Modul AjarPertemuan 3Bab 1Fase ASemester 1

Modul Ajar Matematika Kelas 1: Menulis Lambang Bilangan 1 sampai 10 dan Mengenal Bilangan 0

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Matematika kelas 1 dengan topik "Menulis Lambang Bilangan 1 sampai 10 dan Mengenal Bilangan 0". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Matematika Kelas 1: Menulis Lambang Bilangan 1 sampai 10 dan Mengenal Bilangan 0

Matematika - Kelas 1

Bab 1 - Pertemuan 3

MODUL AJAR

Matematika — Kelas 1 (Fase A)

Topik: Menulis Lambang Bilangan 1 sampai 10 dan Mengenal Bilangan 0

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranMatematika
Fase / KelasFase A / Kelas 1
TopikMenulis Lambang Bilangan 1 sampai 10 dan Mengenal Bilangan 0
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menulis lambang bilangan 1 sampai dengan 10 dengan benar sesuai urutan
  2. Murid dapat mengenal bilangan 0 dengan menunjukkan model konkret sebagai representasi tidak ada benda

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Bagaimana cara kita menuliskan banyak benda yang kita hitung?
  2. Apa yang terjadi jika tidak ada benda di dalam keranjang? Bagaimana kita menuliskannya?
  3. Apakah kalian pernah melihat angka-angka di sekitar kalian? Di mana saja?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan mengajak murid berdoa bersama
  • Guru melakukan presensi dan mengecek kesiapan belajar murid
  • Guru melakukan asesmen awal dengan menanyakan bilangan apa saja yang sudah mereka kenal dan meminta beberapa murid menunjukkan jari untuk bilangan tertentu
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran: Hari ini kita akan belajar menulis lambang bilangan 1-10 dengan benar dan mengenal bilangan 0
  • Guru memberikan pertanyaan pemantik: Bagaimana cara kita menuliskan banyak benda yang kita hitung? Apa yang terjadi jika keranjang tidak berisi apa-apa?
  • Guru menghubungkan dengan pengalaman murid: Pernahkah kalian melihat angka di rumah atau di jalan?

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menunjukkan benda konkret (kelereng, pensil, atau mainan) sejumlah 1-10 secara bertahap dan menghitungnya bersama murid
  • Guru menuliskan lambang bilangan di papan tulis sesuai banyak benda, mencontohkan cara menulis yang benar dengan garis bantu
  • Murid mengamati dan mengikuti gerakan menulis lambang bilangan dengan jari di udara bersama guru
  • Guru menunjukkan keranjang kosong dan menjelaskan konsep bilangan 0 sebagai tidak ada benda
  • Murid diminta menyebutkan contoh situasi yang menunjukkan bilangan 0 di kehidupan sehari-hari (misal: piring kosong, tas kosong)
  • Guru membagikan Lembar Kerja yang berisi titik-titik panduan untuk menebalkan lambang bilangan 1-10 dan gambar keranjang kosong untuk bilangan 0

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Murid berlatih menebalkan lambang bilangan 1-10 pada lembar kerja dengan mengikuti titik-titik panduan
  • Murid menulis lambang bilangan secara mandiri di kotak kosong yang disediakan, dimulai dari bilangan 1-5, kemudian 6-10
  • Murid berpasangan untuk saling memeriksa hasil tulisan temannya, memberikan tanda centang jika sudah benar
  • Guru berkeliling memberikan bimbingan individual kepada murid yang kesulitan menulis lambang bilangan dengan benar
  • Murid menghitung benda di sekitar (misal: meja, kursi, penghapus di kotak) dan menuliskan lambang bilangannya di buku latihan
  • Murid menggambar keranjang kosong dan menuliskan lambang bilangan 0 di sampingnya
  • Murid bermain permainan Tebak Bilangan: Guru menunjukkan jari, murid menuliskan lambang bilangannya di papan tulis kecil

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid duduk melingkar dan merefleksikan pembelajaran: Lambang bilangan apa yang paling mudah ditulis? Mana yang paling sulit?
  • Murid berbagi pengalaman mereka saat menulis lambang bilangan dan mengenal bilangan 0
  • Guru menanyakan: Mengapa penting kita bisa menulis lambang bilangan dengan benar?
  • Murid menyebutkan di mana mereka bisa menggunakan kemampuan menulis lambang bilangan di kehidupan sehari-hari
  • Guru memberikan apresiasi kepada murid atas usaha mereka dan menguatkan pemahaman dengan menunjukkan hasil karya terbaik
  • Murid mengisi lembar refleksi sederhana dengan gambar emotikon (senang, biasa, sedih) tentang perasaan mereka saat belajar hari ini

Penutup:

  • Guru melakukan asesmen akhir dengan meminta murid menulis lambang bilangan 1-10 secara urut di kertas
  • Guru bersama murid menyimpulkan pembelajaran: Hari ini kita belajar menulis lambang bilangan 1-10 dengan benar dan mengenal bilangan 0 yang artinya tidak ada benda
  • Guru memberikan penguatan dan pujian atas partisipasi aktif murid
  • Guru memberikan tugas rumah ringan: mencari dan menuliskan 5 contoh penggunaan lambang bilangan yang mereka temukan di rumah
  • Guru menutup pembelajaran dengan mengajak murid berdoa dan salam

Diferensiasi:

  • Konten: Untuk murid cepat: tambahan latihan menulis lambang bilangan dalam berbagai bentuk (besar, kecil) dan mengurutkan bilangan secara acak. Untuk murid lambat: fokus pada bilangan 1-5 terlebih dahulu dengan pendampingan intensif menggunakan garis bantu lebih detail
  • Proses: Murid cepat dapat bekerja mandiri dan membantu teman sebaya. Murid lambat mendapat scaffolding berupa template dengan garis bantu lebih banyak, pendampingan guru, dan waktu tambahan untuk berlatih
  • Produk: Murid cepat: membuat kartu bilangan sendiri dengan gambar dan lambang bilangan untuk bermain. Murid lambat: menyelesaikan lembar kerja menebalkan dengan bimbingan dan menunjukkan 3 lambang bilangan yang sudah dikuasai

ASESMEN

Awal:

  • Guru bertanya: Angka apa saja yang sudah kalian kenal?
  • Guru meminta murid menunjukkan jari untuk bilangan 3, 5, dan 7
  • Guru mengamati kemampuan awal murid dalam mengenali lambang bilangan yang ditampilkan di papan tulis

Proses:

  • Observasi saat murid menebalkan lambang bilangan: apakah mengikuti arah garis yang benar
  • Mengamati cara murid menulis lambang bilangan mandiri: apakah sesuai urutan dan bentuk
  • Mendengarkan penjelasan murid tentang bilangan 0 saat berdiskusi berpasangan
  • Memeriksa hasil kerja murid saat menghitung benda dan menuliskan lambang bilangannya
  • Mengamati partisipasi murid dalam permainan Tebak Bilangan

Akhir:

  • Tes tulis: murid menulis lambang bilangan 1-10 secara berurutan di kertas tanpa bantuan
  • Tugas praktik: murid menghitung benda yang ditunjukkan guru (5 benda, 8 benda, 0 benda) dan menulis lambang bilangannya
  • Guru mengecek pemahaman dengan menanyakan: Apa arti bilangan 0? dan meminta murid menunjukkan contoh

Formatif:

  • Observasi selama murid berlatih menulis lambang bilangan
  • Pemeriksaan hasil menebalkan dan menulis lambang bilangan pada lembar kerja
  • Penilaian antar teman saat aktivitas berpasangan
  • Tanya jawab lisan tentang konsep bilangan 0

Sumatif:

  • Tes tulis: menulis lambang bilangan 1-10 secara urut tanpa panduan
  • Tugas praktik: menghitung benda dan menulis lambang bilangannya
  • Identifikasi bilangan 0 pada gambar situasi konkret

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Menulis lambang bilangan 1-10Murid belum mampu menulis lambang bilangan dengan benar, bentuk dan urutan masih keliruMurid mampu menulis 1-5 lambang bilangan dengan benar meskipun masih memerlukan bantuan garis bantuMurid mampu menulis lambang bilangan 1-10 dengan benar sesuai urutan, sebagian besar bentuk sudah tepatMurid mampu menulis seluruh lambang bilangan 1-10 dengan benar, rapi, sesuai urutan tanpa bantuan
Mengenal bilangan 0Murid belum memahami konsep bilangan 0 dan tidak dapat menunjukkan representasi konkretnyaMurid mulai mengenal bilangan 0 tetapi masih ragu dalam menjelaskan artinyaMurid dapat menjelaskan bilangan 0 sebagai tidak ada benda dan menunjukkan 1-2 contoh konkretMurid memahami konsep bilangan 0 dengan baik, dapat menunjukkan berbagai contoh konkret dan menuliskan lambangnya dengan benar
Kemandirian dalam berlatihMurid sangat bergantung pada bantuan guru dan tidak mencoba sendiriMurid mulai mencoba sendiri tetapi sering meminta bantuanMurid bekerja mandiri dengan sesekali meminta konfirmasiMurid bekerja mandiri, percaya diri, dan mampu mengoreksi kesalahannya sendiri
Kolaborasi dengan temanMurid belum mau bekerja sama atau memeriksa hasil kerja temanMurid mau berpasangan tetapi kurang aktif dalam memberikan masukanMurid aktif bekerja sama, saling memeriksa hasil kerja dengan bimbingan guruMurid aktif berkolaborasi, memberikan masukan konstruktif, dan saling membantu memahami

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid berhasil menulis lambang bilangan dengan benar? Murid mana yang masih memerlukan bimbingan tambahan?
  • Bagaimana respons murid terhadap konsep bilangan 0? Apakah mereka memahami dengan baik?
  • Strategi atau media apa yang paling efektif untuk pembelajaran ini?
  • Apakah alokasi waktu sudah sesuai? Perlu penyesuaian untuk pertemuan serupa?
  • Bagaimana saya bisa meningkatkan diferensiasi agar semua murid terlayani dengan optimal?

Refleksi Murid:

  • Lambang bilangan mana yang paling mudah kamu tulis? Mana yang paling sulit?
  • Apa yang kamu rasakan saat belajar hari ini? Senang, biasa saja, atau sulit?
  • Apakah kamu sudah bisa menulis semua lambang bilangan 1-10 dengan benar?
  • Apa yang kamu pahami tentang bilangan 0?
  • Di mana kamu bisa menggunakan kemampuan menulis lambang bilangan ini?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Matematika Kelas I Kurikulum Merdeka
  2. Buku Guru Matematika Kelas I Kurikulum Merdeka
  3. Benda konkret: kelereng, pensil, balok mainan, keranjang
  4. Lembar Kerja Siswa: menebalkan dan menulis lambang bilangan
  5. Papan tulis dan spidol warna
  6. Kartu bilangan 0-10
  7. Papan tulis kecil/whiteboard mini untuk setiap murid
  8. Garis bantu untuk menulis angka

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.