Modul AjarPertemuan 6Bab 4Fase ESemester 2

Modul Ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial Kelas 10: Asesmen Sumatif: Evaluasi Proyek Integrasi Prompt Engineering dan Design Thinking pada KA

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial kelas 10 dengan topik "Asesmen Sumatif: Evaluasi Proyek Integrasi Prompt Engineering dan Design Thinking pada KA". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial Kelas 10: Asesmen Sumatif: Evaluasi Proyek Integrasi Prompt Engineering dan Design Thinking pada KA

Koding dan Kecerdasan Artifisial - Kelas 10

Bab 4 - Pertemuan 6

MODUL AJAR

Koding dan Kecerdasan Artifisial — Kelas 10 (Fase E)

Topik: Asesmen Sumatif: Evaluasi Proyek Integrasi Prompt Engineering dan Design Thinking pada KA

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranKoding dan Kecerdasan Artifisial
Fase / KelasFase E / Kelas 10
TopikAsesmen Sumatif: Evaluasi Proyek Integrasi Prompt Engineering dan Design Thinking pada KA
Alokasi Waktu2x45 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat mendemonstrasikan kemampuan menerapkan prompt engineering pada KA generatif dan mengevaluasi konten berbasis KA secara kritis melalui presentasi proyek.
  2. Murid dapat merefleksikan proses perancangan sistem KA menggunakan design thinking, termasuk pertimbangan etika dan tanggung jawab manusia dalam pengambilan keputusan berbasis KA.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Bagaimana kualitas prompt yang kalian buat memengaruhi hasil akhir dari proyek Kecerdasan Artifisial yang kalian rancang?
  2. Dalam proses pembuatan proyek ini, apa tantangan etika atau potensi bias KA yang kalian temukan, dan bagaimana kalian mengatasinya?
  3. Mengapa pendekatan Design Thinking penting dalam memastikan solusi AI yang kita buat benar-benar bermanfaat bagi manusia?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pelajaran dengan salam, doa, dan memeriksa kehadiran murid.
  • Guru menanyakan kesiapan setiap kelompok untuk melakukan presentasi proyek sumatif (Asesmen Awal).
  • Guru menjelaskan tujuan pembelajaran hari ini, yaitu demonstrasi proyek integrasi prompt engineering dan design thinking, serta refleksi etika KA.
  • Guru memaparkan alur kegiatan presentasi, aturan tanya jawab, dan rubrik penilaian yang akan digunakan agar murid memahami ekspektasi asesmen.

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran):

  • Murid menyimak kembali kriteria keberhasilan (rubrik) yang mencakup penerapan prompt engineering, tahapan design thinking, dan evaluasi kritis terhadap konten KA.
  • Murid dalam kelompok menyiapkan bahan tayang (slide/demo) dan memastikan pemahaman mereka terhadap alur presentasi yang akan dibawakan.

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Setiap kelompok secara bergiliran mendemonstrasikan proyek KA mereka di depan kelas.
  • Murid memaparkan bagaimana mereka merancang prompt (Prompt Engineering) dan menunjukkan hasil output KA generatif.
  • Murid menjelaskan proses perancangan sistem KA mereka menggunakan 5 tahap Design Thinking (Empathize, Define, Ideate, Prototype, Test).
  • Kelompok lain dan guru memberikan umpan balik, mengajukan pertanyaan terkait fungsionalitas, dan menilai karya teman (Peer Assessment).

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Setelah presentasi, setiap kelompok memaparkan refleksi kritis mengenai hasil keluaran KA, termasuk identifikasi bias, relevansi, dan ketepatan informasi.
  • Murid mendiskusikan pertimbangan etika dan tanggung jawab manusia dalam pengambilan keputusan berbasis KA berdasarkan pengalaman proyek mereka.
  • Guru memfasilitasi diskusi kelas untuk menarik kesimpulan bersama mengenai pentingnya peran manusia (human-in-the-loop) dalam sistem KA.

Penutup:

  • Guru memberikan apresiasi atas kerja keras seluruh kelompok dalam menyelesaikan proyek sumatif.
  • Guru memberikan umpan balik umum terkait kekuatan dan area pengembangan dari presentasi kelas secara keseluruhan.
  • Murid mengisi lembar refleksi diri dan penilaian sejawat sebagai bagian dari asesmen as learning.
  • Guru menutup pertemuan dengan doa dan salam.

Diferensiasi:

  • Konten: Murid diperbolehkan menyajikan proyek dalam berbagai format (presentasi slide, demonstrasi langsung/live demo, atau video rekaman proses).
  • Proses: Guru memberikan tingkat pertanyaan (scaffolding) yang berbeda saat sesi tanya jawab presentasi, disesuaikan dengan tingkat pemahaman kelompok.
  • Produk: Kompleksitas proyek KA yang dihasilkan dapat bervariasi; kelompok dengan kesiapan tinggi dapat menampilkan sistem chatbot/prompt berantai, sementara kelompok lain dapat menampilkan prompt tunggal yang dioptimalkan.

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab singkat di awal pertemuan mengenai kesiapan bahan presentasi, kelengkapan tahapan design thinking yang sudah dikerjakan, dan kesiapan mental kelompok.

Proses:

  • Observasi keaktifan diskusi, kemampuan menjawab pertanyaan audiens, dan lembar umpan balik antar kelompok (peer feedback).

Akhir:

  • Penilaian unjuk kerja (presentasi proyek) menggunakan rubrik asesmen sumatif yang mengukur ketercapaian TP 10.4.6.1 dan 10.4.6.2.

Formatif:

  • Penilaian sejawat (peer assessment) selama presentasi berlangsung.
  • Observasi guru terhadap partisipasi dan kualitas argumen murid saat sesi tanya jawab.

Sumatif:

  • Penilaian presentasi proyek menggunakan rubrik sumatif yang mencakup demonstrasi prompt engineering, penerapan design thinking, dan evaluasi kritis/etika KA.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Penerapan Prompt Engineering & Kualitas Output KABelum mampu menyusun prompt yang jelas; output KA tidak relevan dengan tujuan proyek.Mampu menyusun prompt dasar, namun output KA masih memerlukan banyak perbaikan manual untuk relevan dengan tujuan.Mampu menerapkan teknik prompt engineering yang baik sehingga menghasilkan output KA yang relevan dan sesuai tujuan.Mampu mendemonstrasikan teknik prompt engineering tingkat lanjut (misal: pemberian konteks spesifik/persona) yang menghasilkan output KA sangat presisi, kreatif, dan relevan.
Proses Design ThinkingTidak dapat menjelaskan tahapan perancangan proyek; tidak terlihat adanya proses empati atau pengujian.Menjelaskan sebagian tahapan design thinking, namun tidak berurutan atau ada tahap krusial (seperti testing) yang terlewat.Mampu menjelaskan dan menerapkan kelima tahap design thinking (Empathize, Define, Ideate, Prototype, Test) dalam proyek dengan baik.Mampu menjelaskan kelima tahap design thinking secara komprehensif dan menunjukkan bukti iterasi (perbaikan) berdasarkan umpan balik pada tahap pengujian.
Evaluasi Kritis dan Etika KAMenerima hasil KA secara mentah tanpa evaluasi; tidak menyadari adanya potensi bias atau isu etika.Mulai menyadari perlunya mengevaluasi hasil KA, namun belum mampu mengidentifikasi bias atau isu etika secara spesifik.Mampu mengevaluasi konten KA secara kritis, mengidentifikasi potensi bias, dan menjelaskan tanggung jawab manusia dalam penggunaan KA.Sangat kritis dalam mengevaluasi konten KA, mampu menganalisis bias secara mendalam, serta menawarkan solusi etis dan preventif dalam perancangan sistem KA.
Komunikasi dan PresentasiPresentasi tidak terstruktur, sulit dipahami, dan tidak mampu menjawab pertanyaan audiens.Presentasi cukup terstruktur namun penyampaian kurang lancar; kesulitan menjawab pertanyaan audiens.Menyampaikan presentasi dengan jelas, terstruktur, dan mampu menjawab pertanyaan audiens dengan baik.Menyampaikan presentasi dengan sangat menarik, percaya diri, komunikatif, dan mampu menanggapi pertanyaan audiens dengan argumen yang sangat kuat.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah alokasi waktu untuk presentasi setiap kelompok sudah cukup dan efektif?
  • Apakah rubrik penilaian sumatif sudah benar-benar mengukur pemahaman murid terhadap integrasi prompt engineering dan design thinking?
  • Bagaimana tingkat kedalaman analisis etika KA yang ditunjukkan oleh murid? Apakah perlu penguatan materi etika di bab selanjutnya?

Refleksi Murid:

  • Bagian mana dari proses pembuatan proyek (dari empati hingga pengujian) yang menurutmu paling menantang?
  • Bagaimana perasaanmu saat menyadari bahwa KA bisa menghasilkan informasi yang bias atau tidak akurat? Apa yang kamu lakukan untuk mengatasinya?
  • Pelajaran paling berharga apa yang kamu dapatkan tentang peran manusia dalam mengendalikan Kecerdasan Artifisial?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Koding dan Kecerdasan Artifisial Kelas X (Kemdikbudristek 2025)
  2. Buku Panduan Guru Koding dan Kecerdasan Artifisial Kelas X
  3. Perangkat presentasi (Laptop, Proyektor, Layar)
  4. Aplikasi Kecerdasan Artifisial Generatif (ChatGPT, Claude, Gemini, atau sejenisnya)
  5. Lembar Rubrik Penilaian Sumatif dan Lembar Penilaian Sejawat

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.