Modul AjarPertemuan 5Bab 4Fase ESemester 2

Modul Ajar IPS Kelas 10: Sistem Peralatan Hidup dan Teknologi sebagai Unsur Keragaman Budaya Indonesia

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran IPS kelas 10 dengan topik "Sistem Peralatan Hidup dan Teknologi sebagai Unsur Keragaman Budaya Indonesia". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar IPS Kelas 10: Sistem Peralatan Hidup dan Teknologi sebagai Unsur Keragaman Budaya Indonesia

IPS - Kelas 10

Bab 4 - Pertemuan 5

MODUL AJAR

IPS — Kelas 10 (Fase E)

Topik: Sistem Peralatan Hidup dan Teknologi sebagai Unsur Keragaman Budaya Indonesia

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranIPS
Fase / KelasFase E / Kelas 10
TopikSistem Peralatan Hidup dan Teknologi sebagai Unsur Keragaman Budaya Indonesia
Alokasi Waktu2x45 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid mampu menjelaskan sistem peralatan hidup dan teknologi tradisional berbagai suku bangsa di Indonesia sebagai unsur kebudayaan yang mencerminkan keragaman budaya.
  2. Murid mampu mengomunikasikan hasil analisis tentang sistem peralatan hidup dan teknologi tradisional Indonesia dalam bentuk media digital atau non-digital.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Pernahkah kalian melihat perahu Pinisi, tas Noken, atau rumah adat di daerah kalian?
  2. Menurut kalian, mengapa setiap suku bangsa di Indonesia memiliki bentuk peralatan hidup dan teknologi tradisional yang berbeda-beda?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pelajaran dengan salam, doa, dan mengecek kehadiran murid.
  • Guru menyampaikan Tujuan Pembelajaran (TP) yang akan dicapai pada pertemuan ini.
  • Guru mengaitkan materi dengan pengalaman murid (apersepsi) mengenai peralatan hidup di lingkungan sekitar.
  • Guru melakukan asesmen awal (diagnostik) dengan memberikan dua pernyataan Benar/Salah: 1) Peralatan hidup merupakan bagian penting bagi manusia untuk menjaga kelangsungan hidupnya. 2) Tembikar dan rumah merupakan contoh dari peralatan hidup yang dimiliki oleh berbagai suku bangsa di Indonesia.

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Murid mengamati tayangan gambar atau video singkat tentang berbagai sistem peralatan hidup dan teknologi tradisional di Indonesia (misalnya pemukiman tradisional Nagari Sijunjung, perahu Pinisi, tas noken, batik, dan angklung).
  • Murid secara mandiri mengidentifikasi dan mencatat fungsi, asal daerah, serta keunikan dari peralatan hidup yang diamati.
  • Guru memfasilitasi diskusi kelas singkat untuk menyamakan persepsi bahwa peralatan hidup adalah respons adaptif masyarakat terhadap lingkungan alamnya.

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Murid diminta memilih satu contoh sistem peralatan hidup atau teknologi tradisional dari suku bangsa di Indonesia (boleh dari lingkungan sekitar atau daerah lain).
  • Murid melakukan analisis mendalam mengenai maksud/tujuan pembuatan peralatan tersebut serta manfaatnya bagi masyarakat dan lingkungan (Pendekatan Inkuiri).
  • Murid menuangkan hasil analisisnya ke dalam bentuk karya atau media komunikasi, baik digital (infografis, video pendek, slide presentasi) maupun non-digital (poster gambar tangan, mind map, atau makalah singkat).

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna, Menggembirakan):

  • Murid mempresentasikan hasil karyanya di depan kelas atau dalam kelompok kecil (Gallery Walk).
  • Murid lain memberikan umpan balik positif dan apresiasi terhadap karya temannya (Assessment as Learning).
  • Murid menuliskan jurnal refleksi singkat mengenai apa yang mereka pelajari tentang keragaman budaya dan bagaimana perasaan mereka saat membuat karya tersebut.

Penutup:

  • Guru bersama murid menyimpulkan materi tentang sistem peralatan hidup sebagai unsur keragaman budaya Indonesia.
  • Guru memberikan penguatan terhadap hasil analisis dan presentasi murid.
  • Guru menyampaikan rencana pembelajaran untuk pertemuan berikutnya.
  • Guru menutup pembelajaran dengan doa dan salam.

Diferensiasi:

  • Konten: Murid dibebaskan memilih jenis peralatan hidup dan teknologi tradisional yang ingin dianalisis sesuai dengan minat mereka (misalnya alat transportasi, senjata tradisional, rumah adat, atau alat pertanian).
  • Proses: Guru memberikan bimbingan lebih intensif bagi murid yang kesulitan menemukan sumber informasi, sementara murid yang mandiri dapat langsung melakukan eksplorasi secara mandiri.
  • Produk: Murid diperbolehkan menyajikan hasil analisis dalam berbagai bentuk media, baik digital (video, infografis Canva) maupun non-digital (poster karton, laporan tertulis).

ASESMEN

Awal:

  • Pernyataan Benar/Salah: 1. Peralatan hidup merupakan bagian penting bagi manusia untuk menjaga kelangsungan hidupnya. 2. Tembikar dan rumah merupakan contoh dari peralatan hidup yang dimiliki oleh berbagai suku bangsa di Indonesia.

Proses:

  • Guru berkeliling mengamati proses murid dalam mengumpulkan informasi dan menyusun media presentasi, memberikan umpan balik langsung (Assessment for Learning).

Akhir:

  • Penilaian rubrik terhadap karya media (digital/non-digital) dan kelancaran komunikasi saat presentasi (Assessment of Learning).

Formatif:

  • Observasi keterlibatan murid saat diskusi kelas.
  • Penilaian sejawat (peer assessment) saat presentasi atau Gallery Walk.

Sumatif:

  • Penilaian produk (media digital/non-digital) hasil analisis sistem peralatan hidup.
  • Penilaian unjuk kerja saat mengomunikasikan/mempresentasikan produk.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Penguasaan Materi (Analisis Sistem Peralatan Hidup)Belum mampu mengidentifikasi dan menjelaskan sistem peralatan hidup tradisional beserta fungsinya.Mampu mengidentifikasi sistem peralatan hidup namun belum dapat menjelaskan fungsinya bagi masyarakat secara tepat.Mampu menganalisis dan menjelaskan sistem peralatan hidup beserta fungsinya bagi masyarakat dengan baik.Mampu menganalisis secara mendalam sistem peralatan hidup, fungsinya, serta mengaitkannya dengan kondisi lingkungan alam dan keragaman budaya secara komprehensif.
Komunikasi (Penyajian dalam Media)Belum mampu menyajikan hasil analisis dalam bentuk media yang jelas dan tidak dapat mempresentasikannya.Mampu menyajikan hasil analisis dalam media yang sederhana, namun penyampaian saat presentasi kurang jelas.Mampu menyajikan hasil analisis dalam media yang menarik (digital/non-digital) dan mempresentasikannya dengan bahasa yang jelas.Mampu menyajikan hasil analisis dalam media yang sangat kreatif, informatif, dan mempresentasikannya dengan sangat komunikatif serta percaya diri.
Sikap MandiriSangat bergantung pada bantuan guru atau teman dalam menyelesaikan tugas analisis.Menunjukkan sedikit inisiatif, namun masih sering meminta arahan dalam menyelesaikan tugas.Mampu menyelesaikan tugas analisis dan pembuatan media secara mandiri dengan sedikit bimbingan.Sangat mandiri, proaktif mencari sumber informasi tambahan, dan mampu memecahkan kendala selama proses pembuatan karya tanpa bantuan.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah metode pembelajaran berbasis projek dan inkuiri ini efektif membantu murid memahami keragaman budaya?
  • Apakah diferensiasi produk yang diberikan sudah memfasilitasi minat dan profil belajar murid secara optimal?
  • Bagian mana dari sintaks Pembelajaran Mendalam (Memahami, Mengaplikasi, Merefleksi) yang perlu diperbaiki pada pertemuan selanjutnya?

Refleksi Murid:

  • Apa hal baru yang paling menarik yang kamu pelajari tentang peralatan hidup tradisional hari ini?
  • Bagaimana perasaanmu saat membuat karya (media digital/non-digital) tentang teknologi tradisional tersebut?
  • Kesulitan apa yang kamu hadapi saat menganalisis fungsi peralatan hidup tersebut, dan bagaimana kamu mengatasinya?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Panduan Guru Ilmu Pengetahuan Sosial untuk SMA/MA/SMK Kelas X (Edisi Revisi 2023)
  2. Buku Siswa Ilmu Pengetahuan Sosial untuk SMA/MA Kelas X (Edisi Revisi 2023)
  3. Artikel atau video dokumenter dari internet mengenai perahu Pinisi, tas Noken, dan rumah adat Nusantara
  4. Lingkungan sekitar murid (observasi kearifan lokal)

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.