Modul AjarPertemuan 9Bab 1Fase ASemester 1

Modul Ajar Matematika Kelas 1: Menyusun Bilangan sampai dengan 10 (Komposisi)

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Matematika kelas 1 dengan topik "Menyusun Bilangan sampai dengan 10 (Komposisi)". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Matematika Kelas 1: Menyusun Bilangan sampai dengan 10 (Komposisi)

Matematika - Kelas 1

Bab 1 - Pertemuan 9

MODUL AJAR

Matematika — Kelas 1 (Fase A)

Topik: Menyusun Bilangan sampai dengan 10 (Komposisi)

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranMatematika
Fase / KelasFase A / Kelas 1
TopikMenyusun Bilangan sampai dengan 10 (Komposisi)
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menyusun (komposisi) dua kelompok benda konkret untuk membentuk bilangan tertentu sampai dengan 10
  2. Murid dapat menjelaskan hubungan antara komposisi dan dekomposisi bilangan sampai dengan 10 menggunakan model konkret

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Jika kamu punya 8 kelereng dan ingin membaginya ke dalam 2 kotak, bagaimana cara membaginya?
  2. Apakah ada cara lain untuk membagi 8 kelereng ke dalam 2 kotak?
  3. Apa yang terjadi jika kita menggabungkan kembali kedua kotak tersebut?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru menyapa murid dan mengajak berdoa bersama (5 menit)
  • Guru melakukan ice-breaking dengan bernyanyi lagu bilangan 1-10 sambil bertepuk tangan (3 menit)
  • Guru melakukan asesmen awal dengan menanyakan: 'Siapa yang masih ingat cara menghitung benda?' dan meminta 2-3 murid menghitung benda di sekitar (5 menit)
  • Guru menunjukkan 8 pensil dan bertanya: 'Jika Bu Guru ingin membagi pensil ini menjadi 2 kelompok, bagaimana caranya?' (2 menit)
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: menyusun bilangan menjadi dua kelompok (2 menit)

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menunjukkan 5 kelereng dan memisahkannya menjadi 2 kelompok (3 dan 2) di atas meja (3 menit)
  • Guru menjelaskan: '5 kelereng bisa kita susun dari 3 kelereng dan 2 kelereng' sambil menunjuk setiap kelompok (2 menit)
  • Guru menggabungkan kembali kedua kelompok dan menjelaskan: 'Jika kita gabungkan 3 dan 2, kembali menjadi 5' (2 menit)
  • Guru memberikan bingkai 10 dan kelereng kepada setiap murid, lalu meminta mereka mengamati (2 menit)
  • Murid diminta mengambil 6 kelereng dan meletakkannya di bingkai 10, kemudian memisahkannya menjadi 2 kelompok dengan cara mereka sendiri (5 menit)
  • Guru berkeliling mengamati cara murid memisahkan kelereng dan memberikan pujian atas usaha mereka (3 menit)

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Murid diminta membentuk kelompok berpasangan (2 menit)
  • Setiap pasangan menerima kartu bilangan (7, 8, 9, 10) dan kelereng secukupnya (2 menit)
  • Pasangan murid diminta menyusun bilangan pada kartu menjadi 2 kelompok menggunakan kelereng, lalu menggambar hasilnya di lembar kerja (10 menit)
  • Setiap pasangan mencoba minimal 2 cara berbeda untuk menyusun bilangan yang sama (5 menit)
  • Guru memberikan tantangan: 'Bisakah kalian menemukan cara ketiga untuk bilangan 8?' (3 menit)
  • Beberapa pasangan diminta maju ke depan untuk menunjukkan hasil kerjanya dan menjelaskan cara menyusun bilangan (5 menit)

Merefleksi (Berkesadaran):

  • Guru meminta murid duduk melingkar dan bertanya: 'Apa yang kalian pelajari hari ini?' (3 menit)
  • Murid diminta menceritakan cara favorit mereka menyusun bilangan dan mengapa mereka menyukainya (4 menit)
  • Guru menanyakan: 'Apakah kalian menemukan kesulitan? Bagaimana kalian mengatasinya?' (3 menit)
  • Murid diminta menuliskan atau menggambar satu hal menarik yang mereka pelajari di sticky note dan menempelkannya di papan refleksi (3 menit)

Penutup:

  • Guru melakukan asesmen akhir dengan memberikan soal lisan: 'Jika ada 9 buku, bagaimana cara membaginya menjadi 2 kelompok?' dan meminta 3 murid menjawab (4 menit)
  • Guru memberikan apresiasi kepada semua murid atas partisipasi mereka (2 menit)
  • Guru mengingatkan murid untuk mencoba menyusun benda di rumah (misalnya mainan atau kelereng) dan menceritakannya besok (2 menit)
  • Guru menutup pembelajaran dengan doa dan salam (2 menit)

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang cepat diberikan bilangan lebih besar (hingga 10) dan diminta menemukan lebih banyak cara penyusunan. Murid yang lambat fokus pada bilangan kecil (5-7) dengan pendampingan intensif menggunakan benda konkret
  • Proses: Murid yang cepat bekerja secara mandiri dan diberi tantangan menemukan pola. Murid yang lambat bekerja berpasangan dengan teman yang lebih mahir atau didampingi guru dengan panduan langkah demi langkah
  • Produk: Murid yang cepat membuat poster visual menunjukkan berbagai cara menyusun satu bilangan. Murid yang lambat cukup menggambar 1-2 cara penyusunan di lembar kerja dengan bantuan bingkai 10

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab lisan tentang kemampuan menghitung benda
  • Observasi respons murid terhadap pertanyaan pemantik tentang membagi pensil

Proses:

  • Observasi saat murid memisahkan kelereng di bingkai 10
  • Mengamati diskusi dan kerja sama dalam kelompok berpasangan
  • Mendengarkan penjelasan murid saat presentasi hasil kerja
  • Mengecek lembar kerja selama kegiatan mengaplikasi

Akhir:

  • Tes lisan individu: memberikan bilangan dan meminta murid menjelaskan cara menyusunnya menjadi 2 kelompok
  • Penilaian lembar kerja berdasarkan rubrik (ketepatan penyusunan dan variasi cara)
  • Observasi kemampuan murid menjelaskan hubungan komposisi dan dekomposisi

Formatif:

  • Observasi saat murid menyusun kelereng menjadi 2 kelompok
  • Tanya jawab selama kegiatan kelompok
  • Pemeriksaan lembar kerja murid

Sumatif:

  • Tes lisan individu di akhir pembelajaran
  • Penilaian hasil gambar penyusunan bilangan pada lembar kerja

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Menyusun bilangan menjadi 2 kelompokMurid belum dapat memisahkan benda konkret menjadi 2 kelompok yang jumlahnya sesuai bilangan targetMurid dapat memisahkan benda konkret menjadi 2 kelompok tetapi masih sering melakukan kesalahan dalam menghitungMurid dapat menyusun bilangan menjadi 2 kelompok dengan tepat menggunakan benda konkretMurid dapat menyusun bilangan menjadi 2 kelompok dengan berbagai cara dan menjelaskan prosesnya dengan jelas
Menjelaskan hubungan komposisi dan dekomposisiMurid belum memahami bahwa bilangan dapat disusun dan diurai kembaliMurid mulai memahami konsep tetapi kesulitan menjelaskan dengan kata-kata sendiriMurid dapat menjelaskan bahwa bilangan yang disusun dari 2 kelompok dapat digabungkan kembali menjadi bilangan awalMurid dapat menjelaskan hubungan komposisi-dekomposisi dengan lancar dan memberikan contoh lain secara mandiri
Kreativitas dalam menemukan cara penyusunanMurid hanya dapat menemukan 1 cara penyusunan dengan bantuan penuhMurid dapat menemukan 1 cara penyusunan secara mandiriMurid dapat menemukan 2 cara berbeda untuk menyusun bilangan yang samaMurid dapat menemukan 3 atau lebih cara berbeda dan menunjukkan pola penyusunan
Komunikasi hasil kerjaMurid belum dapat menjelaskan hasil kerjanyaMurid dapat menunjukkan hasil kerja tetapi penjelasannya masih sangat singkatMurid dapat menjelaskan proses penyusunan bilangan dengan kalimat sederhanaMurid dapat menjelaskan proses penyusunan dengan rinci, jelas, dan percaya diri

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid dapat memahami konsep menyusun bilangan menggunakan benda konkret?
  • Strategi diferensiasi mana yang paling efektif untuk murid dengan kemampuan beragam?
  • Apakah alokasi waktu untuk setiap tahap pembelajaran sudah sesuai?
  • Media dan alat peraga apa yang perlu ditambahkan untuk pertemuan selanjutnya?
  • Bagaimana cara meningkatkan partisipasi murid yang masih pasif?

Refleksi Murid:

  • Apa yang paling menyenangkan dari belajar hari ini?
  • Apakah kamu menemukan kesulitan saat menyusun bilangan? Bagaimana kamu mengatasinya?
  • Cara mana yang paling kamu sukai untuk menyusun bilangan?
  • Apa yang ingin kamu pelajari lebih lanjut tentang bilangan?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Matematika Kelas I Kurikulum Merdeka (Kemendikbudristek, 2022)
  2. Buku Panduan Guru Matematika Kelas I Kurikulum Merdeka (Kemendikbudristek, 2022)
  3. Bingkai 10 (ten frames) untuk setiap murid
  4. Kelereng, kancing, atau benda konkret lainnya (minimal 10 buah per murid)
  5. Kartu bilangan 1-10
  6. Lembar kerja gambar penyusunan bilangan
  7. Sticky notes untuk refleksi
  8. Papan refleksi kelas

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.