Modul AjarPertemuan 2Bab 4Fase CSemester 2

Modul Ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial Kelas 5: Mesin Cerdas versus Mesin Non-Cerdas: Apa Bedanya?

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial kelas 5 dengan topik "Mesin Cerdas versus Mesin Non-Cerdas: Apa Bedanya?". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial Kelas 5: Mesin Cerdas versus Mesin Non-Cerdas: Apa Bedanya?

Koding dan Kecerdasan Artifisial - Kelas 5

Bab 4 - Pertemuan 2

MODUL AJAR

Koding dan Kecerdasan Artifisial — Kelas 5 (Fase C)

Topik: Mesin Cerdas versus Mesin Non-Cerdas: Apa Bedanya?

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranKoding dan Kecerdasan Artifisial
Fase / KelasFase C / Kelas 5
TopikMesin Cerdas versus Mesin Non-Cerdas: Apa Bedanya?
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat membedakan ciri-ciri mesin cerdas dan mesin non-cerdas berdasarkan kemampuan merespons perintah dan memahami konteks
  2. Murid dapat mengelompokkan contoh perangkat teknologi di sekitarnya ke dalam kategori mesin cerdas atau mesin non-cerdas disertai alasan yang logis

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Apakah semua mesin yang kita gunakan sehari-hari bisa berpikir seperti manusia?
  2. Apa yang membuat asisten virtual seperti Google Assistant bisa menjawab pertanyaan kita, sedangkan kipas angin hanya berputar saat tombol ditekan?
  3. Bagaimana cara kita tahu apakah sebuah mesin termasuk mesin cerdas atau mesin non-cerdas?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan berdoa bersama
  • Guru melakukan asesmen awal dengan bertanya: 'Siapa yang pernah berbicara dengan Google Assistant atau Siri? Apakah kipas angin di rumah bisa menjawab pertanyaan kalian?'
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran: hari ini kita akan belajar membedakan mesin cerdas dan mesin non-cerdas
  • Guru melontarkan pertanyaan pemantik: 'Bayangkan ada dua mesin—satu bisa menjawab pertanyaanmu, satu lagi hanya bergerak saat tombol ditekan. Apa yang membuat salah satunya lebih pintar?'

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru membagi murid menjadi kelompok kecil (3-4 orang) untuk menciptakan suasana kolaboratif
  • Guru menjelaskan konsep mesin cerdas: mesin yang bisa belajar, menyesuaikan diri, dan mengambil keputusan berdasarkan data (contoh: asisten virtual, rekomendasi video)
  • Guru menjelaskan konsep mesin non-cerdas: mesin yang bekerja sesuai program tetap tanpa bisa belajar dari pengalaman (contoh: kipas angin, kalkulator sederhana)
  • Murid mengamati video atau demonstrasi langsung guru yang menunjukkan perbedaan respons asisten virtual (Google Assistant/Siri) dengan alat manual (kipas angin/radio)
  • Guru memfasilitasi diskusi kelas: 'Apa perbedaan yang kalian lihat? Mengapa asisten virtual bisa memahami berbagai perintah?'
  • Murid mencatat ciri-ciri mesin cerdas (bisa memahami konteks, belajar, menyesuaikan respons) dan mesin non-cerdas (respons tetap, tidak belajar) di buku catatan

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Guru membagikan Kotak Kartu Perintah kepada setiap kelompok (berisi perintah seperti 'Matikan lampu', 'Cari lagu favorit', 'Hitung 2+2', 'Ceritakan lelucon')
  • Setiap kelompok mengambil 3 kartu perintah secara acak
  • Kelompok mencoba memberikan perintah tersebut kepada asisten virtual (Google Assistant/Siri/Alexa) dan mencatat bagaimana mesin merespons
  • Kelompok kemudian mencoba memberikan perintah yang sama kepada kipas angin atau radio manual dan mencatat apakah mesin merespons
  • Murid mengisi tabel perbandingan: kolom 1 (Perintah), kolom 2 (Respons Asisten Virtual), kolom 3 (Respons Kipas Angin/Radio), kolom 4 (Kesimpulan: Mesin Cerdas atau Non-Cerdas?)
  • Kelompok mengidentifikasi perangkat teknologi lain di sekitar mereka (smartphone, TV pintar, jam tangan pintar, setrika, oven microwave) dan mengelompokkannya ke dalam kategori mesin cerdas atau non-cerdas dengan alasan logis
  • Setiap kelompok mempresentasikan hasil pengelompokan mereka di depan kelas

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru memfasilitasi diskusi refleksi: 'Apa yang membuat kalian yakin bahwa sebuah perangkat termasuk mesin cerdas atau non-cerdas?'
  • Murid merefleksikan pengalaman mereka: 'Apakah semua mesin yang canggih adalah mesin cerdas? Mengapa?'
  • Murid menuliskan refleksi pribadi: 'Sebutkan 2 contoh mesin cerdas dan 2 contoh mesin non-cerdas yang ada di rumahmu, lengkapi dengan alasan'
  • Guru memberikan penguatan: mesin cerdas berkembang untuk membantu manusia, tetapi tidak semua mesin harus cerdas—tergantung fungsinya
  • Murid mengisi lembar refleksi: 'Apa yang paling menarik dari pembelajaran hari ini? Apa yang masih membingungkan?'

Penutup:

  • Guru melakukan asesmen akhir dengan meminta murid menyebutkan satu contoh mesin cerdas dan satu contoh mesin non-cerdas beserta alasannya
  • Guru memberikan apresiasi kepada semua kelompok atas partisipasi aktif mereka
  • Guru menutup pembelajaran dengan menyampaikan preview materi pertemuan berikutnya
  • Murid dan guru berdoa bersama dan mengucapkan salam penutup

Diferensiasi:

  • Konten: Untuk murid cepat: berikan contoh perangkat teknologi yang lebih kompleks (mobil otonom, chatbot medis). Untuk murid lambat: fokuskan pada contoh sederhana yang ada di sekitar kelas (jam dinding vs smartwatch)
  • Proses: Untuk murid cepat: minta mereka membuat diagram Venn untuk membandingkan mesin cerdas dan non-cerdas. Untuk murid lambat: berikan panduan berupa checklist ciri-ciri yang harus mereka cari
  • Produk: Untuk murid cepat: buat poster kreatif yang menjelaskan perbedaan mesin cerdas dan non-cerdas dengan ilustrasi. Untuk murid lambat: buat tabel sederhana dengan 3 contoh masing-masing kategori

ASESMEN

Awal:

  • Guru bertanya kepada murid tentang pengalaman mereka menggunakan asisten virtual atau perangkat pintar
  • Guru menanyakan pemahaman awal murid: 'Apakah semua mesin yang canggih bisa berpikir seperti manusia?'

Proses:

  • Observasi saat murid melakukan eksperimen dengan asisten virtual dan kipas angin: apakah mereka mampu mencatat perbedaan respons dengan tepat?
  • Pemeriksaan tabel perbandingan: apakah murid dapat mengidentifikasi ciri-ciri mesin cerdas dan non-cerdas?
  • Penilaian presentasi kelompok: apakah alasan pengelompokan perangkat teknologi logis dan sesuai konsep?

Akhir:

  • Murid menyebutkan satu contoh mesin cerdas dan satu contoh mesin non-cerdas beserta alasannya secara lisan
  • Refleksi tertulis: murid menuliskan 2 contoh mesin cerdas dan 2 contoh mesin non-cerdas yang ada di rumah dengan alasan yang logis

Formatif:

  • Observasi partisipasi murid dalam diskusi kelompok dan eksperimen dengan asisten virtual
  • Pemeriksaan tabel perbandingan yang dibuat kelompok
  • Penilaian presentasi kelompok tentang pengelompokan perangkat teknologi

Sumatif:

  • Refleksi tertulis individu: murid menyebutkan 2 contoh mesin cerdas dan 2 contoh mesin non-cerdas dengan alasan logis
  • Kuis lisan: guru menunjukkan gambar perangkat, murid mengelompokkan dan menjelaskan alasannya

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Kemampuan Membedakan Ciri Mesin Cerdas dan Non-CerdasMurid belum dapat menyebutkan perbedaan antara mesin cerdas dan non-cerdasMurid dapat menyebutkan 1 ciri pembeda tetapi penjelasannya belum tepatMurid dapat menyebutkan 2-3 ciri pembeda dengan penjelasan yang cukup tepatMurid dapat menyebutkan 3 atau lebih ciri pembeda dengan penjelasan yang tepat dan logis, disertai contoh konkret
Kemampuan Mengelompokkan Perangkat TeknologiMurid belum dapat mengelompokkan perangkat teknologi ke dalam kategori yang tepatMurid dapat mengelompokkan 1-2 perangkat dengan alasan yang belum logisMurid dapat mengelompokkan 3-4 perangkat dengan alasan yang cukup logisMurid dapat mengelompokkan 5 atau lebih perangkat dengan alasan yang logis, sistematis, dan sesuai konsep
Kolaborasi dalam KelompokMurid belum terlibat aktif dalam kerja kelompokMurid mulai terlibat tetapi kontribusinya masih minimalMurid terlibat aktif dan memberikan kontribusi dalam diskusi kelompokMurid terlibat aktif, memberikan kontribusi bermakna, dan membantu anggota kelompok lain memahami konsep
Penalaran Kritis dalam Memberikan AlasanAlasan yang diberikan tidak logis atau tidak sesuai konsepAlasan yang diberikan mulai logis tetapi masih sederhana dan kurang mendalamAlasan yang diberikan logis, sesuai konsep, dan didukung contohAlasan yang diberikan sangat logis, mendalam, sesuai konsep, didukung contoh konkret, dan menunjukkan pemahaman utuh tentang perbedaan mesin cerdas dan non-cerdas

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid dapat mengikuti eksperimen dengan asisten virtual dan kipas angin? Apakah ada kendala teknis?
  • Apakah strategi pengelompokan dan pembelajaran kolaboratif efektif membantu murid memahami konsep?
  • Bagian mana dari pembelajaran yang paling menarik minat murid?
  • Apakah diferensiasi pembelajaran sudah cukup mengakomodasi kebutuhan murid dengan kecepatan belajar berbeda?

Refleksi Murid:

  • Apa yang paling menarik dari pembelajaran tentang mesin cerdas dan mesin non-cerdas hari ini?
  • Apakah kamu sudah bisa membedakan mesin cerdas dan mesin non-cerdas di sekitarmu?
  • Apa yang masih membingungkan dari materi hari ini?
  • Bagaimana perasaanmu saat bekerja sama dengan teman kelompok?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Koding dan Kecerdasan Artifisial Kelas V (halaman tentang Mesin Cerdas dan Mesin Non-Cerdas)
  2. Buku Guru Koding dan Kecerdasan Artifisial Kelas V
  3. Asisten Virtual (Google Assistant, Siri, atau Alexa) di HP atau laptop
  4. Kipas angin atau radio manual sebagai contoh mesin non-cerdas
  5. Kotak Kartu Perintah berisi berbagai instruksi sederhana
  6. Video demonstrasi perbedaan mesin cerdas dan non-cerdas (jika tersedia)
  7. Lembar Kerja Murid: Tabel Perbandingan Mesin Cerdas vs Non-Cerdas
  8. Lembar Refleksi Individu

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.