Modul AjarPertemuan 4Bab 3Fase ESemester 1

Modul Ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial Kelas 10: Regulasi, Etika Penggunaan Kecerdasan Artifisial, dan Asesmen Sumatif Bab 3

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial kelas 10 dengan topik "Regulasi, Etika Penggunaan Kecerdasan Artifisial, dan Asesmen Sumatif Bab 3". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial Kelas 10: Regulasi, Etika Penggunaan Kecerdasan Artifisial, dan Asesmen Sumatif Bab 3

Koding dan Kecerdasan Artifisial - Kelas 10

Bab 3 - Pertemuan 4

MODUL AJAR

Koding dan Kecerdasan Artifisial — Kelas 10 (Fase E)

Topik: Regulasi, Etika Penggunaan Kecerdasan Artifisial, dan Asesmen Sumatif Bab 3

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranKoding dan Kecerdasan Artifisial
Fase / KelasFase E / Kelas 10
TopikRegulasi, Etika Penggunaan Kecerdasan Artifisial, dan Asesmen Sumatif Bab 3
Alokasi Waktu2x45 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid mampu menjelaskan regulasi dan upaya pemerintah Indonesia dalam mengatur penggunaan kecerdasan artifisial serta tanggung jawab etika dan hukum yang harus dipikul manusia dalam pemanfaatan kecerdasan artifisial.
  2. Murid mampu mengevaluasi kasus penyalahgunaan kecerdasan artifisial dan menyimpulkan prinsip etika yang harus diterapkan dalam penggunaan kecerdasan artifisial secara bertanggung jawab.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Apa yang mungkin terjadi pada masyarakat jika teknologi kecerdasan artifisial digunakan secara bebas tanpa adanya aturan atau etika?
  2. Mengapa manusia tetap harus memikul tanggung jawab penuh atas keputusan yang dibuat oleh kecerdasan artifisial?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka kelas dengan salam, doa, dan memeriksa kehadiran murid.
  • Guru melakukan apersepsi dengan mengaitkan materi sebelumnya mengenai cara kerja KA dengan pentingnya etika dalam penggunaannya.
  • Guru memberikan asesmen awal melalui pertanyaan pemantik secara lisan untuk menggali pemahaman awal murid tentang regulasi teknologi.
  • Guru menyampaikan Tujuan Pembelajaran dan menjelaskan tahapan kegiatan yang akan dilakukan, termasuk pelaksanaan asesmen sumatif di akhir sesi.

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Murid mendengarkan penjelasan guru mengenai etika dan regulasi dalam menggunakan KA, termasuk pendekatan global (UNESCO, AI Act) dan upaya pemerintah Indonesia.
  • Murid membaca literatur dari Buku Siswa mengenai dampak yang mungkin terjadi jika pemanfaatan KA dilakukan tanpa etika dan tanggung jawab (seperti ketidakadilan sosial dan pelanggaran privasi).

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Murid membentuk kelompok beranggotakan 4-5 orang untuk mengerjakan aktivitas LEKA-K10-13 dan LEKA-K10-14.
  • Setiap kelompok mengevaluasi studi kasus penyalahgunaan KA yang disajikan, lalu mendiskusikan dan menyusun rumusan kode etik penggunaan KA di lingkungan sekolah.
  • Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil diskusinya di depan kelas. Guru dan kelompok lain memberikan umpan balik secara langsung (Assessment for Learning).

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Murid mengevaluasi dan memaknai proses diskusi yang telah dilakukan, menyadari bahwa pada kondisi tertentu pengambilan keputusan tidak boleh sepenuhnya diserahkan pada KA.
  • Murid secara individu mengerjakan Asesmen Sumatif Bab 3 berupa esai analitis yang terdiri dari tiga pertanyaan reflektif untuk mengukur pemahaman, pengetahuan, dan pemikiran kritis mereka.

Penutup:

  • Guru bersama murid menyimpulkan materi tentang regulasi dan etika penggunaan KA.
  • Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif murid selama diskusi kelompok dan presentasi.
  • Guru menyampaikan rencana pembelajaran untuk bab atau pertemuan selanjutnya.
  • Pembelajaran ditutup dengan doa dan salam.

Diferensiasi:

  • Konten: Guru menyediakan berbagai sumber bacaan terkait regulasi KA (artikel teks, infografis, atau video pendek) agar murid dapat memilih sesuai gaya belajarnya.
  • Proses: Guru memberikan pendampingan lebih intensif (scaffolding) bagi kelompok yang kesulitan menganalisis kasus, sementara kelompok yang cepat tanggap diberikan kebebasan mengeksplorasi kasus penyalahgunaan KA skala global.
  • Produk: Murid diperbolehkan menyajikan hasil diskusi kode etik sekolah dalam bentuk presentasi lisan, poster digital, atau mind map.

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab lisan di awal pembelajaran mengenai pendapat murid tentang dampak penggunaan teknologi tanpa aturan.

Proses:

  • Observasi guru menggunakan rubrik penilaian aktivitas (LEKA-K10-13 dan 14) untuk menilai kemampuan kolaborasi, nalar kritis, dan komunikasi saat mengevaluasi kasus.

Akhir:

  • Asesmen sumatif Bab 3 berbentuk esai analitis yang menggabungkan pengetahuan, pemahaman, dan kemampuan berpikir kritis terkait etika, regulasi, dan tanggung jawab hukum penggunaan KA.

Formatif:

  • Observasi aktivitas diskusi kelompok (Assessment as Learning)
  • Umpan balik presentasi hasil diskusi (Assessment for Learning)

Sumatif:

  • Esai analitis dengan 3 pertanyaan reflektif (Assessment of Learning)

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Evaluasi Kasus dan Pemahaman Etika KAMurid belum mampu menjelaskan regulasi KA dan belum dapat mengidentifikasi masalah etika pada kasus penyalahgunaan yang diberikan.Murid mampu menjelaskan regulasi secara singkat, namun analisis terhadap kasus penyalahgunaan KA masih dangkal dan belum menyimpulkan prinsip etika dengan tepat.Murid mampu menjelaskan regulasi KA, mengevaluasi kasus penyalahgunaan dengan baik, dan menyimpulkan prinsip etika yang bertanggung jawab.Murid mampu menjelaskan regulasi secara komprehensif, mengevaluasi kasus dengan sangat kritis, dan merumuskan prinsip etika yang sangat relevan serta aplikatif untuk lingkungan sekitarnya.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah metode diskusi kelompok dan studi kasus efektif dalam membangun pemahaman murid mengenai etika KA?
  • Bagaimana hasil asesmen sumatif esai analitis menggambarkan tingkat pemahaman mendalam (deep learning) murid terhadap materi Bab 3?
  • Apakah alokasi waktu mencukupi untuk pelaksanaan aktivitas kelompok sekaligus asesmen sumatif?

Refleksi Murid:

  • Apa pemahaman baru yang saya dapatkan mengenai tanggung jawab manusia dalam menggunakan kecerdasan artifisial?
  • Bagaimana saya akan menerapkan prinsip etika penggunaan KA saat mengerjakan tugas-tugas sekolah di masa depan?
  • Bagian mana dari aktivitas hari ini yang paling menantang dan bagaimana saya mengatasinya?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Koding dan Kecerdasan Artifisial Kelas X (Kemdikbudristek)
  2. Buku Panduan Guru Koding dan Kecerdasan Artifisial Kelas X (Kemdikbudristek)
  3. LCD Proyektor, Komputer/Laptop, dan Pelantang Suara
  4. Akses Internet untuk riset studi kasus penyalahgunaan KA dan regulasi global

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.