Modul AjarPertemuan 6Bab 3Fase CSemester 1

Modul Ajar IPAS Kelas 6: Warisan Pahlawan bagi Daerah Setempat di Masa Kini

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran IPAS kelas 6 dengan topik "Warisan Pahlawan bagi Daerah Setempat di Masa Kini". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar IPAS Kelas 6: Warisan Pahlawan bagi Daerah Setempat di Masa Kini

IPAS - Kelas 6

Bab 3 - Pertemuan 6

MODUL AJAR

IPAS — Kelas 6 (Fase C)

Topik: Warisan Pahlawan bagi Daerah Setempat di Masa Kini

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranIPAS
Fase / KelasFase C / Kelas 6
TopikWarisan Pahlawan bagi Daerah Setempat di Masa Kini
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menjelaskan bentuk-bentuk warisan pahlawan daerah yang masih dapat dirasakan di daerah setempat pada masa kini, baik berupa peninggalan fisik maupun nilai-nilai hidup masyarakat.
  2. Murid dapat mengamati dan mencatat bukti-bukti warisan pahlawan yang ada di lingkungan sekitar tempat tinggalnya melalui kegiatan pengamatan langsung atau sumber visual.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Pernahkah kalian melihat nama jalan, gedung, atau monumen di daerah kalian yang menggunakan nama seorang pahlawan? Mengapa nama itu dipakai?
  2. Selain bangunan atau nama jalan, warisan apa lagi yang ditinggalkan pahlawan daerah yang masih bisa kita rasakan sampai sekarang?
  3. Bagaimana kehidupan kita hari ini akan berbeda jika para pahlawan daerah tidak pernah berjuang?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pelajaran dengan salam, doa, dan memeriksa kehadiran murid.
  • Guru menampilkan 2-3 foto peninggalan pahlawan daerah setempat (monumen, nama jalan, atau bangunan bersejarah) dan bertanya: 'Siapa yang pernah melihat tempat ini? Apa yang kalian ketahui tentangnya?'
  • Guru melakukan asesmen awal (diagnostik) dengan meminta murid menuliskan di sticky note: satu hal yang mereka ketahui tentang warisan pahlawan di daerah mereka.
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini dan menghubungkannya dengan materi sebelumnya tentang nilai-nilai kepahlawanan.

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru membagikan teks bacaan 'Jejak Pahlawan di Masa Kini' dari buku siswa halaman 78 dan meminta murid membaca secara senyap selama 5 menit.
  • Guru memandu diskusi kelas untuk mengidentifikasi dua kategori warisan pahlawan: (1) peninggalan fisik (nama jalan, monumen, gedung, museum) dan (2) nilai-nilai hidup masyarakat (semangat gotong royong, cinta tanah air, keberanian memperjuangkan keadilan).
  • Murid mencatat kategori dan contoh-contoh warisan pahlawan dalam tabel dua kolom di buku catatan mereka.
  • Guru menampilkan peta atau gambar daerah setempat dan menandai lokasi-lokasi yang terkait warisan pahlawan sebagai penguatan pemahaman kontekstual.

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Murid dibagi dalam kelompok kecil (3-4 orang). Setiap kelompok mendapat lembar kerja pengamatan berisi tabel: Nama Warisan, Jenis (Fisik/Nilai), Lokasi/Konteks, dan Keterangan.
  • Setiap kelompok mengamati 3-4 sumber visual yang disiapkan guru (foto peninggalan daerah, potongan berita, atau video singkat tentang warisan pahlawan di daerah setempat).
  • Murid mencatat bukti-bukti warisan pahlawan yang mereka temukan dari sumber visual ke dalam lembar kerja pengamatan.
  • Perwakilan setiap kelompok mempresentasikan hasil pengamatan mereka secara singkat (2 menit per kelompok) di depan kelas.
  • Kelompok lain memberikan tanggapan atau tambahan informasi dari pengalaman mereka sendiri.

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid melihat kembali hasil kerja semua kelompok dan bersama-sama menyimpulkan: warisan pahlawan tidak hanya berupa benda fisik, tetapi juga nilai-nilai yang membentuk cara hidup masyarakat.
  • Murid secara individu menuliskan refleksi singkat (3-4 kalimat) di buku catatan: 'Warisan pahlawan apa yang paling berpengaruh di daerahku dan mengapa?'
  • Guru memfasilitasi 2-3 murid untuk membacakan refleksinya dan memberikan apresiasi.
  • Murid menilai sendiri pemahaman mereka dengan skala 1-4 (self-assessment) pada lembar refleksi sederhana.

Penutup:

  • Guru bersama murid merangkum poin-poin penting: bentuk warisan fisik dan nilai-nilai pahlawan yang masih dirasakan di masa kini.
  • Guru memberikan asesmen akhir berupa 2 pertanyaan tertulis singkat untuk dikerjakan individu.
  • Guru memberikan penguatan bahwa menghargai warisan pahlawan adalah bentuk kecintaan terhadap daerah dan bangsa.
  • Guru menyampaikan gambaran materi pertemuan berikutnya tentang pengaruh warisan pahlawan bagi perkembangan daerah.
  • Guru menutup pelajaran dengan doa dan salam.

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang membutuhkan dukungan lebih mendapat teks bacaan dengan kalimat lebih sederhana dan gambar pendukung tambahan. Murid cepat mendapat teks pengayaan berupa artikel pendek tentang warisan pahlawan di daerah lain sebagai perbandingan.
  • Proses: Murid yang membutuhkan dukungan lebih mendapat panduan pengisian lembar kerja berupa contoh yang sudah terisi sebagian. Murid cepat diminta menambahkan kolom 'Dampak bagi kehidupan sehari-hari' pada lembar kerja mereka.
  • Produk: Murid yang membutuhkan dukungan lebih cukup mencatat 2 bukti warisan pahlawan. Murid cepat diminta menulis paragraf pendek yang menghubungkan warisan pahlawan dengan kehidupan masyarakat masa kini.

ASESMEN

Awal:

  • Murid menuliskan di sticky note satu contoh warisan pahlawan yang mereka ketahui di daerah setempat. Guru mengecek pemahaman awal dan mengidentifikasi miskonsepsi (misal: warisan pahlawan hanya berupa bangunan).

Proses:

  • Guru mengamati kemampuan murid mengidentifikasi dan mengkategorikan warisan pahlawan (fisik vs nilai) selama diskusi kelas.
  • Guru memeriksa kelengkapan dan ketepatan pengisian lembar kerja pengamatan setiap kelompok.
  • Guru mencatat kemampuan murid menyampaikan hasil pengamatan secara lisan saat presentasi kelompok.

Akhir:

  • Murid menjawab secara tertulis: (1) Sebutkan dan jelaskan minimal 2 bentuk warisan pahlawan daerah yang masih dirasakan di masa kini, satu berupa peninggalan fisik dan satu berupa nilai hidup masyarakat. (2) Ceritakan satu bukti warisan pahlawan yang pernah kamu amati atau ketahui di lingkungan sekitar tempat tinggalmu, sertakan keterangan lokasi atau konteksnya.

Formatif:

  • Observasi keaktifan murid dalam diskusi kelas dan kerja kelompok.
  • Pemeriksaan lembar kerja pengamatan kelompok (kelengkapan dan ketepatan identifikasi warisan pahlawan).
  • Penilaian diri (self-assessment) murid menggunakan skala 1-4.

Sumatif:

  • Jawaban tertulis individu terhadap 2 pertanyaan asesmen akhir tentang bentuk warisan pahlawan dan bukti yang dapat diamati di lingkungan sekitar.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Menjelaskan bentuk warisan pahlawan (TP 6.3.6.1)Belum mampu menyebutkan bentuk warisan pahlawan daerah atau jawaban tidak relevan dengan topik.Mampu menyebutkan 1 bentuk warisan pahlawan tetapi belum dapat menjelaskan keterkaitannya dengan kehidupan masa kini.Mampu menyebutkan dan menjelaskan minimal 2 bentuk warisan pahlawan (fisik dan nilai) serta keterkaitannya dengan kehidupan masa kini secara sederhana.Mampu menyebutkan dan menjelaskan lebih dari 2 bentuk warisan pahlawan (fisik dan nilai) secara rinci, disertai contoh nyata dari daerah setempat dan hubungannya dengan kehidupan masyarakat masa kini.
Mengamati dan mencatat bukti warisan pahlawan (TP 6.3.6.2)Belum mampu mengamati atau mencatat bukti warisan pahlawan dari sumber yang disediakan.Mampu mencatat 1 bukti warisan pahlawan tetapi catatan belum lengkap (tidak ada keterangan jenis atau lokasi).Mampu mengamati dan mencatat minimal 2 bukti warisan pahlawan dengan keterangan jenis dan lokasi/konteks yang tepat.Mampu mengamati dan mencatat lebih dari 2 bukti warisan pahlawan secara sistematis dan detail, dilengkapi keterangan jenis, lokasi, serta penjelasan tambahan dari pengalaman pribadi.
Kemampuan komunikasi lisan (presentasi kelompok)Belum mampu menyampaikan hasil pengamatan di depan kelas atau tidak berpartisipasi.Mampu menyampaikan hasil pengamatan tetapi masih terbata-bata dan informasi kurang terstruktur.Mampu menyampaikan hasil pengamatan dengan cukup lancar, terstruktur, dan dapat dipahami oleh teman sekelas.Mampu menyampaikan hasil pengamatan dengan lancar, terstruktur, percaya diri, serta mampu menanggapi pertanyaan atau komentar dari teman.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah murid mampu membedakan warisan fisik dan warisan berupa nilai-nilai hidup masyarakat?
  • Apakah sumber visual yang digunakan cukup relevan dan mudah diamati oleh murid?
  • Apakah semua murid mendapat kesempatan berpartisipasi aktif dalam diskusi dan presentasi?
  • Strategi diferensiasi mana yang perlu diperkuat untuk pertemuan berikutnya?

Refleksi Murid:

  • Apa hal baru yang kamu pelajari hari ini tentang warisan pahlawan di daerahmu?
  • Apakah kamu merasa sudah mampu membedakan warisan fisik dan warisan berupa nilai kehidupan? Bagian mana yang masih membingungkan?
  • Apa yang ingin kamu ketahui lebih lanjut tentang warisan pahlawan di daerahmu?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa IPAS Kelas VI, Bab 3 'Jejak Sang Pahlawan', halaman 62-78 (Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI, 2025).
  2. Buku Panduan Guru IPAS Kelas VI, Bab 3, halaman 91-110.
  3. Foto-foto peninggalan pahlawan daerah setempat (monumen, nama jalan, gedung bersejarah) yang disiapkan guru.
  4. Video singkat atau potongan berita tentang warisan pahlawan di daerah setempat (opsional, jika tersedia proyektor/layar).
  5. Lembar kerja pengamatan (disiapkan guru, berisi tabel: Nama Warisan, Jenis, Lokasi/Konteks, Keterangan).
  6. Sticky note untuk asesmen awal.
  7. Peta daerah setempat (cetak atau digital) untuk menandai lokasi warisan pahlawan.

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.