Modul AjarPertemuan 1Bab 3Fase ESemester 2

Modul Ajar IPS Kelas 10: Dinamika Kependudukan Indonesia: Pertumbuhan dan Persebaran Penduduk

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran IPS kelas 10 dengan topik "Dinamika Kependudukan Indonesia: Pertumbuhan dan Persebaran Penduduk". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar IPS Kelas 10: Dinamika Kependudukan Indonesia: Pertumbuhan dan Persebaran Penduduk

IPS - Kelas 10

Bab 3 - Pertemuan 1

MODUL AJAR

IPS — Kelas 10 (Fase E)

Topik: Dinamika Kependudukan Indonesia: Pertumbuhan dan Persebaran Penduduk

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranIPS
Fase / KelasFase E / Kelas 10
TopikDinamika Kependudukan Indonesia: Pertumbuhan dan Persebaran Penduduk
Alokasi Waktu2x45 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid mampu menjelaskan konsep dinamika kependudukan Indonesia meliputi pertumbuhan, persebaran, dan kepadatan penduduk berdasarkan data sensus terkini.
  2. Murid mampu mengamati fenomena persebaran penduduk Indonesia secara sistematis dan menemukan perbedaan kepadatan penduduk antarpulau.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Mengapa Pulau Jawa terasa jauh lebih padat dibandingkan Pulau Kalimantan, padahal luas Kalimantan jauh lebih besar?
  2. Jika kamu menjadi perencana pemerintah, apa yang akan kamu lakukan untuk mengatasi ketimpangan persebaran penduduk di Indonesia?
  3. Bagaimana data sensus penduduk bisa membantu kita memahami masalah sosial yang terjadi di sekitar kita?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka kelas dengan salam dan mengajak murid berdoa bersama (2 menit).
  • Guru melakukan presensi dan mengondisikan kelas agar siap belajar (2 menit).
  • Asesmen Awal — Guru menampilkan dua gambar kontras: keramaian Kota Jakarta dan kesunyian pedalaman Papua, lalu mengajukan pertanyaan lisan singkat: 'Apa yang kalian ketahui tentang jumlah penduduk Indonesia? Di mana saja penduduk kita tinggal?' Guru mencatat jawaban murid di papan tulis sebagai peta pengetahuan awal (5 menit).
  • Guru menyampaikan pertanyaan pemantik secara lisan untuk memancing rasa ingin tahu murid (3 menit).
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini [10.3.1.1] dan [10.3.1.2] secara singkat dan jelas, serta menjelaskan alur kegiatan yang akan dilakukan (3 menit).

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menayangkan infografis hasil Sensus Penduduk BPS 2020 dan data BPS 2023 (jumlah penduduk 278,696 juta jiwa, laju pertumbuhan 1,05%) melalui proyektor atau lembar cetak (3 menit).
  • Guru menjelaskan secara interaktif konsep-konsep kunci: (a) pengertian penduduk dan kependudukan, (b) pertumbuhan penduduk — faktor kelahiran, kematian, dan migrasi, (c) persebaran penduduk — distribusi penduduk antarpulau, (d) kepadatan penduduk — cara menghitung dan membandingkan antarpulau. Penjelasan diselingi tanya jawab singkat agar murid aktif (10 menit).
  • Guru membagikan Lembar Kerja Murid (LKPD) Bagian A berisi tabel data kepadatan penduduk per pulau utama (Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Papua) berdasarkan Sensus 2020. Murid diminta membaca dan mencermati data secara mandiri selama 3 menit.
  • Guru mengajukan pertanyaan berkesadaran: 'Sebelum kita lanjut, tutup sejenak LKPD kalian. Apa satu hal paling mengejutkan dari data yang baru saja kalian baca?' Murid menjawab secara lisan bergantian (2 menit).

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Murid dibagi menjadi 5 kelompok (masing-masing 5–6 orang). Setiap kelompok mendapat satu pulau utama yang berbeda sebagai fokus kajian: Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, dan Papua (2 menit).
  • Setiap kelompok mengerjakan LKPD Bagian B: (1) Mengamati data kepadatan penduduk pulau yang ditugaskan secara sistematis, (2) Mencatat minimal 3 fakta penting dari data tersebut, (3) Menemukan perbedaan kepadatan penduduk pulau mereka dibandingkan dengan rata-rata nasional, (4) Mendiskusikan 2 faktor yang mungkin menyebabkan tinggi atau rendahnya kepadatan penduduk di pulau tersebut (15 menit).
  • Guru berkeliling memantau diskusi kelompok, memberikan pertanyaan pancingan bila kelompok mengalami kesulitan, dan mencatat temuan menarik sebagai bahan asesmen proses.
  • Setiap kelompok menuangkan hasil diskusi ke dalam format 'Kartu Temuan Kelompok' yang telah disediakan: berisi fakta data, perbandingan, dan analisis faktor penyebab (5 menit).
  • Perwakilan 2–3 kelompok mempresentasikan Kartu Temuan mereka secara singkat (masing-masing 2 menit). Kelompok lain memberikan tanggapan atau pertanyaan (6 menit).

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru memfasilitasi diskusi kelas singkat dengan pertanyaan reflektif: 'Dari data yang kalian amati, apa dampak nyata ketimpangan persebaran penduduk ini bagi kehidupan masyarakat Indonesia?' Murid menjawab secara lisan atau menuliskan di sticky note (3 menit).
  • Guru mengaitkan temuan murid dengan konsep fungsi sosiologi: bagaimana ilmu sosial membantu kita memahami dan mencari solusi atas masalah kependudukan secara kritis, analitis, dan solutif (3 menit).
  • Murid secara individu mengisi LKPD Bagian C — Refleksi Diri: (1) Satu hal baru yang saya pelajari hari ini adalah..., (2) Satu pertanyaan yang masih ingin saya cari jawabannya adalah..., (3) Menurut saya, satu langkah yang bisa dilakukan pemerintah atau masyarakat untuk mengatasi ketimpangan persebaran penduduk adalah... (5 menit).
  • Guru mengumpulkan LKPD Bagian C sebagai bahan asesmen akhir dan bahan perencanaan pembelajaran berikutnya.

Penutup:

  • Guru bersama murid menyimpulkan materi pembelajaran: konsep pertumbuhan, persebaran, dan kepadatan penduduk Indonesia serta perbedaan antarpulau (3 menit).
  • Guru memberikan asesmen akhir berupa 3 soal pilihan ganda dan 1 soal uraian singkat pada lembar terpisah yang dikerjakan secara individu (5 menit).
  • Guru menyampaikan informasi remedial: murid yang belum mencapai TP akan mendapatkan pendampingan melalui tutor sebaya atau bimbingan guru pada pertemuan berikutnya.
  • Guru menyampaikan informasi pengayaan: murid yang sudah mencapai TP direkomendasikan untuk menganalisis infografis Sensus Penduduk BPS 2020 secara mandiri dan menjawab pertanyaan: 'Mengapa laju pertumbuhan penduduk Indonesia menurun dibandingkan tahun 1980?'
  • Guru menyampaikan topik pertemuan berikutnya dan menutup kelas dengan salam (2 menit).

Diferensiasi:

  • Konten: Murid dengan kemampuan awal rendah mendapatkan LKPD dengan data yang sudah disederhanakan (hanya 3 pulau: Jawa, Kalimantan, Papua) dan dilengkapi glosarium istilah kependudukan. Murid dengan kemampuan tinggi mendapatkan data tambahan tren pertumbuhan penduduk 1980–2023 untuk dianalisis perbandingannya.
  • Proses: Murid yang membutuhkan dukungan lebih dapat bekerja dalam kelompok kecil dengan bimbingan langsung guru atau teman sebaya yang ditunjuk. Murid yang cepat memahami dapat langsung menganalisis faktor-faktor penyebab persebaran tidak merata dan mengusulkan solusi tanpa perlu panduan langkah per langkah.
  • Produk: Murid dapat memilih cara menyajikan Kartu Temuan Kelompok: dalam bentuk tabel tertulis, diagram batang sederhana, atau narasi deskriptif sesuai kemampuan dan preferensi belajar masing-masing.

ASESMEN

Awal:

  • Guru menampilkan dua gambar kontras (keramaian Jakarta vs. pedalaman Papua) dan mengajukan pertanyaan lisan: 'Apa yang kalian ketahui tentang jumlah dan persebaran penduduk Indonesia?' Jawaban dicatat di papan tulis sebagai peta pengetahuan awal untuk mengetahui titik awal belajar murid.
  • Guru mengajukan pertanyaan diagnostik singkat: 'Siapa yang pernah mendengar kata sensus penduduk? Apa menurutmu fungsinya?' untuk mengidentifikasi pengetahuan prasyarat murid tentang konsep kependudukan.

Proses:

  • Observasi langsung oleh guru saat kelompok berdiskusi menggunakan lembar observasi checklist (aspek: keterlibatan aktif, kemampuan membaca data, kualitas argumen).
  • Pemeriksaan cepat LKPD Bagian B (Kartu Temuan Kelompok) saat guru berkeliling — guru memberikan umpan balik lisan langsung kepada kelompok yang mengalami kesulitan.
  • Pertanyaan pancingan lisan kepada kelompok yang tampak pasif atau mengalami miskonsepsi untuk memastikan pemahaman yang benar sebelum presentasi.

Akhir:

  • 3 soal pilihan ganda mengukur pemahaman konsep pertumbuhan, persebaran, dan kepadatan penduduk berdasarkan data sensus (TP 10.3.1.1).
  • 1 soal uraian singkat: 'Berdasarkan data yang kamu amati, jelaskan perbedaan kepadatan penduduk antara Pulau Jawa dan Pulau Kalimantan, serta sebutkan satu faktor penyebabnya!' (TP 10.3.1.2).
  • LKPD Bagian C (Refleksi Diri) dinilai berdasarkan kelengkapan, kedalaman refleksi, dan kemampuan mengusulkan solusi kontekstual.

Formatif:

  • Observasi partisipasi aktif murid selama diskusi kelompok menggunakan lembar observasi sederhana (checklist: aktif bertanya, aktif berpendapat, mendengarkan teman).
  • Pemantauan pengerjaan LKPD Bagian B (Kartu Temuan Kelompok) selama kegiatan diskusi — guru menilai ketepatan data, kedalaman analisis, dan kemampuan menemukan perbedaan antarpulau.
  • Tanya jawab lisan selama tahap Memahami untuk mengecek pemahaman konsep dasar kependudukan.

Sumatif:

  • Soal pilihan ganda (3 butir) dan uraian singkat (1 butir) di akhir pertemuan yang mengukur pemahaman konsep [10.3.1.1] dan kemampuan mengamati data [10.3.1.2].
  • LKPD Bagian C (Refleksi Diri) sebagai bukti kemampuan murid merefleksikan pembelajaran dan mengaitkan dengan konteks nyata.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Pemahaman Konsep Kependudukan (TP 10.3.1.1)Murid tidak dapat menjelaskan konsep pertumbuhan, persebaran, atau kepadatan penduduk, atau penjelasannya mengandung kesalahan konsep yang mendasar.Murid dapat menyebutkan 1–2 konsep kependudukan (pertumbuhan/persebaran/kepadatan) dengan penjelasan yang masih sangat sederhana dan belum menggunakan data sensus.Murid dapat menjelaskan ketiga konsep (pertumbuhan, persebaran, kepadatan penduduk) dengan benar dan menyertakan minimal satu data sensus terkini sebagai pendukung.Murid dapat menjelaskan ketiga konsep secara lengkap, akurat, dan mengaitkannya dengan data sensus terkini serta menghubungkannya dengan dampak sosial yang relevan.
Kemampuan Mengamati dan Menemukan Perbedaan Kepadatan Antarpulau (TP 10.3.1.2)Murid tidak dapat mengidentifikasi perbedaan kepadatan penduduk antarpulau meskipun sudah diberikan data, atau hasil pengamatan tidak sistematis sama sekali.Murid dapat menyebutkan perbedaan kepadatan antarpulau secara umum (misalnya: Jawa lebih padat dari Papua) tanpa disertai data angka atau analisis faktor penyebab.Murid dapat mengamati data secara sistematis, menyebutkan perbedaan kepadatan antarpulau dengan data angka yang tepat, dan mengidentifikasi minimal 1 faktor penyebab perbedaan tersebut.Murid dapat mengamati data secara sistematis dan kritis, menyajikan perbandingan kepadatan antarpulau dengan data yang akurat, mengidentifikasi minimal 2 faktor penyebab, dan mengusulkan implikasi atau solusi yang logis.
Kolaborasi dan Partisipasi dalam Diskusi KelompokMurid tidak terlibat dalam diskusi kelompok, tidak memberikan kontribusi ide, dan tidak merespons pendapat teman.Murid terlibat dalam diskusi namun hanya sesekali, kontribusi masih sangat terbatas, dan cenderung pasif menunggu arahan teman lain.Murid aktif berpartisipasi dalam diskusi, memberikan minimal 1 ide atau pendapat yang relevan, dan mendengarkan serta merespons pendapat teman dengan baik.Murid sangat aktif dalam diskusi, memberikan beberapa ide yang relevan dan berbobot, mendorong partisipasi teman lain, dan membantu kelompok mencapai kesimpulan yang berkualitas.
Komunikasi Hasil Temuan (Presentasi/LKPD)Murid tidak dapat menyampaikan hasil temuan secara lisan maupun tulisan, atau penyampaian tidak dapat dipahami sama sekali.Murid dapat menyampaikan hasil temuan secara lisan atau tulisan namun masih sangat singkat, kurang terstruktur, dan sulit dipahami.Murid dapat menyampaikan hasil temuan secara lisan atau tulisan dengan cukup jelas, terstruktur, dan menggunakan data sebagai pendukung.Murid dapat menyampaikan hasil temuan secara lisan atau tulisan dengan sangat jelas, terstruktur, menggunakan data yang akurat, dan mampu menjawab pertanyaan dari teman atau guru dengan baik.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah pertanyaan pemantik yang saya gunakan berhasil memancing rasa ingin tahu murid? Apa yang perlu saya perbaiki?
  • Apakah alokasi waktu untuk setiap tahap (Memahami, Mengaplikasi, Merefleksi) sudah proporsional? Tahap mana yang perlu disesuaikan?
  • Apakah semua murid terlibat aktif dalam diskusi kelompok? Kelompok atau individu mana yang perlu mendapat perhatian lebih pada pertemuan berikutnya?
  • Apakah data dan media yang saya gunakan (infografis BPS, LKPD) sudah cukup kontekstual dan mudah dipahami murid?
  • Seberapa efektif diferensiasi yang saya terapkan dalam mendukung murid dengan kemampuan berbeda?

Refleksi Murid:

  • Satu hal baru yang paling menarik yang saya pelajari hari ini tentang kependudukan Indonesia adalah...
  • Bagian mana dari kegiatan hari ini yang paling membantu saya memahami materi? Mengapa?
  • Apakah saya sudah berkontribusi aktif dalam diskusi kelompok? Apa yang ingin saya lakukan lebih baik lagi?
  • Satu pertanyaan yang masih ingin saya cari jawabannya setelah pembelajaran hari ini adalah...
  • Menurut saya, apa yang bisa dilakukan oleh pemerintah atau masyarakat untuk mengatasi ketimpangan persebaran penduduk di Indonesia?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa IPS SMA/MA Kelas X Edisi Revisi (Kemendikbudristek) — Bab tentang Kependudukan
  2. Buku Panduan Guru IPS SMA/MA/SMK Kelas X Edisi Revisi (Kemendikbudristek)
  3. Faqih, A. — Kependudukan: Teori, Fakta, dan Masalah
  4. Infografis Hasil Sensus Penduduk BPS 2020 (tersedia di website resmi BPS: www.bps.go.id)
  5. Data BPS 2023: Jumlah Penduduk Indonesia 278,696 juta jiwa dan laju pertumbuhan 1,05%
  6. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan (sebagai referensi pengertian penduduk)
  7. Peta persebaran penduduk Indonesia (peta tematik kepadatan penduduk antarpulau)
  8. Proyektor/layar untuk menampilkan infografis dan data sensus
  9. Lembar Kerja Murid (LKPD) Bagian A, B, dan C yang disiapkan guru
  10. Sticky note untuk kegiatan refleksi
  11. Papan tulis/whiteboard untuk mencatat peta pengetahuan awal murid

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.