Modul AjarPertemuan 10Bab 1Fase CSemester 1

Modul Ajar IPAS Kelas 6: Cara Menjaga Kesehatan Sistem Pencernaan melalui Gaya Hidup Sehat

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran IPAS kelas 6 dengan topik "Cara Menjaga Kesehatan Sistem Pencernaan melalui Gaya Hidup Sehat". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar IPAS Kelas 6: Cara Menjaga Kesehatan Sistem Pencernaan melalui Gaya Hidup Sehat

IPAS - Kelas 6

Bab 1 - Pertemuan 10

MODUL AJAR

IPAS — Kelas 6 (Fase C)

Topik: Cara Menjaga Kesehatan Sistem Pencernaan melalui Gaya Hidup Sehat

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranIPAS
Fase / KelasFase C / Kelas 6
TopikCara Menjaga Kesehatan Sistem Pencernaan melalui Gaya Hidup Sehat
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menerapkan cara menjaga kesehatan sistem pencernaan melalui pemilihan makanan bergizi, pengaturan waktu makan, konsumsi air yang cukup, dan kebiasaan hidup sehat lainnya.
  2. Murid dapat merancang strategi pribadi untuk menjaga kesehatan sistem pencernaan berdasarkan hasil penyelidikan dan refleksi pola makan sehari-hari.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Apa yang kamu makan kemarin? Menurutmu, apakah pola makanmu sudah cukup sehat untuk sistem pencernaanmu?
  2. Pernahkah kamu merasakan sakit perut, maag, atau diare? Kira-kira apa yang menyebabkannya dan bagaimana cara mencegahnya?
  3. Jika kamu bisa membuat 'jadwal hidup sehat' untuk dirimu sendiri, kebiasaan apa yang pertama kali ingin kamu ubah dan mengapa?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka kelas dengan salam dan mengajak murid duduk nyaman, kemudian memimpin satu menit 'jeda napas sadar' — murid diminta memejamkan mata, menarik napas dalam, dan membayangkan perjalanan makanan yang mereka makan tadi pagi di dalam tubuh mereka.
  • Guru melakukan asesmen awal diagnostik: murid menjawab 3 pertanyaan singkat di secarik kertas (atau sticky note) — (1) Sebutkan 2 cara menjaga kesehatan pencernaan yang kamu tahu; (2) Jam berapa saja kamu biasanya makan kemarin?; (3) Berapa gelas air putih yang kamu minum kemarin? Guru membaca cepat jawaban untuk memetakan titik awal pemahaman murid.
  • Guru menampilkan foto atau gambar dua anak: satu anak yang tampak sehat dan aktif, satu anak yang tampak lesu dan sakit perut. Guru mengajukan pertanyaan pemantik pertama dan kedua untuk memancing rasa ingin tahu.
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini secara singkat: 'Hari ini kita akan belajar cara nyata menjaga kesehatan pencernaan, lalu merancang strategi hidup sehat versi kalian sendiri.'
  • Guru menyepakati alur kegiatan bersama murid: Memahami → Merancang strategi → Merefleksi diri.

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menayangkan infografis atau peta konsep sederhana (bisa dari buku siswa halaman 4) yang memuat: organ pencernaan, cara menjaga kesehatan (makan teratur, batasi GGL, gaya hidup sehat, olahraga), dan penyakit pencernaan yang umum.
  • Murid membaca teks ringkas di buku siswa tentang cara menjaga kesehatan pencernaan selama 5 menit secara mandiri, kemudian menggaris bawahi atau memberi tanda pada poin-poin yang menurut mereka paling penting.
  • Guru memandu diskusi kelas singkat (think-pair-share): murid berpasangan mendiskusikan — 'Dari semua cara menjaga kesehatan pencernaan yang baru kalian baca, mana yang paling mudah dilakukan dan mana yang paling sulit? Mengapa?' Pasangan berbagi jawaban ke kelas.
  • Guru meluruskan miskonsepsi dan memperkuat pemahaman dengan penjelasan singkat tentang pentingnya: (a) makan tepat waktu agar lambung tidak kosong terlalu lama, (b) konsumsi serat dan air untuk melancarkan usus, (c) batasi gula-garam-lemak berlebih, (d) aktivitas fisik rutin untuk memperlancar pencernaan.
  • Murid mencatat 4 poin utama cara menjaga kesehatan pencernaan di buku tugas dalam format yang mereka pilih sendiri (tulisan, bagan, atau gambar kecil).

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru membagikan 'Lembar Investigasi Pola Makanku' — sebuah tabel sederhana yang memuat kolom: Waktu Makan, Menu yang Dimakan, Kandungan Gizi (perkiraan: karbohidrat/protein/serat/lemak/gula), Jumlah Air Minum, dan Aktivitas Fisik. Murid mengisi tabel berdasarkan ingatan pola makan mereka kemarin (atau dua hari terakhir).
  • Setelah mengisi tabel, murid menganalisis pola mereka sendiri dengan menjawab 3 pertanyaan analisis di lembar kerja: (1) Apakah waktu makanmu sudah teratur? (2) Apakah menu makanmu sudah mengandung gizi seimbang? (3) Apakah konsumsi air dan aktivitas fisikmu sudah cukup?
  • Berdasarkan hasil analisis tersebut, murid merancang 'Strategi Pribadi Hidup Sehat Pencernaanku' — sebuah rencana sederhana dalam bentuk jadwal harian atau daftar kebiasaan baru yang ingin mereka terapkan. Strategi minimal memuat: jadwal makan, menu sehat pilihan, target minum air, dan satu kebiasaan aktif fisik.
  • Murid menuangkan strategi mereka dalam produk pilihan: (a) jadwal harian bergambar, (b) poster mini 'Tips Sehat Pencernaanku', atau (c) tabel komitmen. Guru mempersilakan murid memilih format yang paling nyaman.
  • Guru berkeliling memantau proses, memberikan umpan balik lisan singkat kepada masing-masing murid atau pasangan, dan mencatat perkembangan pemahaman untuk asesmen proses.

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Beberapa murid (3–4 sukarela) mempresentasikan strategi pribadi mereka kepada kelas dalam 1–2 menit per murid. Teman-teman yang mendengarkan diberi kesempatan memberikan satu komentar positif atau satu saran tambahan.
  • Guru memandu sesi refleksi menggunakan kerangka 'Dulu – Sekarang – Ke Depan': (1) Dulu: kebiasaan makanku selama ini seperti apa? (2) Sekarang: apa yang baru aku pahami tentang menjaga kesehatan pencernaanku? (3) Ke Depan: satu kebiasaan apa yang paling ingin aku ubah mulai besok?
  • Murid menuliskan refleksi singkat mereka di buku tugas atau di kartu refleksi berukuran setengah lembar. Guru menekankan bahwa tidak ada jawaban benar atau salah — ini adalah refleksi jujur untuk diri sendiri.
  • Guru menutup tahap inti dengan mengingatkan bahwa strategi yang sudah dirancang adalah komitmen nyata, bukan sekadar tugas — murid didorong untuk benar-benar menjalankannya.

Penutup:

  • Guru mengajak murid melakukan 'Jempol Sehat' — asesmen akhir cepat: guru menyebut pernyataan (misal: 'Saya sudah paham mengapa makan tepat waktu itu penting'), murid merespons dengan jempol ke atas (paham), jempol ke tengah (agak paham), atau jempol ke bawah (belum paham).
  • Guru memberikan umpan balik umum atas hasil diskusi dan strategi yang sudah dibuat murid hari ini, mengapresiasi usaha dan kejujuran murid dalam merefleksi pola makan mereka.
  • Guru menyampaikan tindak lanjut: murid diminta memantau pelaksanaan strategi pribadinya selama 3 hari ke depan dan mencatat hasilnya di buku tugas (sebagai bahan refleksi lanjutan di pertemuan berikutnya atau sebagai portofolio).
  • Murid yang membutuhkan pengayaan ditugaskan membuat booklet atau poster 'Tips Merawat Sistem Pencernaan' di rumah.
  • Guru menutup pembelajaran dengan kalimat motivasi singkat dan salam penutup.

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang sudah menguasai materi dasar diberikan teks tambahan atau video referensi (misal: video 'Kebiasaan Hidup Sehat Bella' dari buku.kemdikbud.go.id) untuk memperluas wawasan. Murid yang masih kesulitan diberikan kartu ringkasan bergambar berisi 4 cara utama menjaga kesehatan pencernaan sebagai panduan mengisi lembar kerja.
  • Proses: Murid yang cepat dapat langsung menganalisis pola makan dua hari sekaligus dan merancang strategi yang lebih detail (per jam). Murid yang membutuhkan pendampingan dibantu guru atau teman sebaya dalam mengisi tabel investigasi, dengan panduan pertanyaan yang lebih terstruktur langkah demi langkah.
  • Produk: Murid memilih format produk strategi pribadi sesuai kekuatan masing-masing: jadwal harian bergambar (untuk murid yang lebih visual), tabel komitmen tertulis (untuk murid yang lebih suka struktur), atau poster mini 'Tips Sehat Pencernaanku' (untuk murid yang ingin tantangan kreatif lebih). Semua format dinilai berdasarkan kriteria yang sama dalam rubrik.

ASESMEN

Awal:

  • Murid menjawab 3 pertanyaan diagnostik di sticky note atau secarik kertas: (1) Sebutkan 2 cara menjaga kesehatan pencernaan yang kamu ketahui; (2) Jam berapa saja kamu biasanya makan kemarin?; (3) Berapa gelas air putih yang kamu minum kemarin?
  • Guru membaca cepat jawaban murid untuk memetakan pengetahuan awal dan merancang penekanan materi yang diperlukan sebelum masuk ke kegiatan inti.

Proses:

  • Observasi aktif guru selama diskusi think-pair-share — guru menggunakan lembar observasi keterampilan proses untuk mencatat partisipasi dan ketepatan analisis murid.
  • Pemeriksaan lembar investigasi pola makan saat murid mengerjakan — guru memberikan umpan balik lisan langsung bila ada murid yang kesulitan menganalisis atau menarik kesimpulan.
  • Pengamatan terhadap proses perancangan strategi pribadi — guru menilai apakah murid mampu menghubungkan hasil analisis pola makan dengan strategi yang relevan dan realistis.

Akhir:

  • Produk strategi pribadi (jadwal, poster, atau tabel komitmen) dikumpulkan dan dinilai menggunakan rubrik 4 level yang mencakup aspek: (1) pemahaman cara menjaga kesehatan pencernaan, dan (2) kemampuan merancang strategi pribadi yang konkret dan berbasis refleksi.
  • Kartu refleksi 'Dulu – Sekarang – Ke Depan' sebagai bukti kemampuan evaluasi diri murid terhadap pola makan dan komitmen perubahan.

Formatif:

  • Observasi guru selama diskusi think-pair-share di tahap Memahami — guru mencatat apakah murid mampu mengidentifikasi cara menjaga kesehatan pencernaan dengan benar.
  • Pemantauan lembar investigasi pola makan — guru memeriksa apakah murid mampu menganalisis pola makannya secara jujur dan mengaitkannya dengan prinsip gizi seimbang.
  • Umpan balik lisan saat murid merancang strategi pribadi — guru menilai ketepatan dan kelayakan strategi yang dirancang.
  • Asesmen 'Jempol Sehat' di penutup — guru memperoleh gambaran cepat tingkat pemahaman seluruh kelas sebelum mengakhiri pembelajaran.

Sumatif:

  • Produk 'Strategi Pribadi Hidup Sehat Pencernaanku' yang dikumpulkan di akhir pertemuan — dinilai berdasarkan rubrik 4 level pada aspek kelengkapan, ketepatan isi, dan kesesuaian dengan prinsip gaya hidup sehat.
  • Kartu refleksi 'Dulu – Sekarang – Ke Depan' yang menunjukkan kemampuan murid merefleksi pola makan dan merancang perubahan konkret.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Pemahaman cara menjaga kesehatan sistem pencernaan (TP 6.1.10.1)Murid belum dapat menyebutkan cara menjaga kesehatan pencernaan, atau menyebutkan cara yang tidak relevan/keliru.Murid dapat menyebutkan 1–2 cara menjaga kesehatan pencernaan dengan benar, namun belum dapat menjelaskan alasan atau kaitannya dengan organ pencernaan.Murid dapat menyebutkan 3–4 cara menjaga kesehatan pencernaan dengan benar dan menjelaskan alasan pentingnya cara tersebut bagi sistem pencernaan.Murid dapat menyebutkan lebih dari 4 cara menjaga kesehatan pencernaan secara lengkap, menjelaskan alasan ilmiahnya, dan mengaitkannya dengan organ pencernaan yang terdampak.
Kemampuan merancang strategi pribadi berbasis refleksi pola makan (TP 6.1.10.2)Murid belum dapat merancang strategi, atau strategi yang dibuat tidak berkaitan dengan hasil analisis pola makannya sendiri.Murid merancang strategi yang sederhana dengan 1–2 poin, namun strategi belum sepenuhnya didasarkan pada hasil analisis pola makan atau kurang realistis untuk dilakukan.Murid merancang strategi yang memuat minimal 3 poin konkret (jadwal makan, menu sehat, target air minum, atau aktivitas fisik), dan strategi tersebut dikaitkan dengan hasil analisis pola makannya.Murid merancang strategi pribadi yang lengkap, spesifik, realistis, dan didasarkan secara eksplisit pada refleksi jujur pola makan sehari-hari. Strategi disajikan dengan jelas dan kreatif, serta menunjukkan pemahaman mendalam tentang kaitan gaya hidup dan kesehatan pencernaan.
Kemampuan refleksi diri (keterampilan proses: Mengevaluasi dan Refleksi)Murid tidak dapat menuliskan refleksi, atau refleksi tidak menunjukkan hubungan antara pengalaman pribadi dan materi yang dipelajari.Murid menuliskan refleksi singkat yang hanya menyebutkan apa yang dipelajari, tanpa mengaitkan dengan pola makan atau kondisi diri sendiri.Murid menuliskan refleksi yang mengaitkan pengalaman pola makan sehari-hari dengan pemahaman baru, serta menyebutkan satu kebiasaan yang ingin diubah.Murid menuliskan refleksi yang mendalam dan jujur, menganalisis kebiasaan lamanya, menjelaskan pemahaman baru yang diperoleh, dan menentukan perubahan konkret yang ingin dilakukan beserta alasan yang logis.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah pertanyaan pemantik yang saya gunakan berhasil memancing rasa ingin tahu dan keterlibatan aktif murid sejak awal pembelajaran?
  • Apakah semua murid mendapat kesempatan yang cukup untuk mengisi lembar investigasi dan merancang strategi pribadinya? Siapa yang membutuhkan pendampingan lebih dan apa yang perlu saya lakukan di pertemuan berikutnya?
  • Apakah diferensiasi produk (jadwal, poster, tabel komitmen) berhasil mengakomodasi berbagai kebutuhan dan gaya belajar murid di kelas ini?
  • Apakah alokasi waktu 2x35 menit cukup untuk ketiga tahap kegiatan inti? Tahap mana yang perlu saya sesuaikan di pembelajaran berikutnya?

Refleksi Murid:

  • Dari semua cara menjaga kesehatan pencernaan yang kamu pelajari hari ini, mana yang paling mengejutkan atau paling baru buat kamu? Mengapa?
  • Setelah melihat pola makanmu sendiri, apakah kamu merasa sudah cukup menjaga kesehatan pencernaanmu? Jujurkan jawabanmu!
  • Satu kebiasaan apa yang paling ingin kamu ubah mulai besok untuk menjaga kesehatan pencernaanmu? Apa tantangan terbesarnya menurut kamu?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa IPAS Kelas VI SD/MI (Kemendikbudristek 2025) — Bab 1 'Makanan Bergizi untuk Kesehatan Pencernaanmu', khususnya peta konsep dan bagian cara menjaga kesehatan pencernaan
  2. Panduan Guru IPAS Kelas VI SD/MI (Amalia Fitri dkk., Kemendikbudristek 2025) — panduan aktivitas Bab 1 dan referensi pengayaan/remedial
  3. Video referensi: 'Kebiasaan Hidup Sehat Bella' — https://buku.kemdikbud.go.id/s/ipas6k (untuk pengayaan murid)
  4. Video referensi: 'Proses Pencernaan Makanan dalam Tubuh Manusia' — https://buku.kemdikbud.go.id/s/ipas6m (untuk remedial)
  5. Lembar Investigasi Pola Makanku — lembar kerja yang disiapkan guru berisi tabel analisis waktu makan, menu, kandungan gizi, konsumsi air, dan aktivitas fisik
  6. Infografis atau peta konsep sistem pencernaan (dapat dibuat guru atau diambil dari buku siswa halaman 4)
  7. Kartu refleksi 'Dulu – Sekarang – Ke Depan' — disiapkan guru (ukuran setengah lembar HVS)
  8. Alat tulis, sticky note atau kertas kecil untuk asesmen awal diagnostik
  9. Papan tulis atau layar proyektor untuk menampilkan infografis dan memfasilitasi diskusi kelas

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.