MODUL AJAR IPS — Kelas 10 (Fase E) Topik: Keragaman Ekonomi: Potensi dan Aktivitas Ekonomi Masyarakat Indonesia INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | IPS |
|---|
| Fase / Kelas | Fase E / Kelas 10 |
|---|
| Topik | Keragaman Ekonomi: Potensi dan Aktivitas Ekonomi Masyarakat Indonesia |
|---|
| Alokasi Waktu | 2x45 menit |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 1 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- Murid mampu menelaah keragaman aktivitas dan potensi ekonomi masyarakat Indonesia berdasarkan kondisi geografis dan sosial budaya wilayah setempat.
- Murid mampu mengumpulkan informasi tentang keragaman aktivitas ekonomi masyarakat dari berbagai daerah di Indonesia melalui sumber primer dan/atau sekunder.
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | | | Kewargaan | | | Penalaran Kritis | ✓ | | Kreativitas | ✓ | | Kolaborasi | ✓ | | Kemandirian | | | Kesehatan | | | Komunikasi | ✓ |
PERTANYAAN PEMANTIK- Mengapa di daerah pesisir masyarakat cenderung bekerja sebagai nelayan, sedangkan di pegunungan banyak yang menjadi petani sayur?
- Apa hubungan antara kondisi geografis dengan jenis aktivitas ekonomi yang berkembang di suatu wilayah?
- Bagaimana budaya setempat mempengaruhi kegiatan ekonomi masyarakat?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1Pendahuluan:- Guru membuka kelas dengan salam, doa, dan presensi untuk membangun suasana berkesadaran.
- Guru menampilkan gambar atau video singkat tentang berbagai aktivitas ekonomi di Indonesia (nelayan, petani, pasar terapung, pariwisata budaya) dan mengajukan pertanyaan pemantik.
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan menjelaskan langkah kegiatan yang akan dilakukan.
- Asesmen awal: guru memberikan pertanyaan lisan "Sebutkan contoh aktivitas ekonomi yang ada di sekitar tempat tinggalmu!" untuk menggali pengetahuan awal siswa.
Kegiatan Inti:Memahami (Bermakna, Berkesadaran):- Siswa dibagi ke dalam kelompok kecil (4-5 orang) dan setiap kelompok menerima bahan bacaan/artikel pendek tentang potensi ekonomi suatu daerah di Indonesia (misal kelautan di Maluku, pertanian di Jawa, pariwisata di Bali).
- Setiap kelompok membaca dan berdiskusi untuk mengidentifikasi: (a) aktivitas ekonomi utama, (b) faktor geografis yang mendukung, (c) pengaruh sosial budaya setempat.
- Guru berkeliling memantau diskusi dan memberikan pertanyaan pemandu untuk memastikan pemahaman konsep.
Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):- Setiap kelompok diberi tugas menjadi 'pengumpul informasi': mereka harus mencari tahu keragaman ekonomi dari daerah lain dengan cara bertukar narasumber dengan kelompok lain (simulasi sumber primer).
- Setiap anggota kelompok mencatat informasi pada lembar kerja: jenis aktivitas ekonomi, potensi unggulan, dan hubungannya dengan kondisi geografis serta budaya.
- Selama proses, guru mengamati keterampilan bertanya, mencatat, dan berkolaborasi.
- Guru dapat memberikan dukungan berupa video singkat atau infografis tambahan bagi kelompok yang membutuhkan.
Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):- Siswa kembali ke tempat duduk masing-masing dan menuliskan refleksi singkat di jurnal: 'Apa yang membuat keragaman ekonomi Indonesia istimewa? Bagaimana cara saya menghargai keragaman tersebut?'
- Diskusi kelas singkat: beberapa siswa diminta berbagi hasil refleksi, guru memandu dan mengaitkannya dengan nilai kebersamaan dan kewargaan.
- Guru mengajak siswa mengevaluasi proses pengumpulan informasi: apakah metode yang digunakan efektif? Apa kesulitan yang dihadapi?
Penutup:- Siswa dibimbing guru menyimpulkan materi: keragaman ekonomi dipengaruhi oleh kondisi geografis dan sosial budaya, serta pentingnya memahami potensi daerah.
- Asesmen akhir: siswa mengerjakan lembar tugas singkat 'Laporkan dua aktivitas ekonomi dari daerah berbeda yang kamu dapat hari ini, jelaskan pula faktor geografis dan sosial budayanya.' Dikumpulkan sebelum jam usai.
- Guru dan siswa melakukan refleksi bersama menggunakan pertanyaan lembar refleksi.
- Guru memberikan penguatan, apresiasi, dan menutup dengan salam.
Diferensiasi:- Konten: Untuk siswa yang lebih cepat: diberikan artikel tambahan tentang potensi ekonomi digital di daerah perkotaan. Untuk siswa lambat: disediakan infografis bergambar sebagai pengganti teks padat.
- Proses: Kelompok siswa cepat diberi kebebasan memilih cara bertukar informasi (simulasi wawancara mendalam). Siswa lambat dipasangkan dengan mentor sebaya atau mendapat bimbingan langsung dari guru saat mengisi lembar kerja.
- Produk: Siswa dapat memilih bentuk laporan: tulisan singkat, poster sederhana, atau presentasi lisan 1-2 menit di depan kelas pada pertemuan berikutnya (opsi pengumpulan tugas akhir).
ASESMENAwal:- Pertanyaan lisan diagnostik: 'Sebutkan contoh aktivitas ekonomi yang ada di sekitar tempat tinggalmu!' dan 'Mengapa orang di sana memilih pekerjaan itu?' untuk memetakan pemahaman awal tentang faktor geografis dan budaya.
Proses:- Observasi partisipasi diskusi kelompok menggunakan lembar ceklis (indikator: aktif bertanya, mendengarkan, memberi ide).
- Penilaian terhadap lembar kerja pengumpulan informasi (kelengkapan data, pencatatan sumber, dan keterkaitan dengan kondisi geografis/budaya).
Akhir:- Lembar tugas produktif: 'Buatlah laporan singkat yang memuat minimal dua aktivitas ekonomi dari daerah berbeda yang telah kamu pelajari. Jelaskan bagaimana kondisi geografis dan sosial budaya setempat mempengaruhinya.' (Dinilai dengan rubrik)
Formatif:- Observasi selama diskusi kelompok dan proses pengumpulan informasi (menggunakan lembar ceklis keaktifan)
- Lembar kerja pengumpulan informasi (dinilai berdasarkan kelengkapan data dan catatan sumber)
Sumatif:- Lembar tugas akhir berupa laporan singkat yang meminta siswa menjelaskan keragaman aktivitas ekonomi dari dua daerah berbeda, dengan mencantumkan faktor geografis dan sosial budaya.
RUBRIK PENILAIAN| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Menelaah keragaman aktivitas dan potensi ekonomi | Belum dapat menyebutkan aktivitas ekonomi maupun potensi daerah yang dipelajari. | Dapat menyebutkan satu contoh aktivitas ekonomi tetapi belum menjelaskan hubungan dengan faktor geografis atau sosial budaya. | Dapat menjelaskan satu aktivitas ekonomi dengan mengaitkan faktor geografis sosial budaya daerah tersebut. | Dapat menjelaskan lebih dari satu aktivitas ekonomi disertai analisis kritis tentang pengaruh geografis dan sosial budaya yang mendalam. | | Mengumpulkan informasi | Tidak mencatat atau hanya menyalin informasi tanpa sumber. | Mengumpulkan informasi dari satu sumber tetapi belum mencatat sumber dengan jelas. | Mengumpulkan informasi dari minimal dua sumber (primer/simulasi) dan mencatat sumbernya. | Mengumpulkan informasi dari lebih dari dua sumber, mencatat secara lengkap, dan mampu membandingkan keakuratannya. |
REFLEKSIRefleksi Guru:- Apakah seluruh siswa terlibat aktif dalam kegiatan pengumpulan informasi?
- Bagaimana hasil asesmen awal membantu saya menyesuaikan pendekatan pada hari ini?
- Apakah metode bertukar narasumber efektif membangun pemahaman tentang keragaman ekonomi?
- Apa yang akan saya perbaiki pada pertemuan berikutnya agar prinsip berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan lebih terasa?
Refleksi Murid:- Apa hal paling menarik yang kamu pelajari tentang keragaman ekonomi Indonesia hari ini?
- Bagaimana caramu mengumpulkan informasi dari temanmu? Apakah ada kesulitan?
- Setelah mempelajari ini, bagaimana sikapmu terhadap pekerjaan atau usaha orang di daerah lain?
- Apa yang bisa kamu lakukan untuk lebih menghargai keragaman ekonomi di sekitarmu?
SUMBER BELAJAR- Buku Siswa Ilmu Pengetahuan Sosial untuk SMA/MA Kelas X (Edisi Revisi), Kemdikbudristek 2023, Bab IV, hlm. 208-210.
- Buku Panduan Guru Ilmu Pengetahuan Sosial untuk SMA/MA/SMK Kelas X (Revisi).
- Video pendek aktivitas ekonomi dari berbagai daerah (YouTube/arsip guru).
- Artikel singkat potensi ekonomi daerah yang disusun guru.
- Lembar kerja murid (LKPD) yang disiapkan guru.
|