MODUL AJAR Koding dan Kecerdasan Artifisial — Kelas 10 (Fase E) Topik: Asesmen Sumatif Bab 6: Pengelolaan Informasi Digital INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | Koding dan Kecerdasan Artifisial |
|---|
| Fase / Kelas | Fase E / Kelas 10 |
|---|
| Topik | Asesmen Sumatif Bab 6: Pengelolaan Informasi Digital |
|---|
| Alokasi Waktu | 2x45 menit |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 1 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- Murid mampu mendemonstrasikan pemahaman menyeluruh tentang konsep data, hierarki DIKW, dan basis data melalui asesmen tertulis.
- Murid mampu menerapkan perintah SQL dan menyajikan hasil pengolahan data dalam bentuk konten digital sederhana sebagai bukti capaian keterampilan bab ini.
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | | | Kewargaan | | | Penalaran Kritis | ✓ | | Kreativitas | ✓ | | Kolaborasi | | | Kemandirian | ✓ | | Kesehatan | | | Komunikasi | ✓ |
PERTANYAAN PEMANTIK- Bagaimana data mentah yang berserakan dapat diubah menjadi informasi dan wawasan (wisdom) yang bermakna untuk mengambil keputusan?
- Mengapa penguasaan perintah SQL sangat penting dalam mengelola dan menyajikan data di era digital saat ini?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1Pendahuluan:- Guru membuka kelas dengan salam, doa, dan memeriksa kehadiran murid.
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini, yaitu pelaksanaan Asesmen Sumatif Bab 6 yang terdiri dari tes tertulis dan praktik SQL.
- Guru memberikan asesmen awal secara lisan (tanya jawab singkat) untuk mengecek kesiapan mental dan pemahaman dasar murid mengenai hierarki DIKW dan fungsi SQL.
- Guru menjelaskan alur pengerjaan asesmen, kriteria penilaian (rubrik), dan batasan waktu pengerjaan.
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran):- Murid secara mandiri memusatkan perhatian dan menelaah kembali secara mental konsep hierarki DIKW (Data-Information-Knowledge-Wisdom) dan struktur basis data relasional sebelum asesmen dimulai.
- Guru membagikan instrumen asesmen tertulis dan studi kasus praktik kepada murid.
- Murid membaca dan memahami instruksi asesmen tertulis serta skenario studi kasus pengolahan data yang diberikan.
Mengaplikasi (Bermakna):- Murid mengerjakan asesmen tertulis secara mandiri untuk mendemonstrasikan pemahaman tentang konsep data, hierarki DIKW, dan basis data (TP 10.6.5.1).
- Setelah tes tertulis selesai, murid beralih ke perangkat komputer/laptop untuk mengerjakan asesmen praktik (TP 10.6.5.2).
- Murid menerapkan perintah dasar SQL (seperti SELECT, INSERT, UPDATE, DELETE, atau JOIN sederhana) untuk menyelesaikan studi kasus pengolahan data yang diberikan.
- Murid mengekspor hasil query SQL tersebut dan menyajikannya ke dalam bentuk konten digital sederhana (misalnya infografis ringkas, slide presentasi, atau laporan digital) yang komunikatif.
Merefleksi (Menggembirakan, Berkesadaran):- Murid meninjau kembali hasil kerja praktik mereka sebelum dikumpulkan, memastikan query SQL berjalan tanpa error dan konten digital mudah dipahami.
- Murid melakukan penilaian diri (self-assessment) singkat mengenai bagian mana dari perintah SQL yang dirasa paling menantang dan bagaimana mereka mengatasinya.
- Guru memandu diskusi kelas singkat di mana beberapa murid berbagi wawasan (insight) yang mereka dapatkan dari proses mengubah data mentah menjadi konten digital yang bermakna.
Penutup:- Murid mengumpulkan lembar jawaban tertulis dan mengunggah tautan/fail konten digital hasil praktik SQL ke platform yang disepakati.
- Guru memberikan apresiasi atas usaha dan kemandirian murid selama mengerjakan asesmen sumatif.
- Guru memberikan gambaran singkat mengenai materi yang akan dipelajari pada bab selanjutnya.
- Kegiatan ditutup dengan doa dan salam.
Diferensiasi:- Konten: Studi kasus pada asesmen praktik dapat disesuaikan temanya berdasarkan minat murid (misalnya data perpustakaan, data penjualan, atau data suhu lingkungan).
- Proses: Bagi murid yang mengalami kendala teknis berat (misal server lokal bermasalah), diperbolehkan menggunakan simulator SQL online atau Google Sheets sebagai alternatif darurat untuk menunjukkan logika query.
- Produk: Murid dibebaskan memilih format konten digital sederhana untuk menyajikan hasil data (infografis Canva, slide presentasi, atau dokumen laporan visual).
ASESMENAwal:- Tanya jawab lisan: 'Sebutkan kepanjangan dari DIKW dan berikan satu contoh perintah dasar SQL yang kalian ingat!'
Proses:- Pemantauan langsung oleh guru saat murid mengetikkan perintah SQL di komputer untuk memastikan tidak ada kecurangan dan melihat cara murid melakukan debugging saat terjadi error.
Akhir:- Penilaian lembar jawaban tes tertulis (TP 10.6.5.1).
- Penilaian rubrik terhadap hasil eksekusi SQL dan produk konten digital (TP 10.6.5.2).
Formatif:- Observasi kemandirian dan ketekunan murid saat mengerjakan asesmen
- Penilaian diri (self-assessment) pada tahap refleksi
Sumatif:- Tes tertulis (pilihan ganda/esai singkat) tentang konsep data, DIKW, dan basis data
- Penilaian produk praktik: ketepatan query SQL dan kualitas penyajian konten digital
RUBRIK PENILAIAN| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Pemahaman Konsep Data dan DIKW (Tes Tertulis) | Belum mampu menjelaskan konsep data, informasi, dan hierarki DIKW serta menjawab soal tertulis dengan kurang tepat. | Mampu menjelaskan sebagian konsep data dan DIKW, namun masih terdapat miskonsepsi pada struktur basis data. | Mampu menjelaskan konsep data, hierarki DIKW, dan basis data dengan benar sesuai kunci jawaban. | Mampu menjelaskan konsep secara komprehensif, memberikan contoh kontekstual yang relevan, dan menjawab seluruh soal dengan sangat tepat. | | Penerapan Perintah SQL (Praktik) | Belum mampu menuliskan perintah dasar SQL, query selalu menghasilkan error. | Mampu menuliskan perintah SQL dasar (seperti SELECT), namun kesulitan pada perintah modifikasi atau relasi data. | Mampu menerapkan perintah SQL yang diminta pada studi kasus dengan sintaks yang benar dan menghasilkan output data yang tepat. | Mampu menerapkan perintah SQL secara efisien, melakukan debugging mandiri dengan cepat, dan mengeksplorasi query lanjutan secara mandiri. | | Penyajian Konten Digital (Produk) | Hasil pengolahan data tidak disajikan dalam bentuk konten digital atau disajikan secara acak tanpa makna. | Menyajikan hasil data dalam konten digital, namun tampilan kurang rapi dan informasi sulit dipahami. | Menyajikan hasil pengolahan data SQL ke dalam konten digital yang rapi, terstruktur, dan informasinya jelas. | Menyajikan hasil data dalam konten digital yang sangat menarik, komunikatif, visualisasi tepat, dan memberikan wawasan (insight) yang kuat. |
REFLEKSIRefleksi Guru:- Apakah alokasi waktu 90 menit cukup bagi murid untuk menyelesaikan tes tertulis dan praktik SQL?
- Apakah instruksi studi kasus cukup jelas dan dapat dipahami oleh seluruh murid?
- Bagaimana tingkat keberhasilan murid dalam menerjemahkan output SQL menjadi konten digital yang bermakna?
Refleksi Murid:- Bagian mana dari asesmen hari ini yang terasa paling menantang: tes teori DIKW, menulis query SQL, atau membuat konten digital?
- Bagaimana perasaanmu ketika berhasil menjalankan perintah SQL tanpa error dan melihat data yang kamu butuhkan muncul?
- Strategi apa yang kamu gunakan saat menghadapi kesulitan atau error dalam mengetikkan kode SQL tadi?
SUMBER BELAJAR- Buku Siswa Koding dan Kecerdasan Artifisial Kelas X (Kemdikbud)
- Buku Panduan Guru Koding dan Kecerdasan Artifisial Kelas X
- Perangkat Komputer/Laptop dengan perangkat lunak Basis Data (MySQL/XAMPP/DB Browser for SQLite) atau Google Sheets
- Aplikasi pembuat konten digital (Canva, PowerPoint, atau sejenisnya)
- Proyektor LCD dan Papan Tulis
|