Modul AjarPertemuan 11Bab 2Fase CSemester 1

Modul Ajar IPAS Kelas 6: Asesmen Sumatif Bab 2: Tarik dan Embuskan

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran IPAS kelas 6 dengan topik "Asesmen Sumatif Bab 2: Tarik dan Embuskan". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar IPAS Kelas 6: Asesmen Sumatif Bab 2: Tarik dan Embuskan

IPAS - Kelas 6

Bab 2 - Pertemuan 11

MODUL AJAR

IPAS — Kelas 6 (Fase C)

Topik: Asesmen Sumatif Bab 2: Tarik dan Embuskan

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranIPAS
Fase / KelasFase C / Kelas 6
TopikAsesmen Sumatif Bab 2: Tarik dan Embuskan
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menunjukkan pemahaman menyeluruh tentang organ pernapasan, proses pernapasan, gangguan sistem pernapasan, dan cara menjaga kesehatannya melalui asesmen sumatif tertulis.
  2. Murid dapat menerapkan keterampilan proses (menganalisis data, memberikan alasan berbasis bukti) dalam menjawab soal kontekstual terkait sistem pernapasan pada kondisi nyata.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Dari semua yang sudah kamu pelajari tentang sistem pernapasan, hal apa yang paling berkesan dan menurutmu paling penting untuk dijaga dalam kehidupan sehari-hari?
  2. Jika kamu diminta menjelaskan perjalanan udara di tubuh kepada adik kelasmu, dari mana kamu akan memulai penjelasannya?
  3. Menurutmu, apakah kebiasaan sehari-hari yang kamu lakukan sudah benar-benar mendukung kesehatan sistem pernapasanmu? Apa buktinya?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka kelas dengan salam dan mengajak murid berdoa bersama.
  • Guru mengecek kehadiran dan mengkondisikan murid agar siap mengikuti asesmen dengan tenang dan fokus.
  • Guru menyampaikan tujuan pertemuan: hari ini murid akan mengerjakan asesmen sumatif Bab 2 untuk melihat sejauh mana pemahaman mereka tentang sistem pernapasan.
  • Guru mengajukan pertanyaan pemantik secara lisan untuk mengaktifkan memori murid: 'Dari semua yang sudah kita pelajari tentang sistem pernapasan, hal apa yang paling kamu ingat?' — murid menjawab secara singkat (2–3 murid).
  • Diagnostik awal: Guru meminta murid menuliskan satu kata kunci yang langsung terlintas saat mendengar 'sistem pernapasan' di secarik kertas kecil (sticky note atau kertas sobekan). Guru mengamati respons sebagai gambaran kesiapan awal.
  • Guru menjelaskan prosedur asesmen: waktu pengerjaan, tata tertib, dan cara mengumpulkan lembar jawaban.
  • Guru memastikan setiap murid mendapat lembar soal asesmen sumatif dan alat tulis.

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Murid membaca seluruh soal asesmen sumatif secara cermat sebelum mulai mengerjakan (membaca menyeluruh selama ±3 menit).
  • Guru mengarahkan murid untuk memperhatikan kata kunci pada setiap soal — misalnya 'identifikasi', 'jelaskan', 'buatlah alur', 'menurutmu' — agar murid memahami jenis jawaban yang diminta sebelum menulis.
  • Murid mengerjakan soal bagian pemahaman konsep: (1) memberi nama organ pernapasan pada gambar, dan (2) membuat alur/skema proses perjalanan udara di dalam tubuh beserta penjelasan proses di setiap organ.
  • Guru berjalan mengelilingi kelas untuk memastikan murid memahami instruksi soal; guru boleh membacakan ulang instruksi soal jika ada murid yang bertanya tentang maksud soal (bukan jawabannya).

Mengaplikasi (Bermakna, Berkesadaran):

  • Murid mengerjakan soal kontekstual berbasis kasus nyata, yaitu: (a) soal tentang Aga yang merancang rumah sehat di pinggir pantai — murid menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi kesehatan sistem pernapasan dan memberikan alasan berbasis bukti; (b) soal tentang Banu yang bersepeda setiap hari — murid menganalisis dampak positif dan negatif kegiatan tersebut terhadap sistem pernapasan serta memberikan saran yang beralasan.
  • Murid menerapkan pemahamannya tentang gangguan pernapasan dan cara menjaga kesehatan untuk menjawab soal-soal yang menuntut penalaran, bukan sekadar hafalan.
  • Guru mengingatkan murid agar menyertakan alasan atau bukti dalam setiap jawaban analitis, sesuai instruksi soal.
  • Murid mengerjakan secara mandiri; guru mengawasi dan memastikan suasana kelas kondusif.

Merefleksi (Berkesadaran, Menggembirakan):

  • Setelah selesai mengerjakan semua soal, murid diberi waktu ±5 menit untuk memeriksa kembali jawaban mereka sebelum dikumpulkan.
  • Guru menginstruksikan murid untuk memberi tanda bintang (*) pada soal yang menurutnya paling sulit dan tanda centang (✓) pada soal yang menurutnya paling yakin dijawab dengan benar — ini membantu murid berlatih menyadari kekuatan dan area belajarnya.
  • Murid mengumpulkan lembar jawaban kepada guru.
  • Guru membagikan lembar refleksi singkat (atau menanyakan secara lisan jika waktu terbatas) berisi 2 pertanyaan: 'Soal mana yang terasa paling mudah?' dan 'Soal mana yang terasa paling menantang, dan mengapa?'
  • Murid mengisi refleksi secara jujur selama ±3 menit, lalu mengumpulkannya bersama lembar jawaban asesmen.

Penutup:

  • Guru mengumpulkan seluruh lembar jawaban asesmen dan lembar refleksi murid.
  • Guru memberikan apresiasi atas usaha murid dalam mengikuti asesmen dengan serius dan tertib.
  • Guru menyampaikan bahwa hasil asesmen akan dikembalikan dengan umpan balik tertulis, sehingga murid tahu bagian mana yang sudah kuat dan bagian mana yang perlu diperdalam.
  • Guru mengajak murid melakukan refleksi penutup bersama secara lisan: 'Satu hal yang aku pelajari dari Bab Tarik dan Embuskan yang akan aku terapkan dalam hidupku adalah...' — 2–3 murid berbagi jawaban.
  • Guru menyampaikan rencana tindak lanjut: hasil asesmen akan digunakan untuk menentukan kebutuhan belajar lanjutan masing-masing murid.
  • Guru menutup pembelajaran dengan salam.

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang membutuhkan dukungan tambahan (lambat) boleh menggunakan kartu kata kunci sistem pernapasan (daftar nama organ dan fungsinya) sebagai scaffolding saat membaca soal — bukan sebagai jawaban langsung. Murid yang sudah sangat menguasai materi (cepat) mendapat soal pengayaan opsional berupa pertanyaan terbuka: 'Jika kamu adalah seorang dokter paru, kampanye kesehatan apa yang akan kamu rancang untuk warga di daerahmu? Jelaskan dasarnya!'
  • Proses: Murid yang memerlukan dukungan dapat meminta guru membacakan soal kontekstual sekali lagi secara pelan. Murid cepat yang selesai lebih awal diminta memeriksa jawaban dan menambahkan detail alasan pada soal analitis sebelum mengumpulkan.
  • Produk: Semua murid mengerjakan soal asesmen yang sama. Namun, untuk soal yang meminta membuat skema atau desain, murid diperbolehkan memilih format: skema gambar berpanah, tabel urutan, atau tulisan paragraf — sesuai cara yang paling memudahkan mereka mengekspresikan pemahaman.

ASESMEN

Awal:

  • Murid menuliskan satu kata kunci yang langsung terlintas saat mendengar 'sistem pernapasan' di kertas kecil — guru mengamati untuk memperkirakan kesiapan awal murid.
  • Tanya jawab lisan singkat dengan pertanyaan pemantik sebelum soal dibagikan untuk mengaktifkan pengetahuan awal murid.

Proses:

  • Observasi guru berkeliling kelas untuk memantau murid yang mengalami kesulitan memahami instruksi soal.
  • Penilaian diri: murid menandai soal yang dianggap mudah (✓) dan sulit (*) sebagai bentuk kesadaran metakognitif selama proses pengerjaan.

Akhir:

  • Lembar jawaban asesmen sumatif tertulis dinilai menggunakan rubrik berdasarkan TP 6.2.11.1 (pemahaman konsep sistem pernapasan) dan TP 6.2.11.2 (keterampilan analisis dan penalaran berbasis bukti).
  • Lembar refleksi murid dikumpulkan sebagai bahan guru untuk memberikan umpan balik tertulis yang personal dan merencanakan tindak lanjut pembelajaran.

Formatif:

  • Pengamatan guru selama murid membaca dan mengerjakan soal: guru mencatat murid yang tampak kebingungan dengan instruksi soal untuk diberi scaffolding.
  • Tanda bintang dan centang yang murid berikan pada soal mereka sendiri sebagai penilaian diri (self-assessment) tentang tingkat keyakinan jawaban.
  • Lembar refleksi singkat di akhir asesmen sebagai asesmen sebagai pembelajaran (assessment as learning).

Sumatif:

  • Lembar asesmen sumatif tertulis Bab 2 'Tarik dan Embuskan' mencakup: (1) identifikasi organ pernapasan pada gambar, (2) pembuatan alur proses pernapasan, (3) analisis kasus kontekstual tentang rumah sehat dan gaya hidup bersepeda dengan alasan berbasis bukti.
  • Penilaian menggunakan rubrik 4 level (Belum Berkembang, Mulai, Berkembang, Sangat Berkembang) pada aspek pemahaman konsep dan keterampilan analisis.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Pemahaman Organ Pernapasan (TP 6.2.11.1 — Identifikasi organ)Murid tidak dapat mengidentifikasi organ pernapasan pada gambar atau menyebutkan organ yang salah secara keseluruhan.Murid dapat mengidentifikasi 1–2 organ pernapasan dengan benar (misalnya hanya hidung dan paru-paru), selebihnya masih salah atau kosong.Murid dapat mengidentifikasi sebagian besar organ pernapasan (3–4 organ) dengan benar beserta fungsinya secara singkat.Murid dapat mengidentifikasi semua organ pernapasan dengan benar dan tepat, disertai penjelasan fungsi masing-masing organ secara lengkap.
Pemahaman Proses Pernapasan (TP 6.2.11.1 — Alur pernapasan)Murid tidak dapat membuat alur proses pernapasan atau alur yang dibuat tidak menunjukkan urutan yang benar.Murid membuat alur dengan urutan organ yang sebagian benar, namun penjelasan proses di setiap organ belum ada atau tidak tepat.Murid membuat alur pernapasan dengan urutan yang benar dan menjelaskan proses di sebagian besar organ dengan cukup tepat.Murid membuat alur pernapasan yang lengkap dan runtut dari hidung hingga pertukaran gas di paru-paru, disertai penjelasan proses yang tepat dan detail di setiap organ.
Analisis Kasus Kontekstual Berbasis Bukti (TP 6.2.11.2)Murid tidak menjawab soal kontekstual atau jawaban tidak berkaitan dengan konsep sistem pernapasan sama sekali.Murid memberikan jawaban yang relevan namun hanya berupa pernyataan umum tanpa alasan atau bukti yang mendukung dari konsep sistem pernapasan.Murid memberikan jawaban yang relevan dengan alasan yang cukup logis dan dikaitkan dengan konsep sistem pernapasan, meskipun penjelasannya belum sepenuhnya lengkap.Murid memberikan jawaban yang tepat, sistematis, dan disertai alasan berbasis bukti yang kuat dengan mengaitkan konsep organ, proses, gangguan, dan cara menjaga kesehatan pernapasan secara terpadu.
Pemahaman Gangguan dan Cara Menjaga Kesehatan Pernapasan (TP 6.2.11.1)Murid tidak dapat menyebutkan gangguan pernapasan atau cara menjaga kesehatan sistem pernapasan.Murid menyebutkan 1 jenis gangguan atau 1 cara menjaga kesehatan pernapasan tanpa penjelasan lebih lanjut.Murid menyebutkan beberapa jenis gangguan dan cara menjaga kesehatan pernapasan dengan penjelasan yang cukup, meski belum dikaitkan secara eksplisit dengan penyebab atau bukti.Murid menyebutkan jenis gangguan pernapasan dan cara menjaga kesehatan secara lengkap, disertai penjelasan penyebab dan hubungannya dengan kebiasaan/gaya hidup sehari-hari secara logis dan berbasis konsep yang dipelajari.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah instruksi asesmen sudah cukup jelas sehingga murid memahami apa yang diminta di setiap soal?
  • Soal bagian mana yang paling banyak dikosongkan atau dijawab kurang tepat oleh murid? Apa kemungkinan penyebabnya — apakah materi kurang didalami, soal kurang kontekstual, atau ada faktor lain?
  • Apakah alokasi waktu 2x35 menit cukup untuk semua murid menyelesaikan asesmen? Murid mana yang perlu dukungan tambahan?
  • Berdasarkan hasil asesmen, materi atau kompetensi mana yang perlu diperkuat kembali sebelum melanjutkan ke bab berikutnya?
  • Apakah diferensiasi yang diberikan (kartu kata kunci, soal pengayaan) efektif membantu murid dengan kebutuhan berbeda?

Refleksi Murid:

  • Soal mana yang terasa paling mudah bagimu? Mengapa kamu merasa yakin dengan jawabanmu?
  • Soal mana yang terasa paling sulit atau membingungkan? Bagian mana tepatnya yang membuatmu kesulitan?
  • Setelah mengerjakan asesmen ini, apakah kamu merasa sudah benar-benar memahami bagaimana sistem pernapasanmu bekerja? Apa yang ingin kamu pelajari lebih lanjut?
  • Satu hal dari Bab 'Tarik dan Embuskan' yang akan kamu terapkan dalam kehidupan sehari-harimu adalah...?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa IPAS SD/MI Kelas VI (Kemendikbudristek, 2025) — Bab 2: Tarik dan Embuskan, halaman 36–59, termasuk bagian Uji Kompetensi.
  2. Panduan Guru IPAS SD/MI Kelas VI (Amalia Fitri dkk., ISBN 978-634-00-2168-4) — Bab II: Tarik dan Embuskan, khususnya bagian G (Sumatif) dan H (Kunci Jawaban).
  3. Lembar soal asesmen sumatif Bab 2 yang disiapkan guru (mencakup soal identifikasi organ, alur proses pernapasan, dan kasus kontekstual).
  4. Lembar refleksi murid (disiapkan guru, dapat berupa secarik kertas dengan 2 pertanyaan refleksi).
  5. Kartu kata kunci sistem pernapasan (scaffolding opsional untuk murid yang membutuhkan dukungan — disiapkan guru).
  6. Alat tulis: pensil/pulpen, penggaris (untuk membuat alur/skema).
  7. Gambar diagram organ pernapasan (tercetak dalam lembar soal).

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.