Modul AjarPertemuan 3Bab 2Fase ESemester 1

Modul Ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial Kelas 10: Algoritma Terstruktur: Array, Nested If, dan Nested Loop

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial kelas 10 dengan topik "Algoritma Terstruktur: Array, Nested If, dan Nested Loop". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial Kelas 10: Algoritma Terstruktur: Array, Nested If, dan Nested Loop

Koding dan Kecerdasan Artifisial - Kelas 10

Bab 2 - Pertemuan 3

MODUL AJAR

Koding dan Kecerdasan Artifisial — Kelas 10 (Fase E)

Topik: Algoritma Terstruktur: Array, Nested If, dan Nested Loop

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranKoding dan Kecerdasan Artifisial
Fase / KelasFase E / Kelas 10
TopikAlgoritma Terstruktur: Array, Nested If, dan Nested Loop
Alokasi Waktu2x45 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid mampu memahami dan menerapkan konsep array, pengondisian bertingkat (nested if), serta pengulangan bersarang (nested loop) dalam pemecahan masalah.
  2. Murid mampu membandingkan penggunaan struktur pengondisian bertingkat dan pengulangan bersarang untuk memilih pendekatan yang paling efisien.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Pernahkah kalian menyimpan daftar nilai seluruh siswa sekaligus dalam program? Bagaimana caranya agar tidak perlu membuat puluhan variabel satu per satu?
  2. Ketika sebuah keputusan bergantung pada keputusan lain (misalnya menentukan predikat kelulusan berdasarkan nilai beberapa mata pelajaran), struktur program seperti apa yang paling tepat?
  3. Bagaimana cara mencetak pola segitiga bintang di layar hanya dengan perintah perulangan?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pelajaran dengan salam, doa, dan memeriksa kehadiran murid.
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini: memahami array, nested if, dan nested loop serta mampu membandingkan pendekatan yang efisien.
  • Guru melakukan asesmen awal (diagnostik) dengan memberikan 3 pertanyaan singkat: (1) Apa itu variabel dan tipe data? (2) Tuliskan contoh sederhana percabangan if-else. (3) Tuliskan contoh sederhana perulangan for. Murid menjawab di kertas atau platform digital selama 5 menit.
  • Guru menampilkan pertanyaan pemantik untuk memicu rasa ingin tahu murid dan menghubungkan materi dengan konteks nyata (misalnya menyimpan data nilai seluruh kelas).

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menjelaskan konsep array: definisi, deklarasi, pengisian, dan pengaksesan elemen array menggunakan indeks, disertai visualisasi tabel di papan tulis atau slide.
  • Guru menjelaskan konsep nested if dengan menampilkan algoritma penentuan predikat nilai akhir (A/B/C/D) dan menunjukkan alur logika bercabang bertingkat.
  • Guru menjelaskan konsep nested loop dengan contoh mencetak pola bintang segitiga, menunjukkan bagaimana loop dalam berjalan penuh untuk setiap iterasi loop luar.
  • Murid mengamati dan mencatat poin-poin penting. Guru mengajukan pertanyaan cek pemahaman: 'Berapa kali loop dalam dieksekusi jika loop luar beriterasi 5 kali dan loop dalam 3 kali?'

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Murid mengerjakan Aktivitas AP-K10-07 secara mandiri: membuat program penentuan kelulusan murid menggunakan nested if (input: nilai beberapa mata pelajaran, output: status lulus/tidak lulus beserta predikat).
  • Murid mengerjakan Aktivitas AP-K10-08 secara mandiri atau berpasangan: membuat program yang menggunakan array untuk menyimpan data nilai, lalu menggunakan nested loop untuk mencetak pola matriks atau mengolah data dua dimensi.
  • Guru berkeliling memberikan pendampingan kepada murid yang mengalami kesulitan (scaffolding), mengajukan pertanyaan pengarah alih-alih memberikan jawaban langsung.
  • Murid yang selesai lebih awal diminta membandingkan: apakah masalah pada aktivitas 07 bisa diselesaikan dengan nested loop? Apakah masalah pada aktivitas 08 bisa diselesaikan dengan nested if? Mereka menuliskan alasan efisiensi pendekatan yang dipilih.
  • Perwakilan murid mempresentasikan hasil kerjanya di depan kelas, murid lain memberikan tanggapan dan pertanyaan.

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru memfasilitasi diskusi kelas: 'Kapan sebaiknya menggunakan nested if dan kapan menggunakan nested loop? Apa kelebihan dan kekurangan masing-masing?'
  • Murid menuliskan refleksi singkat di buku atau platform digital: (1) konsep mana yang paling mudah dipahami, (2) konsep mana yang masih membingungkan, (3) apa strategi yang akan digunakan untuk memahami lebih lanjut.
  • Guru memberikan umpan balik terhadap presentasi dan diskusi, meluruskan miskonsepsi yang muncul, serta menegaskan kapan masing-masing struktur paling tepat digunakan.

Penutup:

  • Guru bersama murid menyimpulkan poin-poin utama: array sebagai wadah data kolektif, nested if untuk keputusan bercabang bertingkat, nested loop untuk pengolahan data berulang dua tingkat.
  • Guru memberikan asesmen akhir berupa 2 soal singkat: (1) tulis pseudocode nested if untuk klasifikasi BMI, (2) tulis pseudocode nested loop untuk mencetak pola persegi bintang 4x4.
  • Guru menyampaikan rencana pertemuan berikutnya (algoritma pencarian dan pengurutan) dan meminta murid membaca materi terkait sebagai persiapan.
  • Guru menutup pelajaran dengan doa dan salam.

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang membutuhkan dukungan lebih diberikan contoh algoritma yang lebih sederhana (nested if 2 level, nested loop pola persegi) beserta penjelasan langkah demi langkah. Murid mahir diberikan tantangan tambahan: kombinasi array dengan nested loop untuk menghitung rata-rata nilai per kelas.
  • Proses: Murid yang membutuhkan waktu lebih boleh menyelesaikan satu aktivitas terlebih dahulu dengan bimbingan guru. Murid cepat bekerja berpasangan sebagai tutor sebaya untuk membantu temannya sekaligus memperdalam pemahaman sendiri.
  • Produk: Murid yang membutuhkan dukungan cukup menghasilkan pseudocode. Murid mahir menghasilkan kode Python yang berjalan dan diuji di komputer.

ASESMEN

Awal:

  • Murid menjawab 3 pertanyaan diagnostik tertulis: (1) Jelaskan apa itu variabel dan sebutkan 2 tipe data, (2) Tuliskan contoh percabangan if-else sederhana, (3) Tuliskan contoh perulangan for sederhana. Waktu: 5 menit. Tujuan: mengidentifikasi kesiapan murid terhadap prasyarat materi.

Proses:

  • Guru mengamati proses kerja murid saat aktivitas AP-K10-07: apakah murid mampu menyusun logika nested if secara mandiri atau masih memerlukan bantuan.
  • Guru memeriksa hasil sementara aktivitas AP-K10-08: apakah nested loop menghasilkan output pola yang benar.
  • Guru mencatat kemampuan murid membandingkan nested if dan nested loop saat diskusi kelas (TP 10.2.3.2).

Akhir:

  • Murid mengerjakan 2 soal asesmen akhir secara mandiri: (1) Tulis pseudocode nested if untuk mengklasifikasikan BMI ke dalam 4 kategori (kurus, normal, gemuk, obesitas) — mengukur TP 10.2.3.1. (2) Tulis pseudocode nested loop untuk mencetak pola persegi bintang ukuran 4x4 dan jelaskan mengapa nested loop lebih efisien dibanding menulis perintah cetak berulang secara manual — mengukur TP 10.2.3.2.

Formatif:

  • Observasi keterlibatan dan proses berpikir murid saat mengerjakan aktivitas AP-K10-07 dan AP-K10-08.
  • Pertanyaan lisan cek pemahaman selama penjelasan konsep (cold call dan think-pair-share).
  • Review hasil pseudocode atau kode program murid selama kegiatan inti.

Sumatif:

  • Penilaian produk: pseudocode atau program nested if dan nested loop yang dikerjakan murid (dinilai dengan rubrik).
  • Soal asesmen akhir: 2 soal pseudocode untuk mengukur pencapaian TP 10.2.3.1 dan TP 10.2.3.2.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Pemahaman Konsep Array, Nested If, dan Nested Loop (TP 10.2.3.1)Tidak dapat menjelaskan konsep array, nested if, atau nested loop; pseudocode tidak menunjukkan struktur bertingkat.Dapat menjelaskan salah satu konsep (array/nested if/nested loop) tetapi belum mampu menerapkan ketiganya dalam pseudocode dengan benar.Dapat menjelaskan dan menerapkan array, nested if, dan nested loop dalam pseudocode dengan logika yang sebagian besar benar (ada kesalahan kecil yang tidak mengubah alur utama).Dapat menjelaskan dan menerapkan array, nested if, dan nested loop dalam pseudocode atau kode program dengan logika yang tepat, lengkap, dan efisien tanpa kesalahan.
Kemampuan Membandingkan dan Memilih Pendekatan Efisien (TP 10.2.3.2)Tidak dapat membedakan fungsi nested if dan nested loop; tidak memberikan alasan pemilihan pendekatan.Dapat menyebutkan perbedaan nested if dan nested loop tetapi belum mampu memberikan alasan yang tepat mengapa satu pendekatan lebih efisien untuk kasus tertentu.Dapat membandingkan nested if dan nested loop serta memberikan alasan pemilihan pendekatan yang logis, meskipun penjelasan belum sepenuhnya lengkap.Dapat membandingkan nested if dan nested loop secara tepat, memberikan alasan pemilihan pendekatan yang efisien dengan argumentasi yang jelas, lengkap, dan didukung contoh kasus.
Keterampilan Praktik PemrogramanTidak menghasilkan pseudocode atau kode; atau hasil tidak dapat dipahami sama sekali.Menghasilkan pseudocode atau kode tetapi terdapat banyak kesalahan logika dan sintaks sehingga program tidak berjalan sesuai tujuan.Menghasilkan pseudocode atau kode yang berjalan dengan hasil sebagian besar benar; terdapat kesalahan minor yang mudah diperbaiki.Menghasilkan pseudocode atau kode yang berjalan sempurna, terstruktur rapi, dan disertai komentar penjelasan logika program.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah murid mampu mencapai kedua tujuan pembelajaran hari ini? Berapa persen yang sudah mencapai level 'Berkembang' atau lebih?
  • Apakah alokasi waktu untuk penjelasan konsep dan praktik sudah seimbang, atau perlu penyesuaian di pertemuan berikutnya?
  • Strategi scaffolding apa yang efektif untuk murid yang kesulitan memahami nested loop?
  • Apakah diferensiasi yang disiapkan sudah memenuhi kebutuhan murid dengan kemampuan berbeda?

Refleksi Murid:

  • Konsep mana yang paling mudah kamu pahami hari ini: array, nested if, atau nested loop? Mengapa?
  • Konsep mana yang masih membingungkan? Bagian mana tepatnya yang membuatmu bingung?
  • Apa yang akan kamu lakukan untuk memperdalam pemahaman tentang konsep yang masih sulit?
  • Bagaimana kamu bisa menggunakan konsep hari ini untuk menyelesaikan masalah di kehidupan nyata?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Koding dan Kecerdasan Artifisial untuk SMA/MA Kelas X, Kemendikbud 2025, Bab 2: Algoritma dan Pemrograman Lanjut.
  2. Buku Panduan Guru Koding dan Kecerdasan Artifisial untuk SMA/MA Kelas X, Kemendikbud 2025.
  3. Laptop atau komputer dengan aplikasi Python (IDLE, VS Code, atau platform online seperti Replit).
  4. LCD Proyektor dan papan tulis untuk visualisasi alur algoritma.
  5. Rubrik penilaian aktivitas yang dapat diunduh di https://buku.kemdikbud.go.id/s/kka10o
  6. Slide presentasi guru berisi contoh pseudocode array, nested if, dan nested loop.

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.