MODUL AJAR Koding dan Kecerdasan Artifisial — Kelas 10 (Fase E) Topik: Regulasi, Etika Penggunaan Kecerdasan Artifisial, dan Asesmen Sumatif Bab 3 INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | Koding dan Kecerdasan Artifisial |
|---|
| Fase / Kelas | Fase E / Kelas 10 |
|---|
| Topik | Regulasi, Etika Penggunaan Kecerdasan Artifisial, dan Asesmen Sumatif Bab 3 |
|---|
| Alokasi Waktu | 2x45 menit |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 1 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- Murid mampu menjelaskan regulasi dan upaya pemerintah Indonesia dalam mengatur penggunaan kecerdasan artifisial serta tanggung jawab etika dan hukum yang harus dipikul manusia dalam pemanfaatan kecerdasan artifisial.
- Murid mampu mengevaluasi kasus penyalahgunaan kecerdasan artifisial dan menyimpulkan prinsip etika yang harus diterapkan dalam penggunaan kecerdasan artifisial secara bertanggung jawab.
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | | | Kewargaan | ✓ | | Penalaran Kritis | ✓ | | Kreativitas | | | Kolaborasi | ✓ | | Kemandirian | | | Kesehatan | | | Komunikasi | ✓ |
PERTANYAAN PEMANTIK- Apa yang mungkin terjadi pada masyarakat jika teknologi kecerdasan artifisial digunakan secara bebas tanpa adanya aturan atau etika?
- Mengapa manusia tetap harus memikul tanggung jawab penuh atas keputusan yang dibuat oleh kecerdasan artifisial?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1Pendahuluan:- Guru membuka kelas dengan salam, doa, dan memeriksa kehadiran murid.
- Guru melakukan apersepsi dengan mengaitkan materi sebelumnya mengenai cara kerja KA dengan pentingnya etika dalam penggunaannya.
- Guru memberikan asesmen awal melalui pertanyaan pemantik secara lisan untuk menggali pemahaman awal murid tentang regulasi teknologi.
- Guru menyampaikan Tujuan Pembelajaran dan menjelaskan tahapan kegiatan yang akan dilakukan, termasuk pelaksanaan asesmen sumatif di akhir sesi.
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Murid mendengarkan penjelasan guru mengenai etika dan regulasi dalam menggunakan KA, termasuk pendekatan global (UNESCO, AI Act) dan upaya pemerintah Indonesia.
- Murid membaca literatur dari Buku Siswa mengenai dampak yang mungkin terjadi jika pemanfaatan KA dilakukan tanpa etika dan tanggung jawab (seperti ketidakadilan sosial dan pelanggaran privasi).
Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):- Murid membentuk kelompok beranggotakan 4-5 orang untuk mengerjakan aktivitas LEKA-K10-13 dan LEKA-K10-14.
- Setiap kelompok mengevaluasi studi kasus penyalahgunaan KA yang disajikan, lalu mendiskusikan dan menyusun rumusan kode etik penggunaan KA di lingkungan sekolah.
- Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil diskusinya di depan kelas. Guru dan kelompok lain memberikan umpan balik secara langsung (Assessment for Learning).
Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):- Murid mengevaluasi dan memaknai proses diskusi yang telah dilakukan, menyadari bahwa pada kondisi tertentu pengambilan keputusan tidak boleh sepenuhnya diserahkan pada KA.
- Murid secara individu mengerjakan Asesmen Sumatif Bab 3 berupa esai analitis yang terdiri dari tiga pertanyaan reflektif untuk mengukur pemahaman, pengetahuan, dan pemikiran kritis mereka.
Penutup:- Guru bersama murid menyimpulkan materi tentang regulasi dan etika penggunaan KA.
- Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif murid selama diskusi kelompok dan presentasi.
- Guru menyampaikan rencana pembelajaran untuk bab atau pertemuan selanjutnya.
- Pembelajaran ditutup dengan doa dan salam.
Diferensiasi:- Konten: Guru menyediakan berbagai sumber bacaan terkait regulasi KA (artikel teks, infografis, atau video pendek) agar murid dapat memilih sesuai gaya belajarnya.
- Proses: Guru memberikan pendampingan lebih intensif (scaffolding) bagi kelompok yang kesulitan menganalisis kasus, sementara kelompok yang cepat tanggap diberikan kebebasan mengeksplorasi kasus penyalahgunaan KA skala global.
- Produk: Murid diperbolehkan menyajikan hasil diskusi kode etik sekolah dalam bentuk presentasi lisan, poster digital, atau mind map.
ASESMENAwal:- Tanya jawab lisan di awal pembelajaran mengenai pendapat murid tentang dampak penggunaan teknologi tanpa aturan.
Proses:- Observasi guru menggunakan rubrik penilaian aktivitas (LEKA-K10-13 dan 14) untuk menilai kemampuan kolaborasi, nalar kritis, dan komunikasi saat mengevaluasi kasus.
Akhir:- Asesmen sumatif Bab 3 berbentuk esai analitis yang menggabungkan pengetahuan, pemahaman, dan kemampuan berpikir kritis terkait etika, regulasi, dan tanggung jawab hukum penggunaan KA.
Formatif:- Observasi aktivitas diskusi kelompok (Assessment as Learning)
- Umpan balik presentasi hasil diskusi (Assessment for Learning)
Sumatif:- Esai analitis dengan 3 pertanyaan reflektif (Assessment of Learning)
RUBRIK PENILAIAN| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Evaluasi Kasus dan Pemahaman Etika KA | Murid belum mampu menjelaskan regulasi KA dan belum dapat mengidentifikasi masalah etika pada kasus penyalahgunaan yang diberikan. | Murid mampu menjelaskan regulasi secara singkat, namun analisis terhadap kasus penyalahgunaan KA masih dangkal dan belum menyimpulkan prinsip etika dengan tepat. | Murid mampu menjelaskan regulasi KA, mengevaluasi kasus penyalahgunaan dengan baik, dan menyimpulkan prinsip etika yang bertanggung jawab. | Murid mampu menjelaskan regulasi secara komprehensif, mengevaluasi kasus dengan sangat kritis, dan merumuskan prinsip etika yang sangat relevan serta aplikatif untuk lingkungan sekitarnya. |
REFLEKSIRefleksi Guru:- Apakah metode diskusi kelompok dan studi kasus efektif dalam membangun pemahaman murid mengenai etika KA?
- Bagaimana hasil asesmen sumatif esai analitis menggambarkan tingkat pemahaman mendalam (deep learning) murid terhadap materi Bab 3?
- Apakah alokasi waktu mencukupi untuk pelaksanaan aktivitas kelompok sekaligus asesmen sumatif?
Refleksi Murid:- Apa pemahaman baru yang saya dapatkan mengenai tanggung jawab manusia dalam menggunakan kecerdasan artifisial?
- Bagaimana saya akan menerapkan prinsip etika penggunaan KA saat mengerjakan tugas-tugas sekolah di masa depan?
- Bagian mana dari aktivitas hari ini yang paling menantang dan bagaimana saya mengatasinya?
SUMBER BELAJAR- Buku Siswa Koding dan Kecerdasan Artifisial Kelas X (Kemdikbudristek)
- Buku Panduan Guru Koding dan Kecerdasan Artifisial Kelas X (Kemdikbudristek)
- LCD Proyektor, Komputer/Laptop, dan Pelantang Suara
- Akses Internet untuk riset studi kasus penyalahgunaan KA dan regulasi global
|