MODUL AJAR Koding dan Kecerdasan Artifisial — Kelas 10 (Fase E) Topik: Implementasi Logika Pemrograman dalam Flowchart INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | Koding dan Kecerdasan Artifisial |
|---|
| Fase / Kelas | Fase E / Kelas 10 |
|---|
| Topik | Implementasi Logika Pemrograman dalam Flowchart |
|---|
| Alokasi Waktu | 2x45 menit |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 1 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- Murid mampu menganalisis logika algoritma dasar dan menuangkannya ke dalam bentuk flowchart secara tepat dan sistematis.
- Murid mampu menerapkan berpikir komputasional untuk merancang alur penyelesaian masalah nyata melalui representasi flowchart.
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | | | Kewargaan | | | Penalaran Kritis | ✓ | | Kreativitas | ✓ | | Kolaborasi | | | Kemandirian | ✓ | | Kesehatan | | | Komunikasi | ✓ |
PERTANYAAN PEMANTIK- Pernahkah kalian mengikuti langkah-langkah resep masakan? Bagaimana jika salah satu langkah dilewati — apa yang terjadi?
- Sebutkan salah satu kegunaan IF-THEN dalam kehidupan sehari-hari!
- Bagaimana cara kita menggambarkan alur pengambilan keputusan agar orang lain bisa memahaminya dengan cepat?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1Pendahuluan:- Guru membuka pelajaran dengan salam dan memeriksa kesiapan murid serta sarana (laptop, LCD proyektor, papan tulis).
- Guru melakukan asesmen awal diagnostik: meminta 2-3 murid menyebutkan simbol flowchart yang diketahui dan fungsinya.
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan menjelaskan relevansi implementasi logika pemrograman dalam flowchart untuk menyelesaikan masalah nyata.
- Guru mengajukan pertanyaan pemantik: 'Sebutkan salah satu kegunaan IF-THEN!' untuk mengaktifkan pengetahuan awal murid.
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Guru menampilkan contoh teks prosedur 'Cara Menulis Surat Izin Tidak Masuk Sekolah' dan meminta murid membaca serta mengidentifikasi langkah tetap dan langkah percabangan.
- Guru menjelaskan tiga jenis logika pemrograman: sekuensial, percabangan (IF-THEN), dan perulangan (looping) beserta simbol flowchart yang sesuai.
- Murid mencatat perbedaan kalimat perintah, kalimat tanya, dan kalimat pernyataan serta hubungannya dengan simbol proses, decision, dan input/output dalam flowchart.
- Guru menampilkan contoh flowchart penentuan kelulusan (nilai >= 60) dan memandu murid menelusuri alur dari Start hingga End.
Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):- Murid mengerjakan Aktivitas AP-K10-05 secara mandiri: membaca teks prosedur, menandai langkah tetap dan percabangan, kemudian mengonversi teks tersebut menjadi flowchart lengkap.
- Murid mengerjakan Aktivitas AP-K10-06 secara mandiri: menganalisis logika klasifikasi kalimat (perintah, tanya, pernyataan) berdasarkan tanda akhir kalimat, lalu menyusun flowchart klasifikasi tersebut.
- Guru memantau proses kerja murid, memberikan scaffolding kepada yang membutuhkan dan tantangan tambahan kepada yang lebih cepat.
- Perwakilan murid mempresentasikan flowchart hasil kerjanya di depan kelas menggunakan papan tulis atau LCD proyektor.
- Murid lain memberikan tanggapan, mengoreksi, atau mengajukan pertanyaan terhadap flowchart yang dipresentasikan.
Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):- Guru memfasilitasi diskusi kelas: 'Apa kesulitan terbesar saat mengonversi teks menjadi flowchart? Bagaimana kalian mengatasinya?'
- Murid menuliskan satu hal baru yang dipelajari dan satu hal yang masih membingungkan pada sticky note atau kertas kecil.
- Guru memberikan umpan balik terhadap kesalahan umum yang ditemukan selama presentasi dan aktivitas, serta menegaskan pentingnya implementasi logika pemrograman dalam flowchart.
Penutup:- Guru bersama murid menyimpulkan poin-poin utama: logika sekuensial, percabangan, dan perulangan serta representasinya dalam flowchart.
- Guru melakukan asesmen akhir singkat: murid menjawab 2 soal tertulis tentang konversi logika ke flowchart.
- Guru menyampaikan rencana pembelajaran pertemuan berikutnya dan menutup dengan salam.
Diferensiasi:- Konten: Murid yang membutuhkan dukungan diberikan template flowchart setengah jadi untuk dilengkapi; murid mahir diberikan studi kasus tanpa panduan langkah.
- Proses: Murid yang lebih cepat diminta membuat flowchart dengan dua level percabangan bersarang (nested IF); murid yang lebih lambat difasilitasi dengan bimbingan langkah per langkah oleh guru.
- Produk: Murid dapat menyajikan flowchart dalam bentuk gambar tangan di kertas, digital menggunakan aplikasi (draw.io/Canva), atau narasi terstruktur sesuai preferensi belajarnya.
ASESMENAwal:- Guru meminta murid menyebutkan minimal 3 simbol flowchart beserta fungsinya untuk mengukur pemahaman prasyarat.
- Guru mengajukan pertanyaan lisan: 'Apa perbedaan langkah berurutan dan langkah bersyarat dalam algoritma?' untuk memetakan kesiapan belajar.
Proses:- Guru mengamati ketepatan murid dalam mengidentifikasi langkah tetap dan langkah percabangan pada teks prosedur.
- Guru memeriksa kesesuaian simbol flowchart yang digunakan murid (proses, decision, input/output, terminator) selama aktivitas berlangsung.
- Guru mencatat kemampuan murid dalam menjelaskan alur flowchart saat presentasi.
Akhir:- Murid mengerjakan 2 soal tertulis: (1) Diberikan deskripsi masalah sederhana, murid menyusun langkah logika dan menggambar flowchart; (2) Diberikan flowchart, murid mengidentifikasi jenis logika yang digunakan dan menjelaskan alurnya.
- Produk flowchart dari Aktivitas AP-K10-05 dan AP-K10-06 dinilai dengan rubrik penilaian.
Formatif:- Observasi proses kerja murid selama Aktivitas AP-K10-05 dan AP-K10-06.
- Tanya jawab lisan saat presentasi flowchart dan tanggapan antar murid.
- Catatan sticky note refleksi murid.
Sumatif:- Penilaian produk flowchart Aktivitas AP-K10-05 dan AP-K10-06 menggunakan rubrik.
- Soal tertulis singkat (2 soal) konversi logika algoritma ke flowchart di akhir pembelajaran.
RUBRIK PENILAIAN| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Ketepatan Simbol Flowchart | Menggunakan simbol flowchart secara tidak tepat pada lebih dari 3 bagian; belum memahami fungsi simbol. | Menggunakan simbol flowchart dengan tepat pada sebagian besar bagian, namun masih terdapat 2-3 kesalahan. | Menggunakan simbol flowchart dengan tepat, hanya terdapat 1 kesalahan minor. | Menggunakan seluruh simbol flowchart dengan tepat dan konsisten tanpa kesalahan. | | Kelengkapan dan Sistematika Alur | Flowchart tidak memiliki alur yang jelas; banyak langkah yang hilang atau tidak berurutan. | Flowchart memiliki alur dari Start ke End namun beberapa langkah tidak berurutan atau ada langkah yang terlewat. | Flowchart memiliki alur lengkap dan sistematis dari Start ke End dengan seluruh langkah tercantum, terdapat sedikit kekurangan pada penempatan. | Flowchart lengkap, sistematis, logis dari Start ke End; setiap langkah terhubung dengan tepat dan mudah dipahami. | | Penerapan Logika Percabangan dan Perulangan | Belum mampu mengidentifikasi dan merepresentasikan logika percabangan atau perulangan dalam flowchart. | Mampu mengidentifikasi logika percabangan/perulangan namun representasi dalam flowchart belum tepat. | Mampu merepresentasikan logika percabangan dan/atau perulangan dalam flowchart dengan tepat, terdapat sedikit ketidaksesuaian. | Merepresentasikan logika percabangan dan perulangan secara tepat, termasuk kondisi dan alur Ya/Tidak yang jelas dan benar. | | Kemampuan Komunikasi dan Presentasi | Tidak mampu menjelaskan alur flowchart yang dibuat; jawaban tidak relevan. | Mampu menjelaskan alur flowchart secara garis besar namun kurang rinci dan kurang percaya diri. | Mampu menjelaskan alur flowchart dengan rinci dan cukup percaya diri, sesekali membutuhkan bantuan. | Mampu menjelaskan alur flowchart dengan rinci, percaya diri, dan mampu menjawab pertanyaan dari teman atau guru dengan tepat. |
REFLEKSIRefleksi Guru:- Apakah seluruh murid mampu mengonversi teks prosedur menjadi flowchart? Bagian mana yang paling sulit bagi mereka?
- Apakah strategi diferensiasi (template setengah jadi dan tantangan nested IF) efektif memfasilitasi keberagaman kecepatan belajar?
- Apakah alokasi waktu 2x45 menit cukup untuk menyelesaikan kedua aktivitas dan presentasi? Penyesuaian apa yang perlu dilakukan di pertemuan berikutnya?
Refleksi Murid:- Apa hal baru yang saya pelajari hari ini tentang hubungan logika pemrograman dan flowchart?
- Bagian mana dari pembuatan flowchart yang masih saya rasa sulit? Apa rencana saya untuk memperbaikinya?
- Bagaimana saya bisa menggunakan flowchart untuk menyelesaikan masalah di kehidupan sehari-hari?
SUMBER BELAJAR- Buku Siswa Koding dan Kecerdasan Artifisial untuk SMA/MA Kelas X, Kemdikbud.
- Buku Panduan Guru Koding dan Kecerdasan Artifisial untuk SMA/MA Kelas X, Kemdikbud.
- Rubrik penilaian aktivitas AP-K10-05: https://buku.kemdikbud.go.id/s/kka10n
- Rubrik penilaian aktivitas AP-K10-06 (tersedia di buku guru).
- Laptop, LCD proyektor, papan tulis, spidol warna.
- Kertas A4 atau buku gambar untuk menggambar flowchart.
- Aplikasi flowchart digital (opsional): draw.io, Canva, atau Microsoft Visio.
|