MODUL AJAR IPAS — Kelas 6 (Fase C) Topik: Keterbatasan Energi Fosil dan Dampaknya terhadap Lingkungan INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | IPAS |
|---|
| Fase / Kelas | Fase C / Kelas 6 |
|---|
| Topik | Keterbatasan Energi Fosil dan Dampaknya terhadap Lingkungan |
|---|
| Alokasi Waktu | 2x35 menit |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 1 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- Murid dapat menjelaskan keterbatasan energi fosil sebagai sumber energi yang tidak terbarukan dan dampak penggunaannya terhadap lingkungan.
- Murid dapat menyelidiki penggunaan energi fosil di lingkungan sekitarnya secara mandiri menggunakan lembar kerja yang telah disiapkan.
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | | | Kewargaan | ✓ | | Penalaran Kritis | ✓ | | Kreativitas | | | Kolaborasi | | | Kemandirian | ✓ | | Kesehatan | | | Komunikasi | |
PERTANYAAN PEMANTIK- Pernahkah kalian membayangkan apa yang terjadi jika bensin dan solar di seluruh dunia habis?
- Dari mana asal bahan bakar yang digunakan kendaraan di sekitar rumah kalian, dan berapa lama waktu yang dibutuhkan alam untuk membentuknya?
- Apa dampak yang kalian rasakan ketika banyak kendaraan mengeluarkan asap di jalan raya?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1Pendahuluan:- Guru membuka pelajaran dengan salam dan mengajak murid melakukan 1 menit pernapasan sadar (mindful breathing) untuk membangun kesiapan belajar.
- Guru menampilkan gambar kilang minyak dan antrian kendaraan di SPBU, lalu bertanya: 'Menurut kalian, apakah bahan bakar ini bisa habis?'
- Guru melakukan asesmen awal diagnostik: murid menuliskan di sticky note dua hal yang sudah mereka ketahui tentang energi fosil dan satu hal yang ingin mereka ketahui.
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini dan menjelaskan alur kegiatan yang akan dilakukan.
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Guru menayangkan video pendek (3-4 menit) tentang proses pembentukan minyak bumi selama jutaan tahun dan fakta cadangan minyak dunia yang terus menipis.
- Murid mencatat poin-poin penting dari video di buku tugas masing-masing.
- Guru memfasilitasi diskusi kelas terbimbing dengan pertanyaan: 'Mengapa energi fosil disebut tidak terbarukan?' dan 'Apa saja dampak pembakaran energi fosil bagi lingkungan?'
- Guru menampilkan infografis sederhana tentang dampak penggunaan energi fosil: polusi udara, pemanasan global, dan kerusakan ekosistem.
- Murid membuat catatan ringkas berupa peta konsep sederhana yang menghubungkan: energi fosil → keterbatasan → dampak lingkungan.
Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):- Guru membagikan Lembar Kerja Penyelidikan yang berisi tabel pengamatan penggunaan energi fosil di lingkungan sekitar murid.
- Guru menjelaskan prosedur pengisian lembar kerja: murid mengidentifikasi minimal 5 contoh penggunaan energi fosil yang mereka temui sehari-hari (di rumah, sekolah, perjalanan), lalu menuliskan jenis bahan bakar, kegunaan, dan potensi dampaknya.
- Murid secara mandiri mengisi lembar kerja berdasarkan pengalaman dan pengamatan mereka sendiri selama 10 menit.
- Guru berkeliling untuk melakukan asesmen proses, memberikan scaffolding bagi murid yang kesulitan dengan memberikan contoh pemancing, dan memberikan tantangan tambahan bagi murid yang sudah selesai lebih dulu.
- Beberapa murid (2-3 orang) mempresentasikan hasil penyelidikan mereka di depan kelas secara singkat.
Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):- Guru mengajak murid melihat kembali peta konsep yang dibuat di tahap Memahami dan menambahkan informasi baru yang diperoleh dari penyelidikan.
- Murid menuliskan 1 paragraf refleksi di buku tugas: 'Apa yang bisa saya lakukan untuk mengurangi penggunaan energi fosil di kehidupan sehari-hari?'
- Guru memfasilitasi sharing singkat: 2-3 murid membacakan refleksi mereka, kemudian kelas memberikan apresiasi.
- Guru memberikan penguatan tentang tanggung jawab warga negara dalam menjaga lingkungan melalui penghematan energi.
Penutup:- Guru bersama murid menyimpulkan pembelajaran hari ini: energi fosil terbatas, membutuhkan jutaan tahun untuk terbentuk, dan penggunaannya berdampak pada lingkungan.
- Guru memberikan asesmen akhir: murid menjawab 3 pertanyaan tertulis singkat tentang keterbatasan energi fosil dan dampaknya.
- Guru menyampaikan rencana tindak lanjut: pada pertemuan berikutnya akan membahas energi alternatif sebagai solusi.
- Guru menutup pelajaran dengan mengajak murid mengucapkan satu komitmen penghematan energi yang akan mereka lakukan hari ini.
Diferensiasi:- Konten: Murid yang membutuhkan dukungan lebih diberikan infografis bergambar dengan teks sederhana tentang energi fosil. Murid yang sudah mahir diberikan artikel tambahan tentang data cadangan minyak Indonesia untuk dianalisis.
- Proses: Murid yang membutuhkan waktu lebih lama mengisi lembar kerja dengan 3 contoh penggunaan energi fosil. Murid yang cepat selesai diminta menambahkan kolom 'alternatif pengganti' pada lembar kerja mereka.
- Produk: Murid yang membutuhkan dukungan menyampaikan hasil secara lisan dengan bimbingan. Murid yang mahir menyajikan hasil dalam bentuk poster mini atau diagram.
ASESMENAwal:- Murid menuliskan di sticky note: 2 hal yang sudah diketahui tentang energi fosil dan 1 hal yang ingin diketahui (teknik KWL sederhana).
- Guru mengajukan pertanyaan lisan: 'Siapa yang tahu dari mana asal bensin?' untuk mengecek pengetahuan prasyarat.
Proses:- Guru mengamati dan mencatat keaktifan murid dalam diskusi kelas menggunakan checklist observasi.
- Guru memeriksa proses pengisian lembar kerja penyelidikan secara mandiri: apakah murid mampu mengidentifikasi contoh penggunaan energi fosil dengan tepat.
- Guru memberikan umpan balik lisan saat berkeliling kelas pada tahap Mengaplikasi.
Akhir:- Murid menjawab 3 pertanyaan uraian singkat: (1) Mengapa energi fosil disebut sumber energi tidak terbarukan? (2) Sebutkan 2 dampak negatif penggunaan energi fosil terhadap lingkungan! (3) Berdasarkan penyelidikanmu, tuliskan 2 contoh penggunaan energi fosil di lingkunganmu dan dampak yang mungkin ditimbulkan.
Formatif:- Observasi keterlibatan murid selama diskusi kelas terbimbing.
- Pemeriksaan kelengkapan dan ketepatan pengisian Lembar Kerja Penyelidikan.
- Kualitas peta konsep yang dibuat murid.
Sumatif:- Jawaban tertulis 3 pertanyaan uraian singkat di akhir pembelajaran tentang keterbatasan energi fosil dan dampak lingkungannya.
RUBRIK PENILAIAN| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Pemahaman konsep keterbatasan energi fosil (TP 6.5.3.1) | Murid belum mampu menyebutkan alasan mengapa energi fosil terbatas dan belum dapat menyebutkan dampaknya terhadap lingkungan. | Murid mampu menyebutkan bahwa energi fosil bisa habis, tetapi belum dapat menjelaskan alasannya secara tepat atau menyebutkan dampaknya masih terbatas pada satu contoh. | Murid mampu menjelaskan bahwa energi fosil membutuhkan waktu sangat lama untuk terbentuk sehingga bisa habis, dan menyebutkan minimal 2 dampak penggunaannya terhadap lingkungan. | Murid mampu menjelaskan secara rinci proses terbentuknya energi fosil, alasan keterbatasannya, serta menghubungkan dampak penggunaannya dengan isu pemanasan global dan polusi udara menggunakan contoh konkret. | | Keterampilan penyelidikan penggunaan energi fosil (TP 6.5.3.2) | Murid belum mampu mengisi lembar kerja penyelidikan atau hanya mengisi kurang dari 2 contoh tanpa keterangan yang jelas. | Murid mampu mengisi lembar kerja dengan 2-3 contoh penggunaan energi fosil, namun keterangan jenis bahan bakar atau dampaknya belum lengkap. | Murid secara mandiri mengisi lembar kerja dengan minimal 4 contoh penggunaan energi fosil, mencantumkan jenis bahan bakar dan dampaknya dengan tepat. | Murid secara mandiri mengisi lembar kerja dengan 5 atau lebih contoh, mencantumkan jenis bahan bakar, kegunaan, dan dampak secara lengkap, serta mampu menjelaskan pola penggunaan energi fosil di lingkungannya. |
REFLEKSIRefleksi Guru:- Apakah murid mampu menjelaskan keterbatasan energi fosil dengan pemahaman yang mendalam, bukan sekadar hafalan?
- Apakah lembar kerja penyelidikan efektif membantu murid menghubungkan konsep dengan kehidupan nyata?
- Apakah diferensiasi yang diberikan sudah cukup mengakomodasi kebutuhan semua murid?
- Langkah mana yang perlu diperbaiki agar pembelajaran lebih bermakna pada pertemuan berikutnya?
Refleksi Murid:- Apa hal baru yang saya pelajari hari ini tentang energi fosil?
- Apakah saya sudah bisa menjelaskan mengapa energi fosil bisa habis kepada orang lain?
- Apa yang masih membingungkan dan ingin saya pelajari lebih lanjut?
- Tindakan nyata apa yang bisa saya lakukan mulai hari ini untuk menghemat energi?
SUMBER BELAJAR- Buku Siswa IPAS Kelas VI SD/MI (Edisi Revisi 2025), Bab V: Energi untuk Masa Depan, halaman 114-122.
- Buku Panduan Guru IPAS Kelas VI SD/MI (Edisi Revisi 2025), Bab V.
- Video pembelajaran tentang proses pembentukan energi fosil (durasi 3-4 menit, disiapkan guru dari sumber terpercaya seperti Rumah Belajar Kemendikbud).
- Infografis dampak penggunaan energi fosil terhadap lingkungan (dicetak atau ditayangkan melalui proyektor).
- Lembar Kerja Penyelidikan Penggunaan Energi Fosil (disiapkan guru, berisi tabel: nama benda/kegiatan, jenis bahan bakar, kegunaan, dampak lingkungan).
- Sticky note untuk asesmen awal.
- Proyektor/layar untuk menayangkan video dan infografis.
|