Modul AjarPertemuan 6Bab 1Fase DSemester 1

Modul Ajar IPS Kelas 8: Dampak Perubahan Iklim terhadap Kehidupan Masyarakat Indonesia dan Potensi Bencana Alam

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran IPS kelas 8 dengan topik "Dampak Perubahan Iklim terhadap Kehidupan Masyarakat Indonesia dan Potensi Bencana Alam". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar IPS Kelas 8: Dampak Perubahan Iklim terhadap Kehidupan Masyarakat Indonesia dan Potensi Bencana Alam

IPS - Kelas 8

Bab 1 - Pertemuan 6

MODUL AJAR

IPS — Kelas 8 (Fase D)

Topik: Dampak Perubahan Iklim terhadap Kehidupan Masyarakat Indonesia dan Potensi Bencana Alam

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranIPS
Fase / KelasFase D / Kelas 8
TopikDampak Perubahan Iklim terhadap Kehidupan Masyarakat Indonesia dan Potensi Bencana Alam
Alokasi Waktu2x40 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat memprediksi dampak perubahan iklim terhadap kehidupan ekonomi, sosial, dan budaya masyarakat Indonesia serta potensi bencana alam yang ditimbulkan.
  2. Murid dapat mengevaluasi studi kasus bencana alam di Indonesia yang berkaitan dengan perubahan iklim dan menarik simpulan mengenai kelompok masyarakat yang paling terdampak.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Pernahkah kalian merasakan cuaca yang sangat panas atau hujan deras berkepanjangan belakangan ini? Mengapa hal itu terjadi?
  2. Siapa saja kelompok masyarakat yang paling menderita ketika bencana banjir atau kekeringan melanda suatu daerah? Mengapa mereka lebih rentan?
  3. Apakah bencana alam yang sering terjadi di Indonesia bisa dicegah atau hanya bisa dikurangi dampaknya?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pelajaran dengan salam, doa, dan memeriksa kehadiran murid.
  • Guru menayangkan foto atau video singkat (1-2 menit) tentang bencana banjir rob di pesisir utara Jawa atau kekeringan di NTT sebagai stimulus awal.
  • Guru mengajukan pertanyaan pemantik: 'Menurut kalian, apa hubungan antara perubahan iklim dan bencana yang kalian lihat tadi?'
  • Guru melakukan asesmen awal (diagnostik) dengan meminta murid menuliskan di sticky note: 2 hal yang mereka ketahui tentang perubahan iklim dan 1 hal yang ingin mereka ketahui (teknik K-W).
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan garis besar kegiatan hari ini.

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menyajikan infografis dampak perubahan iklim di Indonesia yang mencakup tiga aspek: ekonomi (gagal panen, kerusakan infrastruktur), sosial (pengungsian, konflik sumber daya), dan budaya (perubahan pola mata pencaharian tradisional).
  • Murid mengamati infografis dan mencatat poin-poin penting secara individu selama 5 menit.
  • Guru memberikan penjelasan singkat tentang hubungan kausal antara perubahan iklim dan potensi bencana alam: banjir, kekeringan, tanah longsor, kenaikan muka air laut.
  • Murid mengajukan pertanyaan klarifikasi terkait materi yang belum dipahami.

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Murid dibagi menjadi kelompok (4-5 orang) secara heterogen.
  • Setiap kelompok menerima satu studi kasus bencana alam di Indonesia yang berkaitan dengan perubahan iklim (contoh: banjir rob Semarang, kekeringan Gunung Kidul, kebakaran hutan Kalimantan, banjir bandang Luwu Utara).
  • Kelompok menganalisis studi kasus menggunakan lembar kerja dengan panduan pertanyaan: (a) Apa jenis bencananya dan bagaimana kaitannya dengan perubahan iklim? (b) Apa dampak ekonomi, sosial, dan budaya yang ditimbulkan? (c) Kelompok masyarakat mana yang paling terdampak dan mengapa? (d) Apa prediksi kalian jika kondisi ini terus berlanjut?
  • Setiap kelompok berdiskusi selama 15 menit dan menyusun hasil analisis dalam bentuk peta konsep atau tabel ringkasan.
  • Perwakilan dua kelompok mempresentasikan hasil diskusi (masing-masing 3 menit), kelompok lain memberikan tanggapan atau pertanyaan.

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru memfasilitasi diskusi kelas untuk menarik simpulan bersama: kelompok masyarakat mana yang paling rentan terhadap dampak perubahan iklim (masyarakat pesisir, petani, kelompok miskin) dan mengapa.
  • Murid secara individu menulis refleksi singkat (3-5 kalimat) di jurnal belajar: Apa yang saya pelajari hari ini? Mengapa hal ini penting bagi kehidupan saya dan masyarakat sekitar?
  • Guru mengaitkan hasil pembelajaran dengan nilai kewargaan: tanggung jawab bersama dalam menjaga lingkungan dan melindungi kelompok rentan.

Penutup:

  • Guru bersama murid menyimpulkan materi pembelajaran hari ini secara lisan.
  • Guru memberikan asesmen akhir berupa 3 soal tertulis singkat (esai pendek) untuk dikerjakan selama 5 menit.
  • Guru memberikan umpan balik terhadap partisipasi murid dan mengapresiasi kerja kelompok.
  • Guru menyampaikan rencana pembelajaran pertemuan berikutnya dan menutup dengan doa serta salam.

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang memerlukan dukungan lebih mendapatkan studi kasus dengan teks lebih pendek dan dilengkapi gambar/peta visual. Murid cepat mendapatkan studi kasus dengan data statistik tambahan yang memerlukan analisis lebih mendalam.
  • Proses: Murid yang memerlukan dukungan lebih mendapat panduan pertanyaan terstruktur langkah demi langkah. Murid cepat diminta mengembangkan analisis tanpa panduan terstruktur dan menambahkan prediksi jangka panjang.
  • Produk: Murid yang memerlukan dukungan lebih menyajikan hasil dalam bentuk tabel sederhana. Murid cepat menyajikan hasil dalam bentuk peta konsep lengkap disertai rekomendasi solusi.

ASESMEN

Awal:

  • Teknik K-W (Know-Want to know): murid menuliskan 2 hal yang sudah diketahui tentang perubahan iklim dan 1 hal yang ingin diketahui pada sticky note. Guru menggunakan hasilnya untuk menyesuaikan kedalaman penjelasan.

Proses:

  • Observasi guru terhadap keaktifan dan kualitas argumentasi murid saat diskusi kelompok (checklist partisipasi).
  • Penilaian hasil lembar kerja kelompok: ketepatan mengidentifikasi hubungan perubahan iklim-bencana, dampak multidimensi, dan identifikasi kelompok rentan.
  • Umpan balik lisan guru saat presentasi kelompok untuk mengarahkan penalaran kritis.

Akhir:

  • Soal 1: Prediksilah minimal 3 dampak perubahan iklim terhadap kehidupan ekonomi, sosial, dan budaya masyarakat pesisir Indonesia. Jelaskan alasanmu.
  • Soal 2: Berdasarkan studi kasus yang telah dianalisis, kelompok masyarakat mana yang paling terdampak bencana akibat perubahan iklim? Berikan 2 alasan yang mendukung simpulanmu.
  • Soal 3: Jika perubahan iklim terus berlanjut tanpa ada upaya mitigasi, apa yang akan terjadi pada masyarakat petani di daerahmu dalam 10 tahun ke depan? Jelaskan prediksimu.

Formatif:

  • Observasi partisipasi murid dalam diskusi kelompok menggunakan checklist.
  • Penilaian lembar kerja analisis studi kasus (ketepatan identifikasi dampak dan kelompok terdampak).
  • Jurnal refleksi individu untuk mengecek kedalaman pemahaman.

Sumatif:

  • Soal esai pendek (3 soal) di akhir pembelajaran yang mengukur kemampuan memprediksi dampak perubahan iklim dan mengevaluasi studi kasus.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Kemampuan Memprediksi Dampak Perubahan Iklim (TP 8.1.6.1)Belum mampu menyebutkan dampak perubahan iklim atau menyebutkan hanya 1 dampak tanpa penjelasan kausal.Mampu menyebutkan 1-2 dampak perubahan iklim pada satu aspek (ekonomi/sosial/budaya) dengan penjelasan sederhana.Mampu memprediksi dampak perubahan iklim pada 2-3 aspek (ekonomi, sosial, budaya) disertai penjelasan hubungan sebab-akibat yang logis.Mampu memprediksi dampak perubahan iklim secara komprehensif pada aspek ekonomi, sosial, dan budaya serta menghubungkannya dengan potensi bencana alam secara sistematis dengan contoh kontekstual.
Kemampuan Mengevaluasi Studi Kasus dan Menarik Simpulan (TP 8.1.6.2)Belum mampu mengidentifikasi hubungan antara perubahan iklim dan bencana dalam studi kasus, atau simpulan tidak relevan.Mampu mengidentifikasi hubungan perubahan iklim dan bencana tetapi simpulan tentang kelompok terdampak masih dangkal tanpa alasan pendukung.Mampu mengevaluasi studi kasus dengan mengidentifikasi dampak multidimensi dan menarik simpulan tentang kelompok terdampak disertai 1-2 alasan logis.Mampu mengevaluasi studi kasus secara kritis, mengidentifikasi dampak multidimensi secara rinci, dan menarik simpulan tajam tentang kelompok paling terdampak dengan alasan berbasis data dan empati sosial.
Kolaborasi dalam Diskusi KelompokTidak berpartisipasi dalam diskusi atau hanya mengikuti tanpa memberikan kontribusi ide.Berpartisipasi minimal dalam diskusi, sesekali menyampaikan ide tetapi belum menanggapi pendapat teman.Berpartisipasi aktif, menyampaikan ide, dan menanggapi pendapat teman dengan sikap terbuka.Berpartisipasi aktif sebagai inisiator diskusi, menghargai perbedaan pendapat, membantu teman yang kesulitan, dan berkontribusi signifikan pada hasil kelompok.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah murid mampu menghubungkan perubahan iklim dengan dampak multidimensi (ekonomi, sosial, budaya) sesuai tujuan pembelajaran?
  • Apakah studi kasus yang dipilih cukup relevan dan menantang bagi seluruh murid dengan tingkat kemampuan berbeda?
  • Apakah alokasi waktu untuk diskusi kelompok dan presentasi sudah memadai?
  • Strategi apa yang perlu diperbaiki untuk membantu murid yang belum mencapai tujuan pembelajaran?

Refleksi Murid:

  • Apa hal baru yang saya pelajari hari ini tentang dampak perubahan iklim di Indonesia?
  • Kelompok masyarakat mana yang menurut saya paling membutuhkan bantuan saat terjadi bencana akibat perubahan iklim? Mengapa?
  • Apa yang bisa saya lakukan di lingkungan sekitar untuk membantu mengurangi dampak perubahan iklim?
  • Bagian mana dari pembelajaran hari ini yang masih membingungkan dan perlu saya pelajari lebih lanjut?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa IPS SMP/MTs Kelas VIII, Kemendikbudristek (Bab terkait Perubahan Iklim dan Potensi Bencana).
  2. Buku Guru IPS SMP/MTs Kelas VIII, Kemendikbudristek.
  3. Infografis dampak perubahan iklim dari BMKG atau BNPB.
  4. Artikel berita tentang bencana alam terkait perubahan iklim di Indonesia (sumber: media nasional terpercaya).
  5. Video dokumenter singkat tentang banjir rob atau kekeringan di Indonesia (YouTube Kemendikbud atau BNPB).
  6. Lembar Kerja Murid (LKPD) analisis studi kasus bencana alam.
  7. Sticky note, spidol, dan kertas plano untuk aktivitas kelompok.

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.