Modul AjarPertemuan 8Bab 4Fase ESemester 2

Modul Ajar IPS Kelas 10: Ketimpangan dan Keberagaman Kondisi Ekonomi dalam Masyarakat Indonesia

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran IPS kelas 10 dengan topik "Ketimpangan dan Keberagaman Kondisi Ekonomi dalam Masyarakat Indonesia". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar IPS Kelas 10: Ketimpangan dan Keberagaman Kondisi Ekonomi dalam Masyarakat Indonesia

IPS - Kelas 10

Bab 4 - Pertemuan 8

MODUL AJAR

IPS — Kelas 10 (Fase E)

Topik: Ketimpangan dan Keberagaman Kondisi Ekonomi dalam Masyarakat Indonesia

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranIlmu Pengetahuan Sosial (IPS)
Fase / KelasFase E / Kelas 10
TopikKetimpangan dan Keberagaman Kondisi Ekonomi dalam Masyarakat Indonesia
Alokasi Waktu2x45 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid mampu menganalisis ketimpangan ekonomi sebagai salah satu gejala sosial yang muncul akibat keberagaman kondisi ekonomi masyarakat Indonesia.
  2. Murid mampu menarik simpulan tentang faktor-faktor penyebab keberagaman kondisi ekonomi masyarakat Indonesia berdasarkan data dan informasi yang dikumpulkan.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Mengapa di suatu daerah ada kelompok masyarakat yang sangat kaya, sementara di sekitarnya masih banyak yang kesulitan memenuhi kebutuhan pokok?
  2. Faktor apa saja yang menurutmu paling memengaruhi perbedaan kondisi ekonomi antar keluarga di lingkungan sekitarmu?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam, doa, dan mengecek kehadiran murid.
  • Guru mengajak murid melakukan teknik pernapasan sejenak untuk memusatkan perhatian sebelum belajar.
  • Guru memberikan asesmen awal secara lisan mengenai contoh perbedaan ekonomi di lingkungan sekitar.
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan dicapai dan mengaitkannya dengan fenomena kehidupan sehari-hari.

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Murid mengamati gambar atau tayangan video singkat yang menunjukkan kontras kondisi ekonomi di Indonesia (misalnya permukiman padat penduduk berlatar belakang gedung pencakar langit).
  • Murid secara mandiri mencatat ragam gejala sosial yang tampak dari tayangan tersebut dan mengaitkannya dengan konsep ketimpangan ekonomi.

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Murid dibagi ke dalam kelompok kecil (4-5 orang).
  • Setiap kelompok mengumpulkan informasi dari sumber sekunder (artikel berita, data BPS, atau buku teks) mengenai faktor-faktor penyebab keberagaman kondisi ekonomi masyarakat Indonesia.
  • Murid dalam kelompok berdiskusi menganalisis data tersebut untuk menemukan akar masalah ketimpangan ekonomi sebagai gejala sosial.

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Setiap kelompok menarik simpulan dari hasil analisis mereka dan menyajikannya dalam bentuk peta konsep atau infografis sederhana.
  • Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil simpulannya di depan kelas.
  • Murid bersama guru merefleksikan dampak ketimpangan ekonomi terhadap harmoni sosial dan peran individu dalam menyikapi keberagaman tersebut.

Penutup:

  • Guru dan murid bersama-sama menyimpulkan materi pembelajaran hari ini.
  • Guru memberikan asesmen akhir berupa penugasan pengumpulan produk simpulan kelompok.
  • Guru menyampaikan rencana materi untuk pertemuan berikutnya.
  • Guru menutup kegiatan pembelajaran dengan doa dan salam.

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang membutuhkan bimbingan diberikan artikel berita yang lebih sederhana dan terstruktur; murid yang mahir diberikan data statistik BPS (seperti Gini Ratio) untuk dianalisis lebih mendalam.
  • Proses: Guru memberikan pendampingan intensif (scaffolding) bagi kelompok yang kesulitan mengidentifikasi faktor penyebab; kelompok mahir diarahkan untuk bekerja lebih mandiri dan memikirkan alternatif solusi.
  • Produk: Laporan simpulan dapat disajikan dalam berbagai bentuk sesuai minat murid, seperti infografis, peta konsep, atau esai singkat.

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab lisan: Sebutkan satu contoh perbedaan kondisi ekonomi yang pernah kalian lihat secara langsung di lingkungan sekitar dan apa yang kalian rasakan saat melihatnya?

Proses:

  • Observasi menggunakan lembar ceklis untuk memantau partisipasi murid saat mengumpulkan informasi dan menganalisis faktor penyebab ketimpangan ekonomi dalam kelompok.

Akhir:

  • Penilaian rubrik terhadap produk akhir kelompok yang berisi simpulan faktor penyebab keberagaman kondisi ekonomi dan analisis ketimpangan sebagai gejala sosial.

Formatif:

  • Tanya jawab lisan saat pendahuluan (Asesmen Awal).
  • Observasi keaktifan dan kolaborasi murid selama diskusi kelompok menganalisis data.

Sumatif:

  • Penilaian produk (peta konsep/infografis/esai) yang memuat simpulan faktor penyebab dan analisis ketimpangan ekonomi.
  • Penilaian presentasi hasil diskusi kelompok.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Analisis Ketimpangan EkonomiBelum mampu menjelaskan ketimpangan ekonomi sebagai gejala sosial.Mampu menyebutkan ketimpangan ekonomi namun belum bisa mengaitkannya sebagai gejala sosial yang muncul akibat keberagaman.Mampu menganalisis ketimpangan ekonomi sebagai gejala sosial dengan penjelasan yang logis dan sesuai konteks.Mampu menganalisis secara mendalam ketimpangan ekonomi sebagai gejala sosial disertai contoh kontekstual yang relevan dan tajam.
Penarikan Simpulan Faktor PenyebabBelum mampu menarik simpulan dari data dan informasi yang dikumpulkan.Mampu menarik simpulan namun tidak didukung oleh data atau informasi yang relevan.Mampu menarik simpulan faktor penyebab keberagaman kondisi ekonomi berdasarkan data dan informasi yang dikumpulkan.Mampu menarik simpulan yang komprehensif dan kritis mengenai faktor penyebab keberagaman ekonomi berdasarkan sintesis berbagai sumber data yang valid.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah metode pengumpulan data sekunder efektif membantu murid mencapai tujuan pembelajaran hari ini?
  • Bagaimana saya dapat meningkatkan partisipasi aktif murid yang cenderung pasif saat diskusi kelompok?
  • Apakah alokasi waktu untuk tahap 'Mengaplikasi' sudah cukup memadai?

Refleksi Murid:

  • Apa hal baru yang saya sadari tentang kondisi ekonomi masyarakat Indonesia setelah pembelajaran ini?
  • Bagaimana perasaan saya ketika melihat fakta ketimpangan ekonomi di sekitar saya?
  • Bagian mana dari kegiatan hari ini yang paling menantang bagi saya?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Panduan Guru Ilmu Pengetahuan Sosial untuk SMA/MA/SMK Kelas X (Edisi Revisi), Kemendikbudristek 2023.
  2. Buku Siswa Ilmu Pengetahuan Sosial untuk SMA/MA Kelas X (Edisi Revisi), Kemendikbudristek 2023.
  3. Artikel berita atau publikasi data Badan Pusat Statistik (BPS) terkait ketimpangan ekonomi di Indonesia.
  4. Proyektor dan laptop untuk menampilkan gambar/video kontras sosial ekonomi.

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.