Modul AjarPertemuan 1Bab 5Fase CSemester 2

Modul Ajar IPAS Kelas 6: Pengantar Energi untuk Masa Depan: Peran Energi dalam Kehidupan Sehari-hari

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran IPAS kelas 6 dengan topik "Pengantar Energi untuk Masa Depan: Peran Energi dalam Kehidupan Sehari-hari". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar IPAS Kelas 6: Pengantar Energi untuk Masa Depan: Peran Energi dalam Kehidupan Sehari-hari

IPAS - Kelas 6

Bab 5 - Pertemuan 1

MODUL AJAR

IPAS — Kelas 6 (Fase C)

Topik: Pengantar Energi untuk Masa Depan: Peran Energi dalam Kehidupan Sehari-hari

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranIPAS
Fase / KelasFase C / Kelas 6
TopikPengantar Energi untuk Masa Depan: Peran Energi dalam Kehidupan Sehari-hari
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat mengidentifikasi berbagai bentuk dan sumber energi yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari sebagai dasar memahami urgensi energi untuk masa depan.
  2. Murid dapat mengamati dan mencatat fenomena penggunaan energi di lingkungan sekitar sekolah maupun rumah sebagai data awal penyelidikan.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Bayangkan satu hari tanpa listrik sama sekali — apa yang akan kamu tidak bisa lakukan dan mengapa?
  2. Di mana saja kamu melihat energi digunakan dari rumah ke sekolah tadi pagi?
  3. Menurutmu, dari mana asalnya listrik yang menyalakan lampu di kelas ini sekarang?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru mengucapkan salam, memimpin doa bersama, dan memastikan kelas siap belajar (2 menit).
  • Guru mengecek kehadiran dan mengajak murid duduk membentuk setengah lingkaran atau U-shape agar lebih interaktif (1 menit).
  • ASESMEN AWAL — Guru membagikan sticky note kecil (atau kartu kertas). Murid diminta menuliskan 2 hal: (1) satu alat di rumah yang menggunakan energi, dan (2) mereka tahu atau tidak dari mana energi itu berasal. Guru mengumpulkan sebentar untuk memindai jawaban secara cepat sebagai gambaran pengetahuan awal murid (3 menit).
  • Guru menampilkan gambar atau membacakan skenario singkat: 'Pagi ini kamu bangun, menekan tombol lampu — menyala. Membuka kulkas — dingin. Naik motor ke sekolah — jalan. Semua itu butuh energi.' Guru mengajukan pertanyaan pemantik pertama dan kedua, memberi ruang murid menjawab secara lisan (4 menit).
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan hari ini dengan bahasa yang mudah dipahami: 'Hari ini kita akan mencari tahu bentuk-bentuk energi yang kita pakai setiap hari dan mulai mengamati bagaimana energi itu digunakan di sekitar kita.' (2 menit).

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru memulai dengan curah pendapat: murid menyebutkan benda-benda di sekitar mereka yang membutuhkan energi untuk bekerja. Guru mencatat di papan tulis dalam dua kolom: 'Benda' dan 'Sumber Energinya' (3 menit).
  • Guru menjelaskan secara ringkas jenis-jenis sumber energi (energi matahari, angin, air, bahan bakar minyak, gas, batu bara) dengan menggunakan gambar atau kartu visual yang ditempel di papan. Guru menghubungkan tiap gambar dengan contoh nyata dari daftar yang sudah dibuat murid (5 menit).
  • Guru menjelaskan perbedaan singkat antara energi yang bisa habis (fosil) dan energi yang bisa diperbarui, dengan analogi sederhana: 'Energi fosil seperti tabung gas — kalau habis tidak bisa diisi sendiri. Energi terbarukan seperti sinar matahari — selalu tersedia setiap hari.' (4 menit).
  • Murid secara berpasangan mendiskusikan pertanyaan: 'Sebutkan 3 kegiatan pagi harimu yang menggunakan energi dan kira-kira energi apa yang dipakai?' Setiap pasang berbagi satu temuan ke kelas (4 menit).

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru membagi murid menjadi kelompok kecil (3–4 orang). Setiap kelompok mendapat Lembar Kerja Pengamatan 'Jejak Energi di Sekitar Kita' yang berisi tabel dengan kolom: No. | Tempat Diamati | Alat/Benda | Energi yang Digunakan | Jenis Energi (fosil/terbarukan/tidak tahu) (2 menit).
  • Murid melakukan observasi singkat di dalam kelas dan koridor sekitar kelas selama ± 8 menit. Mereka mengamati benda-benda yang menggunakan energi dan mencatat temuannya di tabel. Guru mendampingi dan memberi petunjuk bila murid bingung, tanpa langsung memberi jawaban (8 menit).
  • Kelompok kembali ke kelas. Setiap kelompok menghitung: berapa banyak temuan yang menggunakan energi fosil vs. terbarukan vs. tidak diketahui, lalu mencatat jumlahnya di baris rangkuman bawah tabel (3 menit).
  • Satu perwakilan tiap kelompok menyampaikan 2–3 temuan paling menarik kepada kelas. Guru mendorong murid lain untuk menanggapi atau menambahkan ('Ada yang menemukan hal yang sama? Ada yang berbeda?') (5 menit).

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajukan pertanyaan refleksi lisan: 'Dari pengamatanmu tadi, mana yang paling banyak — energi fosil atau terbarukan? Menurutmu kenapa begitu?' Murid menjawab secara bergantian (3 menit).
  • Murid menuliskan di bagian bawah lembar kerja mereka: (1) satu hal baru yang mereka pelajari hari ini, dan (2) satu pertanyaan yang masih ingin mereka tahu jawabannya tentang energi (3 menit).
  • Guru merangkum temuan kelas di papan: menunjukkan bahwa sebagian besar energi yang kita pakai sehari-hari masih bergantung pada sumber fosil, dan menghubungkannya dengan pentingnya belajar tentang energi alternatif ke depan sebagai 'jembatan' ke topik pertemuan berikutnya (2 menit).

Penutup:

  • Guru memimpin kegiatan 'Satu Kata Penutup': tiap murid menyebutkan satu kata yang menggambarkan perasaan atau pelajaran mereka hari ini (misalnya: penasaran, terkejut, paham, bersemangat) (3 menit).
  • ASESMEN AKHIR — Guru memberikan pertanyaan lisan atau tertulis singkat (exit ticket): 'Sebutkan 2 sumber energi berbeda dan masing-masing berikan 1 contoh penggunaannya!' Murid menulis di selembar kertas kecil dan menyerahkan sebelum keluar (4 menit).
  • Guru menyampaikan tindak lanjut: 'Sebagai tugas pengamatan di rumah malam ini, catat semua kegiatan yang menggunakan energi dari pulang sekolah sampai tidur malam. Bawa catatanmu untuk dibahas di pertemuan berikutnya.' (2 menit).
  • Guru menutup pelajaran dengan pesan motivasi singkat dan salam (1 menit).

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang membutuhkan dukungan ekstra diberikan kartu kata bergambar berisi nama-nama sumber energi beserta ilustrasinya, sehingga mereka bisa mencocokkan gambar saat mengisi tabel tanpa harus mengingat istilah dari nol. Murid yang sudah memiliki pemahaman lebih dapat diberikan tantangan tambahan: jelaskan mengapa Indonesia memiliki potensi besar untuk energi terbarukan berdasarkan letak geografisnya.
  • Proses: Saat kegiatan observasi, murid yang membutuhkan dukungan dapat berpasangan dengan teman sebaya yang lebih percaya diri dan dipandu dengan pertanyaan pengarah di lembar kerja ('Apakah benda ini butuh listrik? Dari mana listrik itu biasanya berasal?'). Murid yang lebih cepat dapat memperluas area observasi ke luar kelas secara mandiri atau mulai membuat kategorisasi tambahan.
  • Produk: Murid dapat memilih cara menyajikan hasil pengamatan mereka: (1) mengisi tabel tertulis di lembar kerja, atau (2) membuat sketsa/gambar benda-benda yang diamati dengan label sumber energinya, sesuai preferensi dan kemampuan masing-masing.

ASESMEN

Awal:

  • Sebelum pembelajaran dimulai, murid mengisi sticky note/kartu kecil: menuliskan (1) satu alat rumah yang menggunakan energi dan (2) apakah mereka tahu dari mana energi alat itu berasal.
  • Guru memindai jawaban secara cepat untuk memetakan: murid yang sudah memiliki konsep energi, murid yang belum, dan miskonsepsi yang mungkin perlu diluruskan di awal pembelajaran.

Proses:

  • Guru mengamati proses diskusi berpasangan dan kelompok: apakah murid aktif berdiskusi, mendengarkan teman, dan berani berpendapat.
  • Guru memeriksa pengisian tabel observasi saat murid kembali dari kegiatan pengamatan: apakah kolom terisi lengkap dan kategorisasi jenis energi masuk akal.
  • Guru mencatat murid yang tampak kesulitan untuk diberi scaffolding tambahan dan murid yang sudah sangat memahami untuk diberi tantangan lanjutan.

Akhir:

  • Exit ticket: murid menuliskan 2 sumber energi berbeda dan 1 contoh penggunaannya masing-masing. Guru menilai ketepatan dan kelengkapan jawaban sesuai rubrik.
  • Tugas observasi di rumah: murid mencatat minimal 5 kegiatan yang menggunakan energi dalam satu sore/malam beserta jenis energinya — dinilai sebagai data awal penyelidikan di pertemuan berikutnya.

Formatif:

  • Observasi guru selama diskusi berpasangan di tahap Memahami: apakah murid mampu menghubungkan kegiatan sehari-hari dengan jenis energi yang tepat.
  • Penilaian lembar kerja observasi kelompok: kelengkapan tabel, ketepatan identifikasi jenis energi, dan kemampuan merangkum data.
  • Partisipasi lisan saat presentasi kelompok: kejelasan dan ketepatan dalam menyampaikan temuan.

Sumatif:

  • Exit ticket tertulis di akhir pertemuan: murid menyebutkan 2 sumber energi berbeda beserta masing-masing 1 contoh penggunaannya dalam kehidupan sehari-hari.
  • Tugas pengamatan mandiri di rumah: murid mencatat kegiatan yang menggunakan energi dalam satu sore/malam sebagai data awal penyelidikan (dikumpulkan di pertemuan berikutnya).

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Mengidentifikasi bentuk dan sumber energi (TP 6.5.1.1)Murid belum dapat menyebutkan atau mengidentifikasi sumber energi yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari, meskipun sudah diberi bantuan.Murid dapat menyebutkan 1–2 sumber energi tetapi belum dapat menghubungkannya dengan contoh penggunaan yang tepat dalam kehidupan sehari-hari.Murid dapat mengidentifikasi 3–4 sumber energi dan menghubungkannya dengan contoh penggunaan yang tepat, serta membedakan energi fosil dan terbarukan secara umum.Murid dapat mengidentifikasi beragam sumber energi, menghubungkannya dengan contoh konkret penggunaan sehari-hari, membedakan energi fosil dan terbarukan, serta menjelaskan alasannya dengan logis.
Mengamati dan mencatat fenomena penggunaan energi (TP 6.5.1.2)Murid tidak mengisi lembar observasi atau hanya mencatat 1 temuan tanpa informasi yang memadai meskipun sudah dibimbing.Murid mengisi lembar observasi dengan 2–3 temuan, namun pencatatan tidak lengkap atau kategorisasi jenis energi banyak yang kurang tepat.Murid mengisi lembar observasi dengan 4–5 temuan secara lengkap (nama benda, tempat, energi yang digunakan, jenis energi) dengan sebagian besar kategori yang tepat.Murid mengisi lembar observasi dengan 5 atau lebih temuan secara lengkap dan akurat, mampu merangkum data (menghitung jumlah per kategori), serta menyampaikan temuan dengan jelas kepada kelas.
Kolaborasi dalam kelompokMurid tidak terlibat aktif dalam diskusi kelompok dan tidak berkontribusi pada pengisian lembar kerja bersama.Murid terlibat sesekali dalam diskusi kelompok, tetapi lebih banyak mengandalkan teman tanpa inisiatif sendiri.Murid aktif berdiskusi, mendengarkan pendapat teman, dan berkontribusi dalam pengisian lembar kerja kelompok.Murid aktif memimpin atau memfasilitasi diskusi kelompok, mendorong partisipasi teman lain, dan memastikan semua anggota berkontribusi dalam menghasilkan hasil pengamatan bersama.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah pertanyaan pemantik yang saya gunakan berhasil memancing rasa ingin tahu murid? Apa yang bisa saya perbaiki?
  • Apakah alokasi waktu untuk setiap tahap kegiatan (Memahami–Mengaplikasi–Merefleksi) sudah proporsional? Bagian mana yang memerlukan penyesuaian?
  • Apakah diferensiasi yang saya terapkan sudah menjangkau murid yang membutuhkan dukungan ekstra maupun yang sudah lebih cepat memahami?
  • Dari hasil exit ticket, berapa banyak murid yang sudah mencapai tujuan pembelajaran hari ini? Apa tindak lanjut yang perlu saya lakukan di pertemuan berikutnya?

Refleksi Murid:

  • Sebelum belajar hari ini, apa yang sudah kamu tahu tentang energi? Sekarang, apa yang baru kamu ketahui?
  • Dari kegiatan pengamatan tadi, temuan apa yang paling mengejutkan atau menarik bagimu?
  • Apakah kamu sudah bisa menyebutkan perbedaan energi fosil dan energi terbarukan? Kalau belum, bagian mana yang masih membingungkan?
  • Apa satu hal yang ingin kamu pelajari lebih lanjut tentang energi setelah pelajaran hari ini?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa IPAS Kelas VI SD/MI (Penulis: Amalia Fitri, dkk.), Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI, 2025 — Bab 5: Energi untuk Masa Depan (hal. 123–124 dan seterusnya).
  2. Buku Panduan Guru IPAS Kelas VI SD/MI, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI, 2025 — Bab V: Energi untuk Masa Depan (hal. 163–164 dan seterusnya).
  3. Gambar atau kartu visual jenis-jenis sumber energi (matahari, angin, air, batu bara, minyak bumi, gas alam) — disiapkan guru atau dicetak dari internet.
  4. Lembar Kerja Pengamatan 'Jejak Energi di Sekitar Kita' — disiapkan guru (tabel observasi dengan kolom: No., Tempat Diamati, Alat/Benda, Energi yang Digunakan, Jenis Energi).
  5. Sticky note atau kartu kertas kecil untuk asesmen awal dan exit ticket.
  6. Papan tulis dan spidol warna untuk mencatat hasil curah pendapat kelas.
  7. Lingkungan sekitar kelas dan koridor sekolah sebagai lokasi observasi langsung.

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.