Modul AjarPertemuan 1Bab 3Fase CSemester 1

Modul Ajar IPAS Kelas 6: Mengenal Pahlawan Daerah dan Peristiwa Bersejarah di Masa Penjajahan

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran IPAS kelas 6 dengan topik "Mengenal Pahlawan Daerah dan Peristiwa Bersejarah di Masa Penjajahan". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar IPAS Kelas 6: Mengenal Pahlawan Daerah dan Peristiwa Bersejarah di Masa Penjajahan

IPAS - Kelas 6

Bab 3 - Pertemuan 1

MODUL AJAR

IPAS — Kelas 6 (Fase C)

Topik: Mengenal Pahlawan Daerah dan Peristiwa Bersejarah di Masa Penjajahan

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranIPAS
Fase / KelasFase C / Kelas 6
TopikMengenal Pahlawan Daerah dan Peristiwa Bersejarah di Masa Penjajahan
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat meninjau minimal dua peristiwa bersejarah yang pernah terjadi di daerah setempat pada zaman penjajahan berdasarkan sumber yang diamati.
  2. Murid dapat mengamati dan mencatat persamaan serta perbedaan kondisi masyarakat daerah pada masa penjajahan melalui pengamatan dokumen, foto, atau tayangan dokumenter.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Peristiwa bersejarah apa saja yang pernah terjadi di daerah kita pada masa penjajahan?
  2. Bagaimana kehidupan rakyat di daerah kita saat dijajah? Apakah sama atau berbeda dengan kehidupan kita sekarang?
  3. Siapakah tokoh-tokoh yang berani melawan penjajah di daerah kita?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pelajaran dengan salam dan doa bersama.
  • Guru melakukan asesmen awal diagnostik: meminta 3-4 murid menyebutkan nama pahlawan atau peristiwa bersejarah di daerah setempat yang sudah mereka ketahui sebelumnya.
  • Guru menampilkan sebuah foto atau gambar monumen/tugu pahlawan daerah setempat dan bertanya: 'Apa yang kalian ketahui tentang tempat ini?'
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini dan menjelaskan bahwa murid akan mengenal peristiwa bersejarah di daerah pada masa penjajahan.
  • Guru membacakan pertanyaan pemantik untuk memicu rasa ingin tahu murid.

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menayangkan video pendek (3-5 menit) atau membacakan teks bergambar tentang dua peristiwa bersejarah yang terjadi di daerah setempat pada masa penjajahan (misalnya: pertempuran, peristiwa pembakaran, perlawanan rakyat terhadap Belanda/Jepang).
  • Murid mengamati tayangan/teks dengan saksama, mencatat poin-poin penting di buku catatan masing-masing: kapan peristiwa terjadi, siapa yang terlibat, dan apa yang terjadi.
  • Guru memberikan penjelasan singkat tentang konteks historis kedua peristiwa dan kondisi masyarakat saat itu (ekonomi, pendidikan, budaya).
  • Murid diberi kesempatan bertanya tentang hal yang belum dipahami dari tayangan/teks.

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Murid dibagi dalam kelompok kecil (3-4 orang).
  • Setiap kelompok menerima lembar kerja berisi tabel perbandingan dengan kolom: Aspek (ekonomi, pendidikan, budaya), Kondisi Masa Penjajahan, dan Kondisi Masa Kini.
  • Kelompok berdiskusi mengisi tabel berdasarkan informasi dari tayangan/teks yang telah diamati serta pengetahuan mereka tentang kondisi daerah saat ini.
  • Setiap kelompok menuliskan minimal dua persamaan dan dua perbedaan kondisi masyarakat daerah antara masa penjajahan dan masa kini.
  • Guru berkeliling memantau diskusi kelompok, memberikan scaffolding pada kelompok yang kesulitan dengan pertanyaan pengarah.

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Dua atau tiga kelompok mempresentasikan hasil diskusi mereka di depan kelas secara singkat (2-3 menit per kelompok).
  • Kelompok lain memberikan tanggapan atau pertanyaan.
  • Guru memfasilitasi murid untuk menyimpulkan: peristiwa bersejarah apa saja yang terjadi di daerah setempat dan bagaimana kondisi rakyat saat itu dibandingkan sekarang.
  • Murid menuliskan satu kalimat refleksi pribadi di buku catatan: 'Hal paling berkesan yang saya pelajari hari ini tentang perjuangan rakyat daerah saya adalah…'

Penutup:

  • Guru bersama murid menyimpulkan dua peristiwa bersejarah daerah yang telah dipelajari dan persamaan-perbedaan kondisi masyarakat masa penjajahan dengan masa kini.
  • Guru melakukan asesmen akhir: murid menjawab 2 pertanyaan tertulis singkat di kertas keluar (exit ticket).
  • Guru memberikan apresiasi atas partisipasi murid dan menyampaikan gambaran materi pertemuan berikutnya tentang tokoh pahlawan daerah.
  • Guru menutup pelajaran dengan doa dan salam.

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang membutuhkan dukungan lebih mendapat teks bergambar yang lebih sederhana dengan kosakata yang sudah diberi penjelasan. Murid cepat mendapat teks tambahan berisi peristiwa ketiga untuk dianalisis.
  • Proses: Murid yang membutuhkan dukungan lebih mendapat pertanyaan pengarah tambahan pada lembar kerja. Murid cepat diminta menambahkan kolom 'Dampak bagi masyarakat' pada tabel perbandingan mereka.
  • Produk: Murid yang membutuhkan dukungan lebih cukup menuliskan persamaan dan perbedaan dalam bentuk poin singkat. Murid cepat menuliskan perbandingan dalam bentuk paragraf pendek.

ASESMEN

Awal:

  • Guru meminta murid secara lisan menyebutkan peristiwa bersejarah atau nama pahlawan daerah yang mereka ketahui. Guru mencatat tingkat pengetahuan awal murid untuk menentukan kelompok dan tingkat scaffolding yang dibutuhkan.

Proses:

  • Guru mengamati keaktifan dan kualitas kontribusi murid dalam diskusi kelompok menggunakan lembar observasi (checklist: menyampaikan pendapat, menanggapi teman, mencatat hasil diskusi).
  • Guru memeriksa tabel perbandingan kelompok saat berkeliling: apakah murid mampu mengidentifikasi minimal dua persamaan dan dua perbedaan berdasarkan sumber yang diamati.

Akhir:

  • Exit ticket berisi dua pertanyaan: (1) Sebutkan dan jelaskan secara singkat dua peristiwa bersejarah yang terjadi di daerahmu pada masa penjajahan! (2) Tuliskan satu persamaan dan satu perbedaan kondisi masyarakat daerahmu antara masa penjajahan dan masa kini berdasarkan pengamatanmu hari ini!

Formatif:

  • Observasi partisipasi murid selama diskusi kelompok menggunakan lembar pengamatan.
  • Tanya jawab lisan selama tahap Memahami untuk mengecek pemahaman awal.
  • Pemantauan kelengkapan dan keakuratan pengisian tabel perbandingan oleh kelompok.

Sumatif:

  • Exit ticket: 2 pertanyaan tertulis singkat yang mengukur kemampuan murid meninjau peristiwa bersejarah dan mencatat persamaan-perbedaan kondisi masyarakat.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Meninjau peristiwa bersejarah daerah pada masa penjajahan (TP 6.3.1.1)Belum mampu menyebutkan peristiwa bersejarah di daerah setempat meskipun dengan bimbingan guru.Mampu menyebutkan satu peristiwa bersejarah dengan informasi yang masih terbatas dan memerlukan bimbingan guru.Mampu meninjau dua peristiwa bersejarah di daerah setempat dengan menyertakan informasi kapan, siapa, dan apa yang terjadi secara garis besar.Mampu meninjau dua atau lebih peristiwa bersejarah di daerah setempat secara rinci, menyertakan konteks waktu, pelaku, dan dampaknya, serta menghubungkannya dengan kondisi masyarakat saat itu.
Mengamati dan mencatat persamaan serta perbedaan kondisi masyarakat (TP 6.3.1.2)Belum mampu mengidentifikasi persamaan maupun perbedaan kondisi masyarakat meskipun dengan bimbingan.Mampu menyebutkan satu persamaan atau satu perbedaan kondisi masyarakat dengan bantuan pertanyaan pengarah dari guru.Mampu mencatat minimal dua persamaan dan dua perbedaan kondisi masyarakat masa penjajahan dan masa kini berdasarkan sumber yang diamati.Mampu mencatat persamaan dan perbedaan secara lengkap pada beberapa aspek (ekonomi, pendidikan, budaya), disertai penjelasan penyebab perbedaan tersebut berdasarkan hasil pengamatan.
Kolaborasi dalam diskusi kelompokTidak berpartisipasi dalam diskusi kelompok dan tidak berkontribusi pada hasil kerja kelompok.Berpartisipasi secara pasif, hanya mengikuti arahan teman tanpa menyampaikan pendapat sendiri.Aktif menyampaikan pendapat, mendengarkan teman, dan berkontribusi dalam pengisian tabel perbandingan kelompok.Memimpin diskusi secara positif, menghargai pendapat teman, membantu teman yang kesulitan, dan memastikan semua anggota kelompok berkontribusi.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah murid dapat meninjau peristiwa bersejarah daerah dengan baik? Berapa persen yang mencapai level Berkembang atau Sangat Berkembang?
  • Apakah strategi penayangan video/teks bergambar efektif untuk membantu murid memahami konteks sejarah daerah?
  • Apakah alokasi waktu untuk setiap tahap (Memahami, Mengaplikasi, Merefleksi) sudah proporsional? Bagian mana yang perlu disesuaikan?
  • Diferensiasi apa yang perlu diperkuat pada pertemuan berikutnya berdasarkan hasil asesmen hari ini?

Refleksi Murid:

  • Hal baru apa yang kamu pelajari hari ini tentang peristiwa bersejarah di daerahmu?
  • Apakah kamu merasa kesulitan saat mencari persamaan dan perbedaan kondisi masyarakat? Di bagian mana?
  • Apa yang paling menarik dari diskusi kelompokmu hari ini?
  • Apa yang ingin kamu ketahui lebih lanjut tentang pahlawan dan sejarah daerahmu?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa IPAS Kelas VI SD/MI, Bab 3: Jejak Sang Pahlawan (Kemendikbudristek)
  2. Buku Guru IPAS Kelas VI SD/MI, Bab 3: Jejak Sang Pahlawan (Kemendikbudristek)
  3. Video dokumenter singkat tentang peristiwa bersejarah daerah setempat pada masa penjajahan (disiapkan guru atau dari sumber daring terpercaya)
  4. Foto/gambar monumen, tugu, atau situs bersejarah di daerah setempat
  5. Lembar Kerja Murid (LKPD) berisi tabel perbandingan kondisi masyarakat masa penjajahan dan masa kini
  6. Kertas exit ticket untuk asesmen akhir

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.