Modul AjarPertemuan 7Bab 1Fase DSemester 1

Modul Ajar IPS Kelas 8: Adaptasi Masyarakat Indonesia terhadap Perubahan Iklim dan Mitigasi Bencana

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran IPS kelas 8 dengan topik "Adaptasi Masyarakat Indonesia terhadap Perubahan Iklim dan Mitigasi Bencana". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar IPS Kelas 8: Adaptasi Masyarakat Indonesia terhadap Perubahan Iklim dan Mitigasi Bencana

IPS - Kelas 8

Bab 1 - Pertemuan 7

MODUL AJAR

IPS — Kelas 8 (Fase D)

Topik: Adaptasi Masyarakat Indonesia terhadap Perubahan Iklim dan Mitigasi Bencana

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranIPS
Fase / KelasFase D / Kelas 8
TopikAdaptasi Masyarakat Indonesia terhadap Perubahan Iklim dan Mitigasi Bencana
Alokasi Waktu2x40 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat merefleksikan pola adaptasi yang dilakukan masyarakat Indonesia dalam menghadapi perubahan iklim dan menjelaskan upaya mitigasi bencana dalam konteks lokal dan nasional.
  2. Murid dapat merancang secara kolaboratif rencana sederhana mitigasi bencana atau adaptasi perubahan iklim yang relevan dengan kondisi lingkungan sekitar tempat tinggal mereka.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Pernahkah kalian merasakan dampak cuaca ekstrem di lingkungan tempat tinggal kalian? Apa yang dilakukan masyarakat untuk menghadapinya?
  2. Menurut kalian, mengapa beberapa daerah di Indonesia lebih rentan terhadap bencana iklim dibanding daerah lain?
  3. Jika kalian menjadi kepala desa, langkah apa yang pertama kali kalian ambil untuk melindungi warga dari bencana?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pelajaran dengan salam, doa, dan memeriksa kehadiran murid.
  • Guru menampilkan foto atau video singkat (1-2 menit) tentang dampak bencana terkait perubahan iklim di Indonesia (banjir, longsor, kekeringan).
  • Guru mengajukan pertanyaan pemantik: 'Pernahkah kalian merasakan dampak cuaca ekstrem di lingkungan tempat tinggal kalian?'
  • Guru melakukan asesmen awal diagnostik dengan meminta murid menuliskan di sticky note: satu contoh bencana di daerah mereka dan satu cara masyarakat menghadapinya.
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan alur kegiatan hari ini.

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menyajikan infografis atau peta persebaran bencana iklim di Indonesia (banjir rob, kekeringan, badai tropis) beserta data singkat.
  • Murid mengamati infografis dan mencatat pola: daerah mana yang terdampak, jenis bencana, dan frekuensinya.
  • Guru menjelaskan konsep adaptasi (menyesuaikan diri terhadap perubahan iklim) dan mitigasi bencana (upaya mengurangi risiko sebelum bencana terjadi) dengan contoh konkret lokal dan nasional.
  • Murid membaca teks pendek tentang contoh adaptasi masyarakat pesisir (rumah panggung, mangrove) dan masyarakat pegunungan (terasering, peringatan dini longsor).
  • Guru memfasilitasi tanya jawab untuk memastikan pemahaman konsep adaptasi dan mitigasi.

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Murid dibagi menjadi kelompok (4-5 orang) secara heterogen.
  • Setiap kelompok mendiskusikan kondisi lingkungan sekitar tempat tinggal mereka: jenis ancaman bencana iklim yang paling relevan.
  • Setiap kelompok merancang rencana sederhana mitigasi bencana atau adaptasi perubahan iklim untuk lingkungan mereka menggunakan lembar kerja terstruktur (berisi kolom: ancaman, penyebab, rencana aksi, pihak yang terlibat, alat/sumber daya yang dibutuhkan).
  • Guru berkeliling memberikan scaffolding dan umpan balik formatif kepada kelompok yang membutuhkan bantuan.
  • Dua kelompok mempresentasikan rancangan mereka di depan kelas; kelompok lain memberikan tanggapan atau pertanyaan kritis.

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Murid kembali ke tempat duduk masing-masing dan menuliskan refleksi individual: (1) Apa yang baru saya pahami tentang adaptasi dan mitigasi? (2) Apa kekuatan dan kelemahan rancangan kelompok saya? (3) Apa yang akan saya lakukan sebagai tindak lanjut di lingkungan saya?
  • Guru memfasilitasi dua-tiga murid untuk berbagi refleksi secara lisan.
  • Guru memberikan penguatan tentang pentingnya peran aktif setiap warga dalam mitigasi bencana dan kaitannya dengan SDGs (Tujuan 13: Penanganan Perubahan Iklim).

Penutup:

  • Guru bersama murid menyimpulkan pembelajaran: perbedaan adaptasi dan mitigasi, serta pentingnya rencana aksi berbasis kondisi lokal.
  • Guru melakukan asesmen akhir: murid mengerjakan kuis singkat 3 soal (2 pilihan ganda, 1 uraian pendek) tentang konsep adaptasi, mitigasi, dan penerapannya.
  • Guru menyampaikan rencana tindak lanjut: kelompok dapat menyempurnakan rancangan untuk dipresentasikan pada pertemuan berikutnya atau ditindaklanjuti sebagai proyek kecil.
  • Guru menutup pembelajaran dengan doa dan salam.

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang membutuhkan dukungan lebih mendapat teks bacaan dengan penjelasan lebih sederhana dan visual tambahan (gambar ilustrasi). Murid yang sudah mahir mendapat artikel kasus nyata yang lebih kompleks untuk dianalisis.
  • Proses: Kelompok heterogen memungkinkan peer tutoring. Guru memberikan pertanyaan pemandu bertahap bagi kelompok yang kesulitan, sementara kelompok cepat ditantang menambahkan analisis biaya-manfaat pada rancangan mereka.
  • Produk: Murid yang membutuhkan dukungan cukup membuat rancangan dalam bentuk peta konsep sederhana. Murid yang sudah mahir dapat membuat rancangan tertulis lengkap atau poster infografis.

ASESMEN

Awal:

  • Murid menuliskan di sticky note: satu contoh bencana terkait perubahan iklim di daerah mereka dan satu cara masyarakat setempat menghadapinya. Guru menggunakan hasilnya untuk mengetahui pengetahuan awal dan menyesuaikan penjelasan.

Proses:

  • Guru mengamati partisipasi dan kontribusi setiap anggota kelompok selama diskusi menggunakan lembar observasi sederhana.
  • Guru memberikan pertanyaan klarifikasi saat berkeliling: 'Mengapa kelompok kalian memilih rencana ini? Apa dasar pertimbangannya?'
  • Guru memeriksa kelengkapan dan logika lembar kerja rancangan sebelum presentasi.

Akhir:

  • Kuis individu 3 soal: (1) Jelaskan perbedaan adaptasi dan mitigasi bencana! (2) Sebutkan dua contoh adaptasi masyarakat Indonesia terhadap perubahan iklim! (3) Pilihan ganda tentang langkah mitigasi yang tepat untuk jenis bencana tertentu.
  • Penilaian produk kelompok (rancangan mitigasi/adaptasi) menggunakan rubrik 4 level.

Formatif:

  • Observasi keterlibatan murid dalam diskusi kelompok dan presentasi.
  • Tanya jawab lisan selama tahap Memahami untuk mengecek pemahaman konsep.
  • Umpan balik tertulis pada lembar kerja rancangan kelompok.

Sumatif:

  • Kuis tertulis 3 soal di akhir pembelajaran (2 pilihan ganda, 1 uraian pendek).
  • Penilaian produk rancangan mitigasi/adaptasi kelompok menggunakan rubrik.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Pemahaman Konsep Adaptasi dan MitigasiBelum dapat membedakan adaptasi dan mitigasi; tidak mampu memberikan contoh.Dapat menyebutkan pengertian adaptasi atau mitigasi tetapi belum mampu membedakan keduanya dengan tepat; contoh terbatas.Dapat menjelaskan perbedaan adaptasi dan mitigasi dengan tepat dan memberikan contoh lokal atau nasional.Dapat menjelaskan perbedaan adaptasi dan mitigasi secara mendalam, memberikan contoh lokal dan nasional, serta mengaitkannya dengan SDGs.
Kualitas Rancangan Mitigasi/AdaptasiRancangan tidak jelas, tidak relevan dengan kondisi lingkungan sekitar, dan tidak memuat langkah aksi.Rancangan memuat satu langkah aksi yang relevan tetapi belum lengkap (belum mencakup pihak terlibat atau sumber daya).Rancangan memuat langkah aksi yang logis, relevan dengan kondisi lokal, mencakup pihak terlibat dan sumber daya yang dibutuhkan.Rancangan komprehensif, logis, relevan, mencakup analisis ancaman, langkah aksi bertahap, pihak terlibat, sumber daya, dan indikator keberhasilan.
Kolaborasi dalam KelompokTidak berkontribusi dalam diskusi kelompok; bergantung sepenuhnya pada anggota lain.Sesekali berkontribusi dalam diskusi tetapi belum aktif mendengarkan atau menanggapi ide anggota lain.Aktif berkontribusi, mendengarkan ide orang lain, dan berpartisipasi dalam pengambilan keputusan kelompok.Memimpin atau menggerakkan diskusi secara positif, menghargai perbedaan pendapat, membantu anggota lain, dan menghasilkan kesepakatan bersama.
Kemampuan RefleksiTidak menuliskan refleksi atau refleksi tidak terkait dengan materi pembelajaran.Menuliskan refleksi singkat tetapi hanya berupa pengulangan materi tanpa pemaknaan pribadi.Menuliskan refleksi yang menunjukkan pemaknaan pribadi terhadap konsep adaptasi/mitigasi dan mengidentifikasi kekuatan/kelemahan rancangan.Refleksi mendalam yang mencakup pemaknaan pribadi, evaluasi kritis terhadap rancangan, dan rencana tindak lanjut konkret yang dapat diterapkan di lingkungan sekitar.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah seluruh murid dapat memahami perbedaan konsep adaptasi dan mitigasi?
  • Apakah kegiatan diskusi kelompok berjalan efektif dan semua anggota berkontribusi?
  • Strategi apa yang perlu saya ubah untuk pertemuan selanjutnya agar murid yang masih kesulitan dapat lebih terbantu?
  • Apakah alokasi waktu untuk setiap tahap pembelajaran sudah proporsional?

Refleksi Murid:

  • Apa hal baru yang saya pelajari hari ini tentang cara masyarakat Indonesia menghadapi perubahan iklim?
  • Apa yang masih membingungkan atau ingin saya pelajari lebih lanjut?
  • Bagaimana saya bisa menerapkan pengetahuan tentang mitigasi bencana di lingkungan tempat tinggal saya?
  • Apa kontribusi saya dalam kerja kelompok hari ini dan apa yang bisa saya tingkatkan?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa IPS SMP/MTs Kelas VIII, Kemendikbudristek (Bab terkait Perubahan Iklim dan Mitigasi Bencana).
  2. Buku Guru IPS SMP/MTs Kelas VIII, Kemendikbudristek.
  3. Infografis peta rawan bencana Indonesia dari BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana).
  4. Video pendek tentang dampak perubahan iklim di Indonesia (sumber: kanal resmi BMKG atau Kemendikbudristek).
  5. Lembar Kerja Murid (LKPD) rancangan mitigasi/adaptasi yang disiapkan guru.
  6. Sticky note dan spidol untuk asesmen awal.
  7. Proyektor/LCD untuk menampilkan infografis dan video.

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.