Modul AjarPertemuan 11Bab 1Fase CSemester 1

Modul Ajar IPAS Kelas 6: Proyek: Membuat Booklet atau Poster Tips Merawat Sistem Pencernaan

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran IPAS kelas 6 dengan topik "Proyek: Membuat Booklet atau Poster Tips Merawat Sistem Pencernaan". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar IPAS Kelas 6: Proyek: Membuat Booklet atau Poster Tips Merawat Sistem Pencernaan

IPAS - Kelas 6

Bab 1 - Pertemuan 11

MODUL AJAR

IPAS — Kelas 6 (Fase C)

Topik: Proyek: Membuat Booklet atau Poster Tips Merawat Sistem Pencernaan

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranIPAS
Fase / KelasFase C / Kelas 6
TopikProyek: Membuat Booklet atau Poster Tips Merawat Sistem Pencernaan
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menyintesis pemahaman tentang organ pencernaan, kandungan gizi, gangguan pencernaan, dan cara menjaga kesehatan pencernaan ke dalam sebuah produk komunikasi berupa booklet atau poster.
  2. Murid dapat mengomunikasikan hasil penyelidikan dan pemahaman tentang makanan bergizi serta kesehatan pencernaan secara utuh kepada audiens menggunakan media yang dipilih.
  3. Murid dapat melakukan refleksi terhadap proses belajar yang telah dilakukan pada bab ini dan memberikan saran perbaikan terhadap strategi menjaga kesehatan pencernaan yang telah dirancang.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Jika kamu ingin mengajak temanmu menjaga kesehatan pencernaan, informasi apa saja yang paling penting untuk disampaikan dan bagaimana cara menyampaikannya agar menarik?
  2. Pernahkah kamu melihat poster atau booklet kesehatan di puskesmas? Menurutmu, apa yang membuat poster tersebut mudah dipahami orang lain?
  3. Dari seluruh materi yang sudah kita pelajari tentang sistem pencernaan, bagian mana yang menurutmu paling perlu diketahui oleh anak seusiamu?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pelajaran dengan salam dan doa bersama.
  • Guru melakukan asesmen awal diagnostik: meminta 3-4 murid menyebutkan satu hal penting yang mereka ingat dari pembelajaran Bab 1 (organ pencernaan, kandungan gizi, gangguan pencernaan, atau cara menjaga kesehatan pencernaan).
  • Guru menampilkan contoh booklet/poster kesehatan sederhana dan bertanya: 'Apa yang membuat media ini menarik dan mudah dipahami?'
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: membuat produk komunikasi (booklet atau poster) yang merangkum tips merawat sistem pencernaan, lalu mempresentasikannya dan melakukan refleksi akhir bab.
  • Guru menjelaskan kriteria keberhasilan produk: memuat minimal informasi tentang organ pencernaan, gizi seimbang, gangguan pencernaan, dan tips menjaga kesehatan pencernaan; disajikan dengan menarik dan mudah dipahami.

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru membimbing murid melakukan review singkat dengan teknik 'Peta Pikiran Kolaboratif': setiap kelompok (3-4 murid) menuliskan kata kunci dari empat subtopik bab ini (organ pencernaan, kandungan gizi, gangguan pencernaan, cara menjaga kesehatan) pada sticky notes atau kertas kecil.
  • Murid berdiskusi dalam kelompok untuk menentukan informasi utama yang akan dimasukkan ke dalam booklet/poster mereka.
  • Guru memastikan setiap kelompok memiliki pemahaman yang cukup dengan berkeliling dan memberikan umpan balik singkat terhadap peta pikiran kelompok.

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Murid memilih format produk: booklet (minimal 4 halaman lipat) atau poster (ukuran A3/karton).
  • Murid secara berkelompok membuat booklet atau poster dengan pembagian tugas: penulis konten, ilustrator, dan penata layout.
  • Konten booklet/poster wajib mencakup: (1) nama dan fungsi minimal 3 organ pencernaan, (2) contoh makanan bergizi dan kandungan gizinya, (3) minimal 2 gangguan pencernaan beserta penyebabnya, (4) minimal 4 tips menjaga kesehatan pencernaan.
  • Guru mendampingi proses pembuatan, memberikan scaffolding pada kelompok yang membutuhkan bantuan dan tantangan tambahan pada kelompok yang sudah selesai lebih cepat.
  • Setelah produk selesai, setiap kelompok mempresentasikan booklet/poster mereka di depan kelas selama 2-3 menit, menjelaskan isi dan alasan pemilihan informasi yang ditampilkan.
  • Kelompok lain memberikan tanggapan menggunakan format '2 Bintang 1 Harapan' (dua hal yang sudah baik dan satu saran perbaikan).

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Murid secara individual mengisi lembar refleksi akhir bab yang berisi: (a) hal paling penting yang dipelajari dari Bab 1, (b) strategi belajar yang berhasil dan yang perlu diperbaiki, (c) satu perubahan nyata yang akan dilakukan untuk menjaga kesehatan pencernaan.
  • Guru memfasilitasi sharing refleksi: 3-4 murid berbagi refleksinya secara lisan.
  • Guru memberikan apresiasi atas proses belajar murid selama satu bab dan menegaskan pentingnya menerapkan pengetahuan tentang kesehatan pencernaan dalam kehidupan sehari-hari.

Penutup:

  • Guru bersama murid menyimpulkan pembelajaran hari ini: produk booklet/poster sebagai wujud sintesis pemahaman seluruh bab.
  • Guru memberikan umpan balik umum terhadap kualitas produk dan presentasi.
  • Guru menyampaikan rencana tindak lanjut: booklet/poster terbaik akan dipajang di mading kelas atau perpustakaan sekolah.
  • Guru menutup pelajaran dengan doa dan salam.

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang membutuhkan bantuan diberikan lembar panduan berisi kerangka isi booklet/poster dengan kata kunci yang sudah disediakan. Murid yang sudah mahir boleh menambahkan informasi tentang sistem tubuh lain yang berhubungan dengan pencernaan.
  • Proses: Murid yang memerlukan waktu lebih mendapat pendampingan langsung dari guru atau teman sebaya (tutor sebaya). Murid cepat berperan sebagai reviewer untuk kelompok lain.
  • Produk: Murid boleh memilih format sesuai kekuatan: poster visual bagi yang kuat di gambar, booklet naratif bagi yang kuat menulis, atau kombinasi keduanya. Murid berkebutuhan khusus boleh membuat produk digital sederhana jika tersedia perangkat.

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab lisan di awal pembelajaran: murid diminta menyebutkan satu informasi penting yang diingat dari materi Bab 1 (organ pencernaan, gizi, gangguan, atau cara menjaga kesehatan pencernaan).
  • Guru mengidentifikasi murid yang masih kesulitan mengingat konsep dasar untuk diberikan scaffolding tambahan saat kegiatan inti.

Proses:

  • Observasi guru terhadap kelengkapan peta pikiran kolaboratif setiap kelompok (apakah mencakup 4 subtopik).
  • Ceklis keterlibatan individu selama proses pembuatan booklet/poster: apakah setiap anggota berkontribusi sesuai peran.
  • Umpan balik sejawat '2 Bintang 1 Harapan' setelah presentasi kelompok sebagai asesmen sejawat (assessment as learning).

Akhir:

  • Penilaian produk akhir booklet/poster dengan rubrik 4 level mencakup aspek: kelengkapan konten, ketepatan informasi ilmiah, kreativitas dan kemenarikan desain, serta kualitas komunikasi saat presentasi.
  • Penilaian lembar refleksi individu dengan rubrik 4 level mencakup aspek: kedalaman evaluasi proses belajar dan kualitas rencana tindak lanjut menjaga kesehatan pencernaan.

Formatif:

  • Observasi partisipasi murid dalam diskusi peta pikiran kolaboratif.
  • Umpan balik sejawat menggunakan format '2 Bintang 1 Harapan' saat presentasi.
  • Pemantauan proses pembuatan produk melalui ceklis keterlibatan individu dalam kelompok.

Sumatif:

  • Penilaian produk booklet/poster menggunakan rubrik 4 level (aspek: kelengkapan konten, ketepatan informasi, kreativitas desain, komunikasi/presentasi).
  • Penilaian lembar refleksi individu (aspek: kedalaman refleksi dan rencana tindak lanjut).

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Kelengkapan KontenProduk hanya memuat 1 dari 4 komponen informasi yang diminta (organ, gizi, gangguan, tips kesehatan).Produk memuat 2 dari 4 komponen informasi yang diminta, namun penjelasan masih sangat singkat.Produk memuat 3-4 komponen informasi yang diminta dengan penjelasan cukup memadai.Produk memuat seluruh 4 komponen informasi secara lengkap, rinci, dan saling terhubung dengan penjelasan yang jelas.
Ketepatan Informasi IlmiahSebagian besar informasi yang disajikan tidak tepat atau terdapat banyak miskonsepsi.Beberapa informasi tepat, namun masih terdapat 2-3 kesalahan konsep yang signifikan.Sebagian besar informasi tepat secara ilmiah dengan hanya 1 kesalahan kecil.Seluruh informasi yang disajikan tepat secara ilmiah dan didukung oleh fakta yang relevan.
Kreativitas dan Kemenarikan DesainDesain sangat sederhana, tidak ada ilustrasi atau penataan yang memudahkan pembaca memahami isi.Desain cukup rapi namun kurang menarik, ilustrasi minimal dan penataan belum terstruktur dengan baik.Desain menarik dengan ilustrasi yang relevan, penataan terstruktur dan penggunaan warna yang membantu pemahaman.Desain sangat menarik, kreatif, dan orisinal; ilustrasi mendukung pemahaman konten; penataan sangat terstruktur dan komunikatif.
Kualitas Komunikasi dan PresentasiMurid tidak mampu menjelaskan isi produk; audiens tidak memahami pesan yang disampaikan.Murid menjelaskan isi produk dengan bantuan guru; penjelasan masih terbata-bata dan kurang terstruktur.Murid menjelaskan isi produk dengan cukup lancar dan terstruktur; audiens dapat memahami pesan utama.Murid menjelaskan isi produk dengan percaya diri, lancar, terstruktur, dan mampu menjawab pertanyaan audiens dengan tepat.
Refleksi dan Rencana Tindak LanjutMurid tidak menuliskan refleksi atau hanya menulis sangat singkat tanpa makna.Murid menuliskan refleksi sederhana namun belum mengaitkan dengan proses belajar atau rencana tindak lanjut yang konkret.Murid menuliskan refleksi yang mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan proses belajar serta menyebutkan rencana tindak lanjut yang cukup spesifik.Murid menuliskan refleksi mendalam yang mengevaluasi strategi belajar secara kritis, mengaitkan dengan kehidupan sehari-hari, dan menyusun rencana tindak lanjut yang spesifik dan realistis.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah seluruh murid dapat berpartisipasi aktif dalam pembuatan produk dan presentasi?
  • Apakah scaffolding yang diberikan cukup membantu murid yang kesulitan tanpa mengurangi kemandirian mereka?
  • Aspek mana dari pembelajaran proyek ini yang perlu diperbaiki untuk pertemuan berikutnya (manajemen waktu, kejelasan instruksi, atau ketersediaan bahan)?
  • Apakah produk yang dihasilkan murid menunjukkan pemahaman yang utuh terhadap materi Bab 1?

Refleksi Murid:

  • Apa hal paling penting yang kamu pelajari dari seluruh Bab 1 tentang makanan bergizi dan kesehatan pencernaan?
  • Bagian mana dari proses membuat booklet/poster yang paling menantang bagimu dan bagaimana kamu mengatasinya?
  • Strategi belajar apa yang berhasil bagimu selama mempelajari bab ini dan apa yang ingin kamu perbaiki?
  • Perubahan nyata apa yang akan kamu lakukan mulai hari ini untuk menjaga kesehatan sistem pencernaanmu?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa IPAS Kelas VI SD/MI Kurikulum Merdeka — Bab 1: Makanan Bergizi untuk Kesehatan Pencernaanmu
  2. Buku Guru IPAS Kelas VI SD/MI Kurikulum Merdeka — Bab 1
  3. Kertas karton/A3, kertas HVS, spidol warna, pensil warna, lem, gunting untuk pembuatan poster/booklet
  4. Contoh booklet dan poster kesehatan sebagai referensi visual
  5. Video referensi: Kebiasaan Hidup Sehat Bella (https://buku.kemdikbud.go.id/s/ipas6k)
  6. Lembar refleksi individu (disiapkan guru)
  7. Lembar panduan kerangka booklet/poster untuk diferensiasi (disiapkan guru)

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.