemuan 2Bab 2Fase ASemester 1

Modul Ajar Matematika Kelas 1: Mengenal Simbol dan Kalimat Matematika Penjumlahan

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Matematika kelas 1 dengan topik "Mengenal Simbol dan Kalimat Matematika Penjumlahan". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Matematika Kelas 1: Mengenal Simbol dan Kalimat Matematika Penjumlahan

Matematika - Kelas 1

Bab 2 - Pertemuan 2

MODUL AJAR

Matematika — Kelas 1 (Fase A)

Topik: Mengenal Simbol dan Kalimat Matematika Penjumlahan

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranMatematika
Fase / KelasFase A / Kelas 1
TopikMengenal Simbol dan Kalimat Matematika Penjumlahan
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menuliskan operasi hitung penjumlahan menggunakan simbol '+' dan '=' sesuai konteks cerita atau gambar dengan hasil sampai dengan 10
  2. Murid dapat membaca kalimat matematika penjumlahan (contoh: 4 + 2 = 6) dan menjelaskan makna setiap simbol yang digunakan

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Apakah jumlah anak menjadi lebih banyak saat ada teman datang bermain?
  2. Bagaimana cara kita menulis cerita penjumlahan menggunakan angka dan simbol?
  3. Apa arti tanda '+' dan '=' dalam kalimat matematika?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan berdoa bersama
  • Guru melakukan apersepsi dengan bertanya tentang pengalaman murid bermain bersama teman (menghubungkan dengan pengalaman sehari-hari)
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran: hari ini kita akan belajar menulis dan membaca kalimat matematika penjumlahan menggunakan simbol + dan =
  • Guru melakukan asesmen awal dengan menanyakan: Siapa yang pernah melihat tanda + dan =? Di mana kalian melihatnya?

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menceritakan situasi bermain lompat tali: Ada 4 anak bermain lompat tali, datang lagi 2 anak untuk ikut bermain
  • Guru meminta 4 murid maju ke depan kelas untuk memeragakan anak yang sedang bermain
  • Guru menanyakan: Berapa anak yang sedang bermain? (jawab: 4 anak)
  • Guru menempelkan kartu bilangan 4 di papan tulis
  • Guru meminta 2 murid lagi maju ke depan untuk bergabung
  • Guru menanyakan: Ada berapa anak yang datang lagi? (jawab: 2 anak)
  • Guru menempelkan kartu tanda + dan kartu bilangan 2 di papan tulis
  • Guru menjelaskan: Tanda + artinya ditambah atau digabungkan
  • Guru menanyakan: Sekarang berapa jumlah semua anak yang bermain?
  • Semua murid bersama-sama menghitung (jawab: 6 anak)
  • Guru menempelkan kartu tanda = dan kartu bilangan 6 di papan tulis
  • Guru menjelaskan: Tanda = artinya hasilnya adalah atau sama dengan
  • Guru membaca kalimat matematika dengan menunjuk setiap simbol: 4 ditambah 2 hasilnya adalah 6
  • Guru mengajak semua murid membaca kalimat matematika bersama-sama beberapa kali

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru mengulangi kegiatan peragaan dengan bilangan berbeda (contoh: 3 pensil merah + 4 pensil biru = 7 pensil)
  • Guru membagikan murid berpasangan dan memberikan benda-benda kecil (kelereng, batu, atau biji-bijian)
  • Setiap pasangan mengambil sejumlah benda dari wadah pertama, lalu mengambil lagi dari wadah kedua
  • Murid menghitung total benda dan menuliskan kalimat matematika penjumlahan di kertas
  • Murid membacakan kalimat matematika yang mereka tulis kepada pasangannya
  • Guru berkeliling untuk mengamati dan membimbing murid yang mengalami kesulitan
  • Beberapa pasangan diminta maju untuk menceritakan hasil pekerjaannya di depan kelas
  • Guru memberikan latihan di buku siswa: murid melengkapi kalimat penjumlahan berdasarkan gambar (halaman 46-50)
  • Murid mengerjakan soal secara mandiri: menulis operasi penjumlahan dari gambar yang disediakan

Merefleksi (Berkesadaran, Menggembirakan):

  • Guru mengajak murid duduk melingkar untuk sesi refleksi
  • Guru menanyakan: Apa yang kalian pelajari hari ini tentang simbol + dan =?
  • Beberapa murid diminta menceritakan pengalaman mereka saat menulis kalimat matematika
  • Guru menanyakan: Apakah kalian kesulitan? Bagian mana yang paling menyenangkan?
  • Murid diminta menyebutkan contoh situasi sehari-hari yang bisa ditulis sebagai penjumlahan (contoh: menambah mainan, menambah makanan)
  • Guru memberikan apresiasi pada setiap jawaban murid

Penutup:

  • Guru melakukan asesmen akhir dengan meminta murid menulis satu kalimat matematika penjumlahan dari cerita yang guru sampaikan
  • Guru bersama murid menyimpulkan pembelajaran: Tanda + berarti ditambah, tanda = berarti hasilnya adalah
  • Guru memberikan penguatan positif pada usaha dan hasil kerja murid
  • Guru menutup pembelajaran dengan mengajak murid berdoa dan mengucap salam

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang cepat: diberikan soal cerita penjumlahan dengan konteks lebih kompleks (3 kelompok benda). Murid yang lambat: fokus pada penjumlahan dengan jumlah hasil sampai 5 terlebih dahulu menggunakan benda konkret
  • Proses: Murid yang cepat: bekerja mandiri lebih banyak dan diminta membuat cerita penjumlahan sendiri. Murid yang lambat: mendapat pendampingan intensif dan lebih banyak kesempatan memanipulasi benda konkret sebelum menulis simbol
  • Produk: Murid yang cepat: membuat buku mini berisi 5 cerita penjumlahan dengan gambar dan kalimat matematika. Murid yang lambat: menyelesaikan 3 soal penjumlahan sederhana dengan bantuan gambar

ASESMEN

Awal:

  • Guru menanyakan pengetahuan awal murid tentang simbol + dan = melalui tanya jawab
  • Guru menunjukkan kartu simbol dan meminta murid menyebutkan apa yang mereka ketahui

Proses:

  • Observasi saat murid memeragakan penjumlahan menggunakan teman sebagai model
  • Pengamatan ketika murid bekerja berpasangan dengan benda konkret
  • Mendengarkan cara murid membaca kalimat matematika yang mereka buat
  • Mengajukan pertanyaan pemandu saat murid mengerjakan latihan: Apa arti tanda + di sini? Mengapa kamu menulis angka ini?

Akhir:

  • Guru menceritakan: Di taman ada 5 kupu-kupu, datang lagi 3 kupu-kupu. Murid diminta menulis kalimat matematika penjumlahannya
  • Guru meminta murid membaca kalimat matematika yang mereka tulis dan menjelaskan makna setiap simbolnya
  • Penilaian hasil latihan tertulis di buku siswa

Formatif:

  • Observasi saat murid memeragakan situasi penjumlahan di depan kelas
  • Pengamatan saat murid bekerja berpasangan menulis kalimat matematika
  • Tanya jawab selama proses pembelajaran tentang makna simbol + dan =

Sumatif:

  • Tugas menulis kalimat matematika penjumlahan dari cerita yang diceritakan guru
  • Penilaian hasil latihan di buku siswa halaman 46-50

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Menulis kalimat matematika penjumlahan dengan simbol + dan =Belum dapat menulis simbol + dan = dengan tepat, masih menulis angka saja tanpa simbol operasiDapat menulis simbol + atau = tetapi sering terbalik atau salah penempatanDapat menulis kalimat matematika penjumlahan dengan simbol + dan = dengan tepat pada sebagian besar soalDapat menulis kalimat matematika penjumlahan dengan simbol + dan = dengan tepat dan konsisten pada semua konteks
Membaca dan menjelaskan makna simbol dalam kalimat matematikaBelum dapat membaca kalimat matematika, hanya menyebutkan angka-angka tanpa simbolDapat membaca kalimat matematika tetapi belum dapat menjelaskan makna simbolnyaDapat membaca kalimat matematika dengan benar dan menjelaskan makna simbol + atau = (salah satunya)Dapat membaca kalimat matematika dengan lancar dan menjelaskan makna kedua simbol (+ berarti ditambah, = berarti hasilnya adalah) dengan jelas
Menghubungkan cerita/gambar dengan kalimat matematika penjumlahanBelum dapat menghubungkan cerita atau gambar dengan kalimat matematika penjumlahanDapat mengidentifikasi bilangan dalam cerita tetapi kesulitan menuliskan sebagai kalimat matematikaDapat menuliskan kalimat matematika dari sebagian besar cerita atau gambar dengan bimbinganDapat menuliskan kalimat matematika penjumlahan dari berbagai cerita atau gambar secara mandiri dan akurat

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid dapat memahami makna simbol + dan = setelah pembelajaran?
  • Strategi apa yang paling efektif membantu murid memahami kalimat matematika penjumlahan?
  • Apakah diferensiasi yang saya berikan sudah sesuai dengan kebutuhan murid?
  • Apa yang perlu saya perbaiki untuk pembelajaran serupa di pertemuan berikutnya?

Refleksi Murid:

  • Apa yang kamu pelajari hari ini tentang simbol + dan =?
  • Bagian mana yang paling mudah dan paling sulit bagimu?
  • Apakah kamu bisa membuat cerita penjumlahan sendiri di rumah?
  • Apa yang membuatmu senang dalam belajar hari ini?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Matematika Kelas 1 SD/MI Kurikulum Merdeka halaman 43-50
  2. Buku Panduan Guru Matematika Kelas 1 SD/MI Kurikulum Merdeka
  3. Kartu bilangan 0-10
  4. Kartu simbol + dan =
  5. Benda konkret: kelereng, batu, biji-bijian, pensil warna
  6. Wadah/piring plastik (2 buah per pasangan)
  7. Papan tulis dan spidol
  8. Kertas untuk menulis kalimat matematika

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.