Modul AjarPertemuan 5Bab 2Fase DSemester 1

Modul Ajar IPS Kelas 8: Aktivitas Manusia Melalui Lembaga Keuangan: Bank Perkreditan Rakyat dan Lembaga Keuangan Non-Bank

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran IPS kelas 8 dengan topik "Aktivitas Manusia Melalui Lembaga Keuangan: Bank Perkreditan Rakyat dan Lembaga Keuangan Non-Bank". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar IPS Kelas 8: Aktivitas Manusia Melalui Lembaga Keuangan: Bank Perkreditan Rakyat dan Lembaga Keuangan Non-Bank

IPS - Kelas 8

Bab 2 - Pertemuan 5

MODUL AJAR

IPS — Kelas 8 (Fase D)

Topik: Aktivitas Manusia Melalui Lembaga Keuangan: Bank Perkreditan Rakyat dan Lembaga Keuangan Non-Bank

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranIPS
Fase / KelasFase D / Kelas 8
TopikAktivitas Manusia Melalui Lembaga Keuangan: Bank Perkreditan Rakyat dan Lembaga Keuangan Non-Bank
Alokasi Waktu2x40 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menerangkan aktivitas manusia dalam memanfaatkan Bank Perkreditan Rakyat (BPR) untuk memenuhi kebutuhan ekonomi masyarakat.
  2. Murid dapat membandingkan aktivitas manusia melalui berbagai jenis lembaga keuangan berdasarkan fungsi dan perannya.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Pernahkah kalian atau keluarga kalian menabung atau meminjam uang di Bank Perkreditan Rakyat? Apa bedanya dengan bank umum?
  2. Mengapa masyarakat di desa atau pasar tradisional lebih sering menggunakan BPR atau lembaga keuangan non-bank dibanding bank umum?
  3. Apa yang akan terjadi jika tidak ada lembaga keuangan sama sekali di lingkungan kita?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan doa bersama.
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini: menerangkan aktivitas manusia melalui BPR dan membandingkan berbagai lembaga keuangan.
  • Guru melakukan asesmen awal diagnostik: meminta 3-4 murid menyebutkan lembaga keuangan yang mereka ketahui dan pengalaman keluarga terkait perbankan (tanya jawab lisan singkat 3 menit).
  • Guru menampilkan pertanyaan pemantik dan mengajak murid berpikir sejenak sebelum memulai kegiatan inti.

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menayangkan infografis atau slide singkat tentang definisi BPR menurut OJK, kegiatan usaha BPR (menghimpun dana, memberikan kredit, pembiayaan syariah, menempatkan dana di bank lain), dan larangan BPR (tidak boleh menerima giro, valas, asuransi).
  • Murid membaca teks pendek dari Buku Siswa halaman terkait BPR dan lembaga keuangan non-bank (koperasi simpan pinjam, pegadaian, asuransi, pasar modal) selama 5 menit.
  • Guru memfasilitasi tanya jawab klasikal: murid mengajukan pertanyaan klarifikasi tentang perbedaan BPR dengan bank umum dan contoh lembaga keuangan non-bank.
  • Guru menekankan pengetahuan esensial: fungsi BPR melayani masyarakat kecil/menengah, serta peran lembaga keuangan non-bank dalam menyediakan alternatif pembiayaan.

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Murid dibagi menjadi kelompok (4-5 orang). Setiap kelompok mendapat lembar kerja berisi tabel perbandingan: kolom untuk BPR, bank umum, koperasi simpan pinjam, pegadaian, dan asuransi.
  • Setiap kelompok mengisi kolom tabel berdasarkan kriteria: jenis layanan, sasaran nasabah, contoh produk, kelebihan, dan keterbatasan.
  • Kelompok berdiskusi mengaitkan contoh aktivitas masyarakat sekitar yang memanfaatkan BPR atau lembaga keuangan non-bank (misal: pedagang pasar mengambil kredit di BPR, ibu rumah tangga menggadaikan emas di pegadaian).
  • Perwakilan dua kelompok mempresentasikan hasil tabel perbandingan di depan kelas; kelompok lain memberi tanggapan atau pertanyaan.

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Murid secara individu menuliskan 3 hal baru yang dipelajari dan 1 hal yang masih ingin diketahui lebih lanjut tentang lembaga keuangan.
  • Guru memfasilitasi refleksi klasikal: Apa manfaat BPR bagi masyarakat kecil? Lembaga keuangan mana yang paling sesuai untuk kebutuhan tertentu (menabung, meminjam, proteksi risiko)?
  • Murid mengevaluasi proses kerja kelompoknya: apakah kolaborasi berjalan baik, apa yang bisa diperbaiki di pertemuan berikutnya.

Penutup:

  • Guru bersama murid menyimpulkan poin-poin utama: definisi dan kegiatan BPR, perbedaan BPR dengan bank umum, serta jenis-jenis lembaga keuangan non-bank.
  • Guru memberikan asesmen akhir berupa 3 soal uraian singkat (dikerjakan 5 menit).
  • Guru menyampaikan rencana tindak lanjut: pertemuan berikutnya akan membahas peran lembaga keuangan dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.
  • Guru menutup pembelajaran dengan doa dan salam.

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang membutuhkan dukungan lebih mendapat ringkasan poin-poin BPR dalam bentuk peta konsep sederhana; murid cepat mendapat bacaan tambahan tentang fintech dan perbandingannya dengan BPR.
  • Proses: Kelompok heterogen dipandu tutor sebaya; murid cepat berperan sebagai fasilitator diskusi kelompok.
  • Produk: Murid yang membutuhkan dukungan cukup mengisi tabel perbandingan 3 kolom (BPR, bank umum, koperasi); murid cepat mengisi 5 kolom lengkap dan menambahkan analisis kelebihan-kekurangan masing-masing.

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab lisan: Sebutkan lembaga keuangan yang kamu ketahui dan jelaskan satu pengalaman keluargamu terkait perbankan atau lembaga keuangan lain.

Proses:

  • Observasi keaktifan murid dalam diskusi kelompok (apakah berkontribusi ide, bertanya, menanggapi).
  • Pemeriksaan tabel perbandingan kelompok: apakah kriteria terisi dengan tepat dan didukung contoh konkret.
  • Umpan balik lisan guru saat presentasi kelompok terhadap ketepatan perbandingan fungsi lembaga keuangan.

Akhir:

  • Soal uraian 1: Jelaskan minimal 3 kegiatan usaha BPR dan manfaatnya bagi masyarakat kecil.
  • Soal uraian 2: Bandingkan BPR dengan bank umum berdasarkan jenis layanan dan sasaran nasabah.
  • Soal uraian 3: Sebutkan 2 contoh lembaga keuangan non-bank dan jelaskan peran masing-masing dalam memenuhi kebutuhan ekonomi masyarakat.

Formatif:

  • Observasi partisipasi diskusi kelompok menggunakan checklist.
  • Tanya jawab lisan saat tahap Memahami untuk mengecek pemahaman konsep BPR.
  • Penilaian lembar kerja tabel perbandingan (kelengkapan, ketepatan isi).

Sumatif:

  • Soal uraian singkat 3 butir di akhir pembelajaran (menerangkan fungsi BPR, menyebutkan kegiatan usaha BPR, dan membandingkan BPR dengan satu lembaga keuangan non-bank).

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Pemahaman Konsep BPR (TP 8.2.5.1)Tidak dapat menyebutkan kegiatan usaha BPR atau menyebutkan dengan banyak kesalahan.Menyebutkan 1-2 kegiatan usaha BPR tetapi penjelasan belum lengkap atau kurang tepat.Menerangkan 3 kegiatan usaha BPR dengan benar dan menyertakan contoh manfaat bagi masyarakat.Menerangkan kegiatan usaha BPR secara lengkap, menyertakan contoh konkret dari lingkungan sekitar, dan menjelaskan relevansinya bagi masyarakat kecil/menengah.
Keterampilan Membandingkan Lembaga Keuangan (TP 8.2.5.2)Tidak dapat menunjukkan perbedaan antarjenis lembaga keuangan.Menyebutkan 1-2 perbedaan tetapi belum menggunakan kriteria yang jelas (fungsi, sasaran, produk).Membandingkan minimal 3 lembaga keuangan dengan kriteria yang tepat dan terstruktur.Membandingkan berbagai lembaga keuangan secara sistematis menggunakan beragam kriteria, menyertakan contoh aktivitas masyarakat, dan menarik kesimpulan tentang kesesuaian lembaga dengan kebutuhan tertentu.
Kolaborasi dan KomunikasiTidak berpartisipasi dalam diskusi kelompok dan tidak menyampaikan pendapat.Berpartisipasi pasif, sesekali menanggapi tetapi belum menyumbang ide substansial.Aktif berdiskusi, menyumbang ide, dan mampu mempresentasikan hasil kerja kelompok dengan jelas.Memimpin diskusi secara kolaboratif, menghargai pendapat anggota lain, mempresentasikan dengan sistematis, dan menanggapi pertanyaan dengan argumen yang didukung data.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah murid mampu membedakan BPR dengan bank umum dan lembaga keuangan non-bank setelah pembelajaran?
  • Apakah strategi kerja kelompok dan tabel perbandingan efektif memfasilitasi pencapaian TP?
  • Murid mana yang masih memerlukan pendampingan tambahan dan strategi apa yang bisa diterapkan?

Refleksi Murid:

  • Apa 3 hal baru yang saya pelajari hari ini tentang BPR dan lembaga keuangan non-bank?
  • Lembaga keuangan mana yang menurut saya paling bermanfaat untuk keluarga saya dan mengapa?
  • Apa yang masih ingin saya ketahui lebih lanjut tentang lembaga keuangan?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa IPS Kelas VIII SMP/MTs (Kemendikbudristek), Bab 2: Ragam Aktivitas Manusia.
  2. Buku Guru IPS Kelas VIII SMP/MTs (Kemendikbudristek), panduan subbab Lembaga Keuangan.
  3. Infografis atau slide presentasi tentang BPR dan lembaga keuangan non-bank (disiapkan guru).
  4. Website resmi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) — www.ojk.go.id untuk data dan regulasi terkini.
  5. Lembar kerja tabel perbandingan lembaga keuangan (disiapkan guru).
  6. Video pendek tentang peran BPR di masyarakat pedesaan (opsional, dari kanal YouTube OJK atau Bank Indonesia).

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.