MODUL AJAR Koding dan Kecerdasan Artifisial — Kelas 5 (Fase C) Topik: Bab 2 — Mengenal Teknologi Digital: Canggih, Seru, tetapi Harus INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | Koding dan Kecerdasan Artifisial |
|---|
| Fase / Kelas | Fase C / Kelas 5 |
|---|
| Topik | Bab 2 — Mengenal Teknologi Digital: Canggih, Seru, tetapi Harus |
|---|
| Alokasi Waktu | 18 JP (18 x 35 menit = 630 menit) |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 9 |
|---|
| Tahun Ajaran | 2026/2027 |
|---|
| Semester | 1 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- TP 5.2.1 Menjelaskan konsep dasar teknologi digital melalui pengamatan perangkat digital di lingkungan sekitar
- TP 5.2.2 Menganalisis manfaat dan dampak teknologi digital dalam kehidupan sehari-hari secara kritis
- TP 5.2.3 Mengidentifikasi komponen sistem komputer tingkat pradasar yang mencakup perangkat keras dan perangkat lunak beserta fungsinya
- TP 5.2.4 Menerapkan pengamanan informasi pribadi dalam komunikasi daring melalui penyusunan langkah perlindungan data diri
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | | | Kewargaan | | | Penalaran Kritis | ✓ | | Kreativitas | | | Kolaborasi | ✓ | | Kemandirian | ✓ | | Kesehatan | | | Komunikasi | ✓ |
PERTANYAAN PEMANTIK- Apa perbedaan utama antara jam dinding berjarum mekanik dengan jam tangan digital berlayar angka?
- Menurutmu, mengapa sebuah alat seperti ponsel atau laptop disebut sebagai teknologi digital?
- Benda elektronik apa saja yang ada di ruang kelas atau sekolah kita yang bisa mengolah informasi?
- Mengapa laptop atau proyektor disebut perangkat digital, sedangkan papan tulis kayu bukan perangkat digital?
- Apa yang terjadi jika semua teknologi digital di sekitar kita tiba-tiba menghilang selama satu hari penuh?
- Bagaimana teknologi digital seperti ponsel atau komputer membantu mempermudah kegiatan belajarmu di sekolah dan di rumah?
- Apakah teknologi digital yang canggih selalu membawa hal baik bagi kita, atau adakah bahaya yang tersembunyi?
- Apa yang terjadi pada mata dan kesehatan kita jika menatap layar gawai tanpa henti selama berjam-jam?
- Saat melihat komputer atau laptop, bagian mana saja yang bisa kamu lihat dan sentuh langsung dengan tanganmu?
- Apa fungsi dari papan ketik (keyboard) dan tetikus (mouse) saat kita menggunakan komputer?
- Jika layar komputer menyala dan papan ketik sudah terhubung, bisakah kita mengetik cerita tanpa adanya program atau aplikasi di dalamnya?
- Mengapa tubuh komputer yang terlihat dan dapat disentuh membutuhkan perangkat lunak agar bisa bekerja?
- Jika ada teman di media sosial atau game online menanyakan nama ibu kandung dan alamat lengkapmu, apakah boleh langsung kamu berikan?
- Informasi apa saja tentang dirimu yang boleh diketahui banyak orang, dan informasi apa yang harus dijaga ketat seperti kunci rumah?
- Mengapa kata sandi akun kita tidak boleh dibagikan kepada teman sebangku sekalipun?
- Bagaimana caramu memastikan sebuah situs web atau aplikasi aman sebelum kamu memasukkan data diri?
- Bagaimana teknologi digital membantu aktivitas belajarmu sekaligus apa saja risiko yang harus kamu waspadai?
- Apa saja langkah nyata yang sudah kamu terapkan agar data pribadimu tetap aman saat beraktivitas di dunia digital?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1 — Menjelaskan Definisi dan Karakteristik Konsep Dasar Teknologi Digital — 2 JP (2 x 35 menit = 70 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 5.2.1 Menjelaskan konsep dasar teknologi digital melalui pengamatan perangkat digital di lingkungan sekitar
Pendahuluan:- Guru membuka kelas dengan salam, memeriksa kehadiran murid, dan mengondisikan suasana belajar yang tertib (3 menit).
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini, yaitu menjelaskan definisi dan karakteristik konsep dasar teknologi digital (2 menit).
- Guru melaksanakan asesmen awal diagnostik dengan menanyakan perbedaan antara 2 benda konkret/gambar: papan tulis kapur/whiteboard dan layar monitor komputer (acuan: papan tulis bersifat non-digital/manual, monitor bersifat digital karena memproses sinyal komputer) (5 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Bermakna):- Guru menyajikan penjelasan konsep dasar teknologi digital: perangkat elektronik yang menggunakan sistem komputer atau kode biner/sinyal angka untuk menyimpan, mengolah, dan mengirimkan informasi (10 menit).
- Murid menyimak penjelasan guru mengenai 3 karakteristik utama teknologi digital: (1) bekerja dengan sistem komputer/sinyal digital, (2) mampu mengolah data dan informasi, serta (3) dapat menyimpan atau mengirimkan informasi (10 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan):- Guru mengadakan kuis permainan cepat 'Tebak Karakteristik Digital' secara interaktif dan menyenangkan: guru menunjukkan 4 gambar alat lalu murid mengangkat kartu 'Digital' atau 'Bukan Digital' beserta penjelasannya. Daftar alat: (1) Sempoa kayu -> Bukan Digital (bekerja manual tanpa sistem komputer); (2) Komputer tablet -> Digital (menggunakan sistem komputer dan mengolah data); (3) Termometer air raksa -> Bukan Digital (bekerja dengan pemuaian cairan manual); (4) Ponsel pintar -> Digital (memproses data dan mengirim informasi) (10 menit).
- Murid secara mandiri mengerjakan lembar kerja penjelasan konsep teknologi digital untuk menjelaskan definisi dan memeriksa keberadaan 3 karakteristik pada 2 perangkat (laptop dan kalkulator digital) (15 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid bersama guru mencocokkan hasil analisis lembar kerja dengan acuan karakteristik konsep dasar teknologi digital (5 menit).
- Murid mengidentifikasi pemahaman dirinya tentang apa ciri mutlak yang membuat suatu alat digolongkan sebagai teknologi digital (5 menit).
Penutup:- Guru dan murid menyimpulkan pembelajaran bahwa teknologi digital adalah perangkat bersistem komputer yang mengolah, menyimpan, dan mentransmisikan data dalam bentuk sinyal digital (3 menit).
- Guru memberikan asesmen akhir berupa 2 pertanyaan cek pemahaman singkat dan menutup pembelajaran dengan salam (2 menit).
Diferensiasi:- Konten: Bagi murid yang memerlukan bimbingan, guru menyediakan kartu bantuan berisi kata kunci definisi (sistem komputer, mengolah, menyimpan data). Bagi murid mahir, disajikan perbandingan data sinyal analog dan digital.
- Proses: Murid yang membutuhkan bimbingan dibimbing langsung saat memverifikasi 3 karakteristik, sedangkan murid mahir bekerja mandiri merumuskan penjelasan dengan kalimat sendiri.
- Produk: Murid dapat menjelaskan secara tertulis pada lembar kerja atau menjelaskan secara lisan langsung kepada guru.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Tanya jawab diagnostik: Guru menunjukkan papan tulis dan monitor komputer, lalu bertanya: 'Manakah dari kedua benda ini yang merupakan teknologi digital dan apa alasannya?' (Acuan: monitor komputer merupakan teknologi digital karena menggunakan sistem komputer/elektronik untuk menampilkan informasi data, sedangkan papan tulis adalah alat manual non-digital).
Proses:- Observasi partisipasi dan ketepatan murid saat kuis 'Tebak Karakteristik Digital' pada 4 butir instrumen (sempoa kayu, komputer tablet, termometer air raksa, ponsel pintar).
- Pemeriksaan ketepatan penjelasan konsep pada lembar kerja mandiri berdasarkan 3 karakteristik dasar (menggunakan sistem komputer/elektronik, mengolah data/informasi, menyimpan atau mengirimkan informasi).
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman tertulis singkat (2 soal):
1. Apa yang dimaksud dengan teknologi digital? (Acuan: perangkat/alat yang menggunakan sistem komputer atau mesin untuk menyimpan, mengolah, dan mengirimkan informasi).
2. Sebutkan 2 karakteristik dari teknologi digital! (Acuan: menyebutkan minimal 2 dari 3 karakteristik: menggunakan sistem komputer/mesin pemroses sinyal, mengolah data/informasi, menyimpan atau mengirimkan informasi).
Formatif:- Kuis tebak kartu karakteristik alat digital
- Lembar kerja penjelasan definisi dan karakteristik teknologi digital
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Menjelaskan definisi dan karakteristik konsep dasar teknologi digital | Belum mampu menjelaskan definisi teknologi digital dan belum mampu menyebutkan karakteristik dasarnya sesuai acuan. | Menjelaskan definisi teknologi digital secara parsial atau menyebutkan 1 dari 3 karakteristik dasar dengan tepat sesuai acuan. | Menjelaskan definisi teknologi digital dengan tepat serta menguraikan 2 dari 3 karakteristik dasarnya sesuai acuan. | Menjelaskan definisi teknologi digital secara lengkap dan tepat serta menguraikan seluruh 3 karakteristik dasarnya secara mandiri sesuai acuan. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah murid dapat membedakan dengan jelas antara teknologi digital dan teknologi manual/analog?
- Apakah alokasi waktu pada tahap pemahaman konsep dan kuis interaktif sudah berjalan efektif dan berkesadaran?
Murid:- Apa hal baru yang kamu pahami tentang arti kata 'digital' hari ini?
- Bagaimana kamu mengenali suatu alat di sekitarmu apakah termasuk teknologi digital atau bukan?
Pertemuan 2 — Menjelaskan Konsep Dasar Teknologi Digital melalui Pengamatan Perangkat di Lingkungan Sekitar — 2 JP (2 x 35 menit = 70 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 5.2.1 Menjelaskan konsep dasar teknologi digital melalui pengamatan perangkat digital di lingkungan sekitar
Pendahuluan:- Guru membuka pembelajaran dengan salam, mengajak murid berdoa singkat bersama, dan mengecek kehadiran murid (3 menit).
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran, yaitu menjelaskan konsep dasar teknologi digital melalui pengamatan perangkat di lingkungan sekitar sekolah (2 menit).
- Guru melakukan asesmen awal diagnostik singkat dengan mengajukan pertanyaan: 'Dari 3 benda ini: jam dinding jarum, laptop guru, dan papan tulis kapur, manakah yang merupakan perangkat digital dan apa alasan konsep dasarnya?' (Kunci jawaban acuan: laptop guru, karena memiliki sistem komputer/mesin untuk mengolah, menyimpan, atau menampilkan data informasi digital, sedangkan jam dinding jarum dan papan kapur bekerja secara mekanik/manual tanpa sistem komputer) (5 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Bermakna):- Guru memberikan penjelasan konsep esensial bahwa teknologi digital adalah perangkat yang bekerja menggunakan sistem komputasi/mesin untuk menyimpan, mengolah, dan menampilkan data secara digital (5 menit).
- Guru menyajikan 4 kartu gambar benda di papan tulis: (1) Proyektor LCD digital, (2) Termometer air raksa manual, (3) Bel sekolah digital terprogram, (4) Sapu ijuk; kemudian memodelkan cara menjelaskan konsep dasarnya: kartu 1 dan 3 adalah perangkat digital karena memiliki komponen pemroses data, sedangkan kartu 2 dan 4 bukan perangkat digital (5 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):- Guru mengorganisasikan murid menjadi pasangan berburu teknologi digital, membagikan lembar kerja pengamatan lingkungan kelas/sekolah (Aktivitas 2 Berburu Teknologi Digital), dan menjelaskan aturan permainan 'Detektif Digital' yang seru di area kelas dan sekitarnya (5 menit).
- Secara berpasangan yang menyenangkan, murid berkeliling mengamati lingkungan kelas/sekolah untuk menemukan minimal 3 perangkat dan mengidentifikasi apakah benda tersebut perangkat digital atau bukan digital berdasarkan konsep kerjanya (10 menit).
- Setiap pasangan menuliskan penjelasan konsep dasar pada lembar kerja untuk minimal 3 perangkat hasil amatan di sekolah (pilihan perangkat acuan: laptop guru, proyektor LCD, printer sekolah, bel bel digital, jam digital dinding, tablet kelas; kriteria penjelasan tepat memuat ciri: memiliki sistem komputer/prosesor pengolah data atau layar tampilan digital) (15 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Dua perwakilan pasangan membacakan hasil penjelasannya di depan kelas, dan guru bersama kelas memvalidasi ketepatan penjelasan konsep dasar teknologi digital dari perangkat yang diamati (5 menit).
- Murid secara berkesadaran menyimpulkan apa ciri utama yang membedakan perangkat teknologi digital dari perangkat nondigital yang mereka jumpai di sekolah (5 menit).
Penutup:- Guru memberikan umpan balik langsung terhadap ketepatan penjelasan konsep dasar teknologi digital hasil observasi murid (5 menit).
- Guru bersama murid menutup pertemuan dengan membaca doa penutup dan salam (5 menit).
Diferensiasi:- Konten: Untuk murid yang membutuhkan bimbingan disiapkan kartu panduan berisi daftar kata kunci konsep dasar (misal: 'ada mesin komputer', 'mengolah data', 'tampilan digital'). Untuk murid yang lebih cepat diberikan kartu tantangan mengamati perangkat yang lebih tersembunyi (misal: router Wi-Fi sekolah atau mesin absensi sidik jari).
- Proses: Murid yang membutuhkan bimbingan didampingi guru dalam mengenali cara kerja benda saat pengamatan. Murid yang mahir mengamati secara mandiri dan menjelaskan konsep kerja perangkat secara lebih rinci.
- Produk: Semua murid menghasilkan penjelasan konsep dasar perangkat teknologi digital pada lembar pengamatan; murid yang membutuhkan bimbingan cukup melengkapi penjelasan pada 3 perangkat terpandu, sedangkan murid cepat menjelaskan hingga 5 perangkat amatan.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Pertanyaan diagnostik lisan di awal: 'Dari 3 benda ini: jam dinding jarum, laptop guru, dan papan tulis kapur, manakah yang merupakan perangkat digital dan mengapa?' (Kunci acuan: laptop guru, karena menggunakan sistem komputer/mesin untuk memproses dan menyimpan informasi data, sedangkan jam jarum bersifat mekanik analog dan papan tulis kapur alat manual).
Proses:- Pemeriksaan lembar kerja pengamatan berpasangan untuk memastikan penjelasan konsep dasar pada minimal 3 perangkat amatan tepat sesuai acuan (Acuan perangkat digital yang valid di sekolah: laptop, komputer, proyektor, smartphone/tablet, printer, bel digital, router Wi-Fi; penjelasan konsep tepat jika menyebutkan adanya sistem pemroses data komputer atau pengolahan sinyal/informasi digital).
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman lisan di akhir: Murid menjelaskan satu ciri utama mengapa proyektor LCD dikategorikan sebagai perangkat teknologi digital (Kunci acuan: karena proyektor menerima, memproses, dan memproyeksikan sinyal data digital dari komputer).
Formatif:- Penilaian kinerja pengamatan dan penjelasan tertulis pada Lembar Kerja Aktivitas 2 Berburu Teknologi Digital
- Tanya jawab diagnostik di awal pembelajaran
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Menjelaskan konsep dasar teknologi digital melalui pengamatan perangkat di lingkungan sekitar | Belum mampu menjelaskan konsep dasar teknologi digital pada perangkat yang diamati di lingkungan sekitar (0 atau 1 perangkat tepat dengan bantuan penuh). | Mampu menjelaskan konsep dasar teknologi digital pada 2 perangkat hasil pengamatan dengan menyebutkan ciri pemrosesan data sederhana namun masih memerlukan bimbingan guru. | Mampu menjelaskan konsep dasar teknologi digital pada 3 perangkat hasil pengamatan di lingkungan sekitar secara tepat dan mandiri (menyebutkan adanya sistem pemroses/pengolah data informasi). | Mampu menjelaskan konsep dasar teknologi digital pada lebih dari 3 perangkat hasil pengamatan secara tepat, runtut, dan mandiri tanpa kekeliruan konsep. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah aktivitas berburu teknologi digital di lingkungan sekolah efektif membantu murid memahami konsep dasar teknologi digital secara konkret?
- Bagian mana dari penjelasan konsep sistem pengolah data yang masih membuat murid ragu membedakan perangkat digital dan nondigital?
Murid:- Perangkat teknologi digital apa yang paling menarik yang kamu temukan di sekolah hari ini?
- Bagaimana caramu membuktikan kepada temanmu bahwa suatu benda di sekolah adalah perangkat digital?
Pertemuan 3 — Menganalisis Manfaat Teknologi Digital dalam Kehidupan Sehari-hari — 2 JP (2 x 35 menit = 70 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 5.2.2 Menganalisis manfaat dan dampak teknologi digital dalam kehidupan sehari-hari secara kritis
Pendahuluan:- Guru membuka kelas dengan salam, menyapa murid, mengecek kehadiran, dan mengondisikan kesiapan belajar (3 menit).
- Guru melaksanakan asesmen awal diagnostik singkat dengan mengajukan pertanyaan: 'Sebutkan 1 teknologi digital yang kamu ketahui dan apa manfaat utamanya untuk membantumu belajar?' untuk memetakan kesiapan menganalisis manfaat teknologi digital (4 menit).
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini, yaitu menganalisis manfaat teknologi digital dalam berbagai bidang kehidupan sehari-hari secara kritis (3 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Bermakna):- Guru memandu murid mencermati 4 skenario pemanfaatan teknologi digital: (1) Skenario Pendidikan: Guru menggunakan proyektor dan laptop untuk menampilkan video pembelajaran; (2) Skenario Komunikasi: Seorang anak melakukan panggilan video dengan kakek di luar kota; (3) Skenario Transportasi: Ibu memesan ojek daring melalui aplikasi peta digital; (4) Skenario Hiburan: Kakak mendengarkan musik menggunakan aplikasi pemutar lagu daring (5 menit).
- Murid secara berpasangan berdiskusi untuk membedah bagaimana teknologi digital mempermudah, mempercepat, atau menghemat waktu/tenaga pada masing-masing dari keempat skenario tersebut (10 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):- Guru mengadakan permainan kartu tantangan berpasangan 'Tebak Manfaat Kilat' di mana setiap pasangan mengambil 1 kartu tantangan situasi dan menganalisis manfaat spesifik teknologi digital yang terlibat secara cepat dan menyenangkan (10 menit).
- Setiap pasangan murid mengerjakan Lembar Kerja Analisis Manfaat dengan menganalisis 4 bidang kehidupan sehari-hari (Pendidikan, Komunikasi, Transportasi, Hiburan) yang memuat nama perangkat/aplikasi serta uraian manfaat konkretnya (15 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid bersama pasangannya saling memeriksa hasil lembar kerja dengan pasangan lain berdasarkan panduan analisis manfaat yang diarahkan guru (5 menit).
- Murid merenungkan secara mandiri pertanyaan refleksi: 'Jika teknologi digital pada salah satu bidang tersebut tidak ada, apa kesulitan nyata yang akan kamu alami?' lalu menuliskan refleksinya secara ringkas (5 menit).
Penutup:- Guru bersama murid menyimpulkan pembelajaran mengenai beragam manfaat teknologi digital dalam mempermudah kehidupan sehari-hari (5 menit).
- Guru memberikan umpan balik penguatan terhadap hasil analisis murid, mengingatkan materi pertemuan berikutnya tentang dampak teknologi digital, dan menutup sesi dengan doa serta salam (5 menit).
Diferensiasi:- Konten: Menyediakan kartu skenario bergambar bagi murid yang membutuhkan bantuan visual dan teks analisis kasus kontekstual yang lebih mendalam bagi murid yang telah siap.
- Proses: Murid yang membutuhkan bimbingan diberikan panduan berupa kata kunci perbandingan (sebelum vs sesudah ada teknologi digital), sedangkan murid yang mandiri menganalisis secara langsung.
- Produk: Murid dapat menuangkan hasil analisis manfaat dalam bentuk tabel analisis terstruktur atau peta konsep manfaat empat bidang.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Pertanyaan diagnostik lisan: 'Sebutkan 1 teknologi digital yang kamu ketahui dan apa manfaat utamanya untuk membantumu belajar?' Kriteria penerimaan operasional: murid mampu menyebutkan 1 perangkat/aplikasi digital yang relevan (misalnya: komputer, laptop, ponsel pintar, tablet, proyektor, internet) beserta manfaat belajar yang logis (misalnya: mencari sumber materi, melihat video penjelasan, mengetik tugas, membaca buku digital).
Proses:- Penilaian formatif Lembar Kerja Analisis Manfaat Teknologi Digital pada 4 bidang kehidupan. Acuan analisis: (1) Bidang Pendidikan: perangkat komputer/laptop/tablet/proyektor bermanfaat mempermudah akses sumber belajar, memvisualisasikan materi, dan mempercepat pencarian materi pelajaran; (2) Bidang Komunikasi: ponsel pintar/aplikasi perpesanan daring bermanfaat menghubungkan orang dari jarak jauh seketika dan menghemat biaya serta waktu; (3) Bidang Transportasi: aplikasi peta/layanan ojek daring bermanfaat mempermudah pemesanan armada, mengetahui rute tercepat, dan memperkirakan waktu tempuh; (4) Bidang Hiburan: aplikasi pemutar lagu/video/permainan bermanfaat menyediakan media rekreasi dan relaksasi secara praktis.
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman tertulis singkat (1 butir reflektif): 'Tuliskan analisis manfaat teknologi digital pada salah satu bidang (Pendidikan/Komunikasi/Transportasi/Hiburan) beserta alasan mengapa teknologi tersebut mempermudah aktivitas manusia!' Kriteria penerimaan: jawaban memuat bidang yang dipilih, menyebutkan alat/aplikasi digital yang sesuai, dan menguraikan secara logis bagaimana alat tersebut menghemat waktu, tenaga, atau mempermudah pekerjaan.
Formatif:- Asesmen diagnostik lisan di awal pembelajaran untuk mengecek pemahaman awal manfaat teknologi digital.
- Observasi unjuk kerja dan penilaian Lembar Kerja Analisis Manfaat Teknologi Digital selama kegiatan inti.
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Menganalisis Manfaat Teknologi Digital dalam Kehidupan Sehari-hari | Menganalisis manfaat teknologi digital secara tepat hanya pada 1 dari 4 bidang kehidupan (Pendidikan, Komunikasi, Transportasi, Hiburan) dengan bantuan penuh guru. | Menganalisis manfaat teknologi digital secara tepat pada 2 dari 4 bidang kehidupan (Pendidikan, Komunikasi, Transportasi, Hiburan) dengan arahan guru. | Menganalisis manfaat teknologi digital secara tepat pada 3 dari 4 bidang kehidupan (Pendidikan, Komunikasi, Transportasi, Hiburan) secara mandiri. | Menganalisis manfaat teknologi digital secara tepat pada seluruh 4 bidang kehidupan (Pendidikan, Komunikasi, Transportasi, Hiburan) secara mandiri dan komprehensif. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah murid mampu mengaitkan konsep manfaat teknologi digital dengan pengalaman nyata yang mereka alami di sekolah maupun di rumah?
- Bagian mana dari aktivitas analisis yang paling memicu nalar kritis dan antusiasme murid?
Murid:- Manfaat teknologi digital apa yang paling sering kamu rasakan dalam kegiatan belajarmu sehari-hari?
- Apa hal baru yang kamu sadari tentang pentingnya teknologi digital setelah berdiskusi hari ini?
Pertemuan 4 — Menganalisis Dampak Positif dan Negatif Teknologi Digital dalam Kehidupan Sehari-hari — 2 JP (2 x 35 menit = 70 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 5.2.2 Menganalisis manfaat dan dampak teknologi digital dalam kehidupan sehari-hari secara kritis
Pendahuluan:- Guru membuka kelas dengan salam, menyapa murid, dan memandu doa bersama (2 menit).
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini, yaitu menganalisis dampak positif dan negatif teknologi digital dalam kehidupan sehari-hari secara kritis (3 menit).
- Guru melaksanakan asesmen awal diagnostik singkat dengan menampilkan 2 pernyataan situasi penggunaan teknologi di papan tulis: (1) 'Mencari materi pelajaran di internet dengan cepat' dan (2) 'Bermain gim hingga larut malam sampai terlambat sekolah', lalu meminta murid mengacungkan jempol ke atas jika berdampak positif atau jempol ke bawah jika berdampak negatif (acuan: situasi 1 = positif, situasi 2 = negatif) (5 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Bermakna, Menggembirakan):- Guru memandu murid mencermati pengertian bahwa teknologi digital memiliki dua sisi: dampak positif (membantu belajar, mempercepat komunikasi) dan dampak negatif (gangguan kesehatan mata, kecanduan, paparan konten buruk) (10 menit).
- Guru membagikan lembar mini kuis ceria 'Tebak Sisi Dampak', di mana murid secara berpasangan menebak dengan cepat 4 kartu situasi: Kartu 1: 'Belajar membuat animasi lewat tutorial video', Kartu 2: 'Sakit leher dan mata lelah akibat bermain ponsel 5 jam tanpa henti', Kartu 3: 'Membagikan foto teman tanpa izin hingga teman merasa malu', Kartu 4: 'Mengirim tugas sekolah lewat surat elektronik ke guru' (acuan: Kartu 1 dan 4 = dampak positif; Kartu 2 dan 3 = dampak negatif) (10 menit).
Mengaplikasi (Berkesadaran):- Guru membagikan Lembar Analisis Dampak Teknologi yang memuat 4 skenario nyata kehidupan sehari-hari: Skenario A: 'Rani belajar kelompok daring bersama teman via panggilan video'; Skenario B: 'Doni lupa waktu dan malas makan karena terus menonton video pendek di media sosial'; Skenario C: 'Budi membaca buku elektronik di perpustakaan digital sekolah'; Skenario D: 'Siti begadang membaca pesan obrolan grup hingga mengantuk di kelas' (5 menit).
- Murid secara mandiri menganalisis keempat skenario tersebut dengan mengelompokkannya ke dalam kolom tabel 'Dampak Positif' atau 'Dampak Negatif' beserta alasan logisnya (acuan: Skenario A = Dampak Positif karena mempermudah belajar jarak jauh; Skenario B = Dampak Negatif karena mengganggu kesehatan dan rutinitas makan; Skenario C = Dampak Positif karena memperluas akses membaca buku; Skenario D = Dampak Negatif karena mengurangi jam istirahat dan mengganggu konsentrasi belajar) (15 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Guru memandu murid membandingkan hasil analisis skenario di lembar kerjanya dengan panduan acuan guru di papan tulis untuk memastikan ketepatan analisis dampak positif dan negatif (10 menit).
Penutup:- Murid bersama guru menyimpulkan inti pembelajaran bahwa teknologi digital harus dimanfaatkan secara bijak agar memberikan dampak positif dan menghindari dampak negatifnya (5 menit).
- Guru memberikan penguatan terhadap hasil kerja analisis murid dan menutup pembelajaran dengan doa serta salam penutup (5 menit).
Diferensiasi:- Konten: Murid yang membutuhkan bimbingan diberikan skenario dengan kata kunci bercetak tebal (misal: 'lupa waktu', 'belajar bersama').
- Proses: Murid dengan pemahaman cepat menganalisis 4 skenario secara mandiri penuh dan menambahkan 1 contoh dampak negatif lain yang pernah ditemui, sedangkan murid yang sedang berkembang dibimbing guru melalui pemodelan analisis pada skenario pertama.
- Produk: Format pelaporan dapat berupa tabel centang kategori dampak yang disertai alasan tertulis ringkas.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Diagnostik respon gestur jempol atas/bawah pada 2 pernyataan situasi penggunaan teknologi di papan tulis: (1) 'Mencari materi pelajaran di internet dengan cepat' dan (2) 'Bermain gim hingga larut malam sampai terlambat sekolah' (acuan: situasi 1 = dampak positif, situasi 2 = dampak negatif).
Proses:- Pemeriksaan ketepatan pengelompokan 4 kartu situasi pada kuis 'Tebak Sisi Dampak': Kartu 1: Belajar membuat animasi lewat tutorial video (positif), Kartu 2: Sakit leher dan mata lelah akibat bermain ponsel 5 jam (negatif), Kartu 3: Membagikan foto teman tanpa izin (negatif), Kartu 4: Mengirim tugas sekolah lewat surat elektronik (positif).
- Analisis 4 skenario pada lembar kerja mandiri: Skenario A: Belajar kelompok daring (positif - mempermudah belajar), Skenario B: Lupa makan karena video pendek (negatif - gangguan pola hidup sehat), Skenario C: Membaca buku elektronik perpustakaan (positif - akses literasi), Skenario D: Begadang obrolan grup hingga mengantuk di kelas (negatif - penurunan konsentrasi belajar).
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman di akhir sesi melalui verifikasi lembar kerja: murid mampu mengelompokkan minimal 3 dari 4 skenario dampak teknologi digital (Skenario A, B, C, D) dengan tepat sesuai acuan (acuan: A = Positif, B = Negatif, C = Positif, D = Negatif).
Formatif:- Penilaian proses lembar kerja analisis pengelompokan 4 skenario ke dalam dampak positif dan dampak negatif beserta alasannya
- Observasi respon cepat pada kuis pemantik 'Tebak Sisi Dampak'
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Menganalisis dampak positif dan negatif teknologi digital dalam skenario kehidupan sehari-hari | Mengelompokkan 0 atau 1 dari 4 skenario dampak teknologi digital (Skenario A, B, C, D) dengan tepat sesuai acuan. | Mengelompokkan 2 dari 4 skenario dampak teknologi digital (Skenario A, B, C, D) dengan tepat sesuai acuan. | Mengelompokkan 3 dari 4 skenario dampak teknologi digital (Skenario A, B, C, D) dengan tepat beserta alasan logis sesuai acuan. | Mengelompokkan seluruh 4 skenario dampak teknologi digital (Skenario A, B, C, D) dengan tepat beserta alasan logis sesuai acuan secara mandiri. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah alur kegiatan analisis skenario membantu murid membedakan dampak positif dan negatif secara kritis?
- Bagian mana dari aktivitas analisis yang memerlukan scaffolding tambahan bagi murid yang masih kesulitan memahami dampak terselubung teknologi?
Murid:- Apa satu kebiasaan penggunaan teknologi digital yang ingin kamu ubah agar tidak terkena dampak negatifnya?
- Dampak positif apa dari teknologi digital yang paling sering membantu kegiatan belajarmu?
Pertemuan 5 — Mengidentifikasi Komponen Perangkat Keras Komputer Beserta Fungsinya — 2 JP (2 x 35 menit = 70 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 5.2.3 Mengidentifikasi komponen sistem komputer tingkat pradasar yang mencakup perangkat keras dan perangkat lunak beserta fungsinya
Pendahuluan:- Guru membuka pembelajaran, mengkondisikan murid, dan menyampaikan tujuan belajar yaitu mengidentifikasi komponen perangkat keras komputer beserta fungsinya (3 menit).
- Guru melaksanakan asesmen awal diagnostik dengan meminta murid menjawab secara lisan 2 pertanyaan identifikasi cepat: (1) Apa sebutan untuk bagian fisik komputer yang bisa disentuh secara nyata? (Acuan jawaban benar: perangkat keras / hardware); (2) Komponen komputer apa yang digunakan untuk menampilkan gambar atau teks ke mata kita? (Acuan jawaban benar: layar / monitor) (7 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Bermakna, Menggembirakan):- Murid menyimak penjelasan guru melalui pengamatan langsung pada unit komputer/laptop kelas mengenai 4 komponen utama perangkat keras tingkat pradasar beserta fungsinya: (1) Monitor/Layar berfungsi menampilkan keluaran visual/gambar; (2) Papan ketik (keyboard) berfungsi memasukkan data huruf dan angka; (3) Tetikus (mouse) berfungsi menggerakkan kursor dan memilih perintah; (4) CPU / Unit Pemroses berfungsi memproses instruksi kerja komputer (15 menit).
- Prinsip Menggembirakan diwujudkan melalui permainan tantangan cepat 'Tebak Perangkat': Guru menunjukkan 4 kartu gambar perangkat satu per satu, murid secara antusias mengangkat kartu nama perangkat keras yang cocok dalam hitungan tiga detik (10 menit).
Mengaplikasi (Berkesadaran, Bermakna):- Murid mengerjakan Lembar Kerja Identifikasi Perangkat Keras secara mandiri, yaitu menjodohkan 4 nama perangkat keras dengan fungsinya yang tepat: (1) Monitor -> Menampilkan gambar dan teks hasil kerja; (2) Papan Ketik (Keyboard) -> Memasukkan teks, angka, dan perintah tombol; (3) Tetikus (Mouse) -> Menggerakkan petunjuk/kursor di layar; (4) CPU -> Pusat pemroses data dan instruksi komputer (15 menit).
- Murid memilih 4 perangkat keras di sekeliling ruang kelas/laboratorium dari daftar yang disediakan dan menuliskan fungsi masing-masing pada tabel pengamatan (10 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid memeriksa kembali hasil pekerjaannya bersama guru untuk mengonfirmasi ketepatan identifikasi 4 komponen perangkat keras beserta fungsinya secara berkesadaran (5 menit).
Penutup:- Murid bersama guru menyimpulkan 4 komponen perangkat keras komputer tingkat pradasar dan fungsi pokoknya masing-masing (3 menit).
- Guru memberikan asesmen akhir/cek pemahaman singkat serta tindak lanjut pembelajaran untuk sesi berikutnya tanpa mengakhiri keseluruhan bab (2 menit).
Diferensiasi:- Konten: Murid yang membutuhkan bimbingan diberikan kartu bergambar dengan petunjuk visual bentuk fisik komponen, sedangkan murid yang mahir diberikan daftar komponen perangkat keras tambahan (printer dan speaker).
- Proses: Murid yang memerlukan pendampingan dibimbing guru secara terarah saat mengenali fungsi CPU, sedangkan murid yang mandiri langsung mengisi lembar kerja secara individual.
- Produk: Semua murid mengidentifikasi 4 komponen perangkat keras dasar (monitor, papan ketik, tetikus, CPU) beserta fungsinya; murid dengan pengayaan dapat mengidentifikasi 2 perangkat keras tambahan (printer dan speaker).
Asesmen Pertemuan:Awal:- Diagnostik lisan 2 butir: (1) Sebutkan istilah untuk bagian fisik komputer yang bisa dilihat dan disentuh! (Acuan: perangkat keras / hardware); (2) Sebutkan nama komponen komputer yang digunakan untuk mengetik teks! (Acuan: papan ketik / keyboard).
Proses:- Formatif lembar kerja menjodohkan 4 pasangan komponen perangkat keras dan fungsinya. Kunci jawaban: (1) Layar/Monitor -> Menampilkan hasil visual/gambar; (2) Papan ketik (keyboard) -> Memasukkan huruf, angka, dan simbol; (3) Tetikus (mouse) -> Mengontrol penunjuk layar dan mengeklik pilihan; (4) CPU -> Otak pemroses instruksi komputer.
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman 2 butir: Murid menuliskan nama perangkat keras berdasarkan fungsinya: (1) Alat untuk menggerakkan kursor di layar komputer (Acuan: Tetikus / Mouse); (2) Komponen yang memproses perintah dan menjalankan kerja komputer (Acuan: CPU / Central Processing Unit).
Formatif:- Tanya jawab diagnostik awal untuk mengidentifikasi pengetahuan awal murid mengenai fisik komputer
- Penilaian kinerja pengerjaan lembar kerja menjodohkan komponen perangkat keras dan fungsinya
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Identifikasi Komponen Perangkat Keras dan Fungsinya | Mengidentifikasi 1 dari 4 komponen perangkat keras (monitor, keyboard, mouse, CPU) beserta fungsinya secara tepat dengan bimbingan penuh. | Mengidentifikasi 2 dari 4 komponen perangkat keras (monitor, keyboard, mouse, CPU) beserta fungsinya secara tepat dengan bimbingan. | Mengidentifikasi 3 dari 4 komponen perangkat keras (monitor, keyboard, mouse, CPU) beserta fungsinya secara tepat dan mandiri. | Mengidentifikasi seluruh 4 komponen perangkat keras (monitor, keyboard, mouse, CPU) beserta fungsinya secara tepat, runtut, dan mandiri. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah murid dapat membedakan fisik dan fungsi dari keempat komponen perangkat keras utama?
- Bagian kegiatan mana yang paling efektif membantu murid memahami peran CPU sebagai pemroses komputer?
Murid:- Perangkat keras komputer mana yang paling mudah kamu kenali fungsinya?
- Apa fungsi papan ketik dan tetikus yang baru kamu pahami dengan jelas hari ini?
Pertemuan 6 — Mengidentifikasi Komponen Perangkat Lunak Komputer Beserta Fungsinya — 2 JP (2 x 35 menit = 70 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 5.2.3 Mengidentifikasi komponen sistem komputer tingkat pradasar yang mencakup perangkat keras dan perangkat lunak beserta fungsinya
Pendahuluan:- Guru membuka pembelajaran dengan salam, menyapa murid, dan mengajak berdoa bersama (2 menit).
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini, yaitu mengidentifikasi komponen perangkat lunak (software) komputer beserta fungsinya pada sistem komputer tingkat pradasar (3 menit).
- Guru melakukan asesmen awal diagnostik lisan dengan menanyakan: 'Manakah di antara dua hal ini yang termasuk perangkat lunak: tetikus (mouse) atau program Paint untuk menggambar?' (acuan: Paint adalah perangkat lunak; tetikus adalah perangkat keras) (5 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Bermakna, Berkesadaran):- Murid menyimak penjelasan dan analogi guru bahwa komputer diibaratkan tubuh manusia: perangkat keras adalah fisik (seperti tangan dan mata) sedangkan perangkat lunak adalah program/perintah (seperti pikiran atau instruksi) yang menggerakkannya dan tidak dapat disentuh secara fisik (5 menit).
- Murid mencermati kartu contoh 4 perangkat lunak beserta fungsinya yang ditunjukkan guru: (1) Windows/Sistem Operasi: mengatur dan mengelola kerja komputer; (2) Google Chrome/Peramban Web: membuka dan menjelajahi situs web; (3) Microsoft Word/Pengolah Kata: mengetik dan menyusun teks; (4) Paint/Pengolah Gambar: membuat dan mengedit gambar (10 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):- Guru mengadakan permainan tantangan berpasangan 'Tebak Fungsi Perangkat Lunak' di mana murid mencocokkan kartu nama aplikasi dengan kartu tugas/fungsinya secara cepat dan menyenangkan (10 menit).
- Murid secara mandiri mengerjakan Lembar Kerja 'Identifikasi Perangkat Lunak' yang memuat 4 butir penjodohan: mencocokkan nama perangkat lunak dengan fungsinya yang tepat (15 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid bersama teman sebangku saling menukar lembar kerja untuk memeriksa kecocokan jawaban berdasarkan kunci yang dibacakan guru secara berkesadaran (5 menit).
- Murid merenungkan peran perangkat lunak dengan menjawab pertanyaan pemandu: 'Apa yang terjadi pada komputer jika tidak ada sistem operasi atau perangkat lunak di dalamnya?' (acuan refleksi: komputer hanya menjadi benda mati/perangkat keras yang tidak dapat menjalankan fungsi apa pun) (5 menit).
Penutup:- Guru bersama murid menyimpulkan kembali komponen perangkat lunak komputer dan fungsinya yang telah dipelajari hari ini (5 menit).
- Guru memberikan penguatan materi, mengingatkan murid untuk tetap bersiap pada materi pertemuan berikutnya, dan menutup sesi dengan doa bersama (5 menit).
Diferensiasi:- Konten: Bagi murid yang memerlukan bimbingan, kartu perangkat lunak dilengkapi ikon visual aplikasi; bagi murid yang mahir, kartu memuat deskripsi fungsi yang lebih rinci.
- Proses: Murid yang memerlukan bimbingan dipasangkan dengan teman atau didampingi guru secara bertahap saat memasangkan 4 butir lembar kerja; murid mahir mengerjakan 4 butir utama secara mandiri dan dapat mengidentifikasi 2 perangkat lunak tambahan (misal: WhatsApp untuk komunikasi, YouTube untuk menonton video).
- Produk: Semua murid menghasilkan lembar kerja penjodohan 4 komponen perangkat lunak dan fungsinya; murid mahir menuliskan perangkat lunak tambahan pada kolom pengayaan.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Tanya jawab lisan diagnostik: 'Manakah di antara dua hal ini yang termasuk perangkat lunak: tetikus (mouse) atau program Paint untuk menggambar?' (Acuan jawaban benar: Paint adalah perangkat lunak karena berupa program komputer yang tidak berwujud fisik; tetikus adalah perangkat keras yang berwujud fisik dan dapat disentuh).
Proses:- Pengamatan keterlibatan dan ketepatan murid saat permainan tantangan berpasangan mencocokkan nama perangkat lunak dengan fungsinya.
- Pemeriksaan Lembar Kerja Identifikasi Perangkat Lunak Komputer berisi 4 butir penjodohan: (1) Windows -> Sistem operasi yang mengelola kerja komputer; (2) Google Chrome -> Peramban web untuk membuka dan menjelajahi situs web; (3) Microsoft Word -> Program pengolah kata untuk mengetik teks cerita atau tugas; (4) Paint -> Program pengolah gambar untuk membuat dan mengedit gambar digital (Acuan kunci: 1-Sistem Operasi, 2-Peramban Web, 3-Pengolah Kata, 4-Pengolah Gambar).
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman tertulis singkat/lisan di akhir kegiatan inti: 'Sebutkan 1 nama perangkat lunak yang kamu ketahui beserta 1 fungsinya!' (Acuan kriteria: murid menyebutkan salah satu dari Windows/Chrome/Word/Paint dengan fungsi yang bersesuaian sebagaimana dipelajari).
Formatif:- Tanya jawab diagnostik di pendahuluan mengenai pembedaan perangkat keras dan perangkat lunak
- Observasi unjuk kerja permainan berpasangan mencocokkan kartu perangkat lunak dan fungsinya
- Pemeriksaan lembar kerja identifikasi 4 komponen perangkat lunak komputer dan fungsinya
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Mengidentifikasi komponen perangkat lunak komputer beserta fungsinya | Belum mampu memasangkan nama perangkat lunak dengan fungsinya secara tepat (0-1 dari 4 butir tepat pada lembar kerja acuan: Windows, Chrome, Word, Paint). | Mampu memasangkan 2 dari 4 butir nama perangkat lunak dengan fungsinya secara tepat sesuai acuan dengan bimbingan guru. | Mampu memasangkan 3 dari 4 butir nama perangkat lunak dengan fungsinya secara tepat sesuai acuan secara mandiri. | Mampu memasangkan seluruh 4 butir nama perangkat lunak (Windows, Chrome, Word, Paint) dengan fungsinya secara tepat sesuai acuan secara mandiri dan konsisten. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah penggunaan analogi tubuh manusia dan kartu permainan visual efektif membantu murid membedakan fungsi perangkat lunak dari perangkat keras?
- Bagian mana dari pengenalan fungsi perangkat lunak yang masih membingungkan bagi sebagian murid dan memerlukan latihan tambahan?
Murid:- Perangkat lunak (aplikasi) apa yang paling sering kamu gunakan di komputer atau ponsel, dan apa fungsinya?
- Mengapa komputer tidak bisa digunakan jika hanya memiliki perangkat keras tanpa perangkat lunak?
Pertemuan 7 — Menerapkan Pengenalan dan Pemilahan Informasi Pribadi dalam Komunikasi Daring — 2 JP (2 x 35 menit = 70 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 5.2.4 Menerapkan pengamanan informasi pribadi dalam komunikasi daring melalui penyusunan langkah perlindungan data diri
Pendahuluan:- Guru membuka pembelajaran dengan salam, menyapa murid, dan memandu doa bersama (2 menit).
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini, yaitu mengenali jenis informasi pribadi dan memilah mana informasi yang aman dibagikan serta mana yang bersifat rahasia dalam komunikasi daring (3 menit).
- Guru melakukan asesmen awal diagnostik melalui tanya jawab cepat dengan menampilkan 2 contoh informasi di papan tulis: 'Warna kesukaan' dan 'Kata sandi akun', lalu murid diminta mengangkat tangan kanan jika merasa aman dibagikan ke publik atau tangan kiri jika harus dirahasiakan (acuan kunci: warna kesukaan = aman dibagikan; kata sandi = rahasia/harus dilindungi) (5 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Bermakna, Menggembirakan):- Murid menyimak penjelasan guru dan ilustrasi kontekstual mengenai konsep informasi pribadi, risiko jika disalahgunakan orang tak bertanggung jawab, serta pembagian dua kategori data: 'Informasi Rahasia/Sensitif' (seperti kata sandi, alamat rumah, nomor telepon, nama lengkap) dan 'Informasi Aman/Umum' (seperti hobi, makanan kesukaan, warna favorit) (10 menit).
- Guru memandu permainan interaktif 'Tebak Kartu Privasi': guru membacakan 4 jenis informasi secara bergiliran: (1) Alamat rumah, (2) Hobi menggambar, (3) Nomor PIN/kata sandi, (4) Judul buku favorit. Murid secara serentak merespons dengan mengangkat kartu hijau bertuliskan 'Aman' atau kartu merah bertuliskan 'Rahasia' (acuan kunci: 1 = Rahasia, 2 = Aman, 3 = Rahasia, 4 = Aman) (10 menit).
Mengaplikasi (Berkesadaran, Bermakna):- Guru membagikan Lembar Kerja 'Pemilahan Informasi Daring' kepada setiap murid yang berisi daftar 8 butir informasi: (1) Nama lengkap, (2) Warna kesukaan, (3) Alamat rumah, (4) Makanan favorit, (5) Nomor telepon/HP, (6) Cita-cita, (7) Kata sandi akun, (8) Hewan peliharaan favorit (5 menit).
- Murid secara mandiri menerapkan pemilahan dengan memberi tanda centang (v) pada kolom 'Boleh Dibagikan' atau 'Wajib Dilindungi/Rahasia' untuk seluruh 8 butir informasi tersebut (acuan kunci: Kolom Boleh Dibagikan = 2, 4, 6, 8; Kolom Wajib Dilindungi/Rahasia = 1, 3, 5, 7) (15 menit).
- Murid menyelesaikan 2 studi kasus pesan daring untuk menerapkan keputusan pengamanan informasi pribadi secara tepat: Kasus A: 'Seseorang di ruang obrolan game daring meminta kata sandi akunmu agar bisa memberi hadiah koin'; Kasus B: 'Teman sekelas di grup belajar daring menanyakan warna seragam pramuka'. Murid menentukan tindakan: menolak/merahasiakan pada Kasus A, dan memperbolehkan membagikan pada Kasus B (acuan kunci: Kasus A = tidak dibagikan/rahasia; Kasus B = boleh dibagikan) (10 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid memeriksa kembali hasil pemilahan informasi pada lembar kerja secara mandiri bersama guru yang mengonfirmasi kunci kebenaran klasifikasi data pribadi (5 menit).
Penutup:- Guru bersama murid menyimpulkan intisari pembelajaran tentang perbedaan informasi pribadi yang bersifat rahasia dan informasi umum yang boleh dibagikan saat berkomunikasi daring (3 menit).
- Guru memberikan umpan balik akhir secara klasikal atas hasil pemilahan informasi pribadi yang dikerjakan murid, serta menyampaikan bahwa langkah konkret menyusun perlindungan data diri akan dipelajari lebih mendalam pada pertemuan berikutnya (2 menit).
Diferensiasi:- Konten: Menyediakan kartu visual bergambar simbol kunci (rahasia) dan simbol pengeras suara (umum) bagi murid yang membutuhkan bantuan visual konkret dalam mengenali jenis data.
- Proses: Bagi murid yang masih kesulitan memilah, guru memberikan bimbingan dengan analogi 'kunci pintu rumah' untuk data sensitif; bagi murid yang cepat memahami, diberikan tambahan 2 butir pemilahan (nomor rekening bank dan genre musik favorit; acuan: nomor rekening = rahasia, genre musik = aman dibagikan).
- Produk: Semua murid menghasilkan lembar kerja pemilahan informasi daring yang sama dengan kriteria ketepatan pengelompokan data pribadi.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Tanya jawab diagnostik cepat pemilahan awal 2 contoh informasi: 'Warna kesukaan' dan 'Kata sandi akun'. Acuan penilaian: murid tepat mengidentifikasi bahwa 'Warna kesukaan' aman dibagikan dan 'Kata sandi akun' harus dirahasiakan.
Proses:- Observasi ketepatan respons murid pada permainan tebak privasi 4 butir kartu: (1) Alamat rumah [Rahasia], (2) Hobi menggambar [Aman], (3) Nomor PIN/kata sandi [Rahasia], (4) Judul buku favorit [Aman].
- Pemeriksaan lembar kerja pemilahan 8 butir data pribadi. Acuan kunci: Boleh dibagikan = (2) Warna kesukaan, (4) Makanan favorit, (6) Cita-cita, (8) Hewan peliharaan favorit; Wajib dilindungi/rahasia = (1) Nama lengkap, (3) Alamat rumah, (5) Nomor telepon/HP, (7) Kata sandi akun.
- Pemeriksaan respons 2 studi kasus daring. Acuan kunci: Kasus A (permintaan kata sandi akun di obrolan game) = ditolak/rahasia; Kasus B (pertanyaan warna seragam di grup kelas) = boleh dibagikan.
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman akhir: Murid menyebutkan minimal 1 contoh informasi yang wajib dilindungi (acuan diterima: nama lengkap, alamat rumah, nomor telepon, atau kata sandi) dan 1 contoh informasi yang aman dibagikan (acuan diterima: hobi, makanan kesukaan, warna kesukaan, atau hewan kesukaan) saat berkomunikasi daring.
Formatif:- Tes performa respon cepat kartu merah-hijau pada tahap Memahami
- Penilaian kinerja pengerjaan Lembar Kerja Pemilahan Informasi Daring (8 butir dan 2 studi kasus) pada tahap Mengaplikasi
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Menerapkan Pengenalan dan Pemilahan Informasi Pribadi | Memilah dengan tepat 0-3 dari 8 butir informasi pribadi dan keliru pada kedua studi kasus daring. | Memilah dengan tepat 4-5 dari 8 butir informasi pribadi dan tepat pada 1 studi kasus daring. | Memilah dengan tepat 6-7 dari 8 butir informasi pribadi dan tepat pada minimal 1 studi kasus daring. | Memilah dengan tepat seluruh 8 butir informasi pribadi (nama lengkap, warna kesukaan, alamat rumah, makanan favorit, nomor telepon, cita-cita, kata sandi, hewan peliharaan) sesuai kunci dan tepat pada kedua studi kasus daring secara mandiri. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah murid dapat membedakan dengan jelas batas antara data pribadi sensitif/rahasia dan data umum dalam komunikasi daring?
- Bagian mana dari aktivitas pemilahan dan studi kasus yang paling membutuhkan bimbingan intensif?
Murid:- Informasi apa tentang diriku yang sekarang kutahu tidak boleh sembarangan kubagikan di internet?
- Apa yang akan kulakukan jika ada orang tidak dikenal di dunia maya menanyakan alamat rumah atau nomor teleponku?
Pertemuan 8 — Menerapkan Pengamanan Informasi Pribadi melalui Penyusunan Langkah Perlindungan Data Diri — 2 JP (2 x 35 menit = 70 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 5.2.4 Menerapkan pengamanan informasi pribadi dalam komunikasi daring melalui penyusunan langkah perlindungan data diri
Pendahuluan:- Guru membuka kelas dengan salam, menyapa murid, dan memandu doa bersama (2 menit).
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini, yaitu menerapkan pengamanan informasi pribadi melalui penyusunan langkah perlindungan data diri dalam komunikasi daring (3 menit).
- Asesmen Awal: Guru memberikan 3 pernyataan cepat untuk dijawab murid dengan mengangkat kartu 'Benar' atau 'Salah' guna mengecek pemahaman dasar keamanan data diri: (1) 'Kata sandi akun game aman dibagikan jika diminta teman akrab' (Acuan: Salah); (2) 'Situs yang aman diawali https:// dan memiliki tanda gembok terkunci di bilah alamat' (Acuan: Benar); (3) 'Jika orang tidak dikenal di internet meminta alamat rumah dan nomor HP, kita wajib menolak dan melapor kepada orang tua/guru' (Acuan: Benar) (5 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Menggembirakan):- Murid menyimak penjelasan guru dan mencermati tayangan contoh panduan 3 langkah konkret perlindungan data pribadi saat online: (1) Memeriksa keamanan situs (memastikan awalan https:// dan lambang gembok); (2) Mengamankan kata sandi (menggunakan kombinasi kuat dan tidak membagikannya); (3) Menolak membagikan data sensitif (seperti alamat, nomor telepon, atau foto identitas) kepada pihak asing serta segera melapor kepada orang dewasa tepercaya (10 menit).
- Permainan Menggembirakan 'Detektif Gembok Aman': Guru menampilkan 4 gambar tangkapan layar simulasi peramban/pesan daring: Layar 1 (Situs toko buku berlogo gembok https://), Layar 2 (Tautan pesan obrolan 'http://gratis-voucher.xyz' tanpa gembok), Layar 3 (Pesan instan meminta nomor OTP/kata sandi dari nomor asing), Layar 4 (Formulir resmi sekolah dengan https://). Murid berlomba mengangkat kartu hijau (Aman) atau kartu merah (Bahaya/Waspada) dan menyebutkan langkah pengamanannya secara lisan (Acuan: Layar 1 = Aman/bisa dikunjungi; Layar 2 = Bahaya/jangan klik dan tutup; Layar 3 = Bahaya/tolak dan jangan berikan sandi/OTP; Layar 4 = Aman/boleh diisi jika didampingi) (10 menit).
Mengaplikasi (Bermakna, Berkesadaran):- Murid menerima Lembar Kerja 'Rencana Aksi Perlindungan Data Diri' yang memuat 3 skenario komunikasi daring: Skenario 1: 'Kamu menemukan tautan hadiah di media sosial yang meminta nama lengkap, alamat rumah, dan nomor telepon orang tua'; Skenario 2: 'Teman bermain gim online meminta kata sandi akunmu agar bisa membantu menaikkan level permainan'; Skenario 3: 'Sebuah situs web tugas sekolah beralamat http:// (tanpa ikon gembok) meminta kamu membuat akun baru menggunakan tanggal lahir dan nomor HP' (5 menit).
- Murid secara mandiri menerapkan langkah pengamanan data diri dengan menyusun respons/tindakan konkret untuk masing-masing dari ketiga skenario tersebut pada lembar kerja (Acuan tindakan yang benar: Skenario 1 = Tidak mengeklik tautan/menolak mengisi formulir dan segera melapor kepada orang tua/guru; Skenario 2 = Menolak memberikan kata sandi akun gim dan menjaga kerahasiaan sandi diri sendiri; Skenario 3 = Menolak memasukkan data sensitif, tidak membuat akun di situs tanpa gembok/https://, dan berkonsultasi kepada guru) (18 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid melakukan pemeriksaan silang mandiri berdasarkan daftar periksa langkah pengamanan: memastikan langkah yang disusun mencakup perlindungan sandi, penolakan membagikan data sensitif, serta konfirmasi keamanan situs atau pelaporan ke orang dewasa (7 menit).
Penutup:- Asesmen Akhir (Cek Pemahaman): Murid menyelesaikan tiket keluar singkat berisi 2 pertanyaan tertulis: (1) Sebutkan 2 ciri alamat situs web yang aman saat berselancar di internet! (Acuan: memiliki awalan https:// dan ada tanda ikon gembok terkunci); (2) Tuliskan 1 langkah langsung yang kamu lakukan jika ada orang asing di ruang obrolan daring meminta kata sandi email/akunmu! (Acuan: menolak/tidak memberikannya dan melapor kepada orang tua atau guru) (5 menit).
- Guru memberikan penguatan atas keberhasilan murid menyusun langkah perlindungan data diri, menyampaikan bahwa pertemuan berikutnya adalah Asesmen Sumatif Bab 2, serta menutup kegiatan dengan doa dan salam (5 menit).
Diferensiasi:- Konten: Menyediakan lembar bantu visual berisi ikon panduan langkah pengamanan (gembok https, tombol rahasia sandi, tombol tolak/lapor) bagi murid yang membutuhkan scaffolding.
- Proses: Murid yang membutuhkan bimbingan diberikan panduan kalimat terarah (sentence starter: 'Langkah saya adalah: 1. Menolak... 2. Melapor...'), sementara murid yang cepat diminta merumuskan variasi kombinasi pembuatan kata sandi yang kuat dan aman tanpa membuka kompetensi baru.
- Produk: Format penyusunan langkah perlindungan data diri pada LKPD dapat ditulis dalam bentuk daftar poin bernomor atau diagram alir langkah sederhana.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Pengecekan kesiapan kompetensi dengan 3 butir pernyataan Benar/Salah: (1) 'Kata sandi akun game aman dibagikan jika diminta teman akrab' (Acuan: Salah); (2) 'Situs yang aman diawali https:// dan memiliki tanda gembok terkunci di bilah alamat' (Acuan: Benar); (3) 'Jika orang tidak dikenal di internet meminta alamat rumah dan nomor HP, kita wajib menolak dan melapor kepada orang tua/guru' (Acuan: Benar). Kriteria: Murid siap jika menjawab minimal 2 dari 3 butir dengan benar.
Proses:- Pemeriksaan ketepatan tindakan pada Lembar Kerja 'Rencana Aksi Perlindungan Data Diri' berisi 3 skenario: (1) Skenario tautan hadiah media sosial meminta identitas lengkap (Acuan: menolak mengisi tautan data pribadi dan melapor kepada orang tua/guru); (2) Skenario permintaan kata sandi akun gim oleh teman (Acuan: menolak memberikan kata sandi dan menjaga kerahasiaan sandi); (3) Skenario situs tugas http tanpa gembok meminta data HP/lahir (Acuan: menolak memasukkan data pribadi di situs tidak ber-https/gembok dan bertanya kepada guru).
Akhir Pertemuan:- Tiket keluar cek pemahaman tertulis: (1) Sebutkan 2 ciri alamat situs web yang aman saat berselancar di internet! (Acuan: alamat diawali 'https://' dan ada lambang 'gembok terkunci'); (2) Tuliskan 1 langkah langsung yang kamu lakukan jika ada orang asing di ruang obrolan daring meminta kata sandi email/akunmu! (Acuan: menolak/tidak memberikannya dan melapor kepada orang tua/guru). Kriteria lulus cek: menjawab kedua butir sesuai acuan.
Formatif:- Asesmen Awal: Deteksi kesiapan lewat 3 pernyataan Benar/Salah terkait keamanan data pribadi
- Asesmen Proses: Observasi ketepatan murid menyusun tindakan perlindungan data diri pada lembar kerja skenario komunikasi daring
- Asesmen Akhir: Tiket keluar berupa 2 pertanyaan cek pemahaman langkah keamanan daring
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Penyusunan langkah pengamanan data diri dalam skenario komunikasi daring | Belum mampu menyusun langkah pengamanan yang tepat pada ketiga skenario (0 dari 3 skenario tepat sesuai acuan tindakan perlindungan). | Menyusun langkah pengamanan data diri secara tepat pada 1 dari 3 skenario sesuai acuan tindakan perlindungan. | Menyusun langkah pengamanan data diri secara tepat pada 2 dari 3 skenario sesuai acuan tindakan perlindungan. | Menyusun langkah pengamanan data diri secara tepat pada seluruh 3 skenario secara mandiri sesuai acuan tindakan perlindungan. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah skenario komunikasi daring yang diberikan sudah cukup kontekstual dan mudah dipahami oleh murid kelas 5?
- Bagaimana keterlibatan murid selama permainan identifikasi keamanan situs dan pesan daring?
- Apakah ada murid yang masih kesulitan menentukan batas tindakan saat menghadapi permintaan data diri sensitif?
Murid:- Langkah apa yang paling mudah kamu lakukan untuk menjaga agar kata sandimu tetap aman?
- Apa yang akan langsung kamu lakukan jika melihat alamat situs web tidak memiliki tanda gembok terkunci?
Pertemuan 9 — Asesmen Sumatif Bab — 2 JP (2 x 35 menit = 70 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 5.2.1 Menjelaskan konsep dasar teknologi digital melalui pengamatan perangkat digital di lingkungan sekitar
- TP 5.2.2 Menganalisis manfaat dan dampak teknologi digital dalam kehidupan sehari-hari secara kritis
- TP 5.2.3 Mengidentifikasi komponen sistem komputer tingkat pradasar yang mencakup perangkat keras dan perangkat lunak beserta fungsinya
- TP 5.2.4 Menerapkan pengamanan informasi pribadi dalam komunikasi daring melalui penyusunan langkah perlindungan data diri
Pendahuluan:- Guru membuka sesi dengan salam, menyapa murid, dan memimpin doa singkat bersama untuk memulai asesmen sumatif (2 menit).
- Guru menyampaikan tujuan pertemuan ke-9 sebagai sesi Asesmen Sumatif Bab 2 untuk mengukur ketercapaian empat Tujuan Pembelajaran melalui tes lisan terstruktur (giliran murid 15-28) dan pengerjaan lembar kerja tertulis serta panduan aksi serentak (seluruh murid 1-28) (3 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran):- Guru membagikan Lembar Asesmen Sumatif Tertulis Bab 2 kepada seluruh 28 murid dan membacakan petunjuk teknis pengerjaan, mencakup rincian tugas analisis manfaat dan dampak teknologi (TP 2), identifikasi komponen perangkat keras/lunak (TP 3), serta penyusunan 3 langkah perlindungan data diri (TP 4) beserta aturan kejujuran dan kemandirian pengerjaan serentak selama 35 menit (5 menit).
Mengaplikasi (Bermakna):- Seluruh 28 murid mengerjakan Tugas 2 Lembar Asesmen Sumatif Bab 2 secara mandiri dan serentak selama 35 menit; lembar kerja memuat butir soal berikut: (Soal 1 - TP 2) Analisis 2 manfaat teknologi digital (Acuan: mempermudah pencarian informasi/sumber belajar, mempercepat komunikasi jarak jauh, menghemat waktu pengerjaan tugas) dan 2 dampak negatifnya (Acuan: kecanduan gawai/lupa waktu, paparan konten tidak sesuai usia, risiko penipuan/kejahatan siber, gangguan kesehatan mata); (Soal 2 - TP 3) Mengelompokkan 6 komponen komputer ke dalam kategori perangkat keras atau perangkat lunak beserta fungsinya, yaitu: [1] Layar Monitor (Acuan: Perangkat keras, fungsi menampilkan informasi visual/gambar/teks), [2] Papan Ketik/Keyboard (Acuan: Perangkat keras, fungsi memasukkan data teks dan perintah), [3] Tetikus/Mouse (Acuan: Perangkat keras, fungsi mengarahkan kursor dan memilih perintah), [4] Web Browser/Peramban (Acuan: Perangkat lunak, fungsi membuka dan menjelajahi halaman web internet), [5] Aplikasi Pengolah Kata/Word Processor (Acuan: Perangkat lunak, fungsi membuat dan mengedit dokumen tulisan), [6] Sistem Operasi/Operating System (Acuan: Perangkat lunak, fungsi mengelola seluruh sumber daya perangkat keras dan aplikasi pada komputer); (Soal 3 - TP 4) Menyusun 3 langkah konkret perlindungan data diri dalam komunikasi daring (Acuan: [1] Tidak membagikan informasi rahasia seperti kata sandi, alamat rumah lengkap, dan nomor induk identitas kepada siapa pun secara daring; [2] Membuat kata sandi yang kuat dan tidak meminjamkan akun kepada orang lain; [3] Memeriksa izin privasi pada aplikasi atau segera melapor kepada orang tua/guru jika ada orang asing meminta data diri) (35 menit).
- Secara paralel di meja guru selama 35 menit pelaksanaan Tugas 2, guru memanggil murid nomor absen 15 sampai dengan 28 satu per satu untuk mengikuti Tugas 1 Tes Lisan Terstruktur TP 1 (jadwal: 14 murid x 2 menit = 28 menit, ditambah 7 menit transisi dan pencatatan nilai pada lembar observasi); pertanyaan lisan yang diajukan guru adalah: 'Jelaskan apa yang dimaksud dengan teknologi digital dan sebutkan 2 contoh perangkat digital serta 2 contoh perangkat analog di sekitarmu!' (Acuan TP 1: Konsep teknologi digital = teknologi yang memproses, menyimpan, atau mengirim data dalam bentuk kode digital/angka biner secara elektronik; 2 contoh perangkat digital = ponsel pintar, laptop/komputer, jam tangan digital, televisi pintar; 2 contoh perangkat analog = jam dinding jarum, termometer raksa, radio putar analog, timbangan jarum manual) (0 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Seluruh murid menghentikan pengerjaan tepat waktu, memeriksa kembali kelengkapan identitas diri (nama dan nomor absen) pada lembar kerja, lalu mengumpulkan artefak Tugas 2 ke meja guru secara tertib (3 menit).
- Guru memfasilitasi hening sejenak dan mengajak murid merefleksikan proses penyelesaian asesmen secara berkesadaran terkait komitmen menjaga kejujuran dan kesiapan memanfaatkan teknologi secara bertanggung jawab (18 menit).
Penutup:- Guru memberikan apresiasi atas kedisiplinan, ketenangan, dan kemandirian seluruh murid selama asesmen berlangsung (2 menit).
- Guru menutup rangkaian pembelajaran Bab 2 dengan rangkuman pentingnya menguasai literasi digital, menginformasikan tindak lanjut pemeriksaan nilai, serta menutup kelas dengan doa bersama dan salam (2 menit).
Diferensiasi:- Konten: Tidak ada diferensiasi konten/materi karena seluruh murid mengerjakan instrumen asesmen sumatif yang sama untuk menjaga standardisasi pengukuran capaian TP Bab 2.
- Proses: Akomodasi akses diberikan bagi murid yang membutuhkan penjelasan ulang petunjuk teknis pengerjaan soal secara individual tanpa membocorkan kunci jawaban atau menurunkan standar kompetensi yang diuji.
- Produk: Produk artefak lembar kerja tertulis dan catatan tes lisan dikumpulkan dalam format baku yang telah ditentukan pada acuan sumatif ATP.
Asesmen Pertemuan:Sumatif Bab:- kombinasi tes lisan terstruktur individual dan tes tertulis-artefak panduan: Tugas 1 (TP 1): Catatan individual tes lisan penjelasan konsep dasar teknologi digital (TP 1), aspek: kejelasan konsep dasar teknologi digital; ketepatan identifikasi perangkat digital dan analog sekitar. Jadwal: Pertemuan 2 murid 1-14: 2 menit per murid + 7 menit transisi/pencatatan; Pertemuan 9 murid 15-28: 2 menit per murid + 7 menit transisi/pencatatan.
Tugas 2 (TP 2, 3, 4): Lembar kerja tertulis dan panduan perlindungan data diri individual yang dikerjakan 28 murid secara serentak selama 35 menit di Pertemuan 9, memuat analisis kritis manfaat dan dampak teknologi digital (TP 2), pengelompokan komponen komputer (perangkat keras dan perangkat lunak) beserta fungsinya (TP 3), serta daftar langkah konkret pengamanan informasi pribadi dalam komunikasi daring (TP 4). Artefak bernomor dan bernama dinilai setelah kegiatan pembelajaran.
- tes lisan terstruktur bergiliran: Catatan individual tes lisan penjelasan konsep dasar teknologi digital (TP 1), aspek: kejelasan konsep dasar teknologi digital; ketepatan identifikasi perangkat digital dan analog sekitar. Jadwal: Pertemuan 2 murid 1-14: 2 menit per murid + 7 menit transisi/pencatatan; Pertemuan 9 murid 15-28: 2 menit per murid + 7 menit transisi/pencatatan. (35 menit; individual; instrumen: lembar observasi ketercapaian lisan: kejelasan konsep dasar teknologi digital dan ketepatan identifikasi perangkat digital dan analog sekitar)
- tes tertulis dan penyusunan panduan rencana aksi serentak: Lembar kerja tertulis dan panduan perlindungan data diri individual yang dikerjakan 28 murid secara serentak selama 35 menit di Pertemuan 9, memuat analisis kritis manfaat dan dampak teknologi digital (TP 2), pengelompokan komponen komputer (perangkat keras dan perangkat lunak) beserta fungsinya (TP 3), serta daftar langkah konkret pengamanan informasi pribadi dalam komunikasi daring (TP 4). Artefak bernomor dan bernama dinilai setelah kegiatan pembelajaran. (35 menit; individual; instrumen: kunci jawaban analisis sistem komputer dan rubrik penskoran rencana aksi pengamanan informasi pribadi)
Sumatif:- kombinasi tes lisan terstruktur individual dan tes tertulis-artefak panduan: Tugas 1 (TP 1): Catatan individual tes lisan penjelasan konsep dasar teknologi digital (TP 1), aspek: kejelasan konsep dasar teknologi digital; ketepatan identifikasi perangkat digital dan analog sekitar. Jadwal: Pertemuan 2 murid 1-14: 2 menit per murid + 7 menit transisi/pencatatan; Pertemuan 9 murid 15-28: 2 menit per murid + 7 menit transisi/pencatatan.
Tugas 2 (TP 2, 3, 4): Lembar kerja tertulis dan panduan perlindungan data diri individual yang dikerjakan 28 murid secara serentak selama 35 menit di Pertemuan 9, memuat analisis kritis manfaat dan dampak teknologi digital (TP 2), pengelompokan komponen komputer (perangkat keras dan perangkat lunak) beserta fungsinya (TP 3), serta daftar langkah konkret pengamanan informasi pribadi dalam komunikasi daring (TP 4). Artefak bernomor dan bernama dinilai setelah kegiatan pembelajaran.
- tes lisan terstruktur bergiliran: Catatan individual tes lisan penjelasan konsep dasar teknologi digital (TP 1), aspek: kejelasan konsep dasar teknologi digital; ketepatan identifikasi perangkat digital dan analog sekitar. Jadwal: Pertemuan 2 murid 1-14: 2 menit per murid + 7 menit transisi/pencatatan; Pertemuan 9 murid 15-28: 2 menit per murid + 7 menit transisi/pencatatan. (35 menit; individual; instrumen: lembar observasi ketercapaian lisan: kejelasan konsep dasar teknologi digital dan ketepatan identifikasi perangkat digital dan analog sekitar)
- tes tertulis dan penyusunan panduan rencana aksi serentak: Lembar kerja tertulis dan panduan perlindungan data diri individual yang dikerjakan 28 murid secara serentak selama 35 menit di Pertemuan 9, memuat analisis kritis manfaat dan dampak teknologi digital (TP 2), pengelompokan komponen komputer (perangkat keras dan perangkat lunak) beserta fungsinya (TP 3), serta daftar langkah konkret pengamanan informasi pribadi dalam komunikasi daring (TP 4). Artefak bernomor dan bernama dinilai setelah kegiatan pembelajaran. (35 menit; individual; instrumen: kunci jawaban analisis sistem komputer dan rubrik penskoran rencana aksi pengamanan informasi pribadi)
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Kejelasan Penjelasan Konsep Dasar dan Identifikasi Perangkat Digital/Analog (TP 1 - Tugas 1) | Belum mampu menjelaskan konsep teknologi digital dan keliru menyebutkan contoh perangkat digital maupun analog. | Menjelaskan konsep teknologi digital secara kurang tepat dan hanya menyebutkan 1 perangkat digital atau 1 perangkat analog dengan tepat dari acuan. | Menjelaskan konsep teknologi digital (teknologi berbasis kode/sinyal elektronik digital) dengan jelas serta menyebutkan minimal 1 perangkat digital dan 1 perangkat analog dengan tepat dari acuan. | Menjelaskan konsep teknologi digital (pemrosesan data dalam format kode biner/digital secara elektronik) secara runtut dan tepat, serta menyebutkan tepat 2 perangkat digital (ponsel pintar, laptop/komputer, jam tangan digital, TV pintar) dan 2 perangkat analog (jam dinding jarum, termometer raksa, radio putar, timbangan jarum) sesuai acuan tanpa kekeliruan. | | Analisis Kritis Manfaat dan Dampak Teknologi Digital (TP 2 - Tugas 2 Soal 1) | Belum mampu menuliskan manfaat dan dampak negatif teknologi digital atau jawaban tidak sesuai konteks kehidupan sehari-hari. | Menuliskan 1 manfaat dan 1 dampak negatif teknologi digital secara sederhana tetapi belum mendalam sesuai daftar acuan. | Menuliskan 2 manfaat dan 1 dampak negatif (atau sebaliknya) teknologi digital secara tepat dan masuk akal sesuai daftar acuan. | Menganalisis dan menuliskan tepat 2 manfaat (misal: mempermudah pencarian materi belajar, mempercepat komunikasi jarak jauh) dan tepat 2 dampak negatif (misal: kecanduan gawai, risiko paparan konten negatif/kejahatan siber) teknologi digital dalam kehidupan sehari-hari secara kritis dan lengkap sesuai acuan. | | Identifikasi Komponen Komputer dan Fungsinya (TP 3 - Tugas 2 Soal 2) | Mengelompokkan kurang dari 3 komponen komputer dengan benar dan keliru dalam menjelaskan fungsinya. | Mengelompokkan 3 sampai 4 dari 6 komponen komputer (monitor, keyboard, mouse, web browser, word processor, OS) dengan benar tetapi fungsi sebagian besar belum tepat. | Mengelompokkan 5 dari 6 komponen komputer ke dalam kategori perangkat keras/lunak dengan benar beserta fungsinya yang sesuai acuan. | Mengelompokkan seluruh 6 komponen komputer dengan tepat ke dalam kategori perangkat keras (monitor, keyboard, mouse) dan perangkat lunak (web browser, pengolah kata, sistem operasi) serta menjelaskan fungsi masing-masing secara tepat sesuai kunci acuan. | | Penerapan Langkah Perlindungan Data Diri (TP 4 - Tugas 2 Soal 3) | Belum mampu merumuskan langkah perlindungan data diri dalam komunikasi daring secara konkret. | Menuliskan 1 langkah perlindungan data diri yang masih bersifat umum (misal: hanya menulis 'berhati-hati di internet'). | Menuliskan 2 langkah konkret perlindungan data diri dalam komunikasi daring (misal: merahasiakan kata sandi dan tidak membagikan nomor identitas pribadi) sesuai konteks keamanan digital. | Menyusun tepat 3 langkah konkret, operasional, dan benar dalam melindungi data pribadi saat berkomunikasi daring (tidak membagikan data rahasia/alamat/NIK, membuat kata sandi kuat dan tidak meminjamkan akun, memeriksa izin aplikasi/segera melapor jika ada aktivitas mencurigakan) sesuai acuan. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah alokasi waktu 35 menit tes lisan (murid 15-28) dan 35 menit tes tertulis serentak (murid 1-28) berjalan efektif tanpa saling mengganggu?
- Bagaimana capaian ketuntasan murid pada 4 TP Bab 2 berdasarkan hasil integrasi asesmen lisan dan tertulis?
Murid:- Bagian mana dari asesmen Bab 2 tadi yang paling mudah dan paling menantang untuk kamu selesaikan secara mandiri?
- Komitmen nyata apa yang akan kamu lakukan mulai hari ini untuk menjaga keamanan data pribadimu saat menggunakan internet?
SUMBER BELAJAR- Buku Panduan Guru Koding dan Kecerdasan Artifisial untuk SD/MI Kelas V
- Buku Siswa Koding dan Kecerdasan Artifisial untuk SD/MI Kelas V
- Benda konkret di kelas (papan tulis, laptop/layar monitor komputer)
- Kartu tebak kuis 'Digital vs Bukan Digital'
- Buku Panduan Guru Koding dan Kecerdasan Artifisial Kelas V SD/MI (Kemendikbudristek, Bab 2 Aktivitas 2 Halaman 88-89)
- Buku Siswa Koding dan Kecerdasan Artifisial Kelas V SD/MI (Halaman 59-60)
- Perangkat digital nyata di lingkungan sekolah (laptop guru, proyektor LCD, printer, ponsel/tablet)
- Lembar Kerja Pengamatan 'Berburu Teknologi Digital'
- Buku Guru Koding dan Kecerdasan Artifisial SD/MI Kelas V (Bab 2)
- Buku Siswa Koding dan Kecerdasan Artifisial SD/MI Kelas V (Bab 2)
- Set kartu skenario dan lembar kerja analisis manfaat teknologi digital
- Perangkat digital di kelas (proyektor/laptop) sebagai contoh kontekstual
- Buku Panduan Guru Koding dan Kecerdasan Artifisial untuk SD/MI Kelas V (Kemendikbudristek, 2025)
- Buku Siswa Koding dan Kecerdasan Artifisial untuk SD/MI Kelas V Bab 2
- Kartu situasi dan lembar kerja skenario dampak teknologi digital
- Buku Siswa Koding dan Kecerdasan Artifisial untuk SD/MI Kelas V (Penerbit Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, 2025)
- Buku Panduan Guru Koding dan Kecerdasan Artifisial untuk SD/MI Kelas V, Bab II
- Perangkat komputer/laptop di kelas dan set kartu bergambar perangkat keras (monitor, keyboard, mouse, CPU)
- Buku Siswa Koding dan Kecerdasan Artifisial untuk SD/MI Kelas V (Kemendikbudristek 2025)
- Buku Panduan Guru Koding dan Kecerdasan Artifisial untuk SD/MI Kelas V (Kemendikbudristek 2025)
- Set kartu gambar ikon dan nama perangkat lunak (Windows, Chrome, Word, Paint)
- Lembar Kerja Murid (LKM) Identifikasi Komponen Perangkat Lunak dan Fungsinya
- Buku Siswa Koding dan Kecerdasan Artifisial SD/MI Kelas V (Kemendikbudristek 2025, Bab 2)
- Buku Panduan Guru Koding dan Kecerdasan Artifisial SD/MI Kelas V (Kemendikbudristek 2025, Bab 2)
- Kartu respons privasi (Merah/Hijau)
- Lembar Kerja Murid: Pemilahan Informasi Daring
- Buku Siswa Koding dan Kecerdasan Artifisial untuk SD/MI Kelas V (Bab 2, Subbab Keamanan Informasi Pribadi)
- Kartu visual tanda peramban web (https://, ikon gembok terkunci, peringatan bahaya)
- Lembar Kerja Siswa: Rencana Aksi Perlindungan Data Diri
- Buku Panduan Guru Koding dan Kecerdasan Artifisial untuk SD/MI Kelas V (Pusat Perbukuan, 2025)
- Buku Siswa Koding dan Kecerdasan Artifisial untuk SD/MI Kelas V Bab 2 (Kemendikdasmen, 2025)
- Lembar Soal Asesmen Sumatif Tertulis Bab 2 dan Lembar Observasi Tes Lisan Guru
|