Modul AjarPertemuan 9Bab 1Fase CSemester 1

Modul Ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial Kelas 5: Asesmen Sumatif Bab 1: Berpikir Komputasional — Menemukan Solusi

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial kelas 5 dengan topik "Asesmen Sumatif Bab 1: Berpikir Komputasional — Menemukan Solusi". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial Kelas 5: Asesmen Sumatif Bab 1: Berpikir Komputasional — Menemukan Solusi

Koding dan Kecerdasan Artifisial - Kelas 5

Bab 1 - Pertemuan 9

MODUL AJAR

Koding dan Kecerdasan Artifisial — Kelas 5 (Fase C)

Topik: Asesmen Sumatif Bab 1: Berpikir Komputasional — Menemukan Solusi

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranKoding dan Kecerdasan Artifisial
Fase / KelasFase C / Kelas 5
TopikAsesmen Sumatif Bab 1: Berpikir Komputasional — Menemukan Solusi
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menunjukkan pemahaman tentang konsep berpikir komputasional (dekomposisi, pengenalan pola, abstraksi, dan algoritma) melalui penyelesaian soal dan kasus masalah secara mandiri.
  2. Murid dapat menuliskan instruksi logis dan terstruktur menggunakan kosakata atau simbol untuk memecahkan masalah sederhana sebagai bukti capaian belajar akhir bab.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Bayangkan kamu diminta mengajari robot cara membuat minuman favoritmu — langkah apa saja yang harus kamu tuliskan agar robot itu tidak bingung?
  2. Dari semua cara berpikir komputasional yang sudah kamu pelajari (dekomposisi, pola, abstraksi, algoritma), mana yang paling sering kamu gunakan tanpa kamu sadari?
  3. Kalau instruksi yang kamu tulis tidak lengkap atau tidak berurutan, apa yang mungkin akan terjadi?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka kelas dengan salam dan mengajak murid berdoa bersama sebelum memulai asesmen.
  • Guru melakukan presensi singkat dan memastikan semua murid dalam kondisi siap.
  • Guru menyampaikan tujuan pertemuan hari ini: 'Hari ini kita akan melihat sejauh mana kalian sudah menguasai berpikir komputasional yang telah dipelajari selama Bab 1.'
  • Guru mengajukan pertanyaan pemantik secara lisan dan memberi waktu 2–3 murid untuk menjawab singkat, sebagai diagnostik awal sekaligus pemanasan berpikir.
  • Guru menjelaskan mekanisme asesmen hari ini: ada bagian pilihan ganda, isian, esai, dan tantangan menulis instruksi — semua dikerjakan secara mandiri.
  • Guru menekankan suasana: 'Ini bukan ujian yang menakutkan. Ini adalah kesempatanmu menunjukkan semua yang sudah kamu kuasai. Percaya pada dirimu sendiri!'
  • Guru membagikan lembar soal asesmen sumatif kepada setiap murid.

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran):

  • Murid membaca seluruh lembar soal secara mandiri selama 3 menit sebelum mulai menjawab, untuk memahami instruksi setiap bagian soal.
  • Guru mengingatkan murid untuk membaca setiap pertanyaan dengan tenang dan teliti, tidak terburu-buru.
  • Murid mengerjakan Bagian A (Pilihan Ganda: 10 soal) yang mengukur pemahaman konsep dekomposisi, pengenalan pola, abstraksi, dan algoritma.
  • Murid mengerjakan Bagian B (Benar/Salah: 10 soal) yang menguji pemahaman pernyataan-pernyataan tentang berpikir komputasional.
  • Guru berjalan berkeliling dengan tenang, memastikan murid tidak kesulitan memahami instruksi soal — jika ada pertanyaan tentang maksud soal (bukan jawaban), guru boleh menjelaskan ulang kalimat soal.

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Murid mengerjakan Bagian C (Esai: 5 soal) yang menuntut murid menjelaskan dengan kata-kata sendiri: definisi berpikir komputasional, contoh masalah sehari-hari, alasan dekomposisi penting, serta urutan kegiatan sederhana.
  • Murid mengerjakan Bagian D (Tantangan): murid memilih satu masalah sederhana dari kehidupan nyata (contoh: cara membuat nasi goreng, cara mencuci tangan, cara merapikan tas sekolah), lalu menuliskan solusinya menggunakan minimal dua dari empat konsep berpikir komputasional secara terstruktur.
  • Pada Bagian D, murid bebas menggunakan kalimat, poin bernomor, atau simbol panah (→) selama instruksi yang dituliskan logis dan berurutan.
  • Guru mengingatkan murid bahwa kreativitas dalam memilih masalah dan cara menuliskan solusi sangat diapresiasi.
  • Guru memantau proses pengerjaan dan mencatat murid yang tampak kesulitan pada bagian tertentu sebagai data asesmen proses.

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Setelah selesai mengerjakan semua bagian soal, murid diminta tidak langsung mengumpulkan — mereka membaca ulang jawaban Bagian D (instruksi yang mereka tulis) dan bertanya pada diri sendiri: 'Apakah instruksi ini sudah cukup jelas jika dibaca orang lain?'
  • Murid mengisi kotak refleksi diri kecil di bagian bawah lembar soal (sudah tersedia): menuliskan satu hal yang paling mereka kuasai dari Bab 1 dan satu hal yang masih ingin mereka pelajari lebih dalam.
  • Murid mengumpulkan lembar soal kepada guru.
  • Guru mengajak murid berbagi secara singkat (2–3 murid sukarela): 'Masalah apa yang kamu pilih untuk Bagian D? Kenapa kamu pilih itu?' — ini membangun perasaan bangga atas hasil kerja mereka.
  • Guru memberikan apresiasi verbal atas usaha seluruh murid hari ini tanpa membocorkan jawaban.

Penutup:

  • Guru menyampaikan bahwa hasil asesmen akan dikembalikan dalam beberapa hari ke depan disertai umpan balik tertulis.
  • Guru menginformasikan bahwa murid yang sudah tuntas akan lanjut ke Bab 2, sementara murid yang membutuhkan penguatan akan mendapat pendampingan tambahan.
  • Guru mengajak murid melakukan tepuk semangat bersama sebagai penutup — merayakan usaha belajar selama satu bab penuh.
  • Guru menutup kelas dengan doa dan salam.

Diferensiasi:

  • Konten: Untuk murid yang membutuhkan dukungan ekstra: guru menyediakan kartu bantuan (scaffold card) berisi daftar kata kunci berpikir komputasional (dekomposisi, pola, abstraksi, algoritma) beserta definisi singkat dalam satu kalimat. Kartu ini hanya boleh digunakan sebagai pengingat istilah, bukan jawaban soal. Untuk murid yang sudah sangat fasih: pada Bagian D, mereka ditantang memilih masalah yang lebih kompleks dan menuliskan solusi menggunakan keempat konsep berpikir komputasional sekaligus.
  • Proses: Murid yang menyelesaikan semua bagian soal lebih cepat dari waktu yang tersedia diberi soal pengayaan tambahan: menuliskan instruksi untuk sebuah 'robot sederhana' menyelesaikan tugas di rumah, menggunakan format flowchart sederhana (kotak dan panah). Murid yang tampak terhambat di satu bagian dipersilakan melanjutkan ke bagian berikutnya dan kembali ke bagian sebelumnya jika masih ada waktu, sehingga tidak terjebak dan tetap dapat menunjukkan kemampuan di aspek lain.
  • Produk: Murid bebas menuliskan jawaban Bagian D (instruksi logis) dalam bentuk kalimat paragraf, daftar bernomor, atau menggunakan simbol dan tanda panah, selama struktur dan logikanya jelas. Murid yang ingin menambahkan gambar sederhana untuk memperjelas instruksi mereka juga diperbolehkan.

ASESMEN

Awal:

  • Pertanyaan pemantik lisan di awal pendahuluan: guru mengajukan 1–2 pertanyaan dan meminta 2–3 murid menjawab singkat, untuk mengukur kesiapan dan tingkat ingatan murid terhadap materi Bab 1 sebelum asesmen dimulai.
  • Guru mengamati respons murid terhadap pertanyaan pemantik — murid yang tidak dapat menjawab sama sekali dicatat sebagai indikasi awal yang membutuhkan perhatian saat pembahasan umpan balik pasca asesmen.

Proses:

  • Observasi langsung: guru berjalan berkeliling dan mencatat pada lembar observasi singkat nama murid yang menghadapi hambatan pada bagian soal tertentu (konsep mana yang tampak paling sulit).
  • Pemantauan pengerjaan Bagian D (Tantangan): guru mengamati apakah murid mampu mengidentifikasi masalah secara mandiri dan mulai menyusun instruksi tanpa bantuan.
  • Kotak refleksi diri pada lembar soal: diisi murid sebelum mengumpulkan — menjadi data kualitatif tentang kesadaran murid atas proses belajarnya sendiri.

Akhir:

  • Lembar soal asesmen sumatif Bab 1 dinilai menggunakan rubrik 4 level (Belum Berkembang, Mulai, Berkembang, Sangat Berkembang) pada dua aspek utama sesuai TP: (1) pemahaman konsep berpikir komputasional dan (2) kemampuan menulis instruksi logis dan terstruktur.
  • Skor Bagian A dan B dihitung secara kuantitatif. Bagian C dan D dinilai secara kualitatif menggunakan rubrik.
  • Ketuntasan ditentukan berdasarkan kriteria buku guru: minimal 4 dari 5 kriteria KKTP terpenuhi. Murid yang belum tuntas (kurang dari 4 kriteria) mendapat program penguatan dan pendampingan sebelum lanjut ke Bab 2.

Formatif:

  • Observasi guru saat murid membaca dan mengerjakan soal: mencatat murid yang tampak kebingungan pada bagian konsep tertentu (dekomposisi, pola, abstraksi, atau algoritma) sebagai data tindak lanjut.
  • Pengisian kotak refleksi diri di lembar soal: murid menuliskan satu hal yang dikuasai dan satu hal yang masih ingin dipelajari — digunakan guru sebagai umpan balik kualitatif.
  • Tanya jawab singkat di akhir (sharing Bagian D): guru memantau kemampuan komunikasi lisan murid dalam menjelaskan pilihan masalah mereka.

Sumatif:

  • Lembar soal asesmen sumatif Bab 1 yang terdiri dari empat bagian: (A) Pilihan Ganda 10 soal, (B) Benar/Salah 10 soal, (C) Esai 5 soal, dan (D) Tantangan menulis instruksi logis.
  • Penilaian ketuntasan mengacu pada KKTP Bab 1: murid dinyatakan tuntas apabila memenuhi minimal 4 dari 5 kriteria ketercapaian yang mencakup kemampuan mengidentifikasi masalah, dekomposisi, pengenalan pola, penggunaan abstraksi, dan penulisan instruksi logis berurutan.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Pemahaman Konsep Berpikir Komputasional (Dekomposisi, Pola, Abstraksi, Algoritma)Murid tidak dapat menjelaskan atau membedakan keempat konsep berpikir komputasional. Jawaban pada soal pilihan ganda, benar/salah, dan esai sebagian besar tidak tepat atau kosong.Murid dapat mengenali 1–2 dari empat konsep berpikir komputasional dengan benar. Penjelasan pada bagian esai masih sangat terbatas atau menggunakan istilah yang kurang tepat.Murid dapat menjelaskan 3–4 konsep berpikir komputasional dengan cukup tepat dan memberikan contoh sederhana dari kehidupan sehari-hari pada bagian esai.Murid dapat menjelaskan keempat konsep berpikir komputasional dengan tepat, lengkap, dan disertai contoh konkret yang relevan dari kehidupan sehari-hari. Mampu membedakan fungsi masing-masing konsep.
Penulisan Instruksi Logis dan Terstruktur (Bagian D — Tantangan)Murid tidak menuliskan instruksi, atau instruksi yang ditulis tidak berurutan, tidak logis, dan tidak dapat dipahami. Tidak terlihat penggunaan konsep berpikir komputasional.Murid menuliskan instruksi namun urutannya belum sepenuhnya logis atau ada langkah penting yang terlewat. Hanya menggunakan 1 konsep berpikir komputasional secara implisit.Murid menuliskan instruksi yang cukup logis dan berurutan untuk menyelesaikan masalah yang dipilih. Menggunakan minimal 2 konsep berpikir komputasional yang dapat diidentifikasi dengan jelas.Murid menuliskan instruksi yang logis, berurutan, lengkap, dan mudah dipahami orang lain. Menggunakan minimal 3–4 konsep berpikir komputasional secara eksplisit dan tepat, dengan pilihan kosakata atau simbol yang jelas.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Bagian soal mana yang paling banyak menimbulkan kebingungan pada murid? Apa yang dapat saya lakukan untuk memperkuat pemahaman konsep tersebut?
  • Apakah semua murid dapat menyelesaikan keempat bagian soal dalam alokasi waktu yang tersedia? Jika tidak, bagian mana yang perlu disesuaikan?
  • Apakah murid yang membutuhkan dukungan dapat terbantu dengan scaffold card tanpa mengurangi validitas asesmen?
  • Berapa persen murid yang mencapai ketuntasan (minimal 4 dari 5 kriteria KKTP)? Intervensi apa yang perlu saya siapkan untuk murid yang belum tuntas?
  • Apakah suasana asesmen hari ini terasa aman dan mendukung bagi murid? Apa yang bisa saya tingkatkan?

Refleksi Murid:

  • Dari empat konsep berpikir komputasional (dekomposisi, pola, abstraksi, algoritma), mana yang paling mudah kamu pahami dan mana yang masih membingungkan?
  • Saat mengerjakan Bagian D (menulis instruksi), apakah kamu merasa instruksi yang kamu tulis sudah cukup jelas untuk dipahami orang lain? Apa yang ingin kamu perbaiki?
  • Apa satu hal yang paling kamu banggakan dari hasil belajarmu di Bab 1 ini?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa: Koding dan Kecerdasan Artifisial untuk SD/MI Kelas V — Bab 1 (Aktivitas 1–16, Bagian A–D termasuk soal refleksi dan tantangan)
  2. Panduan Guru: Koding dan Kecerdasan Artifisial untuk SD/MI Kelas V — Panduan Khusus Bab 1 dan rubrik KKTP Bab 1
  3. Lembar soal asesmen sumatif Bab 1 (disiapkan guru, memuat Bagian A: Pilihan Ganda, B: Benar/Salah, C: Esai, D: Tantangan, dan kotak refleksi diri)
  4. Kartu bantuan kosakata (scaffold card) untuk murid yang membutuhkan dukungan: berisi definisi singkat dekomposisi, pengenalan pola, abstraksi, dan algoritma
  5. Soal pengayaan tambahan (disiapkan guru): tantangan membuat instruksi berbasis flowchart sederhana untuk murid yang menyelesaikan lebih cepat
  6. Alat tulis: pensil/pulpen, penggaris (untuk murid yang ingin membuat tabel atau simbol panah pada Bagian D)

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.