Modul AjarPertemuan 6Bab 2Fase CSemester 1

Modul Ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial Kelas 5: Langkah-Langkah Melindungi Informasi Pribadi dan Bijak Berteknologi Digital

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial kelas 5 dengan topik "Langkah-Langkah Melindungi Informasi Pribadi dan Bijak Berteknologi Digital". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial Kelas 5: Langkah-Langkah Melindungi Informasi Pribadi dan Bijak Berteknologi Digital

Koding dan Kecerdasan Artifisial - Kelas 5

Bab 2 - Pertemuan 6

MODUL AJAR

Koding dan Kecerdasan Artifisial — Kelas 5 (Fase C)

Topik: Langkah-Langkah Melindungi Informasi Pribadi dan Bijak Berteknologi Digital

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranKoding dan Kecerdasan Artifisial
Fase / KelasFase C / Kelas 5
TopikLangkah-Langkah Melindungi Informasi Pribadi dan Bijak Berteknologi Digital
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menyusun langkah-langkah konkret yang dapat dilakukan untuk melindungi informasi pribadi saat menggunakan teknologi digital dan internet.
  2. Murid dapat merumuskan komitmen pribadi (janji digital) dalam menggunakan teknologi digital secara bijak, bertanggung jawab, dan aman.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Pernahkah kalian membagikan informasi pribadi di internet? Informasi apa saja yang kalian bagikan?
  2. Mengapa kita harus berhati-hati saat berbagi informasi pribadi di dunia digital?
  3. Apa yang bisa terjadi jika informasi pribadi kita jatuh ke tangan orang yang tidak bertanggung jawab?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan berdoa bersama, menumbuhkan kesadaran spiritual murid.
  • Guru melakukan asesmen awal dengan bertanya kepada murid tentang pengalaman mereka menggunakan internet dan media sosial.
  • Guru menyampaikan pertanyaan pemantik untuk membangkitkan rasa ingin tahu murid tentang keamanan informasi pribadi.
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: menyusun langkah-langkah melindungi informasi pribadi dan membuat janji digital.
  • Guru menghubungkan pembelajaran dengan kehidupan sehari-hari murid yang sudah familiar dengan teknologi digital.

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menayangkan video atau cerita singkat tentang kasus penyalahgunaan informasi pribadi yang relevan dengan usia murid (misalnya akun game yang diretas karena kata sandi dibagikan).
  • Murid mengamati dan menyimak dengan penuh kesadaran, mencatat hal-hal yang menarik perhatian mereka.
  • Guru memfasilitasi diskusi kelompok kecil (3-4 orang) untuk menjawab pertanyaan: Mengapa kita harus menjaga informasi pribadi? Apa yang terjadi jika informasi pribadi disalahgunakan?
  • Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusi mereka, guru memberikan penguatan dan klarifikasi.
  • Guru menjelaskan jenis-jenis informasi pribadi yang perlu dilindungi: nama lengkap, alamat rumah, nomor telepon, kata sandi, foto pribadi, nama sekolah, dan identitas orang tua.
  • Murid mencatat dan mengidentifikasi informasi pribadi yang mereka miliki dalam kehidupan digital mereka.

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru membimbing murid untuk menyusun langkah-langkah konkret melindungi informasi pribadi melalui aktivitas brainstorming kelas.
  • Murid secara mandiri atau berpasangan membuat daftar minimal 5 langkah konkret untuk melindungi informasi pribadi, seperti: tidak membagikan kata sandi, bertanya kepada orang tua sebelum posting, hanya berteman dengan orang yang dikenal, menggunakan pengaturan privasi, tidak mengklik tautan mencurigakan.
  • Murid menuangkan langkah-langkah tersebut ke dalam poster sederhana (dapat menggunakan kertas atau aplikasi digital sederhana jika tersedia).
  • Beberapa murid mempresentasikan poster mereka di depan kelas, menjelaskan mengapa langkah-langkah tersebut penting.
  • Guru memberikan umpan balik konstruktif dan apresiasi terhadap kreativitas murid.
  • Murid membuat Janji Digital pribadi dengan menuliskan 3 komitmen konkret yang akan mereka lakukan untuk menjaga keamanan informasi pribadi.
  • Murid menghias janji digital mereka agar menarik dan bermakna secara personal.

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Murid membagikan janji digital mereka kepada teman sebangku atau dalam kelompok kecil.
  • Guru memfasilitasi refleksi dengan pertanyaan: Apa hal baru yang kalian pelajari hari ini? Bagaimana kalian akan menerapkan janji digital dalam kehidupan sehari-hari?
  • Murid menuliskan refleksi pribadi di buku atau lembar refleksi tentang pentingnya menjaga informasi pribadi dan bagaimana mereka akan lebih berhati-hati ke depannya.
  • Guru menekankan bahwa keamanan digital adalah tanggung jawab pribadi dan komitmen yang harus dijaga terus-menerus.
  • Murid diminta untuk menempelkan atau menyimpan janji digital mereka di tempat yang mudah terlihat (meja belajar, buku catatan) sebagai pengingat.

Penutup:

  • Guru melakukan asesmen akhir dengan meminta beberapa murid menyebutkan langkah-langkah melindungi informasi pribadi yang telah mereka pelajari.
  • Guru memberikan penguatan terhadap konsep-konsep penting yang telah dipelajari hari ini.
  • Guru mengajak murid untuk berkomitmen menjalankan janji digital mereka di rumah dan sekolah.
  • Guru memberikan tugas opsional: berbagi janji digital dengan orang tua dan meminta orang tua memberikan komentar atau tambahan.
  • Guru menutup pembelajaran dengan mengajak murid bersyukur atas ilmu yang telah diperoleh dan berdoa bersama.

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang membutuhkan dukungan tambahan diberikan contoh langkah-langkah konkret yang lebih sederhana dan visual. Murid yang lebih cepat dapat mengeksplorasi langkah-langkah keamanan digital yang lebih kompleks seperti autentikasi dua faktor atau mengenali phishing.
  • Proses: Murid dapat memilih bekerja secara individu, berpasangan, atau kelompok kecil sesuai kenyamanan mereka. Guru memberikan scaffolding lebih intensif kepada murid yang membutuhkan dengan mendampingi diskusi kelompok mereka.
  • Produk: Murid dapat memilih format penyampaian janji digital: poster gambar tangan, poster digital sederhana, atau kartu komitmen yang dihias. Murid yang lebih mahir dapat membuat kampanye mini untuk teman sekelas.

ASESMEN

Awal:

  • Guru bertanya kepada murid tentang pengalaman mereka menggunakan internet dan aplikasi digital
  • Guru menanyakan apakah murid pernah mendengar kasus penyalahgunaan informasi pribadi
  • Guru mengamati pemahaman awal murid tentang informasi pribadi yang perlu dilindungi

Proses:

  • Observasi keterlibatan murid dalam diskusi kelompok tentang risiko berbagi informasi pribadi
  • Penilaian kemampuan murid menyusun langkah-langkah konkret melalui brainstorming dan pembuatan poster
  • Mengamati kemampuan murid merumuskan janji digital yang relevan dan personal
  • Memberikan umpan balik langsung saat murid mempresentasikan hasil kerja mereka

Akhir:

  • Penilaian produk poster langkah-langkah melindungi informasi pribadi menggunakan rubrik
  • Penilaian janji digital yang mencakup kelengkapan, relevansi, dan komitmen konkret
  • Evaluasi refleksi tertulis murid tentang pentingnya keamanan informasi pribadi
  • Tanya jawab lisan untuk mengecek pemahaman murid tentang materi pembelajaran

Formatif:

  • Observasi partisipasi murid dalam diskusi kelompok tentang pentingnya menjaga informasi pribadi
  • Penilaian proses saat murid menyusun langkah-langkah konkret melindungi informasi pribadi
  • Umpan balik lisan selama presentasi poster

Sumatif:

  • Penilaian produk poster langkah-langkah melindungi informasi pribadi
  • Penilaian janji digital yang dibuat murid
  • Refleksi tertulis murid tentang pembelajaran hari ini

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Kemampuan menyusun langkah-langkah melindungi informasi pribadiMurid belum mampu menyebutkan langkah-langkah konkret atau langkah yang disebutkan tidak relevan dengan keamanan informasi pribadiMurid mampu menyebutkan 1-2 langkah konkret melindungi informasi pribadi dengan bantuan guru atau temanMurid mampu menyusun 3-4 langkah konkret melindungi informasi pribadi secara mandiri dan relevanMurid mampu menyusun 5 atau lebih langkah konkret melindungi informasi pribadi secara mandiri, relevan, dan dapat menjelaskan alasan dari setiap langkah
Kemampuan merumuskan janji digitalMurid belum mampu membuat janji digital atau janji yang dibuat tidak sesuai dengan keamanan informasi pribadiMurid mampu membuat 1-2 janji digital dengan bantuan guru, namun masih bersifat umumMurid mampu membuat 3 janji digital secara mandiri yang spesifik dan relevan dengan keamanan informasi pribadiMurid mampu membuat 3 atau lebih janji digital yang spesifik, relevan, personal, dan menunjukkan komitmen yang kuat dengan penjelasan alasan di balik setiap janji
Pemahaman tentang risiko berbagi informasi pribadiMurid belum memahami risiko berbagi informasi pribadi dan tidak dapat memberikan contohMurid memahami ada risiko berbagi informasi pribadi tetapi belum dapat menjelaskan dengan jelas atau memberikan contohMurid memahami risiko berbagi informasi pribadi dan dapat menjelaskan serta memberikan 1-2 contoh konkretMurid memahami dengan mendalam risiko berbagi informasi pribadi, dapat menjelaskan berbagai skenario risiko, memberikan contoh konkret, dan mengaitkan dengan kehidupan nyata
Kreativitas dalam menyampaikan ide (poster/janji digital)Hasil karya sangat sederhana, tidak rapi, dan sulit dipahami maksudnyaHasil karya cukup sederhana, ada usaha untuk menyampaikan ide tetapi masih kurang rapi atau kurang menarikHasil karya rapi, menarik, dan ide tersampaikan dengan jelas melalui kombinasi teks dan visualHasil karya sangat kreatif, menarik, rapi, ide tersampaikan dengan sangat jelas dan ada keunikan personal yang membuat karya menonjol

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah murid terlibat aktif dalam diskusi tentang keamanan informasi pribadi?
  • Apakah contoh dan kasus yang saya berikan cukup relevan dan bermakna bagi murid?
  • Bagian mana dari pembelajaran yang paling menarik minat murid? Bagian mana yang perlu diperbaiki?
  • Apakah diferensiasi yang saya berikan sudah mengakomodasi kebutuhan semua murid?
  • Bagaimana saya bisa meningkatkan pembelajaran ini agar lebih bermakna dan menyenangkan?

Refleksi Murid:

  • Apa hal baru yang kamu pelajari hari ini tentang keamanan informasi pribadi?
  • Langkah apa yang paling penting menurutmu untuk melindungi informasi pribadi?
  • Bagaimana perasaanmu setelah membuat janji digital? Apakah kamu yakin bisa menjalankannya?
  • Apa yang masih membuatmu bingung atau ingin kamu pelajari lebih lanjut?
  • Bagaimana kamu akan menerapkan apa yang kamu pelajari hari ini di rumah dan saat menggunakan internet?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Koding dan Kecerdasan Artifisial Kelas 5 Bab 2: Mengenal Teknologi Digital
  2. Buku Guru Koding dan Kecerdasan Artifisial Kelas 5 Bab 2
  3. Video edukatif tentang keamanan informasi pribadi untuk anak (dapat diunduh atau diakses dari platform edukasi)
  4. Kertas HVS, spidol warna, pensil warna untuk membuat poster
  5. Laptop/tablet (opsional) untuk murid yang ingin membuat poster digital
  6. Contoh kasus penyalahgunaan informasi pribadi yang disesuaikan dengan usia murid
  7. Lembar kerja untuk membuat janji digital
  8. Papan tulis/whiteboard untuk brainstorming kelas

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.