MODUL AJAR Koding dan Kecerdasan Artifisial — Kelas 10 (Fase E) Topik: Algoritma Terstruktur: Array, Nested If, dan Nested Loop INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | Koding dan Kecerdasan Artifisial |
|---|
| Fase / Kelas | Fase E / Kelas 10 |
|---|
| Topik | Algoritma Terstruktur: Array, Nested If, dan Nested Loop |
|---|
| Alokasi Waktu | 2x45 menit |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 1 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- Murid mampu memahami dan menerapkan konsep array, pengondisian bertingkat (nested if), serta pengulangan bersarang (nested loop) dalam pemecahan masalah.
- Murid mampu membandingkan penggunaan struktur pengondisian bertingkat dan pengulangan bersarang untuk memilih pendekatan yang paling efisien.
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | | | Kewargaan | | | Penalaran Kritis | ✓ | | Kreativitas | ✓ | | Kolaborasi | ✓ | | Kemandirian | ✓ | | Kesehatan | | | Komunikasi | |
PERTANYAAN PEMANTIK- Pernahkah kalian menyimpan daftar nilai seluruh siswa sekaligus dalam program? Bagaimana caranya agar tidak perlu membuat puluhan variabel satu per satu?
- Ketika sebuah keputusan bergantung pada keputusan lain (misalnya menentukan predikat kelulusan berdasarkan nilai beberapa mata pelajaran), struktur program seperti apa yang paling tepat?
- Bagaimana cara mencetak pola segitiga bintang di layar hanya dengan perintah perulangan?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1Pendahuluan:- Guru membuka pelajaran dengan salam, doa, dan memeriksa kehadiran murid.
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini: memahami array, nested if, dan nested loop serta mampu membandingkan pendekatan yang efisien.
- Guru melakukan asesmen awal (diagnostik) dengan memberikan 3 pertanyaan singkat: (1) Apa itu variabel dan tipe data? (2) Tuliskan contoh sederhana percabangan if-else. (3) Tuliskan contoh sederhana perulangan for. Murid menjawab di kertas atau platform digital selama 5 menit.
- Guru menampilkan pertanyaan pemantik untuk memicu rasa ingin tahu murid dan menghubungkan materi dengan konteks nyata (misalnya menyimpan data nilai seluruh kelas).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Guru menjelaskan konsep array: definisi, deklarasi, pengisian, dan pengaksesan elemen array menggunakan indeks, disertai visualisasi tabel di papan tulis atau slide.
- Guru menjelaskan konsep nested if dengan menampilkan algoritma penentuan predikat nilai akhir (A/B/C/D) dan menunjukkan alur logika bercabang bertingkat.
- Guru menjelaskan konsep nested loop dengan contoh mencetak pola bintang segitiga, menunjukkan bagaimana loop dalam berjalan penuh untuk setiap iterasi loop luar.
- Murid mengamati dan mencatat poin-poin penting. Guru mengajukan pertanyaan cek pemahaman: 'Berapa kali loop dalam dieksekusi jika loop luar beriterasi 5 kali dan loop dalam 3 kali?'
Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):- Murid mengerjakan Aktivitas AP-K10-07 secara mandiri: membuat program penentuan kelulusan murid menggunakan nested if (input: nilai beberapa mata pelajaran, output: status lulus/tidak lulus beserta predikat).
- Murid mengerjakan Aktivitas AP-K10-08 secara mandiri atau berpasangan: membuat program yang menggunakan array untuk menyimpan data nilai, lalu menggunakan nested loop untuk mencetak pola matriks atau mengolah data dua dimensi.
- Guru berkeliling memberikan pendampingan kepada murid yang mengalami kesulitan (scaffolding), mengajukan pertanyaan pengarah alih-alih memberikan jawaban langsung.
- Murid yang selesai lebih awal diminta membandingkan: apakah masalah pada aktivitas 07 bisa diselesaikan dengan nested loop? Apakah masalah pada aktivitas 08 bisa diselesaikan dengan nested if? Mereka menuliskan alasan efisiensi pendekatan yang dipilih.
- Perwakilan murid mempresentasikan hasil kerjanya di depan kelas, murid lain memberikan tanggapan dan pertanyaan.
Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):- Guru memfasilitasi diskusi kelas: 'Kapan sebaiknya menggunakan nested if dan kapan menggunakan nested loop? Apa kelebihan dan kekurangan masing-masing?'
- Murid menuliskan refleksi singkat di buku atau platform digital: (1) konsep mana yang paling mudah dipahami, (2) konsep mana yang masih membingungkan, (3) apa strategi yang akan digunakan untuk memahami lebih lanjut.
- Guru memberikan umpan balik terhadap presentasi dan diskusi, meluruskan miskonsepsi yang muncul, serta menegaskan kapan masing-masing struktur paling tepat digunakan.
Penutup:- Guru bersama murid menyimpulkan poin-poin utama: array sebagai wadah data kolektif, nested if untuk keputusan bercabang bertingkat, nested loop untuk pengolahan data berulang dua tingkat.
- Guru memberikan asesmen akhir berupa 2 soal singkat: (1) tulis pseudocode nested if untuk klasifikasi BMI, (2) tulis pseudocode nested loop untuk mencetak pola persegi bintang 4x4.
- Guru menyampaikan rencana pertemuan berikutnya (algoritma pencarian dan pengurutan) dan meminta murid membaca materi terkait sebagai persiapan.
- Guru menutup pelajaran dengan doa dan salam.
Diferensiasi:- Konten: Murid yang membutuhkan dukungan lebih diberikan contoh algoritma yang lebih sederhana (nested if 2 level, nested loop pola persegi) beserta penjelasan langkah demi langkah. Murid mahir diberikan tantangan tambahan: kombinasi array dengan nested loop untuk menghitung rata-rata nilai per kelas.
- Proses: Murid yang membutuhkan waktu lebih boleh menyelesaikan satu aktivitas terlebih dahulu dengan bimbingan guru. Murid cepat bekerja berpasangan sebagai tutor sebaya untuk membantu temannya sekaligus memperdalam pemahaman sendiri.
- Produk: Murid yang membutuhkan dukungan cukup menghasilkan pseudocode. Murid mahir menghasilkan kode Python yang berjalan dan diuji di komputer.
ASESMENAwal:- Murid menjawab 3 pertanyaan diagnostik tertulis: (1) Jelaskan apa itu variabel dan sebutkan 2 tipe data, (2) Tuliskan contoh percabangan if-else sederhana, (3) Tuliskan contoh perulangan for sederhana. Waktu: 5 menit. Tujuan: mengidentifikasi kesiapan murid terhadap prasyarat materi.
Proses:- Guru mengamati proses kerja murid saat aktivitas AP-K10-07: apakah murid mampu menyusun logika nested if secara mandiri atau masih memerlukan bantuan.
- Guru memeriksa hasil sementara aktivitas AP-K10-08: apakah nested loop menghasilkan output pola yang benar.
- Guru mencatat kemampuan murid membandingkan nested if dan nested loop saat diskusi kelas (TP 10.2.3.2).
Akhir:- Murid mengerjakan 2 soal asesmen akhir secara mandiri: (1) Tulis pseudocode nested if untuk mengklasifikasikan BMI ke dalam 4 kategori (kurus, normal, gemuk, obesitas) — mengukur TP 10.2.3.1. (2) Tulis pseudocode nested loop untuk mencetak pola persegi bintang ukuran 4x4 dan jelaskan mengapa nested loop lebih efisien dibanding menulis perintah cetak berulang secara manual — mengukur TP 10.2.3.2.
Formatif:- Observasi keterlibatan dan proses berpikir murid saat mengerjakan aktivitas AP-K10-07 dan AP-K10-08.
- Pertanyaan lisan cek pemahaman selama penjelasan konsep (cold call dan think-pair-share).
- Review hasil pseudocode atau kode program murid selama kegiatan inti.
Sumatif:- Penilaian produk: pseudocode atau program nested if dan nested loop yang dikerjakan murid (dinilai dengan rubrik).
- Soal asesmen akhir: 2 soal pseudocode untuk mengukur pencapaian TP 10.2.3.1 dan TP 10.2.3.2.
RUBRIK PENILAIAN| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Pemahaman Konsep Array, Nested If, dan Nested Loop (TP 10.2.3.1) | Tidak dapat menjelaskan konsep array, nested if, atau nested loop; pseudocode tidak menunjukkan struktur bertingkat. | Dapat menjelaskan salah satu konsep (array/nested if/nested loop) tetapi belum mampu menerapkan ketiganya dalam pseudocode dengan benar. | Dapat menjelaskan dan menerapkan array, nested if, dan nested loop dalam pseudocode dengan logika yang sebagian besar benar (ada kesalahan kecil yang tidak mengubah alur utama). | Dapat menjelaskan dan menerapkan array, nested if, dan nested loop dalam pseudocode atau kode program dengan logika yang tepat, lengkap, dan efisien tanpa kesalahan. | | Kemampuan Membandingkan dan Memilih Pendekatan Efisien (TP 10.2.3.2) | Tidak dapat membedakan fungsi nested if dan nested loop; tidak memberikan alasan pemilihan pendekatan. | Dapat menyebutkan perbedaan nested if dan nested loop tetapi belum mampu memberikan alasan yang tepat mengapa satu pendekatan lebih efisien untuk kasus tertentu. | Dapat membandingkan nested if dan nested loop serta memberikan alasan pemilihan pendekatan yang logis, meskipun penjelasan belum sepenuhnya lengkap. | Dapat membandingkan nested if dan nested loop secara tepat, memberikan alasan pemilihan pendekatan yang efisien dengan argumentasi yang jelas, lengkap, dan didukung contoh kasus. | | Keterampilan Praktik Pemrograman | Tidak menghasilkan pseudocode atau kode; atau hasil tidak dapat dipahami sama sekali. | Menghasilkan pseudocode atau kode tetapi terdapat banyak kesalahan logika dan sintaks sehingga program tidak berjalan sesuai tujuan. | Menghasilkan pseudocode atau kode yang berjalan dengan hasil sebagian besar benar; terdapat kesalahan minor yang mudah diperbaiki. | Menghasilkan pseudocode atau kode yang berjalan sempurna, terstruktur rapi, dan disertai komentar penjelasan logika program. |
REFLEKSIRefleksi Guru:- Apakah murid mampu mencapai kedua tujuan pembelajaran hari ini? Berapa persen yang sudah mencapai level 'Berkembang' atau lebih?
- Apakah alokasi waktu untuk penjelasan konsep dan praktik sudah seimbang, atau perlu penyesuaian di pertemuan berikutnya?
- Strategi scaffolding apa yang efektif untuk murid yang kesulitan memahami nested loop?
- Apakah diferensiasi yang disiapkan sudah memenuhi kebutuhan murid dengan kemampuan berbeda?
Refleksi Murid:- Konsep mana yang paling mudah kamu pahami hari ini: array, nested if, atau nested loop? Mengapa?
- Konsep mana yang masih membingungkan? Bagian mana tepatnya yang membuatmu bingung?
- Apa yang akan kamu lakukan untuk memperdalam pemahaman tentang konsep yang masih sulit?
- Bagaimana kamu bisa menggunakan konsep hari ini untuk menyelesaikan masalah di kehidupan nyata?
SUMBER BELAJAR- Buku Siswa Koding dan Kecerdasan Artifisial untuk SMA/MA Kelas X, Kemendikbud 2025, Bab 2: Algoritma dan Pemrograman Lanjut.
- Buku Panduan Guru Koding dan Kecerdasan Artifisial untuk SMA/MA Kelas X, Kemendikbud 2025.
- Laptop atau komputer dengan aplikasi Python (IDLE, VS Code, atau platform online seperti Replit).
- LCD Proyektor dan papan tulis untuk visualisasi alur algoritma.
- Rubrik penilaian aktivitas yang dapat diunduh di https://buku.kemdikbud.go.id/s/kka10o
- Slide presentasi guru berisi contoh pseudocode array, nested if, dan nested loop.
|