Modul AjarPertemuan 3Bab 4Fase ESemester 2

Modul Ajar IPS Kelas 10: Diferensiasi Sosial Berdasarkan Jenis Kelamin, Profesi, dan Sistem Religi

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran IPS kelas 10 dengan topik "Diferensiasi Sosial Berdasarkan Jenis Kelamin, Profesi, dan Sistem Religi". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar IPS Kelas 10: Diferensiasi Sosial Berdasarkan Jenis Kelamin, Profesi, dan Sistem Religi

IPS - Kelas 10

Bab 4 - Pertemuan 3

MODUL AJAR

IPS — Kelas 10 (Fase E)

Topik: Diferensiasi Sosial Berdasarkan Jenis Kelamin, Profesi, dan Sistem Religi

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranIPS
Fase / KelasFase E / Kelas 10
TopikDiferensiasi Sosial Berdasarkan Jenis Kelamin, Profesi, dan Sistem Religi
Alokasi Waktu2x45 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid mampu membedakan diferensiasi sosial berdasarkan jenis kelamin, profesi, dan sistem religi/agama sebagai wujud keragaman sosial dalam masyarakat Indonesia.
  2. Murid mampu mengamati fenomena diferensiasi sosial di lingkungan sekitar secara sistematis dan menemukan persamaan serta perbedaan peran sosial berdasarkan jenis kelamin dan profesi.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Pernahkah kalian menyadari mengapa ada perbedaan peran antara laki-laki dan perempuan di masyarakat? Apakah peran tersebut murni karena faktor biologis atau bentukan masyarakat?
  2. Mengapa masyarakat yang tinggal di pesisir banyak yang berprofesi sebagai nelayan, sementara di perkotaan banyak yang menjadi pekerja jasa atau kantoran?
  3. Bagaimana keberagaman agama dan profesi di Indonesia dapat menjadi kekuatan bagi bangsa kita, bukan malah menjadi sumber perpecahan?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pelajaran dengan salam, doa, dan memeriksa kehadiran murid.
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan dicapai pada pertemuan ini, yaitu membedakan diferensiasi sosial berdasarkan jenis kelamin, profesi, dan sistem religi, serta mengamati fenomena tersebut di lingkungan sekitar.
  • Guru memberikan apersepsi dengan mengaitkan keragaman manusia berdasarkan jenis kelamin dan peran sesuai tubuh biologisnya (misalnya perempuan melahirkan, tetapi pengasuhan anak bisa dilakukan bersama).
  • Guru melakukan Asesmen Awal dengan memberikan dua pernyataan Benar/Salah kepada murid: 1) Terdapat pembedaan manusia berdasarkan jenis kelamin dan kondisi biologis. 2) Ibu Kartini adalah salah satu pahlawan yang memperjuangkan emansipasi perempuan.
  • Guru membagi kelompok belajar berdasarkan hasil pemetaan asesmen awal dan minat murid.

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru memfasilitasi murid untuk membaca dan menelaah materi dari Buku Siswa mengenai perbedaan jenis kelamin dan gender, profesi (soft skill dan hard skill) vs mata pencarian, serta data keberagaman agama di Indonesia.
  • Murid secara mandiri maupun berpasangan mengidentifikasi konsep dasar diferensiasi sosial dan mencatat poin-poin penting terkait bagaimana masyarakat membentuk peran gender dan profesi.
  • Guru memberikan penjelasan penguatan mengenai perbedaan mendasar antara kondisi biologis (jenis kelamin) dan konstruksi sosial (gender).

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Murid dalam kelompok melakukan observasi sistematis terhadap fenomena di lingkungan sekitar (bisa melalui studi kasus, video, atau pengamatan langsung di lingkungan sekolah/masyarakat) terkait peran sosial laki-laki dan perempuan serta berbagai profesi.
  • Murid mendiskusikan dan menemukan persamaan serta perbedaan peran sosial tersebut, misalnya membandingkan peran profesi yang mengandalkan soft skill dan hard skill, atau melihat bagaimana peran gender bergeser di era modern.
  • Murid menyusun hasil analisis mereka ke dalam bentuk karya (mind map, tabel perbandingan, atau infografis singkat) sesuai dengan minat kelompok.

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Setiap kelompok mempresentasikan hasil temuan mereka mengenai persamaan dan perbedaan peran sosial berdasarkan jenis kelamin dan profesi.
  • Murid lain memberikan tanggapan dan umpan balik secara konstruktif.
  • Guru memandu sesi refleksi bersama dengan menanyakan bagaimana pemahaman tentang diferensiasi sosial ini dapat menumbuhkan sikap toleransi dan menghargai keberagaman di lingkungan sekolah dan masyarakat.

Penutup:

  • Guru dan murid bersama-sama menyimpulkan materi tentang diferensiasi sosial berdasarkan jenis kelamin, profesi, dan sistem religi.
  • Guru memberikan Asesmen Akhir (sumatif singkat) berupa pertanyaan tertulis untuk mengukur pemahaman konsep.
  • Guru menyampaikan rencana tindak lanjut dan materi untuk pertemuan berikutnya.
  • Guru menutup kegiatan pembelajaran dengan doa dan salam.

Diferensiasi:

  • Konten: Murid dapat memilih sumber belajar tambahan berupa artikel, video dokumenter (seperti tautan YouTube tentang keberagaman), atau data statistik BPS terkait agama dan profesi.
  • Proses: Murid yang membutuhkan bimbingan lebih akan didampingi secara intensif oleh guru (scaffolding), sedangkan murid yang sudah mahir dapat melakukan analisis kasus yang lebih kompleks secara mandiri.
  • Produk: Murid dibebaskan menyajikan hasil observasi dan analisis dalam bentuk tabel perbandingan, poster/infografis, presentasi lisan, atau esai singkat sesuai minat dan gaya belajar mereka.

ASESMEN

Awal:

  • Pertanyaan diagnostik lisan (Benar/Salah): 1. Terdapat pembedaan manusia berdasarkan jenis kelamin dan kondisi biologis. 2. Ibu Kartini adalah salah satu pahlawan yang memperjuangkan emansipasi perempuan.

Proses:

  • Lembar observasi guru untuk memantau keterlibatan aktif murid saat berdiskusi menemukan persamaan dan perbedaan peran sosial, serta kemampuan mereka berkolaborasi.

Akhir:

  • Tes tulis/esai singkat: 'Jelaskan perbedaan antara jenis kelamin dan gender, serta berikan satu contoh fenomena diferensiasi profesi di lingkungan sekitarmu!'

Formatif:

  • Observasi aktivitas diskusi kelompok (Keterampilan Proses).
  • Tanya jawab lisan selama tahap Memahami dan Mengaplikasi.

Sumatif:

  • Penilaian produk hasil analisis kelompok (infografis/tabel/presentasi).
  • Tes tertulis singkat di akhir pembelajaran (Pemahaman Konsep).

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Pemahaman Konsep (Diferensiasi Jenis Kelamin, Profesi, Religi)Belum mampu membedakan konsep jenis kelamin, gender, profesi, dan religi serta belum bisa memberikan contoh.Mampu menyebutkan perbedaan jenis kelamin, profesi, dan religi namun belum sepenuhnya tepat dalam membedakan jenis kelamin dan gender.Mampu membedakan diferensiasi sosial berdasarkan jenis kelamin, profesi, dan religi dengan tepat serta memberikan contoh yang relevan.Mampu membedakan, memberikan contoh kontekstual yang kaya, serta mengaitkannya dengan dampak positif/negatif dalam masyarakat multikultural.
Keterampilan Proses (Mengamati dan Menganalisis)Belum mampu melakukan pengamatan dan belum menemukan persamaan/perbedaan peran sosial.Mampu melakukan pengamatan sederhana namun kesulitan merumuskan persamaan dan perbedaan peran sosial secara sistematis.Mampu mengamati fenomena secara sistematis dan menemukan persamaan serta perbedaan peran sosial berdasarkan jenis kelamin dan profesi dengan jelas.Mampu mengamati secara komprehensif, menemukan persamaan/perbedaan secara kritis, dan menyajikannya dalam bentuk karya yang sangat informatif dan menarik.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah metode pembelajaran berbasis inkuiri/observasi ini efektif membantu murid membedakan jenis kelamin dan gender?
  • Bagaimana respons murid terhadap diferensiasi produk yang diberikan?
  • Apakah alokasi waktu mencukupi untuk tahap Mengaplikasi dan Merefleksi?

Refleksi Murid:

  • Apa hal baru yang paling mengejutkan atau menarik yang kamu pelajari tentang peran gender dan profesi hari ini?
  • Bagaimana perasaanmu saat bekerja sama dalam kelompok untuk mengamati fenomena di sekitarmu?
  • Sikap apa yang akan kamu terapkan mulai sekarang setelah memahami keberagaman agama, profesi, dan gender di Indonesia?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Panduan Guru Ilmu Pengetahuan Sosial untuk SMA/MA/SMK Kelas X (Revisi)
  2. Buku Teks Siswa IPS Kelas X
  3. Buku Pengantar Antropologi Jilid 1 karya Koentjaraningrat
  4. Data Sensus Penduduk BPS tentang Kewarganegaraan, Suku Bangsa, Agama
  5. Video edukasi dari YouTube tentang keragaman budaya dan profesi di Indonesia

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.