Modul AjarPertemuan 5Bab 4Fase CSemester 2

Modul Ajar IPAS Kelas 6: Mengolah dan Menyajikan Data Hasil Penyelidikan Kearifan Lokal

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran IPAS kelas 6 dengan topik "Mengolah dan Menyajikan Data Hasil Penyelidikan Kearifan Lokal". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar IPAS Kelas 6: Mengolah dan Menyajikan Data Hasil Penyelidikan Kearifan Lokal

IPAS - Kelas 6

Bab 4 - Pertemuan 5

MODUL AJAR

IPAS — Kelas 6 (Fase C)

Topik: Mengolah dan Menyajikan Data Hasil Penyelidikan Kearifan Lokal

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranIPAS
Fase / KelasFase C / Kelas 6
TopikMengolah dan Menyajikan Data Hasil Penyelidikan Kearifan Lokal
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat mengolah data hasil penyelidikan tentang kearifan lokal dalam bentuk tabel dan membandingkannya dengan prediksi awal yang telah dibuat
  2. Murid dapat menjelaskan pola hubungan antara tradisi lokal dengan nilai kearifan lokal yang ditemukan berdasarkan bukti dari data penyelidikan

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Apakah hasil penyelidikan kalian sesuai dengan prediksi awal yang sudah dibuat?
  2. Pola apa yang kalian temukan dari hubungan antara tradisi lokal dengan nilai kearifan lokal di daerah kita?
  3. Bagaimana bukti dari data penyelidikan mendukung kesimpulan tentang kearifan lokal yang masih dipraktikkan?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan berdoa bersama
  • Guru melakukan asesmen awal dengan menanyakan pengalaman murid saat melakukan survei kearifan lokal pada pertemuan sebelumnya
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran: mengolah data hasil penyelidikan dan menemukan pola hubungan antara tradisi dengan nilai kearifan lokal
  • Guru menyampaikan pertanyaan pemantik untuk membangun rasa ingin tahu murid

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Murid berkumpul dalam kelompok sesuai kelompok penyelidikan sebelumnya
  • Guru membimbing murid mengamati kembali data mentah hasil survei terhadap 10 warga sekolah yang telah dikumpulkan
  • Murid berdiskusi untuk mengidentifikasi nilai kearifan lokal apa saja yang masih dilaksanakan dan yang tidak berdasarkan data survei
  • Guru menjelaskan cara mengolah data survei ke dalam tabel dengan kolom: Nilai Kearifan Lokal, Contoh Perilaku, Masih Dilaksanakan (Ya/Tidak), Jumlah Responden
  • Murid memahami bahwa data dalam bentuk tabel memudahkan untuk melihat pola dan membuat perbandingan

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Setiap kelompok menyalin tabel pengolahan data ke buku tugas dan mulai mengisi berdasarkan hasil survei
  • Murid menghitung jumlah responden yang menjawab 'Ya' dan 'Tidak' untuk setiap nilai kearifan lokal yang diselidiki
  • Murid membandingkan hasil pengolahan data dengan prediksi awal yang telah dibuat sebelum melakukan penyelidikan
  • Murid menganalisis: nilai kearifan lokal mana yang paling banyak dipraktikkan dan mana yang mulai ditinggalkan
  • Murid menuliskan pola hubungan yang ditemukan, misalnya: tradisi gotong royong yang masih kuat di daerah tertentu menunjukkan nilai kebersamaan masih tinggi
  • Setiap kelompok menyiapkan paparan hasil pengolahan data dengan bukti konkret dari tabel

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Setiap kelompok mempresentasikan hasil pengolahan data dan pola hubungan yang ditemukan
  • Kelompok lain memberikan tanggapan dan pertanyaan untuk memperkaya analisis
  • Guru memfasilitasi diskusi kelas tentang perbedaan dan persamaan pola yang ditemukan antar kelompok
  • Murid merefleksikan apakah prediksi awal mereka terbukti atau tidak, dan apa penyebabnya
  • Murid menuliskan refleksi pribadi tentang pentingnya melestarikan nilai kearifan lokal berdasarkan bukti yang ditemukan
  • Guru memberikan penguatan tentang keterampilan mengolah data dan menganalisis bukti dalam penyelidikan ilmiah

Penutup:

  • Guru memfasilitasi murid menyimpulkan pembelajaran: mengolah data dalam tabel membantu menemukan pola dan membandingkan dengan prediksi
  • Guru melakukan asesmen akhir dengan meminta murid menuliskan satu pola hubungan yang paling menarik dari hasil penyelidikan mereka
  • Guru memberikan apresiasi kepada semua kelompok atas kerja keras dalam mengolah data
  • Guru menyampaikan rencana tindak lanjut: pada pertemuan berikutnya murid akan mengomunikasikan hasil penyelidikan secara lebih luas
  • Pembelajaran ditutup dengan doa dan salam

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang cepat dapat diminta menambahkan analisis perbandingan data dengan daerah lain dari sumber literasi tambahan. Murid yang lambat difokuskan pada pengisian tabel dengan bimbingan guru
  • Proses: Murid yang cepat dapat langsung menganalisis pola secara mandiri. Murid yang lambat dibimbing dengan pertanyaan terstruktur untuk mengidentifikasi pola satu per satu
  • Produk: Murid yang cepat dapat membuat grafik sederhana dari data tabel untuk memperjelas pola. Murid yang lambat cukup menyelesaikan tabel dan menjelaskan satu pola utama

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab tentang pengalaman survei yang dilakukan pada pertemuan sebelumnya
  • Mengecek kelengkapan data mentah hasil survei yang dibawa murid

Proses:

  • Observasi cara murid mengolah data mentah ke dalam tabel
  • Mengamati kemampuan murid membandingkan data dengan prediksi awal
  • Menilai partisipasi dalam diskusi kelompok saat mengidentifikasi pola
  • Mengecek kualitas argumen yang dibangun berdasarkan bukti data

Akhir:

  • Menilai hasil tabel pengolahan data: kelengkapan, keakuratan, dan kerapian
  • Menilai kemampuan menjelaskan pola hubungan antara tradisi dan nilai kearifan lokal dengan dukungan bukti
  • Menilai refleksi tertulis tentang perbandingan prediksi dengan hasil penyelidikan

Formatif:

  • Observasi aktivitas kelompok saat mengolah data dan berdiskusi
  • Tanya jawab selama proses pengisian tabel
  • Penilaian hasil diskusi kelompok tentang pola hubungan

Sumatif:

  • Penilaian tabel pengolahan data yang dibuat kelompok
  • Penilaian kemampuan menjelaskan pola hubungan berdasarkan bukti data
  • Penilaian refleksi tertulis murid

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Mengolah data dalam bentuk tabelTabel tidak lengkap, data tidak terorganisir dengan baik, banyak kesalahan dalam pencatatanTabel sudah ada namun masih ada bagian yang kosong atau kurang rapi, beberapa data kurang akuratTabel lengkap dan rapi, data akurat, sudah mencantumkan semua komponen yang dimintaTabel sangat lengkap, rapi, dan akurat, dilengkapi dengan catatan tambahan yang memperjelas data
Membandingkan data dengan prediksi awalTidak melakukan perbandingan atau tidak ada prediksi awal yang dirujukMenyebutkan prediksi awal namun perbandingan dengan data hasil penyelidikan masih kurang jelasMembandingkan prediksi dengan hasil penyelidikan secara jelas dan menunjukkan perbedaan atau persamaanMembandingkan secara mendalam, memberikan analisis mengapa prediksi sesuai atau tidak sesuai dengan data aktual
Menjelaskan pola hubungan berdasarkan buktiTidak dapat menjelaskan pola atau tidak ada bukti yang mendukungMenyebutkan pola namun penjelasan masih dangkal dan bukti kurang memadaiMenjelaskan pola hubungan dengan jelas dan didukung oleh bukti dari data penyelidikanMenjelaskan pola hubungan secara mendalam, bukti sangat kuat, dan mampu mengaitkan dengan konteks sosial budaya yang lebih luas
Kolaborasi dalam kelompokTidak berpartisipasi dalam kerja kelompok, cenderung bekerja sendiri atau menggangguBerpartisipasi namun kontribusi masih minimal, lebih banyak mengikuti anggota lainBerpartisipasi aktif, memberikan kontribusi dalam diskusi dan pengolahan dataSangat aktif, memimpin diskusi, membantu anggota lain, dan memastikan semua anggota terlibat

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah alokasi waktu cukup untuk semua kelompok menyelesaikan pengolahan data?
  • Apakah murid mengalami kesulitan dalam membandingkan data dengan prediksi? Bagaimana saya bisa membimbing lebih baik?
  • Apakah diferensiasi yang saya berikan sudah sesuai dengan kebutuhan murid yang beragam?
  • Bagaimana saya bisa meningkatkan kualitas diskusi agar murid lebih kritis dalam menganalisis pola?

Refleksi Murid:

  • Apa yang paling menarik dari hasil pengolahan data yang kamu lakukan?
  • Apakah prediksi awalmu sesuai dengan hasil penyelidikan? Jika tidak, mengapa menurutmu?
  • Pola hubungan apa yang kamu temukan antara tradisi lokal dengan nilai kearifan lokal?
  • Apa yang kamu pelajari dari kegiatan mengolah dan menganalisis data hari ini?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa IPAS Kelas 6 Bab 4: Kearifan Lokal, Warisan Leluhur untuk Persatuan Bangsa
  2. Buku Guru IPAS Kelas 6
  3. Data hasil survei kearifan lokal dari pertemuan sebelumnya
  4. Alat tulis, kertas untuk tabel, papan tulis atau flipchart
  5. Panduan Pembelajaran dan Asesmen Kurikulum Merdeka

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.