Modul AjarPertemuan 11Bab 4Fase CSemester 2

Modul Ajar IPAS Kelas 6: Asesmen Sumatif Bab 4: Kearifan Lokal, Warisan Leluhur untuk Persatuan Bangsa

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran IPAS kelas 6 dengan topik "Asesmen Sumatif Bab 4: Kearifan Lokal, Warisan Leluhur untuk Persatuan Bangsa". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar IPAS Kelas 6: Asesmen Sumatif Bab 4: Kearifan Lokal, Warisan Leluhur untuk Persatuan Bangsa

IPAS - Kelas 6

Bab 4 - Pertemuan 11

MODUL AJAR

IPAS — Kelas 6 (Fase C)

Topik: Asesmen Sumatif Bab 4: Kearifan Lokal, Warisan Leluhur untuk Persatuan Bangsa

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranIPAS
Fase / KelasFase C / Kelas 6
TopikAsesmen Sumatif Bab 4: Kearifan Lokal, Warisan Leluhur untuk Persatuan Bangsa
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menunjukkan pemahaman tentang keberagaman budaya, tradisi, dan nilai kearifan lokal daerah setempat melalui asesmen sumatif tertulis dan/atau unjuk kerja.
  2. Murid dapat menganalisis keterkaitan antara nilai kearifan lokal dengan upaya menjaga persatuan bangsa dalam konteks kebhinekaan berdasarkan bukti yang telah dikumpulkan sepanjang pembelajaran bab ini.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Apa yang membuat budaya dan tradisi di daerahmu tetap bertahan hingga saat ini?
  2. Bagaimana nilai-nilai kearifan lokal dapat membantu kita hidup rukun di tengah keberagaman?
  3. Jika kearifan lokal hilang, apa dampaknya bagi persatuan bangsa kita?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pelajaran dengan salam dan doa bersama.
  • Guru menyampaikan bahwa pertemuan ini adalah asesmen sumatif Bab 4 dan menjelaskan tujuan serta format asesmen.
  • Guru melakukan asesmen awal (diagnostik) singkat: meminta 2-3 murid menyebutkan satu contoh kearifan lokal dan nilainya untuk mengecek kesiapan kelas.
  • Guru memberikan motivasi bahwa asesmen ini adalah kesempatan menunjukkan hasil belajar selama satu bab, bukan sesuatu yang perlu ditakuti.
  • Guru menjelaskan aturan pengerjaan: waktu, boleh tidaknya membuka catatan, dan format jawaban yang diharapkan.

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran):

  • Guru membagikan lembar soal asesmen sumatif yang terdiri dari dua bagian: Bagian A (isian singkat tentang keberagaman budaya, tradisi, dan nilai kearifan lokal daerah setempat) dan Bagian B (uraian analisis keterkaitan kearifan lokal dengan persatuan bangsa).
  • Murid membaca seluruh soal dengan cermat dan memahami instruksi sebelum mulai mengerjakan.
  • Guru memastikan semua murid memahami perintah soal dengan membuka sesi tanya jawab singkat (2 menit) terkait teknis pengerjaan, bukan konten jawaban.

Mengaplikasi (Bermakna):

  • Murid mengerjakan Bagian A: menjawab 5 soal isian singkat tentang contoh budaya/tradisi daerah setempat, filosofi, dan nilai kearifan lokal yang terkandung di dalamnya (alokasi 20 menit).
  • Murid mengerjakan Bagian B: menulis uraian analisis (minimal 1 paragraf) yang menjelaskan bagaimana nilai kearifan lokal yang telah dipelajari dapat menjaga persatuan bangsa, disertai bukti atau contoh konkret dari pembelajaran sepanjang bab ini (alokasi 25 menit).
  • Guru berkeliling memantau proses pengerjaan, memberikan dukungan teknis jika ada murid yang kesulitan memahami soal tanpa memberikan petunjuk jawaban.

Merefleksi (Berkesadaran, Menggembirakan):

  • Setelah waktu pengerjaan selesai, murid mengumpulkan lembar jawaban.
  • Guru memfasilitasi refleksi singkat secara lisan: murid diminta menyampaikan bagian mana yang paling mudah dan paling menantang dari asesmen ini.
  • Murid mengisi lembar refleksi diri berisi 3 pertanyaan: (1) Seberapa yakin kamu dengan jawabanmu? (2) Materi apa yang masih perlu kamu pelajari lagi? (3) Apa satu hal baru yang kamu sadari tentang kearifan lokal dan persatuan bangsa setelah mengerjakan asesmen ini?

Penutup:

  • Guru memberikan apresiasi atas usaha seluruh murid dalam mengerjakan asesmen sumatif.
  • Guru menyampaikan rencana tindak lanjut: kapan hasil akan diumumkan dan langkah remediasi/pengayaan yang akan dilakukan.
  • Guru mengajak murid menyimpulkan satu pesan penting dari seluruh pembelajaran Bab 4 tentang pentingnya menjaga kearifan lokal untuk persatuan bangsa.
  • Guru menutup pembelajaran dengan doa dan salam.

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang membutuhkan dukungan lebih mendapat soal dengan kalimat lebih sederhana dan petunjuk tambahan berupa kata kunci pembantu. Murid cepat mendapat soal pengayaan berupa pertanyaan HOTS tambahan yang meminta perbandingan kearifan lokal dua daerah berbeda.
  • Proses: Murid yang membutuhkan waktu lebih diberikan tambahan waktu 5-10 menit. Murid cepat diperbolehkan menyelesaikan soal pengayaan atau membuat peta konsep ringkasan bab.
  • Produk: Murid dapat memilih format jawaban Bagian B: uraian tertulis, peta konsep dengan penjelasan, atau diagram hubungan sebab-akibat dengan narasi pendukung.

ASESMEN

Awal:

  • Guru meminta 2-3 murid menyebutkan satu contoh kearifan lokal di daerah mereka beserta nilai yang terkandung di dalamnya untuk mengecek kesiapan dan mengaktifkan pengetahuan awal.

Proses:

  • Guru mengobservasi proses pengerjaan murid: apakah mereka mampu memulai secara mandiri, apakah ada yang tampak bingung dengan instruksi soal.
  • Guru mencatat murid yang membutuhkan bantuan teknis sebagai data untuk diferensiasi dan remediasi.

Akhir:

  • Lembar soal asesmen sumatif tertulis (Bagian A: isian singkat, Bagian B: uraian analisis) dinilai menggunakan rubrik empat level.
  • Lembar refleksi diri murid sebagai data tambahan untuk pemetaan pemahaman.

Formatif:

  • Observasi kesiapan murid saat asesmen awal (diagnostik lisan di pendahuluan).
  • Pemantauan proses pengerjaan: guru mencatat murid yang kesulitan teknis atau tampak tidak memahami soal.
  • Lembar refleksi diri murid sebagai assessment as learning.

Sumatif:

  • Asesmen sumatif tertulis Bagian A: 5 soal isian singkat tentang keberagaman budaya, tradisi, dan nilai kearifan lokal daerah setempat.
  • Asesmen sumatif tertulis Bagian B: 1 soal uraian analisis keterkaitan nilai kearifan lokal dengan upaya menjaga persatuan bangsa berdasarkan bukti dari pembelajaran bab ini.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Pemahaman Keberagaman Budaya dan Kearifan Lokal (TP 6.4.11.1)Murid tidak dapat menyebutkan contoh budaya/tradisi daerah setempat atau menyebutkan tanpa nilai kearifan lokal yang relevan.Murid menyebutkan 1-2 contoh budaya/tradisi tetapi penjelasan nilai kearifan lokal masih kurang tepat atau tidak lengkap.Murid menyebutkan 3-4 contoh budaya/tradisi daerah setempat dengan penjelasan nilai kearifan lokal yang tepat.Murid menyebutkan 5 atau lebih contoh budaya/tradisi dengan penjelasan nilai kearifan lokal yang tepat, rinci, dan disertai filosofi atau makna mendalam.
Analisis Keterkaitan Kearifan Lokal dengan Persatuan Bangsa (TP 6.4.11.2)Murid tidak dapat menjelaskan keterkaitan kearifan lokal dengan persatuan bangsa atau jawaban tidak relevan dengan pertanyaan.Murid menjelaskan keterkaitan secara umum tanpa bukti konkret atau contoh dari pembelajaran bab ini.Murid menganalisis keterkaitan kearifan lokal dengan persatuan bangsa secara logis dan menyertakan minimal 1 bukti atau contoh dari pembelajaran bab ini.Murid menganalisis keterkaitan secara mendalam dan sistematis, menyertakan 2 atau lebih bukti dari pembelajaran bab ini, serta memberikan argumen yang kuat tentang mengapa kearifan lokal penting untuk kebhinekaan.
Kemandirian dan Pengelolaan WaktuMurid tidak dapat mengerjakan asesmen secara mandiri dan tidak menyelesaikan soal dalam waktu yang diberikan.Murid mengerjakan asesmen dengan banyak bantuan teknis dari guru dan menyelesaikan sebagian soal saja.Murid mengerjakan asesmen secara mandiri dan menyelesaikan seluruh soal dalam waktu yang diberikan.Murid mengerjakan asesmen secara mandiri, menyelesaikan seluruh soal sebelum waktu habis, dan mampu mengerjakan soal pengayaan tambahan.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah soal asesmen sumatif sudah mencerminkan seluruh tujuan pembelajaran Bab 4 secara proporsional?
  • Berapa persen murid yang mencapai level Berkembang atau Sangat Berkembang pada setiap aspek rubrik?
  • Materi atau kompetensi apa yang perlu diajarkan ulang berdasarkan hasil asesmen?
  • Apakah diferensiasi yang diberikan sudah membantu murid dengan kebutuhan berbeda?

Refleksi Murid:

  • Seberapa yakin kamu dengan jawaban yang kamu tulis hari ini?
  • Materi apa dari Bab 4 yang masih terasa sulit dan perlu kamu pelajari lagi?
  • Apa satu hal baru yang kamu sadari tentang pentingnya kearifan lokal bagi persatuan bangsa setelah mengerjakan asesmen ini?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa IPAS Kelas VI SD/MI, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI, 2025 (Bab 4: Kearifan Lokal, Warisan Leluhur untuk Persatuan Bangsa).
  2. Buku Panduan Guru IPAS Kelas VI SD/MI, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI, 2025.
  3. Catatan dan portofolio murid dari pembelajaran Bab 4 (hasil observasi, laporan, dan proyek selama bab berlangsung).
  4. Lembar soal asesmen sumatif Bab 4 yang disiapkan guru.
  5. Lembar refleksi diri murid.

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.