Modul AjarPertemuan 1Bab 3Fase DSemester 2

Modul Ajar IPS Kelas 8: Pengertian dan Jenis-Jenis Bencana di Indonesia

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran IPS kelas 8 dengan topik "Pengertian dan Jenis-Jenis Bencana di Indonesia". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar IPS Kelas 8: Pengertian dan Jenis-Jenis Bencana di Indonesia

IPS - Kelas 8

Bab 3 - Pertemuan 1

MODUL AJAR

IPS — Kelas 8 (Fase D)

Topik: Pengertian dan Jenis-Jenis Bencana di Indonesia

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranIPS
Fase / KelasFase D / Kelas 8
TopikPengertian dan Jenis-Jenis Bencana di Indonesia
Alokasi Waktu2x40 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid mampu menjelaskan pengertian bencana dan mengklasifikasikan jenis-jenis bencana (alam, nonalam, sosial) berdasarkan UU No. 24 Tahun 2007 dengan tepat.
  2. Murid mampu mengidentifikasi contoh bencana yang terjadi di Indonesia dan mengaitkannya dengan faktor aktivitas manusia serta kondisi geografis wilayah Indonesia.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Pernahkah kalian mengalami atau menyaksikan bencana di lingkungan sekitar? Apa yang kalian rasakan saat itu?
  2. Mengapa Indonesia sering mengalami berbagai jenis bencana dibandingkan negara lain?
  3. Apakah semua bencana disebabkan oleh alam, atau ada peran manusia di dalamnya?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pelajaran dengan salam, berdoa, dan memeriksa kehadiran murid.
  • Guru melakukan asesmen awal (diagnostik) dengan mengajukan pertanyaan: 'Apa yang kalian ketahui tentang bencana? Sebutkan satu contoh bencana yang pernah terjadi di Indonesia!'
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan manfaat memahami jenis-jenis bencana untuk kehidupan sehari-hari.
  • Guru menampilkan dua gambar kontras (gunung meletus dan wabah penyakit) sebagai pemantik diskusi awal dan bertanya: 'Apakah kedua peristiwa ini termasuk jenis bencana yang sama?'

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menayangkan video singkat (2-3 menit) tentang bencana di Indonesia untuk membangun konteks dan menarik perhatian murid.
  • Murid membaca teks tentang pengertian bencana berdasarkan UU No. 24 Tahun 2007 dari Buku Siswa halaman terkait secara mandiri.
  • Guru menjelaskan definisi bencana dan menguraikan tiga klasifikasi bencana: bencana alam, bencana nonalam, dan bencana sosial beserta contoh masing-masing.
  • Murid mencatat poin-poin penting dalam graphic organizer (peta konsep) yang membedakan tiga jenis bencana.
  • Guru mengecek pemahaman dengan teknik 'thumbs up/down' untuk memastikan murid memahami perbedaan ketiga jenis bencana.

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Murid dibagi menjadi kelompok kecil (4-5 orang) secara heterogen.
  • Setiap kelompok menerima lembar kerja berisi tabel klasifikasi bencana dengan kolom: Nama Bencana, Jenis (Alam/Nonalam/Sosial), Faktor Penyebab, dan Kaitannya dengan Kondisi Geografis atau Aktivitas Manusia.
  • Kelompok berdiskusi mengidentifikasi minimal 6 contoh bencana yang terjadi di Indonesia dan mengklasifikasikannya ke dalam tiga jenis bencana.
  • Murid mengaitkan bencana yang diidentifikasi dengan faktor geografis Indonesia (letak di Ring of Fire, iklim tropis, dll.) dan faktor aktivitas manusia (penebangan hutan, pencemaran, konflik sosial).
  • Perwakilan setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusi di depan kelas, kelompok lain memberikan tanggapan atau pertanyaan.
  • Guru memberikan umpan balik dan klarifikasi terhadap hasil presentasi kelompok.

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Murid kembali ke tempat duduk masing-masing dan menuliskan 3 hal baru yang dipelajari hari ini serta 1 hal yang masih ingin diketahui lebih lanjut (teknik 3-2-1).
  • Guru memfasilitasi diskusi singkat: 'Dari bencana yang sudah kita pelajari, mana yang paling mungkin terjadi di daerah kita? Mengapa?'
  • Murid mengevaluasi proses kerja kelompoknya dengan menjawab: 'Apa yang sudah berjalan baik dalam kelompok? Apa yang perlu diperbaiki?'
  • Guru bersama murid menyimpulkan pembelajaran hari ini tentang pengertian dan jenis-jenis bencana di Indonesia.

Penutup:

  • Guru memberikan asesmen akhir berupa 3 soal tertulis singkat untuk mengukur pemahaman murid terhadap pengertian dan klasifikasi bencana.
  • Guru memberikan informasi tentang materi pertemuan berikutnya terkait mitigasi bencana.
  • Guru menutup pembelajaran dengan refleksi kebersyukuran atas keselamatan dan mengajak murid berdoa bersama.

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang membutuhkan bantuan lebih diberikan teks bacaan dengan kalimat lebih sederhana dan gambar pendukung. Murid yang lebih cepat diberikan artikel tambahan tentang studi kasus bencana terkini.
  • Proses: Murid yang membutuhkan bantuan lebih didampingi guru atau tutor sebaya saat diskusi kelompok. Murid cepat ditantang untuk menganalisis hubungan sebab-akibat bencana lebih mendalam.
  • Produk: Murid yang membutuhkan bantuan lebih mengisi tabel klasifikasi dengan pilihan jawaban yang disediakan. Murid cepat diminta membuat peta konsep mandiri tanpa panduan dan menambahkan analisis faktor penyebab.

ASESMEN

Awal:

  • Guru mengajukan pertanyaan lisan di awal: 'Apa yang kalian ketahui tentang bencana? Sebutkan satu contoh bencana yang pernah terjadi di Indonesia!'
  • Guru meminta murid menuliskan di sticky note: satu kata yang terlintas saat mendengar kata 'bencana' untuk memetakan pengetahuan awal.

Proses:

  • Observasi partisipasi murid dalam diskusi kelompok menggunakan lembar pengamatan (keaktifan, kontribusi ide, kemampuan berargumen).
  • Pengecekan pemahaman melalui teknik thumbs up/down setelah penjelasan guru tentang klasifikasi bencana.
  • Penilaian kualitas tanggapan dan pertanyaan murid saat presentasi kelompok lain.

Akhir:

  • Soal uraian 1: Jelaskan pengertian bencana menurut UU No. 24 Tahun 2007!
  • Soal uraian 2: Klasifikasikan bencana berikut ke dalam jenis yang tepat (alam, nonalam, sosial): gempa bumi, wabah penyakit, konflik antarkelompok, tsunami, kegagalan teknologi. Berikan alasannya!
  • Soal uraian 3: Pilihlah satu bencana yang sering terjadi di Indonesia, jelaskan kaitannya dengan kondisi geografis atau aktivitas manusia!

Formatif:

  • Observasi keaktifan diskusi kelompok menggunakan lembar pengamatan.
  • Teknik thumbs up/down untuk mengecek pemahaman selama tahap Memahami.
  • Umpan balik lisan saat presentasi kelompok.

Sumatif:

  • Soal tertulis singkat (3 soal uraian) tentang pengertian bencana dan klasifikasinya.
  • Penilaian lembar kerja kelompok (tabel klasifikasi bencana).

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Pemahaman pengertian bencana (TP 8.3.1.1)Belum mampu menyebutkan pengertian bencana dan tidak dapat membedakan jenis-jenis bencana.Mampu menyebutkan pengertian bencana secara umum tetapi belum tepat mengklasifikasikan ketiga jenis bencana.Mampu menjelaskan pengertian bencana sesuai UU No. 24/2007 dan mengklasifikasikan ketiga jenis bencana dengan benar meskipun contoh belum lengkap.Mampu menjelaskan pengertian bencana secara lengkap dan tepat sesuai UU No. 24/2007 serta mengklasifikasikan ketiga jenis bencana disertai contoh yang relevan dan beragam.
Identifikasi contoh dan kaitan faktor penyebab (TP 8.3.1.2)Belum mampu menyebutkan contoh bencana di Indonesia dan tidak dapat mengaitkan dengan faktor penyebab.Mampu menyebutkan 1-2 contoh bencana di Indonesia tetapi belum dapat mengaitkan dengan faktor geografis atau aktivitas manusia.Mampu mengidentifikasi beberapa contoh bencana di Indonesia dan mengaitkan sebagian dengan faktor geografis atau aktivitas manusia.Mampu mengidentifikasi beragam contoh bencana di Indonesia secara tepat dan mengaitkannya dengan faktor kondisi geografis serta aktivitas manusia secara logis dan mendalam.
Kolaborasi dalam diskusi kelompokTidak berpartisipasi dalam diskusi kelompok dan tidak memberikan kontribusi.Berpartisipasi secara pasif, hanya mengikuti arahan teman tanpa memberikan ide sendiri.Berpartisipasi aktif dalam diskusi, memberikan ide dan menanggapi pendapat teman dengan sopan.Berpartisipasi aktif, memimpin diskusi dengan baik, menghargai pendapat semua anggota, dan mampu menyintesis berbagai ide menjadi kesimpulan kelompok.
Komunikasi hasil diskusiTidak mampu menyampaikan hasil diskusi secara lisan maupun tulisan.Mampu menyampaikan hasil diskusi tetapi kurang terstruktur dan sulit dipahami.Mampu menyampaikan hasil diskusi secara terstruktur dengan bahasa yang cukup jelas.Mampu menyampaikan hasil diskusi secara terstruktur, jelas, dan meyakinkan disertai data atau contoh pendukung yang relevan.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah seluruh murid mencapai tujuan pembelajaran hari ini? Berapa persen yang sudah memahami klasifikasi bencana dengan tepat?
  • Apakah strategi diskusi kelompok efektif untuk memfasilitasi pemahaman murid? Apa yang perlu disesuaikan?
  • Apakah diferensiasi yang diberikan sudah membantu murid dengan kemampuan berbeda? Bagian mana yang perlu diperbaiki?
  • Apakah alokasi waktu untuk setiap tahap (Memahami, Mengaplikasi, Merefleksi) sudah proporsional?

Refleksi Murid:

  • Apa tiga hal baru yang saya pelajari hari ini tentang bencana?
  • Bagian mana dari pembelajaran hari ini yang paling menarik dan mengapa?
  • Apakah saya sudah bisa membedakan bencana alam, nonalam, dan sosial? Jika belum, bagian mana yang masih membingungkan?
  • Apa yang akan saya lakukan untuk lebih siap menghadapi bencana di lingkungan saya?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa IPS SMP/MTs Kelas VIII, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Bab 3: Perubahan dan Keberlanjutan dalam Kehidupan Masyarakat).
  2. Buku Guru IPS SMP/MTs Kelas VIII, Kemendikbudristek.
  3. Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana.
  4. Video pembelajaran tentang bencana di Indonesia (sumber: kanal resmi BNPB atau media edukasi terpercaya).
  5. Peta rawan bencana Indonesia dari BNPB (https://bnpb.go.id).
  6. Gambar/foto dokumentasi bencana alam, nonalam, dan sosial di Indonesia.
  7. Lembar Kerja Murid (LKPD) berisi tabel klasifikasi bencana.
  8. Sticky notes, spidol, dan kertas plano untuk kegiatan kelompok.

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.